Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Analisa
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-23
Halaman: 07

Konten


Sabtu, 23 Agustus 1997 EKONOMI & KEUANGAN PLN: "Terlalu Pagi" untuk Naikkan Tarif Listrik Jakarta, (Analisa) Dirut PLN Djiteng Marsudi mengatakan, pihaknya belum akan menaikkan tariflistrik dalam waktu dekat, meskipun depresiasi rupiah mempengaruhi penghi- tungan naik-turunnya tarif listrik PLN. Nilai tukar kurs merupakan salah satu variabel dalam menghitung tarif otomatis PLN, di samping harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM), inflasi dan harga jual listrik swasta. Menurut Djiteng, penentuan tarif listrik PLN saat ini memang tergantung masih pada perubahan kurs, karena sebagian besar komponen peralatan dan teknologi di bidang ini masih diimpor. "Terlalu pagi memastikan dalam mata uang dolar," tarif listrik naik akibat depresiasi ujarnya. rupiah atas mata uang dolar AS, karena nilai tukarnya masih sangat fluktuatif," kata Djiteng kepada pers di Jakarta, Jumat, menanggapi dampak depresiasi rupiah terhadap kebijakan tarif listrik. Djiteng mengakui, penurun- an nila tukar rupiah yang belakangan terjadi memang menjadikan pengeluaran PLN meningkat, terutama untuk angsuran utang luar negeri. Total kewajiban BUMN ini pada tahun 1996 mencapai Rp20,9 trilyun, masing-masing Rp17,6 trilyun untuk utang jangka panjang dan Rp3,3 trilyun utang jangka pendek. Sementara angsuran utang pokok dan bunganya pada periode yang sama mencapai Rp1,7 trilyun. "Jadi kemungkinan besar cicilan utang luar negeri yang harus dibayar PLN tahun depan akan meningkat, karena sebagian besar pinjaman itu Jakarta, (Analisa) Senior Resident Representa- tive Dana Moneter Internasional (IMF) Kadhim A. Al-Eyd menilai, langkah yang diambil otoritas moneter Indonesia, terutama dalam memperketat likuiditas rupiah, akan mendo- rong pelaku ekonomi bertindak lebih hati-hati. "Kebijakan uang ketat yang diambil otoritas moneter negeri anda telah membangkitkan kepercayaan masyarakat dan mendorong para pelaku ekono- mi untuk bertindak lebih hati- hati dibanding sebelumnya," katanya di Jakarta, Jumat, ketika dihubungi AFEC Research melalui telepon. Hal ini, lanjut Khadim, merupakan faktor penting yang dibutuhkan untuk mengen- dalikan fluktuasi ekonomi In- donesia, terutama untuk kembali menyetabilkan rupiah. Walaupun demikian, upaya yang dilakukan otoritas moneter ini perlu ditindaklanjuti dengan langkah yang lebih pragmatis dan praktis, katanya. S Secara khusus ia memuji langkah yang diambil BI untuk mengatasi krisis mata uang, yang dinilainya "sangat res- ponsif, sangat praktis dan sangat pragmatik." IMF, kata Khadim, menilai kebijakan yang ditempuh BI tepat dan akan makin mem- perkuat kondisi makro ekonomi Indonesia, yang dipandang oleh lembaga keuangan dunia ini tengah berada dalam kondisi yang sangat sehat dan kuat. IMF sendiri menilai krisis mata uang yang tengah melanda Indonesia lebih merupakan dampak dari kecenderungan pasar, terutama dari luar Indo- nesia, sehingga tidak ada masalah dalam fundamental ekonomi Indonesia. Ia menolak memberikan prediksi kapan gejolak rupiah ini akan berakhir, karena menurutnya, hal tersebut sangat tergantung pula kepada perkem- bangan pasar. IMF: Langkah Otoritas Moneter Dorong Pelaku Ekonomi Lebih Hati-hati "Sulit memprediksikan kapan situasi ini akan berakhir. Kalau pun mau membandingkan dengan Thailand, situasinya Jongkong IR I Jongkong IR II Sawah Halus I Sawah Halus II Sawah Lokal I Sawah Lokal 11 Pulut Putih I Pulut Putih 11 TEPUNG TERIGU TENANG Segitiga per zak (25 kg) Cakra Kembar (Panah) per zak (25 kg) GULA PASIR TETAP PTP Thailand (Impor) MINYAK KELAPA TENANG Minyak Kelapa MINYAK PABRIK (SAWIT) TURUN Minyak pabrik (sawit) MINYAK GORENG TENANG Cap Salam 15 kg/kaleng Cap Kereta Api 15 kg/kaleng Cap 123 15 kg/kaleng KOPI BIJI TETAP Arabica (biasa) Robusta (biasa) JAGUNG BERTAHAN Jagung biji Jagung gilingan Jagung tepung GULA AREN TETAP Gula aren KELAPA TENANG Kelapa EMPING BERTAHAN Emping JAHE NAIK Jahe BAWANG PUTIH BERTAHAN (Pilihan) no. 1 BAWANG MERAH TURUN