Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bernas
Tipe: Koran
Tanggal: 1992-04-20
Halaman: 10

Konten


2cm 10.SENIN WAGE, 20 APRIL 1992 OLAHRAGA Antara PSSI dan Kamerun KALAU ada yang bilang bahwa sepakbola itu erat kaitannya dengan ekonomi nampaknya suatu hal yang wajar. Buktinya? Semua negara yang kini menjadi "raja" sepakbola umumnya negara kaya. Misalnya di benua Eropa. Dengan uang mereka bisa dengan mudah membeli dan mencetak pemain kelas dunia. Apabila kemudian di Eropa timbul semacam pomeo bahwa bola identik dengan kekayaan juga sangat beralasan. Dengan harga transfer seorang Roberto Baggio yang mencapai Rp 24 milyar tak bisa dibantah bahwa itu merupakan salah satu bukti, dunia sepakbola di negara maju bisa dijadikan sebagai jembatan untuk mencapai kekayaan. Lain lagi dengan di negara ketiga atau negara berkembang. Di sini sepakbola memang menjadi bagian dari masyarakat. Bisa pula disebut sebagai olahraga rakyat. Tetapi bola bukan berarti uang. Oleh karena itu, bola tak bisa dikaitkan dengan kemiskinan. Adalah bangsa Kamerun yang sudah membuktikan bahwa prestasi tak hanya melulu harus dicapai oleh uang. Ketika Piala Dunia 1990 digelar di Italia, kesebalasan Kamerun datang bukan bermodalkan gembyar uang. Mereka hadir membawa "hati". Bermodalkan "hati" itulah Kamerun berhasil menggulung Argentina 1-0, pada pertandingan perdana Piala Dunia. Ini pula yang kemudian mengubah vonis dunia dan ini pula yang memompa semangat kesebelasan lain yang segaris dengan Kamerun. DENGAN bermodalkan "hati" ini pula para pemain Indonesia berangkat ke Singapura. Meski Indonesia tidak sama dengan Kamerun, tetapi tak ada salahnya kalau perjuangan yang dilaku- kan para pemain dari Benua Afrika itu bisa dijadikan pedoman. Omam Biyick dkk datang ke Italia dengan kaos hijau bergaris putih yang sudah belel. Biyick dkk juga datang dengan sepatu yang merknya tidak seragam. Mereka terbang dari Kamerun ke Italia bak burung Garuda dengan sayap lebar dan sangat gagah. Hasilnya memang di luar dugaan. Maradona pun bertekuk lutut. Adalah Ferel Hattu dkk yang kini diharap bisa berbuat seperti Omam Biyick dkk. Dengan modal "hati" Ferell bisa menggulung tim berat Cina yang terlanjur difavoritkan bakal menjuarai grup IV. Kemahiran Rocky Poeturay dan Widodo yang dipasang di depan begitu dinantikan pecinta bola tanah air. Gol-gol yang lahir dari kaki mereka merupakan kunci kemenangan Indonesia di Piala Asia ini. Begitu juga Ferrel, Sudirman dan Dede Iskandar sebagai pagar di belakang bisa membuat pertahanan yang cukup kuat sehingga bisa menangkal setiap serangan lawan. Sementara Eddy Harto, Erick Ibrahim atau Benny VG merupakan penjaga gawang sebagai "prajurit" akhir yang menjaga pintu PSSI. Ferel dkk adalah pejuang. Seperti Omam Biyick yang mengangkat bangsa Kamerun, tim PSSI ke Singapura merupakan salah satu misi perjuangan. Bukankah PSSI sebagai alat perjuang- an, tentu saja perjuangan di bidang pembangunan olahraga. Salah satu kunci keberhasilan PSSI adalah sukses mereka di luar negeri. (tsn) OLAHRAGA SEKILAS Indonesia ke Final Sepakbola Pelajar Asia BANGKOK - Tim sepakbola pelajar Indonesia cukup beruntung lolos ke final kejuaraan sepakbola pelajar Asia di Bangkok setelah menundukkan India melalui adu penalti 5-0, kemarin petang. Di final, tim yang umumnya diperkuat siswa-siwa Sekolah Ragunan Jakarta itu akan menghadapi Korea Selatan yang kemarin menga- lahkan tuan rumah Thailand. Indonesia maju ke final setelah tampil lima kali tanpa kalah. Setelah menang 6-1 dari Singapura, Indonesia kemudian menga- lahkan Malaysia 1-0 dan bermain imbang 1-1 melawan Korea Sela- tan. Pada pertandingan keempat, menaklukan Brunai Darussalam 2-0 sekaligus mengantarkannya menjadi juara grup B. (tsn) Hasil Pertandingan dan Klasemen Liga Eropa Liga Italia *** Hasil Pertandingan: Ascoli-Cagliari (1-3), Fiorentina - Cremonese (1-1), Foggia-Verona (5-0), Genoa -Bari (1-3), AC Milan - Inter Milan (1-0); Napoli - Lazio (3-0), Parma - Atalanta (1-0), Roma - Juventus (1-1). Torino - Sampdoria (1-1). Klasemen: AC Milan