Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1998-04-05
Halaman: 01

Konten


4cm Perintis Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/ Penanggung Jawab Wakil Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab Redaktur Pelaksana I Redaktur Pelaksana II Koordinator Liputan K. Nadha K. Nadha ABG. Satria Naradha Widminárko M. Nariana, B. Ashrama Wirata, Dwikora Putra Redaksi: Abinawa, Alit Susrini, Djesna Winada, Dwikora Putra, Mawa, Sumendra, Surawan, Suryawan, Suyadnyana, Wirata, Wirya. Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67A, Denpasar 80232. Telepon: (0361) 225764-238582-238239, Faxcimile: 227418, Teleks: 35191, Alamat Surat P.O. Box: 3010 Denpasar 80001. Perwakilan Ball Post Jakarta, Bag. Iklan/Bagian Redaksi: Jl. Palmerah Barat 21F, Telp.021-5357602, Fax: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan WR Supratman 22A Telp. (0370) 32737. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515 Anggota SPS-SGP. Penerbit: PT Ball Post MINGGU KLIWON, 5 APRIL 1998 Harian untuk Umum MILIK MONUMEN PERS NASIONAL SURAKARTA Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila HARIAN PAGI TERBIT 12 HALAMAN Reformasi Perbankan Tujuh Bank Dibekukan, Tujuh Diawasi akarta (Bali Post) - Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) membekukan tujuh bank umum nasional yang ki- nerjanya dinilai tidak bagus. Ketujuh bank itu adalah Bank Kredit Asia, Centris Internasional Bank, Bank Deka, Bank Subentra, Bank Pelita, Hokindo Bank dan Bank Surya. Selain membekukan tujuh bank, BPPN juga mengambil alih dan mengawasi secara langsung pengelolaan tujuh bank lain. Tujuh bank itu a- dalah Bank Dagang Nasional Indonesia, Bank Umum Na- sional, Bank Ekspor Impor In- donesia, Bank Danamon Indo- nesia, Bank Tiara Asia, Bank • PDFCI dan Bank Modern. Pembekuan bank itu diu- mumkan Menteri Keuangan Fuad Bawazier didampingi Ketua BPPN Iwan Prawirana- ta, Sabtu (4/4) kemarin. Menu- rut Fuad, sebelum dilakukan pembekuan, pihak BPPN telah membuat penilaian atas bank- bank tersebut. Pengawasan ter- hadap bank-bank juga dilaku- kan dan kepada pihak manaje- men juga telah diberitahukan tentang konsekuensi apabila tidak berhasil melakukan per- baikan. Ditambahkan Fuad, pem- bekuan tersebut dilakukan un- tuk kepentingan perbankan nasional secara keseluruhan. Bila kondisi dan prospek bank- bank tersebut tidak mengun- tungkan sudah sepatutnya pe- merintah mengambil tindakan. "Itu tindakan BPPN yang juga merupakan reformasi per- bankan dan Industri di Indone- sia. Namun, masyarakat ja- ngan resah dan khawatir kare- na dana tersebut 100 persen dijamin pemerintah," ujarnya sembari menjelaskan hal itu langkah nyata dari BPPN un- tuk membenahi sistem perban- kan Indonesia. Ketua BPPN Iwan Prawira- nata menambahkan langkah tersebut diambil berdasarkan dua alasan, yakni untuk melin- dungi kepentingan nasabah dan kreditor pada bank-bank tidak sehat dan untuk menja- ga kegiatan dari sistem per- bankan secara umum. Dikatakan, tujuh bank itu dibekukan karena telah meng- gunakan dana likuiditas Bank Indonesia dengan kondisi me- lebihi 500 persen dari modal yang disetor berarti telah melebihi 75 persen dari total aset. Sedangkan tujuh bank lain