Bawang merah lokal besar Bawang merah lokal sedang Bawang goreng CABE TURUN Medan, (Analisa) Harga bahan pangan dan komoditi lainnya di Medan, Jumat, 22 Agustus 1997 tercatat sebagai berikut (dalam rupiah per kg): BERAS TETAP Ramus I Ramus II Cabe merah kampung Cabe rawit KACANG TANAH NAIK Kacang tanah lokal no. 1 Kacang tanah lokal no. 2 KACANG HIJAU NAIK Kacang hijau lokal no. 1 Kacang hijau lokal no. 2 KACANG KUNING NAIK Untuk mengetahui persisnya kenaikan cicilan utang PLN itu, menurut Djiteng baru akan dihitung pada awal Oktober 1997. Hal itu karena perhitungan kenaikan tarif otomatis (auto- matic tariff adjustment) PLN dilakukan tiap triwulan. Kacang kuning no. 1 Kacang kuning no. 2 KOPI BUBUK STABIL "Pada saat itu, PLN baru akan mulai menghitung seberapa besar dampak kenaikan kurs dolar terhadap tarif PLN," katanya. Arabica per ons Robusta per ons DAUN TEH TENANG Daun teh per ons HARGA PASAR TELUR TETAP Ayam kampung per butir Eropa merah besar per butir Eropa merah sedang per butir Itik per butir Itik asin per butir TIGA ALTERNATIF Dari situ nanti akan dipertimbangkan tiga alternatif yang akan diambil PLN untuk mengkompensasi kenaikan pembayaran cicilan. Yaitu melakukan subsidi, menaikkan tarif atau mengambil risiko rugi. "Karena PLN merupakan perusahaan pemerintah, maka keputusan akhir untuk memilih tiga alternatif itu tetap di tangan pemerintah," kata Djiteng. jelas berbeda, karena masalah yang dihadapi Thailand sangat jelas dan lebih mudah diidentifikasi sehingga dalam mengatasinya pun langsung tertuju," katanya. Pada Kamis (21/8), Manag- ing Director IMF, Michel Camdessus menyatakan, gejo- lak bath telah berakhir menyusul keberhasilan langkah-langkah yang dilakukan otoritas moneter Thailand yang dibantu otoritas moneter Asia dan IMF. (Ant) Jakarta, (Analisa) PT Telkom bekerjasama dengan beberapa perusahaan swasta meluncurkan dua produk jasa baru, Premium Call dan Free Call, sebagai upaya meningkat- kan pelayanan kepada pelang- gan. "Dua produk baru itu dike- mas dalam Jaringan Pintar Telekomunikasi (JAPATI)," kata Dirut PT Telkom AA Nasution ketika memberikan sambutan pada peresmian Pusat Pelayanan Telekomunikasi Peresmian itu dihadiri Men- parpostel Joop Ave, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara TB Silalahi, dan Wagub Ekbang DKI Jakarta TB Rais. AA Nasution menjelaskan bahwa Premium Call merupa- kan bentuk layanan kepada masyarakat untuk dapat menjual informasi melalui telepon, yang terdiri dari Telkom direktori nasional (layanan informasi direktori telepon secara nasional), informasi bisnis dan infomrasi hiburan. "Dengan Premium Call, para pelanggan bisa mendapatkan informasi tentang bursa saham, nama hotel di seluruh Indone- sia, horoskop, shio dan lain- lain," katanya. Dalam mengoperasikan Pre- mium Call, Telkom menggan- deng lima perusahaan swasta (st/ht) Telkom Luncurkan Produk Baru "Premium Call" dan "Free Call" GROSIR 1.390,- 1.380,- 1.100,- 1.090,- 1,240,- 1.230,- 1.080,- 1.070,- 1.400,- 1.300,- 22.000,- 22.500,- 1.410,- 1410,- 1.540,- 29.500,- 29.000,- 29.500,- 7.000,- 3.200,- 450,- 550,- 630,- 1.900,- 8.500,- 2.000,- 3.000,- 2.300,- 1.800,- 4.500 7.000,- 3.500,- 2.600,- 2.500,- 1.900,- 1.700,- 1.350,- 1.175,- ECERAN 1.420,- 1.410,- 1.130,- 1.120,- 1.270,- 1.260,- 1.110,- 1.100,- 1.430,- 1.330,- 22.200,- 22.700,- 1.600,- 1.600,- 1.800,- 1.700,- 30.000,- 29.500,- 30.000,- 550,- 650,- 730,- 2.400,- 700,- 9.500,- 2.500 4.000,- 2.800,- 2.300,- 5.000,- 8.000,- 4.500, 2.800,- 2.600,- 2.100, 1.900,- Hasil perhitungan dari tarif otomatis itu kemudian dimasuk- kan ke dalam komponen Tarif Dasar Listrik (TDL). Tarif TDL itulah yang menjadi dasar perhitungan pengenaan tarif listrik konsumen PLN. 1.550,- 1.375,- Perhitungan tarif otomatis itu sudah dilakukan PLN selama dua tahun terakhir. Sejak itu sudah delapan kali penyesuaian dilakukan. Tetapi rata-rata fluktuasi berkisar 1-2 persen, sehingga tidak terlalu membe-- ratkan konsumen, ujar Djiteng. Perdagangan sepi karena Pre- mium Call dan Free Call serta India Jajaki Peningkatan Hubungan Senin yang merupakan libur libur akhir penerimaan sertifikat ISO 9002 di Jakarta, Jumat. umum di London. Dagang dengan Pengusaha Medan 1.100,- 800,- 500,- 300. 