Tipe: Koran
Tanggal: 1986-08-10
Halaman: 08
Konten
MINGGU 10 AGUSTUS 1986 Humor INDONESIA AIR SHOW '86 AGUS YR 86 "PAKYO" INISIO MENYE BRANG MBAH KERTA naan di Akademi Uang Dan Bank Yogyakarta. Sedang anaknya yang lain, paling tidak juga lulus SMA. Sekarang ini, mbah Kerta juga sudah dikaruniai 6 orang cucu ini, oleh mbah Kerta juga akan disekolahkan sampai setinggi mungkin. "Pokoknya selama saya masih bisa cari rejeki, cucu saya harus tetap sekolah berapa pun biayanya", begitulah tekad mbah Kerta, terhadap cucu cucunya. YMSF dagangan. Jarak antara pasar Kranggan dari rumahnya kurang lebih 8 KM pulang pergi, ia tempuh dengan jalan kaki. Sesampai dirumah mbah Kerta harus menyiapkan segalanya sendirian, sebab anak anaknyapun harus pergi sekolah. "Bapak hanya bisa bantu belanja, tenaganya sudah tak kuat", tutur- nya waktu ditanya apakah sang suami tak bisa membantu ber- jualan. JAGALABILAWA DI- JADIKAN JAGO Setelah mendiam se- jenak Raden Wratsangka meneruskan, "Biarlah kita ikut mematangkan hakekat ancaman tersebut. Kita tidak akan bertindak kepalang tang- gung. WEL Begitu tanda-tanda perebutan kekuasaan itu mulai terlihat, dan mulai memilih bentuknya, maka akan kita han- curkan sampai ke akar- akarnya. Rakyat banyak tidak buta. Dari hal I Waktu ditanya apa profesinya yang lain, selain sebagai dukun pi- jat, mbah Kerta menjawab secara siingkat "ia pernah jualan sayur mayur". "Masa itu masa yang pal- ing prihatin bagi kami", katanya mengenang waktu ia masih ber- jualan sayur mayur. Apa yang dikatakan oleh mbah Kerta tersebut, memang tidak berlebihan. Sebab, pada waktu itu setiap jam 5 pagi ia harus sudah bangun, lalu berangkat kepasar Kranggan ber- sama sang suami untuk cari Kendati harus bekerja keras un- tuk keluarga, namun mbah Kerta pantang untuk mengeluh. Sebab, baginya semua itu merupakan kewajiban yang harus dijalani dengan sabar. "Sekarang anak anak sudah besar. sudah bisa cari rejeki sendiri, jadi agak ringan", tuturnya tentang keadaannya saat ini. Tentang kemampuannnya memijat mbah Kerta mengatakan, bahwa saat ini ia mampu memijat 3-7 orang dalam sehari. Mengenai. IGNELK PRIODE KE 31 Mereka dapat menilai. Rakyat sungguh mengetahui siapa emas dan siapa loyang. Siapa yang benar-benar ingin ** mensesejahterakan rakyat dan negara ini benar- benar, dan siapa yang hanya ingin terjadinya ramai-ramai di Wirata ini. Mereka biasanya hanya ingin ikut mengambil keuntungan. Kita harus bertindak sangat hati-hati, karena paman Rupakenca, paman Kencakarupa dan paman Rajamala itu masih terhitung eyangmu sendiri. Mereka adalah orang-orang sakti man- draguna yang pilih tan- ding". Raden Utara Melanjut- nya petunjuknya. Anakku Wijakangka, sekarang ini ada gejala kewibawaan kanjeng 4605 YR 86 -PAKYO >> r Col. TERRI GB upahnya jika ia memijat, mbah Ker- ta menjawab "sumonggo kerso" (terserah berapa pun ia tak menolak). Sebagai "wong tuwa" yang mengerti tetang "ilmu ilmu gaib". mbah Kerta setiap hari Senin dan Kamis juga melakukan puasa. Hal ini katanya agar ilmu yang dia kuasai tidak" tumpul" dan tetap mampu dipergunakan untuk menolong orang. "Ibarat pisau jika sering digunakan tapi tak pernah diasah, juga akan tumpul', tutur mbah Kerta, mengibaratkan puasa