Tipe: Koran
Tanggal: 1993-07-09
Halaman: 10
Konten
10 P E R T A N | A E R A S Australia-Indonesia Jajaki Kerjasama Bidang Pertanian Menteri Pertanian, Sjari- fuddin Baharsjah, usai membuka sidang kedua ke- lompok kerjasama bidang pertanian dan pangan Indo- nesia-Australia, kemarin di Jakarta, mengatakan sela- ma ini Indonesia hanya se- bagai pasar dari produk- produk negara Australia khususnya bidang pertam- bangan dan manufaktur. "Tapi dengan adanya ke- lompok kerjasama ini kita harapkan terjalin kerjasama swasta kedua negara di bi- Jakarta, NERACA Menteri Koperasi/Pembi- naan Pengusaha Kecil (PPK) Subiakto Tjakrawerdaja mengakui iklim untuk per- kembangan koperasi saat ini sudah saat mendukung, sebab banyak produk hu- kum, bantuan keuangan, dan berbagai fasilitas yang ditu- jukan bagi kemajuan kope- rasi. mengadakan joint venture, Jakarta, NERACA ~ Pengusaha dari Australia mulai joint investment, counter tra menjajaki kerjasama dengan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dan swasta di Indonesia di bidang de dan prosesing hasil horti- kultura dan peternakan," kata Sjarifuddin kepada wartawan. Sementara itu Duta Be- sar untuk Indone- pertanian. Penjajakan ini dilakukan lewat kelompok sia, Allan Taylor mengata- kelima yang menanamkan kerjasama pertanian kedua negara. kan perdagangan hasil manufaktur dan pertam- bangan menunjukan pening- katan. modalnya di Indonesia de- ngan nilai sebesar 1,3 miliar dolar Australia. Jumlah per- usahaan Australia saat ini tercatat 120 unit yang seba- gian besar bergerak di bi- dang pertambangan dan industri manufaktur. Namun, lanjutnya, komit- men dan berbagai kebijaksa- naan yang dibuat tidak akan berjalan bila anggaran un- tuk menjalankannya tidak memadai. "Bagaimana kita bisa melakukan penyuluhan, kendaraan saja tidak ada. Mesin tik juga tidak ada," keluh Subiakto saat membu- ka Raker dan Lokakarya Depkop/PPK di Jakarta, Kamis. Karena itu dia berharap agar Bappenas sebagai pe- megang otoritas yang menga- N dang hortikultura, peterna- kan, pengelolaan makanan, pengembangan lahan dan pengairan," katanya. Diharapkan dari sidang ini dapat meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia-Australia. Selain itu dapat meningkatkan ekspor komoditas pertanian Indonesia di pasar Australia dan Asia Pasifik baik nilai maupun jenis komoditinya. "Ini berarti akan mendo- rongan BUMN dan swasta kedua untuk negara "Sehingga tugas membi- na koperasi dan pengusaha kecil dapat dipacu secepat nya," katanya. Apalagi, lan- jutnya, tugas Depkop/PPK kini tidak hanya membina koperasi dan pengusaha kecil tapi juga menjalankan pro- gram pemerintah dalam hal memerangi kemiskinan. "Ini berarti tugas yang dibeban- kan pada Depkop/PPK ma- kin bertambah berat." Abd. Rasjid Kasim Kepala Bappeda Kabupaten Anggaran Depkop Kurang Memadai Konglomerat tak Diijinkan Cetak Sawah Baru di Bali Iklim yang kondusif un- tuk koperasi dirasakan cu- kup menggembirakan. Dia berharap iklim yang kondu- sif itu harus dijadikan seba- gai peluang emas yang ha- rus dimanfaatkan oleh kope- rasi untuk berbuat sesuai ba- gi kemajuan dirinya sendiri, termasuk bila dihubungkan dengan masalah kemiski- nan. mengakui bahwa dua tahun terakhir ini investasi sektor Swasta yang masuk Mamu- jauh lebih besar, ketim- bang investasi pemerintah dalam bentuk dana pemba- ngunan tiap tahunnya, Investasi Swasta terbesar untuk Mamuju, adalah sek- tor Pertanian/Perkebunan, Tambak, Kehutanan, dan Pertambangan. Bagi