Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Harian Ekonomi Neraca
Tipe: Koran
Tanggal: 1993-07-09
Halaman: 06

Konten


6201 KERO 6 -TAO FORUM Menyoroti Singapura Sebagai Poros Bisnis ASEAN Dari enam negara perhim- nya sangat strategis dan punan bangsa-bangsa Asia sangat cocok sebagai pela- Tenggara (ASEAN), Singa- buhan transito atau pela- pura harus diberi catatan buhan penimbunan dan khusus. Bukan saja negara pembagi. Sejak terusan Suez ini menjadi perantara per- dibuka, pelabuhan Singapu- dagangan antara Indonesia- ra menjadi penghubung atau RRC pra-1980-an, juga kare- tempat persinggahan pela- yaran antara Eropa dengan na "Negeri Singa" ini meru- pakan salah satu mitra da- negara-negara di Asia timur, Jepang, Korea, RRC, Thai- gang Indonesia. land, Filipina, dan lain-lain. Dengan meningkatnya jumlah penduduk, berarti nya menjadi negara industri ialah: (1) Menciptakan la- pangan kerja baru untuk mengatasi pengangguran yang semakin meningkat, (2) Untuk mengatasi mundur- nya perdagangan melalui pelabuhan transito Singapu- ra (3) Fungsi pelabuhan Singapura sebagai pelabuh- an transito semakin berku- rang, karena negara-negara Asia Tenggara lebih meng- utamakan usaha sendiri, dan (4) Penarikan ten- tara Inggris dari Singapura menambah pengangguran dan mengurangi devisa yang masuk dari Inggris. akan lapangan kerja. Peme- rintah harus menciptakan lapangan kerja untuk mem- berikan kesempatan kerja rakyat secara leluasa, seka- ligus untuk mengatasi me- ningkatnya pengangguran. Untuk menciptakan lapang- an kerja baru tersebut, pe- merintah Singapura meng- arahkan pembangunan ne- gerinya menjadi negara in- dustri. Pembangunan di Singapura berjalan dengan pesat, tujuan menjadi nega- ra industri tercapai, dan } Dari perdagangan ke industri Hingga 13 Februari 1942, Singapura di bawah pendu- dukan Namun, Ing- gris menguasai Singapura termasuk lima besar negara kembali pada bulan Septem- ber 1945. Mulai tanggal 1 April 1946 berlaku pemerin- tahan sipil dan Singapura menjadi satu kesatuan ad- ministratif dengan Inggris. Tanggal 16 September 1963, Singapura menjadi negara bagian Malaysia, maka se- jak itu pula Inggris melepas- kan Singapura sebagai ne- gara jajahannya. Tetapi se- jak Singapura masuk Malay- sia, timbul persoalan suku bangsa Melayu dan Cina yang berkepanjangan. Kri- sis rasial Melayu-Cina yang disebabkan tidak adanya kecocokan politik, ekonomi, dan sosial; menyebabkan ke luarnya Singapura dari Fe- derasi Malaysia. industri di ASIA, yaitu Je- pang, Korea, RRC, Taiwan. Wilayah Singapura rela- tif sempit dan sebagian dari daerahnya terdiri dari bu- kit-bukit dan rawa-rawa. Oleh sebab itu, perekono- miannya tidak dapat meng- gantungkan dari pertanian. Negara ini lebih tepat dika- takan sebagai negara perda- gangan sebab GNP-nya 80% berasal dari perdagangan. Pemerintah mengem- bangkan perekonomian da- lam negeri dan lebih mene- kankan pada usaha barang- barang yang dapat diekspor, Sehingga menyebabkan per- ubahan bebas dalam pereko- nomian berkembang dari negara perdagangan menja- di negara industri. Negara- negara lain pada umumnya perkembangan perekonomi an berubah dari negara agra- ris menjadi negara industri. Tanggal 9 Agustus 1965, Singapura merdeka sepe- nuhnya. Hubungan diplomat antara Singapura dengan Indonesia dibuka tanggal 2 Juni 1966. Secara geografis, Singapura terletak di sebuah pulau yang besar dengan pulau-pulau kecil di sekitar- nya, antara lain P. Ubin, P. Blakang Mati, P. Bukum, dan P. Brani. Singapura terletak di ujung semenanjnung Me- layu yang dipisahkan oleh selat Johor dan juga terletak di selat Malaka yang meng- bungkan samudera Hin- dia dengan laut Cina Sela- tan yang sangat ramai lalu lintas pelayarannya. Letak- Pertanian dilakukan de- ngan sistem internasifikasi. Jenis tanaman yang banyak diusahakan ialah: sayur- sayuran, buah-buahan dan bunga-bungaan. Bunga ang- grek selain untuk memenu- hi kebutuhan dalam negeri juga untuk diekspor. Pada tahun 1960 Singa- pura mulai mengubah sis- tem perekonomiannya men- jadi negara industri. Faktor yang mendorong Singapura mengubah