Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1998-05-01
Halaman: 03

Konten


4cm manis, 1 Mei 1998 Ball Post014 P. Sementara air yang bagai sarang nyamuk Jawab PM, pasukan Yudha Pu- nior PPM dan kalangan n RI. epanjang berdasarkan m, membela diri dan ga kehormatan sebagai as, kami mendukung uhnya sikap tegas apa- amanan itu," katanya. ta dia, sikap petugas pendung unjuk rasa ke- kampus justru untuk aga keamanan masya- lainnya yang lebih ba- Kalau terjadi apa-apa itunggangi pihak lain tak bertanggung jawab, pembangunan yang dica- engan susah payah sela- mi akan makin membe- n masyarakat. da bagian lain uraiannya, a yang anggota DPR-RI eminta semua pihak ber- jantan. Kalau memang t keamanan melakukan anggilan terhadap pe- uk rasa karena dianggap dan melanggar, mereka jantan. "Sebagai calon mpin yang baik, kita berani bertanggung b terhadap perbuatan kita lakukan," katanya. bih dari itu, Windia yang dosen di Fakultas Perta- Unud ini mengharapkan a PPM menyatakan ke- tinannya dengan tinda- nyata untuk membantu arakat kurang mampu di arnya. Di samping itu, percayakan kepada pe- tah untuk menanggula- risis ekonomi yang terja- karang ini dengan segala kasinya. (gus/070/05) Koreksi P Unwar. Ia menyesalkan siswa yang tidak peka de penderitaan rakyat. "Masak 0.000 mahasiswa Unwar, pun tidak ada yang peduli Hap nasib rakyat," tanya- toris. elumya mahasiswa Unwar at menggelar aksi mimbar yang melibatkan puluhan namun ditonton ribuan civitas akademika. "Saya aksi atau diskusi seperti ini i banyak orang, sehingga nanya betul-betul hangat inamika kemahasiswaan r tidak mandek," tegasnya mau menyebutkan jati diri inci. adili (jan) embalikan kewajiban kepa- sabah dilimpahkan kepada Ratnadi yang waktu itu di- I Wayan Derana. a pengambilan uang di luar ur yang dilakukan Made ari awal 1987 hingga akhir itambah dengan bunganya, Vayan Sudarma, seharus dah cukup untuk mengem- an uang nasabah Balido "Uang yang digelapkan Sum bersama dengan bu a diperkirakan Rp 132 mi- kata Sudarma. sa Nyoman Dila, S.H. ke mintai konfirmasi belum memastikan kapan berkas a narapidana ini dilimpah- PN Denpasar. "Ya, saya uk sebagai jaksa penuntut ," kata Dila. (010) 6,5 Juta ikasi ke TKP. mentara itu dari Polsek msar Barat/Timur juga di- can telah ditahan dua pe pencurian, Kar dan Áli, nya dari Banyuwangi. Ke- muda itu melakukan pen kabel di proyek perumah as Ayung, Jalan Gatot Su- Selasa malam (28/4), Na- aksi mereka dipergoki rakat di sekitarnya, sehing ua pelaku ini dihajar sam bak belur. nurut Ali, ia nekat mencuri untuk dijual kepada pemu- Paling-paling dapat Rp per kg, yang penting bisa katanya. (gus) Jumat Umanis, 1 Mei 1998 Bali Post Halaman 3 Kompak Datangi Gedung DPRD Buleleng Turis Bagikan Kerupuk di Perean dan Baha Singaraja (Bali Post) - * Mahasiswa Bergabung dengan Masyarakat Kelompok yang menamakan dirinya Komunitas Masyarakat Peduli akan Krisis (Kompak) Buleleng Sakti, Kamis (30/4) ke- marin pukul 10.15 mendatangi Gedung DPRD Buleleng di Jalan Ngurah Rai Singaraja. Anggota Kompak itu terdiri atas mahasiswa dan masyarakat. Mereka melancarkan aksi itu, erat kaitannya dengan krisis ekonomi saat ini. Sekitar 50 orang pendukung Kompak Buleleng Sakti dengan koordinator lapangan (korlap) Roni Asrun dan Iwan, membawa spanduk, mengge mim- bar bebas di pelataran gedung legislatif tersebut. Dalam spanduk-spanduk tadi tertu- liskan kalimat, "Kami rakyat kecil tak kenal dolar dolar berkibar, kami ter bakar dan spanduk dari kertas "DPR perhatikan nasib kami-Izinkan kami mengadu-Sumbangan rakyat di mana kau sembunyikan" dan lain-lain. Mereka menggelar mimbar bebas di pelataran Gedung DPRD Buleleng se telah melakukan gerakan jalan kaki ke- liling halaman gedung. Untuk tidak mengundang perhatian lebih banyak, pihak kepolisian menutup Jalan Ngurah Rai dari pertigaan RSU Singaraja hing- ga