yang berada di bawah pe- ngawasan BPPN dinilai telah menggunakan dana likuiditas Bank Indonesia dengan kondi- si nilainya telah melebihi Rp 2 trilyun dan telah melebihi 500 persen dari modal yang disetor. BPPN mengatur pelaksa- naan dukungan bank-bank pendamping kepada bank-bank yang berada di bawah penga- wasan dengan kombinasi; Bank Danamon didampingi Bank Rakyat Indonesia, Bank Dagang Nasional Indonesia dan Bank Modern didampingi Bank Dagang Negara, Bank Umum Nasional didampingi Bank Tabungan Negara, dan Bank Tiara didampingi Bank Bumi Daya. "BPPN akan menangani kedua kelompok bank tersebut sesuai dengan rencana yang telah disusun matang," ujar Iwan. REFORMASI TAHAP II DIBEKUKAN Bank Kredit Asia DIAWASI Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Centris Internasional Bank Umum Bank Bank Deka Bank Subentra Nasional (BUN) Bank Ekspor Impor Indonesia Bank Danamon Bank Tiara Asia Hokindo Bank Bank PDFCI Bank Pelita Bank Surya Modern Bank I Nyoman Moena: Fuad Bawazier grafis doflank Pembekuan Bank Runtuhkan Kepercayaan Masyarakat usaha kita untuk mengembali- kan kepercayaan pada peme- rintah jadi berkurang akibat keputusan pemerintah mem- bekukan 7 bank swasta," kata Moena kepada Bali Post, Sabtu (4/4) kemarin. Jakarta (Bali Post) - Pengamat perbankan I Nyo- man Moena menyatakan kepri- hatinannya terhadap keputusan pemerintah yang membekukan tujuh bank swasta di Tanah Air. Pasalnya, keputusan ini bisa memberikan dampak makin Apalagi, lanjutnya, bila Hal. 11 runtuhnya kepercayaan sampai terjadi likuidasi keti- Tabungan masyarakat terhadap perban- ga maka hal ini bisa menyebab Dipindahbukukan kan nasional. "Saya khawatir kan masyarakat menjadi bi- ngung dan tidak percaya lagi pada perbankan. "Karena, ini kan seperti mainan istilah saja. Yang tadinya likuidasi jadi dibekukan," ucapnya lagi. Namun yang jelas, dengan adanya jaminan deposito ter- hadap semua bank baik di BPPN atau di luar BPPN saat ini semua simpaan nasabah dijamin pemerintah. Sehingga, Wianta, "Pria Terhormat" Demo di Yogyakarta, Intel Jadi Korban "AH biasa-biasa saja. Bagi saya yang penting berbuat dan berkarya," kata pelukis Made Wianta ketika diminta komen- tarnya berkaitan dengan peng- hargaan "Most Admired Man of the Decade" (pria paling ter- hormat dekade ini) yang diteri- manya dari American Bio- graphical Institute (ABI) Amerika Serikat, baru-baru ini. Made Wianta budaya, Wianta Foundation- yayasan yang dikelolanya bekerja sama dengan Ford Foun- dation menyelenggarakan proyek gambuh di Bali. Tahun lalu, pelukis kelahiran Apuan Tabanan ini juga men- erima gelar Profesor dari Corre- sponding Academician Departe ment: Art Accademia Intern Greci Marino, Accademia Del Verbano, Italia atas pengabdi- annya pada dunia seni. Wianta menerima penghar- gaan tersebut karena dinilai memiliki dedikasi, wawasan dan kepemimpinan dalam bidangnya yang bermanfaat bagi profesinya maupun lingkungannya. Penghargaan itu diberikan serangkaian per- ingatan 30 tahun ABI. "Penghargaan semacam itu patut disyukuri dan saya me- ngucapkan terima kasih. Peng- hargaan-penghargaan macam itu dapat memberi indikasi bahwa seniman-seniman kita setara dengan seniman lainnya di dunia. Jadi para seniman kita