Tipe: Koran
Tanggal: 1992-04-20
Halaman: 03
Konten
agu npor ran kredit sapi pe- ari pemerintah di- "Mungkin, waktu erasa kreditnya ter- au mungkin faktor n yang semakin Rujianto. njutnya, setelah sa- por dari Selandia Hidatangkan di Cila- istribusikan ke ko- asi susu, ternyata h sapi perah di DIY mat. "Seperti UPP di setelah kedatangan -erapa bulan kemu- ajukan kredit sapi -," kata Rujianto. ngka waktu tawaran erah impor tersebut alu, sambungnya, permintaan kredit ternak sapi perah di ma yang tergabung di Kaliurang, tak na. dah terlanjur mela-. Dusat, bahwa peter- rah di DIY tak ada mat terhadap tawaran merah impor itu. Jadi,. kembali kredit sapi or dari peternak di tak bisa kami teri- ujianto. mikian, jelasnya, da- meningkatkan po- perah dan produksi , permintaan kredit impor itu akan terus . (sjw) g Nasional mal, maupun operasi- embangunan politik a," ujarnya. ertema Posisi maba- m konstalasi politik akan diikuti anggo- áhasiswa Perguruan eri (PTN) dan Pergu- i Swasta (PTS) se utusan lembaga pe- mpus dan pers ma-1 N dan PTS, utusan uda dan mahasiswa, hati masalah politik. mpil sebagai pemra- umum ICMI Prof Dr pengusaha nasional sutedjo, penasehat.. Letjen TNI (Purn) bib, Kapuspen ABRI NI Nurhadi P MSc, K UGM Prof Dr Mu- ngamat politik Dr dan Drs M Rusli Ka- Dirut LBH otsar SH, seniman ekarno Putra, dan ajalah Ekspresi Has- ah. asional tersebut akan g di Auditorium IKIP 24-26 April menda- ATIS-GRATIS pat dan praktis? RAT, CONVERSATION. Sistem Paket. s kirim. 13 YOGYAKARTA MAHASISWA OGYAKARTA AL VA NASIONAL" Soekarno Putra Alkotsar, SH. wah Daud Ibrahim Rusli Karim Abdulah AM. plek Gedung Pusat 68 Psw. 274, n membawa Surat , booklet, stop map, & Malioboro Panitia, RYANTO (Ketua 1) AN embang, k bagian iri er bulan 0.000,00. RTA. dan beri AGENDA YOGYA ANGKUTAN DARAT Kereta Api Yogyakarta-Jakarta KA Bima I- Jakarta Kota (KHU.Rp 55.000,Eks A Rp 52.000, Eks B Rp 40.000) KA Fajar Utama-Gambir (Eks A Rp 35.000, Eks B Rp 25.000, Bis.Rp 15.000) KA Senja Utama Yogya-Gambir (Eks A Rp 38.000, Eks B Rp 30.000, Bis.Rp 17.000) KA Senja Ekonomi Lempuyangan-Gambir (Klas Ek Rp 7.000) KA Senja Ekonomi Solo-Tanah Abang (Klas III Rp 7.000) KA Gaya Baru Malam-Pasar Senen (Klas III Rp 7.000) KA Ekspres Solo-Pasar Senen (Klas III Rp 6.500) Jurusan Yogyakarta-Bandung KA Mutiara Selatan (Eks.A Rp 33.000, Eks B Rp 24.000, Bis.Rp 16.000) KA Ekspres Surabaya (Bis.Rp 11.000, Rp 4.400) KA Senja Utama (Bis.Rp 14.000) KA Cepat (Bis. Rp 4.000) Jurusan Yogyakarta-Surabaya KA Bima II (Eks A Rp 46.000, Eks B Rp 35.000, Bis.Rp 30.000) KA Mutiara (Eks A Rp 33.000, Eks B Rp 24.000, Bis.Rp 16.000) KA Ekspres Siang Bandung (Bis.Rp 11.000, Ek Rp 4.400) KA Cepat Purbaya (Klas Ek Rp 3.300) KA Gaya Baru Malam (Klas Ek Rp 4.500) Jurusan Yogyakarta-Purwokerto Denpasar Hongkong Jakarta Manila Medan Pekanbaru Pontianak Singapore Surabaya Taipei SG014/SG505 SG014/SQ68 SG014/SG022 SG014/SG624 SG015 SG014/S002 SG014 SG014/SQ74- SG014/SG022 SG014/SG514 SG014/SG104 CHINMI SI TANGAN BAJA SG014 SG015 SG014/SQ6 SG014/SQ16 SG014/BR238 SG014/BR236 Hubungi Telepon 66353, 61475, 66315, 65790 Ext-141 Kantor buka pukul 06.00 - 21.00 Tiket diambil di agen/diantar Merpati Nusantara KARRIE FOT KAPAN GURU AKAN MENGGODOG SAYA? KALAU PERLU, SAAT INI JUGA SAYA BERSEDIA YANG MENENTANG |GEROMBOL- AN KOKUEN AKAN 08,35 08.35 SEPERTI ITU, 19.45 08.35 MENGERTI 08.35 08.35 KAU AMAK KECIL 08.35 08.35 08.35 08.35 19.45 08.35 BENAR! SAAT INI! MULAI Brk. 21.10 08.35 