Senin Kemisnya sebagai orang mengasah pisau agar tak tumpul. Mengenai pengalamannya mengobati orang kesurupan, ia mengatakan pernah "gelut" (berkelahi) dengan kyai Poleng, yakni roh jahat yang bertenaga seekor harimau. "Waktu itu saya mengobati orang kesurupan dari Muntilan, yang ter- nyata diganggu kyai Poleng dari sungai Krasak" ucapnya lagi, seraya mengunyah sirihnya. "Ngelmu saya ini bukan dari siapa siapa tapi saya nglakoni sen- diri minta pada Tuhan Yang Maha Esa, agar diberi sesuatu yang bisa untuk menolong orang", ucapnya, waktu ditanya dari mana ia bisa memperoleh ilmu ilmu gaib. Selain itu mbah Kerta juga punya keyakinan, bahwa siapa pun yang bisa bersikap pasrah, tak perlu takut menghadapi apa saja. Sebab, apa pun yang terjadi dalam hidup kita, jika itu merupakan "kehendak Tuhan Yang Maha Esa" adalah tak ada yang buruk. Dengan keyakinan demikianlah, mbah Kerta sukses sebagai "pendukung ekonomi keluarga. (He ru ) rama dirongrong. Dengan rajin ada yang AKTOR WD.Mochtar, mendapat gelar best actor lewat versi PWI Sie Film- Jaya, Rachmat Hidayat lewat film "Liburan Seniman" pada tahun 1974. Rina Hassim, best actress tahun 1976 lewat film "Semalam Di Malaysia yang disutradarai oleh Nico Pelamonia pada FF1 tahun 76 di Bandung. Ita Mustafa. anak perawan yang semampai, kalem memperoleh Citra sebagai best sup- porting actress tahun 1981 di Surabaya lewat film 'Gadis Penakluk arahan sutradara Eduard Pesta Sirait, ditambah best aktor Zaenal Abidin yang meraih gelar Best Actor dengan piala citranya lewat film 'puteri Seorang Jenderal' karya sutradara Wim Umboh. Terus ditimpali Deddy Mizwar yang baru saja meraih gelar best aktor tahun 1986 lewat film Arie Hang- gara nimbrung ketempat tidur ingin 'Sama Tidur' dengan mereka semua. Deddy memang yang ter- muda, begitu juga Ita Mustafa, anak yang hilang dan baru ditahun 1986 ini dia kembali terjun kepelajaran dunia film tanpa payung. semua Rupanya mereka kerasan, senang bergaul. kadang kala bergumul secara familiar tapi sekali kali merangsang untuk saling tarik urat bersitegang leher karena tidak sama pendapat. H.B. YASSIN RADEN WRATSANGKA menghargai waktu tiap detiknya. "Kenangannya dalam memper- ingati hari ulang tahunnya yang ke 69 bertempat di Pusat Dokumentasi Sastra HB Yassin, yang juga merupakan sekaligus sebagai kan- tornya tempat ia bekerja. Pertama kali saya mengarang buku, mengenai koperasi dan merupakan terjemahan karangan dari Margonojoyo Hadikusumo, yang diterbitkan oleh Balai Pustaka tahun 1942. Sedangkan untuk karangan yang asli berupa kum- pulan cerpen berjudul "Pancaran Cinta" juga tahun 1946 dengan penerbit yang sama. Kemudian tahun 1948 menerjemahkan karya dari Sutan Takdir Alisyahbana dengan judul "Renungan In- donesia" dikenal juga dengan judul "Gema Tanah Air". Sedangkan yang terkenal dan mendapat penghargaan ialah Mark Havelar karangan Multatuli. Setelah istri saya meninggal, saya mulai mencoba mendalami mengenai isi dari kandungan Al quran Nulkarim, sambil membaca dan mengerti isinya sampai saya paham. Dengan niat sambil mengirimkan doa pada istri saya almarhumah. Saya baca dengan keras-keras, menikmati serta mem- produksi bunyi itu, kemudian saya menterjemahkannya. Dan