Tipe: Koran
Tanggal: 1996-03-02
Halaman: 02
Konten
HALAMAN 2 Budayakan K3, PLN Demonstrasikan Penanggulangan Bahaya Kebakaran Denpasar (Bali Post) - Untuk membudayakan K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) di lingkungan PT PLN (Persero) Wilayah XI, sejumlah karyawan mengadakan demonstrasi penanggulangan bahaya kebakaran di halaman kantor set- empat Jumat (1/3) kemarin. Menurut Koordinator Bulan K3 PT PLN (Persero) IGK Sunetra, BBA, tujuan pembu- dayaan K3 ini untuk menciptakan kondisi yang aman, sehat, sejahtera, dan bebas dari kecelakaan kerja, sehingga menjamin semua karyawan tetap sehat, selamat dan tidak men- derita suatu kecacatan sampai yang ber- sangkutan purnakarya. "Untuk itu, semua karyawan harus memperhatikan masalah K3," tegasnya. Demonstrasi yang diadakan itu merupa- kan implementasi dari penyuluhan K3 yang diadakan sebelumnya, Kamis (29/2), yang menampilkan pembicara ahli ergonomi dari Unud Prof. dr. Gst. Ngurah Nala, MPH, Drs. Gede Putu Wijaya dan Ir. I Gst. Kt. Sujana, MBA dari Depnaker serta dr. Sutrisna Wijaya, MPH dari Depkes. Demonstrasi diikuti 356 peserta dari unsur kepala cabang, kepala bagian, seksi K3 semua cabang serta regu penanggulan- gan bahaya kebakaran, dan ahli muda dua sampai tingkat deputi. "Hal ini sengaja di- laksanakan di sini agar dapat disaksikan seluruh karyawan, sehingga mereka tahu dan paham tindakan yang harus diambil dalam menghadapi berbagai kemungkinan kecelakaan kerja," papar Sunetra. Dalam peragaan tersebut, digambarkan Kantor PT PLN (Persero) Wilayah XI men- galami kebakaran. Sumber kebakaran dite- mukan di lantai dua ruang sekretariat. Ro- land Octavianus, salah seorang karyawan, yang melihat kejadian tersebut berteriak sambil lari ke lantai satu. Di situ Roland Octavianus bertemu karyawan lain, I Way- an Murya, yang segera mengumumkan adanya kebakaran dengan pengeras suara. Teriakan Murya lewat pengeras suara itu ditindaklanjuti I Nyoman Munggahana den- gan membunyikan sirene. Pada saat bersamaan, petugas telepon segera menghubungi Dinas Pemadam Ke- bakaran, polisi dan instansi terkait, semen- tara petugas listrik segera memutuskan ali- ran listrik. Selanjutnya regu pengamanan segera menutup pintu gerbang mencegah orang-orang yang tidak berkepentingan masuk. Regu P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan) siap siaga mengantisipa- si personel yang memerlukan pertolongan. Karyawan lainnya, berusaha menyelamat- kan berbagai dokumen penting yang ada di ruang sekretariat. Lebih jauh dijelaskan Sunetra, yang ter- penting dari demonstrasi itu, bagaimana teknik memadamkan api secara baik dan benar. Misalnya dengan menggunakan APAR (alat pemadam api ringan), tradis- ional (karung basah, pasir) dan hidran. Pada kesempatan itu juga diperagakan pemada- man api ringan menggunakan APAR den- gan teknologi mutakhir serta demontrasi bela diri dari para satpam (satuan pengam- anan) setempat. (sug) Pemda Kodya Larang Ogoh-ogoh Berbau Politik dan Sponsor Denpasar (Bali Post) - Menyambut hari raya Nyepi Caka 1918, Pemda Kodya Denpasar tetap memberi kesempatan kepada sekeha teruna-teruni melaksanakan pawai ogoh-ogoh, namun di- larang menampilkan ogoh-ogoh yang berbau politik dan sponsor. Demikian dikatakan Kabag Sosial Kodya Drs. Wayan Sudhiarta kepada wartawan seusai membahas persiapan pelaksanaan Nyepi dengan seluruh kepala desa/lurah dan Bendesa Adat se-Denpasar, Jumat (1/3) kemarin. Pada dasarnya, kata Sudhiarta, masyarakat Denpasar melaksanakan pen- grupukan di lingkungannya masing-masing. Untuk pawai ogoh-ogoh, masyarakat teru- tama kaum remaja diberi kesempatan mengembangkan kreativitasnya dengan membuat ogoh-ogoh yang berkualitas. "Seperti perayaan-perayaan sebelumnya, pawai ogoh-ogoh tahun ini juga akan dilo- mbakan," ujarnya. tur Muka. Sementara Wali Kota bersama pejabat lainnya akan menyaksikan pawai di depan Bali Hotel. Dikatakan, ogoh-ogoh yang diikutkan dalam lomba tidak seluru- hnya dapat mengikuti pawai di pusat kota. "Khususnya daerah-daerah yang jauh dari pusat kota seperti Padangsambian, Sanur dan seputar Denpasar Selatan, pawai ogoh- ogoh cukup dilaksanakan di lingkungan