Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Harian Neraca
Tipe: Koran
Tanggal: 1988-11-02
Halaman: 02

Konten


Rabu, 2 Nopember 1988 MENGHEMAT: Penjual keranjang buah itu untuk menghemat ongkos, terpaksa hasil kerajinannya dibawa dengan gerobak karena kalau menggunakan angkutan kendaraan dianggap tidak efisien dan tidak sesuai dengan hasil penjualannya. Penjual yang tak mau disebut namanya itu mengaku, tidak pernah mendapat bantuan apalagi bimbingan dari pihak yang terkait. Hal itu disebabkan, modal untuk membuat keranjang sangat (Foto: Komar/NERACA) kecil dan konsumennya terbatas. Jakarta, NERACA SEJALAN dengan usaha me- ningkatkan produksi pangan, ma- ka pemakaian pupuk terus mening- kat. Direktur Jenderal Industri Ki- mia Dasar (IKD), Ir. Sidharta, pada serah terima Ketua Presidi- um Asosiasi Produsen Pupuk Indo- nesia, dari Ir. A. Salmon Mustafa Pemakaian Pupuk Meningkat Sejalan Meningkatnya Produksi Pangan dan mencapai swasembada pangan ton/thn, mulai berproduksi pada kemampuan rancang bangun dan maka pengembangan industri pu- puk tetap terus ditingkatkan pada masa mendatang, tidak hanya pe- ngembangan produksinya saja te- tapi juga pengembangan rancang bangun dan perekayasaan dalam menyongsong Repelita V. 1985, Pupuk Kalimantan Timur III kapasitas 570.000 ton/th diha- rapkan mulai berproduksi akhir tahun 1988. perekayasaan pabrik pupuk, se- hingga dalam pembangunan pa- brik-pabrik pupuk tersebut parti- sipasi dan tanggung jawab pihak Indonesia semakin ditingkatkan. (14) Pada akhir 1988 total kapasitas terpasang, pabrik urea mencapai kurang lebih 5.000.000 ton/th." "Untuk melaksanakan usaha itu, peranan asosiasi sebagai wadah or- ganisasi yang mengkoordinasikan para produsen pupuk di Indonesila perlu ditingkatkan," pesan Sidhar- la. kepada Ir. Sotion Ardjanggi man- tan Dirjen Aneka Industri, di Ja- karta, Selasa. Menurut Sid harta, hal itu meng- akibatkan pabrik pupuk di dalam negeri juga terus berkembang tidak hanya pabrik pupuk urea saja, teta- pi juga pabrik pupuk ZA dan TSP Perkembangan industri pupuk di Indonesia telah dirintis sejak 1956 dengan dirasakannya tuhan pupuk yang semakin me- ningkat, sehingga cukup ekonomis apabila diproduksi sendiri. M 72. Kapas kecantikan DEW ROSE 73. Kapas kecantikan SAKURA 74. Kapas kosmetika 75. YURI Porstex Di samping tersedianya bahan-Kuja ng kapasitas 570.000 ton/- baku untuk pupuk urea yaitu gas th, mulai berproduksi pada 1978, alam, pabrik pupuk yang pertama di Indonesia dibangun di Palem- hang yaitu PT. Pupuk Sriwijaya (PUSRI) dengan kapasiats 100.000 ton pada 1963. 76. YURI WASMO Car Merah Padat Padat Pabrik pupuk urea berkembang yaitu: Padat, Cair Pustri II kapasitas 380.000 ton/th, mulai berproduksi pada 1974, - Pustri III kapasitas 570.000 ton/th, mulai berproduksi pada 1976, - Pustri IV kapasitas 570.000 ton/th, mulai berproduksi pada 1977, IM DAFTAR Kosmetika dan Alat Kesehatan Berlaku s/d tanggal : 31 Desember 1989 Periode Pendaftaran 1986 s/d 1989 PT. SEMEN BATURAJA dibangun di Sumatera Bagian Selatan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan daerah di empat provinsi itu, yakni Sumatera Selatan, Jambi, Lam- pung dan Bengkulu. Pupuk Asean Aceh kapasitas 570.000 ton/th, mulai berproduk- si pada 1983. Pupuk Kalimantan Timur I dan Il kapasitas masing-masing 570.