memang alquran mempunyai kandungan yang tersendiri dan tidak mungkin ditulis oleh manusia biasa. Dengan menterjemahkan alquran jiwa saya mulai terisi dan mempunyai kekuatan dalam diri saya yang begitu besar. oleh karena itu selamatlah saya dari segala cobaan- cobaan itu. "Ungkap HB Yassin yang menekuni Alquran selama 10 tahun untuk ia terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. "Tepatnya 10 tahun 2 bulan, yaitu dari tahun 1962 sampai 1972)" jelas HB Yassin. "Dan saya mener- jemahkan secara puitis agar bisa dimengerti, jadi bukan mem- puitiskan terjemahan "Karena DALAM sebesar 50 juta dolar AS (lebih Rp. 50 milyar) -para pelanggan Jepang mulai mempertanyakan ketergan- tungan mereka baik kepada AS maupun Eropa. Namun bagaimanapun masih diperlukan waktu yang cukup lama bagi Jepang untuk bisa melun- curkan roketnya sendiri. Masih harapkan AS Walaupun telah terjadi pukulan akibat meledaknya Challenger, kami masih berharap kegiatan bisnis angkasa luar tetap disponsori AS. "kata Yotaro Lida, Presiden Mitsubishi Heavy Industries yang menjadi kontraktor utama industri antariksa di Jepang. Akiba', gurubesar ilmu. pengetahuan penerbangan an- tariksa Universitas Tokyo, UANG Sukabumi Drs. Goembira mengatakan kepada KNI, uang itu terpaksa di kirimkan kembali kepada alamat pengirim Saudi Arabia. Faktor tidak adanya alamat almarhum (Asep Sonjaya), karena ia ketika berangkat sebagai tenaga kerja ke Arab Saudi tidak melalui prosedur yang benar, tapi diduga melalui calo-calo. Jelas kerugian bagi tenaga kerja itu sendiri seperti uang santunan sebesar Rp 8 juta lebih tidak dapat disam- paikan kepada ahli warisnya karena tanpa alamat, di samp- ing tidak tercatatnya nama almarhum (Asep Sonjaya) pada Depnaker Sukabumi. Drs. Karena contoh itu. Ita Mustafa, berperan utama dalam 'Satu Mawar Tiga Duri' (SAMA TIDUR) sebagai Rini, dia kecantol sama pemuda ganteng bernama Hendra (Deddy Mizwar). liku-liku cinta, kedua saling mem- butuhkan, namun Hendra sangat hati hati, karena dia tidak mau terulang terjebak oleh garis garis bibir yang lentik. Melihat materi para pemain. cukup memberikan informasi. bahwa film ini termasuk mahal biaya pembuatannya. Namun menurut produsernya Tk. Gunawan Prihatna. hal itu tidak menjadi soal. Perusahaannya sudah dikenal sebagai pembuatan film film baik empat tahun terakhir ini sejak filmnya berjudul 'Sunan Kalijaga'. Yang diinginkan, hanya mau mengubah trend baru dalam dunia perfilman, lepas dari ke statisan diri dengan film film yang itu itu melulu. Alasan memang bisa diterima. karena dunia olahraga dan seni dipadu dalam film ini. Olah raga terjun payung, merupakan ekposes tersendiri, begitu juga olah raga tin- ju. Namun keduanya terpadu kuat dibatas garis benang merah skenario yang dibuat oleh Sofyan Sharna bersama Granky Rorem- pandey sendiri. Sementara seni Dari hal dalam menerjemahkan Alquran itu yang mempunyai suatu arti yang tersendiri buat diri maupun pribadinya. "Saya senang menulis sebenar- nya sudah sejak dari kecil supaya orang dapat menghayati dan merasakan perasaan bahagia tersebut sampai juga kepada orang lain, "kata HB Yassin mengenai motivasinya ia menulis. Dan dalam usia yang 69 tahun itu dan baru saja diperingati