Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-23
Halaman: 05
Konten
Sabtu, 23 Agustus 1997 DAERAH SUMATERA UTARA Tapsel Miliki Ancaman Kamtibmas yang Bobotnya Lebih Berat Letkol. Pol. Drs. Suwardji SH, Kapolres Tapsel pat dicapai apabila kita mampu dikesatuan ini. Medan, (Analisa). misasikan pelaksanaan tugas se- cara nyata dan konsekwen dengan kemauan untuk bekerja keras dan sungguh sungguh. Kabupaten Tapanuli Selatan yang memiliki posi- mengoptimasikan dan mendina- si strategis sebagai pintu gerbang jalur lintas Suma- tera yang menghubungkan dengan Propinsi Riau dan Sumatera Barat serta kondisi daerahnya yang kaya akan kekayaan alamnya, jelas membawa re- siko yang tidak ringan. Yakni berupa kontijensi ancaman Kamtibmas yang memiliki bobot yang le- Kapolda mengingatkan, un- tuk menghadapi tantangan tugas yang senantiasa berkembang se- suai dengan dinamika masyarakat yang sedang membangun, lang- bih berat, sekaligus menyebabkan volume tugas kah langkah pembenahan dan yang diemban semakin lebih banyak. pembangunan Polri untuk mewu- judkan sasaran sasaran sebagima- na yang telah ditetapkan dalam kebijaksanaan pimpinan, harus dipelihara kesinambungannya oleh semua lini organisasi, walau- pun para pejabat yang memegang tampuk pimpinan silih berganti. Oleh karena itu, alih tugas se- macam ini hendaknya tidak dibe- rikan arti lain. Bahkan jangan di- tafsirkan secara negatif, namun merupakan bagian integral dari upaya untuk senantiasa memeli- hara kesegaran kepemimpinan sa- tuan dan dinamika operasional sesuai dengan kebutuhan organi- sasi dan kebutuhan lingkungan, tandas Kapolda menegaskan. Hal itu disampaikan Kapolda Sumut dalam amanat tertulisnya dibacakan Wakapolda Kol Pol Drs. I.W. Madja, pada acara se- rahterima jabatan Kapolres Tap- sel dari Letkol Pol Drs. Busri Ja- Stabat, ( Analisa ). Seorang wanita tidak dikenal tewas akibat tabrak lari di kilo- meter 42 Desa Stabat Lama, Ju- mat (15/8). dabinguna seslied Sumber Polsektif Stabat yang dihubungi Analisa menyebutkan, pada Jumat pagi itu wanita yang berusia sekitar 35 tahun ditemu- kan petugas di pinggir jalan raya dimaksud dalam keadaan luka parah, kakinya patah. Diperkira- kan dia korban tabrak lari pada Jumat sekitar pukul 05.00 Wib. Korban yang tidak memiliki identitas Kartu Tanda Penduduk ataupun tanda pengenal lainnya itu dibawa petugas Polsektif Sta- bat ke RS. Insani Stabat. Tetapi, Jumat siang itu juga korban me- ninggal dunia. Karena tidak jelas Dispen Poldasu TANDA JABATAN: Wakapolda Sumut Kol. Pol. Drs. I.W. Madja menyematkan tanda jabatan kepada Letkol Pol. Drs. Suardji SH. Tewas Tabrak Lari di Desa Stabat Lama Gunungsitoli, (Analisa) Masyarakat Nias dari berbagai lapisan cukup lega telah dapat melewati jalan dan jembatan melalui Pantai Timur hubung kan Kecamatan Gunungsitoli-Teluk Dalam serta ratusan desa terisolir yang terdapat pada 6 Kecamatan yang dilewati. Demikian pantauan langsung Analisa ke seluruh lokasi jalan sepanjang 108 kilometer 17 buah jembatan, pada kunjungan Ketua Harian GN-OTA, Hajjah Hali mah Bambang Trihatmodjo ke Daerah Nias, Rabu (20/8), ber langsung 2 hari 19 hingga 20 Agustus 1997. Meski jalan dan jembatan telah dapat dilalui dengan me nempuh waktu perjalanan dari kota Gunungsitoli-Teluk Dalam hanya kurang lebih 3 jam, namun kon- disinya belum tuntas dikerja kan walaupun menurut t jadwal penyelesaian pada bulan Oktober 1997 mendatang. ran kepada Letkol Pol Drs.Su- wardji SH, Kamis (21/8) di La- pangan Serbaguna Padang Sidem puan. Menurut Kapolda, keberhasi- lan pelaksanaan tugas hanya da- Kisaran, (Analisa) Washington Sitanggang (54) penduduk Kotamadya Binjai, di jatuhi hukuman 18 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Kisaran, Senin (18/8). Washington Sitanggang dinya takan bersalah menipu dengan menyatakan menyanggupi putri Tomat Simbolon yang bernama Herlina Simbolon dimasukkan menjadi pe gawai negeri di kan- tor Kotama dya Binjai. Saat merayu Tomat Simbolon, terhukum didampingi staf desa, Panca Arga, Kecamatan Meranti, K. Sigalingging. Terhukum juga mengaku ang gota DPRD dan pengurus salah satu organisasi kemasyarakatan di