Tipe: Koran
Tanggal: 1998-01-21
Halaman: 02
Konten
SOLOPOS, RABU LEGI, 21 JANUARI 1998 Kesediaan Pak Harto akhiri spekulasi politik Jakarta (Espos) Kalangan pengamat politik menilai, kesedisan Pak Harto untuk dicalonkan kembali sebagai pre- siden riode 1998-2003 akan mengakhiri berba gai spekulasi politik, ekonomi, tekanan interna sional, termasuk mengakhir langkah pencalonan Amien Rais dan Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden. Kesediaan Pak Harto ini akan mengakhir ber bagai spekulasi soal suksesi kepemimpinan nas- onal yang sekarang sedang dipersoalkan. Masalahnya sekarang, suksesi itu justru akan bergulir kepada posisi Wapres." Demikian kesimpulan pendapat praktisi politik yang dihubungi Espos secara terpisah masing masing Rektor IIP (Institut Ilmu Politik) Prof Dr Ryaas Rasyid, Dr Fachry Ali, dan Sekretaris Dewan Pembina Golkar Ir Akbar Tandjung di Jakarta, Selasa (20/1). Ryaas menyatakan kesediaan Pak Harto itu membuktikan bahwa persoalan suksesi kepemimp inan nasional, tidak lagi menjadi spekulasi kepentin- gan dari kelompok-kelompok elite politik. Karena jawaban semacam itu sebenarnya merupakan kepastian yang sangat ditunggu-tunggu oleh ber bagai pihak, khususnya dunia internasional. Dia juga menadaskan, hal yang dikemukakan Pak Harto merupakan sikap yang wajar saja bagi seorang pemimpin dan tahap selanjutnya adalah bagaimana mengupayakan suksesi Wapres bisa menjalan mulus. "Kalau calon presiden (Capres)-nya sudah pasti, barulah kita bicara soal Cawapres Bagaimana mungkin kita bisa bicara soal figur Wapres kalau presidennya saja belum diketahui," tandasnya. Ketika ditanya apakah dengan kesediaan Pak Harto maka SU MPR mendatang akan menjadi "dagelan politik" semata, Ryaas menyatakan, "Ya, nggak juga. Kalau memang itu sudah kesepa katan dan sesuai konstitusi yang ada, kenapa tidak bisa dibenarkan. Sidang Umum itu kan tetap dibu- Jakarta (Espos) Pengamat politik Dr Fachry Aly di Jakarta, Selasa (20/1) me nilai, berdasarkan kriteria calon wapres (Cawapres) yang ada, po- sisi Menristek BJ Habibie man pun Ketua DPR/MPRH Harmo- ko punya peluang besar untuk menduduki posisi Cawapres periode 1998-2003 mendatang. "Bila dilihat dari kriteria yang adla, kriteria itu jelas mengarah parla figur seseorang, khususnya kepada Pak Habible. Namun, pe luang Pak Harmoko juga terbu- ka untuk menduduki posisi itu," katanya menjawab Espos di sela acara peluncuran bukunya di Ho- tel Sahid Jaya Jakarta, Selasa (20/1). Peluncuran buku yang ditulis Fachry Ali dan Khold Novianto tentang Politik Kommunikasi Har moko Dari Rakyat ke Panggung Politik itu berlangsung secara meriah. hadir pada kesempatan itu, Ketua PWI Pusat Sofyan Lubis, Pemred Harian Kompas Jacob Oetama, Ketua PWI Jaya Tarman Azzam, Ketua Litbang "Harmoko masih berpeluang... DPP Golkar Dr Din Syamsuddin, "Inilah sisi unik dan keberhasilan Ferry Mursidan Baldan, Mujib Bung Harmoko yang sesung- Rochmat, Sofyan Mile dan tokoh guhnya berasal dari kalangan masyarakat lainnya. rakyat biasa bisa tampil sebagai tokoh elite yang cukup diperhi tungkan di percaturan elit politik," tandasnya. Menurut Fachry, buku yang ditulisnya itu sebenarnya lebih banyak menceritakan tentang cover story perjalanan dan sukses Bung Harmoko sebagai tokoh sipil yang berhasil dalam meniti karir politik maupun di kalangan elit birokrasi. Ketika ditanya apakah Bung Harmoko punya peluang mendu- duki posisi Wapres mendatang. Fachry menyatakan, "Ya, kalau dilihat peluang, saya kira dia juga punya peluang untuk itu." Harmoko yang saat ini menja bat sebagai Ketua MPR/DPR RI juga Ketua Umum DPP Golkar. Selama meniti karirnya dia secara tak langsung berhubungan