160,- 150,- 300,- 400,- September, Mahatir Bertemu Soros di Hong Kong Hongkong, (Analisa) Perdana Menteri Mahathir Mohammad dan milyuner George Soros diperkirakan September mendatang akan bertemu di Hong Kong guna membahas perbedaan pendapat mereka. Keduanya direncanakan akan memberikan sambutan pada pertemuan Bank Dunia/Dana Moneter Internasional (IMF) yang akan diadakan di Hong Kong pada September mendatang. Perdana Menteri Mahathir akan menyampaikan makalahnya pada 20 September yang berjudul "Asia as Opportunity", sementara Soros akan menjadi peserta dalam satu forum integrasi global pada 21 September. Sumber-sumber yang dapat dipercaya mengatakan, PM Mahathir dan Soros diharapkan akan bertemu dalam dalam satu diskusi tertutup. PM Mahathir beberapa waktu telah menuduh Soros menjadi pelaku merosotnya mata uang di kawasan ASEAN, karena ASEAN mendukung masuknya Myanmar menjadi anggota Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara. Soros membantah tuduhan Mahathir tersebut dan mengatakan bahwa dananya digunakan untuk kegiatan komersial bukan untuk kegiatan politik. Milyuner Soros dalam suatu wawancara yang disiarkan awal bulan ini mengatakan bahwa pihaknya bermaksud untuk mengadakan pertermuan dengan PM Mahathir dan Mahathir mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan pertemuan tersebut. (Ant/Rtr) sebagai mitra kerja, yaitu PT Info Media Nusantara, PT Jasnita Telekomindo, PT Roda Abadi Kencana, PT Asiatel dan PT Megartonics Infocitra. Sedang Free Call merupakan bentuk layanan kepada masya- rakat untuk melakukan pang- gilan telepon dengan pembe- banan biaya panggilan kepada yang dipanggil. Pengoperasian Premium Call dan Free Call memanfaatkan Jaringan Pintar Teknologi (JAPATI), yang mampu mena- Medan, (Analisa) India menjajaki peningkatan hubungan dagang dengan peng- usaha Medan. Hal itu disam- paikan Duta Besar India untuk Indonesia, S.T. Devare dalam kunjungannya ke Kadin Medan, Jumat (22/8). Dalam pertemuan itu Dubes India didampingi Konsul Jende- ral India di Medan, S.R. Grover kepada Ketua Kadin Medan, Drs. Chair Aly dan sejumlah pengurus di antaranya, Wakil Ketua Ir. K.C.T. Sianturi dan Nurhayati Lubis serta Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Investasi, Dalbir S. Kapoor, B.Com. Dijelaskan, dalam upaya meningkatkan hubungan da- gang ini pemerintah India secara bertahap akan menurunkan tarif- tarif yang berlaku sehingga bisa sama dengan sejumlah negara di Asia Tenggara, seperti Indo- nesia. Pada kesempatan itu Dubes India juga memperkenalkan tiga pameran internasional yang diselenggarakan setiap tahun di negara itu. Idealnya memang kebutuhan peralatan listrik itu sudah dibuat di dalam negeri. Tetapi nampak- nya untuk saat ini industri nasional masih belum bisa memenuhinya, katanya. "Sehingga yang paling mungkin adalah mengurangi ketergantungan atas impor dengan menaikkan persentase komponen lokal dalam penggunaan teknologi listrik,' tuturnya. (Ant) Perkembangan Terakhir Harga Komoditi (Jumat, 22 Agustus 1997) Kopl Arabica Des 1997 Robusta (posisi ke-2) Minyak Sawit Sept '97 Okt 97 Timah KL (close) (settled) (settled) Singapura Hong Kong Jerman Belanda Inggris Australia Malaysia AS Jepang (RM/kts) berikut: NOON RSS-2 (Sept) RSS-3 RSS-4 RSS-5 No. 1 ADS €164,25 Alb US $ 1510 Aton CLOSING RSS-2 (Sept) RSS-3 RSS-4 RSS-5 No. I ADS M$ 1244 Mon M$ 1251 ton US$ 5,23 /kg ngani layanan telekomunikasi dalam skala besar baik jumlah maupun jenis. Pusyantel yang diresmikan kali ini merupakan Pusyantel di Kandatel Jakarta Pusat dan Ja- karta Barat. Sementara sertifikat ISO 9002 diterima oleh Kandatel Jakarta Pusat untuk pelayanan telepon 108 dan 106 dari TUV Rheinland Jerman, dan Kandatel Jakarta Selatan menerima ISO 9002 untuk pelayanan telepon 117 dari AFAQ Internasional. (Ant) Ketiga pameran internasio- nal itu adalah Engineering Trade Fair yang diselenggarakan setiap bulan Pebruari di Banga- lore yang dikenal sebagai pusat komputer terbesar di Asia dan juga pusat pengembangan