Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Analisa
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-11-04
Halaman: 02

Konten


Selasa, 4 Nopember 1997 NAGA SANCHE Analisa/hers MACAT: Arus lalulintas di Jalan Putri Hijau (atas) dan di kawasan Jalan Pemuda (bawah) tampak padat dan macat terutama di depan bank bank yang terkena likwidasi sejak Senin (3/11) pagi hingga siang kemarin. Masyarakat Serbu Bank Arus Lalulintas Macat menyimpan uang selama ini. Padahal meski di bank terse- but hanya melihat pengumuman resmi dari Bank Indonesia yang nadanya sama, tapi para nasabah terkesan kurang puas bila tidak melihatnya langsung ke sejum- lah bank terlikwidasi itu. Medan, (Analisa) Akibat likwidasi 16 bank, arus lalulintas di Medan Senin (3/11) pagi hingga siang kemarin tampak padat dan macat.Te- rutama pada jalan jalan lokasi bank yang terkena likwidasi tersebut. Pengamatan Analisa, Senin (3/11) siang jalan yang paling padat frekwensi arus lalulin- tasnya hampir merata di sejum- lah kawasan inti kota. Di antaranya Jalan Gatot Subroto, Diponegoro hingga Jalan Kapten Maulana Lubis. Demikian pula arus lalulintas di Jalan Pemuda, Ahmad Yani/ Kesawan hingga Jalan Balai Kota, Putri Hijau sampai Guru Patimpus dipadati pengendara lalulintas. Selain itu Jalan Sutomo, Pandu, Haryono MT serta Jalan Yos Sudarso Pulo Brayan Kota juga terlihat macat total sampai beberapa menit. Medan, (Analisa) Kakanwil Deppen Sumut, Se nin (3/11) membuka secara resmi Diklat Protokol Deppen Angka tan IV tahun 1997/1998 di Aula Pusdiklat PU Wilayah I Medan. Kakanwil Deppen Sumut da lam sambutannya disampaikan Kepsta RRI Nusantara I Medan Drs. H. Sukri mengatakan dalam format dan sistem pemerintahan yang semakin berkembang dewasa ini, keahlian di bidang protokol harus dipandang sebagai salah satu kebutuhan yang cukup pen ting dalam menunjang aktivitas dan kelancaran tugas-tugas di bidang pemerintahan dan pem bangunan. Akibat arus manusia yang bergerak dalam masa dan ke tujuan yang sama itu, arus lalulintas kota ini tampak padat dan sering diwarnai kemacatan. Para pengemudi harus bersabar menunggu beberapa menit agar arus lalulintas kembali lancar. Kemampuan dalam bidang protokol masih sangat langka, dalam arti kemampuan protokol cenderung kurang diminati oleh kebanyakan pegawai. Padahal ke ahlian protokol dalam mekanis me pemerintahan harus dipan dang sebagai bagian dari pelaksa- naan fungsi manajemen yang tidak dapat dipisahkan dari ke hidupan suatu organisasi. Kemacatan arus lalulintas di sejumlah kawasan inti kota itu terjadi sejak pukul 10.00 WIB dan puncaknya hingga pukul 11.30 WIB. Kawasan paling parah diperkirakan terjadi di sekitar Jalan Kapten Maula Lubis yang merupakan jalan alternatif utama menuju inti kota dan kawasan lainnya. Pengamatan Analisa, kepa- datan frekwensi arus lalulintas itu terjadi, akibat para nasabah Padang. bank ingin melihat langsung Namun sejak pagi Menag kegiatan di bank tempat mereka Tarmizi Taher sudah berada di Kakanwil Deppen Sumut Buka Diklat Protokol terbesar! Pameran Medan, (Analisa). Menteri Agama Tarmizi Ta- her gagal bertolak dari Bandara Polonia Medan menuju Banda- ra Tabing Padang akibat kabut asap. Keterangan yang diperoleh Analisa di Bandara Polonia Medan Senin (3/11) siang menyebutkan