perekonomian- HARIAN EKONOMI NERACA Dalam konteks perda- gangan intra-ASEAN, de- ngan program Segitiga Sijo- ri, Singapura menjadi sema- kin penting. Gross National Product (GNP) per kapita- nya yang tinggi (tahun 1985 US$ 17.980) dan pertum- buhan ekonomi yang tinggi (rata-rata per tahun 10%), membuat Singapura tak bisa begitu saja ditinggalkan oleh ASEAN, terutama Indone- sia. Terbit pagi, Enam Kali seminggu, 12 halaman Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Zulharmans Pimpinan Perusahaan Azwirman Noersal, MBA Staf Ahli Dr. Anwar Nasution, Drs. Abdul Latief, Tanri Abeng MBA, Sanjoto Redaksi/Tata Usaha/Iklan JI. Jambrut No. 2-4 Jakarta 10430 Telepon 323-969, 337-441,332-676 Facsimile (021) 310-1873 Telex 46000 NERACA IA Jakarta P.O.Box. 1386 Jakarta 10013 Bank BDN Cabang Gambir Jl. Ir. H. Juanda Rekening Nomor 01316.2.211.01.5 Bank BNI Cabang Kramat JL. Kramat Raya Rekening Nomor 002890001 BRI Cabang Khusus II. Sudirman Rekening Nomor 314568235 Bank Umum Koperasi Indonesia JL M.T. Haryono Rekening Nomor 041508 Giro Pos A 13350 Harga Langganan per Bulan DKI Jakarta Rp 11.000 Luar Jakarta Rp 11.000 ditambah ongkos kirim Tarif Iklan Display Rp 4.500 per mm kolom Keluarga Rp 3.000 per mm kolom Iklan Baris (minimal 3 baris) Tiga baris pertama Rp 15.000 kk Baris berikutnya Rp 3.000 baris per Dicetak oleh PT Agrapress Isi di luar tanggungjawab percetakan Anda dapat berlangganan HARIAN EKONOMI NERACA di tempat-tempat berikut ini. JAKARTA JAKARTA SELATAN: YENSOS AGENCY JI. Kramat Pela 1/18 Kebayoran Baru Telp. 771929,7395536, PIONER AGENCY JL Bambu Kuning Kebayoran Baru Blok A Telp. 7208862, BAKAT AGENCY JI. RS. Fatmawati No. 107 Telp. 7692067, KEBAYORAN AGENCY Jl. Perdana No. 408 Telp. 7392204, PONDOK INDAH AGENCY JI.RS. Fatmawati No.60 Telp.7692929, MASHARI AGENCY Jl. Jati 25 Pondok Labu telp. 7691501 BARATA AGENCY JL. Kramat Keb.Lama Telp.7201674, DWIKARYA AGENCY JI. Bangka Il CTelp.7990023, LATIF AGENCY Jl. Tebet Barat Dalam VI/8 Telp. 8303118, FRIENDSHIP AGENCY JI. AL Barkah No. 40 Saharjo Telp. 8299650, SANWANI AGENCY Jl. Pasar Minggu Raya 10-12 Telp. 7996236, SENAYAN AGENCY JI. Kodirun No. 40 B Telp. 5304158 JAKARTA BARAT: CUCU AGENCY JI. Pinangsia Raya No. 86 Telp. 676673, 673012.DJAYAAGENCY JI.RoaMalaka No.86 Telp. 677 513, SURYA AGENCY JI. Tiang Bendera Selatan No.60C Telp.674284, WONDORAHARJOAGENCY Jl. Sulaiman No. 19 Slipi Telp. 5302213, TERATAI AGENCY JI. Tubagus Angke Gg. Teratai V/63 Telp. 6495293, MAJAPAHIT AGENCY Jl. Garuda K51 Komplek Hankam Slipi Telp. 5300777 Usaha industri Singapu- ra terutama ditujukan pada produk-produk untuk ekspor antara lain, penyulingan minyak bumi. Minyak bumi mentah diimpor dari Indo- nesia, Malaysia, dan Brunei. Hasil ekspor dari penyuling- an minyak merupakan pe- masukan devisa yang terbe- sar dari ekspor perindustri- an. Industri berat besi baja, perkapalan, dan semen diba- ngun yang tadinya bekas rawa diba- ngun menjadi kawasan in- dustri yang terluas. Sedang- kan industri ringan diba- ngun di pedalaman, antara lain industri makanan da- lam kaleng, minuman, elek- tronika, dan bahan kimia. Meskipun ada mengala- mi kendala, tapi industri di Singapura maju pesat. Di samping sektor industri, perdagangan merupakan sumber pemasukan di Singa- pura yang kedua. Bandar Singapura merupakan pela- buhan bebas yang letaknya strategis dan terlindung dari pukulan ombak oleh pulau Brani. Sebagai pelabuhan transito, gudang-gudang besar dibangun untuk me- nyimpan barang-barang yang diimpor dan yang akan diekspor. Wisatawan banyak yang berbelanja di pelabuh- an. Objek-objek wisata yang menarik, antara lain Akua- rium Van Kleef, Taman Burung Jurong, Kebun Bi- natang Mandai, Gedung Parlemen, dan Gedung Ne- gara. Trend perdagangan Antara Singapura dan Indonesia berbatasan laut dan masing-masing memili- ki daerah yang terletak di Selat Malaka yang sangat nya sering lebih negatif dari- pada positif. Dan memang sukar diharap-kan pengerti- an tuntas kong-lomerat itu akan didapat, ka-rena aspek psikologis, sosial dan politis sangat mewarnai persepsi masyarakat itu. Bagaimana sesungguhnya, pemahaman