- 000 ton/thn, kedua-duanya mulai Mengingat pupuk merupakan Dari pengalaman mengembang- saya tidak komoditi vital dalam membantu berproduksi pada 1984, Pupuk Is- kan pabrik pupuk selama 25 tahun - kan para ahli pembuat roti dank uc meningkatkan, mempertahankan kandar Muda kapasitas 570.000 tersebut telah berkembang pula Indonesia datang ke IBA untuk ikut pameran. Tapi melihat per- kembangan teknologi dalam bi- dang industri ini, di mana berbagai peralatan mesin otomat diperguna- kan," tandasnya. Cair Kuning 77. SAMPAN Pembasmi Aerosol Tak serangga aerosol 78. SAMPAN Pembasmi Aerosol Tak serangga aerosol 79. SAMPAN Pembasmi Aerosol serangga aerosol 80. SAMPAN obat anti nyamuk bakar 81. SAMPAN Pembasmi Cair nyamuk bakar Di samping memenuhi ke- butuhan itu, tugasnya mengem- han pula misi sebagai unit eko- nomi, stabilisator harga dan penyediaan semen, menunjang pengembangan daerah, rancang hangun dan rekayasaan serta pengembangan golongan eko- nomi lemah dengan berbagai keterkaitannya. Ke empat provinsi itu sebe- lumnya bahan bangunan (se- men) ini dipasok dari produksi pabrik semen Indarung atau populernya disebut "semen Padang". Semen Padang inilah yang sempat terpakar di ma- syarakatnya, sehingga produk- nya sampai kini masih saja menjarah daerah Sumbagsel terutama di provinsi Bengkulu. Lahim ya pabrik semen Cibi- nong menyusul pula merebut pasar di Sumbagsel terutama Lampung dan Sumsel. Produksi kedua pabrik itu berk utat mem- perebutkan pasar di empat provinsi itu. wama Aneka 60 g/Plastik Biru 500 ml/Btl Justru pemakai kedua jenis semen tersebut telah terlanjur terpaku di daerah Sumbagsel. Tidak heran jika kehadiran pro- duk PT. Semen Baturaja di pasaran Sumbagsel di awal ta- hun delapan puluhan sempat kurang enak kemajuannya. Padahal daerah ini merupakan la han pasar semen Baturaja ini. Beberapa waktu silam Nera- ca yang memantau perkem- bangan semen di provinsi Beng- kulu menemui berbagai alasan para pemakai maupun peda- berwama 400 g/Kaleng berwama Tak 300 g/Kaleng berwama Padat Hijau 5 pasang 30 . Aneka 50 g/Plastik KD 8515122 sda- wama Aneka 60 g/Plastik an g/doos Kekuning 41/kaleng INDUSTRI-PERTAMBANGAN-PU/PERUMAHAN RAKYAT Pabrik pupuk lainnya berkem- bang Pupuk TSP diproduksi oleh PT Petro Kimia Gresik TPS I dan TSP II masing-masing berkapasi- tas 550.000 ton/th dan mulai ber- produksi masing-masing pada 1979 dan 1983, dan pada 1986 setelah diadakan modifikasi kapasi- tasnya dapat ditingkatkan masing- masing menjadi 60.000 ton/th. Pupuk ZA juga diproduksi oleh PT Petro Kimia Gresik ZAI ka pa- sitas 200.000 ton/th mulai ber- produksi pada 1972. ZA II kapa- sitas 250.000 ton/th mulai berpro- duksi pada 1984. ZA III kapasitas 200.000 ton/th mulai berproduksi pada 1986. Dari perkembangan pabrik-pa- brik pupuk itu terlihat, dalam ku- run waktu 25 tahun pabrik pupuk telah berkembang dari kapasitas 100.000 ton/th menjadi 6,8 juta ton/th. KD 8515123 500 ml/Btl 180 g/Kaleng KD 3415222. gang di sana, kenapa semen Baturaja seret laku. Sehingga semen Padang terus saja mera- jalela di daerah itu. KD 8515124 sda- -sda- KD 5415752 29-2-1988 JOENOES TUNGGAL P.T. Jakarta. -sda- KD 5415477 sda- Alasan utama akibat perbe- daan kantong yang kurang kuat, untuk dapat diangkat da- lam jarak jauh dengan jalan berbukit-bukit ke pegunungan atau tempat bangunan. Semen Padang kata mereka, kantong- nya cukup berlapis-lapis. Tidak mudah pecah. Sebaliknya se- KD 3415217 KD 3415221 KD 8015045 KD 3415218 sda- sda- men Baturaja waktu itu lapisan kantongnya tidak demikian. Selain itu makin lancamya hu- bungan darat Bengkulu ke Padang membikin ongkos ang- kut murah. Bahkan lebih murah dari Bengkulu Palembang, katanya. Membaik TERLEPAS dari hal-hal ter- sebut, mungkin saja adanya pro- teksi terhadap PT. Semen Batu- raja sebagai BUMN (Badan Usaha Milik Negara), persero barangkalai agar menjadi "tuan" di daerah sendiri. Kini pasaran maupun produksi Se- men Baturaja semakin mem- baik, meski dari angka pro- duksi belum apa-apa jika di- hitung prosentase kenaikannya. Sebut saja produksi pada 1986 misalnya sebanyak 426.