Menteri Agama Tarmizi Taher seusai mengha- diri Perayaan Pekabaran Injil HKBP di Pematang Siantar Senin kemarin dijadwalkan bertolak dengan pesawat khusus ke Padang untuk membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat provinsi di Menag Gagal Bertolak ke Padang Akibat Kabut Asap pakan salah satu kebutuhan meng ingat banyak kegiatan atau event- event resmi yang harus dikemas se cara apik, anggun dan menarik. BANK SEAB Kecenderungan selama ini memperlihatkan bahwa kita ku rang memberikan perhatian seca ra sungguh-sungguh terhadap ke giatan protokoler seperti dalam pengaturan tempat suatu acara, pe nyusunan materi acara hingga pada penampilan MC yang terka dang selalu kurang memberikan kesan menarik. ELECTRIC INDONESIA 97 Terbaru! Ide-ide Demikian juga parkir ken- deraan di sejumlah jalan ka- wasan pusat-pusat perbankan di antaranya tampak tak mampu lagi menampung kenderaan roda empat maupun roda dua untuk parkir. Seperti di kawasan Jalan Pemuda dan Pulo Brayan, parekir kenderaan ikut mema- catkan arus lalulintas ketika itu. Pembangkit Tenaga Listrik! Bandara Polonia Medan, tetapi informasi yang diterima Banda- ra Tabing Padang tidak dapat didarati pesawat akibat kabut asap yang memburuk dengan jarak pandang hanya berkisar 100 meter. Disebutkan, dengan jarak pandang yang cukup pendek tersebut tidak mungkin Bandara Tabing Padang dapat didarati pesawat. Oleh sebab itu, Kakanwil Dep pen Sumut mengharapkan untuk mengkemas suatu acara, terlebih lebih jika acara itu dihadiri oleh Pejabat pejabat penting maka su dah sepantasnya aspek-aspek ke protokolan dapat diperhatikan. Sebelumnya Kepala Pendidik an Pegawai Deppen Daerah Me dan, Drs. LP. Gultom dalam la porannya mengatakan bahwa Dik lat Protokol Deppen Angkatan IV tahun 1997/1998 berlangsung sam pai 19 Nopember 1997 di ikuti 30 peserta karyawan Deppen, RRI, Lebih lanjut Kakanwil Dep TVRI, BP3SU dan PPD Penerang pen Sumut menjelaskan bagi ja an se Sumbagut yaitu propinsi jaran Deppen keahlian spesialisasi Aceh, Sumut, Sumbar dan Riau dan, Senin (3/11). dalam tugas-tugas protokol meru (rel/nrs) Setelah beberapa lama Me- nag yang didampingi Kakanwil Depag Sumut Drs.Firdaus Naly menunggu,informasi terakhir yang diterima di Bandara Polonia Medan menyatakan hingga Senin sore kemarin Bandara Tabing Padang dinya- takan ditutup untuk semua penerbangan. Dari kelima wajib pajak yang Dengan Semangat Pahlawan Kita Sukseskan Medan, (Analisa). Penunggak pajak yang sudah dilakukan penyitaan atas harta miliknya namun belum juga me- lunasi utang pajak tersebut dalam waktu dekat diumumkan untuk dilelang melalui Kantor Lelang Negara dan terbuka untuk umum. Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Binjai sejak beberapa wak- tu lalu sudah menyita sebanyak li- ma wajib pajak yang menunggak pajak mencapai ratusan juta rupiah. MAGULAMICearatamatuin Pembangunan ΚΟΤΑ Polin L.R Pospos, Ph.D: Pemerintah Perlu Buat Acuan agar Masyarakat tidak Gelisah Medan, (Analisa) Ribuan nasabah dari enam bank di Sumut yang terkena likuidasi yakni Sejah-tera Bank Umum (SBU), Bank Harapan Sentosa (BHS), South East Asia Bank (SEAB), Bank Ja- karta, dan Bank Guna Internasional, sejak Senin (3/11) pagi tampak panik dan bingung. Mereka seperti tidak mendapat penjelasan apapun