Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Berita Yudha
Tipe: Koran
Tanggal: 1983-01-02
Halaman: 05

Konten


MINGGU 2 JANUARI 1983 Sumber Energi Bio Briket, Jalan Pintas Hemat Energi jalan pintas untuk ibu ibu rumahtangga, yaitu menggunakan sumber energi bio briket, untuk menggeser peranan kayu bakar dan juga mengurangi penggunaan minyak tanah. Upaya menghemat pengunaan energi minyak bumi di berbagai kehidupan, perlu diambil jalan jangka panjang, jangka menengah dan jalan pintas. Pemerintah RI telah mecanangkan dua jalur yang bisa ditempuh. Pertama, jalur skla besar: misalnya penggantian bahan bakar miyak pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dengan energi lain non minyak. Kedua, skala kecil: mengem- bangkan "sumber energi baru dan terbarukan" (SEBT), seperti surya, angin, biogas dan lain lain. Pengembangan sumber energi tersebut termasuk SEBT memerlukan dana yang besar dan waktu lama serta teknologi. Untuk jangka waktu pendek program konservasi energi akan merupakan jalan utama dalam mengatasi masalah energi di Indonesia. Di negara negara lain upaya ini sudah banyak yang berhasil. Jalan yang pendek ini perlu par- tisipasi dan kesadaran masyarakat luas, yaitu mau memanfaatkan sumber energi tradisional tanpa merusak lingkungan hidup dan kelestarian alam. Yang termasuk sumber energi tradisional ini ialah penggunaan kayu bakar, tenaga angin untuk perahu layar dan sebagainya. Untuk jenis kayu bakar, orang harus mau menanam kayu yang cepat rumbuh, seperti kaliandra, lamtorogung, ipil ipil dan lain lain. Untuk jenis kayu yang cepat tum- buh ini sudah dirintis pengem- bangannya oleh Perum Perhutani. Masyarakat yang membutuhkan bibitnya, bisa berhubungan dengan Perhutani setempat. Penggunaan energi paling menon- jol di Indonesia terletak di sektor rumahtangga. Konon menghabiskan 60% dari keseluruhan konsumsi energi na- sional (energi komersial dan non komersial). Terbesar digunakan un- tuk kepentingan masak dan penerangan. Masyarakat perkotaan lebih banyak menggunakan minyak tanah, sedang di daerah pede- saan/kampung menggunakan kayu bakar. Perbandingan energi asal minyak tannah dan asal kayu bakar, kurang lebih satu berbanding tiga. Dan kebutuhan bahan bakar ini akan terus meningkat tiap tahun, baik minyak tanah maupun kayu bakar. Sebelum masyarakat di negara tercinta ini mengalami kesu yang pelik dalam bahan bakar ini, perlu diambil jalan pintas, sambil menunggu hasil upaya jangka menengah dan panjang yang sekarang sedang digalakkan. Proyek Konservasi Ketenagaan Prektorat Jenderal Ketenagaan menunjukkan salah satu upaya Pohon Salah satu jenis suku paci-pacian yang disebut selasih atau Ocimum basilicum ini merupakan terna ren- dah setinggi lebih kurang 1 meter dan berumur pendek. Batangnya empat persegi, daunnya berbentuk bundar telur lonjong, bergigi kasar dan kadang-kadang mengeriting. Bunga-bunganya ter- susun dalam tandan yang tegak. Daun mahkotanya putih dan ungu. Tandan-tandan bunga tersebut terletak di ketiak daun Tumbuhan ini di Jawa berbunga sepanjang PENDIDIDKAN DAN PENGETAHUAN Cara membuat arang briket Menurut penelitian lembaga tersebut, nilai kalori bio briket ini kurang lebih 5000 kcal/kg. Bahan baku dan cara membiatnya mudah sekali, tidak perlu teknologi tinggi atau menengah. Bahan baku yang dipakai berupa daun daunan berbagai pohon/tum- buhan kering atau basah, limbah pertanian, sampah kota, eceng gon- dok dan lain lain sejenis limbahan. (Ke halaman VIII) Tes Ampuh, Tentukan Siapa Ayah Bayi Dengan US$ 750, sebuah laboratorium Universitas Oregon akan melakukan suatu tes chromosom yang memberikan lebih banyak bukti dari pada tes darah perihal keayahan--dan suatu hari mungkin akan menghilangkan keraguan tentang laki laki mana yang mengayahi seorang anak. Di laboratorium yang