Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1996-03-02
Halaman: 03

Konten


Maret 1996 rnya (Akpar) Den- esa Baha, Ba- a itu diterima Balai Subak kan dilaksan- epariwisataan Wayan Pant- Drs. I Made m pasir untuk dirangkaikan ai Sabtu (2/3) k an Indonesia kan, ambang belum dike- lam serta pe- melantik 13 Kodya Den- 2). (08) mtu pimpinan serta sejum- , Kamis (29/ matas Surat an Kakanwil litorium kan- amil ersen r. Wayan Se- Bali menca- dalam acara Denpasar, Ju- mil, bayi lahir hamil harus yang menga- hamil harus jangan sam- yi lahir mati. an Kesehatan a, MPH men- an yang ter- mengubah pe s penyuluhan sumsi garam dium berarti am tubuhnya ok, sekaligus si bagi kaum t kesehatan eberhasilan- didikan, dan mi saling ber- membahas 1.S. dari FK dr. IB Oka ogram diba- pak keseha- ri Lab. Ilmu Minat murun editasi per- ruan tinggi at. Demiki- Pendidikan etut Pande rin. minar aka- ade Tamba lami FKIP penurunan ja jurusan. O tahun se- salnya ju- terhitung hasiswa," arakat ter- elah beru- itasi FKIP jana FKIP ina untuk i guru itu, hasil posi- mengge- au di sek- h sebagai mas sudah IP Unmas g pendid- dikatakan si pergu- mutu pen- a," jelas- ofesional a global- sekitar 80 apa tidak, g-masing yang per- ecara ter- at ini ter- mis. Den- lại bang- kademis. berkarya, dap kes- u maha- seni dan Jaya, ka- uk men- kenesta- nya. Per- mengisi rs. Ketut kegiatan or muda SI, pani- g sudah an pem- Wiadn- mi sebe- m dalam TSI kini n depan h galeri Sabtu Umanis, 2 Maret 1996 Serba-serbi Jamda Bali '96 Diganggu Nyamuk SALAH seorang peserta Jamda dari Pramuka Kwarcab Buleleng Pande Komang Hendra Sugiarta, mengeluh sulit tidur di tenda kare- na diganggu nyamuk. "Di sini banyak nyamuk Pak, sehingga saya tidak bisa tidur nyenyak. Jadi, kalau tidur saya harus pakai baju rangkap dua dan selimut tebal," katanya. (020) Supaya tidak "Korsleting" LOKASI perkemahan dalam Jamda di Desa Sudimara seluas 3 hektar itu dipisahkan menjadi dua bagian. Untuk perkemahan pu- tra terletak di bagian utara dan putri di selatan. Menurut Ketua Panitia Penyelenggara Jamda Bali Drs. I Made Samba didampin- gi IGA Putera, pemisahan lokasi perkemahan untuk putra dan pu- tri memang sudah menjadi adat dan peraturan panitia. "Di samp- ing itu kami menjaga kemungkinan yang tidak diinginkan. Kalau ada peserta putra bercampur dengan putri bisa bahaya, supaya tidak terjadi 'korsleting'," katanya sambil bergurau. (020) Bocah Tewas di Sungai KADEK Aries Santika (11), bocah kelas V SD dari Sempidi Ba- dung, Jumat (1/3) kemarin, tewas tenggelam di muara sungai de- kat Pantai Yeh Gangga, saat peserta Jamda sedang melakukan keg- iatan olah raga mendayung di sungai itu. Korban dapat ditemukan setelah kedua orangtuanya yang juga menjadi panitia Jamda melakukan sembahyang di Pura Pantai Yeh Gangga, setengah jam sejak diketahui hilang sekitar pukul 10.00. Hari itu juga korban dilarikan ke Rumah Sakit Tabanan untuk divisum. (020) Pilih Mandi di Sungai MESKIPUN sudah disediakan sejumlah MCK oleh panitia penye- lenggara Jamda, tampaknya peserta dari Buleleng, Gianyar, dan Bangli lebih senang memilih mandi di sungai yang berada di se- belah timur lokasi perkemahan putra. Sekelompok peserta yang pilih mandi di sungai itu tentu saja laki-laki. "Di sungai airnya lebih segar dan tidak repot harus cari air," kata salah seorang dari mereka. (020) Bali Post Bali Post/dok GARAM BERIODIUM - Pemda Bali kini makin gencar memasyarakatkan pemakaian garam beriodium. Tidak saja jajaran kesehatan turun tangan, ibu-ibu darma wanita dan PKK ikut peduli dalam memasyarakatkan garam tersebut. Sasaran penyuluhan adalah masyarakat di dusun-dusun terpencil. Di samping di daerah itu sulit didapat garam beriodium juga masyarakatnya potensial terkena serangan penyakit gondok seperti di Dusun Pekarangan, Baturiti, Tabanan. Mendirikan Perguruan Tinggi Dukung Seseorang jadi Calon Presiden jangan Dijadikan Objek Bisnis Singaraja (Bali Post) - Ketua Bappeda Buleleng Ir. Nyoman Yasa mengingatkan, mendi- rikan perguruan tinggi jangan dijadikan objek bisnis tetapi harus leb- gunan di bidang pendidikan. akan Pengaruhi Budaya Politik Indonesia ih mengutamakan rasa sosial dalam mengabdikan diri pada pemban Golkar tak Masalahkan Lembaga Independen Singaraja (Bali Post) - BTDC Tindak Lanjuti Usul HALAMAN 3 Gubernur tentang Pariwisata Tabanan Tabanan (Bali Post) - PT Bali Tourism Development Corporation (BTDC) Nusa Dua dilibatkan dalam pengemban- gan kepariwisataan Tabanan. Direksi BTDC dip- impin langsung Direktur Utama AA Gde Rai, Ju- mat (1/3) kemarin, bertemu Bupati Tabanan Ko- mang Wijana kaitan pembicaraan tindak lanjut pengembangan sektor itu sesuai yang disarankan gubernur beberapa bulan lalu. Kabag Humas Tabanan Drs. Wayan Mustapa, usai pertemuan mengemukakan kerja sama itu masih merupakan penjajakan. Keterlibatan BTDC pada tahap awal, menurut Mustapa, telah mem- berikan saran. Paling tidak ada hal yang mesti dimiliki Tabanan dalam usaha menuju kemajuan sektor pariwisata. Pada pertemuan itu, kata Mustapa, Pemda Tabanan diharapkan menyusun konsep jelas tentang pengembangan pariwisata termasuk sasaran pasar yang ingin digarap serta per- modalan. Menyiasati itu, diharapkan terbentuk semacam perusahaan pengelola atau PT, yang khusus menangani masalah pengembangan potensi yang ada. "Mengingat usaha menuju kemajuan itu membutuhkan modal tidak sedi- kit, sehingga pengelolaannya harus profesion- al," tambahnya. Gagasan pengembangan pariwisata Tabanan dikelola ala BTDC, dilontarkan Gubernur Bali Ida Bagus Oka pada kunjungan kerjanya di Ta- banan pertengahan November 1995 lalu. Guber- nur melihat daerah selatan Tabanan akan lebih cepat berkembang jika dikelola lebih profesion- al. Selama ini, investor besar yang masuk ke loka- si itu berjalan sendiri-sendiri. Bahkan terkesan sangat mandiri, dari pembebasan tanah sampai pengurusan izin. Pengembangan daerah Tabanan bagian sela- tan, selama terkesan lambat. Padahal, demiki- an Gubernur saat itu, investor sudah bercokol di tempat itu lebih dari lima tahun. Sebagian besar mengaku kesulitan dalam hal pembebasan tanah, di mana harga cepat membubung tinggi. Saat ini hanya BNR yang sudah membangun fisik, yang dimungkinkan disusul oleh investor lain sesuai rencana semula. (020) Dewan Soroti Kesejahteraan Karyawan BUMD Bangli (Bali Post) - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bangli, Mengingat besarnya dana yang ditanam pada maka kalangan dewan menilai pengelolaannya perlu ditingkatkan dan kesejahteraan karyawan perlu mendapat perhatian. Pernyataan itu disam- paikan juru bicara Panitia Anggaran DPRD Ban- gli I Dewa Agung Ayu Raiadi ketika memberi tanggapan atas Nota Keuangan RAPBD tahun 1996/1997, Jumat (1/3) kemarin. Sembari mendukung nota keuangan itu untuk dibahas dalam persidangan berikutnya, dia me- negaskan dalam rangka menyongsong pelaksan- aan otonomi daerah, eksekutif agar berupaya seoptimal mungkin untuk meningkatkan PAD. Karena hal tersebut sangat mendukung kelanca- ran pembangunan. Bupati Bangli IBGA Ladip dalam Nota Keuan- gan RAPBD menyebutkan anggaran tahun ini Rp 22,81 milyar lebih. Jumlah itu mengalami kenai bagi Golkar kurang pas dalam tan. Pada kesempatan tersebut alam demokrasi Pancasila. Ketua DPD Golkar Bali menyer- Ia juga menegaskan, Golkar ahkan kartu anggota Golkar kepa- kan Rp 2,83 milyar lebih (14,24 persen) diband tak menjanjikan yang bukan-bu- da pemilih pemula. Sementara ingkan APBD induk tahun anggaran 1996/1996 kan kepada masyarakat tetapi Bung Dharmadi menyerahkan yang hanya Rp 19,88 milyar lebih. Kendati anggaran yang sedang berjalan, kenaikan itu rela- demikian, kata Ladip, bila dibandingkan dengan tif kecil yakni Rp 474,43 juta lebih (2,12 pers- en). "Kecilnya kenaikan itu disebabkan tidak tu- runnya plafon program pembangunan prasarana kota terpadu dan plafon inpres