Tipe: Koran
Tanggal: 2021-02-19
Halaman: 19
Konten
JUMAT LEGI, 19 FEBRUARI 2021 (7 REJEB 1954) BELAKANGAN, menimba ilmu agama (mengaji) melalui media sosial (medsos) atau secara online menjadi tren tersendiri. Bukan semata karena saat pandemi. Tetapi mencari bekal keagamaan seperti sudah menjadi kebutuhan. "Sebenarnya tidak ada masalah, mau mengaji atau mencari ilmu agama dari mana saja. Sebab sudah punya patron masing- masing. Mereka akan mencari materi kajian dari kelompoknya," kata Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Yogyakarta, Ustadz HM Jazir ASP. Dijelaskan, dengan patron itulah mereka akan mengakses ulama atau ustadz yang jadi rujukan. Bisa dengan penceramah yang ada di dalam negeri maupun luar negeri. "Karena itulah, hal tersebut bisa sebagai trans nasional. Bisa memahami pergerakan Islam internasional. Namun demikian tetap perlu klarifikasi materi yang disampaikan, tepat atau tidak dengan ajaran Islam dan keindonesiaan," sambungnya. Kondisi tersebut, lanjut Ustadz Jazir, menjadikan ngajinya tidak lagi lokal sesuai kecenderungan masing-masing. Dengan situasi ini tentunya juga diperlukan lembaga keagamaan publik, seperti masjid, pesantren maupun ormas Islam lain untuk dapat memberikan pencerahan. "Sekarang ormas Islam sebagai lembaga dakwah keagaaman justru kurang efektif di masyarakat. Kebanyakan hanya diikuti kelompok tua. Itupun pengajian, bukan ngaji kajian. Sedang yang muda malah banyak dimobilisasi untuk politik dan gerakan tertentu," ungkapnya. Mengaji melalui online atau medsos ini juga tidak ada masalah. Bahkan sebenarnya MENGAJI LEWAT MEDIA SOSIAL Gairah Memahami Agama Meningkat Migunani Tumraping liyan Keluarga tekun mengaji secara daring. KEJURDA BINARAGA DIY OLAHRAGA go Siapkan 2 Atlet Pengajian dan baca doa bersama tetap mengikuti protokol kesehatan. Alquran sudah memberikan pedoman melalui Surat AZ-Zumar ayat 39 yang intinya menyebutkan bahwa informasi tidak boleh ditutup, tapi disaring. Sedang untuk mendapatkan kejernihan akal, harus ada konformasi. "Dari sinilah fungsi tokoh keagamaan lokal menjadi tempat konfirmasi," ucapnya. Kulonprogo WATES (KR) - Usai menerima SK kepengurusan dan dilantik oleh Pengurus Daerah (Pengda) Perkumpulan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) DIY beberapa hari lalu, Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBFI Kulonprogo se- cepatnya akan melakukan pertemuan pengurus. Ketua Pengkab PBFI Kulonprogo masa bakti 2021-2025, H Umar Maksum SH saat dihubungi KR, Kamis (18/2) me- ngatakan, setelah kepengurusan dilantik, segera melakukan koordinasi dengan seluruh pengurus guna mem- bahas program kerja dan menyiapkan atlet untuk meng- ikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) binaraga DIY 2021. "Pertemuan pengurus rencana pada akhir pekan ini. Selain menyusun program kerja jangka pendek dan jang- ka panjang, yang paling mendesak mempersiapkan atlet untuk mengikuti Kejurda binaraga DIY yang rencana akan digelar pada Minggu (28/2)," jelasnya. Kejurda ini akan diikuti atlet-atlet dari tiga daerah yang kepengurusannya telah dilantik dan resmi menjadi anggota Pengda PBFI DIY, yakni Kota Yogya, Bantul dan Kulonprogo. Melombakan dua kelas, yakni kelas sampai dengan 70 kg dan 70+ kg. Gaya Hidup Sementara itu, lanjutnya, justru