ikut memberi andil di tingkat internasional," ujarnya. Namun, Wianta tidak mengklaim penghargaan itu Aktivitas Wianta tahun ini hanya untuk dia sendiri. Menu- ternyata cukup padat. Agustus rut dia, penghargaan itu juga mendatang ia diundang Vasby untuk masyarakat, karena Art Gallery Swedia untuk pa- masyarakatlah yang dinilai meran lukisan. Oktober 1998 banyak memberi dukungan ia akan berpameran tunggal di dan kepercayaan. Tanpa duku- Jepang. Selain itu, Juni men- ngan semua pihak, saya tidak datang, ia juga diundang Cite bisa berbuat apa-apa. Jadi saya De La Musique Perancis untuk hanya mewakili masyarakat," konser musik dan diundang ujar suami Ir. Intan Kirana ini. melakukan hal yang sama di Banyak sudah yang telah di- New Zealand. Di negeri sendiri lakukan Wianta. Termasuk ia akan pameran lukisan di menyumbangkan sejumlah ha- Jakarta dan Bali. "Namun ada sil karyanya untuk kepentingan beberapa undangan yang saya penelitian AIDS di dunia. Dalam tolak, mengingat banyaknya pengembangan dan pelestarian acara," ujarnya. SAJIAN MENYIASATI KENAIKAN HARGA SUSU (*) Ketika harga sembako melambung, para ibu yang memiliki balita jadi bingung. Pasalnya, harga susu langsung ikut melangit dan makin tidak ter- jangkau. Demi pertumbuhan anaknya, beragam up- aya kemudian dilakukan para ibu. Misalnya, pem- berian air tajin, susu kental manis, atau pengence- ran susu formula. Baca Hal.4 Krismon dan Pemotongan Gaji. Krisis Film Nasional dan Ikrar Hal.3 .Hal.5 Soal Membanding-bandingkan Anak...... Hal.8 BP net Home page Http: // www. balipost. co. id E-mail bpdps1 @indo, net. id Hot Line Informasi AIDS Citra Jalan Belimbing Gang Y No. 4 Denpasar, Telp. 246788 * Rektor UGM: Reaksi Aparat Berlebihan Yogyakarta (Bali Post)- Dua hari terjadi insiden ber- darah dengan korban di pihak mahasiswa cukup banyak, para intelektual muda Yog- yakarta terus melakukan aksi demo. Dengan kekuatan mas- sa yang lebih besar lagi, para mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Balairung Kampus UGM, Sabtu (4/4) ke- marin. Dalam aksi tersebut, aparat menjadi korban. Petu- gas intel Polres Sleman di- hajar mahasiswa karena ma- suk kampus secara diam-diam. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, rektor UGM, Prof. Dr. Ichlasul Amal berdiri di mimbar meminta kepada ribuan mahasiswa agar melakukan aksinya de- ngan tertib. Sepanjang aksi tersebut dilakukan di dalam kampus, ungkapnya, seluruh staf rektorat akan bertanggung jawab. Ichlasul akan menjaga pihak-pihak luar untuk tidak masuk ke kampus, dengan be- gitu mahasiswa bisa bebas mengutarakan aspirasinya. "Saya akan membawa aspi- rasi kalian kepada tujuan yang dimaksud. Untuk itu maha- siswa perlu merumuskan aspi- rasinya dengan jelas, dengan begitu segala tuntutan kalian akan tercapai secara efektif dan efisien. Untuk yang akan da- tang tidak akan ada lagi apa- rat keamanan yang masuk ka- mpus dan kalian semua bebas mengutarakan aspirasi," tegas Ichlasul. Ketika ditanya wartawan soal unjuk rasa selama dua hari (Kamis dan Jumat) yang me- ngakibatkan 100 lebih maha- siswa cedera, Ichlasul men- jawab, "Aparat keamanan telah bereaksi sangat berlebihan." Dalam pandangan Ichlasul se mua korban baik itu mahasiswa yang