dari pihak bank tempat mereka menyimpan uang. Petugas keamanan yang senantiasa siaga menjadi sasaran tempat nasabah bertanya. Di antara nasabah yang tak dapat melampiaskan kekecewaan, kesedihan dan keingintahu- annya tampak menangis dan berjalan tertunduk dengan mata sembab. Terhadap wajib pajak yang be-' lum membayar utang pajak agar segera melunasi sebelum diambil tindakan penagihan aktif secara tuntas sesuai ketentuan dan pera- turan perpajakan yang berlaku. Hal ini dijelaskan, Kepala KPP Binjai Arifin M. Simanjun- tak SH di kantornya Kompleks Tomang Elok Sei Sikambing Me- Kanwil Deppen Sumut Namun dengan kesigapan Layanan Paketpos Berasuransi petugas yang di sejumlah persimpangan, kemacatan itu dapat diatasi. (hers/ms) Dalam kaitan hal tersebut, pengamat ekonomi makro Polin L.R. Pospos, Ph.D mengatakan seharusnya pemerintah segera memberikan acuan kepada mereka. Nasabah jangan dibiar- kan bagaikan terlantar dan me- nunggu nasib uang mereka yang tidak pasti. Ia menyebutkan, meskipun Bank Indonesia Pusat akan mencairkan dana yang disimpan nasabah maksimum Rp20 juta pada (13/11) tapi itu belum cukup. "Pemerintah juga perlu mem- buat acuan pengembilan uang maksimal Rp20 juta itu sampai kapan, dan sisanya kapan dibayarkan atau paling tidak pemerintah membuat jadwal- nya," kata Managing Direktur Yayasan Pendidikan Atmatera itu. Besar jaminan tersebut adalah sepuluh kali ongkos kirim atau se- nilai barang dan berlaku sejak ba- Akhirnya Menag gagal ber- tolak ke Padang dan sekitar rang diserahkan oleh pengirim ke kantor pos sampai diterima oleh pukul 13.30 WIB pesawat penerima di alamat tujuan. Pre- khusus yang membawanya bertolak dari Bandara Polonia mi sangat rendah hanya sebesar Medan menuju Jakarta.(anto). 0,24% dari nilai barang yang di- Ia memberi contoh, misalnya nasabah yang menyimpan dana sebesar Rp 100 juta sampai Rp 150 juta dananya dapat dicairkan pada bulan atau tahun tertentu, sehingga tidak terjadi kebi- ngungan. Karena bagaimana pun nasabah takkan rela mele- paskan uangnya tanpa kepastian. MODAL KERJA Medan, (Analisa) Terhitung tanggal 1 Novem- ber 1997 PT Pos Indonesia (Per- sero) bekerjasama dengan PT Asuransi Ramayana Tbk melaku- kan terobosan baru berupa layan- an Paketpos yang diasuransikan. Asuransi tersebut ada 2 katago- ri, yaitu ongkos kirim yang berla- ku otomatis dan nilai batas atas permintaan konsumen. Demikian siaran pers PT Pos Indonesia yang disampaikan kepada Anali- sa. Barang-barang yang dapat di- asuransikan adalah elektronik, pecah belah, logam mulia dan ba- rang-barang seni/budaya. Melalui asuransi paketpos di- berikan jaminan perlindungan ba- gi para pengguna jasa paketpos dengan ganti rugi sebagai akibat musibah yang mungkin menimpa suatu kiriman. ANALISA Polin memperkirakan dana yang tersimpan di atas Rp20 sejak kemarin pagi antrian di juta itu sebagian besar digu- nakan untuk modal kerja. Dengan adanya likuidasi ter- sebut, seyogianya dana itu digunakan untuk membayar rekening telepon, listrik air atau gaji karyawan kini menjadi terkendala. disita sudah ada yang membayar lunas dan ada pula melakukan pencicilan. Bagi yang masih "membandel" akan dilanjutkan sampai pada pelelangan atas harta benda yang sudah disita. Sebelum sampai batas waktu yang sudah ditentukan pada