SD dan keseha- tan," ujarnya. Pada sidang yang dipimpin Ketua DPRD Ban- gli Drs. AA Anom Suartjana, Ladip juga menga- jukan tiga buah ranperda. Ketiga ranperda itu di antaranya tentang retribusi kesehatan karyawan hotel dan restoran, pendaftaran perusahaan golon- gan ekonomi lemah dan penerimaan sumbangan pihak ketiga kepada daerah. "Ketiga ranperda itu diajukan dengan per- timbangan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya karyawan hotel dan restoran di samping melakukan pembinaan, pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat," tandasnya. (kar) lah lulusan SMTA di Buleleng sekitar 5200 lebih di tahun 1995, tem. Nesia. apa yang telah dilaksan karen an- kepada ha demenang bombaan Kintamani tetap Diikutkan Lomba "Merupakan tantangan bagi perguruan tinggi yang ada di Bule- leng dalam mewujudkan kualitas SDM. Terlebih lagi masyarakat yang melanjutkan ke perguruan tinggi di daerah ini masih rendah," ucapn- Pernyataan politik yang mendukung atau mencalonkan sese- ya di Singaraja, Jumat (1/3) kemarin. Mewakili bupati ketika meresmikan Perguruan Satya Dharma milik orang menjadi presiden menjelang Pemilu 1997 sebenarnya Yayasan Ratyni Gorda (YRG) di Singaraja, ia mengungkapkan, jum- wajar-wajar saja karena tidak ada aturan yang melarangnya. yata hanya 57% yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Sisanya nesia. Golongan Karya (Golkar) tidak melarang golongan sudah menyiapkan diri sebagai tenaga kerja di berbagai lapangan kerja. manapun menyatakan kebulatan tekad. Justru dengan muncul- Dengan kehadiran Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Satya Dhar- nya dukungan seperti itu, Golkar makin memiliki pertimban- ma ini diharapkan akan mampu "memproduksi" ekonom sesuai den- gan politik yang kuat untuk menyerap aspirasi yang berkembang gan potensi yang ada di Buleleng. Ia yakin kehadiran perguruan ting- di tengah masyarakat. gi swasta ini akan menambah maraknya lembaga pendidikan dalam upaya mewujudkan Singaraja sebagai kota pelajar. Keyakinan menjadikan Singaraja sebagai kota pelajar juga dis- ampaikan Dewan Penasihat YRG I Gusti Ngurah Gorda. "Meski kota Singaraja digambarkan sepi tetapi tidak akan sepi dengan transfor- masi informasi karena tidak jauh berbeda dengan Kodya Salatiga di Jawa Tengah," ujarnya. Hal itu ditegaskan Ketua DPD Golkar Bali I Ketut Sundria ke- tika menghadiri resepsi peringa- tan HUT ke-31 Golkar di Desa Bondalem Kecamatan Tejakula, Jumat (1/3) kemarin. iden sesuai dengan kehendak hati nurani rakyat," tegasnya. bagai karya nyata. Oleh karenan- kepada para pemenang lomba. ya ia mengingatkan setiap kad- Khusus Bupati Buleleng er Golkar jangan melakukan in- Ketut Wirata Sindhu selain timidasi, maupun menakuti dan menyerahkan bantuan mesin menyakiti rakyat. Penggalangan tempel kepada salah satu kelom- harus dilakukan secara simpatik pok nelayan, juga membantu dan luwes. uang Rp 2 juta untuk penyempur- naan gedung Serba Guna Desa Bondalem. Puncak peringatan HUT ke- yang bertepatan dengan sejarah 31 Golkar di Kabupaten Buleleng "serangan 1 Maret di Yogyakar- ta" ini dibanjiri keluarga besar partai berlambang beringin yang tak tertampung di Balai Serba Guna Bondalem. tukan komite independen peman- Menyoroti gagasan pemben- tauan pelaksanaan Pemilu 1997, menurut dia, sebenarnya tidak Dengan pengalaman dalam mengelola Undiknas di Denpasar, ia Menghadapi isu politik perlu. Sebab, fungsi-fungsi yang yakin pengembangan lembaga STIE milik yayasannya akan mendap- semacam itu Golkar tetap berpe- akan dibawakan lembaga inde- at sambutan masyarakat di Buleleng dan sekitarnya. Lembaga pen- gang teguh pada sistem dan me- penden tersebut selama ini telah didikan tinggi ini menitikberatkan pada pemahaman ilmu pengetahuan kanisme pemilihan presiden dan dilaksanakan dengan baik oleh ekonomi, kemampuan bisnis melalui berbagai pelatihan manajemen, wakil presiden melalui sidang badan-badan