Tipe: Koran
Tanggal: 1998-01-21
Halaman: 12
Konten
E SOLOPOS, RABU LEGI, 21 JANUARI 1998 Pengusaha kecil Sragen terancam gulung tikar Sragen (Espos) Sejumlah pengusaha kecil di Sragen terancam gulung tikar akibat masih terus bergulirnya krisis moneter di Indonesia. Beberapa diantaranya, bahkan telah menutup usahanya karena berbagai alasan. Anton, 35, salah seorang pengusaha jasa konfeksi di Dukuh Manggis, Jati, Masaran, Sragen, telah menutup usahanya sejak November 1997 lalu kare na ongkos yang diberikan oleh pabrik tempat ia mengambil garapan dinilai sudah tidak bisa men dukung lagi. Dikatakan, kalau sebelum adanya krisis mone ter ia biasa mendapatkan ongkos jahit 600/hem dari pabrik, yang kemudian bisa la lempar ke pen- jahitnya dengan ongkos Rp 240/hem, setelah adanya krisis moneter ongkos yang diberikan oleh pabrik menjadi hanya antara Rp 375-400/hem. "Kalau ongkos yang diberikan hanya segitu, lalu saya membayar karyawan saya dengan apa. Sementara itu untuk mengerjakan sendiri atau berproduksi sendiri terus-terang modal saya kurang, untuk itu saya pilih berhenti dulu," tutur Anton, saat ditemui Espos, Selasa (20/1) di tem pat tinggalnya, Akibatnya, sekitar 60 karyawan yang biasa men- goperasikan 34 mesin jahit, 4 mesin obras, 2 mesin itik-itik serta bagian pengepakan juga terhenti sumber penghasilannya. Mesin-mesin itu sendiri sampai saat ini juga tidak digunakan lagi dan ndongkrok di ruang samping rumahnya yang biasanya digunakan seba gai tempat bekerja. Dijelaskan, ke-60 karyawan itu baru yang bek- erja di rumahnya, belum termasuk sekitar 40 pen- jahit di luar yang selama ini mengambil bahan jahitan darinya. Salah satu diantaranya bahkan ada yang sudah memiliki 16 mesin jahit, tetapi karena tidak ada lagi bahan yang dikerjakan ke-16 mesin jahit itu lahi dijual. Padahal untuk membelinya dulu sampai men- ran. Dalam rangka mengantisiap- koordinasi Polres Salatiga terha- si kemacetan arus lalu lintas dan dap pelaksanaan Pperasi Ketupat kerawanan tindak kriminal saat 98, yang disampaikan Kapolres H-4 hingga H-2 Hari Raya Idul Letkol (Pol) Drs Beno Kilapong Fitri 1418 Hijriah, jajaran Polres kepada wartawan, Selasa (20/1). Salatiga mengerahkan 600 per- sonil anggota. Selain itu juga dibentuk 12 Pos Komando Statis (Poskodis), 3 Pos UKL guna memberikan pelayan- an khusus terhadap warga yang nkan pulang kampung, sekaligus mengamankan arus balik Leba- Dijelaskan, jalur yang akan rawan kecelakaan lalu lintas di antaranya Ungaran-Bawen, Am- barawa-Yogya dan jalur utama Salatiga-Solo. Sedangkan yang menjadi pantauan khusus gang- guan Kamtibmas yakni di Sala- tiga kota. Lebih lanjut Kapolres mengata Namun karena waktu itu di halaman Makorem masih berlangsung kegiatan pasar murah, para sopir itu oleh salah seorang perwira staf dianjurkan dan diantarkan ke Kodim. 