masyarakat wa- jib pajak masih diberi kesempa- tan membayar karena pelaksa- naan lelang sudah merupakan upaya terakhir dalam rangkaian pelaksanaan tindakan penagihan pajak. "Jadi dampak yang ditimbul- kannya cukup kompleks dan sangat berpengaruh dengan stabilitas ekonomi kita," ujarnya sembari menambahkan bila tak dibuat jadwal pengembalian dana yang seyogianya dijadikan modal kerja, manajemen peru- sahaan tidak bisa membuat rencana kerjanya. Hal ini dipastikan membuat sejumlah perusahaan 'gulung tikar' yang otomatis pengangguran juga meningkat. LOKASI Penunggak pajak yang sudah disita tersebut lokasinya di Binjai, Pangkalan Brandan dan Stabat dengan berbagai jenis usaha ter- masuk usaha perkayuan, ujar Simanjuntak. PIL PAHIT Polin mengatakan "musibah" yang menimpa dunia perbankan kita merupakan pil pahit yang harus ditelan bangsa Indonesia. Di satu pihak pemerintah beru- paya memulihkan fluktuasi rupiah dan berusaha mengimbau masyarakat agar setia dengan rupiah belum selesai, kini datang lagi musibah yang kedua yang bisa berakibat ketidakpercayaan masyarakat pada bank. Menurut Polin dunia per- bankan adalah bisnis jasa masalah kepercayaan. Dam- paknya, meskipun bank sehat yang tidak terkena likuidasi tapi juga terkena imbasnya. Nasabah ramai-ramai menarik uangnya guna menghindari resiko sekecil apapun. Seperti yang tampak Penunggak Pajak yang belum Lunasi Utang Segera Dikenakan Lelang kirim. LIMA KALI Khusus untuk layanan Paket- pos Esok Sampai untuk hubung- an kota tertentu diberikan pula jaminan keterlambatan sebesar lima kali ongkos kirim. Artinya, jika kiriman terlambat diserah- kan, pengiriman berhak atas gan- ti rugi sebesar 5 (lima) kali ong- kos kirim. Upaya peningkatan pelayan- an ini merupakan suatu kondisi yang memposisikan diri pelang- gan mempunyai hak yang sama dengan penyedia jasa. Untuk informasi lengkap, kon sumen dapat menghubungi kan- tor pos terdekat. (ton/rel) imbau, agar wajib pajak yang ter- daftar pada instansi ini mening- katkan setoran bulanan mendeka- ti penghasilan yang diperoleh. Ke- sadaran dari masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sangat diharapkan, karena selama ini masih banyak wajib pajak yang kurang memahami betapa penting artinya bagi penerimaan negara atas pajak yang dibayar. "Yang penting masyarakat me- memahami dan menyadari pajak yang dibayar sudah sesuai dengan keadaan yang sebenarnya", ucap Simanjuntak. Sampe Tua Sinaga yang beru- langkali terhenti mengungkap ka- ta demi kata untuk menyeka air mata dan menahan luapan pera- saannya ketika menyampaikan sambutan, didampingi isteri, me- nantu dan cucu laki-lakinya (anak mendiang) dengan linangan air mata, mengatakan tidak men- duga besarnya perhatian PWI Ca- bang Sumut kepada anaknya. "Kehadiran bapak ketua dan wartawan ketika mendiang me- ninggal dan dikebumikan maupun pada kesempatan lain sudah me- Di samping jaminan asuran- si, terobosan baru dari kerjasama ini kecepatan proses pelayanan klaim melalui penyederhanaan prosedur dan kriteria hilang lang-rupakan kebahagiaan bagi kami sung bisa ditentukan jika dalam jangka waktu kiriman belum di- terima diserahkan. Serta kerusak- an 75% (tujuh puluh lima prosen) telah dianggap merupakan keru- sakan seluruhnya (total lost). dan sekarang diserahkan