di depan rekan-rekan seperjuangan ia mengharapkan. kelak kiranya kita mempunyai suatu gedung untuk menyimpan koleksi buku-buku mengenai karya sastra baik dari Indonesia maupun belahan dunia lainnya. sehingga dengan demikian kita tidak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk men- cari karya-karya sastra luar. Dan saya percaya perhatian generasi muda kita dan pemerintah terhadap sastra cukup besar. "Ketika saya meminta pendapat kepada istri saya. untuk menceritakan mengenai pengalaman-pengalamansaya yang akan dibukukan. Lalu istri saya (Yang kedua) berkata: 'lho memangnya kamu ini banyak pengalamannya. sayapun hanya ketawa, karena pengalaman semasa muda banyak mengandung rahasia yang sudah tentu tidak bisa ia ceritakan ataupun ungkapan dalam buku itu. "Seperti singa saja, tapi sekarang singa yang sudah jinak dan tidak lapar lagi dan tidak liar." kenang HB Yassin mengenai pendapat istrinya, mengenai buku tentang dirinya yang akan ditulisnya. Ada suatu hak yang patut untuk disayangkan rupa-rupanya anak- anaknya tidak mewarisi tentang kesenangannya mengarang. atau menulis buku, "Dia lebih suka jadi ahli ekonomi ketimbang jadi penulis yang hidupnya susah," ungkap HB Yassin yang mengutip kata-kata dari anaknya. (Aria) Dari hal V menyatakan keyakinan bahwa sungguhpun ada keinginan kuat untuk tumbuh, program antariksa Jepang tetap saja menghadapi hambatan akibat "kurangnya in- isiatif di kalangan industriawan Jepang". "Mereka seperti kurang berminat membiayai program teknologi an- tariksa seperti yang diperlihatkan kaum pengusaha AS yang menanam modal secara besar- besaran dalam bidang itu," keluhnya. Perusahaan-perusahaan Jepang hanya menanamkan modalnya sebesar 500 juta yen (Rp.3 milyar) tahunlalu untuk program penelitian kata Takunya Ara, seorang jurubicara Badan Pengembangan Antariksa Nasional Jepang. (AS) Dari hal I Gembira menghimbau masyarakat terutama bagi masyarakat Sukabumi yang ber- niat sebagai TKW/TKP untuk keluar negeri, hubungilah Kan- tor Depnaker Cabang Sukabumi dan jangan terbujuk oleh rayuan-rayuan calo. Petugas Depnaker akan melayani sebaik-baiknya setiap pencari kerja melalui Depnaker, dan pasti petugas akan memberikannya kepada perusahaan-perusahaan yang telah diketahui pasti iden- titasnya, dan tentu tipis sekali kemungkinan terjadinya yang bersifat merugikan tenaga kerja itu sendiri ucap Drs. Goembira. JAGALABILAWA Oleh: Sunardi DM (67) mengumpulkan Prabu sendiri mereka kelemahan-kelemahan kecilkan jasanya bagi dan kesalahan-kesalahan kanjeng rama. Wirata. Kuman di seberang laut kelihatan, sedangkan gajah di pelupuk mata sendiri tidak tampak. Jika kesalahan itu tidak ada diada-adakan, didesas-desuskan. Seratus orang prajurit Usaha ini berlangsung pilihan yang dikum- secara teratur. Kanjeng pulkan oleh paman rama adalah manusia Rupakenca dan paman biasa. Kalau "dipetani" Kencakarupa antara lain bertugas untuk itu. artinya dicari-cari kesalahannya tentu saja ada. Mana ada manusia yang sempurna di dunia Kedua paman itu mereka sanjung-sanjung, sedangkan kanjeng rama ini. lewat adegan sutradara pang- gung/sandiwara yang dilakukan oleh Deddy Mizwar sisi lain dari keharmonisan gabungan cerita dengan tidak usah secara