cedera serta kerusakan materi nilainya terlalu besar. "Saya telah berbicara de- ngan aparat, jika ada aksi demo jangan lagi ada korban yang jatuh. Saya minta agar aparat tidak memprovokasi maha- siswa, sebaliknya mahasiswa bisa membuktikan bahwa dalam aksinya tidak akan melakukan kerusuhan," pa- parnya. Ichlasul dalam insiden ber- darah tersebut tidak bisa me lihat siapa yang salah, karena ada aksi ada reaksi. Cuma ia menyesalkan reaksi yang ada dari aparat terlalu besar. Ten- tang mahasiswa yang menjadi korban dan dirawat di rumah hak universitas telah memban- tu biaya pengobatan dan kini sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Sementara itu mahasiswa yang hilang dan ditahan di Polda DIY sudah dipulangkan juga. "Saya sendi- ri yang menjemput mereka, katanya. Aksi Balas Dendam Sementara itu dalam aksi demo yang melibatkan ribuan mahasiswa dari semua fakul- tas yang ada di UGM, seorang intel yang diketahui maha- siswa masuk dalam kerumu- nan massa, dihajar sampai babak belur. Nampak sekali aksi mahasiswa ini sebagai aksi balas dendam dan ungka- pan solidaritas mahasiswa ter- hadap teman-temannya yang jadi korban amukan aparat keamanan sehari sebelumnya. Serma Pol Yuswohadi, intel dari Polres Sleman saat itu se- dang bertugas memantau aksi demo di halaman balairung. Saat mahasiswa mendengar kan orasi mimbar bebas, sese- orang menerobos masuk, dan tanpa sengaja mahasiswa me- lihat sepucuk senjata terselip di pinggang orang tersebut. Hal. 11 sakit, Ichlasul menjelaskan pi- Keterangan Amien Rais Hari Ini Megawati Mantu * Diamankan Pawang Hujan dari Bali Jakarta (Bali Post) - Hari ini, Minggu (5/4) Mega- wati Soekarnoputri mantu. Ia menikahkan putrinya Pulan Maharani, S.Si. dengan Hap- soro, seorang pengusaha muda. Calon menantu Mega ini ada- lah cucu dari Pahlawan Per-ger- akan Nasional dr. Soetomo. Akad nikah dilaksanakan di kediaman Megawati, Kebagu- san Dalam IV Jagakarsa, Jakarta Selatan, pukul 09.00. Prosesi inti tersebut memakai adat Palembang dan dihadiri 200 keluarga dekat. Selanjut- ceramah nikah dan resepsi. Ce- ramah disampaikan Cendeki- awan Muslim Dr. Nurcholis Madjid dan Pakar Komunikasi Universitas Padjajaran Ban- dung Dr. Zalaludin Rahmat, Re- sepsi dihadiri 1.400 tamu. Selain kerabat, tamu yang diundang juga berasal dari re- kan bisnis Taufik Kemas (sua- mi Megawati - red). Tidak ke- tinggalan, sejumlah pejabat pun bakal hadir. Menurut keterangan Taufik Kemas, prosesi pernikahan se mun begitu, sebuah rombongan dianya akan dilaksanakan di reog dan keroncong menawar- Balai Kartini dan Kartika di kan diri sebagai penghibur. Jalan Gatot Soebroto Jakarta Mereka adalah kader setia Pusat. Namun atas pertimban- Megawati. Prosesi ini menda- gan efisiensi dana, nilai keke- pat pengamanan dari 40 tena- luargaan dan sosial, rencana ga, masing-masing dari anggo- tersebut batal. Lalu dipu- ta ABRI, serta karang taruna tuskan, akad nikah dan resep- setempat. si bertempat di Kebagusan. Pawang Bali "Kalau resepsinya di rumah, Sejumlah warga pengikut kan semua tetangga bisa ikut setia Megawati dari Bali tam- hadir. Tetapi kalau di gedung pak antusias menyemarakkan khusus, barangkali mereka hajatan ini. Menurut salah se- merasa kikuk