Juventus Napoli Torino Parma Inter Milan Klasemen: Borussia Dortmund Eintracht Frankfurt VFB Stuttgart Bayer Leverkusen 29 19 10 0 29 17 8 4 29 14 10 222222 Kaiserslautern Nuremberg 5 29 11 13 5 14 6 29 9 8 16 5 Liga Inggris Hasil Pertandingan: Chelsea-QPR (2-1), Coventry - Everton (0-1). Crystal Palace - Oldham (0-0). Liverpool - Leeds (0-0). Luton - Mancehster United (1-1), Manchester City - West Ham (2-1). Norwich - Notts County (0-1). Nottingham Forest - Aston Villa (2-0). Sheffiled United Arsenal (1-1), Southampton Sheffiled Wednesday (0-1). Tottenham - Wimbledon (3-2). Klasemen: Manchester United Leeds Sheffiled Wednesday Arsenal Manchester City Liverpool 29 38 20 15 3 39 19 16 4 39 20 10 9 39 17 14 8 39 17 10 12 38 15 14 9 Liga Jerman Hasil Pertandingan: Bochum - Werder Bremen (2-2). Eintracht Frankfurt - Wattenscheid (1-1). Nurem- berg-Borussia Moenchengladbach (2-1). Schalke Fortuna Duesseldorf (0-0). Cologne Karlsruhe (2-3). Kaiserslautern - Duisburg (2-1), Hamburg - Bayer Leverkusen (1-1). Bayern Munich - VFB Stuttgart (1-0). 33 17 11 5 33 15 13 5 33 17 9 7 33 14 13 6 57-16 48 39-18 42 52-34 38 28-15 35 26-24 32 23-22 32 33 15 9 9 33 16 6 11 Liga Prancis 59-27 75 68-35 73 59-48 70 71-44 65 52-45 61 44-35 59 57-40 45 65-36 43 51-27 43 48-29 41 52-36 39 48-44 38 36 36 Hasil Pertandingan: Monaco-Marseille (0-3), paris St Germain - St Etienne (0-0), Lyon - Auxerre (1-0) Montpellier-Le Havre (2-2), Caen-Nimes (2-0), Lille-Lens (1-2), Cannes-Nantes (2-0), Rennes - Toulouse (1-1). Toulon - Metz (1-1). Nancy - Sochaux (3-1). Klasemen: Marseille Monaco Paris St Germain Caen Auxerre Montpellier 21 12 3 64-21 54 54-29 51 22 7 7 36 15 16 5 42-25 46 36 16 10 10 53-31 42 36 15 11 10 53-31 41 36 12 17 7 37-28 41 BERNAS Piala KONI Sesumbar Korwil I Terbukti Mengomentari kemenangan tersebut, pelatih Korwil I Sudar- no menyatakan rasa puasnya. "Benar kan, target kita akhir- nya tercapai," katanya. Memasuki babak kedua, PSIS menggantikan dua pemainnya. Rochmad diganti Rinto N, se- dangkan Sutarto digantikan Suradi. Dari Korwil I, Hantoni S yang cedera digantikan posisi- nya oleh Soetikno. Tapi pergan- tian ini tidak begitu banyak pengaruhnya bagi kedua tim. Cuma, intensitas serangan kini berada sepenuhnya pada kese- belasan Korwil I. Berkali-kali serangan yang dibangun dari bawah, hampir saja membuah- kan gol. Kerja keras mereka ternyata tidak sia-sia. Berulang-ulang gempuran yang dilakukan oleh Joko membahayakan gawang lawan. Puncaknya, terjadi pada menit ke-48 babak kedua. Ker- jasama manis antara Joko de- ngan Supardi membuahkan gol. Bermula dari umpan Joko yang berdiri di sektor kiri, Supardi langsung menyambut bola dan menjebloskannya ke gawang lawan. Kedudukan berubah 2-0 untuk Banyumas. Kedudukan ini bertahan hingga akhir per- tandingan. Kendal, Bernas Sesumbar pelatih Korwil I Banyumas, Sudarno terbukti sudah. Pada pertandingan hari kedua piala KONI Jateng grup di Stadion Gelora Batang, Ming- gu (19/4) mereka berhasil me- menuhi ambisinya dengan me- mukul PSIS Madya 2-0 tanpa balas. Sementara di grup B yang berlangsung di Kudus, Persis Solo menang tipis atas Korwil III Semarang. Dan di pertan- dingan grup C yang berlngsung di Salatiga, Korwil V Surakarta bermain imbang 0-0 melawan Korwil IV Pati. Pada pertandingan di grup A yang disaksikan sekitar 1.250 penonton, begitu peluit tanda dimulainya pertandingan ditiup wasit Maspul Yudianto (Tegal), anak-anak Semarang langsung membombardir pertahanan lawan. Namun beberapa peluang emas PSIS tercipta tak satu pun menghasilkan gol. Pemain nomer 10 Rochmad yang tinggal berhadapan dengan penjaga Meng-KO Arroyo ang satu pukulan pembukaan untuk Arroyo dan membalasnya dengan melangkah masuk seka- ligus melepaskan upper cut, di- barengi book kanan-kirinya. Surabaya, Bernas Luar biasa. Gedung Go Skate Surabaya Indah gegap gempita oleh yel-yel sekitar 5.000 pe- on yang mengelu-elukan Junai Ramayana petinju Indone- sia dari Sawunggaling Camp Surabaya ketika berhasil mero- bohkan petinju Panama Francis- co Arroyo pada ronde ke-4 me- nit