Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Analisa
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-11-04
Halaman: 14

Konten


Selasa, 4 Nopember 1997 Presiden: G-15 Perlu Pikirkan Kerjasama Atasi Pasar Uang hadir di sini mengalami sendiri pengalaman pahit akibat keka- cauan mata uang itu," tegasnya. Apabila negara-negara maju dapat menikmati keuntungan dari bertambah derasnya arus globalisasi, maka menurut Pre- siden, banyak negara yang se- dang membangun justru makin tersisih. Kuala Lumpur, (Analisa). Presiden Soeharto menga takan, Kelompok 15 (G-15) per- lu memikirkan bentuk kerja sama yang efektif untuk me- ngatasi kelemahan mekanisme pasar uang. "Kita harus menemukan cara-cara yang jitu untuk me- ngurangi akibat buruk dari fluk- tuasi tajam nilai tukar mata uang terhadap upaya pembangunan negara Kelompok 15," kata Kepala Negara pada KTT VII G-15, di Kuala Lumpur, Senin. Kepala Negara menam- bahkan, terjadinya fluktuasi yang tajam dalam arus keuang an internasional dan perdagang an mata uang telah mempo- rakrandakan kemajuan ekono- mi dan sosial negara-negara se- dang membangun. Dalam waktu yang singkat saja habislah kerja keras, ke- tekunan dan pengorbanan ne- gara sedang membangun sela- ma beberapa dasawarsa. "Banyak di antara kita yang Canberra, (Analisa) Setelah 10 hari bekerja di Laboratorium Bureau of Air Savety Investigation (BASI), Canberra, Australia, tim pim- pinan Prof Oetarjo Diran, Senin, berhasil memperoleh "extract data" dari kotak hitam pesawat Airbus A300-B4 Garuda Indo- nesia yang jatuh di Deli Serdang, Sumatera Utara. Ketua Komisi Penelitian Penyebab Kecelakaan Pesawat Udara, Dephub, Prof Diran, di Canberra, Senin, mengatakan, extract data dari alat perekam suara di Cokcpit (CVR/Cockpit Voice Recorder) dan rekaman data penerbangan (FDR/Flight Data Recorder) itu akan diana- lisis di Jakarta oleh sebuah tim, kemudian dilaporkan kepada Menteri Perhubungan. Tim Peneliti di laboratorium BASI terdiri atas empat warga negara Indonesia, seorang warga Inggris, tiga orang Aus- tralia dan tiga orang peneliti Perancis. Telah Diperoleh "Extract Data" Kotak Hitam Garuda Tim tersebut telah bekerja siang-malam, rata-rata dari pukul 08:00 pagi hingga pukul 10:00 malam waktu setempat, yaitu membuka dengan hati - hati melalui peralatan komputer, membaca dan mengeluarkan cetakannya (print out), hingga mempelajari rekaman itu de- ngan teliti. Kotak hitam pesawat yang jatuh pada 26 September 1997 dan menewaskan 234 penum- pang dan awaknya itu, dite- mukan pada 21 Oktober lalu oleh tim investigasi bersama masyarakat di desa Buah Nabar, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang (40 km barat daya Medan). Ramus II Jongkong IR I Jongkong IR II Sawah Halus I Sawah Halus II Sawah Lokal I Sawah Lokal II Pulut Putih I Pulut Putih II TEPUNG TERIGU NAIK Segitiga per zak (25 kg) Cakra Kembar (Panah) per zak (25 kg) GULA BERTAHAN PTP Thailand (Impor) MINYAK KELAPA TURUN Minyak Kelapa MINYAK PABRIK (SAWIT) NAIK Minyak pabrik (sawit) MINYAK GORENG NAIK Cap Salam 15 kg/kaleng Cap Kereta Api 15 kg/kaleng Cap 123 15 kg/kaleng KOPI BIJI TETAP Arabica (biasa) Robusta (biasa) JAGUNG TENANG Jagung biji Jagung gilingan Jagung tepung GULA AREN BERTAHAN Gula aren SEMEN TENANG Padang I per zak (40 kg) Andalas I per zak (40 kg) KAWAT BERTAHAN KEMASAN Kawat duri 10 kg Kawat beton per kg SENG PLASTIK TENANG HARGA PASAR Medan, (Analisa) Harga bahan pangan dan komoditi lainnya di Medan, Senin, 3 Nopember 1997 tercatat sebagai berikut (dalam rupiah per kg): BERAS TETAP Ramus I Seng plastik per lembar ASBES SENG TETAP UKURAN 4 mm x 3,5 x 6 4 mm x 3,5 x 7 4 mm x 3,5 x 8 SENG TENANG UKURAN 020 x 914 x 1829 020 x 914 x 2134 020 x 914 x 2438 020 x 762 x 1829 020 x 762 x 2134 020 x 762 x 2438 PAKU BERTAHAN UKURAN 1 inci Bahkan, kata Presiden, ne- gara yang