sute- ra. Pameran lainnya Interna- tional Exibition diselenggarakan setiap bulan Nopember di New Delhi dan Leather Fair setiap bulan Desember di Madras. Saat ini perusahaan India untuk alat-alat teknik (engineer- ing) dan komputer telah mem- buka kantor perwakilannya nya di Jakarta. Dubes India akan menya- rankan kedua perusahaan itu untuk memperluas kontak da- gangnya dengan Medan. Saat ini mereka telah menjalin kontak dagang dengan Jakarta dan Surabaya. Menjawab pertanyaan warta- wan, ia mengakui, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) negara itu masih kecil karena populasi penduduknya cukup besar yakni mencapai hampir satu milyar. Namun 350 juta di antaranya merupakan golongan kelas menengah dan merupakan potensi pasar yang cukup besar untuk dimanfaatkan pengusaha Indonesia. Medan, (Analisa) Nilai mata uang asing terhadap Rupiah, Jumat, 22 Agustus 1997 tercatat sebagai berikut: Uang Tunai Menanggapi kunjungan itu Ketua Kadin Medan, Drs. Chair Aly yang didampingi Sekretaris Eksekutif, Parluhutan Lubis, mengatakan, pihaknya meren- canakan akan mengadakan kunjungan ke India. Di samping pengurus Kadin Medan, akan diikutsertakan pula sejumlah pengusaha dari daerah ini. (ht) Beli: Draft Bebas Jual: Jumat: Kamis: 1.670,00-1.697,81 1.880,50-1.916,00 1.840,00 1.850,30 321,31-335,00 359,30- 381,10 355,60 365,60 1.364,61-1.370,03 1.505.39-1.569,61 1.537,85 1.637.85 1.208,62-1.222,52 1.346,24-1.395,74 1.364,65 1.368,25 4.031,95-4.069.96 4.444,98-4.582.50 4.375.00 4.541.65 1.890,00-1.892,17 2.094,00-2.186,36 2.065,00 2.075,50 904,08 935,00 1.005.00-1.045,23 998.25 1.030,05 2.527,50-2.575,00 2.775,00-2.890,00 2.751,00 2.751,00 21.02 21.22 24,28 24.97 23,55 23,50 (ht) Sumber: Bank Panin, Bank Tiara, Bank Danamon, Bank Bira Harga Karet di Singapura Singapura, (Analisa) Harga karet di bursa Singapura, Jumat, 22 Agustus 1997 tercatat sebagai Valuta Asing Beli/Jual RSS-1 (CLOSING) 136,50/137,50 Sept '97 136,50/137,50 Okt '97 132.25/133.25 Nop '97 128,50/129,50 Des '97 157.50/159,50 Jan/Mar '98 Beli/Jual 137,50/138.50 TSR-20 (Sept) 137,50/138,50 TSR-50 133,25/134,25 129,50/160,50 158,50/160,50 (Ant/RM/ht) 136.75 139,00 142,00 144,50 150,50 ANALISA 136,00/138,00 134,00/136,00 AP "ASAMA": Sebuah kereta api peluru model baru, "Asama" berhenti di stasiun Tokio untuk pertama tengah malam Sabtu kemarin. Kereta api super cepat ini ditargetkan untuk Olimpiade Musim Dingin di Nagono, Jepang Pebruari tahun depan. Tapi kereta api berkecepatan tinggi ini akan terus menjalani ujicoba sampai peresmian pemakaian pada 1 Oktober. Jarak Tokio-Nagano akan membutuhkan waktu 79 menit. New York, Jumat Dolar AS turun lagi pada perdagangan pagi kemarin, karena tertekan oleh penjualan dolar dan kenaikan tajam harga barang impor di Jerman. Dolar merosot tajam terha- dap mark hingga 1,8050, Jatuh- nya indeks Dow Jones Kamis menimbulkan kekhawatiran. bahwa pasaran saham dan dolar bisa sama-sama terseret. Kantor statistik Federal Jerman melaporkan, harga impor dalam Juli naik 0,6 persen, setelah jatuh 0,2 persen bulan sebelumnya. Data ini memicu tanggapan bahwa dolar yang kuat mencip- takan environmen inflatoar di Jerman. Maka beredar spekulasi bahwa Bundesbank kemungkin- an akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Dolar AS dibuka 1,8083/88 mark, turun dari 1,8360/70 pada penutupan Kamis. Terhadap yen, dolar AS ditutup 116,35/45, turun dari 117,15/25. Pengaturan yang berlaku Dolar AS Jatuh Tajam terhadap Mark, di tengah untuk tahun pajak 1997 itu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Jerman dikeluarkan perhitungan pajak, kata Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Depkeu Agus Haryanto dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat. Di London, dolar AS jatuh terhadap semua valuta Eropa pada perdagangan tengah hari kemarin. Analis Claudio Demolli dari Merrill Lynch melaporkan, dolar kini sedang mengalami koreksi ke bawah. Kekhawatiran bursa terhadap prospek kenaikan suku bunga repo Jerman, menekan sentimen dolar. Harga impor di Jerman dalam Juli mencapai tingkat tertinggi sejak Juni 1989, karena