ke-2, lewat pukulan telak upper cut kanannya. Junai Ramayana Pembalap Yogya Juarai Kelas Bebek Kelas bebek s/d 110 cc Modifikasi Junior: I I Ketut Bagiastra (Yogya/Yamaha Alfa), II Daniel Tangka (Suraba- ya/Yamaha Alfa), III Martin Hartono (Yogya/Yamaha V 80). Dengan kemenangan knock out (KO) ini Junai mengorbitkan Indonesia dengan merebut gelar juara dunia tinju kelas bantam versi IBF Intercontinental dari tangan petinju Panama tersebut. "Saya berterima kasih kepada masyarakat Surabaya, dan selu- ruh masyarakat Indonesia yang ikut mendoakan. Inilah yang dapat saya persembahakn untuk Indonesia," pekik Junai tak bisa menahan kegembiraannya. Merangsek Sejak ronde pertama, pertan- dingan yang dipimpin wasit Nibong Lalue (Thailand), Junai terus berusaha merangsek Ar- royo dengan pukulan-pukulan pendek yang merepotkan. Tan- pa memberi ruang gerak pada lawannya, Junai berusaha ma- suk dengan memberikan pelu- Ibetada Ajak Generasi Muda untuk Bergabung Yogya, Bernas Pembina Ikatan Perguruan Beladiri Tenaga Dalam (Ibetada) Pusat Yogyakarta, GBPH H Prabukusumo mengajak sege- nap generasi muda, khususnya yang belum memiliki kegiatan agar bersedia bergabung de- ngan perguruan yang menjadi anggota Ibetada. gawang Korwil I Anjar J, tem- bakannya menyamping bebera- pa sentimeter saja dari tiang gawang. Demikian halnya de- ngan peluang Jumbadi, yang dapat ditepis penjaga gawang. Memasuki menit ke-25, Kor- wil I mulai berhasil melepaskan diri dari tekanan lawan. Praktis sejak saat itu, pertandingan berjalan seru. Di menit ke-37, sebuah se- rangan balik yang dibangun anak-anak Banyumas berhasil membuahkan gol. Gol itu terjadi ketika kiper PSIS Purwono ber- maksud memberikan umpan kepada Rudjito yang menempati posisi gelandang. Bola yang digulirkan di sisi kiri kotak pi- nalti dikejar Joko Priyono. Oleh Rudjito bola tadi digulirkan kembali kepada penjaga ga- wang PSIS. Tapi malang, bola berhasil diserobot Joko Priyono. Kiper Purwono masih berusa- ha menubruk bola, namun de- ngan gesitnya, Joko Priyono meliukkan badan, sebelum akhirnya menjebloskan bola ke jaring lawan. "Dengan masuk menjadi anggota perguruan Ibetada, maka pandangan terhadap kegi- atan negatif yang dilakukan sebagian generasi muda kita akan bisa dikurangi," ujar Mas Prabu, panggilan akrab GBPH Prabukusumo, ketika melepas peserta kirab keliling Beteng Keraton Ngayogyakarta Hadi- ningrat yang diikuti tidak ku- rang dari 2.000 anggota pergu- ruan Ibetada, di depan Pagelar- an, Alun-Alun Utara, Minggu. Dikatakan, memasuki usianya yang kedua tahun ini, Ikatan tersebut telah mampu menun- jukkan perkembangan cukup menggembirakan. Bukan hanya dari segi jumlah anggotanya yang kini mencapai 23 perguru- an, kegiatannya pun dirasakan sangat bermanfaat. Strategi petinju asal Palem- bang itu sebagai pembuka per- tarungannya pada ronde-ronde awal. Dan taktik yang diterap- kan Junai cukup berhasil. Arro- yo yang unggul jangkauan tak bisa memanfaatkan kelebihan- nya sama sekali sehingga pada ke empat Junai yang berhasil melepaskan kurungan Arroyo di sudut biru berhasil melepaskan upper cut telak ke dagu lawan- nya yang membuat petinju Pa- nama itu roboh. Wasit langsung menghentikan pertandingan tanpa memberikan hitungan. *** Saat Arroyo berusaha mende- sak di sudut biru, Junai mengge- rakan badannya ke kanan beru saha keluar dari serbuan petinju Panama itu, sambil melancarkan pukulan upper cut kiri, disusul dengan upper cut kanan yang telak mengenai dagu Arroyo. Darah yang mengucur dari pelipis kiri Arroyo membuat wasit Nabong mengehentikan pertandingan karena melihat kondisi Arroyo yang berusaha bangkit kembali tetapi jatuh lagi. (Surya) Roma, Minggu Kemenangan dramatis 1-0 AC Milan atas Inter Milan, Sabtu kemarin, membuat Franco Bare- si dan kawan-kawan semakin mendekati gelar juara kompetisi Liga Italia. Daniele Massaro, pemain tengah yang biasanya hanya bertindak sebagai penyuplai bola, menciptakan satu-satunya gol bagi AC Milan itu pada me- nit ke-90. Inter Milan, kemarin bermain tanpa Lothar Matthaeus yang cedera. Selain itu, sejak