sedang membangun yang telah mencapai tahap ke- majuan cukup tinggi juga tidak terbebas dari suasana yang memprihatinkan itu. 1,5 inci 2,5 inci PLYWOOD TETAP UKURAN Dalam rangka itulah, maka globalisasi seyogyanya dikelo- la dengan cara yang dapat me- ngurangi dampak buruk terha- dap negara yang belum kuat, kata Kepala Negara. Kotak hitam itu kemudian dibawa oleh Prof Diran ke Laboratorium BASI Canberra pada 24 Oktober 1997. JANGAN KHAWATIR Kepada para nasabah Waka- poldasu mengingatkan agar jangan khawatir dan takut. Uang nasabah baru bisa diambil sesuai dengan pengumuman atau pemberitahuan yang tertera di Lomba Baca dan Prof Diran lebih lanjut setiap bank yang terkena lik-Cipta Puisi Humor widasi. Medan, (Analisa) mengatakan, extract data kotak hitam masih akan divalidasi, 4 mm 6 mm 9 mm Untuk itu, Kelompok 15 per- caya sepenuhnya bahwa PBB merupakan satu-satunya badan yang memiliki mandat univer- sal dan orientasi demokratis dapat menjamin terwujudnya keadilan dalam hubungan eko- 12 mm 15 mm 18 mm kemudian diadakan berbagai pengecekan silang, langkah simulasi, dan animasi dengan komputer. Guru Besar Institut Tek- nologi Bandung (ITB) itu juga menegaskan, pihaknya tidak bekerja lamban dalam meneliti kotak hitam tersebut, tapi tim ingin menghasilkan yang terbaik dan tidak mau membuat kesa- lahan. Bahkan, katanya, bisa juga dilakukan langkah-langkah semacam napak tilas pener- bangan Jakarta-Medan dalam pengumpulan data yang akurat dan pengecekan silang dengan extract data kotak hitam terse- but, katanya menambahkan. (Ant) Medan, (Analisa). Waka Poldasu Kol Pol Drs. I.W. Madja Senin (3/11) pagi meninjau beberapa bank di Medan yang dicabut izin usa- hanya oleh pemerintah. Salah satu yang ditinjau Bank Harapan Sentosa (BHS) Jalan Putri Hijau Medan. Di bank tersebut Wakapolda I.W. Madja memberikan penje- lasan kepada para nasabah BHS yang berbondong bondong datang menanyakan nasib uang mereka yang disimpan di bank ini. (st/ht) Hal itu dikemukakan Waka- GROSIR 1.460,- 1.450,- 1.380,- Wakapoldasu: Nasabah jangan khawatir 1.370,- 1.290,- 1.280,- 1.170,- 1.160,- 1.400,- 1.300,- 22.500, 22.800 1.450,- 1.400 2.000,- 2010 36.200,- 35.700,- 36.200 9.000,- 3.700,- 575 650, 700,- 2.000,- ECERAN 1.490,- 1.480,- 1410,- 1.400,- 2.350 2.330 36.750,- 36.200,- 36.750,- 675 750,- 800,- 2.500 8.600,- Rp/Coll 17.700,- 2.125- 3.200,- Rp/Lembar 6.300,- 7.350,- 8.400,- Rp/Lembar UCAPAN TERIMA KASIH Dengan ini kami sekeluarga mendiang, LIM HAI HENG/ABENG/DARLAN (Tutup usia 55 tahun) Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya ke- pada : 7.950,- 9.275,- 10.600,- 6.900,- 8.050,- 9.200,- Rp/Kotak 51.500,- 45.000,- 43.000,- nomi antarbangsa. Reformasi PBB yang kini berlangsung hendaknya dijaga agar tidak mengorbankan ke- pentingan ekonomi maupun palitik negara sedang memba- ngun, tegasnya. Rp/Lembar 9.800,- 10.800,- 20.300,- 27.000,- 35.000,- 46,800,- 48.800,- Menurut Kepala Negara, salah satu faktor penghambat negara yang sedang memba- ngun dan masih terbelakang adalah beban hutang luar ne- geri. Kendati berbagai upaya te- lah dilakukan untuk meri- ngankan beban itu, namun masih banyak negara belum dapat melepaskan diri dari beban itu. SAMBUT BAIK IMF Dalam kaitan ini Kepala Ne- gara menyambut baik dan me- naruh harapan terhadap prakar- sa Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia untuk meringankan beban hutang ne- gara sedang membangun dan terbelakang itu. - Dr. RASJID WIJAYA -Bapak-bapak, Ibu-ibu, Famili-famili, Rekan-rekan serta Handaitolan sekalian, yang telah memberikan bantuan baik moril maupun materil kepada kami se- waktu meninggal hingga selesainya upacara pemaka- man Anak/Suami/Ayah/Abang/Abang ipar/Adik/Ipar/Uwak/Pakcik kami yang tercinta. Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas segala budi baik tersebut... Hormat Kami Segenap Keluarga Mendiang TERANG JAYA Pabrik Asbes Cap KAMPAK JI. Klambir V No. 53 Medan-Binjai Km.9 JI. Sutrisno No. 308 Medan Kegiatan yang dilangsung- kan selama tiga hari ini dimulai 1.320,- pukul 10.00 WIB dan diharap- 1.310,- kan memberi warna tersendiri di tengah lesunya aktivitas kesusastraan di kota Medan 1.200,- 1.190,- 1.430,- 1.330. 22.800, 23.100,- 1.650,- Dalam suasana derasnya arus globalisasi dan liberalisasi ekonomi saat ini maka Kelom- pok 15 hendaknya mencurahkan perhatian terhadap upaya men- dorong dan meningkatkan kerja sama perdagangan dan investa- si di antara negara anggotanya. "Kita tidak akan dapat terbe- bas dari pengaruh perekonomi- an dunia, khususnya persaingan internasional yang makin tajam. Karena itu, kita hendaknya da- pat memadukan kekuatan," te- gas Kepala Negara. Dengan demikian akan ter- bentuk sinergi dari sumber daya, kemampuan dan kedudukan dan peran Kelompok 15 di kawasan masing-masing serta kemam- puan teknologi yang dikem- bangkan. (Ant) polda ketika menjawab perta- nyaan para nasabah yang me- menuhi halaman gedung bank tersebut Senin (3/11) siang. "Seandainya mereka mela- kukan perusakan kantor-kantor dan perlengkapan bank itu, bisa- bisa data simpanannya hilang sehingga uang mereka kemung- Presiden mengatakan pula bahwa Kelompok 15 walaupun Pimpinan SBU, Irawan Chandra: sejumlah keber- hasil mencat sasih belum me- Nasabah agar Tenang, dan tidak Panik kinan besar juga tidak terbayar, ujarnya. manfaatkan secara maksimal khususnya di bidang perdagang an dan investasi. Medan, (Analisa) Jadi, tambahnya, mereka harus menyelamatkan admi- nistrasi dan aset bank, dengan demikian kemungkinan uang- nya kembali secara utuh lebih besar. Pimpinan Kepala Urusan Wi- layah II Sejahtera Bank Umum (SBU) Irawan Chandra meng- imbau nasabahnya agar tetap tenang dan tidak panik, karena sampai saat ini meskipun bank yang dipimpinanya dilikuidasi, ia akan sekuat tenaga untuk menyelesaikan hak dan kewa- jiban nasabahnya. Tampak hadir di halaman gedung BHS tersebut Kapol- sekta Medan Baru Kapten Pol Hendrik Marpaung, Kanit Pa- troli Kota (Patko) Poltabes Medan Letda Pol Herwanto Daka dan Letda Pol D.J.Tamba. "Bagaimana pak uang kami". Kapan kami bisa mengam- bilnya," tutur seorang nasabah yang tidak bersedia disebutkan identitasnya, ketika berada di depan pintu gerbang masuk yang dijaga petugas Satpam.Nasabah itu merasa khawatir uang yang disimpan di bank tersebut Fakultas Sastra (FS) USU akan menyelenggarakan Lomba Baca dan Cipta Puisi Humor IV tanggal 5-8 November 1997 di pelataran parkir Perpustakaan USU. Lomba diikuti Perguruan Tinggi, SLTP dan SMU se- Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat. Di samping mampu mene- lurkan generasi baru yang akan menjawab pesismisme masa depan puisi di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat. (rrs) Hari Pahlawan Diisi Berbagai Kegiatan Medan, (Analisa) Hari Pahlawan 10 Novem- ber 1997 akan diperingati di seluruh Indonesia,khusus untuk daerah tingkat I Provinsi Su- matera Utara akan dilisi dengan beberapa kegiatan. Kegiatan tersebut berupa, Apel Kehormatan dan Re- nungan Suci (AKRS) di Taman- Makam Pahlawan Bukit Barisan Medan. Upacara ziarah nasional di Taman Makan Pahlawan Na- sional Bukit Barisan.Terakhir upacara tabur bunga di laut. Kegiatan ziarah wisata di Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan Medan oleh pelajar SD, SLTP, SMU, karang taruna dan OKP pada 7 November 1997. Napak tilas rute gerilya/ perjuangan. Sarasehan tentang Nilai-Nilai Kepahlawanan. Serta kegiatan kerja bhakti di taman makam pahlawan, mo- numen bersejarah dan pe- kuburan umum. (rrs) Suami : LIE TUAN PHE Kakak : NG IU (LN) Anak Ik LIE KAH SIONG & Kel (LN) AP JANGAN PANIK: Seorang anggota Satpam mengangkat kedua tangannya seraya meminta para nasbah yang berkerumun di depan salah sebuah bank terlikuidasi