08.35 08.35 07.00 18.00 17.10 18.31 19.20 07.21 23.20 KA Purbaya (Klas Ek Rp 2.300) TAXI Centris 2548, 4877-Indra Kelana 5819, 63910-ASA 2027, 88018-JAS 61717- Puskoveri 63551, 63555- Rajawali 2976. Buka pintu Rp 800,- setiap kilometer kemudian Rp 400,- Khusus JAS Taxi, tarif argo berlaku untuk seluruh DIY. ANGKUTAN UDARA Garuda Indonesia Yogyakarta Jakarta GA 429 (kecuali Sabtu, berangkat 07.55 tiba 08.55) GA 431 (09.00-10.00) GA 433 (12.00-13.00, khusus Sabtu 16.45-17.45) GA 435 (13.00 -14.00) GA 437 (16.00-17.00) GA 441 (khusus Senin, Selasa, Kamis, Sabtu, Minggu 18.45-19.45) GA 439 (khusus Senin, Selasa, Kamis, Minggu 20.10-21.10) ekonomi Rp 116.000, eksekutif Rp 154.500. Yogyakarta Denpasar GA 628 (kecuali Sabtu, berangkat 07.50 tiba 10.10) GA 630 (08.20-10.40) GA 632 (12.00-14.20) GA 634 (kecuali Sabtu 16.00-18.20) GA 636 (12.20-14.40) GA 638 (khusus Senin, Selasa, Kamis, Sabtu, Minggu 20.00-22.20). Jam berangkat WIB, jam tiba Witeng Rp 108.300. Denpasar-Yogyakarta GA 631 (07.15-07.25) GA 633 (11.15-11.25) GA 635 (15.15 -15.25) GA 637 (16.15-16.25). Jam berangkat Witeng, jam tiba WIB Rp 108.900. Sempati Air, Fokker F-100 Brk Tiba Dari Yogyakarta Tujuan : 08.35 18.05 Balikpapan Bangkok Batam 08.35 17.40 11.50 13.15 22.45 20.30 09.35 19.20 10.57 19.45 08.00 00.40 01.35 14.12 09.38 22.32 14.26 13.35 17.10 12.25 13.25 20.25 19.50 19.50 20.20 22.00 Tiba 05.45 15.14 Dari Yogyakarta (berangkat 07.15) ke Surabaya (08.05) Rp 48.000, Banjarmasin (11.10) Rp 151.000, Balikpapan (11.30) Rp 214.000, Palangkaraya (11.40) Ujungpandang (11.50) Rp 214.000, Dili (12.50) Rp 344.000, Waingapu (13 15) Rp 221 000, Palu (13 40) Rp 294.000, Mataram (13.40), Samarinda (14.00) Rp 254 000 Kendari (Senin, Kamis, Minggu 14.10) Rp 276.000, Kupang (15.35), Tarakan (16.10) Rp 306 000, Ambon (16.35) Rp 377.000 01.42 02.44 04.46 Bouraq Indonesia Dari Yogyakarta (berangkat 08.50) ke Banjarmasin (12.00) Rp 151.000, Balikpapan (12:30) Rp 214,000, Samarinda (14 30) Rp 254 000, Palangkaraya (14.35) Rp 208.000, Palu (15 20) Rp 302.000, Yogyakarta-Bandung (14.15-15.35) Rp 64.000 TELEPON PENTING 03.29 17.57 Penolong Bahaya Kebakaran (PBK) 113, 87101-Pemda DIY 62811-Pemda Kodya Yogya 5865 PMI Yogya 72176 - Ambulance 118-SAR DIY 87559 - Gangguan Telepon 117-Gangguan PLN 2402 - Informasi Turis 3543 - Stasiun Tugu 2870- Garuda Indonesia 5184 - Merpati Nusantara 4272 - Bouraq 62664 - Terminal Bus Umbulharjo 87834-Pertolongan Polisi 110-Polwil Yogya 2487-Polresta Yogya 2511 - Polsekta Gondomanan 2376-Ngampilan 2185 - Wirobrajan 2832 - Kraton 87793- Mantrijeron 3167 - Mergangsan 2138 - Umbulharjo 3916 - Kotagede 2577 - Gondokusuman 3125- Pakualaman 3178 - Danurejan 3709-Gedongtengen 2696- Jetis 3136-Tegalrejo 3877-RSUP Dr. Sardjito 87333-RS Bethesda 88876-RS Panti Rapih 63333-RS PKU Muhammadiyah 2653- RS Sudirman 2683-RS Ludira Husada Tama telp. 3651 dan 2033 (dokter dapat datang ke rumah).- RS Khusus Bedah Patma- sur 72367-RSUD Kodya Yogyakarta 71195-RS Mata Dr. Yap 62054-RS Syaraf Puri Nirmala Pakualaman 5255-Klinik 24 jam INGAT- INGAT- 06.34 18.57 LAH ITUE 02.53 18.00 06.00 06.40 19.15 17.00 05.10 18.48 BERNAS Gubernur Resmikan Proyek Senilai Rp 234 Juta 12.482 Warga Tepus Tak Kekurangan Air Lagi an 4 buah bak penampungan air untuk umum di Gebang, Kemiri dan Baron. rah tingkat I dan II selalu men- cari berbagai terobosan agar masalah air ini cepat selesai di Gunungkidul," tambahnya. Gubernur provinsi DIY me- nyambut baik