Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1998-05-01
Halaman: 11

Konten


4cm anis, 1 Mei 1998 KILAS Sedikitnya 75 penum- ah sebuah kapal yang gmati di wilayah timur diberitakan UNI, Ka- n setempat, K.K. Khan- h ditemukan sebanyak dekat Desa Rasauk di (ant/afp) ERTAMA-Kapal per- tan Prancis yang dipe- n pelabuhan Channel ■diumumkan perusa- Kapal selam yang diba- bourg dan tengah di- Kapal yang memba- Hi Karachi, Mei, dan di beri pelatihan di Cher- rakitan ini akan ber- (ant/afp) D-Pemimpin Libya, ad, Kamis (30/4) untuk mari yang pada kesem- salat Jumat tanggal 1 Baru Islam, demikian kan, pada hari Sabtu pertemuan antara ko- ahara yang terbentuk a, Niger, Nigeria, Mali rahasiakan oleh kedua - itu merupakan yang un 1981. (ant/afp) en Rusia Boris Yeltsin Klub Pusat Olah Raga peringatan ulang tahun kan tetap merupakan in dalam pesan resmi- SKA Moskow dan juga ub hoki es terkemuka ya, didirikan pada 1923 Merah setelah menang ng Saudara. (ant/rtr) DZIC-Tidak ada lagi erbia Bosnia Radovan can diadili di hadapan kas Yugoslavia (ICTY), diperketat, ujar jurubi- Chartier tengah meng- mengenai konsekuensi enggarakan di Cavtat (ant/afp) ong Ditutup ditutup bagi para pere muncul sesaat setelah antai yang sangat terke gganggang beracun itu. anjung Kowloon, pantai up bagi para perenang suatu kelompok besar enimbulkan warna ke- tiga pantai populer di uk Tengah dan Chung Kong-dibuka kembali an yang dapat membuat akit. Ganggang beracun i Hongkong, terdeteksi eparuh dari stok ikan di but menyerbu sejumlah alan ini. (ant/afp) andara di Gaza ang pembukaannya ter- stina-Israel diberi nama port", demikian laporan 1). idan mengatakan, hing- memberi nama Bandara na yang juga adalah u pemimpin rakyat Pa- berkunjung ke Bandara m batu pertama sebuah yang terbunuh dalam pe- di Jalur Gaza di dekat dianggap Palestina se- ebuah simbol kedaula- mitmen perjanjian pe- Tetapi Israel menolak (ant/afp) IBASARI 30-19.00-20.30 RANI DAN SENYATA INI! ENSUAL! inan OW YUN FAT RA SORVINO HE PLACEMENT KILLERS DIRECTED BY ANTONE FUQUA 15.00-17.00- 19.45-21.45 Never Dies DIRECTED BY Jumat Umanis, 1 Mei 1998 Sama seperti Pius Dari Hal. 1 Taslam mengatakan, pen- culikan terhadap dirinya mempunyai kaitan dengan jabatannya sebagai Sekjen DPP PDI Munas. "Itu saja," ujar Taslam. Untuk itu Taslam ber- harap kepada seluruh ko- mponen bangsa agar kasus tersebut jangan terulang kembali kepada orang-orang lain, karena dirasakan telah mengotori nilai-nilai luhur bangsa yang selalu dikatakan beradab. Taslam juga tidak mau menjawab pertanyaan war- tawan yang merasa kecewa atas penjelasannya. Kepada Komnas HAM, Taslam men- yatakan terima kasih atas perhatian yang diberikan ke- padanya selama ini. Sekalipun Harjanto tidak menceritakan pengalaman yang menimpanya, Soetardjo secara tidak langsung menga- takan Harjanto menerima perlakuan yang sama seperti Pius Lustrilanang. "Yang di- alaminya sama dan sebangun dengan yang dialami Pius, katanya. Soetardjo juga men- gatakan, peristiwa yang men- impa Taslam menggambar- kan begitu mudahnya meny. ingkirkan orang yang berbe- da pandangan politik. "PDI akan menentukan sikap nan- ti," ujarnya. Menurut anggota Komnas HAM Koesparmono Ihsan, Taslam mempunyai hak un- tuk tidak mengungkapkan peristiwa penculikan terse- but. "Kita mesti menghargai hak itu," ujarnya. Pak Koes, panggilan dekat Keosparmono melihat