mempelajari soal keturunan secara klinik di Univer- sitas Ilmu Kesehatan Oregon, para il- muwan mencampurkan chromosom ke dalam sel sel darah yang diambil dari ibu, anak dan orang yang diduga sebagai ayah. Percampuran yang berbeda mem- buat chromosom mudah diperbandingkan. "Pada beberapa chromosom tertentu, ada beberapa daerah yang berbeda-- semacam sidik jari dari seseorang dengan orang lainnya", kata Susan Olson, yang melakukan tes tersebut bersama Dr. Ellen Magenis, Direktur laboratorium. Setiap sel memiliki 46 chromosom, yang terdiri dari 23 pasang. Sel seorang anak akan mempunyai 23 chromosom yang berasal dari ayah dan 23 dari ibu. Jika chromosom "ayah" yang ada dalam sel sel darah anak tersebut tidak sama dengan chromosom yang ada. dalam sel darah dari orang yang diduga sebagai ayah anak tersebut, maka hal ini menunjukkan bahwa orang tersebut bukanlah ayah dari si anak. Contoh darah, tes yang paling biasa dilakukan, dapat memperlihatkan apakah seorang lelaki adalah ayah darianak tersebut. Kemungkinannya mencapai 97,5%, kata Nn. Olson. Tes banyaknya plasma pembawa sifat biasanya dilakukan kemudian, dan mereka kemungkinan menunjukkan kepada kesimpulan ini: "Ia mempunyai kesempatan 90% menjadi ayah anak yang bersangkutan", katanya. Tapi anda juga harus melihat pada sisanya, ada kemungkinan 10% ia bukanlah si ayah yang sejati. Inilah yang torentsp (Ke halaman VII) Miss Leslay Dekster seorang mahasiswi dari Institut Kesenian California AS, dian- tara beberapa rekannya yang kini sedang belajar seni tari di ASKI (Akademi Senita- ri dan Karawitan Indonesia) Sala dengan menarikan sebuah tarian Menak Koncar di Gedung Kesenian Kodya Madiun. Leslay sudah belajar selama dua tahun dalam rangka menyusun skripsi dan diantaranya sudah 15 macam jenis senitari sudah dipe- lajarinya dan 10 diantaranya paling disukai dan diantaranya adalah tari Menak Kon- car seperti tersebut diatas. (Photo: Ant). FLORA & FAUNA Selasih tahun. Bijinya kecil berwarna hitam, jika direndam di dalam air kulit bi- jinya mengembang menjadi massa yang menyerupai agar-agar. Menurut sejarahnya Selasih berasal dari daerah Asia Tengah. Kini jenis ini dibudidayakan di daerah-daerah tropis di Asia dan Afrika. Di Jawa di tanam di pekarangan-pekarangan rumah dan kadang-kadang tumbuh liar di ping- gir jalan. Bijinya biasa di jadikan ramuan untuk dicampur dengan buah- buahan atau dengan sirup untuk di- jadikan minuman dingin. Daunnya yang berbau harum, bila diremas, biasanya digunakan untuk obat tradisional. Daun ini mengandung minyak astiri yang bisa digunakan sebagai obat luar maupun obat dalam. Juga dapat digunakan sebagai des infektan. Abu daun dan batangnya juga bisa digunakan sebagai obat. Di tanah asalnya tumbuhan ini selalu dipakai sebagai peramu pada mayat yang akan di makamkan, supaya berbau harum. Selasih dikembang biakkan dengan bijinya. Biasanya yang ditanam dari jenis kemangi atau surawung. Karena jenis ini mempunyai potensi sebagai tanaman obat, kini sedang. diselidiki pembudidayaannya. (LBN/BP]. "Sumber Motivasi Belajar", Untuk Mendapatkan Hasil Yang Memuaskan IKIP Semarang Suatu kegiatan belajar tidak akan Oleh: J.Subroto. mendapatkan hasil yang memuaskan tanpa adanya motivasi belajar atau kekuatan mental yang senantiasa mendorong kegiatan belajarnya. Besar kecilnya hasil belajar terutama ditentukan oleh besar kecilnya motivasi, semakin kuat motivasi semakin besarlah tu- juan belajar itu tercapai, Banyak orang (pelajar) telah pula menyadari akan pentingnya motivasi itu, tetapi untuk men- dapatkan motivasi itu sendiri mereka mendapat kesulitan. Pada mulanya semangat untuk belajar menyala-nyala namun setelah mereka menghadap tumpukan2 buku, tiba-tiba saja semangat bela- jar itu lenyap sama sekali. Jelasnya motivasi yang dimilikinya itu