lima menit menjelang babak perta- ma berakhir, pemain tengah Stefano Desideri dikeluarkan dari lapangan karena mendapat dua kartu kuning. Kalau saja kiper Inter Milan, Walter Zenga tidak menunjuk- kan kelasnya sebagai kiper handal, timnya mungkin akan kalah. Sebab, meski bertanding AC Milan Semakin Kokoh di kandang lawan, AC Milan sudah menang moral. Beran, Bernas Kuantitas kini bukan lagi menjadi tujuan utama pembina- an sepakbola di Indonesia, tapi orientasinya telah beralih ke pembinaan kualitas pemain. Da- ri segi pemassalan, PSSI sudah dapat dikatakan berhasil. Justru itu, kini saatnya para pembina turut memikirkan peningkatan prestasi pemain. Semarang, Bernas Penonton Lucky Strike Moto- cross National Championships 1992 (LSMNC) di Pantai Tanjung Mas Semarang Minggu kemarin membludak, menyebabkan ma- cetnya lalulintas mulai masuk pintu gerbang Pantai Tanjung sampai arena perlombaan. Lan- taran padatnya pengunjung, tercatat dua orang penonton harus dilarikan ke rumah sakit karena terserempet pembalap. Sementara pada lomba itu, pembalap I Ketut Bagiastra dari Yogya berjaya di nomor bebek standar s/d 110 cc bagi pemula dan bebek modifikasis/d 110 cc bagi pembalap junior yang masing-masing mengantongi hadiah Rp 250 ribu. Di lain pihak, pada putaran kedua dari enam putaran yang direncana- kan dalam lomba balap motor ini, pembalap Frans Tanujaya dari Bandung menjadi juara umum I dan mendapat hadiah uang Rp 350 ribu, disusul Satya Sunarso dari Yogya yang me- nempati peringkat kedua de- ngan hadiah Rp 250 ribu. Hasil selengkapnya juara I-III: Kelas bebek s/d 110 cc Sta- ndard pemula: Juara II Ketut Bagiastra (Yogya/Yamaha Alfa), II Rudi Hariyanto (Mage- lang/Yamaha Alfa), III Antonius Didik Ta (Yogya/Suzuki Crys- tal). Demikian antara lain dikata- kan Komda PSSI DIY (demisio- ner), Prof Dr Sardjono, dalam acara peringatan HUT PSSI ke- 62 di Aula Pemda Kabupaten Sleman, Minggu (19/4) malam. KEMARIN pu- Yang menarik untuk disimak, pakbola di negaranya. Upaya PIALA kul 20.00 wak siapa yang paling berpeluang itu tak tanggung-tanggung. Pela- ASIA Ala tu Singapura, merebut satu tiket ke negeri tih yang ditarik ke negeri "tem- bola pertama Sakura nanti. Di tempat pertan- bok raksasa" itu adalah Bobby penyisihan ke dingan sendiri, orang ramai Charlton dari Inggris. juaraan sepak mengupas soal tim Cina. Kantor bola Piala Asia berita AFP yang menyadap per- khusus grup kembangan ramalan dari bebe- IV bergulir di rapa tempat termasuk Singapura Stadion Nasio- dan Malaysia, menurunkan beri ta bahwa ramalan yang paling SINGAPURA 1992 nal negeri itu. Sebuah kehor- ramai jatuh pada tim Cina. matan, tim tuan rumah menja- Sebagai tim favorit, tak ber- mu tamu terdekatnya Malaysia, lebihan kalau Cina akan menja- sekaligus mengawali perebutan di penghadang utama ketiga sa- tiket putaran final yang akan ingannya. Termasuk Indonesia, diselenggarakan di Hiroshima, salah satu tim yang juga beram- Jepang, Oktober 1992. bisi merebut tiket itu, mengang- Manajer tim Cina, Dong Li- Perburuan tiket ke Hiroshima gap Cina saingan utamanya. angtian kepada TST menyata- memang ramai dan sulit dira- Melihat historisnya, wajar saja kan, sebagian besar pemainnya mal. Bola itu bundar. Karena itu jika Cina dijadikan favorit dan berasal provinsi Guangdong, pula bisa saja tim bukan ung- dianggap sebagai rival terberat hanya tiga orang yang berasal gulan justru menjadi juara grup. oleh Indonesia. Meski negeri itu dari Beijing. Sebelum ke Singa- Grup IV terdiri atas empat tim, bukan negeri sepakbola, tapi ki- pura, mereka sempat digem- Indonesia, Cina, Malaysia dan ta tahu PSSI-nya Cina sempat tuk menerapkan gaya permain- Cm dan ini memungkinkan un- bleng selama 15 hari di Guan- Singapura yang diberi kehor- mengundang pelatih asing un- zhou dan dua minggu melaku- matan menjadi tuan rumahnya. tuk membuka tabir kelesuan se- an Inggris. Dari sinilah para pesepakbola Cina menerima pelajaran ber- main bola. Itu sebabnya, gaya bermain Cina tak lepas dari pengaruh sepakbola Inggris. Apalagi beberapa pemain Cina sempat pula