Tipe: Koran
Tanggal: 1997-11-04
Halaman: 09
Konten
Selasa, 4 Nopember 1997 FEATURE Matraca Berg, Sarah Evans Maju di Kancah Country rap orang pada tahun 1950-an dan masih layak dibuat sekarang Music country belakangan ini bisa dibilang dirajai oleh penyanyi-penyanyi wanita di- bandingkan dengan penyanyi pria. Dan diantara sekian banyak yang kini mencuat dan perlu diperhitungkan adalah Matraca Berg dan Sara Evans. Keduanya meluncurkan CD sangat apik yang berusaha menarik perhatian kalangan pengatur program siaran musik di radio. Berg memikat audiens pada show penyerahan hadiah peng- hargaan Country Music Asso- ciation (CMA) dalam Septem- ber lalu dengan lagu balada berjudul Back When We Were Beautiful. Diamelantunkan lagu itu bersama raja musik country Garth Brooks yang terpilih sebagai penghibur terbaik. Sebelumnya, Evans membantu memasukkan penggubah lagu top Harlan Howard dalam ruang kemasyhuran Country Music Hall of Fame. Evans, 26, membawakan la- gu karangan Howard Tiger by the Tail sebagai tembang peng- hormatan. How mem tu penyanyi tadi mendapatkan kon- trak rekaman dengan label RCA tahun 1996 lalu setelah mende- ngar versi Evans atas lagu kla- sik gubahannya. EKSKLUSIF Berg, 33, bergabung dengan sebuah klub eksklusif yang me- liputi The Tractors dan Mary Chapin Carpenter, yang menda- pat tempat penampilan utama dalam show CMA sebelum me- ngorbit jadi hit besar. Album Berg yang keempat Sunday Morning to Saturday Night diluncurkan melalui label Rising Tide Records setelah tiga rekaman terdahulu bagi RCA gagal mencatat prestasi. Walau- pun album-album Berg hanya, memperoleh pengakuan kecil, penyanyi itu selama bertahun- tahun tercatat sebagai salah satu dari sejumlah sumber materi hit terbaik bagi para penyanyi wa- nita musik country. Di antara lagu-lagu hit Berg sebagai penulis adalah "Straw- berry Wine" dan "We Dance Anyway" bagi Carter, "Every- body Knows", "XX's and 000's" serta "Wrong Side of Memphis" bagi Yearwood; dan "Wild Angels" bagi McBride. Berg, putri seorang penyanyi pendukung dan pemain gitar, menggubah lagu nomor satu sendiri Faking Love ketika ma- 1993 1997 1993 sih berusia 18 tahun. Lagu tadi jadi hit bagi T.G.Sheppard and Karen Brooks dalam tahun 1992. Dia menggubah lagu-lagu bagus lain seperti Along for the Ride dan The Resurrection tapi dia tak mempercayakan track tersebut kepada McBride atau Yearwood. Sebaliknya Berg membawakan sendiri tembang- tembang tadi. Hasilnya adalah sebuah CD yang memadukan kedewasaan dan keceriaan al- bum besar Carter "Did I Shave My Legs for This?" dengan ke- kuatan vokal yang mengingatkan orang pada McBride. Berg sadar industri musik tidak menentu dan banjir materi. "Saya telah lihat sendiri be- gitu banyak proyek yang semula terkesan memikat tapi nyatanya tak digubris oleh radio country dan tak berhasil mencatat sesua- tu yang menggembirakan," ujar Berg. "Tak seorang pun tahu pasti tentang sesuatu. Tak seorang pun tahu kalau Deana akan jadi be- sar seperti sekarang ini....Anda hanya dituntut berbuat yang ter- baik sebatas kemampuan seraya berharap mendapatkan yang terbaik...." MENCUAT Dan sosok lain yang kini mencuat adalah Evans. Penya- nyi ini dibesarkan di daerah pe- dalaman Missouri, dan mulai melakukan penampilan bersama band keluarganya pada usia 4 tahun. Dia pertama kali mere- kam di Nashville sewaktu ber-₁ usia 11 tahun, sehingga menda- patkan publisitas di negara ba- giannya namun tidak bangkit di wilayah lain. Dia terus menyanyi, kemu- dian memasuki dunia rumah tangga dan menetap di Oregon pada tahun 1992. Sara Evans and North Santiam (nama yang diambil dari nama sungai di Oregon) merupakan sebuah band populer regional, yang membuka show Willie Nelson, Tim McGraw dan sosok-sosok EUROMONEY AWARDS FOR EXCELLENCE 1993 Euromoney Awards for Excellence "The Best Bank in Indonesia" EUROMONEY AWARDS FOR EXCELLENCE 1997 Dalam tahun 1995, Evans