tidak mampu memberikan energi serta mendorong secara terus menerus untuk berbuat sesuatu yang ber- manfaat bagi cita-citanya itu.id Sekarang yang perlu kita ketahui adalah, di manakah terletak sumber motivasi itu, maksudnya motivasi yang benar2 sanggup mendorong serta memberikan energi secara terus-menerus. Cinta Ilmu. Bagi orang yang sudah memiliki cinta terhadap ilmu pengetahuan, memang tidaklah sulit untuk memotivasi diri. Baginya belajar bukan lagi merupakan keharusan, tetapi sudah menjadi suatu kebutuhan seperti kebutuhan makan dan minum, jadi menuntut untuk selalu terpenuhi. Naah, cin- ta itulah rahasianya. Motivasi belajar baru akan tumbuh setelah adanya rasa cinta terhadap apa yang kita pelajari. Motivasi yang bersumber dari rasa cinta akan selalu memberikan kekuatan atau energi yang luar biasa serta dapat mengalahkan segala apa yang merintangi. Ambil misal saja, jika anda mencintai seorang gadis/je- jaka pujaan anda, anda akan Ini merupakan salah satu sekolah "in- ceran" para peminat calon guru. Sebuah sekolah negeri. Di Rangkasbitung sendiri menyimpan dua sekolah sejenis. Sebuah sekolah pendidikan guru yang dikelola oleh partikelir: SPG Muhammadiyah. Maka lengkaplah apabila sekolah Nege- ri itu sendiri menghimpun banyak per- kembangan, keunikan-keunikan serta muth disipain yang jelas patut kita keta- hui secara bersama. Nah,bagaimna seko lah ini menerapkan disiplinnya yang ke- tat menuntun sejumlah anak didik me- reka? Apakah sekolah ini mempunyai perkembangan khusus yang berbeda dengan sekolah-sekolah kalian? Apa se- babnya sekolah ini selalu menjadi "in- ceran" setiap calon pelamar guru jauh lebih banyak daripada sekolah-sekolah lain di Rangkasbitung?. Tetapi alangkah tidak lengkapnya ki- ta mengenal SPG Negeri Rangkasbitung ini, salah satu sekolah calon guru yang berkembang di Karesidenan Banten, Ja- wa Barat, tanpa terlebih dahulu menge- nal sejarah berdirinya beberapa tahum lampau, hingga ke perkembangan seka- rang. Memang menarik sekali! Lima Puluh Murid Berdiri pada tahun 1964, merupakan filial dari SPG Negeri Kabupeten Pan- deglang, kurang lebih duapuluh kilome- ter dari Rangkasbitung, Kabupaten Le- bak, dengan jumlah murid yang jauh le- bih kecil dari-mungkin-sekolah-sekolah yang ada di Indonesia: dibawah lima pu- luh orang. Berangkat dari sejumlah mu- rid tersebut SPG Negeri Rangkasbitung memulai perkembangannya dengan me- nempati gedung pertama di Pendopo ka- wedanan Kabupaten Lebak, Dengan sendirinya, gedung yang bia- sanya digunakan untuk mengadakan ra- pat atau pertemuan-pertemuan formil pegawai wedana, terpaksa dipetak-petak untuk kemudian dijadikan beberapa lo- kal kecil sebagai penampungan murid se- kolah yang semula merupakan filial men- jadi resmi berdiri sendiri. bersedia mengorbankan apa saja yang anda miliki, bahkan nyawa sekalipun hanya untuk dia ter- sayang. Maka wajarlah dari mereka yang sedang kasmaran begini sering kita temukan kata2 puitis, seperti: Lembah dan ngarai kan kususuri Laut berbadai kan kuse- brangi......dst....... dst.... Begitu pula orang yang cinta terhadap suatu ilmu pengetahuan, mereka akan betah sehari2an ber- samanya hampir2 mereka lupa tidur, bahkan makanpun dianggap- nya sebagai pembuangan waktu. Karena cintanya pada alam, Sho Hog Gei pecinta alam kawakan dari Mapala, tergetar hatinya meman- dang lereng Semeru yang berdiri angker menantangnya, biarpun penuh resiko ia terdorong untuk memanjatnya, biarpun akhirnya nyawanya yang melayang. Tetapi dia puas, dia telah berhasil men- jamah puncak Semeru, dia telah menemukan cintanya untuk selamanya. Karena cinta pula mun- culah berjuta2 ahli, berjuta2 orang besar di dunia ini, seperti Thommas Alva Edison, Albert Einstein, Bung Karno dan lain sebagainya. Tetapi sebaliknya banyak pula orang bodoh dan terbelakang