kita mengenai konglomerat sebagai suatu kelompok per- usahaan di negeri kita. Ba- gaimana konsepnya dan bagaimana pula aturan-atur- annya termasuk kode etik- nya. Menurut literalatur ilmu manajemen, konglomerat diartikan sebaga integrasi bisnis (business integrati- on), yang bisa bersiat hori- zontal, vertikal, diagonal dan macam-macam lainnya. Konglomerasi seperti ini banyak terjadi di Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Hongkong dan juga Amerika Serikat. Unsur penting da- lam konglomerasi semacam ini, bukan "production eco- nomics of scale", melainkan penyatuan, penghematan serta pemanfaatan kemam- puan keuangan, staf ahli dan manajemen dan pemerata- an resiko. ramai lalu lintas pelayaran menggeser dunia perda- nya. Indonesia mengekspor gangan. Pusat-pusat indus- minyak mentah, gas alam tri Singapura dibangun di cair, karet, timah dan kayu Jurong, Sungai Kadut, Kran- lapis. Sebaliknya, Indonesia ji, Yew Tee, Loyang, Toa mengimpor bahan kimia, Payoh, dam Kallang Basin. hasil penyulingan minyak, Tetapi kawasan industri kapal, dan pipa besi. Singapura yang paling dian- Sejak Raffles mendirikan dalkan berpusat di Jurong, Singapura, kota itu sudah yang semula adalah daerah menjadi pusat dagang. Ba- rawa-rawa. Sekarang daerah han-bahan mentah seperti ini dikembangkan industri bijih timah, karet, rotan, dan berat seperti industri besi kopra yang berasal dari dan baja, pembuatan kapal, sebe- dan lum diekspor ke Amrika dan Industri-industri berat Eropa dikumpulkan lebih dipusatkan di dekat pantai, dulu di Singapura. sedangkan industri ringan Perdagangan Singapura seperti elektronika, kimia, berubah tahun 1960-an, ke- makanan, dan minuman tika negara itu menjadi ne- lebih dipusatkan di darat. gara industri. Adapun fak- Belakangan, malahan di tor-faktor yang mempenga- kembangkan industri pe- ruhinya, antara lain (1) Si- nyulingan minyak bumi yang ngapura ingin menciptakan merupakan andalan Singa- lapangan kerja baru untuk pura. Uniknya, di Pulau Bu- mengatasi pengangguran kum disuling minyak mentah yang semakin meningkat, (2) yang semula diimpor dari ne- mengatasi mundurnya per- gara ASEAN, untuk dagangan melalui pelabuh- kemudian diekspor kembali. an transito, (3) Singapura Sektor ekonomi andalan Agaknya benar bahwa suatu integrasi vertikal kuat dalam produksi dan pema- saran seringkali mudah dan rapuh ditimpa resiko kon- jungtur. Sedang integrasi horizontal biasanya untuk merebut pangsa pasar, se- hingga mendapat pangsa pasar yang monopolistis. Dalam konteks inipun kita lihat wajar-wajar saja. Pa- dahal, konglomerat biasa- nya tidak mempunyai kedu- dukan monopolistis. Dan bentuk konglomerat sering disebut sebagai siasat untuk menerobos pasar. Di Ameri- ka Serikat, negara induknya, konglomerat justru tumbuh sebagai usaha untuk mence- gah monopoli. sebagai pelabuhan disebab-tronika, adalah listrik, elek- semakin terdesak transportasi, paka- kan negara-negara Asia ian jadi, kayu gergajian, kayu Tenggara lebih mengutama- lapis, percetakan, dan pe- kan usaha sendiri, dan (4) nerbitan. Di ASEAN, Singa- penarikan mundur tentara pura merupakan negara Inggris dari Singapura meng- industri terbesar. akibatkan pengangguran sehingga pada gilirannya mengurangi devisa yang masuk dari Inggris. Saat ini, sektor industri Tabel: Perdagangan Singapura berdasarkan region Ekspor Impor 1988 54,4 15,6 14,0 22,0 2,9 45,0 28,1 10,2 2,8 2,9 4,5 18,0 14,7 2,7 3,8 13,0 NEGARA Negara Maju Amerika Serikat Eropa Barat Jepang Kanada, Australia, Selandia Baru Negara Berkembang Negara Pasifik NICS yang lain Hong Kong Korea Taiwan ASEAN yang lain Malaysia Thailand Indonesia RRC Negara berkembang lain Asia yang lain Afrika 1983 Eropa Timur Tengah Amerika Latin Neg.Sosialis Eropa 31,4 6,7 16,3 3,9 4,5 62,1 49,0 3,1 2,6 0,2 0,2 45,9 35,3 2,8 7,5 0,5 12,7 6,1 Oleh: R. Masri Sareb Putra Penulis adalah pengamat ekonomi dan bisnis inter- nasional, tinggal di Jakarta 2,0 0,7 1,9 2,1 6,6 Sumber: International Monetary Fund. 1988 50,6 23,8 14,2 8,6 4,0 48,7 31,4 Sorotan Psikososial Politis Dan kiranya dalam pan- dangan ilmu dan praktek, ataupun yang terjadi di ne- geri kita kini, mungkin ba- nyak perbedaan, sehingga menyulitkan adanya defeni- si konglomerat itu secara tuntas. Dalam kesulitan itu, berakibat, konglomerasi di Indonesia menjadi obyek sorotan psikososial politis. Dan kita memandang hal ini sangat relevan, manakala kita menginginkan penggi- ringan fenomena konglome- rasi itu ke acuan-acuan kode etik atau tanggungjawab dan limitasi gerak-geriknya. Menurut analisis faktor faktor penyebab ancaman itu adalah dua ciri utama, yaitu konglomerasi merupakan bisnis keluarga dan berkem- bang karena dukungan ke- kuasaan. 