kecamatannya masing-masing dan rutenya akan diatur camat," ujar Sudhiarta. Walaupun begitu, tambahnya, peserta pawai ogoh-ogoh di luar pusat kota terse- but tetap dilombakan. Dalam hal penilaian, tiap kecamatan diberikan kesempatan men- gajukan lima ogoh-ogoh terbaik yang akan dinilai tim juri dari pemda. Untuk pawai yang diselenggarakan di luar pusat kota, tim juri akan terjun langsung ke lapangan. Beberapa peserta pawai dari Denpasar Barat, kata Sudhiarta, rutenya dimulai dari Jalan Thamrin menuju Jl. Gajah Mada, ke- mudian lewat Jl. Kartini, JÍ. Nakula dan menuju patung Catur Muka melalui Jl. Vet- eran. Selanjutnya, rombongan pawai me- lewati Jl. Surapati, Jl. Mayor Wisnu, Jl. Hasanudin dan kembali ke daerahnya mas- ing-masing. Menurutnya, diselenggarakannya pawai tersebut, mengingat cikal-bakal ogoh-ogoh memang berasal dari Denpasar. Selain itu, berdasarkan pengalaman-pengalaman sebe- lumnya, Pemda Kodya berhasil menyeleng- garakan pawai dengan tertib dan aman. Bahkan, pawai ogoh-ogoh di Denpasar merupakan aset tersendiri untuk pengem- bangan paket pariwisata budaya. Catur Muka Seperti biasanya, kata Sudhiarta, pawai ogoh-ogoh dipusatkan di seputar patung Ca- ing. (wah) Untuk Denpasar Timur, awal rute pawai dari Jl. WR Supratman, kemudian ke Jl. Veteran dan Catur Muka. Selanjutnya lang- sung melewati Jl. Surapati, Jl. Hayam Wu- ruk dan kembali ke tempat masing-mas- Atasi Kemacetan, Perubahan Arus Lalin di Kuta akan Diuji Coba Denpasar (Bali Post) - Untuk mengurangi kemacetan di Kuta, khususnya di Jalan Melasti, mulai 5-19 Maret akan diadakan uji coba perubahan arus lalu lin- tas (lalin) di Kuta. Demikian dijelaskan Kadis LLAJ Badung C.Y. Soeharno, S.H. yang didampingi Kasat Lantas Polres Badung Let- tu Pol. Didik Adiono, Jumat (1/3) kemarin. "Kami berupaya melakukan penataan agar arus lalu lintas tidak macet," katanya. Perubahan arus lalu lintas terjadi di Jalan Legian, Jalan Pura Puseh dan Jalan Tunjung Mekar. Bagi kendaraan yang datang dari arah utara Seminyak harus berbelok ke kiri Jalan Pura Puseh (tidak lagi lurus ke Jalan Legian). Selanjutnya melingkar menuju Jalan Tunjung Mekar, baik ke kanan (Jalan Legian) maupun ke kiri menuju Seminyak (Kerobo- kan). Bagi kendaraan yang langsung ke Ker- obokan dari Jalan Jelantik tidak lagi berpu- tar ke pantai, langsung menuju Jalan Tun- jung Mekar selanjutnya menuju Jalan Legian ke utara. Sementara kendaraan dari Jalan Melasti bisa langsung ke kiri Jalan Kerobo- kan atau Jalan Pura Pusch, namun tidak lagi bisa langsung ke selatan menuju Jalan Legian. fatnya sementara. Jika selama dalam uji coba mampu meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di Legian akan terus dilanjutkan. Begitu pula jalan pantai agar tidak lagi terlalu padat oleh adanya kendaraan yang tidak ingin ke pan- tai," ujarnya. Menurutnya, kemacetan lalu lintas itu karena penambahan kendaraan tidak seim- bang dengan ruas jalan. Tiap tahunnya terja- di penambahan 8% - 10%, sedangkan pe- nambahan jalan hanya sekitar 4%. Begitu pula rasio kendaraan dengan penduduk Ba- dung dan Kodya menduduki peringkat tert- inggi di Indonesia yakni 1: 2,5. Sementara Jakarta, rasionya 1 : 4. Sehubungan dengan hal ini, Kadis LLAJ Badung mengharapkan para pengemudi ken- daraan perlu bersikap sabar, taat aturan dan tenggang rasa. "Jika ada penyeberang, laju kendaraan jangan justru dipercepat," katanya. Diakui, kendaraan yang parkir inap di badan jalan memberikan andil besar terhadap kemacetan di jalan-jalan di Kuta. Belum lagi saat-saat tertentu seperti hari raya, kendaraan ke Kuta akan makin padat. Terhadap hal ini, Kasat Lantas Polres Ba- Diharapkan dengan perubahan arus lalu dung mengakui agak sulit mendata berapa lintas ini kendaraan yang langsung ke Ker- jumlah parkir inap di badan jalan, sebab tiap obokan atau usai sembahyang di Pura waktu arus kendaraan senantiasa bergerak. Puseh, jika ingin ke Legian Kaja atau Ker- Pada pagi hari, pergerakan arus kendaraan obokan tidak perlu lagi berputar ke selatan didominasi karyawan, menjelang siang di- menuju pantai, tetapi langsung dari Jalan dominasi pengunjung/pembeli. "Malam Tunjung Mekar belok