pemilu yang diben- sanakan, khususnya bakti sosial Berbagai kegiatan telah dilak- kemampuan memanfaatkan teknologi komputer, dan bahasa asing. umum MPR. "Dalam soal peng- tuk pemerintah, meski ada pihak yang menyentuh kepentingan dengan penyerahan SK Mendikbud yang ditandatangani Dirjen Pen- yang perlu ditonjolkan adalah kata dia, sejauh lembaga inde- Golkar Buleleng Gede Dharmadi, Upacara peresmian Perguruan Satya Dharma Singaraja diwarnai gantian kepemimpinan nasional yang tidak puas. Bagi Golkar, masyarakat. Menurut Ketua DPD didikan Tinggi tentang status terdaftar STIE Satya Dharma. Pada sistem dan ketatanegaraannya, penden tersebut tidak sebagai sebagai karya nyata melalui peng- kesempatan tersebut Ketua Umum YRG Cabang Singaraja AA Eddy bukan orangnya. Dan Golkar se- lembaga tandingan dari lemba- galangan yang simpatik dan lu- Supriyadinata, S.Sos.,M.Si. melantik dan mengambil sumpah pimp- bagai kekuatan yang memper- ga yang resmi dibentuk pemer- wes. Guna pemenangan Pemilu inan di lingkungan STIE Satya Dharma, Ketua Koperasi Satya Dhar- oleh mandat dari mayoritas intah sebenarnya tidak ada 1997, menurut Bung Dharmadi, ma, dan Kepala TK Kumara Satya Dharma Singaraja. Selain itu juga rakyat jelas akan menetapkan masalah. Kalau orang terlalu Golkar di Buleleng sudah meny dilakukan penandatanganan kerja sama YRG Cabang Singaraja den- calon presiden dan wakil pres- banyak mencampuri pemerintah, iapkan 36.900 orang kader mili- gan Kades Ambengan sebagai desa binaan STIE Satya Dharma. Koordinator Kopertis Wilayah VIII Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. dalam sambutannya mengingatkan, perguruan tinggi yang baru ini harus memiliki kemampuan dan mempunyai wawasan masa depan serta harus berusaha mengantisipasi tantangan yang datang dari masyarakat. Ia juga mengharapkan, STIE menjadi mitra perguruan tinggi yang ada di Buleleng dalam upaya mewujudkan Singaraja menjadi kota pelajar. Ketua YRG Singaraja Eddy Supriyadinatha Gorda mengharap kan, kehadiran STIE Satya Dharma tidak akan menyebabkan per- saingan makin ketat. Sebagai awal operasinya tahun 1996/1997 lem- baga perguruan tinggi ini akan menerima maksimal 200 orang atau 2,84% dari jumlah lulusan SLTA di Buleleng. Selain itu STIE juga merancang program yang diarahkan ke Jember dan Banyuwangi, Jawa Timur. (033) Perjuangan Golkar adalah Mengurangi Kesenjangan Tabanan (Bali Post) - Perjuangan Golkar adalah meningkatkan kesejahteraan seluruh Bangli (Bali Post) - Setelah ada penegasan dari Tim Penilai Ad- ipura Pusat yang diterima BKLH Bali, ternya ta ibu kota kecamatan tetap bisa mengikuti lomba adipura. Hal itu disampaikan Asisten II Sekwilda Bangli Ir. I Dewa Ketut Alit Widar- sana, Jumat (1/3) kemarin, menanggapi komen- kan Kecamatan Kintamani belum pasti tar Bupati Bangli IBGA Ladip yang mengata- mengikuti lomba adipura. Buleleng, ia mengajak keluarga Sebagai Ketua Wanhat Golkar besar beringin memantapkan per- anannya sebagai pilar utama pen- yangga pembangunan. Ia juga Pemda Bali melalui BLKH telah mengkonfir- Dikatakan, setelah adanya pernyataan itu, mengingatkan seluruh kader masikan ke pusat. Hasilnya, selain ibu kota waspada karena setiap saat bisa dalam penilaian. "Untuk Kintamani sudah di- Golkar untuk senantiasa bersikap kabupaten, ibu kota kecamatan tetap diikutkan saja muncul ancaman, tantangan, berbagai bentuk. Oleh karenan Sekarang tinggal menunggu penilaian lapan- hambatan dan gangguan dalam pastikan ikut dalam penilaian itu. Bahkan kota ini sudah dievaluasi pada 9 Januari 1996. ya ia mengharapkan seluruh kad- er Golkar tetap memelihara ke- han April tahun ini," tegas Alit Widarsana se- gan yang diperkirakan dilaksanakan pertenga- waspadaan agar tidak mudah ter- ombang-ambing dan tergoyah- raya mengimbau agar masyarakat jangan sam- kan oleh isu yang setiap saat ber-Pai terpengaruh dengan isu itu sehingga me- hembus. (033) lunturkan semangat