600 Polisi siap amankan Lebaran Demikian hasil hasil rapat kan, seperti tahun sebelumnya, jalur utama Salatiga tertutup bagi truk tronton dan kontainer untuk memberikan kesempatan kep da bus maupun kendaraan prib adi agar tidak terjadi kemacetan. Namun demikian untuk truk yang mengangkut sembilan ba han kebutuhan pokok (Sembako ) tetap diizinkan jalan mengingat kepentingan masyarakat luas. Kita sudah siapkan anggota secaan ra khusus dalam mengamankan Lebaran tahun ini," tandas Beno Kilapong. (sho/st4) Di Makodim mereka langsung menceritakan keadaan mobil angkutan yang kini dalam tahanan petugas Lantas Polres Salatiga. Karena menyadari persoalan itu diluar tanggung jawabnya, petugas Kodim mengarahkan ke Polres Mobil ditahan, sopir Angkota nglurug ke Polres Salatiga Dari keterangan dan informasi yang diperoleh Espos kemarin menyebutkan, sekitar tiga hari lalu 10 angkutan umum tersebut ngetem di Jl Wachid Hasyim, atau tepatnya didepan Pasar Jetis. Padahal jalur tersebut merupakan jalur ruwet di Salatiga. Untuk mengatisipasi kemacetan di depan Pasar Jetis, petugas memasang rambu dilarang parkir. Kendati demikian para sopir ini melanggar dengan seenaknya. Bahkan ulah ini dilakukan tidak hanya satu atau dua kali saja melainkan sudah sering kali, sehing- ga membuat petugas jengkel. Kemudian mereka difilang oleh petugas. Bahkan lantaran kelewat Salatiga, (Espos) Sekitar 10 orang sopir Selasa (20/1) pukul 09.45 WIB kemarin nekat nglurug ke Satlantas Polres Salatiga. Mereka tidak bisa lagi mencari nafkah lan taran mobil angkutan mereka sudah beberapa hari ini kena tilang dan ditahan petugas. Para sopir itu terdiri dari tujuh orang penge- mudi Angkota lin 1 (Salatiga-Candi), dua penge- "Kami memohon kepada petugas untuk menge- mudi MPU (Salatiga-Suruh) dan seorang pengeluarkan kendaraan, apalagi mendekati saat-saat mudi MPU (Salatiga-Karang Gede). Lebaran seperti sekarang ini, saat kami harus bek- erja keras mencari tambahan rezeki," tambah mereka. Sopir angkutan umum tersebut pagi itu terlebih dulu mendatangi Makorem 073/Makutarama untuk minta tolong dan menyatakan uneg-uneg mereka. BIOSKOP SOLO ATRIUMS FAJAR 1 SOLO4 16 BRENDAN FRASER ANI FRASER ATRIUM 7 STUDIO 3 jual sawah segala, meski tidak seluruhnya untuk membeli mesin jahit lanjut Anton yang usahanya tergabung dalam Koperasi Wajib belajar (Wajar) Sembilan Tahun Mitra Usaha Merdeka itu. Pernah ketua koperasi itu, karena melihat usa- hanya maju berjanji akan mecari bantuan modal lunak agar usahanya bisa mandiri. Namun kare na kemudian terjadi gejolak moneter, pinjaman yang dijanjikan tersebut menjadi tertunda dan tidak ada kepastiannya sampai sekarang. Ditanya berapa upah yang diberikan kepada para karyawannya, Anton mengungkapkan upah yang diberikan bervariasi tergantung berapa lama mereka bekerja. Untuk siswa sekolah yang hanya bekerja setelah pulang sekolah ia memberi upah antara Rp 1.500-Rp 2.000. Ditary's GEORGE OF THE JUNGLE STUDIO 1 SAM WEISMAN KARTASURA "Untuk yang dewasa dan bekerja penuh upah- nya bervariasi antara Rp 3.000-Rp 5.000, tergan- tung jenis pekerjaannya," tambah Anton sembari menambahkan bahwa bila situasi nanti membaik maka usahanya akan tetap dilanjutkan lagi. Selain Anton, dampak adanya krisis moneter ternyata juga dirasakan pengusaha kecil lainnya seperti perajin genting dan bata merah di Kampung Sukorejo, Kroyo, Karangmalang, Sragen, yakni adanya penurunan jumlah pembeli serta harga jual hasil produksi mereka. Yatin Pujo Triyatmo, 50, Ketua Paguyuban Perajin kampung tersebut saat dikonfirmasi