dengan politik, yaitu sebagai war- tawan politik. Keinginan yang di- pendam dan selalu menjadi obsesinya semenjak kanak-kanak tercapai sudah. tuhkan sebagal legitimasi tugas dan peran MPR dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya. Dia menyatakan praktek pelaksanaan demokrasi ini bukan hanya mengambil keputusan, tapi juga menyangkut berbagai aspek yang lebih rill, ter- masuk prosesnya sesuai dengan kondisi yang ada. Peluang Habible Sedangkan Fachry menilai kesediaan Pak Harto merupakan kepastian politik terhadap berbagai spekulasi mengenai figur Capres maupun Cawapres Karena dunia internasional sekarang ini sesung- guhnya sedang menunggu kepastian politik, khususnya adanya semacam legitimasi siapa yang akan memimpin bangsa ke depan. "Jadi, jawaban itu justru akan memberikan jus tifikasi atau jaminan politik yang bisa memberikan kepastian terhadap kondisi riil politik yang ada, apalagi menyangkut bidang ekonomi. Bagaimana sebuah negara akan melakukan investasi di Indo- nesia kalau tidak ada jaminan yang pasti," katanya. Menyinggung soal figur Wapres mendatang, Fachry Ali menilai, berdasarkan kriteria yang telah ditentukan melalui kesepakatan tiga jalur (ABRI, Birokrasi, dan Golkar) sebagai kekuatan politik terbesar, Menristek Habibie punya peluang besar untuk menduduki posisi itu. Jakarta (Espos) Pangdam Jaya Mayjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin menilai kasus meledaknya bom di Rusun Tanah Tinggi diduga didalangi PRD (Partai Rakyat Demokratif) karena ditemukan paspor atas nama Daniel Indra Kusuma, salah satu tokoh organisasi tersebut. "Jadi, buku ini menggam- barkan tentang seorang rakyat desa yang mendapat tiket untuk menembus kalangan elite poli- tik negeri, institusi pemerintah dan lembaga masyarakat yang lebih luas. Keberhasilan tokoh seperti Bung Harmoko ini meru- pakan salah satu perjalanan sejarah yang sulit ditemukan saat ini," katanya. Penegasan Pangdam Jaya ini mendukung keterangan Kapolres Metro Jakarta Pusat Letkol (Pol) Iman Haryatna yang mengungkapkan dite mukannya sejumlah dokumen dan buku yang menunjukkan kegiatan PRD yang telah dibubarkan pemerintah lalu membentuk organisasi under- bouw, Sementara Akbar Tanjung menyatakan, FKP MPR sebagai kepanjangan tangan DPP Golkar tetap akan memperjuangkan Pak Harto sebagai sikap politik Golkar, sesuai keputusan Rapim. "Kami pimpinan FKP melaksanakan tugas dan amanat itu dengan sebaik-baiknya sesuai aspirasi masyarakat," katanya. Ketika ditanya bagaimana figur Cawapres yang akan diajukan Golkar nanti, Akbar menyatakan, "Sampai saat ini kami belum mendapat petunjuk dari DPP Golkar. Yang pasti, pada saatnya nanti kita akan menyebutkan satu nama untuk figur Cawapres dan akan dikonsultasikan dengan pre-Yogyakarta (Espos) siden terpilih nanti." (st2) Selama ini, kata Fachry, sese- Sukses karirnya di bidang ke- orang yang bisa muncul sebagai wartawanan telah mengantarkan- elite politik, biasanya berasal dari nya sebagai Ketua PWI dan men- kalangan ABRI teknokrat, atau gantarkannya sebagai Menpen dari kalangan terdidik. Tapi, fig (Menteri Penerangan) selama ur seperti Harmoko termasuk tiga periode dan terakhir seba salah satu pengecualiannya. gai Ketua MPR/DPR (2) Kapolda Metro Jaya Mayjen (Pol) Hamami Nata mengatakan perakitan bom yang dilakukan ter- sangka Agus dan dua rekannya yang belum ditangkap merupakan tindakan tidak bermoral dan kegiatan organisasinya bernuansa komunis Pangdam Jaya: PRD dalangi peledakan bom di Tanah Tinggi bersama rakyat untuk mempertajam pengawas an," kata Pangdam yang mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Haryanto Dhanutirto meninjau persiapan angkutan