otomatis berpikir didepan layar putih nanti. Segar, enak dan gampang di cerna. namun segi edukatif maupun kultur ada dalam film itu. Posisi para best actors yang pada umumnya berusia diatas setengah abad seperti Pandji Anom, WD.Mochtar. Rachmat Dihayat. bisa menyatu dalam gelak dan ber- sikeras hati. masing masing mempertahankan disertai untuk menentukan siapa yang berhak jadi menantu mereka mendapatkan Rini. Rini, perawan yang sudah besar, berusia 22 tahun berada dibawah pengawasan dan tanggungjawab ketiga pamannya, karena sudah menjadi kewajiban merawat kemanakan yang sudah tidak ada ayahnya. Sudah tentu, setiap pamannya, apakah yang namanya WD.Mochtar. Panji Anom maupun Rachmat Hidayat, boleh dikatakan setiap hari sibuk mengawasi dan mengatur langkah bahkan kalau perlu memonitor terus keadaan Rini seharihari. Kemana saja pergi, selalu dipasang mata mata. Rini yang sudah kecantol dengan Hendra, cinta terpaut, hati tercuri, sudah di mabuk cinta, tapi dia tidak berani melanggar aturan keluarga Mau tak mau harus mengikuti kemauan sang Paman, karena merekalah yang tahu segalanya. mulai dari masalah cinta sampai pada hidup di hari tua. Agar tidak kehilangan kekasih, ISTIJARSIH Sebetulnya waktu disekolah Dasar rambutnya sudah pan- jang, tapi tak dapat merawat- nya. Dan hawanya merasa sumuk, jadi dipotong. Akan tetapi Istijarsih merasa Gelo dan sayang, maka semenjak itu rambutnya terus dipanjangkan. Ngomong-ngomong bagaimana cara memelihara rambut pan- jang yang baik dan lebat ?? Spontan saja di jawab oleh Isti- jarsih. Kalau seorang ingin memelihara rambut panjang itu harus tabah dan telaten serta dalam satu minggunya dikeramasi sebanyak dua kali dan cara keramasnya harus pakai pembantu dan memakan waktu 1 jam lamanya, maupun memakai obat keramas Lidah Buaya dan kadang-kadang pakai merang (Obat-obat Tradi- sional). Diwaktu senggangnya Istijar- sih selalu sibuk mengurus anak- anaknya sebanyak tiga orang. ataupun kadang-kadang rekreasi bersama keluarganya. Istijarsih termasuk anak yang terakhir dari saudara- saudaranya. Sifat keramah tamahan dan orangnya kalem (lemah lembut) serta wajahnya ke Ibu-ibuan itu ciri khas yang di miliki oleh Isti- jarsih, yang baru-baru ini ia telah mengikuti lomba wanita rambut panjang yang diadakan oleh Radio Suzana Surabaya ia K.B. BOY BOLANG kelak jadi juara dunia. Hendaknya peristiwa ini bisa menjadi cermin bagi promotor- promotor lain di Indonesia. Kita harus bisa mengambil hikmahnya. Dan berusaha untuk tidak terulang diwaktu mendatang, karena ini sangat merugikan banyak pihak. Bukan tidak mungkin, dihukum kurung an penjara bila mereka yang WC UMUM. T 步” Ⓡ Dari hal INOLA TILAAR Kelemahan kanjeng rama memang ada, yaitu kalau sudah menghadapi kanjeng ibu. Kanjeng ibu karena kurang men- dapatkan penerangan sering menganggap paman Rupakenca dan paman Kencakarupa itu pahlawan sejati bagi Wirata, bahkan tujuan kedua paman mengadakan arena adu jago di Kepatihan itu benar-benar untuk keperluan kerajaan, yaitu meningkatkan jumlah orang-orang sakti di kalangan prajurit Wirata. Kanjeng ibu tidak per- nah mengetahui bahwa jumlah orang yang telah tewas di tangan Rajamala Rini bersekongkol dengan Hendra. supaya mau menuruti