11,0 6,2 2,0 2,8 20,3 13,6 5,5 3,0 14,3 7,2 2,0 0,8 2,8 1,5 0,7 Dari kondisi sosial ekono- mi mereka yang diatas angin seperti itu, menyebabkan ada jarak yang tajam memi- sahkan kehidupan para konglomerat dengan masya- rakat biasa. Jika ini dibiar- kan terus, cepat atau lambat akan menimbulkan kecem- buruan sosial. Akhirnya, ia akan menjadi sebuah bom waktu yang setiap saat da- pat meledak dan membaha- ya-kan keselamatan kita bersa-ma. Karena itu, anti- sipasi kita selagi dini sudah harus dapat menghilangkan kesenjangan sosial itu. 1983 38,1 5,3 19,0 9,5 4,3 61,1 42,2 4,0 2,9 0,1 1,1 38,2 20,6 2,9 14,5 4,9 14,0 5,7 1,0 0,0 6,5 0,8 0,8 3100910 8311888 1,8 0,6 0,3 9,3 1,1 Solusi Bagi Pemahaman Konglomerat Konglomerat, demikian istilah itu, masih saja meng- gelinding sebagai isu. Kong- lomerasi di Indonesia seka- rang ini boleh dikata tidak sepi dari perhatian masya- ra-kat, khususnya para pemer-hati perkembangan ekonomi nasional. Konotasi- 0,6 suki bidang-bidang lain. mendahului perkembangan, lum berlaku, tetapi gerak Tumbuhlah suatu kelompok koreksi dan gerak keluwes- perusahaan yang disebut an itu sekadar ke kiri dan ke konglomerat dan tentu saja kanan tengah, bukan ke kiri disertai aturan-aturannya ekstrim dan ke kanan eks- sendiri. trim. tetapi mengikuti perkem- bangan. Bagaimana mem- buat penerangan mendahu- lui perkembangan? Inilah pekerjaan yang bukan ha- nya menjadi tanggungjawab media massa, tetapi juga bersama-sama dengan de- partemen-departemen yang membidangi lajunya dina- mika ekonomi. Di samping penerangan, diperlukan pembangunan institusi-institusi, yang sang- gup di satu pihak memberi- kan gerak leluasa dinamika kemajuan, tetapi di lain pi- hak juga sanggup secara efektif mengarahkannya kepada sasaran yang dise- pakati dengan suatu proses yang sejauh mungkin diser- tai keseimbangan, kesela- rasan dan keserasian. Keleluasaan juga berarti, kebebasan untuk menyam- paikan peringatan dini, masukan-maskan untuk koreksi serta bahan-bahan agar tidak terjadi kolusi- kolusi kepentingan. Koneksi dan kepen- antara penguasa Selanjutnya, kecurigaan tingan bisnis terutama di lain bahwa para konglome- Asia Tenggara, menurut rat itu tidak perduli dengan para pengamat sosial-eko- lingkunganya, terlihat dari nomi, sudah menggejala dan sikap dan cara hidup mere- dianggap sebagai sesuatu hal ka. Hidup mereka sangat yang biasa dan wajar. Kolusi eksklusif, mulai dari mem- itu sudah berkembang men- bangun rumah sampai kepa- jadi beberapa pengertian da gaya hidupnya, seperti yang berbeda-beda. Juga olah raga yang digemari, dalam hal ini sulit diadakan tempat belanja sampai ke generalisasi. Di Filipina di- pada acara rekreasinya, ter- kenal istilah "kapitalis kro- pisah dengan lingkungan ni" (crony capitalist) bagi masyarakatnya. Belum lagi pengusaha yang memanfa- berbicara tentang komit- atkan hubungan persaha- ment kebangsaan (nasional- batan mereka dengan pe- isme) yang sementara pihak nguasa setempat. Yang ada yang meragukan mana- kala mereka menerbangkan/ memarkir dananya di luar negeri. masuk dalam kualifikasi "kapitalis birokrat" adalah mereka yang pernah atau sedang duduk di birokrasi dan memanfaatkan kedu- dukannya untuk memupuk modal awal. Kalau tidak duduk lagi dalam birokrasi dapat saja mereka memeli- hara hubungan dekat dengan pemerintah dan memanfaat- kannya untuk kepentingan bisnisnya. Namun hal ini sangat relatif sebab masih banyak pensiunan birokrat punya bisnis sendiri tanpa fasilitas. Pemerintahan Clinton dan Jepang Ketika