dan canggung," orang di antaranya, Sarwa Ka- ujar Taufik kepada Bali Post, biana, yang ditemui Bali Post Sabtu (4/4) kemarin. Dijadwal telah mengkoordinasi 90 kan, selain Minggu, resepsi juga pengikut Megawati. Selain itu dilanjutkan Senin (6/4) besok. akan hadir ratusan pengikut Total keseluruhan prosesi lainnya. Mereka berangkat dari pernikahan berlangsung 2 hari Bali memakai kendaraan pri- 3 malam. Terakhir, pada Rabu badi. (8/4), kedua mempelai dan se- nya, acara diteruskan dengan saat ditemui di Kebagusan, di rumah Megawati, pihaknya Selain itu, kata Sarwa, juga luruh keluarga akan ziarah ke disiapkan empat pawang hu- makam Bung Karno di Blitar. jan dari Bali yakni Nyoman Kendati menghadirkan Lepug, Wirda, Gusti Ngurah ribuan undangan serta ratusan Alit Arisudana, serta Nyoman tamu dan tetangga, Taufik Ke- Nada. Keempat pawang ini mas sekeluarga tidak meny- akan mengamankan upacara. iapkan hiburan khusus. Na- (pam/0-45) Bemir in Perusahaan anaj Iklan Wenaj Sirkulasi Bagian klan ABG. Satria Naradha Suryantha, Kariadi Kariawan, Oka Wipraja Jl. Kepundung 67 A, Denpasar 80232 Bagia Iklan Telepon: 225764 Fax: 227418 Teleks: 35191 Senin s.d. Jumat 08.00 19 Sabtu 08.00-13.00 Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan: Iklan Mini: minimal 2 baris makimal 10 baris, perbaris Rp. 6.000 Iklan Umum: Rp. 8.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp. 5,000 per mmk. Iklan Warna: 1 wama Rp. 9.500, 2 wama Rp. 10.500, 4 warna Rp. 12.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 19.00. Bagian Langganan/ Pengaduan Langganan JI. Kepundung 67 A, Denpasar 80232. Telepon 225764 Pager Telepon: 133, 234139, Fax: 227418. Harga Langganan: Rp 16.000 sebulan. Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 900. Terbit 7 kali seminggu. Rekening BRI Denpasar Rekening BDB Denpasar Rekening BCA Denpasar Rekening Bank Aken Denpasar Rekening Bank Seri Partha Rekening BUN Denpasar 31-45. 1065.4 173.804 040-30-07061-8 900601028 0274000384 : 071 000567.7 NOMOR 221 TAHUN KE-50 Rp 900 Kondisi Labil, tak Tepat Ubah Sistem Kurs Jakarta (Bali Post)- Jika sistem mata uang di- ubah saat keadaan labil atau belum stabil di mana ba- nyak faktor yang perlu dita- ngani-, tidak akan memberi- kan hasil yang maksimal. "Tak tepat, bila sistemnya diubah saat belum stabil. Hal itu ten- tu tidak dapat membawa ha- sil maksimal," kata Gubernur Bank Indonesia, Miranda Gul- tom di Jakarta, Sabtu (4/4) ke- marin usai pertemuan Indone- sia dengan IMF. Ia menegaskan sistem kurs masih tetap seperti sekarang. Ditanya apakah sistem kurs akan dikaitkan dengan tingkat inflasi, dengan tegas ia menga- takan, "Saya belum dengar. Mungkin itu pendapat Anda (wartawan-red) saja." Miranda menyatakan ke- heranannya mengapa war- tawan sering bertanya men- genai sistem kurs yang ingin digunakan, padahal apa yang dilakukan selama ini adalah program menyeluruh yang in- gin mencari perbaikan. Hadir pada pertemuan itu antara lain Menko Ekuin/Ke tua Bappenas Ginandjar Kar- tasasmita, Meneg Pendaya- gunaan BUMN Tanri Abeng, Gubernur BI Syahril Sabirin, Wakil Direktur Pelaksana IMF Stanley Fischer, dan Direktur IMF untuk Kawasan Asia Pa- sifik Hubert Ness. Sementara itu Gubernur BI Syahril