Binjai. Atas rayuannya itu, Washing ton Sitanggang berhasil meraup uang dari Tomat Simbolon dalam tiga tahap Rp 10 juta. Akhirnya putri Tomat Simbolon yaitu Herli na br Simbolon tidak berhasil ma suk menjadi pegawai negeri di Binjai. alamat dan sanak keluarganya, berita korban tabrak lari itu di- siarkan melalui Radio Siaran Pe- Hal yang sama juga terjadi beberapa bulan lalu terhadap pe- rempuan gila yang menjadi kor- ban tabrak lari dan tewas di De- Walau Belum Tuntas Dikerjakan Masyarakat Lega, Semua Jembatan Hubungkan Gunungsitoli-Teluk Dalam Dapat Dilalui sa Karang Rejo Stabat, jelas sum- ber Polsektif Stabat. (yhl). Menurut keterangan dari staf Kantor tersebut "benar, jalan dan jembatan yang menghubung kan 6 kecamatan ini masih belum selesai akibat dari berbagai hal antara lain seperti jembatan Huno rangkanya harus didatangkan dari Jawa Barat, Jembatan Gido Sebua dan Moa mempunyai masalah pem bebasan tanah rakyat dalam "Pada sektor Perhubungan, hampir keseluruhan wilayah dan pelosok membutuhkan dan men- dambakan pembangunan ja lan Penipu Tenaga Kerja Dihukum 18 Bulan Penjara PEMBINAAN Lebih lanjut dikatakan, per- gantian jabatan dalam jajaran ABRI/Polri pada hakekatnya merupakan salah satu wujud pembinaan organisasi menuju tingkat performance yang lebih tinggi dimana mutasi jabatan di- harapkan menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik karena adanya tantangan baru pada jabatan yang diembannya. Hal semacam ini hendaknya disadari dan benar benar dijadikan sarana untuk me- ningkatkan produktifitas dan efektifitas dalam setiap pelaksa- naan tugas, baik di bidang ope- rasional maupun pembinaan. Kapolda mengharapkan, de ngan penyegaran kepemimpinan selain memberi kesempatan kepa- da generasi penerus juga dapat memunculkan trobosan trobosan baru dalam meningkatkan pelak- sanaan tugas, sesuai tuntutan ma- syarakat sebagai din ka opera- sional Polri yang semakin dirasa- kan getarannya oleh masyarakat. Kepada pejabat yang lama, merintah Daerah (RSPD) Lang Kapolda menyampaikan penghar-45 H Laurimba Saragih dan Ke Drs Amril Zein melaporkan, sarasehan itu berlangsung sehari, diikuti 150 orang peserta dari Osis, Pramuka, PMR, Senat ma- hasiswa dan OKP. Penceramah yang ditampilkan, Ketua HDC as kat Berserien stid sisenssicab 62 Diperkirakan, korban me- ngindap penyakit syaraf, sehing- ga hidupnya berkeliaran tak ten- tu tempat. Pada Jumat pagi itu dia tertidur di pinggir jalan kare- na mengantuk. Mobil yang melin- tas melindas kaki korban dan se- gera kabur meninggalkannya be- gitu saja. gaan dan terima kasih atas kerja tua KNPI Pematang Siantar, Ir keras dalam upaya meningkatkan Saut Simanjuntak. (jap) baik operasional maupun pembi- naan serta kesejahteraan prajurit dengan dibangunnya proyek pe- rumahan KPR BTN bagi anggo- ta Polres Tapanuli Selatan. Kepada pejabat yang baru, Kapolda mengharapkan agar apa yang sudah dicapai pejabat yang lama tetap dipertahankan bahkan dapat ditingkatkan. Kembangkan terus program kemitraan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga terwujud pelembagaan forum kemitraan jau langsung di lapangan untuk melakukan pendekatan pada masyarakat bagaimana hasilnya kita tunggu saja. seperti ruas jalan yang hal ini Bupati Nias telah menin- menghubungkan Gunungsitoli dengan Teluk Dalam melewati Pantai Timur sudah mulai me legakan hasilnya, meskipun masih belum seluruhnya tuntas dikerja kan ucap Baupati Nias, Drs. H. Zakaria Yahya Lafau tanpa merinci kelemahan, kekurangan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan proyek A 5 dan A 25 yang menelan dana ratusan Milyar itu, pada acara resepsi Peringataan HUT ke-52 Prokla masi kemerdekaan RI di Nias. Secara terpisah telah 4 kali Analisa mencoba menghubungi Pelaksana dari kedua proyek ini masing-masing proyek A 5, dan Pelaksana A 25, Kantor mereka, masih belum berhasil ditemui. Sebelumnya, Washington Si tanggang di persidangan menya takan menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulanginya. Setelah majelis hakim meno kokkan palunya, terakwa menya takan menerima dengan baik kepu tusan majelis hakim, sama dengan sikap jaksa penuntut