menya takan bahwa penurunan jumlah pembeli setelah adanya gejolak moneter untuk produksi genteng mencapal 40% dan bata merah 20% dibanding jum lah biasanya. "Akibatnya, barang kita jadi menumpuk. Sebab meski jumlah pembeli menu- run, produksi tetap jalan terus," ujar Yatin. Sementara agar tetap bisa mengupah peker janya, para pengusaha kerajinan genteng itu ter- paksa juga menurunkan harga gentengnya. "Kalau biasanya harga genteng berkisar antara Rp 110- Rp120, setelah adanya krisis moneter harganya justru turun menjadi antara Rp 75-Rp 80. Yang pen- ting bisa untuk membayar tenaga. (dwt) STUDIO 2 MIDNIDHET ndablek, petugas akhirnya tidak hanya menahan STNK, tetapi juga berikut kendaraannya. Hal ini kemudian membuat para sopir kelabakan lantaran tidak dapat bekerja. "Kalau memang meni- lang mbok ya surat-suratnya saja yang ditahan, jangan kendaraannya. Kami kan tidak bisa bekerja, Mas," keluh beberapa sopir. Kedatangan para sopir kemarin diterima lang- sung Kapolres Salatiga, Letkol (Pol) Drs Beno Kilapong di ruang lobi kantor Satlantas setempat. Mereka diajak dialog terbuka sekaligus diberi pembinaan langsung. Lantaran 10 sopir ini dini hai paling mbandel Namun demikian, dengan tegas para sopir angkutan umum menyatakan tidak melakukan unjuk rasa melainkan hanya minta tolong kepada Kapolres "Memang penahanan mobil ini sengaja kami lakukan agar mereka datang ke sini. Baru setelah itu akan saya beri pembinaan agar tidak mem- bandel lagi dan mau mematuhi peraturan lalu lin- tas," jelas Beno Kilapong. Mendengar penjelasan dan kebijaksanaan Kapolres, para sopir itu gembira dan berjanji tidak akan lagi melanggar rambu larangan parkir. "Kami berjanji tidak akan mengulangi kesalahan, pak," jan- ji mereka di hadapan Kapolres. ATRIUM2 HOAKK thing you do! ATRIUM 4 "Tetapi yang diterima dan dikabulkan per- mohonannya hanya 27. Di beberapa Dati II Dalam dialog selama 1 jam tersebut, Kapolres tampaknya masih sangat lemah dalam hal akhirnya mengambil langkah mengeluarkan pendataan siswa yang berhak menerima kendaraan dengan catatan untuk pelanggaran biaya sehingga sering terjadi kesalahan tilang akan tetap diproses secara hukum. (sho/st4) administratif," kata Soebowo. PIERCE BROSNAN FAJAR 21 SENIN ISTIMEWA DHARGA SIMPATIK BAINS M ATRIUM 21-STUDIO 1.2.3 SOLO 21 RP.2500,- RP.2750,- RP.2250,- SETIAP HARI SENIN ANDA DAPATKAN HARGA TICKET YO SIMPATIK SOLO 1 13.00-15.15-13.00-21.15 ATRIUM G 13.30-17.00-18.3321.45 STUDIO] STUCT WILIS Jackal TOMMY LEE JONES REGIMSON CRUSOE SUKOHARJO Lottie GERE STUDIO 2 o BUKA BERSAMA-Lebih dari 800 orang penarik becak, kusir dokar, bertempat di rumah dinas Bupati Sukoharjo bersama Muspida. pengemudi ojek, kuli angkut pasar, tukang parkir, dan anak-anak Sekelompok penarik becak dan bocah penyemir sepatu tengah penyemir sepatu, Senin (19/1), mengikuti acara buka puasa bersama menikmati hidangan buka puasa. Warga Grajegan hadap Kepala Itwilkab Sukoharjo (Espos) Sebagian warga Desa Grajegan, Kecamatan Ta- wangsari, Sukoharjo yang menduga adanya penyim- pangan dan menuntut transparansi pelaksanaan proyek Pembangunan Prasarana Pendukung Desa Tertinggal (P3DT), menghadap Kepala Inspektoriat Wilayah