inves- tor baru, potensi alam se- perti Prikanan, Pertamba- ngan, Tambak, kehutanan, dan Perkebunan, masih ter- buka luas untuk Mamuju. Rasjid Kasim SH, didam- pingi Kabag Humas Pemda Mamuju Drs. Yusran Rivai mengakui, bahwa investasi sektor swasta yang masukdi Mamuju tiap tahunnya K 0 koperasi dan pembinaan si merupakan wadah yang pengusaha kecil sebaiknya sangat tepat untuk memera- jangan hanya merumuskan ngi kemiskinan. Bahkan hal-hal teoritis, namun lang- menteri-menteri lain pun sung pada arah tindakan memperlihatkan komitmen yang konkrit, yang dapat yang mendukung terhadap langsung dilaksanakan di koperasi dan pengusaha lapangan. kecil, "katanya. "Pak Ginandjar sendiri (Ginandjar Kartasasmita, Ketua Bappenas -Red) mengatakan bahwa kopera- tur anggaran pembangunan, diharapkan memberikan jumlah anggaran yang me- madai bagi pelaksanaan pe- ran koperasi dan usaha kecil, demikian Menkop/PPK. Pada bagian lain, Subiak- to mengemukakan segala lokakarya yang menyangkut DAERAH 65 Persen Kredit BPD P Tahun 1991 nilai perda- gangan manufaktur dan pertambangan Australia hanya 2,4 miliar dolar Aus- tralía, tapi tahun 1992 me- ningkat menjadi 3 miliar dolar Australia atau naik sebesar 26%. Saat ini berba- gai produk Australia seperti Bahan Cotton dan sebagai nya mendominasi pasar Indonesia. Sulsel untuk Usaha Ujung Pandang, NERACA layahan Komoditas. Dalam keadaan Ekonomi yang tak menentu, hanya lembaga perbankan yangjeli mencari pasar, serta penuh perhitungan yang mampu berkembang. Kata H.Abd. Rachman Panetto, Dirut BPD Sulsel menjawab "Neraca" di Ujung Pandang. & Menurutnya, untuk menghindari terjadinya kre- dit macet, aparat perbankan harus bekerja baik, teram- pil, selektif, dan memiliki wawasan luas utamanya harus mengenal calon kredi- turnya, termasuk kelayakan usahanya. Demikian juga calon kreditur, harus benar- benar memanfaatkan kredit yang diterimanya untuk usaha yang produktif. - Dalam percakapan khu- sus dengan "Neraca" ia Sebagai Bank milik Pem- da Sulsel, BPD terus berupa- ya menghimpun dana-dana masyarakat, termasuk tabu- ngan pegawai dan usahajasa perbankan lainnya. Total Asset BPD Sulsel per Mei 1993 sebesar Rp 85 miliar, diantaranya Rp. 36.5 miliar atau 65 persen disalurkan kepada usaha kecil. Besarnya volume pembe- rian kredit untuk usaha kecil dan petani, kata Rachman Panetto, tidak lain untuk pendapatan dan kesejahte- mendorong peningkatan raan sikecil, sekaligus ikut mengentaskan kemiskinan. Dengan menyediakan modal usaha, para pengrajin, pap- palele, dan petani akan mampu meningkatkan pro- duksi pertaniannya. "Selain itu industri ma- kanan, komputer dan tele- komunikasi dari negara kami Ujungpandang, NERACA meningkat. Demikian juga investasi pemerintah, dalam bentuk dana pembangunan mengalami peningkatan. Tapi investasi swasta jauh lebih besar, ujarnya. Khusus investasi Untuk memacu perkem- bangan pembangunan dan mewujudkan "Daerah masa Depan" Kabupaten Mamu- ju, berbagai upaya dan tero- bosan telah dilaksanakan oleh Pemerintah daerah Mamuju di bawah Bupati Haji Djuritno. Terbukti tahun 1993/94 investasi sek- tor swasta yang masuk ke Mamuju mencapai Rp 120 Pada kesempatan itu dia juga menguraikan sasaran pembangunan koperasi dan pengusaha kecil. Dalam sa- saran umum pembangunan koperasi di antaranya dia- rahkan koperasi semakin menyebar serta tumbuh menjadi badan usaha yang sehat, tangguh, kuat dan mandiri dengan didukung oleh tumbuhnya keterkait- an dan jaringan usaha antar koperasi dan