untuk menjaga kebersihan. Hal serupa juga disampaikan Ketua DPRD Bangli Drs. AA Anom Suartjana yang menga- takan hendaknya masyarakat dalam mewujud- kan pembangunan tidak semata-mata berorien- tasi pada sebatas lomba. Di sisi lain, kata Suar- Aksi Jambret Kambuh lagi di Gianyar Adipura tjana, perlombaan hanyalah sasaran untuk merangsang serta menumbuhkan partisipasi masyarakat. "Apalagi di Kintamani sebagai daerah tujuan wisata ternama, soal kebersihan dan keindahan lingkungan sangat penting artin- ya," tegasnya. Raih Kalpataru Selain Kintamani dipastikan ikut penilaian adipura, tahun ini kecamatan itu juga diper- taru. Alit Widarsana mengatakan pihaknya caya mewakili Bangli dalam penilaian kalpa- sudah menerima Tim Penilai Pusat yang dian- ompok Tani Dusun Yeh Mampeh Desa Batur tar langsung BKLH untuk mengevaluasi Kel- Selatan Kintamani. lingkungan yang dipimpin Nang Nyali, tahun Dijelaskan, kelompok tani penyelamat 1986 lalu sudah pernah menerima penghargaan itu. "Ketika itu atas pesan presiden, Nang Nyali disarankan mengembangkan tanaman lain selain jeruk nipis. Tujuannya agar ada ko- mpensasi jika tanaman yang satu mengalami kegagalan. Tampaknya saran itu sudah diikuti, terbukti lahan kritis seluas 400 hektar bekas timbunan lahar itu kini sudah hijau ditanami mangga, nangka, cemara dan rumput gajah," tegas Alit Widarsana. (kar) Penasihat Hukum belum siap, Sidang Penggelapan Sertifikat Ditunda Gianyar (Bali Post) - bil. Mendekati rumahnya di tersebut telah dilaporkan kepada juga benda berharga lainnya sep- mereda beberapa bulan kembali tiba-tiba dihadang pengendara polisian Gianyar menduga pel- Aksi jambret yang sempat lingkungan Selat, Samplangan pihak berwajib. Sumber di Ke- erti ternak penduduk. Belum lama berselang, war- kambuh dan menimpa dua orang sepeda motor di tengah jalan. aku kejahatan telah mengincar ga di Tampaksiring dan sekitar warga di kota Gianyar. Jumat (1/ Korban lantas berhenti. Saat itu kedua korban sejak dalam per- Blahbatuh sempat resah karena Ngurah Adi asal Samplangan dari dua orang memaksa men- kedua kejadian dimana pelaku Umumnya maling menggasak 3) dinihari kemarin, korban I Gusti lah, pelaku yang diduga lebih jalanan. Ini dapat dilihat dari adanya pencurian ternak sapi. menjadi korban jambret dengan gambil tas yang ditaruh di samp- bertindak pada tempat yang sepi. ternak yang dikandangkan agak ban lainnya mengaku uang Rp 1,2 lantas melarikan diri. kerugian uang Rp 1.450.000. Kor- ingnya. Setelah berhasil pelaku Aksi jambret yang sering jauh dari pemukiman. Seperti muncul di kawasan wisata Ubud kejadian di Sanding, Tampaksir- Singaraja (Bali Post) - juta amblas dilarikan pencopet. Sebelum aksi yang menimpa dan kota Gianyar beberapa wak- ing warga melaporkan ternak Majelis Hakim Pengadilan Negeri Singaraja, Ngurah Adi mengatakan sebelum Gianyar saat melintasi gang sejumlah pelakunya berhasil di- memakai kendaraan roda empat. penggelapan sertifikat karena penasihat hukum Kepada pihak berwajib, Adi, seorang wanita warga kota tu lalu sempat mereda setelah sapi sempat dicuri. Pelaku diduga Kamis (29/2), menunda persidangan kasus tasnya dilarikan ia dihalang-ha- menuju rumah dipepet pengen- ciduk. Namun akhir-akhir ini Baru setelah warga melakukan terdakwa belum siap. Ketua Majelis Hakim langi sepeda motor oleh pelaku. dara sepeda motor yang serta muncul kembali. Adapun sasaran pengetatan keamanan lingkun- Moch. Hasan, S.H. sudah mengagendakan per- Menurut korban, dinihari itu dia merta merampas tasnya dan lang pelaku kejahatan di Gianyar tidak gan, keamanan ternak pulih datang dari Denpasar dengan mo- sung tancap gas. Kedua kejadian saja berupa material berharga, kembali. (031) masyarakat. Sasaran perjuangan dengan mengurangi antara yang kaya Rusakkan dan yang miskin, dengan meningkatkan kemampuan masyarakat yang ekonominya masih rendah. Itu disampaikan Wakil Ketua DPD Golkar Tabanan Nengah