Tugu Singa Ambara Raja. Syarif yang alumnus STKIP Singa- raja mengemukakan, aksi mahasiswa tersebut tidak atas nama kelompok ma- hasiswa tetapi sebagai gerakan moral Kompak Buleleng Sakti. Di antara sejumlah masyarakat dari Singaraja, Seririt dan Gerokgak, ada yang me- ngaku sebagai buruh Pelabuhan Celu- kan Bawang, yakni Gusti Ketut Surya dan Ketut Danayasa seorang petani dari Desa Tinga-Tinga Kecamatan Ge- rokgak. Keikutsertaan IGK Surya erat kaitannya makin sepinya kapal-kapal melakukan pembongkaran, khususnya kayu dengan dilancarkannya penertiban sehingga ratusan buruh menganggur. Sedangkan Drs. Komang Sudharmaja yang Ketua DPC PDI Perjuangan di Buleleng mengemukakan, kapasitas- nya di tengah aksi kepedulian terhadap dampak krisis ekonomi itu semata-mata sebagai anggota masyarakat. Syarif mengemukakan, krisis ekonomi menyebabkan harga sembako dan keperluan lainnya terus melambung tinggi dan kian sulit dijangkau oleh masyarakat kecil. Selain menguman- dangkan lagu-lagu perjuangan, seperti "Maju tak Gentar", "Padamu Negeri", mimbar bebas yang digelar lebih dari satu jam itu juga diwarnai pembacaan sajak-seperti sajak karya Franz Na- jira. Salah seorang wanita dalam kelom- pok Kompak Buleleng Sakti ini, yakni Esther yang mengaku mahasiswi se- mester akhir STKIP Singaraja-juga sempat membaca sajak, sementara se- orang teman wanita lainnya terpaku di luar mimbar bebas, Wakapolres Mayor Pol. Drs. Fakhrizal yang menerima pem- beritahuan lewat telepon dari Wakil Ke tua DPRD Buleleng S. Pujiasmanto peri- hal adanya aksi itu, langsung memerin- tahkan seluruh personel yang ada un- tuk berkumpul. Pasukan Pengendali Massa (Dalmas) Polres Buleleng dengan beberapa anggota lainnya yang tidak berpakaian dinas langsung meluncur ke tempat kejadian. Beberapa saat kemudian juga hadir Dandim 1609 Buleleng Letkol Inf. Sakriyadi dan sejumlah petugas lainnya. Sementara Satpol PP Pemda Buleleng dipimpin Wakasat Made Jhon Artana sudah terlebih dahulu siaga di halaman Gedung DPRD, di samping beberapa anggota Satpam STKIP Singaraja. Ketua DPRD Buleleng Gede Dhar madi, S.IP. tiba di kantor pukul 10.30 langsung masuk ruang kerja yang ke- mudian disusul Sekwan Drs. IGB Markotha melaporkan kedatangan ke lompok aksi mahasiswa tersebut. Dia baru saja usai mengikuti acara Gebyar Buleleng Sakti Sejahtera peduli demam berdarah di Kota Singaraja pagi itu agak terkejut melihat pendukung Kom- pak yang berteriak-teriak di pelataran gedung. Mereka ingin berdialog dengan para wakil rakyat di Buleleng itu, namun Pimpinan Dewan menghendaki agar diwakili tiga orang-sementara Kom- pak meminta seluruhnya bisa ikut men- arkan dialog. Pimpinan dewan min- ta agar Kompak Buleleng Sakti men- jamin tanpa kegaduhan. merata, khususnya bagi rakyat kecil. "Tuntut dan tindak dengan tegas apa- bila ada penimbun-penimbun semba- ko serta instruksikan kepada semua instansi terkait, khususnya Deper- indag agar turut mengawasi/mengon- trol harga-harga barang kebutuhan di pasaran," ujar juru bicara Kompak. Setelah dibacakan, pernyataan sikap itu diserahkan kepada Ketua Dewan Gede Dharmadi. Selaku pim- pinan dewan, dia mengemukakan pernyataan tersebut sebagai bahan masukan dan berjanji akan menerus- kan kepada pemerintah (eksekutif-red) untuk ditindaklanjuti. "Adalah suatu kehormatan, kalian sebagai bagian dari masyarakat diterima langsung oleh pimpinan dewan," ujarnya dan menambahkan, pemerintah daerah di Buleleng sudah berbuat banyak dalam mengantisipasi krisis ekonomi saat ini tetapi hasilnya belum seperti diharap- Ketua DPRD didampingi para Wak- il Ketua S. Pujiasmanto dan Drs. Made Artana akhirnya bersedia memenuhi keinginan Kompak yang tetap duduk bersimpuh di pelataran pintu masuk ruang sidang utama. Kedatangan pim- pinan dewan itu disambut dengan tepuk tangan dengan yel-yel "hidup wakil kan. rakyat, hidup Pak