ke kanan ke Jalan sampai pagi didominasi kendaraan hiburan Legian. Uji coba ini, lanjut Soeharno, si- malam," katanya. (029) Bali Post Bali Post/014 PADAMKAN API - Menyukseskan bulan K3 tahun ini, sejumlah karyawan PLN Wilayah XI memperagakan penanggulangan bencana kebakaran di kantor setempat Jumat (1/3) kemarin. Tampak beberapa karyawan berusaha memadamkan api dengan sistem estafet. Sabtu Umanis, 2 Maret 1996 Denpasar dan Sekitarnya KKS Akpar Denpasar TERCATAT 140 mahasiswa Akademi Pariwisata (Akpar) Den- pasar mengadakan kuliah kerja sosial (KKS) di Desa Baha, Ba- dung, Jumat (1/3) kemarin. Rombongan mahasiswa itu diterima Kepala Desa Baha I Wayan Kertiana di Wantilan Balai Subak desa setempat. Beberapa program kegiatan yang akan dilaksan- akan dalam KKS tersebut di antaranya penyuluhan kepariwisataan dan program fisik. Direktur Akpar Denpasar Drs. I Wayan Pant- iyasa, M.M. yang didampingi Ketua Panitia KKS Drs. I Made Tambun menyerahkan bantuan berupa semen dan pasir untuk pembangunan Pura Desa setempat. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-9 Akpar berlangsung sampai Sabtu (2/3) hari ini. (sua) Pengurus HAKLI Dilantik KETUA Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Bali I Putu Wirasa, B.Sc. S.E. mengatakan, ambang batas pencemaran lingkungan, air, udara, dan tanah belum dike- tahui secara pasti. Hal itu diakibatkan perubahan alam serta pe- rilaku manusia. Wirasa mengungkapkan itu seusai melantik 13 pengurus Cabang HAKLI tingkat kabupaten dan Kodya Den- pasar di aula Kampus SPPH Sidakarya, Kamis (29/2). (08) Mutasi di Depdikbud TERCATAT 39 pejabat pengawas sekolah, pembantu pimpinan Kakancam di lingkungan Kanwil Depdikbud Bali serta sejum- lah kepala sekolah menengah umum (SMU) di Bali, Kamis (29/ 2), dimutasi. Pengumuman mutasi yang didasarkan atas Surat Keputusan Mendikbud tahun 1996 itu dilaksanakan Kakanwil Depdikbud Bali Drs. I Wayan Bratha Subawa di auditorium kan- tor setempat. (056) Konsentrasi Kekuatan Politik Anemia pada Ibu Hamil dan Ekonomi Hambat Laju Iptek Denpasar (Bali Post) - Konsentrasi kekuatan politik dan ekonomi yang merupakan sum- ber korupsi dan kolusi juga dianggap menghambat laju perkemban- gan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Untuk mencegah hal itu diperlukan gerakan moral dan perilaku keteladan dari orang- orang yang memiliki kesempatan untuk korupsi dan melakukan kolusi. Demikian dikatakan Guru Besar FS Unud Prof. Dr. IB Rata dalam sarase- abad iptek di Auditorium Unud, Jumat han intelektual muda menyongsong (1/3) kemarin. Terhadap pernyataan Rata ini, dos- en Fakultas Teknik Ir. Nyoman Noerken, S.U. yang juga hadir dalam pertemuan tersebut kemudian menam- keteladan yang diperlukan untuk bahkan, bukan hanya gerakan moral dan mencegah korupsi, tetapi juga penega- kan hukum. "Kesempatan melakukan korupsi dan kolusi saat ini begitu luas, terutama di kalangan birokrat. Sement- ara untuk meminimalkan terjadinya ment juga sangat penting," tegasnya. peluang tersebut, langkah law enforce- Untuk menghindari perkem-bangan iptek yang melulu berorientasi pada materi, lanjut Rata, diperlukan pengala- man budaya yang memiliki nilai mor- al. "Harus bisa dipilih iptek yang tidak an dan kesatuan bangsa," tandasnya. mengakibatkan terganggunya persatu iptek, salah seorang mahasiswa yang Berkenaan dengan perkem-bangan hadir mengatakan, bangsa Indonesia Hindari Kekhawatiran saat ini belum sepenuhnya mengenal iptek karena itu sulit untuk bisa melaku- kan inovasi teknologi. "Untuk meme- lihara pesawat CN 235 saja masih diperlukan ahli dari luar," katanya. mahasiswa ini, Noerken menyatakan Terhadap pernyataan salah seorang tidak sependapat dengan hal itu. Menu- bukan hanya menyangkut hal-hal berte- rutnya, yang dimaksud dengan iptek knologi tinggi seperti pesawat terbang, tetapi juga segala hal yang merupakan hasil daya cipta manusia. "Sistem pen- gairan juga merupakan teknologi," ka- tanya. Cendekiawan but seseorang sebagai cendekiawan. Terhadap pertanyaan ini, Prof. Dr. Gusti Ngurah Bagus menyebutkan, cendekiawan bukan merupakan I predikat yang diperoleh berdasarkan berdasarkan kredibilitas dalam