Har- janto Taslam masih mengal- ami trauma dan shock sehing- ga belum dapat mengungkap kan secara rinci peristiwa penculikan tersebut. Ketua Tim TPPDI, RO Tambunan membenarkan bahwa Taslam mengalami penculikan dan pengambilan secara paksa. "Ini seperti yang telah disampaikan kepada Ketua Umum DPP PDI terma suk bukti-bukti," ujar Tam- bunan. Sikap Antipemerintah Sementara itu dalam kesempatan terpisah, Kapus- pen ABRI A. Wahab Mok- Bali Post Peserta kian Meningkat Dipukul, Disetrom, Direndam Dari Hal. 1 Dengan adanya penjagaan tersebut, terjadilah dorong-men- dorong antara aparat keamanan dan peserta aksi yang nekat in- gin menerobos barisan penjagaan untuk bisa sampai ke boulevard Undip yang jaraknya kurang leb ih 200 meter dari kampus. Namun karena peserta aksi kian meningkat, aparat tidak bisa membendung luapan peser ta, sehingga barisan keamanan bisa diterobos dan para peserta aksi bisa sampai ke tempat tu- juan yang telah ditentukan un- tuk menyampaikan orasi. Dalam aksi tersebut bebera- pa tuntutan terhadap pemerin- tah disampaikan, seperti penu- runan harga, berantas korupsi, kolusi, dan nepotisme di Indone- sia serta menegakkan indepen- densi badan legislatif dan judika tif dari pengaruh kekuasaan ek- sekutif. Para peserta aksi juga menuntut MPR mengadakan sidang istimewa. Akhirnya setelah tuntutan aksi dibacakan, pada pukul 12:30 aksi mahasiswa Undip peduli terhadap rakyat yang dipimpin Ketua Umum Senat Mahasiswa Undip, M. Tafrikan Marzuki di- tutup doa bersama serta pem- bakaran boneka dengan tetap dijaga aparat keamanan. (ant) odongan kepada pers menilai Tidak bisa Disebarluaskan sikap Pius dengan berangkat ke Belanda sebagai sikap yang antipemerintah. Menu- rutnya besar kemungkinan di negara-negara yang disingga- hinya, Pius akan mencerita- kan kasus yang menimpanya secara sepihak. Menurut Mokodongan, sikap itu ironis sekali. Ia juga mengatakan, apar at keamanan memerlukan pengakuan Pius untuk pros- es penyidikan lebih lanjut. Berhubung Pius saat ini tidak berada di Tanah Air, kata Kapuspen, penyidikan terhadap orang hilang akan menjadi terhambat. Untuk itu, Kapuspen berharap kepa- da korban penculikan yang kembali seperti yang dialami Pius dan Taslam agar tidak berakhir dengan pergi ke luar negeri. (jar/pam) Komisi Penyelidik Nasional Dari Hal. 1 Selanjutnya, menurut Mar- zuki, Komnas menyampaikan rekomendasi kepada pemerin- tah dan ABRI untuk segera mengambil langkah-langkah yang secara jelas terkoordinasi untuk menelaah secara tulus dan sungguh-sungguh rangka- ian pengaduan masyarakat tentang orang hilang dan seg- era menuntaskan kasus terse- tanggung jawab, Komnas HAM menyerukan kepada semua pihak untuk menghen- tikan penghilangan orang se- cara paksa tersebut karena bertentangan dengan sila perikemanusiaan dan prinsip negara hukum. (jar) Dari Hal. 1 Penyelidikan Bakin sendiri bagaimana, tanya wartawan. Kabakin menjelaskan, kalau masih dalam bentuk data in- telijen tidak bisa disebarluas- kan. "Saya tidak perlu jelaskan kepada kalian. Sebab, kalau apa yang dilakukan intelijen dijelas kan kepada masyarakat, ya pen- erangan namanya," ujarnya. Kata dia, kalau itu masih penyelidikan dan data in- telijen, tidak patut untuk dile- paskan kepada masyarakat. Menjawab pertanyaan, apa- kah kondisi negeri ini sudah sedemikian parah sehingga ada shock therapy kepada kelompok kritis seperti