hidupnya, banyak mahasiswa dan pelajar yang gagal menempuh studinya hanya karena mereka kurang memiliki rasa cinta. Cinta yang dapat mengalahkan segalanya. Sehingga kesulitan sedikit saja, kegagalan sedikit saja dianggapnya sebagai taupan yang berdiri kokoh yang tidak mungkin ditundukkan sama sekali. Akhirnya mereka masa bodoh, mereka putus asa, mereka mundur, mereka pasrah, mereka kalah. "Itu pada tahun 1967. Masih juga me- nempati pendopo kewedanan Kabupaten Lebak.Kalau pada tahun-tahun sebelum- nya kami memiliki jumlah murid diba- wah limapuluh orang, sekarang sepuluh kali lipat lebih, diawali pada tahun aja- ran pertama kami berdiri, 1967, seba nyak 50 orang anak didik." demikian ujar wakil kepala sekolah SPG Negeri. Rangkasbitung, Bp.U.Djaka Sasmita BA di runang kerjanya suatu siang. Bapak yang begitu semangat memberikan kete- rangan ini kemudian melanjutkan kali- Selanjutnya bapak U.Djaka Sasmita mengatakan, ada sebuah jurusan di SPG Negeri Rangkasbitung. Dan ini berbeda juga dengan sekolah-sekolah pendidikan guru lainnya. Jurusan yang merupakan satu-satunya jurusan di sekolah tersebut adalah: sekolah dasar. Di sekolah seru- pa di lain daerah sering ditemukan dua jurusan. Satu untuk jurusan taman. kanak-kanak dan jurusan sekolah dasar. "Dengan tiga spesialisasi. Satu untuk spesialisasi Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika dan sebuah lagi untuk spe- sialisasi Kesenian dan Bahasa." ujar Bpk.U.Djaka Sasmita BA. Tetapi dari sekian anak didik yang ada menuntut ilmu sekarang, spesialisasi mu Pengetahuan Sosial dan Bahasa me- rupakan mayoritas terdapat pada anak didik. (Ke halaman VII) Sinar Laser Membantu Ilmuwan Ciptakan Bentuk Energi Baru Para ilmuwan di Departemen Energi Amerika Serikat membuktikan bahwa si- nar laser - alat untuk memperbesar ra- diasi sinar mungkin bisa membantu menjawab beberapa pertanyaan yang menghambat tenaga listrik fusi. Dalam upaya menciptakan reaksi fusi terus- menerus (sustained fusion reaction) tim- bul kesulitan dengan sasaran pokok: mempertahankan suhu jutaan derajat yang diperlukan untuk memberikan ke- pada inti hidrogen kecepatan yang cukup untuk mengatasi kekuatan listrik yang memisahkannya. Mereka umumnya hanya memiliki cinta yang semu terhadap Satelit Marecs A dari Badan Ruang angkasa Eropah (ESA) yang telah memasuki pa- ilmu, mereka selalu kehilangan saran setelit komersial. Mengenal SPG Negeri Rangkasbitung matnya: "Iahun 1968 kami mengalami kenaikan kecil jumlah muris, dari 50 orang anak menjadi 87 orang anak, ke- mudian sebanyak 164 orang anak didik pada tahun ajaran 1969. Pada tahun aja- ran 1982/1983 ini kamu mempunyai anak didik sejumlah 571 orang. Keselu- ruhannya terbagi untuk limabelas kelas. Lima kelas untuk digunakan murid ke- las satu, empat kelas untuk murid ke- las dua dan enam kelas untuk murid ke- las tiga." Fusi adalah proses di mana inti atom yang ringan seperti hidrogern -- ber- padu untuk membentuk atom yang lebih berat seperti misalnya helium. Ketika. terjadi, keluarlah energi panas. Ini merupakan reaksi yang memberi kekua- tan pada matahari dan bintang-bintang ini mulai menggunakan gedung pembe- rian Pemda Lebak pada tanggal 10 No- pember 1969. Pada tigabelas tahun silam, saat per- tama SPG Negeri Rangkasbitung me- nempati tempat itu, enam orang guru te- tap mengabdikan diri setiap hari dileng- kapi dengan lima orang guru tidak tetap, Seiring dengan perkembangannya yang berjalan terus dari tiap tahun ajaran ti- ba, SPG Negeri Rangkasbitung kini mengandalkan 16 guru tetap tambah 3 guru tidak tetap. Juga 2 guru agama dari depertemen agama Kabupaten Lebak. Dari keseluruhan guru tersebutlah setiap orang tua murid mengharapkan anak- anak mereka mendapatkan bekal dihari depan. Tentu saja setelah dimodali de ngan bimbingan mental yang