Bill Clinton dilan- tik sebagai Presiden AS yang 1993 kemarin, surat-surat ke 42 tanggal 20 Januari kabar di Jepang memberi penafsiran yang berbeda- beda mengenai kemungkin an dampak kebijakan ekono- mi Clinton bagi hubungan AS-Jepang. Kemungkinan itu mengacu pada pertanya- an apakah pemerintahan Clinton akan lebih protek- sionis daripada pendahulu- nya? Apakah Clinton akan bersikap keras dalam isu-isu perdagangan? Apakah dia akan menggunakan undang- undang super 301 untuk membalas, melawan perda- gangan yang tidak fair, yang dilakukan oleh negara-nega- ra tertentu? Pertanyaan pokok bagi media massa Jepang adalah apakah Clin- ton akan lebih dan kurang bersikap proteksionis? Sangatlah penting, hal- hal di atas menjadi pema- haman dan introspeksi kita bersama. Bukan saja agar dinamika ekonomi menca- Di Amerika Serikat, sua- tu perusahaan hanya boleh menguasai pangsa pasar, maksimal 40 persen dari suatu jenis produk. Lebih dari itu dilarang karena akan pai manfaat optimal untuk menghambat potensi kreati- seluruh rakyat, tetapi juga vitas lembaga lain yang seje- Banyak hal menjadi pe- untuk mencegah jangan sam- nis. Karena menguasai pang- kerjaan rumah kita. Yang pai kita pada suatu ketika sa pasar untuk suatu jenis pertama, penerangan. Pene- kelak, jatuh kembali ke produk hanya boleh maksi- rangan seperti halnya kegi- pandangan ekstrim lainnya mal 40 persen, perusahaan atan-kegiatan lain seakan dalam pembangunan ekono- yang berhasil lantas mema- akan ketinggalan, bahkan mi sebagai koreksi. Pendu- Ersatz Capitalism Jumat 9 Juli 1993 HARIAN EKONOMI NERACA Partai Politik Jadi siapa saja yang meli- hat kebijakan ekonomi Clin- ton sebagai perubahan un- tuk sesuatu yang lebih baik akan bertanya: semudah apakah bagi seorang presi- den untuk melakukannya dengan rekan-rekannya yang satu partai (demokrat) di Kongres? Para anggota Kongres akan merasakan be- tapa uletnya berunding dengan presiden yang mung- kin atau tidak mungkin di sokong oleh para pembuat undang-undang di Kongres. : Kebijakan Ekonomi Clinton gan sebelumnya adalah pen- Baik Bush maupun Rea- Pendapat-pendapat di dukung yang serius bagi media massa Jepang seperti perdagangan bebas. Selama biasanya berbeda satu sama lain. Di satu pihak mengang dan Reagan Jepang telah masa pemerintahan Bush gap bahwa presiden dari didesak agar dengan suka- Partai Demokrat dan yang rela mengurangi ekspor dikontrol oleh Kongres mayoritas dari Pantai Demo- AS telah sepakat untuk krat, secara simpatik akan menandatangani persetuju- melindungi industri dalam an semiconductor yang ber- negeri AS. Sejak Clinton isi Pertama, Jepang ditu- menjanjikan rekonstruksi gaskan memonitor harga ekonomi domestik sebagai semiconductor, kedua, Je- platform strategi partinya pang menjamin pangsa pa- tahun yang silam, Kongres sar bagi produser AS. sudah memperingatkan Kongres yang mayoritas bahwa pemerintah Clinton Partai Demokrat cenderung bakal mengambil tindakan proteksi karena, sedangkan drastis untuk mengontrol Partai Republik tidka begitu persaingan asing. Bahkan serius dalam soal yang satu jika Clinton sendiri berusa- ini. Reagan dan Bush cenderung mengambil sikap yang biasa saja ketika terhadap Jepang dan negara asing lainnya dan mengkritik supaya fair dalam berda- gang. Kombinasi Demc at, baik presiden mau un Para komentator politik Kongres, tentu saja tidak di Jepang, melontarkan ke- akan menjamin sikap yang takutan yang berlebihan. lebih halus terhadap Jepang, Mereka beranggapan bahwa bahkan jika kebijakan Clinton tidak akan membela ekonomi Clinton cukup proteksi terhadap industri konsisten. Clinton mungkin dalam negeri AS yang jatuh akan mengalami kesulitan akibat persaingan global. berunding dengan Kongres. Tekanan mereka adalah Presiden Jimmy Carter usaha AS untuk memper- dikenal karena tidak mam- kuat industrinya, bukan pu berunding dengan Kong- melindunginya. Malahan res, dalam melaksa-nakan Clinton disarankan untuk rencananya. menghalangi relokasi indus- tri Jepang dan asing lainnya ke AS, dan AS akan mende- sak Jepang tahun ini. Sebe- lumnya, Jepang telah meng- gunakan hambatan