Dharmadi." Dani Antoro langsung membacakan pernyataan sikap Kompak Buleleng Sakti terhadap berbagai upaya yang ditempuh pemerintah untuk mengata- si krisis ekonomi, di antaranya melalui program genta, getar, pasar murah dan lain-lain. Tanpa berprasangka negatif terhadap upaya pemerintah, disebutkan langkah-langkah nyata yang ditempuh ternyata belum mampu menormalkan derap perekonomian secara nasional ke titik yang wajar. Atas dasar itulah, katanya lebih lan- jut, warga Buleleng Sakti yang ter- gabung dalam Kompak mengisyarat- kan, agar sembako dan harga keperlu- an hidup lainnya segera ditekan ke titik yang wajar. Anggota dewan diminta mendesak pemerintah untuk melaku- kan intervensi pasar, sehingga harga- harga bisa turun. Diharapkan pula anggota dewan le- bih memperketat sistem kontrol ter- hadap pemerintah. Selain itu, kebijakan yang telah ditetapkan dan diputuskan segera ditindaklanjuti dengan kongkret demi terwujudnya kesejahteraan yang Pemda Buleleng bekerja sama de- ngan para pengusaha maupun orga- nisasi kemasyarakatan, menurut dia, telah berupaya melancarkan gerakan cinta Tanah Air dan gerakan cinta ru- piah melalui pengumpulan dana, ter- masuk emas di samping menggelar pasar murah guna menekan kenaikan harga sembako dan barang kebutuhan lainnya. Bahkan, F-KP DPRD Bule- leng dalam waktu dekat juga akan menggelar pasar murah di beberapa desa yang rawan pangan. Dharmadi menilai, gerakan moral yang dilakukan itu logis asal jangan menimbulkan kegaduhan. Karena itu pada awal permintaan dialog, pihak- nya mengharapkan kelompok Kompak itu terwakili agar apa yang menjadi keluhan bisa disampaikan secara ten- ang. Setelah penyerahan pernyataan sikap itu, para pendukung Kompak Buleleng Sakti bersalaman dan kemu- dian bubar ke rumah masing-masing. Bahkan, pihak kepolisian membantu dengan mobil truk Dalmas untuk men- gantar mereka. (033) Diadili, Sum Bunuh Istrinya dengan Keris Negara (Bali Post) - Karena tersulut emosi, Sum (43) warga Desa Gambiran Banyuwangi nekat membunuh istrinya Sumarni (40) dengan sebilah keris. Tragisnya lagi, mayat istrinya dibiarkan tergeletak di pinggir pantai Desa Pengambengan se- hingga sempat menggemparkan warga nelayan setempat. Guna mempertang- gungjawabkan perbuatannya itu, Sum diajukan ke Pengadilan Negeri Negara oleh Jaksa Penuntut Umum Wayan Suwela, S.H., Kamis (30/4) kemarin. Dalam sidang perdana dengan Ma- jelis Hakim Pengadilan Negeri Negara diketuai Setiabudi, S.H. itu terungkap, terdakwa dan korban sudah lama pisah ranjang. Sum tetap tinggal di Gambi- ran Banyuwangi dengan salah seorang putrinya, sedangkan istrinya Sumarni tinggal di Dusun Munduk Desa Pengam- bengan dengan dua orang putranya. Terdorong rasa rindu, Selasa (13/1) Sum datang ke Desa Pengambengan menemui istrinya. Berulang kali Sum mohon agar korban mau kembali ke Gambiran Banyuwangi, namun korban menolak. Karena tidak berhasil merayu istrinya, Sum memutuskan untuk ber- malam. Rabu (14/1) dini hari pukul 03.00, terdakwa membangunkan korban de ngan alasan untuk mengantar buang hajat di pinggir pantai. Tanpa rasa curiga, korban memenuhi permintaan terdakwa. Sampai di pinggir pantai ter- dakwa ternyata tidak membuang hajat, justru kembali memaksa korban agar mau diajak pulang ke Gambiran. Seperti semula, korban tetap pada pendiriannya, tidak mau pulang ke Banyuwangi. Karena tersulut emosi, Sum menampar pipi kanan korban. Merasa belum puas, Sum mencekik le- her korban. Karena korban terus meron- ta, Sum mengambil sebilah keris yang terselip di pinggangnya lanjut menusuk- kan beberapa kali pada bagian batang leher dan akhirnya korban meninggal. Dalam dakwaannya, Jaksa menja- ring terdakwa dengan pasal berlapis. Še- cara primer terdakwa dikatakan me- langgar pasal 340 KUHP, yaitu dengan sengaja membunuh korban. Secara sub- sider terdakwa dikatakan melanggar pasal 