- 232,08 ton. Pada 1987 atau sampai ke pengantongan ter- sda- sda- sda- -sda- -sda Oleh Helmy Marsindang DARMALI Cor- poration PT. Tangerang -sda- -sda- -sda- -sda- akhir sampai 31 Desember malam cuma mencapai 432.- 030,06 ton. Hanya kejiprat naik 5.797,98 ton. Cukuplah dari pada tidak sama sekali, ujar beberapa pengecer semen di Palembang. Pasar semen Baturaja sebe- narnya cukup luas di samping. empat provinsi tadi ternyata menjarah juga ke daerah Riau Kepulauan. Basis utama pema- sarannya adalah Bandar Lam- PT. Semen Baturaja Sekilas (1) Pasar Merah dan Pasar Hijau pung, Metro, Kotabumi, Palem- bang, Baturaja, Lubuk Linggau, Bengkulu, Tanjung Enim, Pang- kal Pinang, Jambi dan Tanjung Balai Karimun. Distributor se- Turun ya mencapai 27 buah. Dari pemantauan Neraca be- berapa proyek telah mengguna- kan semen Baturaja cukup lu- mayan. Di antaranya Waduk Rarem Kotabumi, Pusat Aro- matik Plaju (PAC-proyek aro- matic centre), dermaga batu- bara Tarahan Lampung, jalan Baturaja Prabumulih, "Betun -Jambi, pabrik gula Cinta Ma- nis di Tanjung Raja, bendung Air Gegas di Lubuk Linggau, proyek LPG di Riau Kepu- lauan, Perumnas Palembang, dan bantalan rel kereta api PJKA ESS. ini. Warna kantong daerah pen- jualan semen Baturaja dibeda- kan satu kawasan dengan ka- wasan lainnya. Ini agak unik Demikian dikemukakan direk- tur Perkumpulan Ekonomi Indo- nesia Jerman (Ekonid) DR. F Kleinsteuber pada pengantar acara presentasi IBA, Senin malam di Jakarta. Kepala Pusat Pengembangan dan Pemasaran Hasil Industri Pa- ngan Badan Pengembangan Eks- por Nasional (BPEN), Drs. Adhi Sunarto mengatakan, banyak peng- usaha industri pangan Indonesia sudah mendapat maanfaatnya de- ngan ikutserta dan menghadiri pa- meran-pameran dagang di Jerman. Menurut Adhi Sunarto, peme- rintah senantiasa membantu para pengusaha dengan mengadakan berbagai tindakan deregulasi. Se- dangkan BPEN dapat memberi- kan fasilitas kepada pengusaha yang akan ikutserta dalam berba- gai pameran di luarnegeri. Armin Statr, manajer proyek IBA 89 dalam presentasinya me- nyebutkan roti dalam sejarah selalu merupakan produk esensial. Dan yang memproduksinya dalam ska- la besar, tidak akan pernah men- derita kelaparan. HARIAN NERACA mungkin. Entah apa maksud- nya, jika untuk daerah Propinsi Lampung dan Sumatera Sela- tan Daratan (tidak masuk Bang- ka Belitung) kantongnya bertu- is warna hijau. Untuk daerah/ kawasan Propinsi Bengkulu, Jambi, Riau Kepulauan dan Sumsel Kepulauan (Bangka, Belitung) kantongya dominan bertulis warna merah. Isi, mau- pun jumlah dan mutu tetap Pinjaman LN untuk Departemen PU, Tetap IBA Tawarkan Teknologi Industri Bakeri Jakarta, NERACA macam ini, para ahli roti, kue dan industri bakeri dapat memperoleh DENGAN kian berkembang- nya industri bakeri di Indonesia, informasi sampai tingkat mana tek- sudah waktunya para ahli pem-nologi di bidang ini telah dicapai. buat roti dan kue di sini juga meli- hat perkembangan di luar negeri. Untuk itu, Pameran Dagang Bake ri Internasional (IBA) di Duessel- dort, Jerman Barat menawarkan peningkatan teknologi di bidang Di samping itu, para pembeli potensial dapat melihat secara luas berbagai tungku (oven) buatan ber- bagai negara, mesin-mesin bakeri, perkakas toko, segala tipe perala- tan membakar kue, produk-pro- duk sudah siap dan bahan men- tahnya, kata Armin Stader: Jakarta, NERACA negara donor guna memperoleh DI DEP. PU hingga ini tidak bantuan pendanaan, biasanya me- ada bantuan luar negeri yang sam- makan waktu cukup lama. Karena itu sering terjadi proyek tersebut kai seluruhnya karena proyek yang dibiayai dengan dana itu telah sele- sai, memang ada kalanya terjadi, tapi sisa dana pinjaman itu tidak dikembalikan kepada negara/lem- baga pemberi