struktu- ral sebagai inisiatif pembi- ha melawan proteksionisme, dia tak bakal mampu untuk menyetop setiap usulan undang-undang proteksi yang diajukan oleh rekan- rekannya dari Partai Demo- krat di Capitol Hill. Keuntungan bisnis kare- na koneksi pemerintah da- lam bentuk pemberian mo- nopoli, konsensi hutan dan tambang, lisensi dan protek- si kepada pengusaha terten- tu, memang telah terangkat dalam berbagai karya anali- tis tentang kebangkitan apa yang disebut "ersatz capita- lism" atau kapitalisme semu di Asia. Dalam menumbuh- kan landasan ekonomi yang kuat, birokrat/penguasa le- bih banyak melakukan fung- sinya sebagai fasilitator tan- pa merangkap jadi aktor. caraan dua tahun silam dan meminta AS untuk memper- infrastruktur sosialnya dua baiki sistem pendidikannya, tujuan yang menjadi prio- ritas oleh Clinton. Dalam hal ini, kebijakan Clinton sudah siap untuk melakukan per- ubahan. Era Baru Apakah Clinton bakal lebih baik atau buruk bagi Jepang? Lebih jauh lagi isu yang mencuat adalah bagai- mana menata kembali ke- SUR A T Redaksi hanya akan memuat Terima Kasih untuk Bapak Presiden Redaksi Yth. Belum lama ini telah di- resmikan oleh Presiden R.I, masih memberikan pak Soeharto di Lampung, bahwa tanggal 29 Juni 1993 adalah Hari Keluarga Na- sional. Perhatian Bapak Presiden R.I begitu besar kepada masyarakat sampai sampai dalam kesibukan isyarat pada kita bahwa keluarga adalah bagian dari masyarakat dan bila hubung- an dalam keluarga tersebut harmonis, dengan sendirinya jiwa kader-kader penerus bangsa juga sehat. Karena itu dengan adanya Hari Keluarga Nasional itu, kami mengharapkan perha- tian para orang tua, khusus- nya kaum ayah bahwa wa- laupun kesibukan yang be- gitu padat di kantor, namun sisihkanlah waktu untuk komunikasi dengan anak, yang nota benenya sebagai penerus bangsa. rangka hubungan AS-Je- yang menyangkut ekonomi pang? Di masa pasca perang dan perdagangan yang ba- tinggal diam sesuai permin akan menyangkut banyak b dingin, Jepang tidak akan kal diambil oleh Bill Clinton taan AS. Untuk mencapai idang seperti transfer tekno- recovery dari resesi ekonomi logi, stabilitas nilai dolar ter. dunia, Jepang menciptakan hadap Yen Jepang, relokasi kerangka keamanan yang industri. Ditinjau dari segi solid dari Asia hingga Pasi- ekonomi domestik AS, maka fik, memperkuat basis ke- ekonomi Jepang mungkin uangan PBB, mencegah ling- akan lebih bersifat low profile kungan global dari kemus- dibandingkan sebelumnya. nahan, membantu saling pengertian tentang isu-isu global, kerjasama dengan negara-negara maju dan negara berkembang. Tujuan mulai dari pola kemitraan global AS-Jepang telah dicetuskan dalam Deklarasi Tokyo yang ditan- datangani oleh PM Jepang Kiichi Miyazawa dan Presi- den Bush tahun yang silam. Deklarasi ini dibayangi oleh desakan Bush pada bulan Januari 1992 sebagai kun- kerja, dan kerja, serta sikap jungan untuk menciptakan ofensip dari para eksekutif bisnis yang menyertainya. jungannya ke Jepang bulan Kemudian Bush dalam kun- Juni sempat collapsed sete- lah menandatangani kesepa- politik. Formulasi dan stra Bagi para pakar ekonomi dan politik, situasi perkem- bangan hubungan AS-Je. pang dapat diantisipasi ber. dasarkan 4 faktor signifikan yaitu: Pertama, mengacu pada pangsa pasar yang sudah berjalan sebelumnya, kedua, pola budaya masya- rakat Jepang dan AS, keti- ga, lobby kelompok kepen- Jepang, keempat, besarnya tingan baik di AS maupun intervensi negara dalam pe- nentuan kebijaksanaan. 50.000 unit mobil buatan Amerika. Salam Buat RCTI dan SCTV Memperluas Jangkauan Siaran ngin, kedua negara perlu lagi Di era pasca perang di memantapkan semangat kemitraan global dan meng- hilangkan hambatan-ham- batan yang menghadang tugas-tugas mereka dalam menyambut abad ke 21. Kedua negara perlu pula mulai memfokuskan diri pada readjustment rekons- truksi ekonomi AS secara struktural dan perubahan politik Jepang secara radi- kal. Disamping itu berbagai isu domestik perlu menda- pat perhatian, serta mem- perhatikan negara-negara miskin yang sangat membu- tuhkan bantuan ekonomi. Kerjasama antara Jepang dan AS