meng- kriteria dunia akademis, melainkan gunakan ilmu yang dimilikinya un- tuk kepentingan orang banyak. Kare- yang menggunakan ilmunya untuk na itu, kata Ngurah Bagus, seseorang maksud-maksud politik tidak bisa disebut cendekiawan. Dalam kesempatan pertemuan ini, Drh. Nyoman Sadra Darmawan, M.S. dari Program Studi Kedokteran Selain masalah iptek, diskusi yang Hewan Unud kemudian memaparkan banyak memunculkan pendapat serta tanggapan ini juga menyoroti secara Benda menjelang PD II tentang suatu literatur yang ditulis Julian khusus tentang pengertian cendeki- pengkhianatan intelektual, yaitu or- salah seorang mahasiswa awan. Hal itu bermula dari pertanyaan ang-orang yang menggunakan ilmu- ran yang bisa digunakan untuk menye- politik dan ekonomi. (jas) ntang uku- nya untuk mendapatkan tujuan-tujuan Pemda harus Sosialisasikan Pengkajian PLTP Bedugul Denpasar (Bali Post) - Guna mencegah munculnya kekha- watiran dari berbagai pihak dalam wu- jud kerusakan tatanan lingkungan, pe- merintah daerah harus secepatnya men- sosialisasikan hasil pengkajian proyek eksploitasi PLTP (pembangkit listrik ten- aga panas bumi) di kawasan Pancasari Sependapat dengan Kakanwil, sebel- umnya staf pengajar Fakultas Teknik Unud Ir. Nyoman Gelebet juga men- gungkapkan kekhawatirannya. Menurut pengamat masalah sosial budaya serta lingkungan hidup ini, pembangunan pe- nambangan energi ini akan mengeluar- kan gas yang dapat meracuni lingkungan Tamblingan dan Buyan. nya," tambahnya. gan menengah ke atas. Sementara war- ga menengah ke bawah atau masyarakat Ditanya tentang kemungkinan untuk cenderung merugikan, karena merusak kan pengkajian kembali, menurutnya, luas menilai pembangunan prayek ini mencegah kekhawatiran dengan melaku- konservasi alam dan lainnya dibanding- tidak perlu. "Karena hasil riset tersebut kan menguntungkan masyarakat. sudah merupakan hasil pengkajian tim sat yang merekomendasi proyek ini te- tanya. Kalaupun ada kritik terhadap "Tetapi, kami yakin pemerintah pu- peneliti pusat dan diakui pemerintah," ka- matang dan seksama, sehingga sangat ing-paling hanya bisa disampaikan di luar kecil kemungkinannya menimbulkan hasil penelitian perencanaan proyek terse- dampak dalam segala segi," katanya se- but dalam bentuk saran melalui lembaga raya mengakui, walaupun ada dampak pemerintah. negatifnya itu merupakan suatu yang wajar dalam pembangunan. di Bali di Atas 60 Persen Denpasar (Bali Post) - Kakanwil Departemen Kesehatan Propinsi Bali dr. Wayan Se- mendra, SKM mengatakan, anemia pada ibu hamil di Bali menca- pai di atas 60 persen. Hal ini dikatakan Kakanwil dalam acara forum komunikasi antartenaga profesi kesehatan di Denpasar, Ju- mat (1/3) kemarin. Untuk menanggulangi kendala kesehatan ibu hamil, bayi lahir mati dan angka kematian ibu saat melahirkan, tiap ibu hamil harus mengkonsumsi zat besi berupa pil maupun makanan yang menga- ndung kadar besi. Di samping itu, paling tidak ibu hamil harus mendapatkan imunisasi agar kelak saat melahirkan jangan sam- pai terjadi anemia, kematian saat melahirkan atau bayi lahir mati. Semendra yang didampingi Kasubdin Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Dikes Propinsi Bali dr. N. Sutrisna Wijaya, MPH men- gatakan, dalam hubungan ini tenaga profesi kesehatan yang ter- gabung dalam IDI, IBI, Persagi dan unit-unit petugas penyuluhan masyarakat dari instansi terkait hendaknya mampu mengubah pe- rilaku masyarakat agar membiasakan diri mengkonsumsi garam iodium. Lebih jauh dikatakan, mengkonsumsi garam beriodium berarti masyarakat sudah memiliki potensi kekebalan di dalam tubuhnya untuk mencegah suatu kasus penyakit seperti gondok, sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh dalam upaya reproduksi bagi kaum ibu hamil. Berbicara masalah usaha meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara individu maupun luas, lanjutnya, keberhasilan- nya ditentukan tiga faktor yakni faktor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. "Ketiga faktor penentu derajat kesehatan ini saling ber- kaitan," ujarnya. Forum komunikasi yang berlangsung sehari itu membahas masalah aspek gizi yang disajikan