pula da- na santunan asuransi yang kelak akan kami gunakan untuk dia", katanya sambil menunjuk putra Dohar Dolin yang sedang dalam gendongan. Ketika ditanyakan mengenai Surat Pemberitahuan (SPT) Tahu- nan Pajak Penghasilan (PPh) 1997 dikatakan, saat ini SPT tersebut sedang dipersiapkan. Bila sudah selesai selanjutnya dikirim pada wajib pajak tapi tidak disertai bu- ku penuntun karena cara pengi- siannya sama dengan tahun lalu. Masyarakat harus menyadari, pajak yang dibayar merupakan penerimaan negara yang akan di- pergunakan bagi kelanjutan pem- bangunan nasional seperti sudah dirasakan bersama. Apalagi akhir-akhir ini penerimaan nega- Hanya pada wajib pajak yang baru mendaftar dan punya nomor ra dari sektor pajak sangat domi- pokok wajib pajak (NPWP) yang nan sebagai penerimaan dalam tahun lalu belum terdaftar seba- negeri. gai wajib pajak diberikan buku Kepala KPP Binjai juga meng- penuntun pengisian SPT. (az.m) bank yang dinilai cukup sehat pun tak luput dari antrian panjang. "Mungkin sementara ini nasabah lebih memilih uang tersebut dijadikan "bantal", karena likuidasi ini bagaikan "momok" kutkan." yang sangat mena- Pameran Dagang Elektrikal Terbesar di Indonesia. 5-8 Nopember 1997, Pukul 11.00 - 18.00, Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran. Bila kepercayaan masyarakat makin luruh, tidak tertutup terhadap dunia perbankan kita kemungkinan akan terjadi capi- tal fligh (pelarian modal). Medan, (Analisa ). Suasana haru dan mencekam akhirnya tertumpah dalam tangis Sampe Tua Sinaga, orangtua men- diang Drs.Dohar Dolin' Sinaga, saat penyerahan dana santunan duka dari PT Asuransi Jasa Ra- harja Putra (JSP) oleh Ketua PWI Cabang Sumut, M.Zaki Abdullah di Balai Wartawan Parada Hara- hap Medan, Senin (3/11). Dohar Dolin Sinaga anggota PWI Cabang Sumut yang beker- ja di Harian Sinar Indonesia Ba- ru (SIB) meninggal dunia di Me- dan 25 September 1997 akibat ke- celakaan lalulintas. Ia adalah pe- megang polis PT JSP yang didaf- tarkan secara kolektif oleh PWI Cabang Sumut, sebagai salah sa- tu program kesejahteraan organi- sasi profesi tersebut. Medan, (Analisa). Pangdam I/BB Mayjen TNI. T. Rizal Nurdin selaku Kewansos- polda A mengatakan, menjadi ka- ryawan ABRI, baik eksekutif maupun legislatif merupakan sa- lah satu perwujudan dari konsep Dwi Fungsi ABRI. Karena Dwi Fungsi ABRI merupakan landa- san dan pedoman dalam melak- sanakan tugas dan pengabdian ABRI, dalam seluruh segi kehidu- pan nasional. Hal ini disampaikan Pangdam I/BB dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Aspers Kasdam I/BB Kolonel Inf Basuki W pada upacara pembukaan Penataran Polin L.R Pospos, Ph.D Orangtua Mendiang Dohar Dolin Karyawan ABRI Pusat dan Dae- Terima Santunan Asuransi rah Ta. 1997/1998, Senin (3/11) di aula Balai Pengembangan Kegia- tan Belajar (BPKB) Tanjung Sari Medan. SANTUNAN DUKA Kabag Operasional PT JSP Cabang Medan, I Ketut Sudiasa pada acara itu mengatakan, dana santunan yang diserahkan itu bu- kanlah pengganti "nyawa" korban melainkan santunan duka untuk para keluarga yang ditinggalkan. Sekaligus juga merupakan hak mendiang sebagai pemegang po- lis kecelakaan diri JSP. Karena sampai sejauh ini masih ada isu yang menyatakan selain 16 bank yang dilikuidasi, masih akan terjadi lagi likuidasi