pinjaman. Ka Hu- mas Dep. PU drs. soepardjo me- ngatakan hal itu kemarin di Jakar- lit. Soeprodjo menyebutkan, sisa dana pinjaman luar negeri itu bia- sanya dialihkan untuk membiayai proyek lain. Namun, tentu saja hal itu dengan persetujuan negara/lem- baga pemberi bantuan tersebut. Apabila sisa dana tersebut memang betul-betul tidak diperlukan lagi, Dep. PU akan mengusulkan ke Bappenas dan Dep. Keuanganagar sisa dana pinjaman tersebut dikem- balikan dan bila perlu dibatalkan. Suatu proyek yang diusulkan ke Jakarta, NERACA 996.000 bph. Tingginya produksi minyak Arab Saudi dan surplus produksi yang terjadi di negara anggota pai dibatalkan. Kalau tidak terpa- diusulkan lagi ke negara donor/- hari (bph), setelah perundingan OPEC lainnya, telah mendorong kian meningkatkan kemungkinan ARAB Saudi telah meningkat- kan produksi minyak mentahnya menjadi lebih dari 6 juta barel per mengenai pembagian produksi di antara negara anggota OPEC me nemui jalan buntu baru-baru ini. Denpasar, NERACA PERAJIN perak sudah saatnya memanfaatkan peralatan modern untuk mempercepat proses produk- si sekaligus memperbesar perole- han devisa dari perdagangan per- hiasan ke manca negara, demikian Drs Wayan Rugeg pimpinan BI- PIK, Kanwil Departemen Perin- dustrian Bali. Pengrajin Perak Manfaatkan Alat Modern Pengusaha Indonesia akan mem- peroleh informasi mengenai tekno- logi mutakhir dalam bidang pem- buatan roti dan kue dan melihat Dalam pameran IBA 89, yang mesin-mesin terbaru dalam pamer- merupakan ke 14 kalinya pameran an itu. (20) FERRANE Sampai sekarang Indonesia be- lum pernah ikut serta dalam pamer- an ini, yang diadakan tiap tiga tahun sekali. Stader menjelaskan pentingnya pengusa ha roti dan kue menjadi peserta atau pengunjung pameran ini. ra yang di sini. Sebanyak 20 perajin yang kini mengikuti latihan peningkatan tek- nologi proses produksi perhiasan, porter dan wisatawan manca nega- diajak meninjau peralatan yang didatangkan dari Jerman Barat ke sebuah perusahaan pembuat per- hiasan perak di Lokasi, Wisata Kuta, 12 km selatan Denpasar. Perusahaan sekaligus eksporter Sisanya tersebar di tujuh kabu- paten di Bali, mereka umumnya memanfaatkan sarana maupun ran- cang bangun tradisional sehingga lamban perkembangannya. "Kami berupaya memperkenalkan perala- tan jenis baru kepada perajin," katanya. sama saja. Beda hanya warna tulisan saja, Menarik bukan...? Diresmikan Preside.. PT. SEMEN BATURAJA (persero) ini mulai diproduksi 1981. Diresmikan Presiden Soeharto, tepatnya 29 April 1981. Sayangnya, kita tidak begitu tahu sejauh mana capai- an yang sebenarnya diraih oleh BUMN yang bahan bakunya sebagian besar dikuras dari pe- rut bumi Sumsel ini. Public Relation (PR) yang konon disebut penghuni bumi ini sebagai ujung tombak popu- laritas usaha, nyatanya tak di- lembaga lainnya supaya bisa em- peroleh dana pinjaman luar negeri. Apabila negara donor pertama, setelah sekian waktu dan menyetu- jui maka permintaan/pengajuan usulan ke negara donor berikutnya dibatalkan kembali, meskipun ne- gara tersebut telah menyatakan kesanggupannya untuk memberi- kan pinjaman. nexsmid neil Sampai 31 Agustus 1988 jum- lah pinjaman luar negeri yang telah tertuang dalam naskah Pinjaman Luar Negeri di lingkungan Dep. PU dan yang berlaku (masih efek- tif) sebesar USD 6.565 juta. Sum- ber-sumber dana pinjaman luar negeri ini berasal dari bank Pem- bangunan Asia (ADB), Bank Du- nia, OECF, Pemerintah belanda, KFW, SFD. (BN). "Beberapa tahun lalu, elektro- nik juga sudah memasuki tekno- logi bakeri. Pembaruan dan per- kembangan baru dapat ditemukan di berbagai sektor," ujarnya. Stader menyebutkan antara lain, sistem pergudangan, di mana dapat disimpan tepung terigu dan padi- padian. Dan yang terakhir itu da- pat digiling menjadi tepung. Air pencampur dan peralatan ukuran biasanya juga menjadi bagian tak terpisahkan dari perkakas itu. Dalam presentasi itu, Armin Sta- der menceritakan berbagai kema- palan anak perusahaan Pertamina PT P & TK. juan yang telah dicapai industri bakeri, yang patut dilihat kalangan pengusaha bidang itu. IBA 89 akan berlangsung 15-23 April 1989 di Duesseldorf, dan 000 pengunjung dari lima benua. diharapkan 100.