Suwid- ja, ketika menyerahkan bingkisan kepada veteran pejuang di Desa Bat- uaji, Jumat (1/3) kemarin. Upaya mengangkat masyarakat yang masih belum mampu, menurut Suwidja, dibutuhkan persatuan yang kuat untuk mewujudkannya. Se- mua kader Golkar harus bersatu padu dalam memerangi kemiskinan dan kebodohan. Hal itu jelas tidak dengan memiskinkan yang kaya, namun berupaya mengangkat yang miskin agar lebih mampu. "Jurang kesen jangan itu terus diupayakan diperkecil dan dihilangkan. Yang kaya biar- kan kaya, namun yang miskin diangkat menjadi kaya," katanya. Penyerahan bingkisan kepada veteran itu, dikaitkan HUT ke-31 Golkar dan peringatan Supersemar. Bingkisan berupa bahan makanan seperti beras serta bahan lainnya diberikan kepada 20 orang anggota veteran. Dalam dialog antara pengurus Golkar dan veteran itu, terungkap re- alisasi tuvet (tunjangan veteran) belum semuanya menerima. Kades Bat- uaji Drs. Dewa Ny. Kusumayudha menyebut, kurang dari 50% veteran dari 75 orang anggota veteran di desa itu belum menerima tunjangan. Sekretaris DPD Golkar Tabanan Drs. I Gede Sudana, menjawab per- tanyaan salah seorang veteran tentang lamanya proses tuvet, termasuk salah satu tantangan Golkar. Yang jelas, demikian ia, dalam merealisasi tuvet ada sejumlah persyaratan administrasi serta secara bertahap. Ken- yataan, anggota veteran tidaklah sedikit, sehingga memerlukan waktu untuk merealisasikan agar semuanya menerima tunjangan. Rusakkan Tugu Informasi Tanah Lot, Dua Pemuda Asal Jatim Disidangkan Tabanan (Bali Post) - Kasus perusakan tugu infor- masi di kawasan wisata Tanah Lot yang melibatkan terdakwa Agus Sup (22) asal Jember dan San (18) asal Malang, mulai dis- idangkan di Pengadilan Negeri Tabanan, Kamis (29/2). sidangan siang itu untuk memberikan kesempa- tan kepada terdakwa Ketut W melalui penasihat hukumnya menyampaikan pembelaan atas req- uister jaksa. Penunjukan untuk mendampingi terdakwa di persidangan, justru setelah disampaikan requis- ter pada sidang sebelumnya. "Dengan terlam- batnya penunjukan itu sehingga rencana meng- hadirkan saksi ahli dalam kasus ini sudah ter- lambat," ujar Penasihat Hukum Made Tjakraba- siapnya mengajukan pembelaan. wa ketika diminta komentarnya kaitan belum milik kios Mut yang lokasinya Lot hancur dirusak orang. Ia seg- tidak jauh dari tugu informasi. era memerintahkan bawahannya mengakui, perusakan itu adalah Saksi Gst. Ngurah Widnya Akibat perusakan itu, Gst. Gede untuk melapor kepada yang ber- atas perintahnya. Latar belakang Aryadi selaku pengelola objek wewenang. Keesokan harinya tugu itu dirusak karena sepan- camatan Banjar oleh jaksa didakwa telah bersalah Terdakwa Ketut W (44) dari Desa Pedawa Ke- wisata Tanah Lot dirugikan se- barulah ia tahu, tugu informasi jang pengetahuannya tidak ada melakukan tindak pidana penggelapan sebuah kitar Rp 300.000. untuk umum yang dibangun se- pemiliknya lebih-lebih berada di sertifikat. Karena kejahatan yang dilakukan itu, Saksi Wayan Kantor menye- kitar 1990 dirusak oleh kedua jalan raya. Pemeriksaan kasus Jaksa Nyoman Aswandi minta kepada majelis butkan, pada saat terdakwa terdakwa atas perintah Gst. ini akan dilanjutkan Kamis, 7 hakim agar menjatuhkan vonis terhadap terdak- melakukan perusakan, tidak dike- Ngurah Widnya. tahui pasti. Ia mengatakan saat Maret mendatang. (035) wa dengan pidana penjara selama 10 bulan po- ronda malam, ia melihat langsung akibat perusakan itu. Sebagai petugas keamanan, ia melaporkan kepada pengelola objek. Pada sidang awal ini Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ta- banan diketuai Nyonya Anna Anandawarih, S.H. didampingi hakim anggota Rohendi, S.H. dan Dewa Made Puspa Adnya- na, S.H. hanya mendengar dak- Gunarta menyebutkan pada waan Jaksa Penuntut Umum I Jumat, 18 Agustus 1995 malam, Gst. Ngurah Putra, S.H. dan ket- dirinya sempat diperintah Gst. erangan 4 orang saksi yaitu I Ngurah Widnya memanggil ked- Wayan Kantor, I