adalah yang utama. Kinilah saatnya kedua ne- gara memperkokoh kerjasa- ma keamanan, sebagai sim- pul yang memperkuat ke- rangka kerjasama keaman- an yang sudah ada sebelum- nya, untuk menciptakan kerjasama yang menyeluruh dalam sistem dunia yang interdependen. Meksipun secara relatif ekonomi AS merosot tajam jika diban- dingkan dengan Jepang, AS masih tetap merupakan kekuatan yang dominan dalam konstelasi ekonomi dunia. Kebijakan luar negeri ini telah melewati phase, Amerika Serikat sekarang hegemoni politik dan ekono- mi, digantikan oleh Jepang sebagai raksasa ekonomi. AS masih memegang supremasi baik secara militer maupun Mencari Solusi Dalam hal konglomerat mengarah pada monopolis- tis, baik dengan cara hori- zontal, vertikal maupun dia- gonal, apakah itu melalui kolusi maupun melalui memang Kami tunggu perluasan siaran RCTI dan SCTV agar saudara-saudara kami di daerah-daerah dapat menik- matinya seperti kami di Jakarta. lis Tn. Abang V Jakarta Pusat Perlu Berikan Nilai Ekonomis Sampah Plastik manajemen murni Saran saya bagaimana perlu aturan-aturan. Bagi bila pada hari keluarga na- Bila TVRI, RCTI, SCTV kita tentu hal-hal demikian sional yang jatuh pada tang-rah-daerah pelosok, maka telah memasyarakat di dae- seyogyanya secara institusio- gal 29 JUni 1993, perkantor- para petani-petani yang nal tidak perlu dipersoalkan, an dan sekolah-sekolah dili- dengan adanya arahan dan burkan, atau hari krida, seharian bekerja di sawah, pedoman serta kaidah-kai- karena untuk memberi ke- dapat menikmati hiburan segar lewat TV di rumah- dah hukum yang jelas, baik sempatan kepada para or- rumah pak RT. secara konstitusional (UUD- ang tua yang sibuk bahkan 45) maupun penjabarannya terkadang sering kali hari dalam GBHN, Dengan pedo- Sabtu dan Minggu pun ter- man itu, tidak perlu timbul pakai untuk urusan bisnis- sinyalamen, bahwa kita le- nya, agar mereka mengingat bih liberalis dari Amerika, nya bahwa bahwa keluarga karena persentase monopoli juga mengharapkan perha- jenis produk yang boleh tian di tengah-tengah kesi- menguasai pangsa pasar tidak diatur melalui peratur- ran saya ini selaku pelajar, Bila tidak berlebihan sa- an perundang-undangan hari keluarga di tahun men- (UU Anti Monopoli). Seba- datang dijadikan suatu pe- liknya kitapun tidak menga- ristiwa yang membuat para nut ekonomi sosialisme, orang tua sadar akan fungsi- melainkan berlandaskan nya sebagai guru pendidik pasal 33 UUD 45. jiwa yang sehat lahir dan Oleh sebab itulah, agar bathin menuju masyarakat tidak menimbulkan kondisi yang apat membangun semu di dalam memahami bangsa dan negara tercinta konglomerasi di Indonesia, Repubik Indonesia. kebijakan deregulasi dan debirokratisasi sangat pen- ting, namun tidak terlepas dari kontrol pasal 33 UUD 45 yang tentu saja diimple mentasikan melalui UU Anti Monopoli dan UU Perlin- dungan Pengusaha Ekono- mi Lemah. UU Anti Monopo- li yang berlandaskan pasal 33 UUD 45, menurut hemat kita yang bisa menjadi salah satu alternatif memecahkan konglomerat ala kolusi. Se- lain itu sebagai sarana un- tuk membudayakan kodek etik berbisnis di tanah air. Lewat rubrik pembaca ini, sebagai pelajar saya ucap kan terimakasih kepada Presiden RI, Bapak Soehar- to yang telah mencanangkan tanggal 29 tersebut sebagai Hari Keluarga Nasional. Terima kasih. M. Ferdi Siswa SMP 39, Jakarta beban dengan Jepang. Inter- nasionalisasi peran ekonomi baik di bidang investasi Jepang sudah melampuai AS maupun di bidang produksi. Langkah pragmatis Jepang secara pasif membuat pro- duksi Jepang lebih kompeti- tifjika dibandingkan dengan AS. Langkah proteksi AS sebenarnyalah salah besar karena hal ini tidak mempu- nyai dampak yang positif bagi pertumbuhan ekonomi AS. Pola kebijakan ekonomi Clinton terhadap Jepang secara aktif akan lebih me- meliberalisasi ekonomi AS ngacu pada usaha untuk daripada proteksi, dengan AS untuk dapat bersaing cara memperkuat industri dengan Jepang dalam mere- sendiri maupun di Jepang. but pangsa pasar baik di AS Dan kondisi-kondisi ini mungkin akan lebih nyata pada 100 hari pertama masa pemerintahan Clinton di Gedung Putih. Clintonomics