dr. Indraguna, M.S. dari FK Unud, aspek kesehatan ibu hamil dan bayi lahir oleh dr. IB Oka Upadana, DSOG dari FK Unud-RSUP, pelaksanaan program diba- has dr. Made Suarnawa dari Kanwil Depkes Bali, dampak keseha- tan ibu dan anak disajikan dr. Putu Suwendra, DSA dari Lab. Ilmu Penyakit Anak FK Unud-RSUP. (08) Kurang Memahami Akreditasi, Minat Bedugul, Kabupaten Buleleng, Demiki- dan penurunan permukaan air Danau lah merencanakan dengan pertimbangan pengkajian proyek itu, menurutnya, pal- Siswa Melanjutkan ke PTS Menurun an dikatakan Ketua Lembaga Penelitian Unud Prof. Dr. I Gusti Putu Suwetha di Denpasar, Jumat (1/3) kemarin terkait dengan rencana proyek tersebut Berkaitan dengan hal ini, sebelumn- ya Kakanwil Departemen Kehutanan Bali Ir. Kristanto sempat mengkhawatir- kan proyek PLTP Bedugul akan bisa merusak lingkungan terutama saat pengerjaan penambangan (eksploitasi). Lebih jauh Suweta mengatakan, mun- culnya pro-kontra pendapat tentang pem- bangunan pembangkit panas bumi ini tidak lain disebabkan kurangnya infor- masi yang jelas menyangkut pengkajian atau penelitian prapembangunan energi megaproyek ini. Sebab selama ini, lan- jutnya, prapembangunan proyek ini han- ya diketahui kalangan terbatas atau golon- membuat selokan pekarangan rumah "Jangankan menggali panas bumi, pun pasti ada dampak buruknya, baik oleh tetangga maupun lingkungan lain- Kasi Departemen Pertambangan dan Energi Wilayah Bali, NTB, NTT dan hubungi secara terpisah mengakui, kekha- Timor Timur Ir. I Ketut Suharta yang di- watiran eksploitasi dalam segala aspek (Bersambung ke Hal 15 Kol 9) Dinas Cipta Karya Tolak Komentari Dugaan Manipulasi Proyek Jalan Pantai Mengening Denpasar (Bali Post) - nggap proyek pembangunan jalan pan- Dinas Cipta Karya Badung menga- Munggu, Badung telah memenuhi stan- tai Mengening - Batungaos di Desa dar kualitas. Kadis Cipta Karya Badung Ir. I Gusti Nyoman Putra Sardjana me- nolak memberikan komentar soal dug- proyek tersebut. aan adanya manipulasi keuangan "Saya hanya bisa menjelaskan masalah teknis. Soal dugaan manipu- berkomentar," ujarnya kepada sejum- lasi keuangan, saya tak berwenang lah wartawan di kantornya, Jumat (1/ 3) kemarin. Di sisi lain, Putra Sardjana membe- Nyoman Mindera dalam sidang DPRD narkan data seperti diungkapkan Drs. I Bali. "Memang benar nilai kontrak proyek itu sebesar Rp 531.500.000. Dana itu dialokasikan untuk pemban- gan lebar 9 meter (aspal 4 meter-red) gunan jalan sepanjang 2.984 meter den mencakup pengaspalan, pembentukan badan jalan, dan pembuatan got serta senderan," katanya. Kontrak proyek pembangunan jalan laksanakan per 12 Juli 1995 dan bera- pantai Mengening - Batungaos itu di- khir per 7 Januari 1996. "Ternyata PT CSD yang bertindak sebagai main con- tractor dapat menyelesaikan proyek pada November 1995," paparnya yang didampingi Kabag Humas Badung I Gusti Ngurah Wiranjaya, S.H. Ditanya soal mekanisme penga- rutnya, selama ini stafnya selalu mem- wasan terhadap jalannya proyek, menu- berikan laporan bahwa dalam proyek jalan di wilayah Munggu, Mengwi itu tetap dikerjakan PT CSD. "Tentu pen- pa biaya yang mereka anggarkan untuk gawasan kami tidak sampai ke soal bera- membeli bahan, upah, dan sebagainya," tandasnya sembari mengatakan, evalu- asi pelaksanaan teknis proyek dilaku- kan hampir tiap bulan. Serahkan Bukti-bukti Putra Sardjana mengatakan tidak yakin apabila hanya dengan 55% era yang pertama kali mengangkat kasus anggaran, jalan tersebut bisa diban- itu di depan sidang DPRD mengungkap- gun dengan kualitas bagus dan me- kan kepada Bali Post, pihaknya sudah tidak disubkan. Kalau disubkan, ada kasus yang ditemukannya kepada Guber- menuhi standar teknis. "Proyek itu menyerahkan berkas bukti-bukti dugaan aturannya," tegasnya. nur Bali lewat seorang stafnya. "Sesuai bagai pelaksana proyek, pihaknya men- erahkan bukti-bukti yang bisa dipertang- Mengenai keterlibatan Made K se- permintaan Gubemur, saya sudah meny- gatakan tak tahu-menahu dengan orang gungjawabkan," ungkapnya. bersangkutan. "Dinas Cipta Karya han- Disebutkan, dalam berkas itu ant- ya berurusan dengan main contractor ara lain termasuk kontrak perjanjian dan