Lebaran di Stasiun Senen, kemarin. Jenderal berbintang dua itu menjamin tidak ada lagi warga Jakarta yang merakit bom menyusul penangkapan satu dari tiga pelaku perakit bom di Rusun Tanah Tinggi. Tidak ada bom lagi sekarang ini," katanya men- jawab pertanyaan pers tentang kemungkinan adanya orang lain yang merakit bahan peledak tersebut. melarikan diri itu bertanggungjawab terhadap per Menurut dia, mestinya dua dari tiga pelaku yang buatannya dengan menyerahkan diri. "Bukan kabur dan jangan melarikan diri." dian meledak itu dinilai telah meresahkan masya- Perbuatan ketiga pelaku perakit bom yang kemu- rakat. "Meledaknya bom rakitan itu menyebabkan dinding rumah orang lain di sebelahnya rusak. Ini tentu mengganggu masyarakat. Sjafrie mengemukakan Kodam Jaya tidak per nah mundur dalam mengamankan Ibu Kota kare- na sesuai dengan falsafah ABRI yang mengem- Perakitan bom, lanjut Pangdam, ada tata caranya ban kedaulatan rakyat. "Tidak ada alternatif lain kecuali waspada membuat pembungkusnya. (Bisnis/et) dengan mengisi penggalak, sumber tenaga, dan HA Khafid Usman tangani fungsi Ketua Umum PBNU Jakarta (Espos) Rapat Pengurus Besar Nahdla tul Ulama (PBNU) yang dikuti 16 anggotanya dari Sjuriah dan Tanfidiah, di Jakarta, Selasa sore, menunjuk HA Khafid Usman untuk menangani fungsi, tugas dan kewajiban Ketua Umum itu, HA Khafid Usman akan Untuk menjalankan tugasnya PBNU sampai pulihnya kesehat dibantu oleh Ir Mustapha Zuhad an Ketua Umum PBNU Abdurah dan Rory Munir SE man Wahid (Gus Dur). sejak pukul 17:00 WIB sampai para Wakil Katib. 19:00 WIB itu memutuskan Ke- tua Koordinator Urusan Organi- Achmad Bagdja ditunjuk seba- Selain itu, Sekjen PBNU H sasi PBNU itu untuk memangku gai juru bicara PBNU. fungsi, tugas dan kewajiban Ke- tua Umum PBNU. Sesuai dengan ketentuari pasal tuskan fungsi koordinator harian Rapat PBNU juga memu 40 ART PBNU, kata Wakil Sekjen yang saat ini ditangani KH Ma'ruf PBNU Arifin Junaedly di Jakarta, Amin di tingkatkan, dan untuk Selasa, rapat yang berlangsung itu ia dibantu oleh Katib Aam dan Sementara itu, Wakil Sekjen PBNU Arifin Junaedy ditunjuk Dur dan menjadi juru bicara keses untuk mengurusi perawatan Gus hatan Ketua Umum PBNU itu. Ketua Umum NU Gus Dur (20/1), masih terbaring di ruang sampai pukul 20:45 WIB Selasa ICU Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Cipto Mangoenkoesoemo, Jakarta. (Ant) Kosgoro hari ini ajukan nama Cawapres Jakarta (Espos) rasi itu untuk diusulkan menjadi calon Wapres pa pekan terakhir dan Kosgoro mengadopsi aspi- kriteria calon Wapres, yang diumumkan Golkar," Beberapa nama tersebut ternyata sesuai dengan Sesjen Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro Effendy Yusuf menyatakan organisasinya memiliki sosok yang sesuai dengan kriteria Golkar untuk menja bat Wapres 1998-2003 mendampingi Pak Harto. "Beberapa nama telah kami inventarisasi, sesuai dengan kriteria calon Wapres, yang diumumkan Ketua Umum DPP Golkar di Istana Negara. Kami akan mengaspirasikan beberapa nama yang pan- tas untuk dipilih menjadi Wapres ke DPP Golkar dan FKP MPR pada Rabu besok," katanya kepa- da pers di Jakarta, Selasa. adalah yang dinilai juga telah diketahui serta disetu- la menyatakan, sosok yang akan diaspirasikan jul Pak Harto sebagai calon Presiden/Mandataris MPR 1998-2003 Ketika diminta menanggapi pengumuman kri- teria calon Wapres itu, Effendy Yusuf mengata- kan, beberapa nama yang akan diaspirasikan telah mengemuka lewat pemberitaan nasional bebera- akan diusulkan kepada DPP Golkar dan FKP MPR, Ketika ditanya mengenai jumlah nama yang Effendi Yusuf menyatakan, setidak-tidaknya empat tokoh yang pada umumnya berasal dari lingkungan