kenaikan dolar. AGALOps (1 EU Di antara valuta Eropa, ster- ling melunak, menyusul trend dolar. Kurs tukar dolar AS terhadap valuta-valuta utama lainnya, dapat dicatat sebagai berikut: Mark Jerman: 1,8227, turun dari 1,8430 Yen Jepang: 117,27, turun dari 117,70 Franc Swiss: 1,5048, turun dari 1,5154 Franc Prancis: 6,1430, turun dari 6,2088 Gulden Belanda: 2,0649, turun dari 2,0748 Lira Italia: 1.777,50, turun dari 1.795,80 Sterling terhadap dolar AS: 1,5964, naik dari 1,5916. Di Tokio, dolar AS jatuh lagi terhadap yen dan mark kemarin, karena penjualan dolar oleh in- vestor Jepang terhadap yen. Terdapat kaitan erat antara pasaran saham AS dan kurs dolar/mark. Jatuhnya Dow Jones Jumat bisa terus menekan dolar terhadap mark. Hampir setiap Jumat bela- kangan ini, Dow Jones terus jatuh sehingga investor menjual dolar terutama terhadap mark. Sentimen dolar juga terpukul oleh keputusan Bundesbank Kamis yang mempertahankan suku bunganya. Keputusan Bundesbank ber- dampak mengekang kenaikan dolar. Meninjau data ekonomi Jerman belakangan ini, ke- mungkinan kenaikan suku bunga Jerman belum bisa dike- sampingkan. Dolar dewasa ini belum menampakkan arah jelas terha- dap yen. Dolar AS ditutup 117,13/18 yen dan 1,8335/45 mark, turun dari 117,85/95 dan 1,8549/59 pada penutupan Kamis. Di Singapura, sejumlah valuta regional menunjukkan tanda-tanda melemahnya kem- bali, setelah anjloknya baht yang mempengaruhi sentimen valuta regional lainnya. Baht merosot hingga 33,30 terhadap dolar AS di bursa domestik, tingkat rekor terendah Harga Penutupan Emas London, (Analisa) Harga penutupan emas di pasaran luar negeri hari Jumat, 22 Agustus 1997, tercatat sebagai berikut (dalam USS per ounce): London 324,80 :325,10** : 322,20 :325,10 Zurich Hồng Kong New York (slang) menjelang penutupan MEDAN Sementara harga emas di pasaran Medan, tercatat sebagai berikut: EMAS MURNI (LM) 99,99 %/gram: Bell / Jual Jumat (pagi) :Rp 28.250/29.000,- Jumat (sore) :Rp 28.500/29.250,- Kamis (sore) :Rp 28.000/28.750,- EMAS LOKAL 97,00%/gram: Jumat (pagi) :Rp 27.000/28.000,- Jumat (sore) :Rp 27.250/28.250,- Kamis (sore) :Rp 26.750/27.750,- (RM/APEPI/st/kts) sejak devaluasi de facto pada 2 Juli. Berita tentang eksposur Bank of Thailand di bursa forward masih panas. Masa depan baht yang telah jatuh sekitar 30 persen sejak diambangkan, kelihatan suram. PM Chavalit terburu-buru mengadakan rapat khusus kabi- net di mana telah diangkat Deputi PM, Virabhongse Ra- mankura sebagai kepala gugus- an tugas untuk perdebatan di parlemen tentang ekonomi Thai- land pekan depan. Bursa dan analis tetap priha- tin terhadap situasi ekonomi dan politik di Thailand. Vincent Low dari Merrill Lynch mengatakan penilaian Standard & Poor's tentang penurunan peringkat sejumlah bank di Malaysia dan Indonesia menjadi "negative credit watch" memperburuk keprihatinan re- gional. Pergerakan US$ terhadap Mark di New York Grafik Arialisakts JS S R K J 1.860 1.855 1.850 1.845 1.840 1.835 1.830 1.825 1.820 1.815 1.810 1.805 Rupiah yang telah memulih dalam dua hari ini sebesar 11 persen, melemah kembali men- jadi Rp.2.750 dari Rp.2.670 Kamis. Dolar AS juga naik terhadap ringgit dan dolar Singapura. PM Mahathir akan bertemu dengan finansial AS, George Soros, dalam pertemuan IMF/ Bank Dunia dalam September di Hong Kong. PM China, Li Peng yang saat ini berkunjung di Malaysia, menyatakan dukungan Beijing untuk membantu mengakhiri krisis moneter di kawasan ini. Ishak Ismail, analis inteligen dari I.D.E.A. melaporkan, orang sekarang memilih memegang dolar terhadap valuta-valuta re- gional pada akhir pekan. Dolar AS ditutup 2,7720 ringgit dan 1,5060 dolar Singa- pura, naik dari 2,7640 dan 1,4940 pada penutupan Kamis. Di Jakarta, rupiah relatif stabil, meski melemah kembali sedikit. Short-covering pada akhir pekan dan jatuhnya baht mem- pengaruhi sentimen rupiah. Tapi ketatnya likuditas domesti tetap menopang kurs rupiah. Suku bunga overnight sudah jatuh menjadi 40 persen dari 90 persensebelumnya. Jangka satu minggu tercatat 65 persen lonja tidak dengan kuatnya minat pembe- lian. Rupiah spot pada jam 