bantuan pagu- yuban III - 17 dalam menanggu- langi masalah kekurangan air di kecamatan Tepus tersebut. "Ha- sil pembangunan itu harus dija- ga. Kalau ada kerusakan segera cepat diperbaiki, jangan me- nunggu sampai parah," pinta Paku Alam VIII. Sementara sesepuh paguyub- an III - 17 DR Martono menyata- kan bahwa bantuan yang diberi- kan pada masyarakat Gunungki- dul umumnya dan kecamatan Tepus khususnya tersebut, me- rupakan salah satu bentuk balas jasa para pejuang kemerdekaan yang tergabung dalam paguyub- an III-17, pada rakyat. "Karena kami juga ingat, rakyat di Gunungkidul dulu selalu melindungi dan memberi makan pada para pejuang ke- merdekaan," katanya. Pihaknya mengakui, bantuan Wonosarl, Bernas Dua desa di kecamatan Tepus kabupaten Gunungkidul, yakni desa Kemiri dan Kema- dang meliputi 17 dusun dengan penduduk 12.482 jiwa, tidak akan kekurangan air lagi. De- ngan dana Rp 234 juta bantuan paguyuban III 17, sungai ba- wah tanah yang bermuara di pantai Baron, diangkat (di pom- pa) kemudian disalurkan pada penduduk melalui 4 buah bak penampungan air. Proyek yang dibangun sejak tahun 1991 ini, Sabtu (18/4) diresmikan penggunaannya oleh Gubernur Provinsi DIY Paku Alam VIII, di desa Kemiri Kecamatan Tepus dan disaksi- kan sesepuh paguyuban III-17 DR Martono yang juga mantan menteri Transmigrasi, Ketua Yayasan Pengabdian Odok Soe- hada, Ketua Paguyuban Hamid Hadi Jaya, Bupati Gunungkidul Ir Soebekti Soenarto dan ratusan anggota paguyuban III - 17 Jawa Tengah dan DIY serta ribuan masyarakat kecamatan Tepus. Sebagaimana dilaporkan bupati, jenis kegiatan meliputi peningkatan pemanfaatan sum- ber air bawah tanah yang ber- muara di pantai Baron, dari 5 liter/detik menjadi 15 liter/detik. Untuk menjangkau penduduk yang ada di dua desa tersebut, telah dipasang 5.840 meter pipa saluran transmisi dari desa Ke- madang ke Gebang, pemasang- Yogya, Bernas Hingga saat ini, hasil perikan- an di Provinsi DIY belum mam- pu memenuhi kebutuhan lokal. Untuk memenuhinya, terpaksa mendatangkan ikan untuk di- konsumsi dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pernyataan tersebut disam- paikan oleh Kepala Dinas Peri- Sri Har- kanan Provinsi DIY, tati Suyitno kepada Bernas di ruang kerjanya, Sabtu kemarin. Dijelaskan oleh Sri Hartati, rata-rata perolehan ikan di DIY dari perairan laut dan perikanan darat hanya mencapai sekitar 3.200 ton per tahun. Jumlah ini hanya mampu memenuhi 29 persen kebutuhan konsumsi ikan di DIY. Sehingga untuk menutup kekurangan itu terpak- sa "mengimpor" dari luar dae- rah. GEROMBOLAN KOKUEN Penerbit PT Elex Media Komputindo Selain mencukupi 12.482 penduduk di desa Kemadang dan Kemiri kecamatan Tepus, hasil proyek paguyuban III- 17 juga mampu mencukupi 2.414 ekor sapi, 2.576 kambing dan pengairan lahan pertanian oro- oro seluas 385 hektar. Perikanan di DIY Hanya Penuhi 29 Persen Kebutuhan BETT Peresmian ditandai dengan pembukaan kran oleh Paku Alam VIII, selanjutnya sesepuh paguyuban III - 17 DR Martono dan ketua yayasan pengabdian III 17 Odok Soehadi. "Setiap tahunnya, rata-rata- kebutuhan konsumsi ikan di DIY mencapai 11.000 ton. Bah- kan seringkali, kebutuhan itu meningkat dan kalau kita hanya mengharapkan dari hasil di Yogya sendiri, tidak mungkin itu dipenuhi karena lahannya yang sangat terbatas," jelas alumnus IPB tersebut. Selesai meresmikan air bersih di desa Kemiri, gubernur dan rombongan menuju Wonosari untuk meresmikan jalan Tent- ara Pelajar di sebelah barat terminal