Kabinet Pembangunan VI, Kalau pun ada tokoh yang bukan dari kabinet, sosok itu memiliki kemampuan sebagai pemban tu dekat Pak Harto, yang telah teruji. (Ant) NASIONAL Mimbar bebas tetap digelar moski tanpa kehadiran Amien Rais Amien Rais batal pimpin rapat akbar Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi pendukung Amien Rais, Selasa (20/1) kemarin mera sa kecewa menyusul ketidakhadiran Dr HM Amien Rais sebagai pembicara dalam Rapat Akbar Keluarga Maha- siswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Menurut rencana rapat akbar manan, baik dengan persen- dipimpin langsung oleh Amien jataan lengkap maupun pentun- Rais didampingi Prof Dr Syafii gan, baik berseragam maupun Ma'arif dan Dr Damardjati preman, tampak berjaga-jaga di Soepadjar. Massa pendukung tempat-tempat tertentu. Amien yang terdiri dari maha- siswa dan pemuda Yogyakarta itu sejak pukul 09.00 hingga pukul 11.00 menunggu di depan Gelanggang Mahasiswa UGM. Akhirnya hanya Dr Damardjati Soepadjar yang tampil berpida to di hadapan para mahasiswa. Sumber Espos di Korem 072/ Pamungkas menyebutkan tidak benar Amien Rais dicekal untuk berbicara. "Korem tak pernah mencekal Pak Amien Rais untuk berbicara Korem hanya meman- tau di mana dia berceramah," ujar sumber itu. dari Bataliyon Armed Magelang, Mereka antara lain berasal Yon 403, Brimob Kompi 5155, dan Polda. Selain itu disiagakan pula 4 unit mobil pemadam ke bakaran dan 4 unit Panser di Stasiun Lempuyangan. Selain dilakukan pengamanan di sekitar Kampus UGM, juga tampak dilakukan pengamanan di tempat-tempat tertentu, seper- ti perempatan Gramedia, LAIN Suka, Dicegah bicara Mengenai ketidakhadiran Amien Rais, panitia rapat menya- Pengamanan terhadap aksi takan tidak tahu alasannya. Setio, tersebut dilakukan dengan salah seorang panitia, mengata ekstra ketat. Ratusan aparat kea- kan sejak pagi pihaknya sudah Solo (Espos) Kelompok Cipayung Solo hari Selasa (20/1) mendesak kepada pemerintah agar segera men- tional Monetary Fund (IMF). cabut kesepakatan Indonesia dengan Interna- "Karena dalam memutuskan kesepakatan ter- sebut, partisipasi rakyat diabaikan sekaligus mem- beri peluang terhadap bangkitnya kapitalisme sanakan, tidak menjamin rakyat Indonesia untuk murni. Jika hal itu dipaksakan untuk dilak- keluar dari permasalahan yang sedang dihadapi. tegas pernyataan sikap Kelompok Cipayung yang dikirim ke Harian SOLOPOS Selasa (20/1) kemarin. Presiden RI dan Ketua DPR/MPR itu ditan- Pernyataan sikap yang ditujukan kepada Presidium DPC PMKRI Surakarta "Santo datangani oleh M Muslich (Ketua Umum HMI Cabang Surakarta), MM Restu Hapsari (Ketua Paulus"), M Histiraludin (Ketua PC PMII DPC GMNI Surakarta). GMKI Surakarta) dan L. Ramang Kristian (Ketua Surakarta), Andreas Kristiadi (Ketua Cabang Kelompok Cipayung: Cabut kesepakatan dengan IMF ditembuskan kepada tiga kekuatan Organisasi Pernyataan sikap sebanyak dua lembar itu juga PPGMKI, Presidium GMNI dan pers. Sosial Politik, PB HMI, PP PMKRI, PB PMII, Menurut kelompok ini, krisis moneter yang kini melanda Indonesia dianggap sebagai pencermi nan ketidakmampuan pemerintah dalam melak- sanakan kebijakan ekonomi yang bertumpu pada pertumbuhan ekonomi dan pemerataan hasil hasilnya. Implikasi dari krisis yang terjadi pada tataran praksisnya, menurut kelompok itu, menimbulkan kesengsaraan rakyat pada khususnya dan negara pada umumnya. Dijelaskan, krisis moneter yang dakpastian dan ketidakpercayaan masyarakat terjadi saat ini merupakan akumulasi dari keti- terhadap kebijakan-kebijakan yang selama ini dilakukan oleh pemerintah. Surabaya (Espos) Sekitar 200 orang karyawan PT Surya Poly Plas Utama Jalan Rungkut Industri Surabaya