Sabirin secara terpisah mengatakan, dalam perbaikan kurs tersebut jika ada yang per- lu disempurnakan, maka pi- haknya tak segan-segan akan melakukannya. Mengenai kapan Undang- undang Bank Sentral akan di- ajukan, Syahril mengatakan, belum ada kepastian me- ngenai hal itu. Eropa Terlambat Sementara itu dari London dilaporkan, PM Singapura, Goh Chok Tong berpendapat Eropa terlalu lambat memahami kri- sis moneter yang melanda be- berapa negara Asia, meskipun pada akhirnya mau memberi- kan bantuan. Agar tidak terlambat mem- baca situasi yang terkini di Asia, ada baiknya, kata dia, Eropa membuat semacam analisis pandangan jangka panjang dan menengah dalam melihat krisis ekonomi yang terjadi di Asia. Ia juga berpendapat, krisis moneter di Asia tersebut tidak akan berlangsung lama, paling- paling dua tahun, kecuali un- tuk Indonesia sebab jumlah penduduknya terlalu besar dan persoalan yang dihadapinya lebih kompleks. Menurut Goh, persoalan yang dihadapi negeri yang terkena krisis moneter adalah karena banyaknya utang swas- ta. Swasta tidak dapat meng- gunakan uang pinjamannya secara efisien sehingga mereka terjerat problem utang Solusi terhadap persoalan itu harus dipecahkan oleh swasta sendiri dan tentunya melalui penjadwalan ulang atas utang mereka. Goh menjelaskan, Inggris mempunyai ide bagus dengan usul pembentukan ASEM Trust Fund. Lembaga itu nantinya memberi bantuan teknis untuk membantu nega- ra Asia yang terkena krisis ekonomi dalam membenahi sistem keuangan mereka. Ginandjar Bantah RI Ragu Lakukan Reformasi Ekonomi Jakarta (Bali Post)- Menko Ekuin/Kepala Bap- penas Ginandjar Kartasasmi- ta menegaskan, Indonesia tetap sungguh-sungguh melaksana- kan reformasi ekonomi dengan dukungan Dana Moneter Inter- nasional (IMF) dan komitmen itu tidak perlu diragukan lagi. Menko Ekuin menegaskan hal itu sekaligus membantah adanya kesan keragu-raguan beberapa kalangan di dalam dan luar negeri terhadap niat Indonesia menjalankan refor- masi ekonomi dukungan IMF. Hal. 11 "Semua program reformasi Soal Jaminan akan kita laksanakan dengan kata Moena, seharusnya ma- syarakat tak perlu rush dan berbondong-bondong mengam- bil simpanan di bank mana pun. Sebab, baik bank yang dibekukan ataupun yang bera- da di luar BPPN semua sama kuatnya, yaitu mendapatkan jaminan dari pemerintah. sungguh-sungguh kerena itu memang merupakan kebutu- han kita," ujar Ginandjar di Jakarta, Sabtu (4/4) kemarin, mengenai kemajuan perundin- gan pengkajian (review) agenda reformasi ekonomi dengan IMF. Dikatakannya, program re- formasi ekonomi memang sa- ngat dibutuhkan Indonesia se- jak dilanda krisis moneter sembilan bulan terakhir, telah kehilangan kepercayaan dari dunia luar. "Karena itu refor- masi ekonomi ini adalah kebu- tuhan bangsa Indonesia. Se- perti kata Presiden, ada atau tanpa bantuan, reformasi itu (ant) harus kita lakukan," ujarnya. Mengenai pelaksanaannya, nanti dapat diikuti dengan sek- sama oleh siapa pun, karena kesepakatan itu akan diumum- kan secara luas dan terbuka untuk umum. Lembaga-lemba- ga keuangan internasional se- perti IMF, Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB) ser- ta pemerintah dari negara- negara sahabat yang secara langsung atau tidak