- Hingga sekarang sudah 600 apli- kasi masuk dari 20 negara, yang akan ikut pameran di luas areal 60.000 meter persegi. ANK itu dengan peralatan canggih mam- pu mengolah sedikitnya 300 kg perak setiap bulan dengan rancang bangun sesuai perkembangan dan mampu memenuhi permintaan konsumen dalam jumlah besar dan tepat waktu. Depot BBM yang bersifat pela- yanan umum itu dibangun diatas Rugeg mengatakan, Bali terca- tanah seluas tiga hektar dengan tat membina 2000 perajin perak tangki penimbunan empat buah sebanyak 1.750 orang diantaranya 000 liter untuk minyak tanah, pre- masing-masing berkapasitas 400.- beroperasi di Desa Celuk, Kabupa-mium dan solar ten Gianyar melayani pesanan im- Kapal Pertamina Suplai dengan nomer lambung 34 itu dipesan kepada perusahaan pembuatan ka- negeri. demi- kian membuktikan bahwa bangsa Ia mengatakan, perajin di Desa Celuk dan Kuta yang sering dida- tangi konsumen manca negara, mampu memproduksi barang per- hiasan perak yang dicampur emas la mengatakan, dengan diba- ngunnya depot BBM di Fak-Fak itu, maka penyebaran lokasi depot disini semakin merata, sehingga diharapkan dapat mengurangi be dengan bentuk berbagai jenis bina-ban depot lain yang selama ini tang dalam jumlah banyak. beroperasi, disamping pengadaan BBM di daerah ini semakin baik dan merata. "Jika perajin perak di pedesaan mulai mengenal peralatan modern dan mampu memilikinya bakal mempercepat proses produksi dan menambah penghasilan," katanya. (Ant) Indonesia kini telah mampu mem- produksiljenis kapal strightsupplay vessel. Ir Djoko Purnomo, Dirut PT D & Penyerahan kapal dilaksanakan PKS kepadair Muhd. Moelief MBA, Dirut PT P & TK. Panjang kapal yang diserahkan itu 60 m, lebar 13 m, tinggi 5,30 m, sarat penuh 4,00 m dan bobot mati 1045 ton, sedang mesin kapal ber- kekuatan 2 x 1770 HV dan kecepa- tan 13,20 knots: Kapal ini diawaki 16 abk (anak buah kapal) dan angkut penumpang sebanyak 6 orang. Produksi Minyak Saudi Capai 6 Juta bph Kapal Suplai Produk PT Dok Diserahkan ke Pertamina Endin menyatakan, penyerahan kapal suplai produksi dalam negeri tersebut mempunyai arti penting, Middle East Economic Survey (MEES), suatu penerbitan yang berkantor pusat di Nicosia, mem- beritakan produksi minyak Arab Saudi baru-baru ini mencapai se- kitar 6 sampai 6.2 juta bph. Se- dangkan kuota produksinya terca- tat 4.36 juta bph. Kuwait yang mengikuti jejak Arab Saudi dalam melaksanakan duksi sekitar 1.8 sampai 2 juta bph kebijakan perminyakan, mempro- minyak mentah. Padahal kuota produksi yang diperolehnya hanya kebiri. Belum se-plong BUMN lainnya di daerah setempat. Pertamina atau Pusri misalnya. Humas bukan hanya sebagai pajangan atau manajer salon dan kelobot kata orang Belan- da. Tapi merupakan partner pers dalam publikasinya me- nunjang pembangunan, kata orang pintar. Walau demikian agaknya dengan referensi minim boleh juga kita menengok kembali sejarah perusahaan ini. Mung- kin tujuh tahun silam hal sema- cam ini pernah ditayangkan ke permukaan. Bagi yang sudah lupa inilah kilas ceritanya. Jakarta, NERACA SEBUAH kapal suplai produksi PT Dok & Perkapalan Surabaya (PT Dok & PKS) yang berbobot mati 1045 ton, belum lama ini di- serah terimakan kepada PT Per- lamina & Tongkang (PTP & TK). sel, 