hanya berpatokan pada kualitas dan kerja tertulis antara Ir. S dan Made K memasalahkan apakah proyek itu dis- S.H. Dalam perjanjian tercantum, dari standar hasil pembangunan. Kami tidak yang dikuatkan di notaris pengganti S, ubkan atau tidak," katanya. proyek senilai Rp 531.500.000, Made suratnya di Dinas Cipta Karya Badung dari nilai total. "Proyek itu sepenuh- Pihak PT CSD yang dalam surat- K mengerjakan dengan nilai hanya 55% watu No.30 Jimbaran belum berhasil bagian pekerjaan untuk subkontraktor memakai alamat kantor Jl. Raya Ulu- nya dikerjakan Made K. Tidak ada pem- ditemui. Ketika dihubungi di alamat lain," ungkap Mindera. "Saya hanya tersebut, ternyata hanya rumah priba- heran, dalam perusahaan yang berala- di. "Di sini tak ada perusahaan dengan mat di Denpasar, Ir. S berstatus sebagai nama begitu," ujar seorang penghuni direktur, sedangkan di kantornya di Jim- rumah. baran statusnya komisaris," sambung- nya. (028/029) Sementara itu Drs. I Nyoman Mind- Bali Tuan Rumah "Asian Song Festival 1996" Dari Pameran Mahasiswa Seni Rupa STSI Denpasar (Bali Post) - Bali akan menjadi tuan rumah Asian Song Festival 1996 (Festival Lagu Asia 1996). Ke- pastian penyelenggaraan festival yang akan digelar 30 Maret 1996 di Hotel Sheraton Nusa Dua itu diungkapkan Ketua Panitia Penyelenggara Tb. Sadikin Zuhra, seusai bertemu Gubernur Bali Ida Bagus Oka di Denpasar, Jumat (1/3) kemarin. hingga dapat memberikan inspirasi bagi para peserta, khususnya seniman musik. Dewi Saraswati Selain menggelar lagu-lagu dari man- canegara, dalam festival ini juga akan diisi simposium musik yang antara lain mem- bahas perkembangan industri musik Asia dan antisipasi upaya musik Asia merebut pasar internasional yang kini masih didominasi Sedikitnya sudah sembilan dari sebelas musik Barat. Simposium yang diikuti para negara yang diundang telah memastikan diri pakar musik Asia itu juga akan membahas ikut," ujar Sadikin yang didampingi Ketua penanganan secara efektif pembajakan lagu Panitia Daerah Ida Bagus Oka Brahmantara. lagu dan tentang mekanisme pemberian roy- Menurut Sadikin yang juga Ketua Umum alti terhadap hasil karya para pencipta lagu. Persatuan Artis Pencipta Lagu dan Penata Dalam festival yang menelan dana seki- Musik Rekaman Indonesia (Pappri), sekitar tar Rp 800 juta itu, peserta selain akan mem- 100 peserta dari Jepang, Cina, Korea Sela- tan, Singapura, Thailand, Hongkong, Filipi na, Malaysia, dan Indonesia akan ikut ambil bagian dalam lomba bergengsi yang baru pertama kali digelar di Indonesia, khususn- ya Bali ini. Festival sebelumnya diadakan di Nagoya (Jepang) dan Shanghai (Cina). "India dan Brunei Darussalam belum memberikan ke- pastian. Mudah-mudahan dalam dua-tiga hari ini ada jawaban," tandasnya. Selain didamp- ingi panitia daerah, ketika bertemu Guber- nur Oka, Sadikin juga didampingi Sekjen Pappri Dharma Oratmangun dan Humas Pa- ppri Anita Rachman. bawakan lagu terbaru karya penciptanya, juga lagu-lagu abadi (evergreen song) dari masing-masing negara peserta seperti lagu "Bengawan Solo" dari Indonesia. Gubernur Oka yang menerima panitia fes- tival menyatakan ide penyelenggaraan di Bali amat positif dan relevan dengan kehidupan bu- daya masyarakat Bali. Pihaknya berjanji akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan festival tersebut. "Saya berharap festival ini dapat meningkatkan apresiasi masyarakat di bidang seni suara dan musik serta membangkitkan se- mangat mereka untuk menciptakan lagu," ujar Oka. Berkaitan dengan festival ini, secara khusus Lebih jauh dijelaskan, dipilihnya Bali se- Kepala Daerah Bali ini menyanggupi akan bagai tuan rumah penyelenggaraan festival menyumbangkan sebuah lagu pada saat mem- selain untuk tujuan promosi pariwisata, juga buka festival dan memberikan hadiah berupa atas pertimbangan kondisi lingkungan Pulau piala berwujud patung Dewi Saraswati dari Dewata yang dinilai cukup representatif se- kayu hasil seniman Bali. (028) Denpasar (Bali Post) - Calon mahasiswa di Bali kurang memahami akreditasi per- guruan tinggi, akibatnya beberapa fakultas di perguruan tinggi swasta (PTS) mengalami penurunan jumlah peminat. Demiki- an