mengeluhkan pemotongan gaji karyawan oleh perusahaan sebesar Rp 1.200, bagi mere- ka yang mengikuti Salat Jumat. Akibat ketidakpuasan tersebut mereka melakukan unjuk rasa ke DPRD Jawa Timur di Surabaya, Selasa (20/1). Sebelumnya para sebut ke Dinas Tenaga Kerja Kodya Surabaya pekerja telah mengajukan permasalahan ter- namun tidak mendapat penyelesaian. mahasiswa menghubungi Amien Rais. "Kami sudah menyusul di ru- an kami cari juga di Kantor PP mahnya Pandeansari, kemudi- Muhammadiyah dan PPSK, tapi nihil. Bahkan sahabat dekat Pak Amien, Said Tahulele, tidak tahu di mana Pak Amien berada," ujar Setio. Menurut seorang anggota pa nitia lainnya, Amien Rais sudah berangkat ke Gelanggang Maha siswa, namun pihak Garnizun batalkan niat untuk berpidato. Yogyakarta memintanya mem- diselesaikan secara tripartit dengan meli Ironisnya lagi, pada saat permasalahan batkan SPSI, perusahaan dan Dinas Tenaga nya secara sepihak dan melarang para kar- Kerja, perusahaan malahan menutup pabrik yawan untuk bekerja semenjak 6 Januari 1998 lalu. datang dalam rapat akbar, aksi Meski Amien Rais urung itu tetap dilangsungkan. Sekitar 2.000 mahasiswa pendukung Amien Rais berasal dari berba- gai universitas swasta dan negeri di Yogyakarta dan gabungan organisasi pemuda Yogyakarta. Diantaranya adalah mahasiswa UGM, IAIN Sunan Kalijaga, UII, UMY, Uncok, Janabadra, ISI, dan STPMD'APMD' Yogyakar- ta. Aksi diisi dengan mimbar bebas. tar 14 orang dengan juru bicara M Rifan, Karena itu para pekerja yang diwakili seki- kemudian mengadu ke Komisi B dan dite- rima oleh enam orang anggota komisi yang Mimbar bebas dalam suasana Ramadhan tidak banyak diwar- nai poster dan spanduk, namun Berkait dengan kondisi tersebut, Kelompok Cipayung Surakarta menuntut kepada pemerin- cayaan rakyat dengan mengadakan reformasi tah untuk menumbuhkan kembali rasa keper- baik di bidang ekonomi, politik, maupun hukum secara lebih demokratis dan transparan, "Sentralisme kekuasaan plus pola serta "Kami juga mendesak agar Dewan Perwakilan absurd (tak masuk akal-red) yang sekarang ter- menyusun RAPBN." (an) mekanisme regenerasi kepemimpinan nasional Rakyat untuk menggunakan hak budget guna jadi membuat ketidakpastian dan ketergantungan dalam kehidupan kebangsaan." Pernyataan tersebut juga menyangsikan efek tivitas penerapan konsep Ekonomi Pancasila yang selama ini menjadi landasan fundament perekonomian Indonesia. Karena kelompok ini menilai, pada kenyataannya hal itu tak mem- berikan stabilitas ekonomi yang mantap. ternyata juga memperparah kehidupan ekonomi. "Kebijakan-kebijakan ekonomi yang diterapkan Mislanya kebijakan mekanisme pasar yang kurang terkontrol pada implikasinya melam- bungnya harga-harga kebutuhan pokok hidup masyarakat, kebijakan Mobnas yang lebih jakan hutang luar negeri maupun deregulasi mementingkan pada kepentingan individu, kebi- menyelesaikan permasalahan ekonomi kita," kata yang diskriminatif. Hal ini lebih diperparah dengan ketidakjelasan peranan IMF di dalam mereka dalam pernyataan sikap. eter di Indonesia juga tak lepas dari mengakarnya Kelompok Cipayung menganggap krisis mon- praktek-praktek kolusi, korupsi, manipulasi, sistem ekonomi Indonesia. monopoli dan oligopoli yang sangat terlihat dalam Lebih ironis lagi, papar mereka, dengan tidak adanya peraturan ataupun perundang-undangan yang mengatur hal-hal tersebut membuat keadaan itu semakin merajalela terjadi di Indonesia. Selain itu, mereka juga menyorot tajam Gerakan Cinta Rupiah yang dicanangkan pemerintah ternyata tidak menyelesaikan akar permasalahan. Kondisi itu justru dinilai mem- perlihatkan pihak-pihak yang menyimpan dolar secara berlebihan. ExporTe prihar