lainnya. kembali ke Nashville. Pujian ini." Howard atas versi Evans dari lagu Tiger by the Tail membuka jalan penekenan kontrak dengan label RCA. Euromoney Awards for Excellence "The Best Bank in Indonesia" Album Three Chords and the Truth luput dari perhatian Pete Anderson, produser kawakan yang menangani musiknya Dwight Yoakam. Albumitume- ngingatkan kembali pada corak- corak klasik masa lalu seperti halnya album-album yang ka- dangkala digarap Yoakam. Dan album tadi menampilkan lagu- lagu yang dibawakan penyanyi- penyanyi lama Justin Tubb, Bill Anderson dan Buck Owens. "Orang sering menyebut saya ketinggalan zaman. Hal itu me- nyakitkan hati," ujar Evans. "Saya dan Pete punya sasar- an sama menggarap album yang diharapkan tahan sepanjang ma- sa. Saya mau mengekanan bu- sana yang dapat dipakai saat ini dan dapat dikenakan pada tahun 1950-an, dan saya ingin me- ngetengahkan musik yang diga- VIVI W 1994 Dua single pertama dari al- bum Three Chords and the Truth belum mendapatkan tempat di tangga lagu-lagu. Joe Galante, pimpinan RCA Label Group- Nashville, mengatakan tidak kecil hati dengan kenyataan itu. Dia menekankan sosok besar musik country George Jones be- berapa waktu lalu menunjuk langsung Evans untuk membuka suatu konser di Nashville, dan pertunjukan tadi memungkinkan Evans mendapatkan tempat se- bagai tamu dalam show radio Grand Ole Opry. AP LANTUNKAN:Matraca Berg lantunkan musik ballada-nya "Back When We Were Beautiful" pada Country Music Associa- tion Awards Show di Nashville, Tennesse, belum lama ini. BẾ EAMIO ZEW DIE DE 1992 "Pada saat sama tokoh yang menggarap show penyerahan hadiah CMA Awards TV itu melihat Evans dan menampil- kan penyanyi tadi pada acara penyerahan hadiah CMA," ujar Galante. Asian Management Awards 1994 "Financial Management" "Karena itu orang melihat Evans beraksi dan terpukau dibuat penampilannya. Atas alasan tadi pula kami terus me- lanjutkan proses itu." (ap/bh) EUROMONEY AWARDS FOR EXCELLENCE 1994 Euromoney Awards for Excellence "The Best Bank in Indonesia" Asian Management Awards "Informations Technology Management" Asian Management Awards "Informations Technology Management" & "People Development and Management" ANALISA WWAIR CONDITIONED Sandwiches ES HORSE SHOE GE LIQUORS Henneman, dedengkot band The Bottle Rocket yang kini tampil di kancah mainstream, tidak tahu apakah orang lain menyadari kenyataan tersebut. "Amerika dalam keadaan gembira," ujar Festus, penggu- bah lagu terbaik Missouri. "Me- reka mempunyai perpustakaan yang lengkap dengan lagu-lagu hit rock klasik sehingga cukup senang dengan hal itu. Mereka tidak mau mencari hit-hit lain- nya. Mereka betul-betul senang dengan Feel Like Makin' Love dan La Grange. "Tapi suatu hari nanti mereka akan mencari hit yang baru," ujar Festus. "Atau barangkali mereka bahkan tidak sadar me- nginginkannya sampai mende- ngarnya sendiri. Mereka juga belum disodori tawaran tadi." Satu calon lagu itu bisa jadi Indianapois atau Perfect Far Away, atau tembang lain The Bottle Rockets, yang didukung mark Ortmann, Tom Parr, Brian hennman dan Tom Ray. Lagu- lagu tadi berciri klasik Amerika 1995 AP BERPOSE: Para anggota kelompok Bottle Rockets berpose di kampung halaman mereka di Festus, Missouri, Juli lalu. Dari kiri ke kanan Mark Ortmann, Tom Parr, Brian Henneman dan Tom Ray. The Bottle Rocket Tawarkan Rock Berpoles Country dalam Album Baru Dengan beralihnya Bruce seperti halnya kembang api nya," kata Hanneman, tentang Springsteen ke musik folk dan Fourth of July. John Mellencamp terperangkap di antara biola dan mesin drum, Brian Henneman menilai masih adanya kekurangan nyata dalam rock 'n' roll Amerika. FarEasternEconomie REVIEW Band kwartet yang lusuh itu mengetengahkan warna khas daerah pedalaman sendiri dan mereka membuat para anggota grup Lynyrd Skynyrd terlihat rapi jika dilakukan pembandi- ngan. Tapi orang hendaknya tak tertipu dibuat penampilan. Band itu memiliki kecermatan dan ke- pintaran seperti dicerminkan lagu-lagu rock berpoles country hasil gubahan Henneman. Mi- salnya, lagu Indianapolis de- ngan beat menghentak-hentak. 