dijelaskan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mahasaraswati (FKIP Unmas) Drs. I Ketut Pande Suastawa, M.S. kepada wartawan Jumat (1/3) kemarin. Suastawa yang dijumpai setelah pembukaan seminar aka- demik FKIP Unmas yang dibuka Rektor Prof. DR. I Made Tamba menilai, penurunan minat siswa tersebut termasuk dialami FKIP di seluruh Indonesia. Khusus di Unmas, lanjutnya, penurunan jumlah calon mahasiswa FKIP hampir dialami semua jurusan. Bahkan, penurunan tersebut mencapai 20 persen tiap tahun se- jak dibentuk fakultas keguruan itu tahun 1982. "Misalnya ju- rusan sejarah sejak tahun 1995 dan ilmu pendidikan terhitung dari tahun 1990 tidak menerima pendaftaran calon mahasiswa," katanya. hadap FKIP Unmas, Suastawa mengakui, pihaknya telah beru- Mengantisipasi fenomena penurunan minat masyarakat ter- paya mencari terobosan-terobosan baru. Selain akreditasi FKIP Unmas yang telah disamakan, juga diupayakan sarjana FKIP Unmas tidak berorientasi menjadi guru, tetapi dibina untuk berwiraswasta. Mengalihkan orientasi alumni tidak selalu menjadi guru itu, menurut Dekan FKIP Unmas ini, telah menunjukkan hasil posi- tif. Beberapa di antara lulusan telah mandiri dengan mengge- luti dunia wiraswasta, terutama di bidang pertanian atau di sek- tor pariwisata, selain mengajar di beberapa sekolah sebagai tenaga harian. "Lebih dari 60 persen alumni FKIP Unmas sudah bekerja," katanya tentang 2.254 sarjana alumni FKIP Unmas itu. Didukung sembilan tenaga pengajar dengan jenjang pendid- ikan strata dua (S2) serta dua orang S3, FKIP Unmas dikatakan Suastawa, akan berupaya memasyarakatkan akreditasi pergu- ruan tinggi. "Makin baik akreditasinya tentunya mutu pen- didikan serta sarjana yang dicetak makin bermutu pula," jelas- nya. Seminar akademik sehari yang bertema "Sikap profesional mahasiswa sebagai calon guru dalam menghadapi era global- isasi" ini menampilkan tiga pemakalah dan dihadiri sekitar 80 peserta. (056) Bangkitnya Pelukis Muda Akademis TIAP karya seni selalu dipengaruhi sejarah, ke- merupakan bagian penting yang menyeluruh dari ak- Widiantara dengan gaya abstrak ekspresionisme pu- (1/3) kemarin, perlu diacungi jempol. Betapa tidak, budayaan dan keadaan sosial yang lain. Walaupun tivitas keagamaan dan festival ritual. Dia merupakan nya ciri khas tersendiri. Tarikan kuas yang berkesan dari 60 karya yang dipamerkan itu, masing-masing sering dikatakan memiliki otonomi sendiri, dalam perlambang dari nilai-nilai sosial yang tinggi tentang sangat kuat dari ketiga pelukis ini, dengan ditopang pelukis mempunyai ciri kkasnya. "Saat ini yang per- perkembangannya sangat tergantung dan ditentukan kelemahgemulaian dan penjagaan jasmani. tangan-tangan para seniman serta penikmat seni itu tekstur dan aksentuasi warna-warna berat dan agak lu dilakukan para mahasiswa ini, berkarya secara ter- sendiri. kontras mencirikan kary- us-menerus," kata Seraya. anya memiliki letupan Kepala Taman Budaya itu mengatakan, saat ini ter- emosi yang menggelegak. jadi kesenjangan di kalangan pelukis akademis. Den- Garis-garisnya memiliki gan adanya pameran ini, Seraya melihat mulai bang- kekuatan vital yang sangat kitnya pelukis generasi muda dari kalangan akademis. kreatif. Karya pelukis yang Di satu sisi pelukis akademis hanya bisa berkarya, lain yang jadi primadona tetapi apresiasi dan pengkajian mereka terhadap kes- dalam pameran itu, karya enirupaan masih perlu ditempa. "Bila perlu maha- I Dewa Gede Putra Wiad- siswa perlu berdialog dalam berbagai bidang seni dan nyana yang berjudul "Wa- budaya," katanya. jah" dengan gaya abstrak. Taman Budaya sebagai media apresiasi budaya, ka- Ditilik dari proses kreasin- tanya, terbuka untuk umum. "Motivasi untuk men- ya, Wiadnyana sangat kon- gangkat harkat dan martabat seniman dari kenesta- sisten dalam memilih war- paan, merupakan tekad Taman Budaya," katanya. Per- na. Pelukis Nyoman Arja- soalannya sekarang, apakah mereka mau mengisi wa, Putra Kencana, dan Taman Budaya atau tidak. Nyoman Sukarta, objek lukisannya tak terlepas Tiap pelukis dalam mengisi ruang dan waktu. Kehadiran sebuah karya pandangan dan cara yang ber- Hal ini berlaku