Mangkir an sebelumnya, bagi karyawan yang telah "Personalia baru juga menghilangkan atur mempunyai masa kerja lima tahun lebih apa peserta hanya berorasi. Masing- masing perwakilan dari univer pada umumnya mempersoalkan sitas tampil satu persatu. Mereka kondisi politik dan ekonomi saat ini yang dihubungkan dengan masalah suksesi kepemimpinan. Mereka menuntut agar peme rintah segera melakukan refor masi ekonomi dan politik untuk memulihkan krisis ekonomi yang menurut mereka menga- kibatkan penderitaan rakyat. dalam pidatonya mengatakan Dr Damardjati Soepadjar kehilangan cahaya. "Mukanya saat ini banyak pemimpin yang peteng tak dapat melihat dunia secara terang, sehingga dalam menjalankan pemerintahan sela lu nabrak dan nggak pener (tak tepat-red)," ujarnya. Konsep "dari rakyat oleh rak- yat", katanya, sudah dapat ter- laksana dengan baik. "Namun konsep untuk rakyat sampai sekarang belum dapat dirasakan. Rakyat kita masih banyak yang lapar, ditindas, dan dibohongi. Maka kita wajib menuntut pem- berian hak rakyat," kata dosen Fakultas Filsafat UGM itu. (tor) Gempa guncang Bengkulu Bengkulu (Espos) Gempa bumi tektonik berkeku- atan 4,04 pada Skala Richter (SR). Selasa, sekitar pukul 15.05 WIB, mengguncang Kotamadya Beng- kulu dan sekitarnya, sehingga mem- buat penduduk sekitar kepanikan, namun sampai saat ini belum ada laporan akibat yang ditimbulkan- nya. Gaji dipotong gara-gara shalat Jumat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi Kolonel (Inf) Waluyo. Menurut Rifan, semula bila ingin Salat Jumat diberi waktu setengah jam, namun sesuai aturan baru perusahaan kemudian mengubah menjadi satu jam dengan pemo- tongan gaji sebesar Rp 1.200 karena perusa- haan merasa rugi. "Padahal waktu satu jam itu tidak cukup belum waktu untuk mandi dan makan. Selain untuk pergi ke masjid yang jaraknya jauh, itu sudah ada shift karyawan waktu pagi, mesin tetap jalan," katanya. sore dan malam, sementara waktu Jumatan Menurut dia, permasalahan itu muncul jak pengangkatan Kepala Bagian Personalia dengan adanya kebijaksanaan baru semen baru yang sebelumnya adalah pegawai Dep- naker. Kepala Stasiun Meteorologi dan Giofisika Kepahyang, Armin Paimin yang dihubungi via telepon, menga- pusat di Samudera Indonesia, seki- takan, gempa itu diperkirakan ber- kedalaman 61 km dari dasar laut. tar 90 km utara Kota Bengkulu, pada 5,01 LS dan 102,03 BT, dengan "Pusat gempa itu tidak jauh dari ini belum diketahui akibat yang ter- Pulau Enggano, namun hingga saat jadi di sana. Yang jelas getarannya sangat terasa di seputar Kodya Bengkulu, yakni antara 2-3 Modified Mercally Intensity (MMI)," ujar Armin. Menurut Armin, gempa tersebut untuk pertama kalinya terjadi dalam tahun ini, setelah terjadinya gempa bumi yang berkekuatan 5,3 SR pada pertengahan September 1997, yang mengakibatkan penduduk Kodya Bengkulu berhamburan keluar ru- mah. Dikatakannya, secara geografis Bengkulu sangat rawan terhadap gempa bumi, karena dilalui jalur tumbukan lempung Indo Australia dengan lempung Indoe Eurasia dan jalur patahan aktif sesar semangka sepanjang kawasan Bukit Barisan. Akibatnya, setiap tahun Bengku- lu ratusan kali alami gempa. (Ant) bila mengundurkan diri mendapat uang jasa sesuai peraturan yang berlaku," katanya, Pihak personalia pabrik itu juga member- lakukan aturan, apabila karyawan terlambat lima menit dari jam kerja karyawan tersebut dinyatakan mangkir, Selain itu, bagi karyawati yang menjalani cuti hamil, apabila bertepatan dengan cuti tahunan, cuti tahunan tersebut dihilangkan. "Karena itu kami sebagal anggota dan pengurus SPSI memohon kepada anggota Dewan agar mempermasalahkan penutupan perusahaan secara sepihak