338 KUHP, yaitu melakukan pe nganiayaan berat sehingga menyebab- kan hilangnya nyawa seseorang. Terhadap dakwaan jaksa, penasihat hukum terdakwa Supriono, S.H. tidak melakukan bantahan dan meminta sidang dilanjutkan dengan pemerik- saan para saksi. Sidang ditunda Kamis pekan depan. Usai Ujian, Siswa SLTP Dijemput Polisi Semarapura (Bali Post) - Usai mengikuti ujian mata pela- jaran keterampilan di sekolahnya, Gede Lis (15) siswa SLTP swasta kelas III di Semarapura dijemput polisi, Kamis (30/4) kemarin sekitar pukul 10.00. Siswa asal Desa Tegak itu diduga kuat telah melakukan pen- curian kendaraan bermotor (curan- mor) di SMU PGRI Jalan Flambo- yan Semarapura, Desember 1997. Menurut sumber berdekatan, ter- sangka ditemukan mengendarai sepeda motor Honda Astrea Grand 1993 warna hitam DK 4878 PA pada suatu malam-sepeda motor tersebut termasuk dalam daftar kendaraan yang hilang. Anehnya, motor itu ha- nya digunakan di lingkungan rumah nya. "Motor yang diduga hasil curian itu tak berani dikendarainya ke kota," sumber tadi menambahkan. Oleh karena petugas merasa yakin motor tersebut hasil curian, Kamis (30/4) kemarin sekitar pukul 07.00 sepeda motor itu diamankan sebagai barang bukti, sementara tersangka masih mengikuti EBTA. Usai men- jalani tes, pukul 10.00 tersangka Gede Lis dibawa ke Mapolsek Sema- rapura untuk dimintai keterangan. "Sejak kami menghubungi kepala sekolahnya, penampilan Gede Lis bi- asa saja. Sama sekali tak tampak perasaan grogi," ujar petugas di Mapolsek Semarapura. Dalam pe- meriksaan sementara, kata petugas tadi, terungkap tersangka nekat mencuri karena sering diejek teman sekolahnya, karena tak memiliki sepeda motor. (032) dihubungi menyatakan, pihaknya ke- hilangan motor Sabtu 13 Desember 1997 sekitar pukul 09.30. "Saya mau ke luar sekolah mengantarkan teman dan kaget karena motor saya hilang," katanya. Akhirnya, siswa kelas III IPS 3 SMU PGRI ini melaporkan kejadi an yang menimpanya kepada pihak berwajib. Modus operandinya, tersangka me- miliki kunci palsu yang dicoba dima- sukkan ke lubang kunci kontak pada deretan motor yang diparkir di areal SMU PGRI. "Ternyata, motor milik Saat ditemukan, bodi depan mo- Komang Alit Wilantara (19) yang co- tor Ali Wilantara dicat oranye. Petu- cok," ujar petugas. Selanjutnya, motor gas yang piket di Mapolsek Sema- tersebut dilarikan ke rumahnya. Ter- rapura membenarkan adanya siswa sangka Gede Lis mengatakan kepada SLTP swasta di Semarapura yang orangtuanya bahwa motor tersebut di- terlibat curanmor. "Untuk sement- pinjam dari rekannya. ara, tersangka Gede Lis kami perik- sa selama 24 jam," katanya. (022) Korban Komang Alit Wilantara, asal Dusun Sangging, Dawan Klod, saat Buleleng Siaga I, DB Tewaskan 5 Orang Singaraja (Bali Post) - Pemda Buleleng saat ini menyata- kan Siaga I (istilah ABRI-red) untuk mengantisipasi berjangkitnya penya kit demam berdarah (DB) yang sam- pai saat ini menewaskan 5 orang. Karena itu dilancarkan gebyar Bule leng Sakti Sejahtera, operasi pembe rantasan sarang nyamuk demam ber- darah, mulai Kamis (30/4) kemarin di wilayah Kecamatan Buleleng. Bupati Drs. I Ketut Wirata Sindhu didampingi Ketua DPRD Buleleng Gede Dharmadi, S.IP. beserta muspi- da dan pimpinan dinas/instansi sipil/ ABRI langsung turun memimpin ge- rakan pemberantasan sarang nyamuk dengan sandi operasi 3 M (menutup, mengubur dan menguras) bak air yang potensial sebagai sarang nyamuk agar korban jiwa tidak bertambah. Kegiatan ini melibatkan 250 orang dari unsur ABRI (Secata A, Yonif 741/ SBW, Polres, SPN dan Kodim) dan Kor- pri, diawali di Kecamatan Buleleng yang mewilayahi kota Singaraja. Sedangkan, Jumat (1/5) hari ini operasi 3 M dilancar kan di wilayah Kecamatan Sukasada dan berakhir di wilayah Kecamatan Tejaku- la, 13 Mei mendatang. Anggota ABRI dan Korpri itu lang sung dikerahkan ke seluruh desa/kelu- kaleng