Nyoman ua terdakwa. Apa maksud pang- Gunarta, I Gst. Gede Aryadi, dan gilan itu tidak diketahui pasti. I Gst. Ngurah Widnya. Besoknya barulah ia tahu, pang- Jaksa Gst. Ngurah Putra, S.H. gilan dimaksud adalah untuk mengatakan, terdakwa Agus Sup merusak tugu informasi. dan San pada Jumat, 18 Agustus Gst. Gede Aryadi mengata- Bingkisan diberikan kepada 12 anggota veteran di semua kecama- kan perusakan sebuah tugu in- ia menerima laporan dari petu- 1995 sekitar pkl. 22.30 melaku- kan, pada malam perusakan itu tan. Kegiatan pertama di Desa Batuaji Kerambitan, menyusul di Desa formasi kawasan Tanah Lot. Pe- gas satpam, bahwa salah satu Pitra Penebel, Selanbawak (Marga), Bangli (Baturiti), Belatungan (Pu- rusakan itu dilakukan atas per- tugu informasi yang berlokasi di puan) serta Banjar Anyar (Kediri). (020) intah Gst. Ngurah Widnya, pe- jalan menuju Pura Luhur Tanah Kaitan itu, Sudana yang juga anggota F-KP DPRD Tabanan itu, meminta para veteran bersatu dengan Golkar. Keberadaan negara saat ini berhasil dalam pembangunan, tiada lain berkat perjuangan para vet- eran. TRAGEDI GIRIPURWA TAPI PADA KESEM PATAN BERIKUTNYA... AH AKIBATNYA... ANEH..., KE. NAPA PERTA HANANNYA JADI KENDOR?! Oleh Buyat W MUDAH-MU DAHAN DIA TIDAK APA APA. 109 Di Balik Operasi Penertiban Pramuwisata tong tahanan. Selain itu térdakwa dibebani biaya perkara Rp 1.000, sementara barang bukti se- di Desa Banyusari Kecamatan Banjar atas nama buah sertifikat tanah seluas 49.700 M2 terletak Nyoman Pendet dikembalikan kepada janda al- marhum Ni Ketut Midri. Dalam sidang sebelumnya terungkap, terdak- wa Ketut W mengambil sertifikat tersebut dan menjual 2 ekor sapi milik Ketut Midri, istri al- marhum Nyoman Pendet. Sertifikat tersebut ke- mudian digadaikan kepada Wayan Sopiah Rp 3 juta dan menjual dua ekor sapi itu seharga Rp 1,3 juta. Hasil gadai sertifikat tanah maupun pen- jualan sapi itu digunakan untuk biaya pengabenan almarhum Nyoman Pendet yang keseluruhannya habis Rp 3,425 juta. Penasihat Hukum Made Tjakrabawa kepada Bali Post mengungkapkan, kasus yang diduga tin- pada sidang sebelumnya majelis hakim mengi- dak pidana ini sebenarnya perdata murni. Terlebih syaratkan terdakwa dengan saksi pelapor Ni Ketut damping terdakwa, ia akan menyampaikan pem- Midri agar menempuh jalan damai. Sebagai pen- belaan atas tuntutan pidana jaksa tersebut, 6 Maret nanti. (033) Ada yang Lari, Ada juga yang Langsung Beli Pakaian Adat macet. PAGI itu, seperti biasa, puluhan mobil Maret mendatang. Menurut petugas, Kary- Bedahulu, Gianyar. Ketika tiba di sana, Mitsubishi L.300 dan bus yang mengangkut anta bisa didakwa melanggar Perda No. 10/ suasana sudah ramai dengan wisatawan. berhasil dijaring sebanyak 35 orang, 19 di Secara keseluruhan pramuwisata yang wisatawan memenuhi areal parkir pertun- 1989 jo SK Gubernur No. 559/1991 Pasal Beberapa pramuwisata yang mengantar antaranya di Batubulan dan 16 Goa Gajah. Karena lahan parkir terbatas, beberapa di jukan barong Sahadewa di Batubulan. 3 ayat 2B. wisatawan itu tampak sedang duduk san- Wijaya mengatakan, seluruh pramuwi- menuju SMKI Batubulan. Lalu lintas pun meng-handle tamu domestik. Dia sama tidak mengenakan pakaian adat itu, lang- na tidak memiliki/memakai KTPP Pramu- antaranya terpaksa parkir di pinggir jalan Suprapta, pramuwisata yang saat itu sedang hat tim operasi datang, pramuwisata yang 1989 jo. SK Gubernur No. 559/1991, kare- Nasib yang lebih tragis dialami Ketut tai di sebuah balai bengong. Ketika meli- sata tersebut melanggar Perda Bali No. 10/ sekali tidak bisa menunjukkan KTPP. Ke- sung lari blingsatan. Salah satu di antaran- wisata maupun izin operasional seperti ter- daraan yang mengangkut mereka sambil mengurus izin KTPP untuk bahasa Korea. Express, berlari masuk ke sebuah kios pa- mereka tidak memakai lencana pramuwi- Wisatawan bergerombol turun dari ken- pada petugas dia mengaku sudah pernah ya, Suwardi Pola, pramuwisata