kemauan ketiga pamannya itu yang berbeda beda. Yang satu lagi ingin sang juara tinju dan yang seorang ingin menantunya itu seorang sutradara sandiwara. Hendra sendiri tidak mengerti, apakah kekuasaan, apakah kewiba- waan hingga dia sendiri mau melakukan itu semua. Tadinya ber- pura pura, tapi jadi serius, Hendra berlatih tinju, berlatih terjun payung dan berlatih pura pura jadi seorang sutradara sandiwara. Semuanya itu, mulanya hanya untuk menipu calon mertua yang tiga orang, demi mendapat Rini. Yang paling ngotot Panji Anom, dia ingin Rini kawin dengan sutradara, sampai ke panggung tempat sandiwara dia ikut mem- buntuti, bahkan berani membentak Hendra ketika latihan. Dan yang diluar dugaan barangkali, ketika memonitor atau menunggu keponakan kembali, mereka persis seperti anak kecil, menunggu di meja tamu sambil main ludo, permainan anak anak kakak beradik. Dari hal III menerangkannya dalam surat. Sedang kedua hasil ini tidak kalah penting dari pemeriksaan sitologi yang sudah anda alami. Melihat lamanya sudah penyakit ini anda derita sebaiknya suami anda juga ikut diperiksa dan kalau memang sakit tentu harus diobati juga. Mungkin karena penyakit ini sudah lama pengobatannya juga sedikit memakan waktu. Mengenai rontgen yang anda per- tanyakan, agaknya pada penyakit ini tidak perlu dilakukan dulu karena tidak akan dapat dilihat dengan secara fotografis. Kami an- jurkan agar anda berobat secara tekun agar penyakit ini dapat diberantas secara tuntas. Kami sarankan agar anda datangi rumah sakit besar yang lengkap sarana pemeriksaannya umpamanya bagian kebidanan RS Cipto Mangunkusumo. Oh ya apakah anda mengikuti program KB? Kalau tidak kami anjurkan agar anda segera mengikutinya dan kami pikir yang cocok untuk anda adalah metode mini operasi wanita mengingat anda sudah punya 3 anak dan pula adanya penyakit pada kandungan anda. Semoga. Sementara film ini juga dimeriahkan dan ditopang oleh bin- tang bintang beken lainnya seperti Susi Bole, Nina Anwar, Deasy Surachman, Cok Simbara, Udin Labu dll. Film itu masih dalam pembuatan yang sudah menyelesaikan sekitar 80% dari rencana semula. Diperkirakan, pertengahan Agustus ini sudah bisa memasuki studio un- túk melakukan pengisian suara.-(Esde).- Dari hal I berhasil meraih gelar juara PER- TAMA. Tentu saja sebelumnya Istijarsih tak ngimpi apa-apa. Dan ia sampai ikut lomba itu, ya karena di dorong oleh saudara- saudaranya. Istijarsih tak men- duga kalau ia ikut lomba itu telah berhasil, yang mana tadinya hanya untuk iseng-iseng saja ikut lomba wanita rambut panjang itu. Selanjutnya dalam wawan- cara Istijarsih telah menjelaskan bahwa sebagai wanita memiliki rambut panjang ini banyak mengalami suka dukanya, sukanya kalau banyak orang menyenangi rambutnya, jadi kalau ia sedang bepergian dan rambut- nya terurai selalu menjadi perhatian kaum wanita, sedang dukanya waktu sedang tidur lalu rambutnya ruwet jadi untuk menyisir sangat repot sekali. Dan sebelum mengakhir kata-katanya Istijarsih masih sempat pesan terutama di tu- jukan pada kaum anak-anak Gadis Remaja. Kalau dapat rambutnya jangan di potong. Biarkan panjang yang sesuai dengan wajahnya dan tubuhnya, serta jangan mudah terpengaruh model rambut pendek dari