Kabupaten (Itwilkab) Drs A Haryanto, Selasa (20/1). dibawah koordinasi Suyati SE, juta. Namun Pelaksana proyek masing-masing Sunarto, Trimo, melaporkan, hingga mendekati Supar, Sugiarto, dan Japardi, penyelesaian, ada sisa uang sebe mendatangi kantor Itwilkab di sar Rp 13.095.750. ikuti sekitar 60 orang warga. Keenam perwakilan warga ter- sebut diterima langsung oleh A Haryanto di ruang kerjanya pada pukul 09.15 WIB. Dalam kesem- patan tersebut Haryanto menco- ba menjelaskan bahwa kerja Itwilkab adalah memotret ren- cana dan pelaksanaan proyek. la juga meminta Suyati dkk, menghargai hasil kerja Itwil. "Kami bekerja sesuai dengan nor ma-norma dan ketentuan yang berlaku, maka jangan meragukan dan berprasangka buruk terha- dap hasil kerja kami," katanya di hadapan enam warga Grajegan. Hampir selesai Ditambahkan, berdasarkan hasil temuan sementara Itwil, dapat disimpulkan bahwa proyek di Grajegan sudah 90 % tersele- saikan. Namun ia juga menga kui adanya selisih sisa uang se- mentara antara yang dilaporkan pelaksana proyek dengan hasil temuan Itwil Tim pencari fakta yang dipim- pin Suyati, bertahan soal masih adanya uang sisa sekitar Rp 45 Mereka kembali memperta penyimpangan dana P3Dt sebe- yakan hasil temuan tim Itwilkab sar Rp 120 juta. Sementara itu, sehubungan adanya dugaan pe- Konsultan pendamping Ir Nur nyimpangan dana pembangun- Umami Diana, usai sosialisasi P3DT senilai Rp 120 juta. Mes mengatakan tidak ada penyim- ki Haryanto telah menjelaskan pangangan dana yang ada adalah panjang lebar dan mengajak ber- perubahan pelaksanaan proyek dialog lebih dari tiga jam, mulai dan penggeseran dana. pukul 09.15 hingga 12.30 WIB, para warga tersebut masih sedik- it meragukan hasil temuan itu. Pasalnya, terdapat perbedaan temuan data pengeluaran ke- uangan dan hasil pembangunan fisik proyek P3DT, antara warga yang menamakan dirinya tim pe nemu fakta, dengan keterangan yang disampaikan Haryanto, Seperti diberitakan Espos, ratu san warga Grajegan Sabtu (17/1) lalu mengadakan aksi unjuk rasa saat dilangsungkannya acara so- sialisasi proyek P3Dt di balai desa setempat. Mereka memprotes digudaan t ASSIGNMENT TEMBARAN BIRU Semarang (Espos) Sebanyak 1.971 siswa yang berdomisili di Kabupaten Wonogiri terpaksa ditolak peng urus Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNO-TA) Jateng. Pasalnya, setelah dilakukan penelitian seca- ra administratif, mereka tidak masuk dalam klasifikasi yang bisa mendapat bantuan biaya pendidikan. Hal tersebut dikemukakan ketua Komisi E DPRD Jateng, Prof Dr Soebowo DSPA, Selasa (20/1) di Semarang, usai sidang ko misi dengan pengurus GNOTA Jateng. Menurutnya, sebelumnya yang diajukan sebanyak 2.000 siswa oleh pengurus GNO- TA Wonogiri dan pengajuan secara pribadi. ATRIUM 3 SOLO 2 FAJAR 3 STUDIO 1 12.00 16.00 17:00 18.00 21.00 BIOSKOP UP 13.00 16:00 17.00 15.00 65.00 1.971 Siswa Wonogiri ditolak GNO-TA Jateng Dia meminta kepada para pengurus yang untuk SMP Rp 90.000 setiap tahun/siswa. terlibat dalam GNOTA untuk lebih giat Jumlah siswa yang menjadi beban bagi GNO- melakukan sosialisasi, sehingga dana yang TA Jateng sebanyak 75.000 siswa, dan baru terhimpun bisa tersalurkan kepada sasaran. 