utuh dan disiplin yang banyak diterapkannya. Te- tapi dari kenyataan yang nampak dima- ta penulis, gedung yang ada ditempati se- karang sudah tidak lagi ideal menunjang cita-cita SPG Negeri Rangkasbitung: menjadikan setiap anak didik menjadi manusia yang utuh diselah masyarakat mengabdi sebagai pendidik yang baik. Pengamatan penulis dikuatkan dengan beberapa keluhan: TOALE Ant Belajar dibawah pohon. Belajar se- benarnya tidak terikat pada tempat dan gedung. Kalau terpaksa belajar dialam terbuka dibawah pohonpun jadi. Seperti nampak dalam gambar sebuah SD di wilayah Tasik- malaya yang gedung sekolahnya se- dang dibangun akibat bencana alam, terpaksa dengan peralatan yang ada belajar dibawah pohon diluar ge- dung sekolah. Nampak dalam gam- bar para siswa duduk dibangku sea- danya dibawah pohon mendengar- kan pelajaran yang diberikan oleh gurunya. (Photo: Ant). "Kami mengharapkan adanya gedung baru. Insya allah Pemda akan memberi- GEDUNG BARU kannya setelah dana kami siapkan. Pem- Sekarang SPG Negeri Rangkasbitung da sendiri telah menjanjikannya permo- menempati gedung tersendiri di jalan honan kami. Sebab dapatkah kami mem- Letnan Muharam No.5. Bersamaan me- bimbing anak didik kami seoptimal nempati di lokasi tersebut adalah SMEA mungkin dengan prasana yang serba ter- Negeri Rangkasbitung. Kedua sekolah batas? tidak bukan?" itu keluhan wakil Drs. RAS. Perwata Kepala Sekolah SPG Negeri Rangkasbitung ketika menutup acara masa orientasi perkenalan program studi. (Photo:Ahan). lainnya karena kondisi suhu dan tekanan tinggi yang ada di dalamnya. Tempat ter- jadinya ini disebut plasma -- gas panas terdiri atas partikel-partikel bermuatan dan bergerak cepat. Para ilmuwan berusaha menirukan mekanisme produksi energi bintang- bintang dengan menciptakan plasma- plasma panas di bumi. Tetapi mereka mendapatkan bahwa sangat sulit menja- ga suhu plasma cukup tinggi untuk ter- jadinya fusi dalam waktu yang lama. Se- bagian kesulitan itu disebabkan oleh ketidak-murnian (impurities) dalam plasma- ketidak-murnian yang cende- rung merendahkan suhu reaksi. Konsep disain dewasa ini tentang re- aktor fusi yang dapat dibuat menggam barkan penggunaan magnit-magnit kuat (Ke halaman VII) kelapa sekolah mereka. Benar sekali! "Untuk mengembangkan kegiatan- kegiatan OSIS kami sampai mengguna- kan waktu-waktu istirahat anak didik. Sebenarnya hal itu tak perlu terjadi. Se- bab waktu istirahat itu dapat merka gu- nakan untuk keperluan lain, belajar atau membantu kegiatan dirumah. Tapi apa lacur? Untuk mengembangkan kegiatan kesenian misalnya, tidak jarang kami la- kukan malam hari. Demikian juga de ngan kegiatan-kegiatasn lainnya. Pramu- ka kami lakukan petang hari sampai ma- lam hari. Maka sudah selayaknya apa- bila kami membutuhkan gedung yang se- cara khusus dapat membantu pengem- bangan kreatifitas anak didik, pengem- bangan mental anak didik sekaligus tem- pat penempatan pribadi dimasa depan setiap anak didik untuk belajar yang te- ratur. Gedung yang kami tempati sejak tigabelas tahun silam tahun ini sudah ti- dak seimbang lagi dengan kemajuan- kemajuan yang kami peroleh. Saudara li- hat sendiri, ujar pembina OSIS SPG Ne- geri Rangkasbitung Bpk. Bahrum Muna- jat BA. Benar sekali! Sebab dapat saja dibayangkan, seko- lah yang mempunyai reputasi paduan suara yang terkenal se Lebak, kegiatan Pramuka yang terkenal Jawa Barat, dan mutu anak didik mereka yang ter- kenal disegenap masyarakat Lebak ter- nyat menyimpan juga segenggam keku- rangan. SPG Negeri Rangkasbitung tak mempunyai ruang khusus untuk perpu- stakaan yang baik dan teratur tata letak bukunya, kursi pembacanya, dan lemari- lemari moderen tempat penyimpanan buku-buku berharga. Padahal ini perlu sebagaimana layaknya sekolah pendidi- kan guru di kota-kota kabupaten sekali- pun. Lebih