Negara-negara Barat itu. Maka dari itu jadilah wanita wanita Indonesia yang punya kepribadian Nasional. (FREDDY) dirugikan menuntut. Yang sudah-sudahlah. Kita am- bil pelajaran dari kejadian itu. Kini kita teruskan perjuangan mengem- bangkan tinju pro. Kita obati luka- luka itu dengan prestasi yang membanggakan, Indonesia harus punya petinju seperti Elly lagi. (Moch. Widhy). sudah tiga puluh dua orang, bahkan bahwa tidak seorang pun orang sakti bertambah di kalangan keprajuritan Wirata. menggebu, melanjutkan karir Nola belum berniat untuk cepat cepat menikah meski usianya sudah cukup. Katanya, status istri bisa jadi penghambat bagi seorang penyanyi wanita di Indonesia yang ingin terus berkarir. Keadaan semacam ini harus segera dihentikan, anakku. Sekarang juga, pendeknya tidak boleh ditunda-tunda lagi. Kematian Rajamala berarti kemenangan kera- jaan Wirata, kemenangan kebenaran atas kelaliman. Penderitaan rakyat ini harus dihentikan. Pem- brontakan harus dicegah. Sekarang hanya ada satu jalan, yaitu mencari seorang jago yang dapat mengalahkan Rajamala". "Begitu kawin. langsung turun nama kita, penggemar menghilang cari idola baru", kilahnya Nola yang pernah bikin geger akibat hubungan intimnya dengan seorang warga Jerman. Pengalamannya beberapa kali membuat rekaman di Eropa, menghantarkan tindaknya yang faktis dalam show biz. Seperti pada album terbaru "Sampai Kapan" yang dilemparnya Juli lalu, ran- BERILAH Pihaknya sudah berusaha untuk membuat dan mengajak para penerbit untuk menerbit buku-buku ini, tetapi nyatanya sampai sekarang belum ada Hal ini menurutnya, meskipun daerahnya cukup potensial, tetapi tenaga untuk itu belum ada dan lagi tenaga-tenaga pengarangnya juga belum ada. Karena itu disamping para penerbit, para pengarang di Kalimantan Tengah ini ditan- tang untuk dapat berbuat lebih banyak terutama dalam penga- daan buku-buku bacaan anak- anak yang sudah mulai ke- jangkitan minat baca ini. M. Hadiah buku Pameran buku dan per- pustakaan adalah wahana yang paling efektif untuk menam- pung minat baca anak-anak ini. Melalui pameran ini anak-anak dirangsang untuk membaca sementara perpustakaan dapat menyediakan buku-buku ba- caan yang lebih lengkap. Karena itu pameran buku jangan berhenti sebagai salah satu peristiwa yang sekedar sa- ja, tetapi hendaknya menjadi awal dari menjangkitnya minat baca anak-anak dan remeja. saat "Saya akan sangat gembira, kalau pada suatu mendengar anak-anak yang berulang tahun minta dihadiahi buku dari orang tuanya", katanya. Oleh sebab itu ia menghim- bau kepada semua orang tua, T. T. S. 10 £ N 20 23 RO 28 "BUDIHMA HALO 15 T 17 18 12 L A U 24. 1 0 PERTANYAAN MENDATAR: 1. Artinya: Pendahuluan 4. Nama binatang 8. Bulan kelima 8 M Dari hal II 12 Panggung pertunjukan 14. Tulis Alo 15. Tidak/belum pasti 17. Penghasut 21. Zat yang ringan 23. Pelor, mimis 26. Titik 27. Bertemu, berjumpa 28. Akibat dari aksi 29. Seperangkat kapal perang MENURUN: 1. Tingkatan/pangkat pada 10. Suka berbuat baik (huruf Akhir hilang) 1. Sandang 7. Gang 8. Anata 12. Gurun 14. Empas 16. Terapi 17. Atensi 19. Salak 22. Dosis 24. Ultra 25. Fiat 26. Kyat 27. Ibrahim G E 25 273 A Tandawijakangka, "Hamba mengusulkan agar adik hamba Jagalabilawa