yang juga menerima amar keputusan dimak sud (dta). Adapun 17 jembatan dari Gu nungsitoli-Idano Gawo yang 95 persen:: bisa dilalui yakni Jem- batan Moa, Idamaoi, Fo'a, Gido -Siite, Mozawa, Lauri, Mola. Fisik 75 persen masing-masing Jem- batan Miga, Sebua, Miga Si'ite, Gido Si'ite Moa, Soguru, Su'ani, Idamo Mola, sedangkan phisik 60 persen yakni jembatan Soniri, Gido 'Sebua, Huno dan Goa (esp). Pejabat yang lama akan men- duduki jabatan baru sebagai Ka- dit Samapta Polda Riau, sedang- kan pejabat yang lama, sebelum- nya Kabag POA Dit IPP Polda Sumut. (imn). Napi yang mendapat remisi Karenanya, jaksa D.J. Siman atau pengurangan hukuman dari juntak SH menuntut Washington LP kelas-II B Sibolga itu 9 orang Sitanggang dijatuhi hukuman mendapat remisi enam bulan. Tu- selama dua tahun penjara potong juh orang mendapat remisi 5 bu- masa dalam tahanan sementara. lan, 11 orang yang mendapat re- misi empat bulan, 14 orang yang Sedangkan majelis hakim mendapat remisi tiga bulan, sem- yang diketuai Poriaman Siregar bilan orang mendapat remisi dua SH dengan hakim anggota Moch. bulan dan 5 orang yang mendapat remisi satu bulan. Mawardi SH dan J.D. Tambunan SH menjatuhkan hukuman sela ma 18 bulan penjara potong masa dalam tahanan sementara. Dibe bani lagi membayar ongkos perka ra Rp.1.000. Sementara uang bukti di persidangan Rp 3.900.000 di kembalikan kepada pemiliknya Tomat Simbolon. Tebing Tinggi, (Analisa). Walikota Tebing Tinggi Ny Hj Rohani Darus Danil SH, Kamis. (21/8), pukul 11.00 WIB, menang- kap basah tersangka pelaku dan perusak tanaman yang berada di atas jembatan Sungei Padang, Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Bambutan, kota ini. Kepala LP kelas-II B Sibolga, Kustopo Widodo Bc. IP, menga- takan, diantara yang mendapat remisi 6 bulan 2 orang dinyatakan bebas, yaitu Taliasa Zai dan Ha- sombalo Luahambowo. Sedang yang mendapat remisi 4 bulan se- orang di antaranya dinyatakan bebas yakni Wijaya Gulo. Menurut Kustopo Widodo Bc.IP, sebelumnya penghuni LP kelas-II B Sibolga di Sibuluan itu 147 orang. Terdiri 84 orang na- rapidana dan 63 orang tahanan. Sedang daya tampung LP kelas II B Sibolga 350 orang. Menteri Kehakiman, H Oeto- yo Oesman SH, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan bupa- Dalam penangkapan langsung itu, pelaku mengaku bernama JAR dan menjabat sebagai Kepala Lingkungan VIII Kelurahan Sri Padang. Walikota memergoki JAR, ketika sedang membuka beberapa buah besi tempat pot bunga bertengger. Hal ini dikemukakan Walikota kepada Analisa sehubungan ter- tangkapnya pelaku perusak dan mengambil besi tempat pot bu- nga. "Saya sudah hampir tiga bulan terakhir ini memerintahkan Kepala Kelurahan Sri Padang Sarasehan Pelestarian Nilai-nilai '45 Pematang Siantar, (Analisa) Walikota Pematang Siantar diwakili pelaksana Asisten II, Is- wan Lubis SH, membuka sarase- han Pelestarian Nilai-nilai '45 di gedung perpustakaan umum Sin- tong Bingei, Rabu (13/8). Dalam pengarahannya wali- kota menyebutkan, generasi mu- da sebagai generasi penerus per- juangan bangsa yang sekaligus pengisi kemerdekaan, harus tang- gap dan siap menghadapi era glo- balisasi dan perdagangan bebas mendatang. Walikota Tebing Tinggi Tangkap Basah Tersangka Perusak Pot Bunga Sidikalang, (Analisa) Jonnedi Siringo-ringo (23) penduduk Desa Sipoltong Keca- matan Siempatnempu Hulu Dai- ri, ditemukan tewas di pinggir ja- lan Sidikalang- Tigalingga Kamis (21/8). Posisi korban dalam keadaan tertelungkup berlumuran darah, lehernya digorok hampir putus dan di perutnya terdapat luka be- kas tusukan benda tajam. Setelah mendapat laporan, Kapolsek Tigalingga, Letda Pol. T.Marpaung bersama anggotanya langsung ke tempat kejadian per- kara (TKP). Menurut keterangan keluarga korban, H.Siringo-ringo, korban Jonnedi Siringo-ringo masih la- jang Rabu (20/8) malam berang- kat dari rumah di Desa Sipoltong. Keluarga korban tak curiga karena biasa korban keluar ru- mah tiap malam. Besoknya (21/8) pagi bebera- pa warga setempat yang hendak mengambil air sumur di pinggir jalan Sidikalang- Tigalingga me- nemukan korban sudah menjadi mayat. Bupati Tapteng SK Remisi kepada Serahkan