agar tidak panik. "Sabarlah sabar, ang simpanan kalian pasti dibayar mulai 13 November," katanya. Anak pr: LIE GEK LIE GEK CU LIE GEK PAU Menantu lk: WIE AN TIO WIE Anak angkat pr TEH AI CU & Kel "Saya mohon doa restu para nasabah agar saya diberikan kesehatan untuk menyelesaikan masalah ini," ujarnya pada Analisa dalam wawancara per telepon, Senin (3/11) malam dari salah satu tempat peristrahatan di Medan. Cucu luar Ik Cucu luar ik TIO KUANG HUI Ia mengakui pagi kemarin banyak nasabah berbondong- bondong datang ke rumahnya, tapi ia tidak berada di tempat. "Saya hanya perlu waktu istirahat di tempat yang lebih Cucu luar pr TIO YEN NI Abang ipar: LITUAN SO & Kel bakalan tidak bisa diambil. "Jangan khawatir dan takut. Secara bertahap mulai tanggal 13 November 1997 dibuka pembayaran. Uang saudara akan dibayar," tandas Waka Poldasu lagi meyakinkan para nasabah BHS. "Jangan takut dan pulanglah dengan tenang", kata marga Purba salah seorang petugas BHS menambahkan. "Bapak siapa dan apa jabatan bapak?", tanya salah seorang nasabah. "Saya sebagai pena- sehat bank ini.Maksudnya bank BHS, jawab marga Purba itu.. Pada tanggal yang dise- butkan tersebut para nasabah diingatkan untuk membawa KTP dan surat surat penting lainnya termasuk yang ber- hubungan dengan bank. Nasabah akan diberikan formulir untuk diisi sebelum menerima uang. Setelah mendapat penjelasan baik dari Waka Poldasu man- pun penasehat bank BHS serta Satpam secara berangsur para nasabah meningalkan bank ini. Begitu juga di beberapa bank lainnya seperti di bank Guna Internasional Jalan Iskandar Muda dan Sejahtera Bank Umum (SBU) Jalan Nibung persis di depan kantor Polsekta Medan Baru.Suasana cukup ramai dengan kedatangan para nasabah untuk mengetahui nasib uangnya di bank yang terkena likwidasi itu.Namun sebegitu jauh tidak sampai terjadi hal hal yang tidak diingini.Suasananya tampak tertib dan terkendali: Sejumlah petugas kepolisian dan petugas keamanan lainnya tampak melakukan pengama- nan untuk menghindari hal hal tak diingini. KABAR DUKACITA Telah meninggal dunia dengan tenang: Istri/Adik/Ibu/Mertua/Nenek/Ipar/Saudari kami yang tercinta. TEH PHIT KHIN (Tutup usia 68 tahun) Pada hari Senin tgl. 3 November 1997 pukul: 17.15 WIB di kediaman kami Jl. Sei Kera No. 85-B Medan. Jenazah mendiang disemayamkan di kediaman kami dan akan dikebumikan pada hari Rabu tgl. 5 November 1997 pukul. 15.00 WIB di perkuburan Tionghua Budi Luhur Sibiru-biru. KAMI YANG BERDUKACITA : Menurut pengamatan Ana- lisa Analisa di lapangan petugas Poltabes Medan yang ditu- runkan untuk pengamanan di beberapa bank tersebut tidak kurang dari 200 personil dibantu petugas Sat Brimob Poldasu dan Pengendalian Masyarakat (Dal Mas) Poltabesditambah petugas keamanan lainnya.(imn). Suami: TEH SIOK KHIM (†) Anak Lk: TEH PIO KUI TEH LHU KUI Anak pr: TEH CHAI HUN Menantu pr: TAN KUI KIE TIO BENG GUAT Menantu lk: LIE TUAN PHA (1) & Kel LIE TUAN KHIET (1) & Kel Kakak ipar LIE PHUA (1) & Kel LIE PUAN (1) & Kel Abang k kandung: TEH CU SAN & Kel TEH CU TIONG & Kel TEH CU BIN & Kel (LN) TEH CU HIONG (†) & Kel ANALISA Adik kandung k TEH CU KIONG & Kel TEU CU TEH CU LIONG & Kel (LN) A Adik kandung pr TEH PHEK LIN & Kel (Jkt) Beserta kemanakan/ keponakan Dan segenap keluarga Jl. Sei Kera No.85-B Medan tenang karena sudah dua malam tidak tidur akibat didatangi nasabah sampai dini hari," ujar Irawan sembari menambahkan ia bukan menghindar atau melepaskan tanggungjawab- nya. Untuk itu ia minta maaf sebesar-besarnya dan penger- tian dari para nasabah, karena "musibah" yang menimpa SBU memang di luar dugaan, ka- tanya. Mengenai uang nasabah, dalam bentuk tabungan, depo- sito dan giro setelah BI mem- berikan penarikan maksimal Rp20juta pada (13/11), ia sangat berharap tim likuidasi dari Bank Indonesia dapat bekerjasama dengannya agar uang nasabah- nya