kmitraan usa- ha antara koperasi, badan usaha milik negara dan swasta. Sedangkan sasaran um- um pembangunan pengusa- ha kecil adalah meningkat- kan pengusaha kecil sebagai unsur kekuatan ekonomi yang sehat, tangguh, dan mandiri. Hal ini berarti pengusaha kecil harus diba- ngun menjadi pengusaha kecil yang tangguh, yang mampu menghadapi persa- ingan. (13) Bank Pembangunan Daerah pelaksanaan Perwilayahan dan peladang berpindah. Me- secara ter- Kecil Rachman Panetto MA, Limi- ted dari Jepang dengan mengembangkan Perkebun- an Kapas di Jeneponto dan Takalar yang melibatkan 7000 petani. 1 nal dan ILO/LSM, kerjasa- Dengan Plant Internatio- ma pembelian buah kemiri di Tompobulu Bantaeng Produksi buah kemiri petani di daerah itu, dibeli dengan harga yang layak. Sehingga para tengkulak, tidak lagi mempermainkan petani, ujarnya. Dengan Kanwil na kelompok wanita rawan Depsos, kerjasama membi- sosial, menjadi wanita yang produktif. tanan, kata H. Rachman Pa- Untuk Departemen Kehu- netto, dijalin kerjasama un- tuk tahap pertama membina 150 KK perambah hutan se- mulai masuk pasar Indone- sia. Diperkirakan tahun 2000 perdagangan Australia akan mencapai 7 miliar dolar Australia," kata Allan Tay- lor. Menurut dia, Australia terbesar Pada sidang kedua ini delegasi Indonesia dipimpin Dirjen Pertanian Tanaman Pangan, Dudung Abdul Ad- jid, yang didampingi Wakil Ketua Drh. Soehadji, Dirjen Peternakan dengan anggota 46 orang yang terdiri dari instansi pemerintah dan swasta. (23) Denpasar, NERACA Konglomerat tidak diijin- kan mencetak sawah baru di Bali, karena petani setem- pat telah mampu melaku- kannya sendiri, kata Kakan- wil Pertanian Bali, Drh.I Wayan Bawa. Ia mengatakan hal terse- diselenggarakannya pering- but berkaitan dengan akan atan hari koperasi ke-46 dan pekan daerah ke-11 pertasi- kencana 1993 propinsi Bali di Denpasar, Kamis. berlangsung dari 12-15 Juli Pekan daerah yang akan itu, menurut rencanakna dibuka oleh Gubernur Bali Ida Bagus Oka. Bahwa mengakui, me- mang sampai saat ini belum ada konglomerat yang me- nyatakan ingin menanam- kan modalnya di sektor pari- wisata. Menurut dia, prospek pertanian di Bali cukup ce- rah dibanding dengan daera lain di Indonesia karena di- tunjang oleh kondisi daerah- nya, khususnya kemajuan sektor pariwisata. target penerimaan dari pa- Selain itu, ditetapkan pula jak kendaraan bermotor sebesar Rp 6,935 miliar. Dari jumlah tersebut telah terali- sir sebesar Rp 1,163 miliar, atau meningkat 16,83% di- banding tahun lalu dalam dua bulan yang sama (April dam Mei 1993). Investasi Swasta Masuk Mamuju Rp 120 Miliar 823.365. Proyek ini, seluruh- ta mendukung pelaksanaan nya selesai 100 persen. Perwilayahan Komoditi ngunan jalan dan jembatan Pemda Sumsel 4 tahun lalu, Khusus untuk pemba- (Wilkom) yang dicanangkan yang didanai dari APBN secara langsung mendorong murni Rp 3.043 miliar. Yakni peningkatan pendapatan peme- rintah tahun 1992/93 yang ningkatan jalan dan jemba- kat, dan secara dini secara untuk pembangunan/pe- dan kesejahteraan masyara- aktif ikut mengentaskan Yusran Rivai. terserap di Mamuju sebesar Rp 47,5 miliar. Sekitar 60 kasikan pada sektor pemba- persen dari dana ini, dialo- ngunan/peningkatan prasa rana perhubungan/jalan dan perlancar lalulintas pereko- nomian tan poros Sumare-Tapalang 5.5 Km 136 dan jembatan poros Kaluku- gorong. Peningkatan jalan Bonehau panjang jalan 30.7 Km dan 136 m gorong-go- Jembatan poros Kalumpang Luar Negeri (Banlu) Rp 816. Batas Luwu 7 