Napi LP Sibolga Tapteng, (Analisa) Panusunan Pasaribu serta bebe- rapa orang unsur pimpinan dae- rah, selesai upacara peringatan HUT ke-52 proklamasi kemerde- kaan Indonesia di lapangan bola Pandan, menyerahkan SK remisi dari Menteri Kehakiman kepada 55 orang dari 84 napi penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas II Sibolga. ti Drs Panusunan Pasaribu me- Bupati Tapanuli Tengah, Drs ngatakan, pidana yang djatuh- kan kepada warga binaankema- syarakatan demi kepentingan pembinaan diri mereka unuk da- pat merenungkan, menyalarkan perbuatan serta mempersiapkan- nya kembali ke tengah-tengah masyarakat. Bukan sebaga sara- na pembalasan atas kejhatan yang telah mereka lakuka remi- Sebelum penyerahan Sir si kepada napi LP Sibolga, bu- pati Drs Panusunan Pasari ber- tindak selaku inspektur upcara, pada upacara peringata hari ulang tahun ke-52 kemerokaan Indonesia di lapangan bol Pan- dan. (ms) Korban pagi itu dibawa ke Puskesmas Tigalingga untuk di- visum. Setelah itu diserahkan ke- pada keluarganya. ANALISA Kasus Kebakaran di Tanjung Balai Masih Diusut Tanjung Balai, (Analisa) Terjadinya musibah kebakar an di Jalan Veteran dan Jalan Mes jid Tanjung Balai yang memus nahkan 10 rumah toko (ruko) ber ikut isinya diinti kota itu, Selasa (19/8) masih terus diusut pihak Ke polisian. Namun sampai sejauh itu, apa penyebab dan dari mana asal api belum diketahui jelas. Menurut data diperoleh dari kantor Kelurahan Indra Sakti, me nyebutkan dari sepuluh rumah toko (ruko) yang terbakar Analisa Rabu (24/8) hanya tujuh yang berpenghuni. Selebihnya berupa gudang dan empat kios pedagang kaki lima. Di jalan Veteran lima ruko yang terbakar masing-ma sing dihuni Amiyah, H. Burha nuddin Siagian, (Toko Perselein) yang diduga semula asal api, Hj. Zuraida, Ng Huwan Hui, Tan Siu Asmawi Tanjung untuk meng- awasi median jalan, taman, pot bunga ternyata sampai kini belum berhasil," kata Walikota dihadapan Sekretaris Wilayah Kotamadya (Sekwilko) Achjar AR, Kakan Bina Sospol Abu Bakar, Kabag Tapem Agus Salim dan Kasi Tata Kota DPU Busmin Napitupulu BE. Kepada Walikota, menurut JAR, ia diperintahkan oleh Kepala Kelurahan Asmawi Tan- jung untuk mencopoti besi-besi tempat pot bunga tersebut bertengger. Tindakan JAR atau siapapun yang memerintahkannya mencopot besi tempat pot bunga itu harus diambil tindakan tegas sesuai dengan perbuatannya. Ditemukan Tewas di Pinggiran Jalan Wakapolres Dairi, Mayor Pol Drs D.Lumban Tobing SH, keti- ka ditemui Analisa Kamis (21/8) siang membenarkan kejadian yang menimpa diri korban. Ter- sangka pelakunya melarikan diri dan masih diburon pihak berwajib. "Saya sangat menyesalkan sekali adanya perusakan tanaman, mencuri bunga-bunga yang ada dalam pot, mencuri besi pembuka yang ada di atas trotoir jalan, akibat tindakan manusia yang tidak bertanggung jawab tersebut sekitar Rp 40 juta, APBD Tingkat II Tebing Tinggi untuk lingkungan hidup raib begitu saja," Walikota menyesalkan. Pencurian bunga-bunga da- lam pot yang ada pada median jalan, sambung walikota, tidak hanya terjadi di Kelurahan Sri Padang, kasus yang sama juga ter- jadi di Kelurahan Lalang dan Rantau Laban. "Tanaman bunga Aek Nabara, (Analisa) Kantor cabang telepon Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu meningkatkan pelayanan bagi pe- langgan telepon dan menambah kapasitas jaringan di Aek Nabara. Hal tersebut dibenarkan Peja- bat Operasi Harian (POH) Ka- kancatel Aek Nabara, Saimin, menjawab pertanyaan Analisa di Hoa, di jalan Mesjid tiga ruko diantaranya dihuni Tjan Mau Liong, dan empat kios pedagang kaki lima milik Hubban, Hasan Basri, Sofyan Harahap, dan A. Marpaung. Kalangan warga Jalan Mesjid menyebutkan beberapa ruko yang dijadikan sebagai gudang me rupakan tempat penangkar bu rung walet diduga turut terbakar. Sejak lama gudang gudang yang merangkap tempat pemeliharaan burung walet itu, menghasilkan puluhan kilogram sarang burung walet setiap bulannya, tapi setelah terbakar baru itu terungkap se bagai penangkar burung wale Lokasi kebakaran itu sampai Kamis (21/8) masih diawasi, orang luar tidak dibolehkan memasuki puing puing itu selain pemilik ru