bekas ditempatkan di pinggir jalan yang selanjutnya diangkut de- ngan mobil truk Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) serta mobil milik Dinas PU Buleleng. rahan dibantu masyarakat setempat yang mendapat dukungan dana untuk tiap desa Rp 20.000. Dukungan dana sebesar itu untuk biaya makan dan mi- num Satgas 15 orang. Wirata Sindhu menyatakan, untuk kegiatan gebyar op- Pihak Dinas Kesehatan Kabupa- erasi 3 M ini pihaknya menyiapkan dana ten Buleleng melaporkan, sejak Jan- sekitar Rp 4 juta. Selanjutnya diharap uari 1998 hingga saat ini sudah 98 ka- kan dukungan penuh dari seluruh sus penyakit demam berdarah me masyarakat demi suksesnya operasi 3 nimpa masyarakat, 5 orang di an- M ini. Selain itu, juga diharapkan tiap taranya meninggal dunia. Di antara desa membuat lubang untuk menimbun 98 kasus tersebut, 33 orang penderita kaleng bekas yang tempatnya bisa di penyakit demam berdarah masih dira- kuburan umum atau tempat-tempat wat, terbanyak di RSUD, RSAD, dan yang kosong. Khusus di wilayah Keca- RSU swasta lainnya di Singaraja. matan Buleleng, kemarin kaleng- Waspadai DB, jangan Buat Laporan ABS Amlapura (Bali Post) - Bupati Karangasem I Ketut Mertha meminta para camat dan kepala desa (kades) segera melakukan langkah- langkah kreatif dalam upaya member antas sarang nyamuk-guna mence gah berjangkitnya deman berdarah DB). Selain itu, mereka juga diminta segera melaporkan kondisi wilayahnya untuk dikaji lebih lanjut jika ditemu- kan hal-hal yang perlu penanganan se- gera. Itu dikemukakan Bupati ketika mem- buka rapat koordinasi di lingkungan Pem- da Karangasem, Kamis (30/4) kemarin. Ditegaskannya, para camat hendaknya jangan hanya menunggu perintah. Guna mewaspadai berjangkitnya DB di Karangasem, kata dia, camat dan kades hendaknya bersatu padu dengan masyarakat mengkondisikan budaya ber- sih termasuk memberantas sarang nya- muk. Khusus dalam memerangi DB, camat (033) cara seksama dan didukung mas- yarakat. Penyakit DB sempat terjadi di Desa Bugbug dan sekitar Jl. Sudirman, Amlapura. jangan membikin laporan asal bapak senang (ABS). Laporkan permasalahan yang ada secara rinci dan faktual, sehing. ga yang perlu dapat penanganan bisa se- Penderita DB di Karangasem, gera ditanggulangi," Mertha menambah- kan, sedapat mungkin camat harus mam- kata dia, sejak beberapa bulan tera- pu melakukan terobosan pemberantasan khir se-telah kejadian di Bugbug be- sarang nyamuk secara swadaya. lum ada terdekteksi lagi. Kalangan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) mas-yarakat yang sempat terinden- Karangasem dr. I Gst Bagus Darnawa tifikasi terserang DB, baru tingkat ge- mengatakan, sampai saat ini lokasi yang jala kemudian dirujuk ke Denpasar dicurigai rawan DB sudah ditangani se dan kini telah sembuh.. (dir) Empat Bulan, Satu Kasus DB di Tabanan Tabanan (Bali Post) - Pemda Tabanan sangat was-was akan munculnya wabah demam ber- darah (DB), mengingat penderita DB di dua daerah yakni Badung dan Kodya Denpasar makin banyak. Masalahnya Tabanan paling dekat dengan dua daerah tersebut, sehing- ga kemungkinan nyamuk yang sudah mengisap darah penderita ter- bawa ke daerah lumbung beras ini. Kekhawatiran itu dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. I Gusti Nengah Suradnya, Kamis (30/4) kemarin, saat melakukan per- siapan gerakan pemberantasan sarang nyamuk yang pencanangannya Jumat (1/5) ini. Dalam empat bulan terakhir (Janu- ari-April 1998), kata dia, hanya ada satu kasus penderita DB. Kasus itu terjadi Maret 1998, sedangkan Janu- ari, Februari serta April 1998 nihil. "Me mang saat ini ada empat pasien di RSUD dicurigai terserang DB, tetapi itu belum pasti," katanya. Suradnya didampingi Kasi Pembe rantasan Penyakit Menular dr. I Gusti Ketut Arisuta dan petugas DB Diskes Tabanan Wayan Supartha selanjutnya menegaskan, pihaknya tetap