dapat dikembalikan dengan secepatnya. jaman sebesar 930 milyar sedangkan dana dari pihak ketiga kurang lebih Rp800 milyar, belum termasuk aset SBU berupa inventasris, sehing- ga selisih angka tersebut tidak terlalu besar diyakini dapat diselesaikan. SAFETY BOX Tentang safety box milik masyarakat yang tersimpan di bank SBU, Irawan juga meng- imbau warga tidak perlu panik, karena surat-surat berharga itu BITOG C Bangkok, (Analisa) Dana Moneter Internasional (IMF) hari Senin mendesak PM Thailand Chavalit Yongchai- yudh agar segera melakukan reformasi di sektor keuangan, kata juru bicara pemerintah. Direktur IMF untuk Asia Pasifik Hubert Neiss bertemu dengan Chavalit di Bangkok dan mendesaknya agar menerapkan Financial Restructuring Agency (FRA), badan baru yang akan memutuskan nasib 58 lembaga- lembaga keuangan yang tidak sehat. tetap menjadi hak yang me- nyimpan. Pengambilannya da- pat dilakukan setelah tim likui- dasi melakukan penelitian di bank. Neiss mengatakan selama pertemuan itu bahwa FRA-- yang direncanakan akan difor- mulasikan dalam sidang par- lemen khusus pekan ini--me- rupakan faktor utama dalam memulihkan kepercayaan inves- tor lokal dan luar negeri, demi- Ketika ditanya tentang nasib karyawannya, Irawan menga- takan gaji mereka tetap jalan sampai ada petunjuk dari Bank Indonesia. Untuk itu kepada seluruh karyawan yang dipim- pinnya agar tetap memberikan pengertian dan ketenangan kepada para nasabahnya. Sedangkan proyek-proyek yang tengah mereka jalankan, seperti Martabe Sejahtera, dan sejumlah proyek properti lain- nya, Irawan mengatakan tetap jalan terus, karena sejauh ini sudah ada investor dari Jakarta yang menawarkan investasi. Begitu juga masalah KPR, Irawan sudah menghubungi beberapa koleganya untuk meneruskan KPR yang sebe- lumnya akan mereka tangani. Di akhir pernyataan, Irawan Irawan merasa optimis dana nasabah yang tersimpan di bank yang dipimpinnya itu dapat diselesaikan. Soal posisi keu- angan bank SBU sampai dili- kuidasi menurutnya, besar pin- mengatakan selama 32 tahun akan ditangani oleh tim likuidasi IMF: T'land Perlu Segera Lakukan Reformasi Sektor Keuangan KABAR DUKACITA Telah meninggal dunia dengan tenang: Ibu/Mertua/Nenek/Ipar kami yang tercinta. OEI SIU KIE (tutup usia 74 tahun) pada hari Senin tgl.3 November 1997 pukul 13.30 WIB dikediaman kami Jl. Tarutung No.2-A Medan. Jenazah mendiang disemayamkan di Balai Sosial LVRI Blok 3 Jl.Bakaran Batu No.1 Medan dan akan dikebumikan pada hari Rabu tgl.5 November 1997 pukul 12.00 WIB diperkuburan Tionghua Budi Luhur Sibiru-biru. KAMI YANG BERDUKACITA Abang ipar: TEH SIOK LENG (†) Istri abang ipar: SOH BIE ENG Adik ipar lk: TEH SIOK CIN (†) TEH SIOK CAN (†) TEH SIOK HAI TEH SIOK BOI (†) Istri adik ipar: OEI LIEN CU KIE PO KUANG Cucu dalam lk: MICHAEL TEGUH Cucu dalam pr; SHERLY YENITA DEVINA MARTINA MEILINA MEGAWATI TEGUH Cucu luar lk: HADI MARZUKI Namun ia meyebutkan "mu- sibah" yang menimpa Bank SBU perlu diambil hikmahnya, karena salah satu penyebabnya akibat terjadinya persaingan antar bank yang tidak etis dan tidak sehat. Untuk itu ia meng- imbau para pengelola jasa perbankan dapat bersatu men- jalin keakraban dan tidak saling menjelekkan. (ton) kian menurut juru bicara Vara- thep Rattanakorn. Lembaga-lembaga keuangan Thailand diperkirakan menga- lami kredit macet senilai 1,36 trilyun baht (33,2 milyar dolar). Varathep mengatakan peme- rintah dan para pejabat IMF akan melakukan pembicaraan tahap kedua mengenai rencana ban- tuan IMF Desember mendatang. Neiss dijadwalkan bertemu Deputi PM Virabongsa Ra- mangkura Senin petang. (Ant/AFP) UCAPAN TERIMA KASIH Dengan ini kami sekeluarga mendiang : LIM HUT CIEN/MAKMUR HALIM (Tutup usia 65 tahun) Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : Vihara Buddha, Jln. Sampali Pendeta James Wu-GMI Gloria, Jln. M.T. Haryono Medan - GBI Kemah Daud Medan - Bapak2, Ibu2, Famili2, Rekan2, serta Handaltolan Sekalian, yang telah memberikan bantuan baik moril maupun materil kepada kami sewaktu meninggal hingga selesainya upacara perabuan Suami/ Ayah/Mertua/Kakek/Saudara/Sepupu/Ipar/Paman kami yang tercinta. Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas segala budi baik tsb. Hormat Kami : Segenap Keluarga Mendiang -Jln.Ir. Juanda Baru No.93 Medan Yogyakarta, (Analisa). DS alias Iwik (35), terdakwa tunggal kasus pembunuhan war- tawan Harian Bernas Fuad M Syafruddin (Udin) dituntut be- bas oleh jaksa penuntut umum dalam persidangan di Pengadil an Negeri (PN) Bantul, DI Yog yakarta, Senin. Jaksa Amrin Naim SH keti- ka membacakan kesimpulan tuntutan mengatakan, dakwaan terhadap Iwik sebagai pem- bunuh Udin tidak didukung alat bukti, keterangan saksi-saksi maupun keterangan Iwik, se- Pembaharuan sektor keu- angan merupakan satu persya- ratan penting bagi Thailand untuk mendapatkan paket ban- tuan IMF senilai 17,2 milyar hingga dakwaan terhadap Iwik dolar AS: Kekacauan politik telah menyebabkan tertundanya pelaksanaan reformasi tersebut. tidak bisa dibuktikan. Karena itu pula jaksa penun- tut umum yang beranggotakan Amrin Naim SH, Achmad Ju- wono SH, Hartoko SH dan Y Nichoriawan SH, memohon kepada majelis hakim yang mengadili perkara kematian Udin untuk membebaskan ter- dakwa Iwik dari segala dak- waan. OEI KUI MEI LIE CHAI CU Adik ipar pr: TEH SIOK TIU (†) Beserta kemanakan/ keponakan. Dan segenap keluarga JL.TARUTUNG No.2-A Medan' berkecimpung di dunia per- (care taker) yang akan meng- bankan, bank yang dipimpinnya ambilalih manajemen bank yang Pemimpin Cabang BI Medan, Adi Putra Hasan selalu menguntungkan dan bisa diterima masyarakat luas. UCAPAN TERIMA KASIH Dengan ini kami sekeluarga mendiang : GHO KIM ENG/GHO GEK SIM (Tutup usia 66 tahun) Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : dr.Widopo Handi dr.A.Nababan Pemimpin Cabang BI Medan: Beri Kepercayaan kepada Bank yang tidak Dilikuidasi Medan, (Analisa) Pemimpin Cabang Bank In- donesia (BI) Medan, Adi Putra Hasan mengimbau kepada ma- syarakat agar tetap memberi kepercayaan kepada bank-bank lain di luar yang telah dilikuidasi. Hal itu dijelaskannya kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (3/11) sehubungan li- kuidasi 16 bank yang dilakukan pemerintah Sabtu (1/11) lalu. R.S.Sarah dan paramediknya Keluarga Besar PT.Aribhawana Utama, Bela- wan. Yayasan Sosial Lautan Mulia Wanita Budhis Vihara Avalokitesvara Sibolga Ia menjelaskan, bank-bank lain yang tidak termasuk dalam daftar likuidasi tetap beroperasi secara normal dan masyarakat tidak perlu khawatir menyimpan dananya. Ia juga megimbau para nasabah dari bank yang dili- kuidasi diharapkan bisa lebih menahan diri dan menjaga aset- aset bank. Himpunan Sosial Perantau Sibolga (HSPS) Bapak-bapak, Ibu-ibu, Famili-famili, Rekan-rekan serta handai- tolan sekalian yang telah memberikan bantuan/sumbangan baik be- rupa moril maupun materil kepada kami sewaktu meninggal hing- ga selesainya upacara perabuan Ibu/Mertua/Nenek/Ipar kami yang tercinta. Hormat Kami Segenap Keluarga Mendiang "Kalau datanya hilang dan kantornya rusak, kemungkinan seutuhnya akan semakin kecil," mendapat pengembalian dana tegasnya. NASABAH KECIL 93% Dijelaskan, untuk tahap awal pembayaran uang nasabah di- utamakan nasabah kecil yang jumlahnya mencapai 93 persen. "Nasabah yang punya ta- bungan Rp.20 juta ke bawah tidak perlu khawatir karena dananya dijamin akan dibayar pemerintah pada 13 November 1997 mendatang," tegasnya. Sedang yang di atasnya, tambahnya, dibayar Rp.20 juta dulu dan sisanya akan dibayar lebih lanjut berdasarkan proses likuidasi yang dilakukan. Sedang untuk debitur dalam menyelesaikan pinjamannya Jaksa mengatakan, karena barang bukti dan keterangan saksi-saksi tidak mendukung