Km. Bantuan 6 juta, untuk pemeliharaan jalan dan jembatan poros Lebbang-Komaka 30 Km, dan pemeliharaan jalan dan jembatan riol poros (Mamuju dan Kaluku. Proyek APBD Tk. I Sulsel Rp 698,4 juta, peningkatan/pengaspalan jalan Tapalang 1 Km. Untuk tahun 1993/94 Ma- muju peroleh dana pemba- ngunan Rp 50,2 miliar, ber- sumber dari APBN, APBD. Tk. I, Tk. II dan Bantuan Luar Negeri. Terbesar ada- lah dana untuk pemba-ngu- nan dan peningkatan prasa- rana perhubungan jalan dan jembatan, yang menghu- bungkan lokasi transmigra- si, dengan ibukota Kecama- jembatan poros Babana- Pembangunan jalan dan Yusran Rivai, menjelas- tan, dan Ibu Kota Kecama- Panggajoang 7 Km dan 2 kan bahwa 1 Juni Kemarin tan, dan Ibu Kota Kabupaten. buah jembatan. Perintisan Hari Kebangkitan Rakyat Menurut Abd. Rasjid Ka- pembangunan jalan dan Mamuju diperingati di sim, dari Rp 47,2 miliar dana jembatan poros Bunde-Ka- Mamuju. Peringatan ini, pembangunan yang diserap lumpang poros batas Tator 3 dimeriahkan dengan berba- Mamuju 1992/93, terdiri dari km. Sasaran yang hendak gai kegiatan, seperti per- APBD/Banlu/Sektoral Rp dicapai dari pembangunan tandingan sepak bola, kese- 35.140,512.732. Bantuan jalan dan jembatan, antara nian rakyat, pesta rakyat, Inpres Rp 8.812.958.000, lain membuka isolasi, men- APBD, Tk. I Rp 1.434.412. dorong pertumbuhan per- keliling. malam híburan, serta pawai 625. APBD Tk. II Rp 1.840. ekonomían masyarakat, ser- (K-25). Sedangkan penerimaan jak, seperti Pajak Bumi dan dari hasil pajak bukan pa- Bangunan (PBB), Iyuran Hasil Hutan (IHH), dan se- bagainya mencapai Rp 5,342 maka total seluruh pajak yang akan dicapai Pemda JEMUR KAKAO: Penduduk desa Akekelamo, Kecamatan Oba, Halmahera Tengah (Halteng), sedang menjemur biji kakao di pinggiran jalan, belum lama ini. Saat ini warga Kabupaten Halteng sedang panen kakao, yang baru dikembangkan di daerah tersebut beberapa tahun terakhir ini. (Ant) dirintis Pemda Bali," kata- nya. "Kalau pembanunan ber- hasil maka peranan pertan- ian akan menurun, itu wajar terjadi di satu negara indus- tri," katanya. Produksi padi di Bali saat ini berkisar natara 5,4 hing- ga 5,6 ton/ha. Jumlah terse- but saat ini berkisar antara "Pertanian punya akses penting bagi Bali sebagai 5,4 hingga 5,6 ton/ha. Jum- daerah tujuan wisata, lebih-lah tersebut kemungkinan lebih jika dikaitkan dengan masih bisa bertambah hing- pengembangan agrowisata ga mencapai tujuh ton/ha. yang secara perlahan mulai (Ant) Rp 21 miliar lebih. penda Jambi, cukup besar. Jumlah rencana penerim- aan pajak ini menurut Kadi- Pencetakan sawah baru di Bali relatif kecil yakni seki- tar 200-300 HA, karena di- hadapkan pada berbagai kendala diantaranya kesuli- tan masalah pengairan. Pencetakan sawah baru ter- di Kabupaten-Tabanan, Su- sebut antara lain dilakukan lelang dan Jembrana. Jambi Targetkan Pajak Rp 21 Miliar 1993/1994 Jambi, NERACA Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jambi tahun anggar- an 1993/1994 ditargetkan sebesar Rp 9,672 miliar, atau naik 30% dibanding tahun 1992/1993 yang hanya Rp 8,2 miliar, kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah Jambi, Neraca. Drs Ec HM Radja'i kepada lahan sawah yang sudah beralih fungsi, bahwa menga- 1.000 Ha setiap tahun. takan, antara 900 sampai Dari satu segi, peralihan fungsi tersebut sebetulnya cukup menggembirakan, karena merupakan indika- tor perubahan dari sistem masyarakat agraris ke era industrialisasi. Tetapi pejabat itu merasa yakin bisa dicapai