akan bergulir memberi te- kanan pada postur ekonomi Jepang yang juga sedang bangkit dari resesi. Oleh: Faisal Siagian Penulis adalah mahasiswa program pasca sarjana, studi ilmu Politik, Univer- sitas Indonesia. PEM BACA surat yang dilengkapi identitas diri atau foto copy KTP Agustus 1993 akan meluas- sang kreator yang mengeko- kan jangkauan siarannya nomiskan sampah plastik sampai menjadi siaran na- tersebut. sional. Kabar ini tentu sa- ngat dinanti-nantikan reali- sasinya oleh para pemirsa, khususnya saudara-saudara kita yang tinggalnya jauh dari Jakarta. Berangkat dari sana, saya secara pribadi mengharap- kan pada lembaga tertentu maupun pengusaha (tentu didukung Pemerintah) agar diupayakan sampah plastik Mereka menunggu siaran yang bertebaran selama ini tersebut karena sering kali sebagai dampak kepraktis- bila saudara-saudara saya an plastik entah sebagai alat menginap di rumah saya, kemas maupun pembung- maka mereka sering tidak kus, menjadi sesuatu hal mau pulang hanya karena acara RCTI dan SCTV tidak dapat diterima di tempat tinggalnya. Hal ini sering menyebabkan urbanisasi penduduk yang dianggapnya bahwa di Jakarta semua hi- buran dapat diperoleh de- ngan mudah, acara TV pun banyak menariknya teruta- ma ac -acara di RCTI dan SCTV.Oleh karena itu harapan saya semoga ter- wujud gagasan RCTI dan SCTV yang akan memper- luas jalur siarannya di 20 kota, sehingga tidak timbul rasa cemburu sosial orang orang di daerah-daerah. ekonomis namun aman. pah plastik itu dihancurkan Misalnya, sampah-sam- kembali dan cairan plastik itu bisa dibuat produk lain- nya. Namun, agar semangat masyarakat pemulung dapat ditingkatkan untuk menye- dot sampah plastik itu, maka harga beli pada pabrik pen- daur ulang bentuk plastik itu harus memberikan nilai ekonomis yang berarti. Hal ini telah dilakukan produ- sen minuman air jernih itu. Tapi apa bisa? Pertanyaannya memang sulit terjawab tanpa ada semangat untuk memperba- iki lingkungan hidup. Se- semakin hari semakin me- mentara produksi plastik ningkat terus. Barangkali, gunung-gunung plastik dan lautan-lautan plastik akan selalu kita lihat di mana- mana. Kita akan selalu ber- hadapan dan bertemu de- ngan sampah plastik. Belum lagi, terbetik beri-, ta kita mengimpor sampah plastik. Makin lama makin banyak saja timbunan plas-. tik di negara kita. Sampah plastik akan se- lalu bertambah terus. Tanpa memberikan nilai ekonomis pada sampah itu, maka da- lam ketidak-ada-harga- annya itu, sampah plastik akan menjadi pencemar ling- Redaksi Yth. kungan hidup kita. Kita su- Sebuah pabrik minuman dah tidak heran mendengar air jernih sudah melakukan upaya untuk menarik sam- berita keong akan berumah di kemasan Tarason atau pah plastik hasil kemasan produknya dengan cara Ular bersarang di kemasan Aqua volume 1 liter. Barang- membeli sampah itu. Tindak- kali hewan itu memberikan an ini merupakan bentuk nilai kehidupan pada plastik nyata perhatian terhadap produk manusia yang tidak lingkungan hidup, dengan bisa dimusnahkan tersebut. memberikan nilai ekonomis Tinggal lagi, manusia pada sampah plastik, sehing- yang berhasil dengan kece- ga akan ada orang yang akan merlangan otaknya dapat membersihkan sampah plas- menciptakan plastik yang tik tersebut. sulit dihancurkan itu, tentu akan mampu memberikan nilai ekonomis bagi sampah plastik, agar tidak menjadi senjata makan tuan terha- dap manusia itu sendiri. pada manusia itu Tentu saja, semua ini ter- Terimakasih kepada re- daksi yang telah memuat surat saya ini. Dadang Sembada Jalan Mutiara, Bandung Pernah sekali waktu saya melihat sampah plastik be- kas suntikan dijadikan ma- inan anak-anak berupa pluit (sempritan). Kegiatan ini amat kreatif, sayangnya berdampak negatif. Kita pulang semua tahu, penyebaran sendiri. AIDS atau penyakit berbaha lainnya lewat media suntik, Saya membaca di bebera- maka anak-anak kita yang Oleh: Supriyatno memainkan pluit ini secara pa koran ibukota yang men- Penulis adalah pengamat jelaskan bahwa RCTI dan tidak sadar akan tertular hukum dan sosial-ekonomi SCTV mulai tanggal 24 pula oleh ketidak-tahuan Redaksi Yth.