menikmati "kuliah" sepakbola di Manchester, Ing- gris. Maka lengkaplah ciri Ing- gris dalam tim Cina. Misalnya, ketika mereka tampil dalam Pra Olimpiade tahun lalu, hampir semua permainan Cina menga- cu pada permainan sepakbola Inggris. Permainan bola-bola panjang kerap dilakukan pema- in Cina yang memang rata-rata berpostur tinggi. Tinggi badan pemain Cina umumnya 185-190 kan lawatan ke Kanada dan Kritis Hasil pertandingan itu mem- buat PSIS Madya, berada pada posisi kritis. Sebab kekalahan 2- 0 yang diderita dari kesebelasan Banyumas Minggu kemarin, menghapuskan mereka meme- nangkan pertandingan kedua- nya melawan kesebelasan Kor- wil II, Senin ini (20/4) di tempat yang sama. Hasil seri saja, be- lum cukup untuk mengatrol nasib lolos ke putaran berikut- nya yang akan digelarkan di stadion Citarum Semarang. Dengan hanya menyisakan lima pertandingan lagi, AC Mi- lan tampaknya semakin tak tertahankan untuk menjuarai kompetisi Liga Italia untuk yang kedua belas kalinya. Saingan terdekat AC Milan, Juventus semakin jauh tertinggal di posisi kedua dengan selisih nilai enam. Kemarin, Juventus hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan AS Roma. Menyadari posisinya berada di ujung tanduk, pelatih PSIS Madya Daud yang juga pelatih Undip, saat dihubungi di stadi- on Gelora mengatakan, jika ingin berbicara lebih lanjut seluruh pemain harus berani dan mau berjuang habis-habis- an. "Tanpa bekal itu sulit untuk bisa lolos," katanya. (sdt) Kelas campuran s/d 150 cc Junior: I Gatam M Hatim (Gre- sik/Suzuki RGR), II Martin Har- tono (Yogya/Yamaha DT), III Namawi Aslan (Lam- pung/Yamaha RX K). Kelas Special Engine s/d 125 cc junior: I Daniel Tangka (Surabaya/Yamaha YZ D)) II Gatam M Hatim (Gresik/Suzuki RM N)), III Oke Junjunan (Ban- dung/Honda CR R). Kelas Special Engine s/d 125 cc Terbuka: I Frans Tanu- jaya (Bandung/Yamaha YZ D), II Satya Sunarso (Yogya/Ya- maha YZ D), III Soma (Mage- lang/Honda CR R). Kelas Special Engine s/d 250 cc Terbuka: I Eddy Su- mampouw (Surabaya/Suzuki RM N), II Satya Sunarso (Yog- ya/Yamaha YZ D), III Frans Tanujaya (Bandung/Yamaha YZ D). Juara Umum Putaran II: I Frans Tanujaya (Bandung), II Satya Sunarso (Yogya), III Eddy Sumampouw (Surabaya). Klasemen Sementara Seni- or I Frans Tanujaya (37), II Pieter Tanujaya (30), III Satya Sunarso (30). (yup/djo) Khusus menghadapi Pemilu 1992 mendatang, Prabukusumo juga meminta agar seluruh jajar- an Ibetada ikut berperan-serta mensukseskannya dengan men- jadi pelopor untuk menghilang- kan Golput. "Silakan menyalur- kan aspirasi masing-masing, tapi saya berharap jangan menjadi Golput," pintanya serius. Menurut Ketua Umum Ibeta- da Pusat Yogyakarta, H Daliso Rudianto SH, kirab yang me- nempuh jarak 5 kilometer itu merupakan salah satu rangkaian acara peringatan HUT ke-2 dari Ikatan yang dipimpinnya terse- but. (rob) Di usianya yang sudah sema- kin tua, PSSI belum juga mam- pu mencatat prestasi gemilang di arena internasional. Bahkan sebaliknya, prestasi tim nasional Ramai, Perburuan Tiket ke Hiroshima dalam partai ujicoba, Cina me- menang 5-2. nang 5-0 sementara di Kanada lah itu berarti terpaut 7 gol dengan pencetak gol terbanyak, Marco van Basten (AC Milan). Sementara, pemegang posisi ketiga, Napoli mencetak keme- nangan mudah atas Lazio. Pe- nyerang asal Brasil, Careca me- mpersembahkan dua gol bagi Napoli dan satu gol lainnya diciptakan melalui sundulan oleh libero asal Perancis, Lau- rent Blanc. Sampdoria, finalis Piala Cha- mpions, hanya bermain imbang dengan finalis Piala UEFA, Tori- no. Torino, lebih dahulu unggul dengan gol yang diciptakan Walter Casagrande di menit ke- 16. Ia dengan jitu berhasil me- umpan silang AS Roina lebih dahulu ung- gul melalui gol yang diciptakan striker Ruggiero Rizzitelli 12 memit menjelang babak perta- ma usai. Tetapi, pada menit ke- 73, playmaker Juventus Roberto Baggio mempersembahkan gol bagi klubnya. Baggio yang me- nemukan kembali bentuk per- mainannya itu memang bermain cemerlang. Gol ini sekaligus menjadi golnya yang ke-15 di musim kompetisi kali ini. Jum- Pembinaan