dari itu ternyat sekolah ini ju- ga tak mempunyai ruang laboratorium. Akibat tiadanya ruang laboratoriun, be- brapa peralatan praktikum terpaksa di- pamer saja dekat ruang tatausaha. Lu- cu! Tetapi sekolah ini mempunyai mus- hollah tersendiri. Dan... tak punya la- pangan olahraga. Bahkan untuk menam- pung sebagian anak didik yang tak ter- tampung, SPG Negeri Rangkasbitung mengontrak dua kelas lain yang bisa di- gunakan untuk sekolah taman kanak- kanak, sebuah sekolah yang tak berapa jauh dari lokasi pusat mereka. Benar sekali memang, apabila Pemda Lebak turut memikirkan kekurangan ini demi kemajuan bersama, kemajuan pembangunan di segala bidang. (AHAN) Universitaria Mereka yang akan diwisuda pada Hari Sarjana XIII UNINUS Bandung itu, untuk rombongan sarjana: 149 orang dari Fakultas Ekonomi, 56 orang dari Fakultas Hukum dan 10 orang dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. UNINUS Bandung Wisuda Sarjana Dan Sarjana Muda Bandung, Des. (YMSF).- Bertempat di halaman Kam- pus II Universitas Islam Nusan- tara (UNINUS) Bandung jalan Soekarno-Hatta, 27 Desember mendatang akan dilangsungkan upacara Wisuda Sarjana dan Sarjana Muda UNINUS. muan Sesuai upacara wisuda, dilan- jutkan dengan pertemuan antara pengurus Ikatan Alumni UNINUS dengan para alumni yang diwisuda. Dalam perte- tersebut akan dilangsungkkan ceramah ilmiah yang akan mengambil topik sekitar perkembangan ekonomi Indonesia dalam kaitan dengan resesi dunia. Pembicara diren- canakan Drs. Soeharsono Sagir dan UNPAD. Sedangkan rombongan sar- jana muda: 658 dari Fakultas Ekonomi, 370 dari Fakultas Hukum dan 263 dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. Assisten Rektor IV, Ibrahim Bachtiar SH, yang bertindak selaku Koordinator Acara dalam keterangan persnya mengatakan, di samping dilangsungkan upacara resmi pelantikan sarjana dan sarmud baru, Hari Sarjana XIII UNINUS akan diisi dengan 2 kegiatan lain. Dengan disertasi yang berjudul "Perkembangan kognisi sosial mahasiswa" Ny. Kusdwirarti Se- tiono berhasil meraih gelar doktor psikologi dengan predikat cum laude. Promovendus dalam disertasinya menyimpulkan, bahwa Kuliah Ker- ja Nyata (KKN) mempunyai efek un- tuk meningkatkan tahap koordinasi perspektip sosial mahasiswa meskipun belum jelas efeknya dalam meningkatkan tahap penalaran moral mahasiswa. Ia juga mengemukakan, bahwa KKN mengandung rangsang yang mampu meningkatkan tahap perkembangan kognisi mahasiswa. Partisipasi dalam KKN menurutnya mendorong rahasiswa aktip, A melakukan tindakan terhadap lingkungan sosial yang melibatkan pemikirannya, serta memungkinkan mahasiswa memperoleh umpan balik dari tindakannya. Sedikit tentang UNINUS UNINUS resmi berdiri sejak 15 April 1969, di bawah pembi- naan Yayasan UNINUS yang diasuh al. oleh Pro.Dr.Achmas Sanusi, SH,MPA dan Tb. Drad- jat Martha. Pengelolaan Univer- sitas ditangaioleh Drs. Sukrama Wirnaputra sebagai Rektor dan didampingi Drs. Abin Syamsud- din Makmun, Drs. Ibrahim A. Effendi, Achmad Rustandi SH Gelar Doktor Psikologi Dari Universitas Pajajaran Untuk Disamping itu KKN juga men- dorong keterlibatan mahasiswa dalam pemecahan permasalahan masyarakat, mendorong untuk merasa ikut bertanggung jawab terhadap kesejahteraan orang lain dan mendorong untuk memperhitungkan realitas dalam gagasan yang idealistis. Atas dasar itu semua, maka pro- movendus menyimpulkan dalam disertasinya yang berhasil diper- tahankannya itu, bahwa KKN mengandung rangsang campuran yang berarti mengandung rangsang untuk meningkatkan tahap kognisi, level koordinasi perspektif sosial penalaran moral. MILIK MONUMEN PERS NASIONAL Hari Temu lapang ke 3 Institut Pertanian Bogor diadakan di Kam- pus Darmaga satu hari penuh dengan tema: "Pemanfaatan Lahan Sempit dalam Menunjang Industrialisasi Pertanian". SURAKARTA