16.15 WIB tercatat Rp.2.705/15. Dolar AS ditutup Rp.2.665/80 kemarin dan untuk hari berikut, Rp.2.690 /2.700. HARGA EMAS Di Comex New York, harga emas naik kembali sedikit pada perdagangan pagi kemarin. padahal ujarnya, hal itu erlu terjadi, namun karena masyrakat cepat panik, situasi anfaatkan spekulan untuk oyang harga pasar de- enakut-nakuti konsumen mengatakan harga se- akal melonjak terus. mpaknya sangat luas. Namn setelah pemerintah ini di meng ngan deng men D Pemulihan harga adalah dalam respons terhadap mele- mahnya kembali kurs dolar dan pasaran saham serta bond AS. Kontrak Desember diperda- gangkan $327,50 per ounce, naik $0,90. Harga spot pada jam 14.40 GMT (21.40 WIB) Jumat terca- tat $325,00 per ounce, naik dari $323,70 pada penutupan Kamis. Di London, harga emas turun kembali $2 pada perdagangan tengah hari kemarin. Sejumlah fund manajer mengincar bursa saham. Mereka membeli emas, bila pasaran saham melemah. Secara overall, pasaran emas masih bearish dan banyak peda- gang tak berani memegang posisi long. Harga di-fix $321,80 per ounce, turun dari $323,90 pada , penutupan Kamis. Harga perak tercatat $4,52 per ounce, tak berubah. Di Hong Kong, harga emas berubah sedikit, setelah terjadi sejumlah penjualan. 73325 Sentimen emas kelihatan tidak pasti, tapi pedagang tetap hati-hati. Harga ditutup $322,20 per ounce, naik dari $321,90 pada penutupan Kamis. Jakarta, (Analisa) Sejak sistem Hak Pengusa- haan Hutan (HPH) dimulai awal 1970-an, hingga kini tercatat 70 HPH telah dicabut karena melakukan pelanggaran dan hanya 18 HPH yang diperpan- jang masa konsesinya. "Total areal HPH yang di- cabut dan diserahkan ke BUMN 4,5 juta hektare (ha), sementara itu banyaknya HPH sendiri saat ini 437 HPH dengan luas areal 55 juta ha," ujar Dirjen Pengu- sahaan Hutan Dephut Titus Sarijanto, di Jakarta, Jumat, saat jumpa wartawan mengenai kondisi HPH saat ini. Titus menjelaskan, penca- butan HPH dimulai sejak Pelita IV dan banyak dilakukan sejak Pelita V dan VI. Masa konsesi (Ant/RM/KNI/AP/Mfr) HPH sendiri adalah 20 tahun. USTR: Tidak Ada Konfrontasi Di pasar lokal, harga ditutup HK$1 lebih tinggi menjadi HK$ 2.977 per tael. Jakarta, (Analisa) Dubes Amerika Serikat (AS) untuk Perwakilan Perdagangan AS (USTR), Jeffrey M. Lang menyatakan, tidak akan ada konfrontasi antara Indonesia dan AS dalam masalah kebijakan mobil nasional (mobnas) Indo- nesia yang saat ini telah sampai ke tingkat panel Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). "Kami berharap kami (Indo- nesia-AS-red) dapat memecah- kan masalah ini tanpa konfron- tasi sebisa mungkin," kata Lang dalam konperensi pers yang diselenggarakan Pusat Informa- si AS (USIS) di Jakarta, Jumat. Dia juga mengatakan, masa- lah mobnas tidak akan mem- pengaruhi masalah lain dalam hubungan kedua negara. Mulai 1 September 1997 Harga Ban Naik 10 Persen London. Dikatakan, industri ban di dalam negeri terus melakukan kegiatan sebagaimana biasa. Produksi tetap berjalan, demikian juga pendistribusiannya. Hanya saja, lanjutnya, sejak adanya pengetatan rupiah para pemilik toko ban tidak lagi seperti semula menumpuk ban di tokonya. Mereka, menurut Aziz, cukup membeli sesuai volume penjualan mereka. Jakarta, (Analisa) Terhitung mulai 1 September harga ban akan naik sebesar 10 persen sebagai dampak dari depresiasi rupiah terhadap dolar AS. Menurut Lang, delegasi USTR yang dipimpinnya telah melakukan diskusi dengan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Tunky Ariwibowo mengenai hubungan perda- gangan kedua negara. Ketua Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI) Aziz Pane di Jakarta baru-baru ini mengatakan, kenaikan harga ban tidak dapat ditunda lagi mengingat 70 persen dari seluruh komponen industri ban dibeli dalam bentuk dolar AS. Dijelaskan, bahan baku in- dustri ban meski dibeli di dalam negeri tetap dibayar dengan dolar karena umumnya karet alam mengikuti kondisi Singapura dan "Selama ini biasanya para pemilik toko berani membeli ban dan menumpuknya untuk stok dua sampai tiga bulan," jelasnya. (Pembaruan) Kerugian Transaksi Valas Dapat Dibebankan Selama