mengingat prospeknya cerah dan besar pula. Namun demikian, tentu tidak semulus seperti apa yang direncanakan, dan untuk mengantisipasinya telah disiapkan langkah- langkah seperlunya, seperti melakukan koordinasi de- ngan bupati, walikota, dan instansi terkait lainnya. T R A NSM I G RA S T Warga Transmigran Mamuju Berhasil Cetak 7 KUD Mandiri U.Pandang, NECARA Perkembangan koperasi unit desa (KUD) di lokasi transmigrasi belakangan ini yang sangat pesat. Contoh- memperlihatkan kemajuan nya di Kabupaten Mamuju Oknum Undurkan Diri - Aparat Desa Jumat 9 Juli 1993 HARIAN EKONOMI NERACA telah diserahkan kepada Disamping itu 3 unit RMU KUD Sinar Harapan, KUD Menyinggung tentang terdapat 41 KUD. Dari jum- Tauladan dan KUD Mesaka- Deptrans dengan jumlah penetasan telur itik dengan lah tersebut 11 KUD berada di lokasi transmigrasi dan 7 diantaranya sudah mandiri. Kepala Kantor Wilayah Transmigrasi Sulsel, Ir. Muslih Siswosudarmo me- ngatakan kemajuan yang dicapai koperasi di lokasi transmigrasi tidak terlepas Denpasar, NERACA Tak tahan dengan ter: bongkarnya penjualan sapi bantuan presiden (Banpres) NY yang jaba- tan sebagai Sekrearis Desa dan NT sebagai Kepala Dusun Balcan Kecamatan Pemda Sulsel, selain ber- Pembangunan Daerah (BPD) atur diberi lahan dan bibit Jambi 1993/1994 ini sebesar di daerah itu. "Siapapun yang raca, mengatakan para pe- muka sebesar 20% dari total fungsi sebagai Kas Daerah, Sulsel, telah menjalin kerja- tanaman untuk dikembang- juga secara aktif ikut me- sama dengan beberapa wa- nunjang berbagai kegiatan dah usaha dalam dan luar reka tidak lagi menjadi pe- kan. Dengan demikian me- pembangunan daerah, ter negeri. Diantaranya, kata ladang berpindah dan pe- masuk pelaksanaan Perwi- Dirut BPD Sulsel H.ABD. rambah hutan. (K-25) sarana pasca panen dan 2 unit alat untuk permentasi kakao yang berkapasitas 10 ton per hari. instansi terkait. Menurut dia KUD di loka- si transmigrasi, cukup pen- ting. Sebab selain sebagai wadah perekonomian desa juga berfungsi sebagai pe- nunjang produksi sekaligus berperan sebagai pasar bagi produk pertanian warga transmigran. Sementara itu Kepala Kandep Koperasi Mamuju, menjelaskan selain bantuan sarana juga bantuan inves- tasi/modal kerja Rp 62 juta dari PT Waskita Karya. Bantuan ini dimaksudkan agar koperasi khususnya di daerah transmigrasi cepat berkembangan dan mandiri. Ketuju koperasi mandiri di lokasi transmigrasi Ma- muju antara lain KUD Sinar Harapan, KUD Sumber Re- Untuk menunjang kegia- jeki, KUD Menuju Makmur, tan usaha koperasi di lokasi KUD Harapan Mekar, KUD transmigran Mamuju, pihak Lestari Jaya dan KUD Pa- Departemen Transmigrasi ngale. Menurut Sanusi, di telah memberikan bantuan Kabupaten Mamuju, baru 10 JA BOTA BEK da. Tiga koperasi lainnya mendapat bantuan masing- masing 1 hand traktor dan 5 unit hand supriyer. Bantu- an ini bersumber dari bantu- an luar negeri. KUD yang mengelola unit pangan dan 4 lainya menya- lurkan pupuk. Jakarta, NERACA Akhirnya Walikota Jakar- ta Barat, Sudjoko Tirto Wi- djojo, menginstruksikan Sudin Pengawasan Pemba- ngunan Kota (P2K) untuk mengeluarkan Surat Pering- atan Penghentian Pelaksa- naan (SP4) kepada PT Prisma Agung Reality (PAR), developer perumahan dan pertokoan (Ruko) di Kebun Jeruk. Per- sero ini, diminta segera menghentikan kegiatan walikota mengeluarkan pembangunannya, sebelum Surat Perintah Bongkar (SPB) dikeluarkan. Kepala Kamtib, Jakarta Barat, Slamet mengatakan, PT PAR, walaupun telah diperingatkan, ternyata