8.546 yang bisa diberikan bantuan. "Selama ini sebenarnya sudah cukup gen- car dilakukan sosialisasi melalui media mas sa, tetapi ternyata sasarannya belum sesuai dengan target, terutama untuk Jateng." Kenyataan yang dapat dilihat, lanjut Soebowo, adalah penyerapan dana dari ma- syarakat Jateng yang jumlahnya menempa ti urutan paling rendah di antara provinsi lain, dengan menggunakan asumsi jumlah penduduk. Sementara itu untuk target nasional sam- pai dengan tahun 2003 jumlah yang harus dientaskan sebanyak 2 juta siswa. Sampai dengan bulan September 1997, dana yang dihimpun GNO-TA Nasional sebanyak Rp 40 miliar. Sejak pencanangan gerakan GNOTA tang gal 20 Agustus 1996 sampai Desember 1997, jumlah dana terhimpun di pengurus Jateng Rp 475.227 482. Sementara dana yang dis alurkan hingga September 97 mencapai Rp 80 juta. Bentuk bantuan dana yang disalurkan berupa, biaya pendidikan untuk SD Rp 60.000, BARRY PRIMA ANNE J. COTO JARINGAN TABU SURAKARTAN IT CAME FROM OUTER SPACE THETRE HERE TO SEND IT BACK WILL SMITH MIB MEN IN BLACK Directed by: BARRY SONNENFELD SRAGEN ATRIUM 1 Untuk memenuhi keinginta- huan warga, Camat Tawangsari, Sunarno BA, memerintahkan pe laksana proyek untuk memperba nyak laporan dan menyebarkan kepada warga empat hari sete lah acara sosialisasi (hari ini-red). Sebelumnya, warga telah me- nyampaikan pengaduan ke Bu- pati dan Dewan setempat. Me- nanggapi pengaduian tersebut, Dewan segera menerjunkan Komisi A dan D ke lokasi, dan tim Itwilkab segera mengadakan pengecekan yang juga disaksikan warga Grajegan. Enam orang perwakilan warga, ENOLOS ASSIGNMENT ATRIUMB 13.30 16.00 17:30 18.30 01.30 RINGER www bo twy found each ATRIUM 2 TRAVOLTA CAGE LOVE ANDWAR FACE/OFF ATRIUM 21 102 RP.1500,- KHUSUS FILM NASIONAL BIOSKOP UP- MALAM 1251- RP.1500-RP1250- MARVIN'S ROOM- GALAXY 1 RAMA 1 NUSUKAN 2 DHADY 2 ATRIUM 1 STUDIO 2 FAJAR 2 SOLO 3 13.30-17.00-19.30-21.45 13.00-15.15-13.00 21.15 FAJAR 211 MALAM RP.1250,- RP.1500- Every nuclear devicesk in the world has been accounted for... Except one. CLOONEY KIDMAN THE PEACEMAKER 27 Directed by MIMI LEDER NUSUKAN 1 12.03 16.00 17.0310010 Ketua GNO-TA Jateng, Ny Hartono, dalam menanggapi kecilnya pemasukan dana ter- sebut disebabkan kurang optimalnya ujung tombak di tingkat desa. "Forum Komunikasi GNO-TA sebagai organisasi di tingkat desa saat ini masih sangat lemah dalam hal pen- gelolaan data." P Dia mengungkapkan bahwa GNO-TA masih sangat memerlukan bantuan dari semua pihak untuk lebih menyukseskan ger akan nasional dalam mengentaskan kemis kinan. (guh) Sementara hasil temuan Tim Itwilkab, uang yang tersisa masih sebesar Rp 18 juta. "Ini bukan te muan yang mengada-ada. Temi- an kami didapat berdasarkan pro- sedur yang etis normatif," ujar Haryanto melalui Kabag Humas DT Siswadi. DHADY 1 13 43 43.63 17:25 100901.03 RAMA 2 GALAXY 2 VASEUS BETRAS 18.33 21.00 Namun yang harus diingat, kun jutnya, proyek baru akan selesai tanggal 25/2 mendatang. Ini sesuai dengan akhir tahun ang- garan 1997/1998. Karena pe- laksanaan proyek belum ber- akhir, ia meminta warga jangan terlalu dini berprasangka. day buk Sebab bagaimana pun, kata- nya, setelah selesai proyek akan