dalam sidang perantaraan, kami ingin agar Bapak-bapak nya. menekannya untuk membuka kembali," kata- Menanggapi permasalahan itu, Wakil Ketua Komisi B Kolonel (Inf) Waluyo menga- takan semestinya personalia baru yang membuat kebijaksanaan yang arif tidak mala sebelumnya adalah pejabat Depnaker itu han merugikan karyawan. (Ant) 19 Peneliti LIPI tolak pencalonan Pak Harto HALAMAN Jakarta (Espos) Secara mengejutkan 19 peneliti asal LIPI (Lembaga Ilmu Penge tahuan Indonesia), Selasa (20/1) melakukan aksi unjuk rasa atas pencalonan kembali Presiden Soeharto sebagai presiden periode 1998-2003. Aksi yang dilakukan dalam bentuk surat pernyataan kepri hatinan "pegawai negeri itu secara tegas menolak pencalonan kem bali Pak Harto. Ke-19 peneliti LIPI yang tergolong kelompok menentang arus itu di antaranya Adriana Elisabeth, Syamsuddin Haris, Awani Trewati, Hermawan Sulistyo, Ikra Nursa Bakti, Hamdan Basyar, Riza Sihbudi Mohammad Rum, Siti Zuhro, Sri Yanuarti, Riefqi Muna, Genewa Wuryandari, Heru Cahyono, Mursidan S Widjojo dan Edison Muchlis Dalam aksinya itu, mereka siap menerima risiko apapun, terma suk sanksi dari pimpinan LIPI jika tindakan yang mereka lakukan dianggap menyalahi aturan. "Pernyataan keprihatinan ini kami sampaikan sebagai cermin dari suara hati nurani rakyat. Mata dan kata hati mereka selama ini terbutakan dari kenyataan-kenyataan di sekeliling kita," ujar Hermawan Sulistyo kepada wartawan di Gedung LIPI, Selasa (20/1). Ketua LIPI Sofyan Tsauri ketika dikonfirmasi tentang aksi tersebut menyatakan pihaknya tidak akan memberikan sanksi apapun kepa da 19 orang peneliti itu yang telah mengeluarkan surat pernyataan keprihatinan, "Siapa yang tidak setuju silakan saja," katanya. Ketika ditanya apakah sikap 19 peneliti itu juga mewakili aspirasi LIPI, Sofyan menyatakan, "Ya, bukan. Itu bukan sikap LIPI seba gai suatu institusi. Mereka menyuarakan sikap atas dasar sebaga seorang pakar," tandasnya. Dikirim ke MPR/DPR Hermawan Sulistyo menyatakan pernyataan sikap keprihatinan tersebut nantinya akan disampaikan kepada Ketua MPR/DPR dan kepada Presiden Soeharto serta kepada masyarakat. Ketika ditanya apakah penelitian lainnya juga setuju dengan sikap tersebut, Hermawan menyatakan, "Ya, kita memang tidak memak sa kepada mereka, kalau mereka merasa terpanggil silakan saja mem bubuhi tandatangan sebagai aksi solidaritas dan menyatakan sikap nya. Dia menjelaskan beberapa peneliti lain seperti Mohammad Sobary, Indria Samego, dan Dewi Fortuna Anwar, telah menarik tandatan gannya. "Kalau mereka tidak mau itu hak mereka. Tapi, mereka juga harus menghargai pernyataan kami, begitu juga sebaliknya." (st2) LBH minta Pangab periksa Bupati Bantul Yogyakarta (Espos) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) sebagai kuasa hukum Hadi Supadmo (kakek Udin) kembali melayangkan surat l da Panglima ABRI (Pangab) agar (Art) Sri Roso Sudarmo. Hal itu memeriksa Bupati Bantul, Kol dilakukan menyusul adanya per nyataan DPP Resimen 22 bahwa janji Sri Roso Sudarmo yang akan menyediakan dana Rp 1 miliar jika menjabat bupati untuk kedua kalinya telah merusak citra ABRI pemeriksaan terhadap Butai Ban- tul itu sangat penting demi men cari kebenaran soal terlibat tidak nya bupati itu dalam kasus tewas nya wartawan Bernas Fuad M Safruddin alias Udin akibat beri ta yang ditulisnya. Dengan tetap berpegang pada asas praduga tak bersalah, kata Budi, LBH mendesak Pangab untuk memeriksa Sri Roso me ngenai kemungkinan keterlibat annya. Permintaan klien kami mohon kebijakan dari Pangab dan demi citra ABRI, dari rakyat untuk rak- yat, supaya Bupati Bantul diperik sa sehubungan dengan kematian Udin," ujar Kahumas LBH