Sepakbola Beralih ke Kualitas menit ke-77, sebelum Joko San- toso menyamakannya melalui ti- tik penalti pada menit ke-84. Hasil sebelumnya; Padma vs Berbah Putra 0-0, AMS Seyegan kalah 0-2 atas Badai (bukan menang- red), PSST Tridadi di- taklukkan Garuda Minggir 2-3. Klesemen sementara: manfaatkan Enzo Scifo. Sampdoria, menyamakan kedudukan menjelang babak pertama usai. Gol ini dicetak oleh pamain asal Yugoslavia, Srecko Katanec. (Rtr/bmc) Indonesia menurun dibanding rah ini. "Saya juga mengharap- dengan apa yang telah dicapai pada tahun 60-an atau 70-an. "Itu sebabnya pengurus PSSI yang sekarang mencanangkan tahun pembinaan prestasi, bu- kan lagi pemassalan. Hal itu pernah disampaikan Pak Azwar Anas (Ketua Umum PSSI- red) beberapa waktu lalu," ujarnya. kan, sukses PSIM Yogyakarta dan PSK Kalasan menempatkan diri ke Divisi Utama perserikat- an/antarklub, bisa diikuti perse- rikatan maupun klub lainnya," tambah Sardjono. Kompetisi PSS Sementara itu dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama PSS Sle- Tapi, Sardjono mengakui, sis- 'man 1992 kema sore, Tunas tem pembinaan maupun sikap Yuda menang 2-0 (1-0) atas Per- pemain di lapangan, saat ini sijak (Grup Timur) di Lapangan lebih baik dibanding tahun 1950 Gentan, Ngaglik. Salmono mem- s/d 1966. Selain belum ada pe- buka kemenangan Tunas Yuda latih, pada saat itu nyaris setiap pada menit ke-21, disusul gol pertandingan identik dengan Marsono pada menit ke-64. kericuhan. Namun, hal itu su- Di Grup Barat, BSA Tama dah berakhir sejak awal 70-an. bermain 1-1 (0-0) dengan Badai Ia berharap, apa yang dica- di Lapangan Sumberagung,Mo- nangkan PSSI bisa dilakukan. yudan. Badai lebih dulu unggul para pembina sepakbola di dae- 1-0 lewat andil Aminullah pada DILIHAT dari komposisi tim, Amerika Serikat. Di Amerika, kong selama satu bulan rasanya tak berlebihan kalau Cina men- cukup bagi Indonesia untuk jadi buah bibir. Dalam daftar squad yang dibawa ke Singapu- menjajal kekuatannya melawan Cina besok. Jika Rocky Poetiray ra, empat pemain, Zhu Bo, Guo Tetapi kehebatan Cina bukan dkk bisa menjegal Cina, jalan ke Yijun, Xie Yuxin dan, Li Chao- berarti akan meruntuhkan sema- Hiroshima semakin licin. Me- yang tercatat sebagai pemain ngat Indonesia. Apapun ang- mang, Malaysia pun memiliki kawakan. Mereka, selain pernah gapan tentang Cina, mereka ju- kelebihan, apalagi mereka su- memperkuat tim Asian Games ga memiliki kelemahan. Seperti dah menyiapkan satu tim cukup 1990 juga sempat "dikarantina" dikemukakan Rony Patinasara- beberapa bulan sehingga lebih ni, pelatih yang kini tekun me- matang. Satu pemain lainnya, nangani Petro Kimia, Cina tidak eks pemain Pra Olimpiade Cina. terlalu istimewa. Dia adalah Cai Sheng, gelan- dang tangguh yang sulit dimati- kan dan sangat produktif me- nyuplai umpan ke depan. lama. Tapi antara Indonesia dan Malaysia sudah sering bertemu. Modal ini tentu bisa dijadikan kelemahan Malaysia sudah di- pedoman. Yang penting, kunci ketahui. memang tak Apa yang dikemukakan Rony memang ada benarnya. Meski Cina memiliki kelebihan dalam bisa diabaikan. Dengan pola bermain panjang, Indonesia bisa di rumah sendiri. mengantisipasinya dengan per- pun berharap bisa menjadi juara permainan 3-2-3-2, Singapura mainan bola-bola pendek misal- nya. Yang penting, koordinasi tim dan kemampuan skill secara individu kuat, tim Indonesia yang bermaterikan pemain rata- rata lebih pendek akan bisa mengatasi Cina. Bahkan lebih dari itu, bisa mengalahkannya. Dengan berlatih di Hong- Dengan demikian, perburuan tiket ke Hiroshima masih sulit diramal. Dua hari pertandingan tak bisa dijadikan ukuran untuk memperkirakan siapa yang pa- ling pantas menjadi juara. (Tatang Suherman) 1 Bernas/djo JUMPING-Pembalap Bandung, Pieter Tanujaya beraksi di kelas special engine di Lucky Strike Motocross National Championships 1992 yang berlangsung di Pantai Tanjung Mas Semarang, Minggu. Lomba motocross ini dibanjiri pengunjung yang mengakibatkan lalu lintas di sekitar pintu gerbang pantai macet total. Pereli Stevie, Agar Tak Lelah, Atlet DIY