waspada. (1996) dan 19 penderita pada 1997. Masyarakat diharapkan makin inten- Pencegahan paling efektif, kata sif melakukan pemberantasan sarang dia, yakni memutus siklus hidup nyamuk. Terutama pada genangan nyamuk aedes aegepty dengan genangan air seperti pada keleng- membunuh jentik-jentiknya. Selain kaleng bekas, ban mobil atau apa saja itu bisa digunakan obat abate serta yang bisa sebagai tempat berkembang- melakukan penanaman kaleng- nya nyamuk. "Nyamuk ini suka berte- kaleng bekas, menguras genangan lur pada air bening dan menggigit pada air dan menutup bak-bak air. Bisa siang hari," dia menambahkan. juga dengan penyemprotan atau Wabah DB biasanya terjadi pada pengasapan menggunakan icon, siklus lima tahunan dan diwaspadai tetapi dengan cara ini hanya mem- muncul tahun ini. Wabah DB di Ta- bunuh nyamuk dan tidak memati- banan terjadi 1993 dengan 68 penderi- kan jentik. ta, empat kasus (1994), 11 (1995), 5 (020) Tabanan (Bali Post) - Wisatawan Belgia yang berlibur di Bali mem- bagikan kerupuk, susu, alat-alat tulis dan minu- man kepada masyarakat desa di sela-sela aktivitas- nya menikmati tur ber- sepeda bersama Sobek Bina Utama menelusuri rute Dusun Piyun (Perean, Baturiti, Tabanan) menu- ju Desa Baha (Mengwi, Badung), Senin (27/4). Rombongan wisatawan Toyota Belgium yang ber- jumlah 175 orang itu mem- berikan sumbangan sede- kah berupa susu, kerupuk, alat tulis, dan minuman kepada anak-anak SD Piyun (Tabanan) dan SD di Baha (Badung). General Manager Sobek Bina Uta- ma, I Ketut Suasana mengemukakan, Kamis (30/4) kemarin, tur yang diikuti karyawan Toyota dari Belgia itu cukup unik. Rombongan yang dibagi ke dalam lima grup itu menaiki sepeda berangkat dari Dusun Piyun melinta- si daerah perkampungan yang pesona alamnya in- dah, menuju Desa Baha, dan berakhir di Alas Keda- ton. Dalam perjalanan tersebut, mereka berhenti menikmati pemandangan alam dan melakukan ak- tivitas sosial, seperti mem- berikan sumbangan alat- alat tulis kepada para siswa SD. Desa Baha, menikmati peso- bagikan susu, kerupuk, dan pembagian itu, wisatawan na khas Desa Wisata Baha, minuman kepada warga disuguhkan pertunjukan Mengwi. Di wantilan Baha, masyarakat dan siswa yang joged bumbung. mereka ramai-ramai mem- muncul di arena. Setelah BARU IO KARTON (sua) Selain itu, turis tadi juga sempat menyaksikan dan ikut mencoba me- manen padi bersama pe- tani setempat. "Kami tidak saja melihat tetapi juga ikut menyabit padi, lalu merontokkan padi. Banyak kawan kami senang kare- na mendapatkan pengala- man khas Bali yang tidak bisa dirasakan di negeri PEDULI - Wisatawan Belgia dalam perjalanan wisata bersepeda, menempuh kami," ujar Josgeys, pim- rute dari Dusun Piyun (Perean Baturiti, Tabanan) dan berakhir di objek wisa- pinan rombongan Grup ta Alas Kedaton (Tabanan) ikut peduli terhadap krisis ekonomi yang dirasa- Toyota Belgium. kan masyarakat belakangan ini. Gambar: Usai menikmati perjalanan naik sepe- Rombongan wisata da, mereka sempat membagikan makanan dan alat tulis kepada masyarakat sepeda itu beristirahat di dan siswa di Desa Baha, Mengwi. Bali Postist Gianyar Tetap Gencarkan Budaya Bersih Gianyar (Bali Post) - Meskipun lomba bidang kebersihan untuk meraih tro- fi Adipura tahun ini tidak di laksanakan, Pemda Gianyar tetap menggencarkan budaya bersih di kalangan masyarakat setempat. Sasarannya dititik- beratkan pada perbaikan kua- litas sumber daya manusia (SDM) yang hakikatnya bukan semata-mata mengejar target juara. Bupati Gianyar Tjokor- da Gde Budi Suryawan, S.H. menegaskan hal itu, Kamis (30/4) kemarin. ningkatkan kualitas SDM. Apalagi Gianyar merupa- kan daerah pariwisata, maka bidang kebersihan menjadi masalah yang sangat penting dan harus mendapat per- hatian terus menerus. Dengan demikian, menurut Suryawan, penataan kebersihan terma- suk empat kecamatan yang disiapkan untuk