dan menandatangani prasasti pada monumen 'Gane- sa' di bekas markas tentara pelajar di jalan Pangarsan Wo- nosari. HARI-HARI BERIKUTNYA BOLEH DIBILANG TIADA HARI TANPA LATIHAN BUAT SANGANI UKH HIAA Gubernur provinsi DIY Paku Alam VIII dalam sambutannya yang dibacakan di pendopo Wonosari, mengakui bahwa masalah bencana kekeringan yang setiap tahunnya melanda kabupaten Gunungkidul, terlalu keras untuk ditanggulangi. Sehingga menurut gubernur, masalah kekeringan di Gunung- kidul memerlukan pemikiran tersendiri, termasuk teknologi modern mutlak diperlukan. "Untuk inilah pemerintah dae- Upaya yang dilakukan peme- rintah dengan pengerukan ter- sebut dikembangkan menjadi Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Sri Hartati mengakui, kalau Sadeng, yang Mei mendatang mau mengembangkan perikan akan diserahkan dari Pemerin- an darat/air tawar di DIY sangat tah pusat kepada pemda DIY. tidak memungkinkan. Sehingga "Diharapkan dengan adanya akhirnya tumpuan harapan PPI Sadeng, akan mampu me- untuk mengurangi "impor" itu ningkatkan hasil ikat laut menja- tertuju kepada optimalisasi per- di 2.500 ton/tahun. (ded/tra) olehan ikan dari perairan laut. "Dari keseluruhan hasil peri- kanan di DIY itu, hanya 1.200 ton saja yang dihasilkan dari perikanan darat. Sedangkan sisanya dari perairan laut. Dan di sektor inilah kita harapkan masih mampu menggali potensi lebih banyak lagi," jelas Sri Hartati lagi. Disebutkannya, perairan laut yang dimiliki DIY membentang sepanjang 110 Kilometer di pantai Selatan. Dahulu perairan yang kaya ikan ini memang tidak dapat optimal digarap, karena pasang naiknya yang hanya sebentar, sehingga me- nyulitkan nelayan. Tetapi diha- rapkan dengan penanganan lebih lanjut dari pemerintah, kendala itu dapat segera tera- tasi. "Dengan pasang surut yang lebih lama, nelayan sering terje- bak karang, sehingga tidak dapat mencari ikan. Tetapi kini, setelah diadakan pengerukan, hasil ikan lautnya diharapkan meningkat," jelasnya. _ B AYAAAAH!! BENDE MATARAM San CERITERA: HERMAN PRATIKTO GAMBAR: HASMI GHRRR BLUB A. JANGAN ΜΑΤΙ DULU!! with HE HE yang diberikan dalam bentuk Masalah Parkir di UGM penyediaan air bersih tersebut belum imbang bila dibanding jasa masyarakat Gunungkidul terhadap para pejuang kemer- dekaan. "Untuk itulah kami selalu mengharapkan agar anggota paguyuban III - 17 untuk terus mengabdikan sisa hidupnya pada masyarakat," kata DR Mar- tono. (ryo) Beran, Bernas Toko milik Ny Sriyono (40) di Dusun Sukunan, Kelurahan Pakembinangun, Kecamatan Pa- kem, Sleman, Minggu sekitar pukul 02.00 dini hari, dijarah maling. Tak kurang dari tiga bal rokok Bentoel dan Gudang Garam, berikut 100 jarit, berha- sil digasak si pencuri. Akibat- nya, ia menderita kerugian se- besar Rp 5.890.000. Isi Toko Milik Ny Sriyono Dikuras Maling Dikisahkan oleh Ny Sriyono, malam menjelang kejadian, ia tertidur nyenyak di rumah yang terletak di samping tokonya itu. Ketika ia bangun dari tidurnya di pagi hari, seluruh situasi di sekitar tokonya terlihat biasa- biasa saja. Karena itu, Ny Sriyo- no terkejut, tatkala ia bermak- sud membuka tokonya pada pukul 08.00 pagi, ia melihat gembok kunci rolling door dari tokonya telah rusak digergaji. AAAAT! (284 Lebih terkejut lagi ketika mengetahui, barang dagangan berupa tiga bal rokok Bentoel dan Gudang Garam seharga Rp 3 juta, 100 jarit kawung, lurik, dan parang rusak seharga Rp 2 juta, tas berwarna seharga Rp 90.000, mesin tik seharga Rp 200.000, serta