Yogya karta A Budi Hartono SH kepa- da wartawan Selasa (20/1) di kan tornya. Budi Hartono mengatakan nya." (tor) Menurut Budi, keharusan un tuk memeriksa Sri Roso Sudarmo berkaitan erat dengan profesi Udin sebagai wartawan Bernas yang bertugas di wilayah Kabu- paten Bantul. "Paling tidak secara hukum Bupati Bantul harus bertang gung-jawab atas kematian war tawan yang bertugas di wilayah- SEKILAS NUSANTARA 5 Rumah tertimbun tanah Lahat (Espos) Lima rumah penduduk di Desa Air Kandis, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Lahat, Senin petang tertimbun tanah long- sor, namun akibat musibah ini tidak ada korban jiwa. Kelima kepala keluarga yang rumahnya tertimbun tanah itu sedang menunggu waktu berbuka puasa ketika terkena musibah. Laporan Selasa pagi menyebutkan, suasana panik melanda di Desa Air Kandis menyusul longsor tersebut. Sementara kerugian ditaksir keseluruhannya mencapai Rp 45 juta. Hingga Selasa pagi aparat keamanan serta unsur Muspida setempat masih memberikan bantuan pembersihan tanah di rumah ke lima pen- duduk itu. (Ant) Transportasi hambat pertolongan di Irja Jakarta (Espos) Lokasi kekeringan di Provinsi Irian Jaya yang sulit terjangkau menjadi hambatan utama regu-regu penolong dan tim kemanu- siaan untuk memberi pertolongan kepada korban musibah kela- paran di daerah itu. Sesmenko Kesra Soejono Yahya kepada pers di Jakarta, Selasa, mengungkapkan, 70% dari seluruh bantuan kemausiaan dan dana pemerintah yang dialokasikan untuk menangani bencana itu habis untuk biaya transportasi. Alat transportasi yang bisa menjangkau lokasi bencana ada- lah helikopter dan pesawat Cesna. (Ant) Banjir bandang landa Kupang Kupang (Espos) Hujan deras yang mengguyur Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa mulai pukul 07.30 Wita menimbulkan ban- jir bandang yang melanda kota tersebut, sehingga sejumlah rumah tergenang air setinggi satu meter. Dari Kupang dilaporkan sampai Selasa siang hujan masih terus berlangsung. Jalan-jalan dalam kota berubah menjadi daerah aliran banjir karena sejumlah drainase kota tidak mam- pu menampung curah hujan yang deras. Di Jalan Soekarno misalnya, mulai dari kantor Polres Kupang sampai kantor Bupati Kupang, genangan banjir mencapai seten- gah meter. Perumahan petak milik Kanwil Kehakiman NTT tak luput dari genangan air. (Ant) 7 Jembatan di Kalsel rusak parah Banjarmasin (Espos) Tujuh buah jembatan yang menghubungkan kota Kecamatan Paringin menuju ke kota Kecamatan Awayan Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan saat ini rusak parah hingga mengkhawatirkan pemakaian jalan tersebut. Jembatan yang terbuat dari kontruksi kayu ulin (kayu besi) itu kebanyakan rusak akibat dimakan waktu. Ketujuh jembatan yang rusak itu sebagian besar kondisinya miring dan lantainya berlobang-lobang. Beberapa papan lantai lepas hingga bila kendaraan yang melewati jembatan itu kurang hati-hati maka bisa terperosok dan masuk ke sungai atau jurang. (Ant) Puluhan pemilik petasan ditangkap Surabaya (Espos) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur bersama jajaran Polres dan Polsek menangkap sedikitnya 23 pemilik, pengedar, dan penyimpan petasan dalam operasi "Onta Semeru 1998. Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Polda Jatim, Letkol (Pol) Drs Soetrisno TS di Surabaya, Selasa, mengatakan dalam operasi yang dilaksanakan sejak akhir Desember 1997 itu tiga orang tersangka melarikan diri saat dilakukan operasi. "Barang bukti berupa petasan yang berhasil disita jumlahnya ribuan bal. Setiap balnya berisi rata-rata seribu batang dalam uku ran besar, sedang dan kecil. Berarti sekitar jutaan batang petasan yang disita," katanya. (Ant)