mengikuti lomba Adipura tetap dijalan- kan sesuai rencana. daya hidup bersih di kalangan masyarakat. Pemda Gianyar, kata dia, sejak beberapa tahun belaka- ngan ini memberikan berbagai insentif kepada desa-desa yang terbukti berhasil menciptakan kebersihan lingkungannya. Dengan pola tersebut, menu- rut Suryawan, daerah seni itu menempatkan tiga kecama- tannya meraih juara kebersi- han sehingga menggondol tro- Adipura. fi "Tidak ada yang dikurangi bahkan terus dipacu sehingga Tahun ini, Gianyar sesung- Gianyar tetap bersih," Kabag guhnya sudah siap dinilai un- Humas Wayan Arthana, S.H. tuk meraih trofi Adipura Ken- gan dan Blahbatuh, menurut Wayan Arthana, meski belum diikutsertakan dalam lomba Adipura, tetap melaksanakan kegiatan kebersihan seperti kecamatan lainnya. "Sebab, membangun kebersihan tidak bisa dilakukan hanya pada sebagian wilayah melainkan keseluruhkan sehingga dapat saling menunjang," ujar Kabag Humas Pemda Gianyar.. Camat Gianyar Drs. Gaga Adisaputra mengatakan pi- haknya tetap melakukan ke- giatan kebersihan bersama kegiatan kebersihan dan pena- menambahkan. Mewujudkan cana untuk Kecamatan Gia- program yang ditetapkan. "Ge- Selanjutnya dijelaskan, masyarakat setempat sesuai taan lingkungan untuk mewu- gerakan itu, pemda setempat nyar yang telah empat kali rakan kebersihan tetap harus judkan Gianyar yang bersih, terus melakukan pemantauan meraih trofi di samping berjalan mengingat posisi Ke- tidak akan terhenti, sebab benahan di lapangan untuk Sukawati untuk lomba Adipu- di pusat ibu kota kabupaten sehat dan memikat (Bersemi) maupun pembenahan-pem- mengikutsertakan Kecamatan camatan Gianyar yang berada sudah merupakan keperluan memantapkan pelaksanaan ra. Dua kecamatan lainnya dan sebagai pusat kegiatan dan bagian dari kehidupan kebersihan. Lomba kebersihan yang telah meraih trofi Adipu- ekonomi. Kelambatan pena- masyarakat itu sendiri. Bu- di tingkat banjar yang selama ra yakni Ubud tiga kali dan nganan kebersihan bisa mem- daya hidup bersih, kata dia, ini dilaksanakan akan terus Tampaksiring dua kali. bawa dampak kerawanan so- bukan saja menciptakan rasa diintensifkan karena terbukti nyaman tetapi juga me- berhasil meningkatkan bu- nya yakni Tegallalang, Payan- tan," dia menegaskan. (031) Sedangkan kecamatan lain- sial terutama masalah keseha- Belum Ada Pasien Krisek Masuk RSJP Bangli (Bali Post) - Krisis ekonomi (krisek) berkepanjangan diikuti pemu- tusan hubungan kerja (PHK), akan bisa menambah pender- ita stres terutama dari kala- ngan orang berdasi. Namun, sejauh ini belum ada pasien krisek sampai dirawat di Ru- mah Sakit Jiwa Pusat (RSJP) Bangli. Direktur RSJP Bangli Dr. Robert Reverger DSJ men- gatakan hal itu menanggapi pertanyaan anggota Komisi E DPRD Bali Dr. I Made Titib saat berdialog dengan jajaran Pemda Bangli, Kamis (30/4) kemarin. pendalaman ajaran agama, jam, rombongan wakil rakyat sebab merupakan salah satu Bali itu meninjau langsung solusi untuk menghindari tim- pelaksanaan program Gema bulnya stres. Bangli Kriya Mandiri di SLT- PN 3 Tembuku. SMK baru dan tambahan pe- ngajar sudah kami usulkan," katanya. Mengenai peluang pengem- Karena itu, dia menyaran- bangan jahe gajah yang beber- kan agar mereka (orang-or- Selain soal krisis ekonomi, apa tahun lalu sempat semar- ang berdasi-red) sejenak rencana peluncuran wajib be- ak, Bupati Bangli mengakui mengubah pola pikirnya dan lajar (wajar) 12 tahun, ke- banyak kendala yang dihada- dapat memetik hikmah dari beradaan pabrik jahe gajah, pi. Peluang ekspor memang krisis yang tengah terjadi. pemangkasan retribusi serta terbuka, namun produk Bang- "Setidaknya mereka sadar dampaknya terhadap PAD li kalah bersaing dengan bahwa krisis ini merupakan Bangli tak luput dari sorotan produksi RRC. Akibatnya, kesempatan bagi mereka un- anggota dewan. Menanggapi pabrik jahe gajah kini sudah