uang tunai sebe- sar Rp 600.000, telah raib dari tempat penyimpanannya dida- lam tokonya tersebut. Sekitar pukul 10.00, Ny Sriyono mela- porkan kasus pencurian itu kepada pihak berwajib. (vip) MERESMIKAN- Gubernur DIY Paku Alam VIII saat meresmikan proyek air bersih bantuan Paguyuban III-17 di desa Kemiri, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogya, Bernas Orang tua perlu mengarah- kan putra-putrinya pada perim- bangan pendidikan umum dan agama. Karena pengalaman menunjukkan, dengan memiliki keduanya akan membawa ke- tenteraman hidup, disamping keyakinan mendapatkan keba- hagiaan dunia akherat. Beran, Bernas Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Kabupaten Sleman kesulitan menembus lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam menata perparkiran ken- daraan bermotor. Kabag Unit Pelaksanaan Tek- nis Dinas (UPTD) Terminal-Par- kir Dipenda Sleman, M Zainuri mengatakan hal itu kepada Ber- nas Sabtu siang di Sleman me- nanggapi sistem perparkiran di lingkungan UGM (Bernas, 18/4). Menurut Zainuri, setiap Di- penda mengirimkan surat edar- an perparkiran ke lingkungan UGM, selalu mendapat tanggap- an yang kurang memuaskan. "Sejak tahun 1984 sebenarnya kami sudah dua kali mengaju- kan perlunya penataan perpar- kiran di UGM ini, tetapi tidak ditanggapi dengan sungguh- sungguh," katanya. Surat edaran terbaru yang dikirim Dipenda ke lingkungan UGM adalah bernomor 974/- 118/DPD/Sleman. Surat ini ter- Dipenda Sleman Sulit Tembus Lingkungan UGM an di lingkungan UGM dikelola sendiri oleh masing-masing instansi yang bersangkutan di lingkungan UGM," jelas Zainuri. Wates, Bernas Sumedi (26) tersangka pem- bunuh ibu kandungnya sendiri yang oleh jaksa Sukamta ditun- tut tiga tahun penjara, oleh dewan hakim diputus pidana lima tahun penjara. Sumedi, lulusan STM ini sebelum membunuh ibunya 29 Agustus 1991, oleh teman-te- mannya dikenal sebagai pemu- da yang sangat pendiam. Ia rajin melaksanakan ibadah lima waktu, lancar membaca Al Qur'- an. Namun demikian dilingkung- an keluarganya, ia tengah dipri- hatinkan karena seperti orang yang tengah menderita tekanan batin. Bahkan menurut tetang- ganya Sumedi, mengalami gang- MILIK san guru saya di SR (kini SD- red) untuk meniti hidup dengan dua bekal jalur, ayat Qur'aniah dan Kauniah, yakni ilmu agama dan umum," ujar Dr Jalal yang juga alumnus SMA MUHI 31 tahun lalu itu. tanggal 10 Februari 1992. Na- mun pada tanggal 20 Februari dari mendapat tanggapan Kopma UGM lewat suratnya No. 448/KM-UGM/A/PU-554/1992 dan ditandatangani Ketua II, M Sulistyobroto dan Sekretaris Umum Arief Eko Wahyudi serta diketahui Rektor Prof Dr M Adnan MSc. Asmen KLH ini kemudian menyebut pengalaman mengge- luti kedua jalur di SMA MUHI Demikian diungkapkan Asis- dan mengamalkannya ketika ten Ahli Menteri Kependudukan belajar di mancanegara. Disitu- dan Lingkungan Hidup, Dr lah kami bertemu dengan ma- Shalihuddin Jalal Tanjung pada pertemuan Ikatan Keluarga Wali Murid (IKWAM) sekaligus sya- walan dan pelepasan jamaah haji keluarga SMA Muhammadi- yah I (MUHI) Yogya, di SMA setempat, Petinggen, Minggu. Alumnus Ohio University yang juga dosen UGM itu me- nyebut tidak sedikitnya manusia yang hanya mengejar ilmu umum akhirnya merusak ling- kungan." Saya masih ingat pe- hasiswa berbagai negara dan seringkali berdiskusi dalam berbagai masalah, termasuk pengetahuan agama," katanya. "Pada intinya Kopma UGM keberatan bila dilingkungan Kopma UGM dikenai retribusi