Boyong Trofi Paku Alam VIII Berangkat dengan Pesawat Yogya, Bernas Yogya, Bernas Stevie SW yang memperoleh nilai 1518 menjuarai Pengda Cup Motor Rally 1992 menem- puh jarak 100 kilometer, dimulai dari halaman Puro Pakualaman dan berakhir di tempat yang sama, hari Minggu kemarin. Berkat prestasi tersebut, pere- li asal Yogyakarta itu berhak atas trofi bergilir Paku Alam VIII, trofi tetap Kapolwil Yog- yakarta dan uang pembinaan Rp 125 ribu. Peringkat II diraih Djoko Waluyo (Bantul) dengan nilai 1731, memperoleh trofi Ke- tua DPRD DIY dan uang pembi- naan Rp 100 ribu. Husein Effen- di (Sleman) menempati urutan III dengan nilai 2083, menerima trofi Ketua Umum KONI DIY dan uang tunai Rp 75 ribu. Pemenang harapan I, Yuli Kustanto (Yogyakarta), nilai 2230, menerima trofi Walikota- madya Yogyakarta dan uang pembinaan Rp 50 ribu. Peme- nang harapan II, S Haryanto (Yogyakarta), nilai 2748, mem- peroleh trofi Kepala Dinas Pen- dapatan Daerah DIY dan uang Rp 30 ribu dan pemenang ha- rapan III, Herman Sulistyo (Sle- man), nilai 2918, menerima trofi DIY dan uang Rp 20 ribu. dari Kepala Dinas Pariwisata Pimpinan perlombaan, Drs Grand Sunaryo kepada Bernas, menyatakan, rute 100 km yang harus dilalui peserta, ditempuh dalam waktu 3 jam, dengan me- lewati 10 Pos Rute (PR) dan 2 Pos Waktu (PW) yang ditem- patkan di daerah-daerah wisata dan tempat bersejarah, di wila- yah Kodya Yogyakarta, Kabupa- ten Bantul dan Sleman. (rob) Grup Timur 1. Tunas Yuda 2. Padma 3 2 1 0 6-3 5 2 1 1 0 3-1 3 3. Indonesia Muda 2 1 1 0 3-2 3 4. Berbah Putra 2 0 1 1 1-2 1 5. Persijak 30031-60 Grup Barat 1. Garuda 2. Badai 3. BSA Tama 2 1 1 0 4-3 3 3 1 1 1 3-2 3 3 0 3 0 3-3 3 4. PSST Tridadi 2 1 0 1 3-3 2 5. AMS Seyegan 2 0 1 1 1-3 1 (bsl/umr) Pengurus KONI DIY memu- tuskan, pemberangkatan atlet yang akan mengikuti Pra PON XIII di luar Jawa, dilakukan dengan pesawat udara. Sedang- kan bagi atlet yang akan bertan- ding di Jawa, cukup naik kereta api atau jalan darat lainnya. "Dengan demikian, diharap- kan tidak akan ada lagi atlet yang mengeluh mengalami kelelahan di perjalanan," tutur Ketua Umum KONI DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X ketika berhalal bil halal dengan para Ketua Pengda dan Penang- gung-Jawab Pelatda Pra PON XIII, serta Ketua KONI Dati II se DIY, di kediamannya, Keraton Kilen, Jumat malam. Dikatakan, untuk membiayai Pelatda bagi 26 cabang olahraga anggota KONI DIY yang akan mengikuti Pra PON XIII tahun ini, dibutuhkan dana sebesar Rp 605 juta. Dilihat jumlahnya saja, dana sebesar itu memang tidak kecil, tetapi KONI bersama Pemda DIY akan selalu konsis- ten dan berupaya untuk meme- nuhinya. Yang penting, lanjut Sultan keterbukaan dan koordinasi Menurut keterangan panitia, pemain yang kena WO sebagi- an telah melanggar ketentuan peraturan antara atlet dengan Pengda maupun KONI hendaknya bisa terjalin mantap dan harmonis. Artinya, setiap permasalahan atau hambatan yang timbul dalam pelaksanaan Pelatda, terutama yang menyangkut ke- pentingan atlet maupun fasilitas lainnya, misalnya peralatan latihan yang dirasakan bisa menjadi penghambat, hendak- nya segera dikonsultasikan dan dicarikan jalan keluarnya. "Ka- lau Pengda tidak bisa menyele- saikan sendiri, silakan sambat ke KONI, nanti kita akan ban- tu," katanya. Pertandingan menggunakan sistem gugur, dengan sembilan game, tie break pada keduduk- an 8-8. Kecuali pada pertan- dingan final akan dilakukan Menurut Sekretaris Umum KONI DIY, Ir Achmad Yulianto, untuk menghadapi Pra PON XIII, dari 26 cabang olahraga yang melaksanakan Pelatda selama enam bulan, 4 cabang di antaranya yaitu Tae Kwon Do, Pencak Silat, Judo dan Sepakbo- la, sampai saat ini belum mem- peroleh pengesyahan SK dari Ketua Umum KONI DIY. Empat Partai WO Warnai Hari Pertama Tenis HB Cup Yogya, Bernas sistem the best of three set de- ngan tie break Empat partai WO (walk over) mewarnai hari pertama turna- Turnamen diselenggarakan men tenis veteran se-DIY mem- ketiga kalinya ini, di buka Sri perebutkan trofi Hamengku Sultan Hamengku Buwono X, di Buwono X, di lapangan tenis lapangan tenis Bank Jakarta, Bank Jakarta, Minggu kemarin. Minggu pagi kemarin dan dii- Mereka yang kena WO, Setia- kuti 143 peserta. wan, untuk partai tunggal putra Mempertandingkan 24 no- usia 40 th. Kemudian tunggal mor, yakni nomor tunggal dan putra 45 th atas nama Suprapto, ganda putra Kelompok Usia ganda pria 40 th untuk pasang- (KU) 40 th+, 45 th+, 50 th+, 55 an Drs Supardi/Hadi Mulyono, th+, dan 60 th+. Tunggal dan dan ganda putra 45 th, Sukan- ganda putri KU 35 th+, 40 th+, to/Ketut Sumantra. 