HALAMAN V Ny. Kusdiwirartri Setiono melalui tiga siklus KKN Unpad tahun 1979 sampai dengan tahun 1981 selanjutnya menyarankan agar kelangsungan program KKN diper- tahankan, mengingat peranannya sebagai perantara dalam men- ingkatkan tahap koordinasi perspektip sosial mahasiswa. Tetapi agar KKN dapat menjadi perantara dalam meningkatkan tahap penalaran moral mahasiswa, maka perlu ditempuh cara bimbi ngan lapangan yang dapat memban- tu mahasiswa menyelesaikan konflik sosio-kognitif dalam jalur cenalaran. Dengan memilih KKN sebagai bahan studinya, promovendus ingin meyakinkan, bahwa sesungguhnya KKN secara ilmiah mengandung pengalaman yang berguna. dalam mematangkan kepribadian. mahasiswa, khususnya dalam men- ingkatkan tahap perkembangan kognisi sosialnya. Dalam temu lapang ini diperlihatkan kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi yaitu kegiatan dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Bidang pendidikan dan penelitian menampilkan kegiatan mahasiswa dan staf IPB dalam meningkatkan Kegiatan lainnya berupa resepsi syukuran para alumni yang panitianya ditangani oleh sarjana2 dan sarmud yang baru dilantik. Bertempat di gedung serbaguna Soetardjo Kampus Universitas Jember, pada hari Sabtu lalu tang- gal 11 Desember 1982, telah dilangsungkan upacara Dies Natalis ke XVIII dan Wisuda Sarjana ke XI- II, Universitas Jember. Unversitas Jember yang berkam- pus di Tegalboto Jember, saat ini memiliki 6 Fakultas yaitu: Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Sos pol), Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FIP), Sastra dan Ekonomi. Promovendus mengawali studinya dengan mengajukan masalah penalaran satu dimensi pada mahasiswa dan perlunya pen- ingkatan perkembangan penalaran mahasiswa terhadap masalah sosial, kalau dikehendaki kualitas yang op- timum pada para lulusan perguruan tinggi di Indonesia. Sumbangan yang dapat diberikan dalam aspek guna laksana psikologi perkembangan di Indonesia adalah optimasi perkembangan psikologis. Dalam hal ini, berarti upaya untuk mengoptimasikan interaksi antara individu dan lingkungan agar ter- capai peningkatan terhadap perkem- bangan ke arah yang lebih matang. Minat promovendus pada pembi- naan mahasiswa di Indonesia men- dorongnya untuk mencari upaya mengoptimasikan perkembangan psikologis mahasiswa yang disesuaikan dengan iklim perguruan tinggi yang mengutamakan kekuatan penalaran. Dan kandung rangsang tersebut menurut promovendus dalam diser- tasinya sangat menguntungkan dalam upaya pendewasaan kognisi sosial mahasiswa. Karena itu pula promovendus yang melakukan penelitiannya Temu Lapang IPB Dengan Expose Kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi Pada upacara Dies Natalis ke XVIII dan Wisuda Sarjana ke XIII, Rektor Universitas Jember telah melaksanakan pelantikan/Wisuda Gambar diatas memperlihatkan sebuah unit drumband dari Unviersitas Gajah Mada Yogyakarta sedang mendemonstrasikan kebolehannya dihadapan para tamu dalam acara pembukaan Sekaten beberapa waktu yang lalu. (Photo:042). Dies Natalis Dan Wisuda produksi pangan khususnya dilahan kering, pemanfaatan lahan pekarangan baik dari segi tanaman maupun ternak, pemanfaatan dan pengolahan hasil-hasil pertanian dan berbagai cara dalam peningkatan produksi protein hewani. Sarjana Univ. Jember Temu wicara dengan para pengunjung Pokok acara lain adalah temu wicara dengan para pengunjung khususnya para petani serta pakar-pakar pertanian lain dari enam kebupaten yang bekerja sama dan KHR Sudja'i sebagai para pembantu rektor. Pada saat ini UNINUS mem- bina 6 fakultas, yaitu: Ekonomi, Hukum, Ilmu Pendidikan, Teknisi, Pertanian dan Sastera dengan Sarjana Lengkap. Sedangkan Pendidikan Pasca Sarjana langsung berada dalam pembinaan pimpinan tingkat universitas. Sejak ujian pertama