mah (tis). Kisaran, (Analisa) PSN, guru SMU Negeri I Ki saran diadili Pengadilan Negeri Kisaran, Senin (18/8) dengan dak waan memukul muridnya hingga gigi rontok. Orangtua sang murid keberatan dan mengadukan guru itu, hingga kasusnya diproses di Pengadilan Negeri. Kantor Cabang Telepon Aek Nabara Tingkatkan Kapasitas Jaringan itu saja, ada yang bernilai Rp 150.000, per pohon yang lainnya ada seharga Rp 25.000,- dan Rp 50.000", ujar Busmin Napitupulu. CAMAT RAMBUTAN Camat Rambutan Drs Adi Harianto ketika dimintai pen- jelasannya oleh walikota berusaha mengelak bahwa pencopotan besi penyangga pot bunga tersebut merupakan perintahnya kepada Kepala Kelurahan Asmawi Tan jung. "Saya hanya memerintahkan agar besi penyangga diisi kembali sebagai pengganti pot bersama bunganya yang sudah hilang. Saya juga diperintahkan Kadis Per- tamanan Ir Zulfikar," kata Drs Adi Harianto berusaha buang badan. Dalam kasus pencurian besi penyangga pot bunga di jembatan Sungei Padang ini, Walikota memerintahkan Kakan Bina. Sos pol Abu Bakar melakukan peme riksaan, sampai Kamis siang Camat Drs Adi Harianto terlihat berada di kantor Sospol. Selanjutnya, Drs. H. Maknur Sinaga mengharapkan kepada pa- ra kader Golkar di daerah Sima- lungun yang duduk di dalam pe- merintahan, jangan berbuat yang merugikan masyarakat. Mereka diharapkan memban- tu pemerintah untuk mensejahte- rakan bangsa Indonesia. Dikatakannya, untuk mewu- judkan pemerintahan yang bersih kantornya Selasa (19/8). Menurut Saimin, peningkatan pelayanan terhadap pelanggan ke- wajiban pihaknya. Peningkatan dan penambahan kapasitas jari- ngan yang selama ini kabel uda- ra dirobah menjadi kabel tanam dipasangkan di sekitar pekan Aek Nabara.Su Kasus pembunuhan tersebut sudah ditangani Polres Dairi, ka- ta Wakapolres Dairi, Mayor Pol Drs. D.Lumbantobing SH. (dp) Diadili karena Memukul Murid Menyinggung peningkatan pe- langgan, Saimin mengatakan, masyarakat kini sudah benar- benar memahami fungsi keefek- tifan telepon. Buktinya, saat te- lepon engkol pelanggannya hanya sekitar 150 orang. Tetapi setelah telepon otomat, jumlah pelang- gan melonjak drastis, kini terca- tat 780 SST yang sudah terpasang dan beroperasi. Sedangkan beri- kutnya sudah tercatat sekitar 130 SST (Satuan Sambungan Tele- pon) yang menunggu realisasi. Permohonannya sudah masuk. Hingga Giginya Copot "Camat sedang dimintai pen- jelasannya dalam kasus ter- tangkapnya Kepala Lingkungan VIII Kelurahan Sri Padang," kata sumber di kantor Sospol. Pelaku pencurian bunga, mengambil besi penyangga pot bunga dan besi, Menurut rekonstruksi itu, se- belum terjadinya pembunuhan itu diawali perkelahian antara kedua korban dan teman lainnya dengan beberapa tersangka. Sebelumnya tersangka TB bertemu dengan saksi R di Simpang Suka Luwei dan mereka bermaksud mencari katanya akan terus diusut siapa tersangka AP. AP ketika itu ber- pelakunya serta apa motif tin- dakan pelakunya. (bam). sama dengan saksi Rahmat Sire- gar dan Calun. Tersangka TB mendengar bahwa AP yang dica- ri, lalu TB pulang dengan me- ngendarai sepeda motor ke rumah dan menemui AP untuk memberi- (de) menyesalkan kasus ini sampai ke pengadilan. Pada hal masih bisa diselesaikan secara damai. Ma salahnya proses belajar dan me ngajar", lanjutnya. guru di SMU I tidak tahu ada per- soalan yang sampai ke Pengadil an Negeri. "Atau anda tidak open kepada semua persoalan. Kalau mau berantam, yah berantamlah. Begitu?", sergah hakim Dharma E. Damanik. Br. Sigalingging yang berjualan di depan pintu masuk SMU Negeri I Kisaran me ngatakan, waktu dia datang ke tempat jualan, dia melihat guru P.SN memukul Enly Hutabarat. Kepada terdakwa sudah saya jelaskan, kalau ada siswa dipu kuli, yah, kita harus minta maaf kepada orangtuanya. Kalau perlu, dibuat upacara adat tambahnya. Saksi juga menyebutkan, seta hunya terdakwa yang juga guru di SMU Negeri I Kisaran pendiam. Selama ini tak pernah ada me ngadu murid yang dipukuli. Saksi lain, Dimpan br. Silaen juga guru SMU Negeri I Kisaran menerangkan, waktu ditanyanya terdakwa setelah kejadian, me ngaku memukul Enly Hutabarat, siswa kelas III SMU Negeri I Ki Untuk mendengarkan