dari Tedjo cantum dalam Pasal 3 ayat 2B. Selain itu, mengumbar gelak tawa dan membuat sua- "Tetapi saya belum lulus," katanya. Su- kaian. Dia langsung membeli seperangkat sata, tidak menaati kode etik profesi pra- sana jadi riuh. prapta juga dianggap melanggar pasal yang pakaian adat Bali. Saat itu pula pakaian adat muwisata, tidak mengenakan pakaian adat Pramuwisata yang mengantar mereka sama dengan Karyanta. tersebut langsung dikenakan tanpa melepas Bali serta tidak memakai / memiliki tanda terlihat sibuk mengatur agar wisatawan Di bagian lain, masih di tempat yang pakaian dan celana panjangnya. yang dominan Mandarin itu masuk ke are- sama, tim juga berhasil menjaring pramu- pengenal yang habis masa berlakunya. Beberapa saat kemudian dia keluar un- Dalam operasi penertiban itu, tim juga na pertunjukan dengan tertib. Karena si- wisata lain yang tidak mengenakan lenca- tuk menemui wisatawan yang diantarnya. menyita sejumlah kartu identitas serta bro- buk, pramuwisata itu tidak memperhatikan na pramuwisata berlambang burung cen- Ketika itulah dia dipergoki oleh tim operasi. sur perjalanan sebagai barang bukti untuk serombongan tim penertiban pramuwisata derawasih. Di hadapan petugas di pos pe- Tanpa basa-basi petugas langsung menggir- diajukan ke pengadilan. Mereka rencanan- yang sudah menunggu mereka sejak pagi. meriksaan dia mengaku lencananya rusak. ingnya ke pos pemeriksaan. Ketika berjalan ya diadili di Pengadilan Negeri Gianyar Salah seorang di antaranya kemudian "Saya simpan dalam saku, karena kanc- ke pos, celana panjangnya, yang dilipat agar pada 8 Maret mendatang. mendekati seorang pramuwisata dan den- ingnya lepas pak," ujar dia sambil mem- tertutup kain, tiba-tiba melorot. Kontan saja gan sopan memintanya agar menunjukkan perlihatkan lencana burung cenderawasih- pedagang dan wisatawan yang menyaksikan tuk pembinaan, sekaligus sebagai tindak Penertiban ini, kata Wijaya, selain un- KTPP (Kartu Tanda Pengenal Pramuwisa- nya. tertawa. Suasana pun jadi gaduh. lanjut dari perda yang ada. "Ini suatu buk- Mendengar jawaban demikian, Ketua Saat diperiksa, Suwardi dianjurkan petu- ti bahwa Diparda selalu konsekuen dengan Pramuwisata itu, I Wayan Karyanta, ter- Tim Penertiban Usaha/Jasa Pariwisata gas untuk membuka pakaian adat yang be- aturan yang ada," tegasnya. lihat kaget sebelum kemudian dengan gu- Gusti Ngurah Gde Wijaya, S.H., menyaran- lum sempat dibayar itu. Tentu saja penjua- gup menunjukkan KTPP yang disimpan di kan agar segera melaporkan dan menukarn- Inya kesal karena dagangannya tidak jadi sukses, walaupun beberapa pramuwisata Wijaya menilai operasi penertiban ini kantongnya. Sekalipun demikian, petugas ya ke Diparda dengan lencana yang lebih dibeli padahal sudah dipakai. tetap menggiringnya ke pos pemeriksaan kuat. Di samping itu Wijaya juga mene- berhasil lolos. Bali Post yang ikut dalam Operasi penertiban pramuwisata pada operasi itu melihat lolosnya beberapa pra- untuk diperiksa lebih lanjut. Petugas men- gaskan agar dalam menjalankan tugas se- 27 Februari lalu itu melibatkan unsur Di- muwisata dari jaringan petugas akibat ganggap Karyanta bersalah karena tidak lalu mengenakan identitas baik lencana parda Ba, Polda Nusra serta dari Him- "kode" yang disampaikan seseorang yang mengenakan lencana/KTTP saat bertugas. cenderawasih, KTPP atau lisensi. punan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali. berada tidak jauh dari tempat terjadinya Karyanta kemudian diminta menanda- Setelah melakukan tugasnya dengan Operasi tersebut dipimpin Kasubdin Bina operasi sweeping. Pramuwisata yang sebe- tangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) baik, di Batubulan, tim operasi penertiban Industri Diparda Bali Gusti Ngurah Gde lumnya tidak mengenakan tanda pengenal sebagai pengantar ke sidang pengadilan, 8 melanjutkan perjalanan ke Goa Gajah di Wijaya, S.H. pun bergegas memakainya. (sua) ta). 4cm