sampai saat ini masih terus melaksanakan pembangun- annya. "Developer itu tidak mengindahkan peringatan," ujar dia. PT BSM Langgar Perjanjian Dikatakan, bahwa APBD 1993/94 Mamuju ditetapkan Kintamani, langsung me- Rp 24.4 miliar dengan Pen- ngundurkan diri. Meski da- dapatan Asli (PAD) lam Rp 1,4 miliar, Perangan nya disebutkan tidak lagi lain karena dukungan Wil- APBD/PAD Mamuju tidak mampu menjalankan tugas- kom, serta semakin baik tugas desa, kedua aparat desa itu mundur akibat tak pendapatan dan tingkat tahan menanggung rasa kesejahteraan penduduk. malu. Jika dihitung Investasi yang masuk Mamuju dibanding didesa itu menjelaskan, Beberapa masyarakat dengan penduduk, maka pendapatan perkapita du- duk Mamuju di perkirakan sudah mencapai Rp 700 hing- ga Rp 800.000/KK/tahun. oknum Sekdes itu memper- oleh uang sebanyak Rp 2,350 juta karena menjual empat ekor sapi. Sedangkan oknum Kadus (Kepala dusun) tadi menjual lima ekor sapi se- harga Rp 1,967 juta. Dikatakan, kedua oknum aparat desa tadi telah membuat pernyataan sang- gup mengembalikan uang tidak halal yang mereka terima. Ini dikuatkan dengan Menurut dia, Walikota Ja- pernyataan tertulis yang karta Barat, waktu itu telah dibuat di hadapan kepala meminta agar tidak memba- desa setempat. (Kni) ngun perumahan atau apa Sampai saat ini di Sulsel sih dibina oleh Unit Pene- terdapat 19 KUD yang ma- tapan Transmigrasi (UPT) perjanjian kredit pemilikan naitu, ketika PT BSM mena- los di pasar Cibitung. Kare- gih utang kepada para peda- gang, satu pun tidak ada yang bersedia membayar. yang dibuatnya. Semula, akan membayarnya tidak dagang di pasar ini tidak harga, sedangkan sisanya katanya. (OT/27). masalah, karena yeng pen- pernah berhutang kepada PT dapat diangsur selama 3-5 saat merayu pedagang, ia BSM. Kalau pun punya hu- tahun ke Bank Ekonomi. menyebutkan akan memban- ting masuk kas negara," tang, itu hanya kepada Bank Tapi, entah bagaimana, tiba- tu, tapi yang terjadi justru Ekonomi, sebagaimana isi tiba developer itu merubah sebaliknya. (k.9/34) Bali Tetaskan Telur Itik dengan Gabah PT PGI tak Tanggung Pedagang P. Cibitung Tuding Jawab Jakarta, NERACA PT Panji Graha Indah (PGI) dinyatakan tidak ber- tanggungjawab. Angggota Komisi A DPRD Tangerang, Fauzi AB, mengatakan per- sero itu telah mengingkari janjinya untuk membangun Bekasi, NERACA Cibitung, Bekasi, Jawa Ba- Para pedagang di pasar rat protes. Mereka menuding PT Bumi Serba Makmur (BSM) telah melanggar per- janjian dan ketentuan yang berlaku. Inilah kondisi yang terjadi antara pedagang dan alat-alat berat di Jambi ngun pasar Menurut Radja'i, pajak pengusaha yang memba- masih banyak yang menung- tudingan dari para pedagang Munculnya protes dan gak 1992, dan untuk la meminta supaya melunasi- yang memanfaatkan los-los nya karena tetap akan dita- al dari tindakan PT BSM. di pasar Cibitung itu, beraw- gih. Sedangkan untuk pajak Persero itu, konon berupaya alat-alat berat 1993 akan menagih kredit para peda- dibayar oleh Dep Keuangan, gang yang diperoleh dari dan Pemda Jambi sendiri Bank Ekonomi dengan pak- Rp 700 juta, katanya. telah mengajukan tagihan sa. Padahal, si pemilik piu- tang sendiri, disebut-sebut Kadipenda Jambi meno- tidak pernah meminta ban- Menurut Ujang, semula lak memberikan penjelasan tuan kepada developer ter- PT BSM menjual los ukuran tentang hubungan antara sebut. 