Lima Tahun Jakarta, (Analisa) Bagi wajib pajak (WP) yang realisasi transaksi valuta asing (valas)-nya dalam 1997 menun- jukkan kerugian, dapat membe- bankan seluruh kerugian itu pada tahun yang sama atau mengalokasikannya dalam jang- ka waktu selama-lamanya lima tahun dalam jumlah yang sama terhitung sejak tahun pajak 1997. Edward H. Silitonga Dikatakan, keuntungan/ kerugian atas transaksi valas yang benar-benar terjadi harus terlebih dahulu dikompensasi- kan dan selisih bersihnya baik positif (laba) maupun negatif (rugi) diperhitungkan lebih lanjut dengan rugi laba atau penghasilan kena pajak lainnya. Depkeu merasa perlu menje- laskan masalah itu sehubungan banyaknya pertanyaan tentang perlakuan perpajakan atas keuntungan/kerugian selisih kurs yang disebabkan oleh keputusan pemerintah tentang pengambangan nilai tukar rupiah pada 14 Agustus 1997. Agus mengatakan berdasar- kan pasal 6 ayat (1) huruf e UU No.7/1983 tentang Pajak Peng- hasilan (PPh) sebagaimana yang dalam Masalah Mobnas sangat bermanfaat, namun saya tidak ingin membuat masalah ini menjadi sulit untuk dipecah- kan dengan memberikan penje- lasan lebih rinci," katanya. Kebijakan mobnas saat ini telah dibawa oleh tiga pihak penggugat yaitu Jepang, Uni Eropa dan AS ke tingkat panel untuk kedua kalinya dimana In- donesia tidak bisa lagi menolak gugatan itu seperti yang tertera dalam aturan WTO. Sebanyak 70 HPH Dicabut, Hanya 18 Diperpanjang Jakarta, (Analisa) Namun, ia menolak untuk menjelaskan materi pembica- raannya dengan Tunky menge- nai mobnas. "Saya menganggap pembicaraan itu suatu hal yang Praktisi Ekonomi Edwad H. Silitonga : Kadin mengharapkan ka- langan pengusaha tetap berani melakukan ekspansi, terutama usaha yang berorientasi ekspor, untuk dapat menutup utang yang jumlahnya terus meningkat akibat kenaikan suku bunga dan melemahnya rupiah terhadap dolar AS. Halaman 6 Pelaku Ekonomi Mantapkan Rupiah Medan, (Analisa) campur tangan, akhirnya harga Praktisi Ekonomi Sumut, semen yang sempat naik men- Edward H. Silitinga menga- jadi Rp 12 ribu per zak, dapat takan masyarakat dan para distabilkan hingga Rp 10.600 pelaki ekonomi nasional perlu per zak, kata Edward dalam satu kebulatan hati untuk men- pertemuan dengan wartawan di stabilkan nilai rupiah. Salah satu Uni Plaza, Kamis (21/8). caranya tidak cepat panik dan buru-buru membeli dolar. GENJOT Selain itu, para eksportir juga diminta terus menggenjot pro- Di berpendapat fluktuasi dolar seperti yang terjadi se- karang ini lebih banyak disebab- duksi sehingga pada gilirannya kan masalah psikologis, sehing- eksportir akan mendapatkan rupiah lebih banyak. ga Pra pelaku ekonomi dan masyrakat umum panik dan shock Di samping itu, bagi warga yang merencanakan bepergian ke luar negeri sebaiknya dibatal- "Kalau masyarakat ramai- kan dulu untuk menghemat rama beli dolar, tentu keper- caya pada rupiah jadi tergang- gu da dolar makin kuat. Oleh karela itu, sebaiknya para pelak ekonomi berpikir wajar- waja saja," ujar Preskom Pe- rumaan Griya Riatur Indah itu.. lamencontohkan semisal hargisemen belakangan me- Selain itu, kata Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia HAA Baramuli di Jakarta, Jumat, "Mereka harus hemat dan melakukan reorganisasi ke da- telah diubah terakhir dengan UU No. 10/1994, dinyatakan bahwa rugi selisih kurs karena kebijakan pemerintah di bidang moneter dibukukan dalam perkiraan sementara di neraca dan pembebanannya dilakukan bertahap berdasarkan realisasi mata uang asing itu. Selisih antara nilai kurs lama yang tercantum dalam pembu- kuan, baik yang didasarkan atas kurs tengah Bank Indonesia (BI) atau kurs yang sebenarnya berlaku, dengan nilai tukar baru yang berlaku pada akhir 1997 atau akhir tahun buku 1997, ditampung dalam perkiraan sementara di neraca. (Ant) Kadin Harapkan Pengusaha Tetap Berani Ekspansi devisa, dan para pelaku ekonomi juga agar menahan diri membe- lanjakan barang-barang impor. Edwar yakin krisis rupiah sifatnya temporer saja, paling lama dua minggu, asalkan masyarakat tenang menghadapi. Untuk itu rasa nasionalisme perlu ditingkatkan, dengan mempercayakan