ketera saran. Saya tanya Enly, dikata kannya giginya copot karena di ngan saksi lainnya sidang dilan pukul terdakwa. "Saya sangat jutkan minggu depan (dta). Ketua DPRD Simalungun : Juga dilihatnya baju putih yang dipakainya berlumuran darah. Hari itu juga didengarkan ke terangan saksi Syarifuddin BA selaku Kepala SMU Negeri I Kisa ran. Jangan Ada Lagi Pemotongan Gaji Naupun Rapel Guru Perdagangan, (Analisa). (15/8) di aula KPN Guper Jalan dan berwibawa, para kader gol- Ketua DPRD tingkat lima- Merdeka kota Perdagangan da- lungun yang juga ketua DPD lam acara syukuran atas keme- Golkar di kabupaten teebut, nangan Golkar dalam Pemilu Drs. H. Maknur Sinaga, gha- yang lalu. rapkan jangan ada lagi tongan gaji maupun rape, guru tingkat SD (Sekolah uru- asar) di daerah Simalungun, pa sa mendatang. kar harus bisa menjadi pelopor- nya. "Laporkan kepada dewan ji- ka terjadi penyimpangan di ka- langan pemerintahan yang meru- gikan masyarakat. Terutama di kalangan guru SD yang selalu ra- wan terjadinya pemotongan gaji dan rapel. emo- ma- ga- ongi "Kasihan, para guru y jinya sudah kecil masih dip lagi untuk hal-hal yangidak menguntungkannya," ung pnya di hadapan para kader Ikar Kecamatan Bandar, n'at Acara syukuran tersebut diha- diri unsur Muspika kecamatan Bandar, pembantu bupati Sima- lungun wilayah IV di Perda- gangan serta para tokoh masya- rakat dan kader Golkar di daerah itu. (ros) Ratusan Orang Saksikan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Dua Abang Beradik tahukan hal itu. AP sebelumnya lalu ditusukkan kembali dan me- telah mengetahui bahwa dia telah dicari-cari R, ketika itu AP ber- ada di warung saksi Husap dan mendapat kabar dari Rahmat Si- regar. Mendengar kabar AP di ri-cari, AP kemudian pulang un- tuk bersiap-siap menerima keda tangan R. Tebing Tinggi, (Analisa) Polres Deli Serdang gelar re- konstruksi tewasnya Yusup Min- da Mora Tarigan (25) dan Budian- Desa Bangun Purba Kecamatan da Tarigan (22) warga Dusun II Bangun Purba Deli Serdang, Ka- mis (21/8). Kedua korban abang beradik ini tewas cukup menge- naskan akibat tombakan dan te- basan parang yang dilakukan li- ma tersangka, dua diantara para tersangka kini melarikan diri. Peristiwa perkelahian kedua korban dengan para tersangka ter- jadi Selasa (22/7).sekira pukul 22.00 WIB di Desa Suka Luwei Kecamatan Bangun Purba Deli Serdang. Korban Yusup Minda Mora Tarigan (25) mengalami lu- ka berat akibat tombakan di ba- gian punggung dan Budianda Ta- rigan (22) mengalami luka di ba- gian kepala, perut dan tangan aki- bat ditebas dengan parang. Kedua korban malam kejadian itu juga tewas cukup mengenaskan, se- mentara korban Zulkifli Saragih mengalami luka berat di bagian pantat belakang akibat tombakan dan kini masih dalam perawatan. Rekonstruksi kasus tewasnya abang beradik ini dipimpin lang- sung Kasat Reserse Polres Deli Serdang Kapten Pol.Drs.Tatang, Kaur Bin OPS Serse Letda Pol.Wa- hyu Darsono dan Juru periksa (Juper) Serka Pol.Suharnadi dan Serka M.Yusuf Surbakti. Peng- dari petugas Polres Deli Serdang, amanan/pengawalan cukup ketat Polsek Bangun Purba dan Kora- mil Bangun Purba. Rekonstruksi itu berjalan mulus, disaksikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Djafar Dams dari Kejaksan Nege- ri (Kejari) Lubuk Pakam dan Pe- nasehat Hukum ketiga tersangka Alfian H Dalimunthe SH. Ratus- an warga masyarakat kecamatan Bangun Purba turut menyaksikan secara langsung jalannya re konstruksi. Pada saat AP pulang ke ru- mah, tersangka IB (paman AP) mendengar ada yang berteriak : "Bunuh AP!!". Mendengar teriak- an itu tersangka IB merasa ter- panggil karena kemanakannya akan dibunuh orang. Ketika TB mencari AP, kemudian mereka bertemu. Rumah TB, IB dan AP berdampingan, TB menyampai- kan R dan teman-temannya da- tang untuk mencari AP. Operasi penertiban yang sejak bulan lalu telah terlaksana itu, terdiri dari POM ABRI, anggota Batalyon 125/S-Kabanjahe dan staf bagian pemerintahan meme- nuhi perintah bupati Karo, tam- bah Sinarta Jaya S. Bukan cuma itu, AP dan TB kemudian pergi ke kandang ayam di belakang rumah IB untuk mengambil tombak. Kedua ter- sangka lalu pergi dan