20 ASIA'S LEADING COMPANIES CITIBANKO Tembang lain yang perlu di- simak orang adalah Smokin' 100s Alone. Lagu ini bertutur tentang kebiasaan seorang wanita pe- rokok berat yang dilihat Henne- man ketika makan malam di suatu restoran. IDOLA Henneman mengaku idola- nya adalah mendiang Hank Williams, sosok legendaris da- lammusik country. Menurutnya, sosok tadi membantunya me- ngembangkan gaya langsung. "Dia bikin saya terkenyak, utamanya karena gaya yang langsung kendati cuma meng- gunakan kata-kata biasa. Dia jarang memakai kiasan. Dan dia terkesan seperti sedang berbicara dengan seseorang saja layak- Walaupun judul lagu single hitnya sekarang ini Bitter yang berarti kegetiran, namun penya- nyi-komponis Jill Sobule berte- kad menjadi orang yang berba- hagia. Jill Sobule Bertekad Menjadi Penyanyi Bahagia bertolak belakang itu ditampil- kan dengan sentuhan lebih apik dan halus. Dan penyanyi itu mengaku tembang dari album barunya Hamppy Town tadi merupakan cara dia memberitahu diri sendiri bahwa dia tak ingin tumbuh jadi seorang wanita tua berwajah masam. Dalam suatu wawancara le- wat telepon dari pangkalannya di New York, penyanyi Amerika berusia 33 tahun tersebut mem- beberkan lagu-lagunya selalu mencerminkan seberkas cahaya kendatipun tembang itu terkesan cenderung mengangkat hal-hal yang menyesakkan dada, semisal melihat penyanyi-komponis wa- nita lain menjadi bintang sedang- kan dirinya masih tetap merang- kak-rangkak. Far Eastern Economic Review "Top 10 Leading Companies in Indonesia" Tapi karena kenyataan itu pula dan musiknya membuatnya men- dapat tempat di hati pendengar. Musiknya mudah dicerna dan tidak sesulit album Jagged Little Pill yang diluncurkan Alanis Morissette. Dia memiliki ciri ter- sendiri dalam menampilkan re- alitas dan hal-hal yang terkesan seperti nyata. Kedua hal yang 1996 Williams. Dia mempelajar bukunyanyi Williams ketika melakukan per- jalanan panjang musikal sebe- lum membentuk The Bottle Ro- ckets. Ketika masih tergabung dalam sebuah band bernama Chicken Truck pada pertengah- an tahun 1980-an, Henneman kecewa dibuat keadaan musik country sehingga mendorong- nya "mendidik" fans country de- ngan memainkan lagu orisinal dengan gaya khas Buck Owens dan sosok-sosok lama lainnya. "Kami akan menunjukkan pada anda betapa apiknya mu- sik country,"kenang Henneman. Namun langkah tadi juga ku- rang mendapat tempat di hati para penggemar. Kepercayaan Andalah yang Karena itulah Chicken Truck alocità Hal demikian antara lain ter- cermin dalam tembang Happy Town yang kental dengan selera humor. Pada lagu Bitter, Sobule bertutur tentang keadaan dirinya. Little Guy berkisah mengenai pria bertubuh besar tapi berjiwa kerdil. Sedangkan dalam Half A Heart, Sobule memikirkan dile- ma sikap mengambang tanpa ke- pastian. Syair-syair begitu kerap ku- rang mendapat tempat di kalang- an pengamat. Misalnya pada lagu Love Is Never Equal, dia berduet dengan rocker country Steve Earle. Sobule yang berasal dari Den- ver, Colorado, lebih dikenal oleh orang karena lagu single hit me- mikat tapi kontroversial I Kissed A Girl dari debut dengan label besar pada tahun 1995 berjudul namanya sendiri. Tembang tadi, yang berkisah soal affair memuakkan antara dua wanita, tidak saja mulai melejit- kan karir Sobule tapi juga me- micu spekulasi tentang dirinya apakah dia cewek biseksual se- bab dia juga punya seorang te- man pria. Akan tetapi tidak lama setelah Beda dengan Chicken Truck, The Bottle Rockets menyetel gitar mereka dan meluaskan wa- wasan musik pada rekaman de- ngan menyertakan lagu balada dan sentuhan country. Namun Kebanyakan penonton me- reka menginginkan Chicken Truck mengurangi volumenya. "Musik country terlalu