masjid di lingkup tempat tinggal mereka tidak mampu memberikan seperti yang dibutuhkan. Karena itulah tidak heran jika masyarakat mencoba mencari tempat rujukan lain. "Ironisnya lagi, tempat keagamaan tidak lantas melakukan "Kita baru inventarisir atlet, sementara baru ada 2 atlet yang siap mengikuti Kejurda. Target kita tidak muluk- muluk karena atlet binaraga di Kulonprogo masih minim, yang banyak atlet body contest. Untuk menjaring potensi atlet, rencana ke depan akan rutin menggelar event. Semoga bisa kita laksanakan mulai pertengahan tahun ini," pungkasnya. (M-4) SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 PERCE AN KALI TO, BERBAH, SLEMAN KR-Frans Boedi S Bianconeri harus mampu mem- balikkan keadaan dengan keung- gulan 1-0 atau menang dengan selisih dua gol pada leg kedua di Turin, 10 Maret mendatang untuk bisa lolos. Sedang Porto cukup me- raih hasil imbang untuk lolos. Sukses diraih wakil Jerman, Borussia Dortmund yang meraih modal berharga untuk melaju ke babak berikutnya, setelah membungkam tuan rumah Sevilla 3-2 di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan. WONOSARI (KR) - Dalam rus Kabupaten (Pengkab) Ha- mengikuti Online South East pkido Gunungkidul, Sabum Asia Hapkido Championsip, Maryadi, Kamis (18/2). kompetisi online se-Asia Teng- gara, Pengurus Kabupaten (Pengkab) Hapkido Gunungki- dul mempersiapkan tujuh atlet untuk diterjunkan pada kom- petisi yang akan dilaksanakan 7-8 Maret mendatang. Ketujuh atlet yang dipersiap- kan adalah Islam Dewana Bintang (Mugsul Gum/ Sword Senior Putra), Gallant M Raya (Mugisul Ssang Jul Gong / Double Stick Junior Putra), Ale Tarra Adesansaka ( Hyung Sejak tiga minggu lalu mereka sudah masuk training center (TC) di markas Jalan Baron Km 3, Kalurahan Karangrejek, Ka- panewon Wonosari. Pengkab ti- dak memasang target hasil, te- tapi dari tujuh atlet akan berga- bung dengan tim DIY ini diha- rapkan dapat memboyong me- dali emas sebanyak-banyaknya. "Kami optimis mereka bisa tampil ioptimal dan banyak memenangkan pertandingan," kata Ketua Bina Prestasi Pengu- Pelatih Juve, Andrea Pirlo kecewa dengan blunder yag mengakibatkan pasukannya ke- bobolan. "Langsung kebobolan satu menit setelah kick off dengan cara yang aneh seperti itu, wajar jika akhirnya rasa percaya diri para pe- main menurun. Apalagi lawan lihai dalam bertahan," ujarnya seperti dilansir Sky Sport Italia. KEJUARAAN ONLINE ASIA TENGGARA Atlet Hapkido Gunungkidul dipersiapkan. CHAMPIONS LEAGUE Hapkido Gunungkidul Terjunkan 7 Atlet Cadet Putra), Nasywa Nuri Ramadani (HyungCadet Putri), Gishelly Mutiara Syahda (Hyung Pre-Cadet Putri). Aisyah Nur Khasanah berpasangan de- ngan Lutfiyah Anindita (Free Style Hosinshul pasangan Cadet Putri), serta Alief Nur Faiz dan Joshua C Nugraha pasangan Cadet Putra). (Ewi) konfirmasi faham yang diterima anak-anak ini. Tidak memberkan kajian yang sebenarnya dibutuhkan. Jika sudah demikian, mereka akan cenderung kehilangan patron lokal. Ketika hal ini dibiarkan, justru menjadi bahaya," katanya. Kondisi ini sebenarnya menunjukkan gairah memahami agama di kalangan masyarakat sangat tinggi. Hanya saja belum terlayani dengan baik dari tokoh agama lokal. Padahal sebetulnya banyak kiai sepuh di sekitar masyarakat setempat yang memiliki keilmuan bidang agama dengan kategori tinggi. Sayangnya, mereka memiliki keterbatasan penggunaan teknologi informasi. "Karena itu akan lebih baik jika kiai-kiai sepuh atau tokoh agama ini memilki tim maupun staf yang bisa mengaplikasikan teknologi informasi untuk menyebarkan ilmu-ilmu keagamaan dari beliau- beliau tersebut," kata Jazir. Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) DIY, Prof Muhammad menyebut, pandemi Covid-19 memang telah mengubah perilaku kehidupan manusia secara signifikan. Ada KR-Endar Widodo empat megashift perilaku masyarakat pascaCovid-19, yaitu stay at home, empathy society, bottom of piramida dan go virtual. Karena itu, hal yang semestinya dilakukan masyarakat dalam segala aktivitasnya dengan memanfaatkan online atau virtual. Juve sudah harus kebobolan dulu saat laga baru berjalan dua menit akibat blunder Rodrigo Bentancur yang melakukan backpass kepada kiper Wojciech Szczesny di kotak penalti sendiri. Mehdi Taremi ber- hasil memotong bola yang hendak dibuang sang kiper dan langsung melesakkan ke gawang tim tamu. Porto menggandakan keunggul- an pada awal babak kedua berkat gol Moussa Marega, menuntaskan umpan silang Wilson Manafa. Selang be- berapa menit, Porto nyaris menambah gol melalui tembakan keras Sergio Oliveira, beruntung bagi Juve, bola masih bisa ditepis Szczesny. Juve baru memperkecil keting- galan menit 82 setelah Federico Chiesa berhasil menyelesaikan umpan Adrien Rabiot. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai. "Mengaji lewat online jika dilihat dari perspektif fiqih darurat, sangat besar maslahatnya. Di dalam ilmu kaidah fiqih ada kaidah yang mengatakan 'Dar ul mafaasidi aula min jalbil mashalihi. Menghilangkan kemudharatan itu lebih didahulukan daripada mengambil sebuah kemaslahatan. Jadi DORTMUND RAIH MODAL BERHARGA Dibekuk Porto, Juve Harus Kerja Keras PORTO (KR) - Juventus masih harus kerja keras untuk bisa lolos ke babak perempatfinal Liga Cham- pions, usai dibekuk tuan rumah FC Porto 1-2 pada leg pertama babak 16 besar di Estadio do Dragao, Kamis (18/2) dini hari WIB. "KEDAULATAN RAKYAT" fenomena yang terjadi sekarang, mengaji melalui online adalah hal yang cerdas. Bisa jadi sebelum Covid-19, gawai dimanfaatkan hanya untuk hal bersifat dunia, sekarang sudah beralih fungsi ke orientasi akhirat," jelas Prof Muhammad. Untuk mengukur apakah cara mengaji online efektif atau tidak, perlu dilakukan penelitian dulu. Namun, tentu ada hasil atau dampak dari kegiatan tersebut, tentang seberapa besarnya tergantung dari masing- masing peserta pengajian online. "Paling dekat yang harus mendapatkan vaksin adalah at- let, pelatih dan tim pendukung yang akan berangkat ke Swiss. Saya minta kalau bisa sebelum 25 Februari mereka sudah diberikan vaksin," ujar Edi Sukarno, Wakil Sekjen PP PBSI saat mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Kemen- terian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Rabu (17/2). Sedangkan untuk turnamen All England yang dihelat 17-21 "Menurut saya, metode seperti ini menjadi cara yang baik juga diterapkan di saat tidak bisa bertemu langsung (tatap muka). Sebab dengan cara ini kita dapat menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang sangat diperlukan. Melalui pengajian seperti ini bisa menjadi obat spiritual bagi