2 x 3 meter seharga Rp 3,75 Ketua Rukun Warga juta. Bagi pedagang yang swas- Pasar itu itu kini. sistem kepemilikan los men- jadi sewa beli, dengan ting- kat bunga yang lebih tinggi. Sejumlah pedagang yang ditemui Neraca, menyebut- kan keberatannya atas per- ubahan sistem kepemilikan los yang diberlakukan PT BSM. Mereka, prinsipnya menolak sistem yang baru itu. Mereka juga minta ban- laan Pasar Bekasi, Daman- tuan Kepala Dinas Pengelo- huri Husain untuk menyele- Pengeloaan Pasar itu diha- dan panjang 40 meter ini a- saikan masalah ini. Kepala rapkan dalam menetralisir kan selesai pada tahun 1992. Hingga kini, diakui, memang Bank Ekonomi ti- dak pernah menagih kredit- nya dari para pedagang. Akibatnya, pemilik hutang da siapa mereka harus itu menjadi bingung. Kepa- membayar hutangnya terse- dengan itu-PT BSM telah but. Sementara-bersamaan mengeluarkan ancaman akan menyegel los-los yang belum lunas. Bahkan, perse- ro ini juga merubah sistem kepemilikan los dari kredit menjadi sewa beli. Semula, PT PGI ini me- nyebutkan akan memba- ngun jembatan itu dengan 650 juta. Waktu itu, sesuai biayanya sendiri senilai Rp rencana yang diajukan, jem- batan dengan lebar 5 meter masalah ini bertindak adil. Sementara, untuk merea- Salah seorang pedagang lisasikan rencana itu, bebe- buah-buahan, Saleh, menga- rapa rumah warga yang takan sistem kempilikan kios bakal terkena proyek itu yang diterapkan PTBSM itu sudah berhasil dibebaskan. sangat memberatkan. Sis- Pemilik tanah dan bangun- tem itu bukan membantu, an rumah itu telah memper- melainkan memberatkan oleh ganti rugi. Tapi, meski ta dalam masalah penggu. (KRW Abdulah kepada Ne- diharuskan membayar uang bangun pasar ini licik dan siap sejak 1909,bra belum pedagang. lahan yang akan dimanfaat- "Perusahaan yang mem- kan untuk proyek itu sudah naan alat-alat berat tersebu dengan Ampera juga terealisasi. "Jika PT Panji Graha Indah tidak mampu, seharusnya ia sege- ra memberitahu kepada walikota," kata Fauzi. (SB) Denpasar, NERACA Peternak Indonesia, khu- susnya Bali, diduga pertama kali berhasil menetaskan telur itik secara tradisional dengan menggunakan gabah di kawasan ASEAN. Menurut Humas Dinas Peternakan Bali, Ir. Nani Irianí, kepada rombongan pers tour yang dipandu Karo Humas Pemda Bali, Drs. Ida Bagus Pangdjaja, ketika meninjau peternakan itik di desa Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Rabu menga- takan cara penetasan telur itik dengan gabah sudah dikenal dan dilakukan ma- syarakat di Bali sejak tahun 1928. anggota 19.312 orang dan simpanan pokok Rp 30,8 juta wajib Rp 6,4 juta dan simpanan sukarela Rp 15, total modal Rp 121 juta. Menyinggung pemasaran Ujung Pandang yang meli- Koresponden Neraca di anak itik berumur sehari, put kegiatan pembangunan baik karena selain pemasar- tutur Nani, punya prospek perkoperasian di Polmas, an lokal, juga muncul per- Majene dan Mamuju mela-mintaan dari luar Bali, se- porkan bahwa lokasi di tiga perti NTT, Maluku, Timtim kabupaten itu, masih perlu dan Sulut. dipacu dan dibina. yang terdapat di pegunung- Di Polmas terdapat 4 KUD an dan terpencil sulit dijang- kau pembinaan. Padahal po- tensi usahanya yakni usaha rotan dan kopi cukup besar: Di lokasi transmigrasi Mamuju, pembinaan sudah baik, namun masalah modal dan sarana seperti gudang dan lantai jemur masih sa- ngat kurang. (K-25) "Sejak 1928 cara pene- tasan telur itik dengan gabah sudah dilakukan masya- rakat Bali, terutama di desa Mengwi, Kediri dan Gian! yar," kata Nani Iriani. Cara penetasan itu diperkenalkan seorang warga Cina yang datang ke Bali. penetasan telur itik