tahap berikutnya. Untuk itu Polin mengatakan, pemerintah perlu membuat statement yang mem- buat masyarakat tenang. Santunan duka sebesar Rp.2,5 juta itu diharapkan bisa meri- ngankan beban keluarga kendati nilainya relatif kecil bila dikaitkan dengan kenaikan berbagai harga barang yang dibutuhkan untuk acara pemakaman dan lainnya oleh pihak keluarga yang sedang dalam berduka atas meninggalnya anak, suami, ayah dan saudara mereka, katanya. "Mudah-mudahan likuidasi tersebut merupakan yang per- tama dan yang terakhir, sehingga nasabah masih mau menyim- pan dananya di bank dalam bentuk rupiah, bukan dolar yang bisa membuat nilai mata uang kita menjadi makin terpuruk," katanya. Mengenai karyawan bank yang terkena likuidasi sebanyak 6000 orang, Polin menyebutkan mudah-mudahan pemerintah juga memperhatikan nasib mereka dengan menyalurkan ketrampilan mereka pada bidang sejenis. Karena mereka yang berkecimpung di dunia per- bankan itu memiliki skill yang handal. "Jangan kita bersuara sum- bang mengatakan tentang perlu- nya sumber daya manusia yang handal, tapi sumber daya manu- sia yang telah jadi ini diabaikan." ujar Polin prihatin atas "tragedi" ini. (ton) Ketua PWI Cabang Sumut, M.Zaki Abdullah didampingi Wa- kil Ketua, A.Kadir Zailani Yahya, H.Suchyar D.H.Putra, Sekretaris A.Muchyan AA, Bendahara H.Ronny Simon dan Seksi Kesra, Dausman Siregar mengatakan, santunan duka yang diserahkan itu adalah bagian dari program kesejahteraan anggota PWI Ca- bang Sumut. PWI Cabang Sumut sebagai pionir dalam mengasuransikan wartawan di Indonesia bekerjasa- ma dengan PT JSP berupaya un- tuk meningkatkan nilai santunan duka atau perawatan kesehatan wartawan dan keluarganya yang berlaku selama 24 jam dengan konsekwensi meningkatkan uang premi para anggota hingga nilai santunannya lebih besar lagi, katanya. ki Abdullah, raan wartawan bukan sepenuhnya menjadi tanggung jawab PWI ka- rena PWI tidak menggaji dan mempekerjakan wartawan di or- ganisasi ini, melainkan juga tang- gung jawab penerbit tempat war- tawan bersangkutan bekerja se- suai kebijaksanaan perusahaan penerbitan tersebut. Namun sejahte ku penilaian "Baik atau Buruk, lanjut Za- Benar atau Salah, Lurus atau Me- nyimpang" dan lain sebagainya. Kenapa demikian karena telah ter- bentuk kegiatan kongkrit, berupa "Secara pasti saya tidak me- ngetahui apakah semua penerbit sudah mengasuransikan para war- tawan dan karyawannya. Karena itu kepada pihak penerbit yang belum melaksanakannya diharap- kan agar memberikan perhatian lebih besar terhadap kesejahteraan wartawan yang bekerja di pener- bitan mereka", ujarnya. PWI Cabang Sumut sejak be- berapa tahun terakhir mengasu- ransikan para anggotanya. Pro- gram ini ditingkatkan dengan mengikutsertakan karyawan pers dan keluarga wartawan dengan ni- lai premi relatif kecil atau sebesar Pendam I/BB TANDA PESERTA: Aspers Kasdam I/BB Kolonel Inf Basuki W. ke- tika menyematkan tanda peserta penyelenggara dan peserta penataran pada upacara pembukaan penataran karyawan ABRI Senin (3/11) di gedung BPKB Tanjung Sari Medan Senin (3/11). Pangdam I/BB: Karyawan ABRI Perwujudan Konsep Dwi Fungsi ABRI Upacara pembukaan penata- ran ini ditandai pembacaan lapo- ran kesiapan penataran oleh Ka Babinkardam I/BB selaku Dan Taryawan ABRI dan penyematan