45 th+, dan 50 th+. Kemudian ganda campuran I (berusia 35 th+ untuk putri dan 40 th+ putra), ganda campuran pertandingan yang II (45 th+ dan 50 th+). Dan telah disepakati bersama dalam ganda suami istri I (jumlah usia pertemuan teknik di kantor keduanya 95 th+), serta ganda KONI DIY, Rabu lalu. Salah satu suami istri II (jumlah usia kedu- peraturan tersebut menyebut- anya 95 th atau lebih). kan, pemain yang datang ter- lambat lebih dari 15 menit dari waktu yang ditentukan panitia, maka pemain tersebut di WO. Sedangkan setiap harinya pertandingan itu akan dimulai pukul 14.30 WIB, kecuali pada hari Minggu pertandingan akan dimulai pukul 07.00 WIB. Keempat cabang tersebut, kecuali sepakbola, saat ini se- dang melakukan seleksi terha- dap para atletnya yang akan di- Pelatda-kan. (rob) Dengan demikian, ada empat pemain yang berhasil menyu- dahi pertandingan di hari perta- ma ini menang dengan mudah, tanpa harus mengeluarkan keri- ngat. Karena yang menjadi ca- lon lawannya adalah pemain yang kena WO tersebut, yakni, Karsono (tunggal putra KU 40 th +), Teguh Iswanto (tunggal putra 45 th+), Jimmy/Slamet (ganda putra 40 th+), dan Pra- yoto/Sutrisno (ganda putra 45 th+). (sug) DIAL Reuter SERI-Pemain Malaysia, P Ravindran (kin) menendang bola sebelum direbut pemain bertahan Singapura dalam pertarungan Piala Asia di Singapura, Minggu. Pertandingan ini berakhir imbang 1-1. RAG Color Rendition Chart Monumen lam dan mengangkut aan. but dengan sebuah tr seorang petugas yang tempat tersebut, kema dimaksud dengan adalah Kementerian "Tank itu di sesuai dengan kebijak siliasi nasional," tamb Belum diketahui kah pemilik tank usar ni Menteri Pertahana med Aslam Watanja. singkirkan dari jabata Kabul Sejak tumbangnya Presiden Najibullah, M terus berusaha mere Minggu kemarin dika rilyawan dan pasuka: si kelompok perlawa hiddin Minggu ken mendekati wilayah- sekitar Kabul. Ibu H telah dikepung, khus arah timur dan selata Dilaporkan juga, perlawanan di Afgan mencapai suatu pers tuk membentuk sebr Mujahiddin yang ba ambil alih kekuasaa Pernyataan ini dium samaan dengan pen- rang komandan Muja med Shah Masood, menghendaki terja- tumpahan darah. Ada berbagai lap beredar mengenai pasukan Mujahiddim berita pro-pembero melaporkan bahwa dari faksi separatis t suki Pule-Charkhi, 2 sebelah timur Kabul but pusat penahar orang Afganistan, te nak saudara orang- hiddin. Sumber lain meng mandan kelompok Abdul Haq dari faksi Hezb-i-Islami pimp- Khales telah memas Pule-Charkhi terse sebelumnya merebu sun Sarowbi, 50 kilo jauh lagi di sepanja nuju Jalalabad. Menurut AIP, pimpinan Haq itu suki Kabul lebih timur setelah jatuhr Minggu kemarin itu nguasa di kota in tanpa melawan dan senjataannya kini b ngan Mujahiddin. Walaupun demi Minggu kemarin tar tanpa terdengar se ngan senjata. Ter setempat diperinta tetap berada di ba mobil-mobil dinas Sudah Wa hadap kemelut y melanda perfilmar saat ini. Karena adalah faktor ob- datang dari luar dur orang film sendiri hanyalah sekadar yang mandeg. "Dall ini hendaknya kita nyatukan sikap da seperti yang dulu lakukan melalui Pa dan MMPI (Majelis Perfilman Indonesi demikian memban sinema Indonesia hanya tanggung ja film saja, tetapi sel Indonesia yang dipe nisasi perfilman Ind Soemardjono. Soemardjono jug kan agar FFI diken ke daerah, sehingg kepada Wawasan N lain itu hendaknya MATARAM EMPIR 10.00-15.00-1700-19.00-21 17th EMPIRE: 10.00 15.00-1 REGENT IN 10.30-15.30-1 19.30-21.30 HARI AROUSED BY DESIRE EMBRACED BY LOVE THE STORY OF NATURAL LOVE CONTINUES D DOLBY TO RETU THE I LAGO