peserta untuk meyakini bahwa wabah ini bagian skenario Allah SWT untuk menyadarkan umat manusia dalam menjalani hidup. Dengan kata lain, menurut saya mengaji online merupakan cara yang berdampak baik atau positif. Terlepas dari ada beberapa kekurangannya," urainya. Karena itu, tokoh agama juga harus melek teknologi, apalagi di masa pandemi ini. "Gunakan teknologi secara sehat, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan umat manusia. Teknologi memberikan manfaat yang banyak dalam dakwah, terlepas dari kelemahannya," pungkasnya. (Febriyanto) 304 QUE Sementara Sevilla sebenarnya mengawali laga dengan cukup baik, bahkan mampu unggul dulu saat laga baru berjalan tujuh menit melalui tembakan Suso yang ma- suk gawang setelah sempat mem- bentur Mats Hummels hingga mengecoh kiper Dortmund, Marwin Hitz. HALAMAN 19 Dormund menyamakan kedu- dukan lewat gol Mahmoud Dahoud menit 19 setelah bola hasil tem- bakannya dari luar kotak penalti KR-Istimewa KR-AP/Luis Vieira Moussa Marega (kanan) mencetak gol kedua Porto ke gawang Juventus. SUPER Maret, Edi berharap tim yang akan mengikuti kejuaraan terse- but juga segera divaksin. "Rom- bongan berikutnya ke Birming- ham, Inggris untuk mengikuti All England dari 17-21 Maret. Kami juga minta, supaya mereka segera divaksinasi," sambung Edi dilansir media PP PBSI. Rapat yang diadakan melalui aplikasi zoom meeting ini mem- bahas mengenai pemberian vak- sin bagi atlet berprestasi, terma- suk cabang olahraga bulu- tangkis. Berlangsung selama 90 menit, rapat dihadiri Sekretaris Menpora Gatot S Dewa Broto, perwakilan dari KONI, Ke- menterian Kesehatan, juga be- berapa cabang olahraga lainnya. "Tadi saya mewakili PBSI, zoom meeting dengan Sekreta- ris Kementerian Pemuda dan Olahraga Deputi 4, kemudian 14001 menembus gawang tuan rumah. Dormund berbalik leading berkat gol Erling Haaland menit 27, hasil kerja sama dengan Jadon Sancho. Haaland mencetak gol keduanya menjelang turun minum untuk membawa Dortmund unggul 3-1. Sevilla memeprkecil ketinggalan melalui gol Luuk de Jong menit 84, meneruskan bola hasil tendangan bebas Oscar Rodriguez. Skor 3-2 untuk Dortmund bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. (Jan) SEBELUM KE SWISS DAN ALL ENGLAND Pebulutangkis Indonesia Divaksin JAKARTA (KR) - PP PBSI dalam waktu dekat akan me- ngirimkan skuad ke turnamen bulutangkis Swiss Terbuka yang akan digelar 2-7 Maret mendatang. Rencanannya, tim Indonesia berangkat 25 Fe- bruari. PBSI berharap para at- let dan ofisial yang berangkat bisa segera divaksin. beberapa yang mewakili Ke- menterian Kesehatan, KONI, dan beberapa cabang olahraga yang diprioritaskan untuk men- dapatkan vaksin," terang Edi. "Saya mengusulkan tadi kepa- da Sekretaris Kementerian Pe- muda dan Olahraga agar kalau bisa tidak hanya atlet yang akan diberangkatkan mengikuti ber- bagai kegiatan, tetapi juga se- mua atlet yang ada di pelatnas. Sebab semua atlet yang ada di pelatnas adalah atlet yang ber- prestasi. Selain itu, saya juga mengusulkan tidak hanya atlet yang divaksin, tapi juga ofisial, pelatih, tim pendukung dan bah- kan saya minta seluruh Pengu- rus Pusat dan karyawan juga di- vaksin. Tapi sepertinya itu agak sulit ya, yang diprioritaskan ha- nya atlet dan pelatih yang men- dampingi atlet," imbuhnya.(Rar)