bersiap-siap untuk besembunyi di belakang Gereja menunggu kedatangan R. Sambil mengamati dari jarak le- bih kurang 25 meter, tersangka IB yang sudah bersiap-siap dengan tombak yang diambil di tempat yang sama. Perkelahian antara IB dengan kedua korban terjadi di dekat titi antara Desa Demak Ma- liho dengan Dusun Suka Luwei. Pagurawan, (Analisa) Selama kurang lebih empat puluh hari sampai kini kabut asap yang melanda perairan Pagura- wan Asahan kawasan Selat Ma- laka mengakibatkan ribuan nela- yan makin terganggu menangkap ikan. Karena melihatt tersangka IB berkelahi dengan kedua korban, kedua tersangka AP dan TB fidak tinggal diam, kedua tersangka ke- mudian berlari dari tempat per- sembunyiannya. Tak ayal lagi, per- kelahian yang terjadi di depan ru- mah SB dalam situasi malam re- mang-remang dan gelap dari pan- dangan mata itu, tersangka IB la- lu melakukan pemukulan terha- dap korban Yusup Minda Mora Tarigan dengan menggunakan tombak, tombak yang dipukulkan itu langsung patah dua. Korban Yusup Minda Mora Tarigan ke- mudian lari ke arah titi dan dike- jar tersangka AP sambil melem- parkan tombak. Tombak itu tepat mengenai sasaran, tembus dan lengket di bagian pundak korban Yusup Minda Mora Tarigan hing- ga telungkup ke tanah. Perkelahian itu terus berlang- sung, tersangka IB kembali me- mukulkan tombak yang sudah pa- tah itu ke tubuh korban Budian- da Tarigan hingga sempoyongan. TB kemudian menusukkan tom- bak ke bagian pantat korban Bu- dianda Tarigan, tombak tersebut kemudian dicabut tersangka TB Makhmud, 35, salah seorang nelayan jaring kepiting mengata- kan kepada Analisa Sabtu (16/8) sangat sulit bagi nelayan untuk merentangkan jaringnya. Kabut asap seperti sekarang di laut makin mengganggu dan me- ngaburkan arah pelayaran. Apa- lagi mau pulang dari melaut, ter- paksa arah tujuan ditaksir. Ter- kadang tersesat. Terdakwa menegor Enly Huta barat yang tak menyalin pela- jaran. Setelah itu terdakwa me ngatakan Enly "bocor". Delapan orang dari Desa Be- rastepu Kecamatan Simpang Em- pat masing-masing berinitial BG (20), FS (19), SE (29), TS (26), SP (60), MT (38), ES (19) dan kades desa setempat, tambah Kahumas Setwilda Karo tanpa menyebut identitasnya. Sidang dipimpin Majelis Ha kim diketuai Dharma E. Dama nik SH, dengan hakim anggota Aman Barus SH dan Farida Ha num Harahap SH. Bertindak se bagai jaksa penuntut umum Nazar Maxmur Harahap SH. Di persidangan telah di dengarkan keterangan saksi-sak Enly lalu menjawab mengejek pula, hingga sang guru emosi. Jhon Markiano, guru BP SMU I Kisaran menjawab perta nyaan majelis hakim mengatakan, tak tahu persoalan apa dalam kasus guru PSN dengan murid, Enly Hutabarat. "Seharusnya per soalan ini didamaikan saja", Di Desa Sarinembah Kecama- tan Munthe, tim gabungan berha- sil mengamankan enam tersangka pejudi masing-masing SG (32), RS (32), MS (37), SP (29), ECT (19), dan GP (19 tahun). Akibat Kabut Asap Nelayan Dari ke-18 tersangka pejudi si. Diantaranya K. br Panjaitan ungkapnya. Majelis hakim menga Pagurawan Makin Terganggu yang dibawsin jackpot Rabu (20/ I Kisaran yang sesama ma unit guru menyebutkan, sudah dianjurkan berdamai, tapi terdakwa keberat. an. "Mau mengadu dia, silahkan", ucap terdakwa berang. 8) tengah malam ke kantor bupa- ti, 16 orang diantaranya berstatus petani selebihnya seorang oknum petugas dan seorang lagi PNS. edmom p Analisa/cha MENEMUI: Tersangka TB menemui tersangka AP dan memberitahukan bahwa R Cs sedang mencari- nya ketika dilakukan rekonstruksi, Kamis (21/8) sebelumnya. Syamsuddin, 38, salah seo- rang nelayan pukat bakul pada hari yang sama secara terpisah membenarkan keadaan cuaca di laut menyulitkan para nelayan menangkap ikan. Asap tebal yang melanda pe- rairan laut Pagurawan sekitarnya dampaknya selain mata pedih ju- ga menyebabkan masyarakat su- sah bernafas, ujar Syamsuddin. (am) Halaman 5 18 Tersangka Pejudi Terjaring di Karo Kabanjahe, (Analisa) Dikatakan perintah tersebut Kahumas Sinarta Jaya S tanpa Tim gabungan 'penertiban lahir memenuhi harapan kaum menyebut jatidirinya. Pemda Karo berhasil mengaman- ibu yang langsung memberikan kan 18 orang tersangka penjudi