langsung membantu juga dapat mengi- kutinya dengan leluasa. Hal. 11 Dibantu Bank Dunia Mendikbud: Kampus jangan Berpolitik Praktis Jakarta (Bali Post) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Wiranto Arismunandar mene- gaskan kembali bahwa kam- pus jangan melakukan politik praktis. "Saya tidak ingin ka- mpus menjadi ajang politik praktis," katanya kepada war tawan di Jakarta, Sabtu (4/4) kemarin, di sela-sela rehat per- temuan dengan rektor Perguru- an Tinggi Negeri (PTN) dan Kakanwil Depdikbud se-Indo- nesia. Dikatakan, sejauh ini ada beberapa kampus yang melakukan politik praktis, misalnya dengan meminta seseorang mundur dari jaba- tannya. "Pasti itu politik prak- tis," tandasnya. Menurutnya, aksi-aksi semacam itu sudah tidak benar lagi. Tampak ha- dir dalam pertemuan itu Rek- tor Unud Prof. K. Sukardika, Ketua STKIP Singaraja Prof. Nyoman Dantes, Rektor ISI Yo- gyakarta Prof. Dr. Made Ban- dem. Sementara yang berha- langan hadir antara lain rektor UGM, Unair, ITB. Menurut Mendikbud, meskipun tidak boleh melaku- kan politik praktis, kampus Asal, tegas dia, hal itu dilaku- kan dengan seizin rektornya. Dalam kondisi bagaimana kampus boleh dimasuki apar- at keamanan, menurut Wiran- to dalam kondisi bahaya. "Ka- lau sampai pendidikan berhen- keamanan masuk ke dalam kampus. "Kalau mereka (apar- at keamanan datang untuk ber- bicara ya tentu boleh," katan- ya. Tetapi, lanjutnya, kalau sampai mendirikan base camp tentu tidak boleh. hendaknya tidak buta politik dan tidak naif. Ditanya, sejauh mana ba- tasan kampus dapat dikatakan melakukan politik praktis, Wiranto hanya menjawab," Itu pikir sendiri." Ia menyatakan mahasiswa sebagai kelompok ti itu kan mematikan bangsa," Hal senada juga dilontarkan terpelajar harus bisa memberi katanya. Oleh sebab itu, apa- Rektor Univeritas Sebelas kan pemikiran-pemikiran, sikap rat bisa masuk kampus Maret (UNS) Prof. Dr. Haris dan tindakan sebagaimana se Mudjiman. Menurut dia, se- orang terpelajar. Kalau sampai baiknya aparat keamanan terjadi bentrokan dengan apa- tetap berada di luar kampus rat, kata dia, itu sudah tidak baik. dalam menangani aksi-aksi "Itu tidak mencerminkan keter- mahasiswa. pelajaran," ujarnya. Ditegaskan, pihaknya mem- berikan kewenangan kepada rektor untuk menyelesaikan persoalan yang timbul di suatu kampus. "Kalau mereka mem- berikan sanksi-sanksi akan saya dukung," ujarnya. Ditanya, apakah lembaga SMPT akan ditinjau kembali karena menggerakkan aksi- aksi, ia mengatakan nanti akan dilihat terlebih dahulu apakah memang SMPT yang mengger- akkan. menangani persoalan yang timbul. Apakah tidak perlu memin- ta izin Mendikbud? Wiranto mengatakan, tidak perlu. Izin itu cukup kepada rektor pergu- Rektor Unud Prof. K. ruan tinggi bersangkutan. Sukardika menyatakan jika Di tempat yang sama, Rek- memang terjadi sesuatu yang tor Universitas Lampung (Uni- merugikan negara, misalnya la) Alhusniduki Hamim, S.E, terjadi pembakaran, anarkis, M.Sc. mengungkapkan hal pihak keamanan mempunyai senada. Menurutnya, ia setuju hak untuk melakukan penga- aparat masuk kampus jika manan. Tetapi, kata dia, seyo- memang aksi mahasiswa gyanya kalau mau masuk ka- sudah membayakan. Dikata- mpus harus memberi tahu