5 dok tugboat, 5 buah pela KA. Endin, di Jakarta, kemarin, topp,4 morriboat dan 2 speadboa (11). dengan penyerahan kapal tersebut berarti menambah armada perka- dari 31 buah KLINKER: l'abrik klinker (terak) PT Semen Baturaja tepatnya di dusun Sukajadi. Kotip Baturaja Ogan Komring Ulu Sumsel (Foto: Helma/NERACA) Depot BBM Dibangun di Irja Pimpinan Pertamina unit pem- bekalan dalam negeri VIII Malu- ku-Irja, Anto Karmojono di Jaya- pura, Senin mengatakan, depot BBM di Fak-Fak itu dilengkapi dengan sarana penunjang berupa fasilitas penambatan kapal tanker, jaringan pipa minyak serta fasilitas pengisian lain. Jayapura, NERACA Numfor, Sorong, Merauke, Serui, PEMBANGUNAN depot ba- Nabire, dan Manokwari, termasuk han bakar minyak (BBM) di ka- yang akan dibangun di Fak-Fak bupaten Fak-Fak, Irian Jaya akhir nanti, ujar Karmojono. tahun ini mulai dikerjakan dengan alokasi yang disediakan sebesar Rp 3,1 miliar. Depot BBM yang berifat khusus pengisian pesawat udara sebanyak lima buah masing-masing di Sen- tani Jayapura, Frans Kaisiepo Biak, Rendani Manokwari, Mopah Merauke dan di Nabire Paniai dan akhir Nopember 1988 akan dibu- ka di lapangan terbang Sorong daratan. Di propinsi ini terdapat depot BBM yang bersifat pelayanan umum sebanyak delapan buah ma- sing-masing di Jayapura, Biak, Kepada para anggota Komisi D-DPRD Jawa Tengah Ir. Wa- djad Tamam mengemukakan, dari target pembangunan Perumnas Tlogosari 9.500 unit rumah berba- gai tipe itu baru ai 6.587 unit serta 2.552 calon penghuni sudah menyelesaikan akad kredit. Juru bicara Komisi D, Chae roni, BcHk ketika dihubungi me nyatakan, pembangunan Perum- nas Tlogosari sangat ideal karena daerah itu merupakan pemekaran Kotamadya Semarang. (Ant) produksi Organisasi Negara Peng. konferensi tingkat menteri OPEC ekspor Minyak (OPEC) mencapai yang dijadwalkan berlangsung di Wina 21 November mendatang, juga dapat berakhir dengan jalan buntu. 22 juta bph. Komite Pemantau Harga dan Komite Strategi Jangka Panjang OPEC dalam pertemuannya di Madrid baru-baru ini gagal meme- cahkan masalah pembagian kuota produksi. Karena Iran menolak ke inginan Irak untuk memperoleh kuota produksi yang sama besar dengan Iran. dar Hal ini tidak hanya berkaitan dengan kurang sempurnanya pa- brik dalam proses pencampuran- nya, tetapi juga menyangkut soal "bisnis atau karena mencari ke- untungan, kata Kepala Balai Indus- tri Semarang, Ir. Anang Lukmana. Menurut Standar Industri Indo- nesia (SII) kadungan KJO3 dalam setiap kilogram garam konsumsi minimal 40 ppm (part per million) atau kurang lebih 25 persen. Menteri Perminyakan Iran Gho- lamreza Agazadeh mengatakan, pi- pada para Menteri Perminyakan haknya telah mengemukakan ke- anggota OPEC lainnya, negaranya tidak akan pernah menyetujui per- Tetapi pengusaha swasta sering mengurangi kadar kandungan ter- sebut, disebabkan antara lain ke- terbatasan peralatan pencampuran yodium ke dalam setiap produksi garam sehingga proses pencampu- ran kurang merata. Penyebab lainnya adalah sifat hid roskopis (mudah menyerapair), sehingga zat yodium yang hanya berada pada lapisan luar setiap butir garam ikut larut apabila ter- simpan terlalu lama, terutama di tempat lembab. Sebetulnya, sifat hidroskopis ini bisa dihilangkan dengan mengada- kan pengeringan yang sempurna agar kadar NaCl-nya bisa menca- pai 94,7 ppm pada tiap kilogram garam, ujamya, NaCl berfungsi mencegah sifat hidroskopis pada garam, sehingga kadar yodium dapat dipertahan- kan, kata Anang Lukmana yang didampingi staf penelitinya, Djoko Wilarso, BE Dengan adanya depot Pertami- na yang melayani kebutuhan BBM di daerah ini, maka akan memper- lancar dan mempercepat pemba- ngunan daerah pedalaman yang terisolir sehingga