juga untuk karya seni lukis yang tarian dan alam tentu punya mengeksploitasi keindahan seni dapat mengundang interaksi yang intensif dan beda. Misalnya, "Kaligrafi kompleks secara fisik maupun mental dengan alam Hindu" karya Sugiarta dan sekitarnya. Artinya, seniman tak bisa lepas dari Murda yang mempunyai cara lingkungan hidup sehari-hari. Di satu pihak, wujud spesifik dalam mengungkap- dan ekspresi karya dipengaruhi alam sekitarnya, di kan aksara sakti Hindu. Ek- lain pihak karya seni tersebut mempengaruhi karak- sistensi Murda akan kaligrafi teraksi ini dapat terjadi di mana pun sebuah seni mengurangi nuansa religius ter daerah penempatannya. Walaupun hubungan in- ini sangat kuat, namun tidak ditempatkan, sifatnya akan lebih kuat dan otentik jika di dalamnya. ditempatkan di daerah di mana seniman melahirkan konsep karya itu. Para pelukis ini rata-rata pernah berpameran di berb- Sehubungan dengan hal tersebut, lukisan mahasiswa agai event penting di Bali. kemarin di Taman Budaya menampilkan objek lukisan lukis di Ubud dan Museum seni rupa STSI Denpasar yang dipamerkan Jumat (1/3) Bahkan, sejumlah galeri seni yang tak terlepas dari latar belakang, sejarah budaya Klasik I Nyoman Gunarsa masyarakat Bali. Dari gaya surialis sampai gaya abstrak tidak luput dari sasaran pa- tetap bercirikan latar kebudayaan Bali (baca: Hindu). meran. Ada di antara mereka han alam mewarnai karya 38 pelukis muda ini. Seain Belgia. "Suatu prestasi yang Simbol-simbol religius, corak primitif, dan keinda- sudah sampai berpameran ke itu, simbol kebenaran, kezaliman, dan kemunafikan cukup memuaskan untuk seperti barong dan rangda yang dikemas dalam gaya ukuran mahasiswa semester abstrak-ekspresionisme. Pameran ini dibuka Kepala VI Seni Rupa," kata Kepala Taman Budaya Denpasar Drs. Made Seraya. STSI Denpasar Prof. Dr. Made Bandem. Tampaknya tarian dan aktivitas religius merupa- kan objek umum yang dieksploitasi sejumlah besar peserta pameran. Tarian dalam konteks budaya tentu Ketua Jurusan Seni Rupa STSI Denpasar Drs. Ketut Murdana dalam sambutannya menekankan, kegiatan dari simbol-simbol ritual ini sangat penting artinya, karena itu kreator muda Hindu yang memiliki nilai sepantasnya diberi dorongan. Selain dari STSI, pani- filosofi tinggi seperti tia sudah mengundang sejumlah pelukis yang sudah lukisan "Ngaben" karya punya nama untuk secara langsung menyaksikan pem- Kencana, simbol-simbol bukaan, namun tak semuanya hadir. naga dan lembu yang Ketua Panitia Pemeran Dewa Gede Putra Wiadn- dipergunakan saat upacara yana mengatakan, karya yang dipamerkan ini sebe- ngaben di Bali. narnya sudah dinilai sebagi syarat kredit poin dalam Proses kreativitas ma- ujian semester. Selain itu, karya mahasiswa STSI kini Peserta lain seperti Made PENARI LEGONG- Lukisan "Penari Legong" menurut beberapa penik- mereka merencanakan berpameran di sejumlah galeri Bali Postist hasiswa seni rupa STSI, ingin go public agar dikenal masyarakat. Bulan depan Duatmika, IGA Juliartha dan karya Sadayani. mat seni yang hadir Jumat dan hotel berbintang di Bali. (sut) Sabtu U S SALAH S Pande Kon na digangg tidak bisa rangkap d LOKASI hektar itu tra terletal Panitia Pe gi IGA Pu tri meman ing itu ka ada pesert terjadi 'ko KADEK dung, Jum kat Pantai iatan olah setelah k melakuka sejak dike dilarikan MESKIP lenggara Bangli lel belah tim pilih man lebih sega mereka. Me jang Singaraja Ketua rikan perg ih mengu gunan di "Mer leng dalan melanjutk ya di Sin Mewa Yayasan lah lulusa yata hany sudah me Dengan k ma ini dil gan poter gi swasta upaya me Keyak ampaikan Singaraja masi info Jawa Ter Denga yakin per at sambu didikan ti ekonomi kemamp Upac dengan p didikan kesempa Supriyad inan di li ma, dan dilakuka gan Kad Koor dalam sa harus m serta ha masyara tinggi y menjadi Ketua kan, keb saingan baga pe 2,84% d meranca Jawa Ti Pe Me Tabana Perju masyara dan yan екonom Itu d ja, ketik uaji, Jun Upa Suwidja mua kad kebodol berupay jangan i kan kay Peny Golkar seperti veteran. Dala alisasi tu uaji Drs dari 75 Sekr tanyaan salah sa tuvet ad yataan, untuk m Kait memint ini berh eran. Bing tan. Ke Pitra Pe puan) se T TA PA A 4cm