tuk menyingkir sebentar dari pertanyaan anggota Komisi E beralih fungsi. hiruk-pikuknya kehidupan Drs. IB Rai tentang kesia- "Kebijakan pemerintah duniawi. Dengan cara ini, pan peluncuran wajar 12 memangkas beberapa pungu- penderita stres sudah bera- tahun, Bupati Ladip menegas- tan retribusi sangat berpe- da di jalur yang benar untuk kan, pada prinsipnya sudah ngaruh terhadap penerimaan mencapai kesembuhan," ka- siap dilaksanakan. pendapatan asli daerah (PAD) tanya. Program itu telah diren- Bangli. Oleh karena itu, pe- canakan setahun lalu dan baru nerimaan tahun ini kami akan diluncurkan tahun ini prediksi akan menurun atau setelah seluruh kecamatan di paling tidak, akan sama den- Bangli memiliki SMU negeri. gan tahun lalu," ujar Ladip "Ruang belajar sementara menanggapi pertanyaan ang akan memanfaatkan gedung gota Komisi E - dr. Diah SD yang dekat dengan sekolah Pradnya Paramita Duarsa. induk. Sedangkan pendirian "Menjadi pasien rumah sa- kit belum ada hingga kini, na- mun orang berdasi penderita Rombongan anggota Komi- stres yang konsultasi ke tem- si E DPRD Bali dipimpin ketu- pat praktik saya di Denpasar anya Drs. I Dewa Putu Te- banyak," ujarnya tanpa mer- ngah, dalam kunjungan kerja inci lebih lanjut. Dengan nada sehari di Bangli juga banyak humor Robert Reverger se- menyoroti tentang pemba- pendapat dengan Titib, beta- ngunan sosial dan kesejahter pa pentingnya peningkatan aan. Usai berdialog sekitar dua Lintas Dewata (kar) Bayi Dirawat di Mapolres HUT PDGI Cabang Gianyar BANGLI-Bayi lelaki yang ditemukan masyarakat di bawah GIANYAR - Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Persatuan Dok- pohon cemara (taman boulevard) Jalan Lettu Kanten Bangli, ter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Gianyar diperingati secara Selasa (28/4) malam, saat ini dirawat di Mapolres Bangli. Bayi sederhana di Bintang Pari Cottages, Ubud, Selasa (28/4). Menu- tersebut nanti akan dijadikan sebagai barang bukti, jika ter- rut Ketua PDGI Cabang Gianyar drg. Chandra Purnama Hu- sangka pembuangnya sudah ditangkap. Direktur Rumah Sa- tahuruk, Kamis (30/4) kemarin, dilaksanakan bakti sosial di kit Umum Daerah (RSUD) Bangli dr. I Gusti Ngurah Rai me- Yayasan Yasa Karya dan Yayasan Silaturahmi Karangasem ngatakan hal itu, Kamis (30/4) kemarin. Kapolres Bangli Let- dan seminar serta lomba gigi sehat. Pemenang I dan II lomba kol Pol. Drs. Agusnam Usman ketika dimintai konfirmasinya gigi sehat masing-masing Kadek Dwiyasa (SDN) Negari Si- Rabu (29/4) mengatakan akan segera melacak pelaku dan ibu ngapadu dan Putu Wida Karisma dari SDN.I Bangli. PDGI bayi tersebut. (kar) Cabang Gianyar melingkupi empat kabupaten yakni Gianyar, Klungkung, Bangli serta Karangasem. (075) Intel Gadungan Diadili Lantik Pengurus PHDI Desa JEMBRANA-Sam (45) dari Desa Cupel Kecamatan Negara yang mengaku intel dari Mabes ABRI, Kamis (30/4) kemarin KARANGASEM - Ketua Parisada Hindu Dharma Indone diajukan ke Pengadilan Negeri Negara oleh Jaksa Ida Bagus sia (PHDI) Kecamatan Karangasem, Ida Pedanda Gede Ketut Anom Rai, S.H. dengan dakwaan telah melakukan serangka- Sebali Tianyar Arimbawa melantik pengurus PHDI tingkat desa ian penipuan. Sidang perdana majelis hakim dipimpin ketuan- dan kelurahan se-Kecamatan Karangasem masa bakti 1997 - ya Nyonya Lilik Nuraini, S.H. juga menghadirkan empat saksi 2002 di Desa Pertima, Rabu (29/4). Pada acara pelantikan ini korban. Dalam dakwaannya setebal dua halaman, jaksa menye hadir Wakil Ketua PHDI Bali Dr. I Made Titib, Muspika butkan, sekitar Juli 1997 terdakwa yang sering berpenampilan Karang-asem, Kakandepag Karangasem dan undangan lain- perlente itu mendatangi korban-korbannya dengan dalih mem- nya. Pelantikan pengurus ini dikaitkan juga dengan Dharma bantu mencarikan pekerjaan. (tar) (032) Santi Nyepi Tahun Saka 1920. 2cm Color Rendition Chart