dapat sejajar de- ngan daerah lain di Indonesia. Kelancaran transportasi di pro- pinsi ini tergantung kepada perse- diaan bahan bakar minyak, karena untuk menjangkau suatu daerah kabupaten dengan kabupaten lain harus melalui pesawat udara atau kapal laut. Halaman II Menurut Anto Karmojono, di- bangunnya depot BBM di Fak-Fak ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan BBM bagi masyarakat daerah itu di waktu mendatang. (Ant) mintaan Irak itu sekali pun harga minyak di pasaran akan jatuh sam- pai US$ 6 per barel (pb). Menurut MEES, situasi demi- Jakarta, NERACA Indonesia menangguhkan eks- JEPANG hari Senin meminta por aluminium ingot ke Jepang, karena ada perselisihan pendapat Indonesia agar peserta melanjut- tentang pembagian hasil produksi kan pengapalan aluminium ingot oleh PT. Indonesia Asahan Alumi- PT Inalum. nium (Inalum) ke Jepang, kata sebab membuktikan galangan ka- pal di dalam negeri mampu dalam pembangunan kapal-kapal yang dipesan Pertamina. para pejabat Jepang. memelihara Semarang, NERACA 41 PT. Inalum berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan industri alu- Permintaan Jepang itu dikemu- minium dalam negeri (Indonesia), Dewasa ini, armada PTP & TK kakan oleh Menteri Perdagangan hingga maksimal 1/3 dari pro- armada yang terdiri Internasional dan Industri Hajime duksi atau 75.000 ton/tahun, yang Tamura, ketika ia oleh perseroan tersebut dapat di- pertemuan dengan Menteri Nega- jual langsung kepada industri da- ra Riset dan Teknologi B.J. Ha- lam negeri atau melalui agen. Otorita Asahan juga berpendi- bibie, demikian menurut laporan AFP, dari Tokyo, Selasa. rian, hak pemerintah Indonesia Mereka membahas masalah di- sebagai pemegang saham memang persen, akan tetapi bukan ter- tangguhkannya pengapalan alumi- KEPALA Cabang Perum Per- nium ingot yang diproduksi peru- hadap seluruh produksi, melain- umnas Wilayah V Ir. Wadjad Ta- sahaan patungan Indonesia Je kan terhadap volume yang boleh diperdagangkan oleh PT. Inalum mam mengatakan, pembangunan pang tersebut. Perumnas Tlogosari Kotamadya Menristek Habibie dikutip me- setelah kewajiban menjual alumi- Semarang merupakan yang terbengatakan, ia akan menyampaikan nium kepada industri dalam negeri sar di Jawa Tengah dengan areal permohonan Jepang itu kepada sesuai dengan kebutuhan dari wak- 170 ha dan dengan berbagai tipe, Presiden Soeharto dan menteri- tu ke waktu dipenuhi, kata Soe- hoed. yang saat ini sudah tercatat 19.000 menteri yang terkait dengan indus- NAA berpendirian, dasar pem- tri dan ekspor aluminium. pemohon PT. Inalum pada saat ini mem- bagian dilakukan terhadap seluruh produksi aluminium 190.000 ton hasil produksi, bahkan pernah di- per tahun, atau masih di bawah tegaskannya bahwa hak pihak In- kapasitasnya yang mencapai 225.- donesia hanya hingga batas 1/3 000 ton. "Kapasitas pelebuhan alu- dari produksi tahunan PT. Inalum. "Otorita: Asahan senantiasa ber- minium ini dalam jangka 12 tahun masih dapat ditingkatkan menjadi harap agar perselisihan ini dapa 360.000 ton per tahun," kata Ke- diatasi dengan cara yang saling tua Otorita Asahan A.R. Soehoed menguntungkan, dan dalam waktu kepada para wartawan baru-baru yang tidak terlalu lama," kata Ir. A.R. Soehoed. ini. Berita MEES itu bertepatan de- ngan kunjungan Menteri Permi- nyakan Oman, Saeed Al-Shanfari ke Iran dan dengan persiapan si- dang darurat para menteri luarne- geri Kelompok Kerjasama Negara Teluk Persia (GCC) yang berlang- sung mulai Selasa kemarin di Riyadh. Kalangan industri perminyakan mengatakan, Oman salah satu ne- gara anggota GCC, dilibatkan da- lam suatu upaya bersama meme- cahkan masalah kuota Iran-Irak. Sementara Uni Emirat Arab (UAE), salah satu negara yang