dengan Di luar ASEAN, cara gabah ini juga dilakukan di Cina dan Vietnam. Sedang- kan di Indonesia sendiri, selain Bali, cara penetasan tersebut juga dikembangkan di Kalimantan dan Bogor. Penetasan telur itik ini dinilainya positif, bila ditin- jau dari sudut penghematan energi, disamping pengguna- an fasilitas yang tidak me- merlukan modal tinggi. Sementara fasilitas lain yang dibutuhkan, kata Nani, berupa keranjang, niru, ka- rung goni, karung rafia dan balai penetasan. Di Kecama- tar 20 KK yang melakukan tan Mengwi terdapat seki- saja bentuknya di lahan yang kebijaksaan yang dikeluar- kini telah dimanfaatkan PT kan walikota. PAR untuk membangun Ruko. Alasannya, tanah yang letaknya di Kebun Jeruk de- ngan surat girik C No. 600 Persil 130 S. IV itu, masih dalam status Quo. Lebih-lebih, surat kepu- tusan yang dikeluarkan Walikota, Jakarta Barat itu bermaksud mengamankan tanah itu dari pihak yang sedang bersengketa. Terbuk- ti, dengan dinyatakannya tanah tersebut status quo. Tetapi, peringatan yang dikeluarkan walikota itu Dari hasil pengamatan dianggap remeh oleh PT PAR. Hal itu terbukti, de- Neraca, pelaksanaan fisik ngan tetap berlangsungnya dari pembangunan Ruko itu pembangunan Ruko yang sudah mencapai tahap pe- telah berdiri tegar. Disebut-nyelesaiangan dan diperki- untuk melanjutkan pemba- pung. sebut, keberanian developer rakan tinggal 20% lagi ram- ngunannya itu, karena men- dapat dukungan dari oknum Sudin P2K dan Tata Kota Jakarta Barat. Bahkan, karena dukungan dari peja- bat dua instansi inilah, kemudian ia memperoleh Surat Izin Pendahuluan pembangunan. Sementara, akibat tinda- kan itu, beberapa kalangan sangat menyesalkannya. Oknum yang mendukung kegiatan PT PAR itu, seha- rusnya tidak menentang Bahkan, PT PAR, sebagai developer juga telah berha- sil memasarkan Ruko terse- but. Paling tidak, hingga kini telah 60% dari Ruko itu laku terjual.. Di atas lokasi yang kini dijadik bangunan Ruko oleh PT PAR itu, terdapat dua buah surat bukti kepe- milikan, yaitu Abidin Siman dengan surat girik C.No. 600 Persil 130 S. IV dan PT Pris- ma Agung Reality, dengan surat girik C No.104 Persil gabah, dengan produksi 500 ekor anak itik dalam tempo 28 hari. Menurut seorang peter- nak penetasan telur itik di Tulus, harga seekor anak itik Desa Mengwi, I Nyoman Rp 900, sedangkan harga peternak Rp 180/butir. telur yang dibelinya dari Penghasilan bersihnya dari hasil menetaskan telur itik setiap tiga hari sekali Rp 100.000. Dalam 3 hari itu ditetaskan 1.200butir.(Ant) PT PAR Diminta Hentikan Pembangunan Ruko di Kebun Jeruk, Jakarta Barat jembatan Ampera yang membentang di Desa Poris Gaga, Batu Ceper Tange- rang, Jawa Barat. X 130 S.V. Tidak jelas penyebab munculnya dua buah surat kepemilikan tersebut. Yang pasti, Abidin Siman sebagai pemilik sah atas tanah de- ngan surat girik C No.600 Persil 130. S. IV, mengaku tidak pernah memperjualbe- likan tanah itu kepada pi- hak ketiga. Tanah itu diperoleh Abi- din Siman dari pemilik per- tama, yaitu Bantong Bin Madun. Sementara, dia sen- diri belum pernah memper- jualbelikannya kembali. PT Prisma Agung Reality mengakui, surat girik C No. 104 Persil 130 S V diperoleh- nya dari Ny. Sukaesih, sete- lah dia membeli tanah yang kini jadii sengketa itu. Namun yang menimbul- kan keraguan di sini, surat pelimpahan hak atas tanah itu tidak ditandatangani camat dan lurah setempat. Selain itu letak tanah, sesu- dimiliki ai surat girik yang PT Prisma Agung Reality tidak jelas. (he)