tanda peserta penyelenggara dan peserta penataran, dalam hal ini diwakili Letkol Kav. MPPS Gul- tom sebagai penyelenggara dan Mayor Inf. Dasril sebagai perwa- kilan peserta penataran. Analisa/rel. SANTUNAN: Tampak Ketua PWI Cabang Sumut M.Zaki Abdullah didampingi Kabag Operasi PT Asuransi Jasa Raharja Putra (JSP) I.Ke- tut Sudiasa saat menyerahkan santunan asuransi kepada orangtua men- diang Drs.Dohar Dolin Sinaga, Sampe Tua Sinaga di Balai Wartawan Parada Harahap Medan, Senin (3/11). Dikatakan, ketika Dwi Fung- si ABRI mengejawantah dalam wujud peran sosial politik ABRI, maka pada saat itulah, Dwi Fung- si ABRI masuk dalam dimensi ruang dan waktu. Akan tetapi ke- tika Dwi Fungsi ABRI telah ter- sujud secara aplikatif dan dipe- ngaruhi oleh dimensi ruang dan waktu, serta subyek anggota AB- RI, khususnya Karyawan ABRI itu sendiri, maka mulailah berla- Medan, (Analisa). Peran Pemerintah Desa yang semakin nyata terhadap pemba ngunan nasional, hingga kini be- lum didukung sarana penunjang seperti personil, keuangan dan se- bagainya. Termasuk kenyataan, belum berfungsinya secara mak- simal lembaga yang ada serta erat kaitannya dengan terbatasnya sumber pendapatan. Gubsu H.Raja Inal Siregar,da- lam sambutan tertulisnya dibaca kan Karo Pemerintahan Desa Set- wildasu, Drs. Nabari Ginting, saat membuka Pembekalan Teknis Keuangan Desa di Medan Senin (3/11) mengemukakan, kondisi Rp.5 ribu per orang. Khusus ang-pemerintahan desa yang masih gota hanya membayar premi sebe- sar Rp.4 ribu per orang. memperihatinkan tersebut perlu diantisipasi secara dini. Antara- nya, dengan mempersiapkan per- sonil yang diharapkan mampu menangani manajemen desa da- lam menindak-lanjuti program pembangunan. Kendati nilai premi itu hanya seharga beberapa bungkus rokok ternyata masih banyak anggota PWI, karyawan pers dan keluar- ga mereka yang belum mengan- tongi kartu polis JSP terbukti hingga saat ini yang sudah meme- gang polis asuransi milik pemerin- tah itu baru sekitar 700 orang pa- dahal jumlahnya diperkirakan ri- buan orang, kata Zaki Abdullah. (rel). Kehadiran personil yang han- dal, lanjutnya, seirama dengan ke- Kunjungilah Pameran Kelistrikan Terbesar di Indonesia! Jika anda memerlukan tenaga listrik atau peralatannya anda perlu menghadiri serangkaian pameran ELECTRIC INDONESIA 97 Saksikanlah dari dekat mulai dari pembangkit tenaga listrik tercanggih hingga komponen listrik terkecil sekalipun! Lebih dari 700 perusahaan ikut berpameran! Disinilah ajang pertemuan para pakar dari berbagai penjuru dunia! Inilah Kesempatan anda satu-satunya menyaksikan suatu penataan pameran terhebat di Indonesia hingga 2 tahun mendatang! Gubsu Buka Pembekalan Tehnis Keuangan Desa Halaman 3 tindakan dan perbuatan, yang ti- dak terlepas dari realitas sosial yang ada dan sikap mental dari para pelaku-pelakunya yang da- lam kegiatan ini adalah para karyawan ABRI Eksekutif dan Legislatif itu sendiri. Ini semua berarti bahwa posisi, missi dan pe- ran para karyawan ABRI, sangat berpengaruh terhadap bobot kuantitatif maupun kualitatif Dwi Fungsi ABRI. Bahkan bisa meru- sak citra ABRI dengan Dwi Fungsi. Oleh sebab itu, kepada para perwira adalah menyangkut sikap mental Perwira sebagai prajurit Sapta Marga, walaupun perwira sudah karyawan ABRI, bukan