ada acara pertanggungjawaban dan pensosialisasian hasil-hasil pelaksanaan proyek P3DT. Har yanto juga menekankan, bila muncul permasalahan, warga disarankan untuk mengadakan musyawarah terlebih dahulu. Musyawarah ini lebih baik dibanding pengerahan massa yang justru akan memunculkan tindakan emosional dan cen- derung destruktif. (ayu) Sukoharjo (Espos) kebersihan di Sukoharjo. Keterlibatan mereka, menurut Buka puasa bersama Muspida, pejabat daerah dan undangan la- Srihardono, telah mendorong innya dengan 800 orang warga Sukoharjo meraih Adipura pada dari kalangan pengemudi becak, tahun lalu. Lebih lanjut Srihar kusir dokar, kuli panggil pasar, dono mengajak semua kalangan tukang parkir, tukang ojek dan untuk kembali berperan dalam anak-anak penyemir sepatu, di ikut serta meraih piala Adipura "Tanpa keterlibatan semua Satu jam sebelum acara buka pihak, keinginan untuk kembali bersama dimulai, halaman rumah meraih Adipura hanya akan men dinas Bupati telah dipenuhi ratu- jadi sekadar keinginan," katanya. ke-4 tahun ini. rumah dinas Bupati Sukoharjo, Senin (19/1) berlangsung meriah. Dalam kesempatan yang sama, san pengemudi ojek, dokar, dan kembali Adipura, juga mengajak pengemudi becak yang memar- Ketua DPRD Sukoharjo, H Gatot kir becak dan motor mereka tepat Sutarjo, selain berupaya meraih Sebagian datang dengan pakal- semua pihak untuk ikut memeb an rapi den keren, sebagian lagi hara iklim sejuk di Sukoharjo, Ketua panitia buka bersama, di tepi dan muka rumah dinas datang dengan pakaian yang amat sederhana. Bahkan tidak Drs Bambang Anggono, ketika jarang yang hanya mengenakan celana dan kaos buntung. dihubungi mengaku cukup se nang dengan keberhasilan acara "Kami habis narik di jalan lang- buka bersama Senin lalu. Dikata sung kemari, Mbak. Kalau tidak kan, bahwa seluruh peserta buka datang malu. Habis, waktu itu bersama telah diperkirakan akan "Maka kami siapkan makanan lebih dari 800 orang. Pak Bupati langsung yang datang ke tempat kami mangkal di pasar Sukoharjo. Beliau menyalami untuk 1000 orang," ujarnya sem kami satu per satu," ujar Tarman, bari menambahkan, usai buka 42, salah seorang pememudi be- bersama jajaran Muspida dan pe cak yang datang dengan kaos jabat lainnya akan adakan Tara wih bersama. dan celana buntung. Dalam sambutannya, Bupati yang diwakili Sekwilda, Drs Sri hardono, mengucapkan terima kasih kepada para pengemudi becak, dokar, ojek dan semua ka langan lantaran telah ikut men- jaga ketertiban lalu lintas dan Klaten Sragen Wonogiri Sukoharjo Karanganyar Boyolali RS Sragen RS Sragen KRIUWING Sukoharjo Klaten Boyolali Sragen Karanganyar Wonogiri Salatiga Madiun Ngawi HALAMAN 12 Meriah, buka bersama Pemda dan wong cilik Bojonegoro Pacitan KRONIK SURAKARTAN Bupati imbau warga tukarkan dolar Boyolali (Espos) Bupati Boyolali Syahrial Makgalatung, Selasa (20/1) mengim- bau kepada para pengusaha, kepala dinas dan tokoh masyara kat Boyolali untuk menukar dolar yang dimiliki dan menyum- bangkan emas guna menyehatkan perekonomian Indonesia Pelaksanaan penukaran rencana akan dilaksanakan Kamis (22/1) di BPD Jateng Cabang Boyolali. (rif) Perdes se-Tubup Wuryantoro dilantik Wonogiri (Espos) Pembantu