parkir, serta minta agar diizin- kan parkir di daerah tersebut bebas retribusi," katanya. Sebelumnya, tahun 1984, tepatnya 17 Januari Dipenda juga sudah mengirim surat edar- an No 013/Prp/Slm/1984 me- nyusul surat edaran serupa No 1007/DPD/Slm/X/1983 yang dikirim tahun sebelumnya. "Namun pada 15 Februari 1984 kami menerima surat dari UGM yang ditandatangani pem- bantu Rektor Bidang Umum, Drs RI Soetrisno yang intinya menegaskan, bahwa perparkir- guan jiwa cukup serius. Hingga tingkahnya kadang misterius. Misteri perilaku Sumedi ini mencapai puncaknya 29 Agus- tus itu. Mengutip keterangan saksi hakim mengatakan, Su- medi menanyakan silsilah kelu- arganya, tetapi karena tak ada jawaban memuaskan ia meng- ambil sepotong kayu jambu dan kemudian dipukulkan ke teng- kuk ibunya mengakibatkan ibunya luka berlubang diteng- kuk dan meninggal dirumah sakit Wates. "Itulah yang disebut Gorah. Besek ini digunakan untuk Sebuah ritual penyembuhan menampung cairan yang terus yang sudah dilakukan secara menetes dari lubang mulut, hi- turun-temurun, untuk nggorabi dung dan mata mereka. Kalau (membersihkan segala kotoran dari lubang mulut menetes yang ada di saluran hidung dan cairan bening yang encer, maka kepala kita)," jelas Mbah Amat. dari kedua lubang hidung mele- Dikatakannya, Gorah cocok leh cairan pekat kekuning-ku- untuk menjadi salah satu alter- natif penyembuhan, bagi mere- ningan yang kental. Air mata mereka deras me- ka yang sepanjang tahun terse- nitik membasahi butiran-butiran rang pilek dan kerap pusing- pasir di dalam besek, Belum pusing kepala tanpa sebab. lagi cucuran keringat yang ham- "Selama proses nggorabi, me- pir sebesar biji jagung. mang terasa sakit. Tetapi sete- Muka mereka terlihat sembab lahnya akan terasa ringan dan kemerahan. Tetapi mereka bu- dijamin tidak bakalan tersiksa kanlah pencuri kesiangan yang lagi oleh pilek dan pusing yang usai diamuk massa, meski suara mengganggu, seperti sebelum- mengaduh kesakitan kerap nya," katanya. memenuhi langit-langit rumah Apa yang dikatakan Mbah yang berkerangka bambu ini. Amat tidaklah berlebihan. Ini "Mbah, pusing. Kepala saya bisa dibuktikan dari tetap mem- panas, nyut-nyutan!" teriak sese- banjirnya para peminat yang orang." "Mbah, leher saya kaku," datang dari berbagai lapisan sahut yang lain. Suara itu ham- masyarakat dan dari berbagai Pembunuh Ibu Kandung Dihukum 5 Tahun Bernas. Hal itu tentu membuat terkejut. Hingga akhirnya Su- medi yang dikira gilanya kumat itu kemudian diserahkan kepa- da Kyai Sajadi, seorang ulama setempat yang dikenal sering mengobati orang gila. Di sini Sumedi dipasung di bawah se- batang pohon berhari-hari. Selesai memukul ibunya Sumedi mendatangi budenya, dan mengatakan "mbokde, sim- bok wis sido tak pateni," demi- kian Dakir yang juga tetangga dekatnya menuturkan kepada Golkar Siapkan Jurus Khusus 20 Perlu Perimbangan Ilmu Agama dan Umum Mobil Dinas Jangan untuk Kampanye Bantul, Bernas Idealnya, seseorang tidak memanfaatkan mobil dinas Bernas/ryo didampingi Bupati Gunungkidul Ir Soebekti Soenarto dan sesepuh Paguyuban III-17 Dr Martono yang juga mantan Menteri Transmigrasi. untuk mencari massa pendu- kung dalam kampanye menda- tang. "Karena itu saya berpesan agar semua camat di wilayah Bantul tetap konsisten dalam hal yang satu ini," kata Bupati Bantul, Sri Roso Sudarmo dalam acara syawalan dan halan biha- lal DPD II Golkar Bantul di Aula Golkar setempat, Jumat. Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD II Bantul, Mayor (Purn) Inf Sawiyo, Ketua Penga- dilan Negeri, SP Pany, Sekwilda, Drs Ilham Zainudin, Dandim 0729 Bantul, Letkol Art Kamil Sugema. Sri Roso menegaskan, pe- langgaran terhadap ketentuan di atas dipastikan akan membawa dampak kurang baik. Bagaima- na pun, masyarakat sudah tahu SENIN WAGE, 20 APRIL 1992.3 量 Bahkan menurutnya, Soetris- no dalam suratnya tersebut minta agar Perda No.12/Tahun 1983 yang mengatur perparkir- an, terutama yang ada relevansi- nya dengan kawasan UGM agar ditinjau kembali. penjuru tanah air. Inti dari ritual gorah sebenar- nya adalah pada doa-doa yang diucapkan Mbah Amat dan pemberian "obat", berupa gerus- an akar tanaman srigonggo yang dicampur air. Ada nasehat sa- ngat penting untuk para pemi- nat Gorah. "Ia harus yakin dan cukup sehat fisiknya," wejang Mbah Amat. Proses Gorah dimulai dengan pembacaan doa-doa mohon ke- selamatan dan pembacaan Al Fatihah oleh Mbah Amat, yang kemudian diikuti oleh peserta Gorah. Selanjutnya, lubang hidung masing-masing pasien, yang dalam posisi berbaring, dituangi dengan sesendok teh larutan srigonggo. Ketika larutan sampai ke- rongkongan, mereka harus segera berbalik sampai tengku- rap, dengan posisi kepala men- julur keluar dari bibir lincak Mereka harus tetap dalam posisi demikian selama lebih kurang dua setengah hingga tiga jam. Selama waktu itu, seluruh per- nafasan harus melalui mulut. Tidak keberatan "Jadi terus terang, kalau kami diminta menanggapi soal ini. kami malah jadi bingung. Di satu sisi mereka minta kerjasa- ma dengan kami, tapi di sisi lain keinginan kami menata perpar- kiran di UGM tidak ditanggapi," kata Zainuri. Menanggapi usulan mantan Ketua Senat Mahasiswa UGM, M Khoiri Umar tentang karcis parkir di UGM berlaku untuk satu hari di semua kawasan UGM, aparat Dipenda ini me- ngatakan tidak keberatan. (bsl) Dalam proses nggorabiinilah segenap cairan mirip riak, kelu- ar dari lubang hidung dan mulut sedikit demi sedikit. Mula-mula Oleh tersangka kredit merah ini dilunasi, namun kemudian nama nasabah digunakan kem- bali untuk mengajukan kredit, dan uangnya digunakan oleh terdakwa. Sehingga setoran kredit yang ditagihkan kepada nasabah sebenarnya digunakan membayar kredit yang diajukan belakangan. Dalam persidangan Kamis terdakwa Swd menolak kete- rangan saksi Hasan dari BRI Wates bahwa resiko pembuku- an yang tak beres hanya ia sendiri yang bertanggung jawab. "Itu tidak benar pak, melainkan semua petugas ikut bertanggung jawab," katanya. Namun, berdasarkan visum yang dilakukan oleh dokter ahli, Sidang Kamis itu jaksa Salim membacakan tanggapannya ternyata Sumedi tidak menun- jukkan sifat gila. Karena itu terhadap eksepsi penasehat hakim yang terdiri FN Korom- pot SmHk, Eny Indriyatini SH dan Sulaiman SmHk tak setuju dengan tuntutan jaksa Sukamta dan Suyono bahwa Sumedi J melakukan penganiayaan saja. Tetapi ia melakukan pembu- nuhan yang biadab.(wid) hukum Abdul Malik SH. Pada intinya jaksa menolak eksepsi bahwa hakim tak diminta mena- ngani masalah tersebut. Karena waktu menyerahkan dakwaan sudah disertai permintaan untuk menyidangkan perkara tersebut. (wid) untuk apa mestinya mobil dinas yang memang bernomor polisi sangat lain dari mobil pribadi. Untuk itu Sri Roso sudah menginstruksikan agar semua camat agar memperhatikan soal yang satu ini, apalagi dalam kampanye dilarang memakai pawai kendaraan bermotor. Modus Baru Korupsi dengan "Tumbukan" "Pokoknya, jika ada di antara camat di wilayah