be- rarti tidak terlibat dan tidak teri- kat lagi dengan norma dan tradi- si ABRI. Seperti disiplin, kerja ke- ras, semangat pengabdian dan tanggung jawab terhadap tugas dengan sebaik-baiknya. Selain masalah sikap mental juga me- nyangkut masalah Pemahaman, naluri politik, kesiapan. Dengan demikian Karyawan ABRI akan mampu, mengatasi setiap perma- salahan yang timbul didalam tu- gas karyawan ABRI, sehingga ci- tra sosial politik ABRI akan me- ningkat kapabilitasnya. Pada kesempatan itu, Ka Ba- binkardam I/BB Kolonel Inf. A. Husain Resad SH juga selaku Dan Tar Yawan ABRI ta. 1997/ 1998 dalam laporannya mengata- kan, penataran ini dilaksanakan mulai tanggal 3 s/d 27 November 1997 (25 hari) dengan jumlah pe- serta 30 orang terdiri dari 27 Karyawan ABRI Daerah dan 3 orang Karyawan ABRI Pusat yang berasal dari daerah Sumba- gut. Sedangkan dosen atau guru militer sejumlah 23 orang terdiri dari, Dosen ABRI 9, Karyawan ABRI 7, Dosen Sipil Pemda 4 dan dari Parpol 3 orang. (Pendam-I /BB) Komponen! majuan merupakan tuntutan za- man. Khususnya, dalam memper- siapkan desa sebagai bagian tak terpisahkan dari keberhasilan pembangunan nasional. Ini tak sekedar menuntut kerja keras dan keuletan instansi terkait, tapi ju- ga berbagai langkah pembekalan seperti dilaksanakan sekarang. Melalui kesempatan sama, Raja Inal, meminta peseta senan- tiasa mengimbau serta mengin- ventarisir nama para perantau dan tokoh masyarakat yang telah memberikan sumbangan nyata bagi pembangunan desanya. De ngan cara itu, sumbangan yang dialokasikan dapat dinikmati se- cara langsung oleh masyarakat luas. INVITATION TO PARTICIPATE IN A LOCAL OPEN TENDER The Leuser Development Programme (LDP) is being implemented as part of the EC Indonesian Development Co-operation Programme, with the overall objective to conserve the Leuser Ecosystem in Aceh/North Sumatra and sustainably develop the surrounding areas. Kontraktor! Kebutuhan Sementara itu Penyelenggara, Drs. M.Sibarani, melaporkan Pembekalan Teknis Manajemen Keuangan Desa yang dilangsung- kan 3-7 Nopember 1997 diikuti 80 peserta. Tujuannya untuk me- ningkatkan kepribadian, pengeta- huan, kemauan (jj). The Programme will be implemented by a Leuser Management Unit (LMU). Subject 1 : Fourteen motorcycles (14) distributed on following 3 lots: Lot No. 1- Motorcycle, 125 cc/4 stroke Lot No. 2- Motorcycle, 200 cc Lot. No. 3-Motorcycle, 125 cc scrambler Participation Open to all natural and legal persons of the member states of the EC and the Republic of Indonesia Closing date: 8.45 am WIB (Western Indonesian Time) on the 18th November 1997 Opening date: The tender will be opened in public session at hrs 9.0 am hrs WIB (Western Indonesian Time) on the 18th November 1997 in the LMU's office in Medan. Tender documents can be collected at the LMU's office in Medan : Ref: T97002 Leuser Management Unit (LMU) Jalan Samanhudi No. 12 Medan 20152, Sumatera Indonesia Diselenggarakan oleh PT. Pamerindo Buana Abadi. Tel: +62 (0) 21-325560 Fax: +62 (0) 21-2303784, 2302292. Tidak dikenakan biaya masuk ke pameran, harap diperhatikan bahwa PAMERAN INI ADALAH PAMERAN DAGANG DAN BISNIS. Anak-anak atau mereka yang tidak berpakaian sopan dan rapih dilarang masuk. Distribusi! Transmisi & 6 units 4 units 4 units BUKA BESOK!