masukan kepada Bupati Sinuling- dan menyita lima unit mesin jack- ga sewaktu mengadakan kun- pot dari tiga desa Rabu (20/8) ma jungan kerja ke desa desa. lam, kata Kahumas Setwilda Ka- ro Drs Sinarta Jaya S Operasi tim gabungan pim- pinan Kapten CPM OB Damanik yang digelar mulai pukul 19.30 WIB sampai pukul 23.30 WIB itu berhasil mengamankan empat Desa orang tersangka pejudi Juhar Kecamatan Juhar berinitial LG (42), S (33), BP (33) dan se- orang "oknum petugas", kata Ruangan Khusus Ukuran: EMA 66 mm X 40 mm =Rp. 60.000,- ngenai selah kedua paha korban. Korban Budianda Tarigan kemu- dian lari menyeberangi titi. TB ke- mudian melemparkan tombak itu kembali, tapi tombak itu yang di- lemparkan TB itu tidak menemui sasaran dan jatuh kedalam sungai kecil. Kabut asap menyelimuti ka- wasan perairan Pagurawan dan sekitarnya, mengakibatkan sulit menangkap ikan. 66 mm X 60 mm Lagi pula menurut Makhmud, = Rp. 75.000,- pendapatan selama kabut asap ini Pembayaran jauh berkurang daripada ΚΟΝΤΑΝ TURUT BERDUKACITA Usai melakukan perbuatan itu, ketiga tersangka melarikan diri se- cara berpencar. Tersangka IB me- larikan diri ke rumah dan sempat mengganti pakaiannya, pakaian yang sudah penuh dengan darah itu diletakkan digubuk. Tersang- ka TB kemudian melarikan diri ke arah Gereja, ketika melintas TB berpapasan dengan tersangka A (belum tertangkap) ketika itu membawa parang. Sedangkan ter- sangka AP melarikan diri ke hu- tan dan bersembunyi. Atas Meninggalnya : Bapak LAU PENG JU/JUANDA LEO Adik dari Bapak LAWI EKA PELAWI SADIKIN ANDY DHARMA LEOLOPOLISA Korban Yusup Minda Mora Tarigan dalam keadaan sekarat tergeletak di atas tanah dalam ke- adaan tombak masih lengket di pundaknya, korban malam itu ju- ga diangkat dua orang saksi dan dibawa dengan sepeda motor me- nuju Puskesmas di Bangun Pur- ba. Sementara itu korban Budian- da Tarigan yang tergeletak diatas tanah berlumuran darah dibo yong saksi Enda Tarigan dan Rah- mad Siregar keatas mobil angkut- an umum dibawa ke Puskesmas. Akhirnya kedua korban abang beradik itu tewas. Semoga arwah beliau diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa. Dan kepada keluarga yang ditinggalkan hendaknya tabah dan sabar menghadapi musibah ini. Dari : EMAS JAYA ARLOJI Jl.Bogor No.47 Medan Peristiwa yang cukup meng- gemparkan masyarakat Bangun Purba dan menimbulkan korban jiwa itu berawal dari terjadinya pelemparan batu saat keramaian pesta yang dihibur dengan key board di Desa Suka Luwie keca- matan Bangun Purba, Minggu (20/7) sekira pukul 23.00 WIB. Dari kejadian itu, maka terjadi perselisihan antara AP dengan R. Tersangka AP ketika itu sedang berjoget diatas pentas dan seketi- ka itu ada pelemparan batu dan tepat mengenai pentas hiburan. Karena ada pelemparan itu, tersangka AP menuduh yang me- lempar itu R dan kawan-kawan nya. R kemudian memanggil AP dan sempat bertengkar mulut diakhiri dengan perkelahian. AP ketika itu sempat ditunjang R, dari kejadian pertengkaran dan perkelahian itu R menjadi den- dam. AP hanya berselisih paham dengan R, karena tersangka R me- rupakan otak keributan yang mendalangi kejadian ini. (cha/chair) Tout Bordubacite TURUT BERDUKACITA (Memorial) Atas meninggalnya : dalam Bapak JUANDA LEO Adik dari Bapak LAWI SUJADI Bapak LAWI EKA Selesai proses pendahuluan oleh tim gabungan penertiban Pemda Karo Kamis (21/8), kasus- nya diteruskan kepada instansi terkait bersama kelima unit me- sin jackpot itu, kata Kahumas Si- narta Jaya S tanpa menyebut de- sa dan pemilik mesin jackpot yang disita tim tersebut. (ps) Bapak PELAWI SADIKIN Bapak AKHUN Abang dari Bapak ASENG Semoga arwah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan kepada keluarga yang ditinggalkan hendaknya tabah dan sabar dalam menghadapi musibah ini. Dari: KWAN KIM HONG - MEDAN TURUT BERDUKACITA Atas meninggalnya : Bapak JUANDA LEO Adik dari Bapak LAWI EKA Bapak PELAWI SADIKIN Bapak ANDY DHARMA LEOLOPOLISA Pada tanggal 16 Agustus 1997. Semoga arwah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan kepada keluarga yang ditinggalkan hendaknya tabah dan sabar dalam menghadapi musibah ini. Dari; TAMIN SUKARDI & Keluarga