pi- kan, universitas itu bukan nega- hak rektorat. ra dalam negara. "Kampus bu- kan daerah steril. Kalau sudah membahayakan saya setuju aparat keamanan masuk ke kampus," katanya. Dikatakan, aparat keaman- an mempunyai wewenang bu- kan hanya di luar kampus, melainkan juga di seluruh Aparat Masuk Kampus wilayah Tanah Air. Ia menya- Menyinggung soal kemung- Sementara Rektor Univer- takan belum melihat seberapa kinan aparat keamanan ma- sitas Indonesia (UI) Prof. Dr. A. jauh aparat melakukan inova- suk kampus, Mendikbud me- Boedisantoso R. menyatakan si ke dalam kampus Unud. (yum) ngungkapkan boleh-boleh saja. tidak setuju kalau aparat Nicky Astria Tak Ingin Jual Sensualitas SULIT untuk memisahkan nama sa yakin album ini akan tetap jalan, mes- Nicky Astria dari kancah musik rock In- ki negara kita saat ini tengah dilanda kris- donesia. Selama 14 tahun berkarier di mon," ucap Nicky dalam acara peluncu- dunia musik, Nicky bisa dianggap se- ran albumnya di Lamborghini Cafe, Pu- bagai satu-satunya penyanyi rock wani- lau Dua, Jakarta, baru-baru ini. ta yang sanggup bertahan, meskitrend musik terus berganti. Keberaniannya untuk konsisten di jalur musik yang telah dipilihnya, yakni pop-rock, telah memberinya berbagai penghargaan bergengsi. Namun, bukan cuma itu saja, rangkaian album yang telah di- lahirkannya pun rata-rata sukses se- cara komersial. Kini, Nicky kembali menggebrak. Dalam kondisi pasar kaset Indonesia tengah lesu akibat lonjakan harga yang membubung tinggi sebagai dam- pak krisis moneter dan ekonomi, lady rocker Indonesia ini justru melempar album baru yang bertajuk "Aku". Agaknya, bungsu dari 4 bersaudara kelahiran Bandung, 18 Oktober 1967 ini betul-betul ingin mempertaruhkan kariernya sebagai penyanyi. Nicky mengakui, album "Aku" se- benarnya telah dipersiapkan cukup lama. Bahkan, sebelum dilempar ke pasaran, Nicky sempat melakukan survai di kalangan pendengar bebe- rapa radio swasta. Dari hasil survai itu, diketahui minat pendengar radio terhadap lagu "Aku" cukup menggem- birakan. "Karena itulah, saya mera- Nicky Astria BPM/dok Nicky menyebut album ini merupa- kan fase penting dalam perjalanan kari- ernya sebagai penyanyi. Sebab, dalam album ini dipertemukan sejumlah ko- mposer andal seperti Ian Antono, Jocky Soeryoprayogo, Youngky Soewarno, Pay dan Anang. Hanya, menantu mantan Gubernur Jawa Barat Soli- hin GP ini menepis anggapan di al- bum ini dia ingin mengubah image. Diakui Nicky, dalam video klip album terbarunya, yang bertajuk "Suka", dia memang tampil beda. Bahkan, kesan sensualitas terasa dalam video klip itu. Namun, secara tegas Nicky membantah dirinya ingin menonjol- kan kesan semacam itu. "Saya te- gaskan, sama sekali saya tidak in- gin menjual sensualitas. Saya ha- nya mencoba ingin menyesuaikan gaya penampilan dengan isi video klip," tegas Nicky yang selama ini telah mampu mempertahankan karakter, totalitas, kualitas vokal dan dedikasi yang tinggi dalam kari- ernya sebagai penyanyi ini. Kalau- pun dalam video klipnya terlihat Nikcy tampil sensual, menurut Nicky, semata-mata merupakan kepintaran penggarap video klipnya. "Benar, saya tak ingin menjual sen- sualitas," tegas Nicky berkali-kali. (sas) 2cm 2cm Color Rendition Chart