kerja kami yang tidak mengindahkan atur- an di atas nantinya akan tahu sendiri. Kami bukannya meng- ancam, tapi semua itu demi nama baik kita sendiri," tegas Bupati. Wates, Bernas Jaksa penuntut kasus korupsi di BRI Lendah Kulonprogo Muhamad Salim SH dkk mene- mukan modus baru korupsi yang dilakukan oleh oknum pegawai BRI Kecamatan Lendah itu. Di samping melakukan kredit topengan dan tempilan, mereka menggunakan cara kredit 'tumbukan' untuk mem- pertebal sakunya dengan mem- bobol uang negara tersebut. Hal itu diungkapkan Muha- mmad Salim dalam sidang pe- kan lalu, di mana terdakwa Pra dan Swd disidangkan secara terpisah. Pra disidangkan hari Sabtu dan Swd hari Kamis. Kredit tumbukan tersebut de- ngan menutup kredit yang mengalami tunggakan merah, yaitu kredit yang hampir tak pernah dibayar. Pada kesempatan itu Kepala Jadi sorotan SMA MUHI, HM Kastolani, BA Camat, demikian bupati, be- melaporkan berbagai kegiatan pembangunan yang sedang dan lakangan ini acapkali menjadi sorotan masyarakat di sekeli- akan dilaksanakan, diantaranya lingnya. Betapa tidak, karena penyelesaian hall sekolah, la- mereka setiap harinya dengan pangan parkir dan perpustaka- mobil dinasnya secara rutin an, berbagai penerbitan intern seringkali ke luar masuk di sekolah dan lain-lain. (ros) "Gorah", Ritual Penyembuhan Kotoran di Hidung dan Kepala ADA 10 orang lelaki muda, pir tak putus-putus selama lebih berusia antara 19 hingga 29 dari dua jam. tahun di atas lincak di dalam ruang tamu berukuran 8 x 7 m "PENYIKSAAN" itu terjadi itu. Mereka tidur tengkurap, Jumat sore (17/4) di kediaman sedang kepala sebatas leher Mbah Amat Sadjadi (74) di Du- menjulur keluar dari bibir lin- cak, menghadap ke besek berisi pasir yang diletakkan di atas lantai semen. sun Dongkelan, Kelurahan Tir- tonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul. daerah perkampungan. "Untuk itulah, kami selalu. wanti-wanti kepada camat di wilayah Bantul utamanya men- jelang pemilu mendatang agar tidak gegabah dalam mengha- dapi segala permasalahan yang berkaitan dengan pemilu. Ini penting dan perlu diingat baik- baik," katanya. encer, tapi selanjutnya menjadi lebih pekat dan kental. Sementara itu Ketua DPD II Golkar Bantul, Drs Sumaryono menambahkan, hari Idul Fitri sudah lewat, berarti lembaran baru pun sudah dilewati. Untuk selanjutnya, semua pihak bersi- ap menyambut pemilu. "Pada prinsipnya, dalam menghadapi kampanye pemilu mendatang, pihak Golkar Ban- tul menghendaki adanya iklim ang sejuk. Untuk itulah kita sudah menyiapkan jurus-jurus khusus yang berkaitan dalam mencari massa," ujarnya.(Jok) melakukan pemijatan pada ke- pala sambil mulutnya komat- Pada saat ini, muncul pula kamit membacakan doa. Semua pasien gorah menga- rasa sakit berupa kepala nyut- nyutan, leher kaku dan gerah. ku gorah memang sakit, teruta- "Rasanya benar-benar tersiksa," ma bagi yang pertama kali me- ungkap Yanto asal Semarang. ngalaminya. Tetapi apalah Selama nggorabi inilah, teria- artinya sakit dua jam dibanding kan mengaduh kesakitan sering kelegaan tanpa penyakit yang meluncur dari mulut para pasi- mengganggu selama bertahun- en. Untuk yang terasa sangat tahu," kata Bambang, seolah kesakitan dan yang keluarnya mewakili pasien-pasien lainnya. cairan tersendat, Mbah Amat (ang) HONDA Bemas/ang GORAH-Mbah Amat sedang menuangkan gerusan srigonggo dicampur air kepada salah seorang pasiennya untuk menyembuhkan pilek, penyakit langganannya. 2cm Color Rendition Chart