dakwaan terhadap Iwik, maka ancaman pidana tindak pem- bunuhan yang dialamatkan ke- padanya sebagaimana diatur pasal 340, pasal 338, pasal 353 Istri: TIO GEK LIEN Anak Lelaki: NG A BENG/JONI. NG ROMI Anak Perempuan: NG MEI LIE/MERRY NG MEI TIE/NETTY NG MEI CEN/LINA Menantu Lelaki: dicabut izinnya itu. Menjawab pertanyaan warta- wan Pemimpin BI Cabang Medan yang baru ini menya- takan bahwa penyelesaian per- masalahan ini diharapkan bisa dilaksanakan secepatnya. Apa- lagi, tambahnya, penanganan masalah ini sudah didukung oleh dana dari Bank Indonesia. Dijelaskan, dari 16 bank- bank yang dilikuidasi itu enam di antaranya memiliki sejumlah kantor cabang di Medan, yakni Bank Jakarta, Sejahtera Bank Umum, Bank Harapan Santosa, Bank Guna Internasional, Bank Pacific dan South East Asia Bank. LANGKAH TERAKHIR Menjawab pertanyaan Adi Putra Hasan menjelaskan, li- kuidasi merupakan langkah terakhir yang dilakukan bank sentral setelah upaya-upaya penyehatan bank tidak bisa dilakukan pemilik atau peme- gang saham. Dikatakan, berdasarkan Un- dang-undang bagi bank-bank bermasalah diminta untuk menyehatkan banknya, seperti melalui restrukturisasi, meng- ganti manajemen, menambah modal disetor, mencari investor baru atau merger dengan bank Istri : CHOA SIU KHIM Anak Ik: LIE WAN LAI (AKHENG) LIE WAN HO (AHO) LIE WAN TIONG (ATIONG) Anak pr: DS Alias Iwik, Terdakwa Kasus Ayah : WONG IE LUNG (†) Ibu : NG FIE TJIN Adik Kandung Laki2: WO WONG TJIN TJONG EDI (EDHIE WAHIDIN) Berdasarkan keterangan sak- si-saksi, termasuk saksi Serma Pol Edy Wuryanto, Hadi Prayit- no serta penjual bakmi di depan rumah Udin, Ny Ponikem serta keterangan saksi-saksi lain, kata jaksa, maka Iwik tidak dapat dipastikan adalah lelaki yang - datang ke rumah Udin di Jalan Parangtritis kilometer 13 Ban- tul pada 13 Agustus 1996 malam, saat terjadinya peng- aniayaan Udin. WONG ON CHONG TON (TONY ANWAR) ww Adik Kandung Pr: WONG AI CU (SUSANNA) Istri Adik Kandung : CHAN SUN LING (LINDA MULYADI) Udin Dituntut Bebas dan pasal 351 ayat 1 KUHP, dibuktikan. tidak terbukti. TIO BEN HUAT TAN THIÊN TER Calon Menantu Pr: WANG CHE SHIN Calon Menantu Lelaki: LIU TEK HUI Anak Angkat Lelaki: A AN/ANTONY Cucu Luar Lelaki: TIO FUK YEN/DAVID lain. "Kalau langkah ini tidak juga bisa dituntaskan likuidasi harus diambil sebagai langkah tera- khir," tuturnya. Menurutnya, apa yang dila- kukan pemerintah melalui li- kuidasi ini merupakan salah satu upaya untuk menyehatkan per- bankan di Indonesia. "Keterangan Ny Ponikem dan Sujarah (tetangga Iwik) sa- ling berbeda. Begitu pula ke- terangan sejumlah saksi lain," kata jaksa, dan menambahkan bahwa dakwaan primer yang menuduh Iwik melakukan pem- bunuhan berencana tidak dapat (Ant) KABAR DUKACITA Telah meninggal dunia dengan tenang: Suami/Ayah/Mertua/Kakek/Saudara/Ipar kami yang tercinta. "Bank-bank yang dicabut izin usahanya ini adalah bank- bank yang betul tidak bisa disehatkan kembali setelah diberi jangka waktu tertentu," tegasnya. NG A KANG/HASAN (Tutup usia 59 tahun) Pada hari Minggu tgl. 2 Nopember 1997 pukul 20.30 WIB di Rumah Sakit Herna Medan. Jena- zah mendiang disemayamkan di kediaman kami Jl. Mandala By Pass Gang Selam VII No. 6 Medan. Jenazah akan dikebumikan pada hari Kamis tgl. 6 Nopember 1997 pukul 10.00 WIB di Pekuburan Tionghua Kedai Durian. Ia mengakui, apa yang dila- kukan otoritas moneter dalam hal ini tentunya ada pro dan kontra. Tapi kita mencari yang terbaik supaya sistem perbankan kita sehat, bank itu tumbuh dengan baik. Menyinggung masalah tena- ga kerja dari bank-bank yang dilikuidasi itu, ia menyatakan, akan diselesaikan sesuai dengan peraturan pemerintah dan hak- hak mereka kalau terjadi pemu- tusan hubungan kerja akan diberikan sepenuhnya. "Dalam hal ini Bank Indone- sia telah menyediakan dana talangan untuk itu, jadi mereka tidak usah khawatir," tegas Adi Putra Hasan. (ht) UCAPAN TERIMA KASIH Dengan ini kami sekeluarga mendiang. LIE CHUN LIEN (ALIEN) Menantu pr: KOK MEI ING (ABOI) CHOW MEI CEN LIM LI LI Menantu lk: TEH CHONG MING (AMIN) NG PAK SIN (Tutup usia 101 tahun) Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: Bapak-bapak, Ibu-ibu, Famili-famili, Rekan-rekan serta han- daitolan sekalian yang telah memberikan bantuan baik moril maupun materil kepada kami sewaktu meninggal hingga selesainya upacara perabuan Ibu/Mertua/Nenek/Nenek Mertua/Buyut kami yang tercinta. Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas segala budi baik tersebut. Hormat kami: Segenap keluarga mendiang Toko Besi "SETIA" JLUtama No. 122 Galang KABAR DUKACITA Telah meninggal dunia dengan tenang. Suami/Ayah/Mertua/Kakek/Saudara kami yang tercinta. LIE SENG KIAT (Tutup usia 65 tahun) Pada hari Minggu tanggal 2 November 1997 pukul 17.40 WIB di kediaman kami Jln. Brigjen. Katamso/Kam- pung Baru Gg.Pribadi No.37 Medan. Jenazah mendiang disemayamkan di kediaman kami dan akan dikebumikan pada hari Rabu tanggal 5 November 1997 pukul 13.00 WIB di Perkuburan Tanah Mujur Sibiru-biru. Kami yang berdukacita: Cucu dalam pr: LIE AI FANG (JULIANA) LIE AI YIN (JULIANI) Cucu luar lk: TEH IK CIEN (CHANDRA) Cucu luar pr: TEH IE YEN Ia menambahkan, keterang an saksi ahli penggolongan da- rah dan DNA yang dihadirkan di persidangan, juga tidak didukung alat bukti lain untuk memastikan Iwik sebagai pelaku pembunuhan Udin. Karena itu jaksa tidak ragu-ragu untuk menuntut bebas Iwik. Karena itu jaksa minta barang bukti milik Udin dikembalikan kepada keluarganya, dan barang bukti milik terdakwa juga dise- rahkan kepada pemiliknya, se- dang pipa besi cor-coran semen yang diduga digunakan untuk menghabisi Udin, dikembalikan kepada biro iklan Dymas Ad- vertising tempat Iwik bekerja sebagai sopir truk. Toko Mas "MEDAN BARU I. Iskandar Muda No. 79 Medan Istri Adik Angkat: WONG FANG FANG Halaman 15 Kami Yang Berdukacita: TAN BUN KIM/JIMMY NG CU BIE TAN BUN SENG/STEVEN Suami Kakak Kandung: Cucu Luar Pr: NG A KAU (†) TIO JENNY TIO MEI SIA Kakak Kandung Pr NG BIE ING (1) NG BIE CU (†) Adik Kandung Pr TIO CONG POH (†) Suami Adik Kandung: TIO LAI HENG HUANG CE MING (†) Adik Angkat Lelaki: TJEN TJIE JIN (Jkt) Istri Adik Angkat: NG A TIN/TINAH TJIN KHAU FAH (ERNA) Adik Sepupu Pr: WONG CHỊU KHIUK WONG MIN GUEK Isteri Adik Sepupu : (AWALUDDIN LUGISTOXJKT) SO AI ENG Adik Angkat Laki2: ANITA (1) Suami Adik Kandung : LO YANG FAT WONG KOK SIONG Kemenakan Laki2: Reme WONG IK SEN (ASWAN WIRYADI, SH MBA) (SUPARMA (SUPARMAN) (JKT) SUPAN WONG CHIN SEN (PAIKNO) (JKT) WONG PIK SEN (PITER) (JKT) Adik Sepupu Laki2: WONG KHIÊN CHỐNG WONG BAK CUI KABAR DUKACITA Telah meninggal dunia dengan tenang Anak/Saudara/Ipar/Uwak/Sepupu kami yang tercinta. WONG MIN CHONG/SONDY AMIR (Tutup usia 57 Tahun). Pada hari Senin tgl 3 Nopember 1997 Jam, 02.30 Wib di Rumah Sakit Sri Pamela Teb. Tinggi. Jenazah mendiang disemayamkan di Balai Sosial Hang Kang Jl. Teri No.11 Tel. 21831 Teb. Tinggi. Dan akan dikebumikan pada hari Rabu tgl. 5 Nopember 1997 Jam. 11.00 Wib dipekuburan Tionghoa Teb. Tinggi. Kami Yang Berdukacita: Analisa/ht Toko Mas "SUMBER REZEKI JL. Sai Mencirim No. 2-F Medan WONG CHIEN SEN (JKT) (STEVEN ANWAR) (SHELLA) SIAU JOEH SENG Adik lk: TAN TIONG GIE (†) LIE SENG LIONG BONG SEI HUI LIE SENG HONG (t) Istri adik : Adik pr: TEH SIU LIEN LIE SIU TIE Dan segenap keluarga LIE SIU LAN Jl.Brigjend.Katamso LIE SIU CHIN Gg.Pribadi No.35-37 LIE SIU CIOK Kampung Baru Medan. Suami adik : CAING IK CU (Jkt) Serta Kemanakan/ Keponakan Lk/Pr. Dan Segenap Keluarga JL.Mandala By Pass Gg.Selam VII No.6 Medan. WONG HEN SEN (RRC) (HENGKY ANWAR) Kemenakan Pr: WONG SIEK FUNG (MARIND) (RRC) WONG SIEK MEI (HERNAWATI) (S'PORE) WONG SUI CHIN (JUWATI) Dan segenap keluarga Jl. Veteran No. 37 Tebing Tinggi