banyak jika mereka menggelar show penyempitan, tapi kalau dimain- kan terlalu radikal maka warna musik itu bukan country lagi. Dalam rock, bisa berbuat leluasa, bisa memberikan sentuhan coun- try tapi masih tetap saja rock. Tapi jika musik country berada satu langkah di luar garis maka musik itu bukan country lagi," ujar Henneman. secara live, maka band tersebut mengetengahkan rock 'n' roll yang meledak-ledak tapi suara Henneman tetap menonjol se- hingga lagu-lagu itu tidak hi- lang ditelan musik. FarEastern Economic REVIEW 20 ASIA'S LEADING COMPANIES CITIBANKO menjadi sebuah band rock. Be- gitupun, band tadi tidak perlu menggubah lagu-lagu "rock" baru sebab mereka memainkan tembang-tembang yang sama dengan cara betul-betul keras didukung beberapa gitar sum- bang. KONTRAK MEMILIH Far Eastern Economic Review "Top 10 Leading Companies in Indonesia" Gebrakan tadi juga kurang mendapat sambutan fans. Band itu akhirnya bubar. Henneman kemudian banyak mendukung tour kelompok alternatif coun- try Uncle Topelo, tapi dia juga tetap menggubah tembang. La- gu-lagunya menarik perhatian cukup besar dari perusahaan re- kaman yang kemudian meneken kontrak. Setelah itu Henneman membantuk band The Bottle Rockets. Band tadi, yang juga diper- kuat gitaris Tom Parr, penabuh drum Mark Ortmann dan "the Kid", belum lama ini merekrut pemain bass John O'Brian, ke- BANK BALI Memberi yang Terbaik mendapat perhatian dari orang, tembang tadi menghilang dari peredaran dan tekanan terha- dapnya makin besar agar mem- produksi lagu hit lain untuk membuktikan bahwa dia bukan sekadar produk kebetulan. 1997 "Tiba-tiba saja anda punya tembang setengah hit dan anda kemudian diharapkan memiliki segudang lagu-lagu besar," ujar Sobule. "Tapi Anda tidak bisa membiarkan hal itu mempenga- ruhi anda dalam penggubahan tembang." EMILIH KAMI KEPUTUSAN TERBAIK ANDA REVIEW 20 Halaman 9 Sobule memanfaatkan penga- laman itu dengan menghadirkan sejumlah lagu yang dikemas de- ngan apik dalam album Happy Town. Semua materi itu ironis dan lucu. Kini satu-satunya yang jadi perhatiannya adalah berusa- ha merangkul orang lebih banyak lagi untuk menyimak segala ka- ta-katanya dalam rekaman tadi. Terima kasih pada Anda yang setia bersama kami. menentukan keberhasilan kami. Sobule mengaku akan mela- kukan perjalanan tour ke Austra- lia dalam September mendatang dan juga berharap dapat singgah di Asia. "Saya terkenang senang me- nyimak musiknya Joni Mitchell ketika menanjak besar. Saya bisa menangkap syair-syairnya. Dan saya bisa berbuat begitu pula pada orang lain, yang tentu punya arti besar pula bagi saya," lanjut So- bule. Bagi Anda yang belum bergabung bersama kami, kami selalu siap menyambut dan melayani Anda. Menyinggung soal lagu Bit- ter, Sobule menjelaskan bahwa dia mencoba bersikap lucu tapi ada beberapa hal faktual dalam tembang tadi. Sakit hati adalah hal negatif dan lewat tembang itu dia menyuruh dirinya supaya tidak bersikap demikian. (tst/bh) mudian melakukan tour dalam musim gugur ini mendukung John Fogerty. Sebagian kota menyambut hangat mereka. Tapi Henneman pandai membuat penonton ter- pikat dengan permainan kata dan humor seperti dia buat ketika tampil di New York. The Bottle Rocket telah menggarap sebuah album ber- judul 24 Hours a Day yang ma- sih "parkir" di rak label Atlantic Records lebih satu setengah tahun sementara perusahaan itu memutuskan untuk menggusur atau mempertahankan band tadi. Kelompok tersebut juga semula memikirkan rencana membuat album lain dan hanya menjual- nya pada konser saja sambil menanti keputusan perusahaan rekaman tadi. "Orang Amerika lari dari gaya musik ini secara besar- besaran," kata Henneman. "Akan ada orang yang menyu- kai corak itu, tapi bila anda mencoba menawarkannnya pada publik mereka enggan membelinya." (ap/bh) ASIA'S LEADING COMPANIES Far Eastern Economic Review "Top 10 Leading Companies in Indonesia"