tahun 1966 sampai dengan akhir semester I tahun 1981/1982 UNINUS telah menghasilkan 2.323 orang alumni, terdiri dari : 777 Sarjana Muda Ekonomi, 197 Sarjana Ekonomi, 746 Sar- jana Muda Hukum, 229 Sarjana Hukum, 359 Sarjana Muda Il- mu Pendidikan dan 15 Sarjana Pendidikan. Sarjana terhadap 502 orang sarjana dilingkungan Universitas Jember. Ke 502 orang sarjana tersebut terdiri dari; Fakultas Hukum 104 orang, Fakultas Sospol 125 orang, Fakultas Pertanian 89 orang, Fakultas Ilmu Pendidikan 75 orang, Fakultas Sastra 9 orang dan Fakulats Ekonomi 100 orang. Hadir dalam upacara tersebut selain keluarga Universitas Jember, juga Sekretaris Dirjen Pendidikan Tinggi Dep P& K, Muspida Tk. I & II, Kepala-kepala Dinas/Jawatan. diwilayah Kabupaten Jember, Wisudawan dan para keluarganya. (Saf). Alumni UNINUS tersebut mengabdikan keahliannya di bebagai lembaga pemerintah, ABRI, Bank, Perguruan Tinggi, Lembaga2 Swasta, serta banyak pula yang berwiraswasta dengan memberikan lapangan kerja bagi masyarakat. (039)***** Jeast, geh yaguum Setiono. isgerudimen bassy Dr. Ny. Kusdwirarti ISTI "Karena itu dalam rekomendasinya promovenda antara lain menyebutkan perlunya dilakukan peningkatan tahap koordinasi perspektif sosial dan penalaran moral dosen pembimbing KKN dan kalau dikehendaki peranan dosen sebagai pemberi rangsang satu tahap lebih tinggi kepada para mahasiswa. Untuk mendapatkan dan mengungkapkan faktor yang ber- tanggung jawab terhadap pen- ingkatan tahap koordinasi perspektip sosial maupun penalaran moral mahasiswa secara lengkap, promovenda berpendapat, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan pengukuran pengalaman KKN yang lebih mendalam yang antara lain dengan menganalisa buku harian mahasiswa peserta KKN. Promovenda yang dilahirkan di Madiun tanggal 28 Oktober 1939, sebagai anak ketiga dari Soekatman Poerwohadisoetrisno itu kini dikaruniai tiga orang anak hasil perkawinannya dengan Setiono Budiman seorang sarjana fisika lulusan ITB. dengan IPB. Pertemuan ini dalam kaitan menghasilkan umpan balik yang dapat digunakan untuk mengarahkan tridarma selanjutnya. Kegiatan pokok 1. Penelitian Lapangan dan Rumah Kaca mencakup berbagai usaha pen- ingkatan produksi pangan misalnya pemupukan, pengapuran, kultur teknik, uji daya hasil dan sebagainya. 2. Lomba bercocok tanam ubi jalar. Lomba untuk mendapatkan hasil maksimum ini diikuti oleh himpunan-himpunan profesi mahasiswa lingkungan IPB dan para karyawan kebun-kebun percobaan. 3. Tipe rumah transmigran. Contoh rumah ini sudah mengalami per- baikan sejak tiga tahun lalu. pekarangan sudah penuh dengan pohon buah-buahan yang mulai merimbun. 4. Rumah kayu IPB Tipe T-36. Rumah ini menggunakan kayu yang diawetkan dan dibangun dengan konstruksi khusus. Lahan pekarangan dimanfaatkan dengan taman artistik dan bernilai gizi. 5. Klinik hewan selain diperkenalkan dua kendaraan klinik keliling disediakan pula tempat dan kesem- patan untuk konsultasi mengenai hewan pemeliharaan yang sakit dan vaksinasi. Peragaan dan pameran mencakup insiminasi buatan, pengolahan dan pemanfaatan susu. 6. Klinik Tanaman memperagakan berbagai jenis penyakit dan hama penting yang menyerang tanaman dan cara-cara penanggulangannya. Selanjutnya diperagakan pula pengolahan hasil pertanian, pemeliharaan ikan dalam tangki. Prototipr tangki dengan sistim resirkulasi air dsb. Hari Temu Lapang di Institut Per- tanian Bogor pertama kali diprakar- sai oleh Departemen Agronomi pada tahun 1980. Selanjutnya hari Temu Lapang ke 2 tahun 1981 diseleng- garakan oleh IPB sekaligus memer- ingati "Empatpuluh tahun Pen- didikan Tinggi Pertanian di Indonesia. Hari Temu Lapang ke 3 pada taltun 1982 dikkordinir Lembaga Penelitian IPB dengan tema: "Pemanfaatan Lahan Sempit dalam Menunjang Industrialisasi Perta- nian". (MN).