menentang garis petunjuk OPEČ mengenai produksi, dewasa ini me- mompa hampir lipat dua dari kuo- ta produksi minyaknya selama Ok- tober dan nampaknya kemungkin- anakan tetap memperoduksi sama banyaknya dalam November ini. Menurut MEES yang dikutip berbagai kantor-berita UAE sela- ma Oktober memproduksi mi- nyak rata-rata sebanyak 1,9 juta bph. Padahal kuota produksinya hanya 1 juta bph. Di lain pihak, Iran mengumum- kan rencananya meningkatkan de- ngan tajam produksi minyaknya dalam lima tahun mendatang. Iran mengatakan, situasi seka- rang yang penuh diliputi suasana pesimis di antara negara anggota OPEC yang secara potensial me- nyebabkan turunnya harga minyak sekarang, kemungkinan tidak bisa dicegah. Produksi minyak UAE selama Juli mencapai rata-rata .1,45 juta bph. Sedang selama Agustus terca- tat 1.7 juta bph dan selama Sep- tember tercatat 1,95 juta bph. Kandungan Yodium Garam Produksi Swasta tidak Sesuai Standar Pekan lalu UAE mendesak, pi- haknya tidak bisa menerima setiap kuota produksi OPEC yang akan menetapkan kuota produksi mi- nyak UAE menjadi kurang dari 1,5 juta bph. (20) RI Lanjutkan Pengapalan Aluminium ke Jepang Semarang, NERACA Proses pengeringan biasanya de- hanya Rp 24 per Kg, proses yo ngan cara dioven (dipanaskan) diumisasi pada setiap kilogram ga KANDUNGAN yodium atau oleh setiap pabrik. Cara ini sudah ram hanya membutuhkan biaya KJO3 (kalium jodat) pada garam tepat, dan biasanya garam rakyat Rp 2 ongkos produksi hingga pa- produksi pabrik swasta pada umumnya belum memenuhi stan- yang telah melalui proses penge- saran bebas paling banter Rp 35,- kadar NaCl-nya lebih tinggi untuk setiap kilogramnya. ringan, ketimbang kadar yang ditetapkan Menghadapi rendahnya standar SII yaitu mencapai 98 ppm. yodium yang terkandung garam Namun yang menjadi kendala, produksi pabrik swasta di pasaran menurut Anang Lukmana, tujuan bebas, Balai Industri Semarang ber- mencari keuntungan dengan me- sama tim khusus dari tingkat pro- ngurangi kadar KJO3 pada setiap pinsi Jawa Tengah mengadakan kilogram garam menyebabkan ga- sidak ke lapangan. Balai Industri Semarang kini mengupayakan alat penelia cepat terhadap garam beryodium la mengemukakan pula, garam mengingat standarisasi yodium pa- produksi swasta dengan harga Rp da setiap produk garam tidak bisi 40,- per kilogram sebetulnya sudah dilihat dengan indera, meskipun pas memberikan keuntungan cukup bebrik bersangkutan sudah membu- sar bagi produsen. buhkandalam bungkus garam pro- (Ant) Produsen membeli garam rakyat duksi. Des. Jan. 89 Feb. Mar. Apr. Mei. Jun. Jul. Aug. Sep Saham Indonesia dalam peru- Menurut laporan AFP dari Tok- sahaan peleburah aluminium ada- yo, dalam bulan September Indo- lah 41 persen, sedangkan saham nesia mengapalkan aluminium ke Jepang (Nippon Asahan Alumi- Jepang sebanyak 10.000 ton, teta- nium Corp. dan 12 perusahaan pi selam'a Oktober tidak ada lagi Jepang lainnya) 59 persen. pengapalan aluminium. (Ant) sesuai stan- dar agak sulit ditemukan di pasar juga an. Perkembangan Harga Minyak Jakarta, NERACA PERKEMBANGAN harga minyak mentah pada perdagangan akanan (future trading) hari Senin 1 November 1988 di New York Mercantile Exchange dari jenis minyak West Texas Intermediate untuk kontrak penyerahan bulan berlainan dalam USS menurut laporan Associated Press adalah sebagai berikut: Penyerahan Buka Tinggi Rendah Tutup Perubahan 13.80 13.92 13.55 13.58 13.84 13.94 13.51 13.56 Turun 27 Turun 31 13.87 13.95 13.56 13.59 Turun 32 13.95 13.00 13.65 13.66 14.00 14.03 13.73 13.71 14.05 14.08 13,70 13.76 14.11 14.11 13.75 13.81 Turun 32 Turun 33 Turun 35 Turun.37 14.17 14.17 13.80 13.86 Turun.39 14.09 14.09 14.09 13.91 Turun 41 14.29 14.29 14.15 13.96 Turun 43