pemerintah menyelesaikan krisis itu. Alasan itu dikemukakan Edward karena persediaan kebutuhan pokok dalam negeri mencukupi. Demikian juga jumlah devisa terpenuhi lima sampai 6 bulan. Tentang indikasi seputar krisis rupiah, ia mensinyalir hal itu dilakukan spekulan AS karena melihat pesatnya per- kembangan ekonomi Asia Pasi- fik akhir-akhir ini, sehingga timbul guncangan-guncangan untuk mempengaruhi nilai mata uang di kawasan ASEAN. Kendati demikian, katanya, Amerika tidak akan tega melihat perekonomian Indonesia rusak. "Coba bayangkan, investasi Amerika Serkat di Pulau Natuna kurang lebih 43 milyar dolar AS. Berpatok dari besar jumlah investasi tersebut, tentu mereka juga menginkan prospek Indo- nesia tetap cerah," jelas Edward Silitonga. (ton) Pengakuan penghasilan atau kerugian dilakukan jika terjadi penerimaan atau pembayaran terhadap mata uang asing yang bersangkutan, yaitu saat direalisasikannya piutang atau utang dalam valas ex tahun 1997, baik yang direalisasi dalam 1997 maupun tahun-tahun sesudah- nya sesuai dengan masa jatuh. temponya. Pada saat realisasi peneri- maan atau pembayaran mata uang asing yang bersangkutan, perkiraan sementara di neraca dipindahkan ke perkiraan rugi laba. Agus mengatakan WP yang boleh mempergunakan penga- turan itu wajib menyeleng- garakan pembukuan sesuai dengan ketentuan undang- undang. (Ant) Jika rupiah ketat--yang me- ngikuti naiknya suku bunga perbankan--tidak segera diken- durkan, kata Presdir Poleko Perlu Kebulatan Hati Masyarakat dan Group itu, risikonya besar dan dapat banyak perusahaan yang akan gulung tikar. Titus memberikan rincian; hingga saat ini, secara kumulatif 235 HPH sudah habis masa konsesinya (termasuk 18 HPH yang diperpanjang), 70 HPH dicabut dan 10 HPH yang sudah diberikan ke swasta dikem- balikan ke pemerintah karena dinilai tidak ekonomis. Saat ini, ujar Titus, BUMN Dephut secara penuh mengelola 154 HPH eks swasta, dimana 18 HPH masih bisa dikelola sebagai HPH (diambil hasilnya) semen- tara itu 134 lainnya dijadikan Hutan Tanaman Industri (HTI) dan direhabilitasi. Selain itu, sebanyak 63 HPH swasta dipatungkan dengan BUMN. Titus tidak mau menyim- pulkan kinerja HPH saat ini, namun katanya, dari sedikitnya HPH yang diperpanjang maka bisa disimpulkan kinerja HPH saat ini. Ditanya kriteria HPH dicabut atau tidak diperpanjang, Titus mengatakan, pertama hutan perawan ("virgin forest") sudah sedikit sehingga tidak bisa diambil lagi hasilnya, kedua kinerja perusahaan, dan peni- laian kemampuan HPH untuk mengelola areal dimasa yang akan datang. Pengukuran kinerja perusa- haan, ujarnya, dilakukan dengan sistem nilai. Hal yang dinilai antara lain apakah melakukan penanaman, bina desa serta pelanggaran yang dilakukan. (Ant) lam dengan melakukan penjad- walan kembali rencana utang. Yang lebih penting lagi, kata- nya usai pertemuan pengurus Kadin dengan Presiden Repu- blik Zambia, Frederick JT Chiluba, pemerintah melalui otoritas moneter diharapkan segera menurunkan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) untuk memacu penurunan suku bunga deposito dan suku bunga pinjaman. Senada dengan Baramuli, Ketua Kadin Bidang Perbankan Muchtar Mandala pada kesem- patan yang sama mengatakan kebijaksanaan Bank Indonesia saat ini memang cukup efektif dalam menstabilkan rupiah dari gejolak spekulasi, namun jangan lama-lama karena dapat menga- kibatkan ongkos pembangunan nasonal secara keseluruhan. Karena tingkat suku bunga perbankan dan SBI cukup tinggi saat ini, tegas Dirut Bank Duta itu, perusahaan terpaksa mela- kukan konsolidasi untuk meng- hindari kemungkinan terjadinya kredit macet. Sementara bagi kalangan perbankan, kata Muchtar, kon- disi saat ini mengharuskan mereka mengatur kembali posisi likuiditas dan tingkat suku bunganya. Muchtar sendiri mengatakan tingkat suku bunga pinjaman yang ideal saat ini sekitar 35 persen. Bagi bank, ketatnya rupiah saat ini tidak terlalu berpengaruh pada keinginan orang menabung karena jumlah tabungan yang umumnya kecil-kecil. Kondisi sekarang ini baru terasa pada keinginan orang untuk mendepositokan uangnya kat Muchtar. (Ant)