Bupati Wonogiri wilayah Wuryantoro, Drs Tribowo, atas nama Bupati Wonogiri melantik sekaligus mengambil sum pah Suradi, Sekretaris Desa (Sekdes) Pijiharjo, Kecamatan Ma nyaran, belum lama ini. Pengangkatan Suradi ini berdasarkan surat keputasan (SK) Bupati nomor 141/02/42/1997 tanggal 24 Desember 1997. Sementara itu dalam kesempatan sama, Camat Manyaran Drs Tohirin, juga melantik dan mengambil sumpah lima Kepala Dusun (Kadus), yaitu Rukino sebagai Kadus Kabunen Karanglor, Teguh Sularno sebagai Kadus Mendengan Karanglor, Ngatimin jadi Kadus Pucanganom, Dwiyanto Bambang Purwanto jadi Kadus Ngepek Pijiharjo serta Sutarman sebagai Kaur Kesra Desa Gunungan. (wat) 93110 21234 110 91510 495110 21110 26710 53881 79510 84300 81310 Sukoharjo juarai Supra Insus Nasional Sukoharjo (Espos) Kabupaten Sukoharjo berhasil meraih juara I tingkat nasional jenis lomba Karya dan Bimbingan, serta juara harapan II lomba Supra Insus Nasional yang diwakili oleh desa Kedung Jambal, Kecamatan Tawangsari. Piala dan penghargaan dari Presiden diterima langsung oleh Bupati Ir Tedjo Suminto selaku Ketua Satuan Pelaksana Bimas (Satpel Bimas) di Istana Negara Jakarta, Senin (19/1) petang ke marin. Turut dalam rombongan Bupati, perwakilan kelompok tani, Sekretaris Satpel Bimas Ir Sudarto serta anggota dinas terkait. Sukoharjo menjadi juara I tingkat Karya Bimbingan lantaran mampu setelah mampu memenuhi sejumlah tingkat kriteria penilaian. Antara lain; tingkat kemampuan kelompok tani, pene rapan panca usaha, produktivitas, penerapan teknik pasca panen, produktivitas, dan ketelitian dan ketepatan laporan. (ayu) Bupati buka bersama wartawan dan ulama Wonogiri (Espos) Bupati Wonogiri Drs H Tjuk Susilo bersama Muspida setem- pat mengundang wartawan dan para ulama Wonogiri untuk me ngadakan buka puasa bersama, Selasa (20/1). Acara ini rutin diselenggarakan setiap tahun, dengan maksud meningkatkan tali silaturahmi antara pejabat Pemda dengan para wartawan dan ulama. Gol A 2 Wartawan yang diundang adalah seluruh wartawan yang biasa bertugas di Wonogiri, yakni dari Kedaulatan Rakyat, Espos Wawasan, Suara Merdeka, RRI serta Bernas. Kegiatan serupa juga akan dilaksanakan bersama anggota PWRI, Pepabri dan LVRI pada (24/1), dengan pegawai golongan I (26/1), dan dengan para permulung serta tukang becak, sekaligus penyerahan bingkisan Lebaran oleh Muspida Koordinator Wilayah (Korwil) Surakarta (28/1). (wat) INFO MEDIKA Persediaan darah PMI (Hingga pukul 18.30 WIB) Hari Selasa, 20 Januari 1998 SURAKARTAN Polisi Kemudian, lanjutnya, lantaran pertimbangan jadwal mencari nafkah para pengemudi becak ojek, dokar dll terganggu dengan acara buka bersama, sebelum pulang, mereka diberi uang trans por alakadarnya Rp 2.000, (ayu) Korban kecelakaan Sutimin, 55 Dokter jaga Rabu, 21 Januari 1998 dr Tandio Suhardiko (siang) Gol B 2 2 6 RS 93676 21041 21074 91068 495025 21008 24074 64325 79023 81193 81410 PMI 931575 21306 21104 91587 495139 21123 26893 62475 79243 82764 81238 Gol O 12 Kerjo, Karanganyar 2 dr Fx Kussunartuti (malam) Penerangan Gol AB 931085 22108 21108 91108 495108 21108 21108 64108 79108 81108 81108 Kebakaran 93113 113 113 113 113 113 62222 113 113 fit 21