saja yang dijadikan jago". Raden Utara tekejut dan menjawab, "Jangan, Tandawija kang ka melakukan sembah, "Wah, jika demikkian, keadaan sekarang ini sangat gawat, kanjeng paman. Wirata harus diselamatkan. Kematian eyang Rajamala menjadi masalah pokok. Apakah yang harus kita lakukan segera". Raden Wratsangka, "Memang benar demikian, Wijakangka. Sekarang tunjuklah siapa jagomu". Dari ha! I cangan komersil terjamin lewat nama Rinto Harahap selaku pen- cipta andalan, "Sebelum Rinto memberikan lagu tersebut, sudah ada 4 lagu lain yang saya coba, tapi semua tidak pas rasanya, Lagu Rinto adalah kesem- patan yang kelima yang akhirnya jadi pilihan bersama produser Dodo Worawan dari DD Record. "Sampai Kapan", merupakan album pop Nola yang ke 12. Di akui banyak saingan, terutama pen- datang baru yang lagu lagu mereka pun tak kalah bagusnya. Untuk ini, Nola sama sekali tak gentar, apalagi iri atau cemburu. "Berilah kesem- patan untuk maju kepada mereka", jelas Nola Tilaar. (a) Dari hal I agar sekali-kali memberikan oleh-oleh buku kepada anak- anaknya serta menyisihkan uang belanja buat membeli buku-bukunya anak-anak, sehingga dengan demikian minat baca dikalangan anak anak dapat cepat segera merata. Kepada anak-anak yang ber- pakaian putih-merah, putih- biru, putih-abu-abu atau SD, SMTP dan SMTA agar memilih buku, kalau ditawari hadiah oleh orang tuanya. Kalau semua anak-anak di Indonesia ini yang jumlahnya sekitar 60 juta orang sudah ke- jangkitan minat baca, maka ini merupakan tantangan yang cukup serius bagi pengarang, penerbit dan bagi para orang tua. Bagi pengarang, mereka harus produktif dalam menyediakan bahan-bahan ba- caan itu, baik bersifat daerah, nasional maupun bacaan- bacaan lainnya. Dan bagi penerbit mereka harus mampu mencetak dan menyebarluaskan buku-buku bacaan terbitannya itu. Sedangkan bagi orang tua akan semakin dalam merogoh kan- tongnya untuk membeli buku- buku bacaan tersebut. Dan semua ini tujuannya adalah untuk memperluas cakrawala wawasan anak-anak kita, sebab" tanpa buku masyarakat akan semakin terkebelakang". (sp). YMSF A Halaman VIII 12 13 T 26 4 } 29 ⁹A PEATER 4 4 20 N 21 22 S GA 19 S|1 H NOVAN P JAWABAN MINGGU KEMARIN MENDATAR: MENURUN: Pramuka 2. Goyah, tidak tetap 3. Kumandang 4. Aturan syair 5. Kantor berita Libia 6. Kelompok kata dalam kalimat 7. Hukum tak tertulis 9. Dibalik: Pernyataan tertulis 11. Percobaan, contoh 13. Larangan mengeluarkan se- jenis barang ke Negara tertentu 16. Salah satu Organ tubuh 18. Rasanya manis 19. Akademi Seni Tari Indonesia 20 Tidak dapat dipakai 22. Tekanan suara 24. Lain dari yang lain 25. Selesai 26. Menuju ke atas 5. Fair 6. Irup 9. Agitasi 11. Periode 13. Utama 15. Alesi 18. Pataka 20. Laik 21. Kutub 22. Sakai 23. Soal 2. Angan (Angan-2) 3. Dahaga 4. Salin anakku. Adikmu masih terlampau muda untuk melawan orang setua dan berpengalaman seperti eyangmu Rajamala. Memang adikmu itu cukup besar dan tinggi. Tetapi melakukan perang tanding seperti di Kepatihan sekarang ini tidak cukup hanya ber- modal otot. Dan lagi kalau adikmu sampai kalah atau tewas kita semua ini yang kehilangan. Alangkah akan marahnya kanjeng Adikmu Jagalabilawa itu sekarang ini sedang bertapa". (bersambung) rama.