itu, Kabakin balik bertanya, yang bilang ini shock therapy siapa. "Saya katakan pemerintah dan ABRI tidak ada kebijakan untuk melakukan shock therapy semacam itu." Tak Terganggu Perginya Pius Sementara Menlu Ali Al- atas dalam menjawab pert- anyaan wartawan menyata- kan pihaknya akan mengiku- ti secara seksama persoalan Pius di luar negeri. "Kalau perlu kita akan melakukan counter seperlunya," katanya. Ia menegaskan adalah ke- bebasan tiap orang untuk per- gi ke suatu negara. Menurut dia, pihaknya tidak menge- kang. Jadi, bagaimana kita tidak bisa cegah dia (Pius) pergi ke negeri Belanda, tam- bahnya. Dikatakan, Deplu tidak merasa terganggu dengan kepergian Pius ke luar negeri. "Tidak. Mengapa harus ter- ganggu. karena selama ini sudah banyak orang-orang In- donesia yang kritis berada di luar negeri," ujarnya. Diungkapkan juga, pihakn- ya tentu akan ditanya soal itu oleh pers dan pemerintahan luar negeri. Untuk itu, pihakn- ya akan memberikan penjela- san-pejelasan kepada mereka. Harus Dijamin Dari Hal. 1 "Mestinya, kalau sudah dikatakan begitu harus di- jamin betul keberadaannya, sehingga tidak lolos ke luar Daftar Khotib Jumat, 1 Mei 1998 negeri," katanya. (yum) Jadi, seharusnya ke- mauan politik untuk menga- mankan orang hilang yang kembali itu dilakukan den- gan sungguh-sungguh. Dengan begitu akan lebih banyak manfaat untuk men- gorek informasi dari dia, sia- pa sebenarnya pelaku pen- culikan dan siapa aktor di belakangnya agar cepat but. "Ini untuk menjernihkan dugaan masyarakat terhadap Bayan TVRI - Drs. Eddy Affan, Masjid Al Hikmah Kesiman Shodiq diketahui umum dan dipros- ABRI," jelas Marzuki. Untuk itu, kata Marzuki, selanjutnya perlu dilakukan tindakan tuntutan hukum terhadap pelaku. "Untuk itu akan dibentuk sebuah Komi- si Penyelidik Nasional," te- gasnya. siaan. Komnas HAM juga mem- inta pemerintah untuk men- gupayakan rehabilitasi dan kompensasi bagi mereka yang menjadi korban guna memu- lihkan martabat kemanu- Mengulangi rekomendasi yang pernah disampaikan, Komnas HAM, lanjut Marzu- ki minta agar pemerintah dan DPR segera meratifikasi Konvensi Anti Penyiksaan dan Perlakukan atau huku- man lain yang kejam, tidak manusiawi dan merendah- kan martabat manusia. Kepada masyarakat, Ko- mnas HAM menyerukan bagi mereka yang memiliki keter- angan atau informasi dan pandangan mengenai peristi wa penghilangan orang secara paksa ini agar menyampai- kan secara sukarela kepada Komas HAM. Menurut Marzuki, Kom- nas HAM menghargai pene gasan Menhankan/Pangab bahwa tidak ada kebijaksan aan dan tindakan perintal untuk menghilangkan orang serta upaya ABRI untuk membantu menemukan kembali. Pernyataan Menhankam Pangab tersebut menurut ko mnas HAM perlu diperkuat dengan penegasan akan diberikannya perlindungan terhadap mereka yang kembali. "Termasuk mereka yang memberikan keterangan tentang penghilangan diri mereka," tegas Marzuki. Secara keseluruhan, lanjut Marzuki dengan penuh rasa Masjid Ukhuwwah - H. Ardjam AR. S.H., Masjid Agung Sudirman H. S.H. Adnan, Masjid Al Ikhsan Sanur - H. Kartubi, S.Ag, Masjid Al Mudzakir, Masjid Al Hidayah Tulang Ampiang H. Mahfudz, Masjid Al Muhajirin Kepaon, Masjid Al Mujahidin Tj. Benoa - Anas, S.Ag, Masjid Ar Rahman Renon - Tarmizi, AK, S.Ag, Masjid At Taufiq Asrama Polri Masjid Baiturrahmah Wanasari - Djauhari, Masjid Baitul Mak- mur Perumnas - Wyn Syahdan, Masjid Darul Huda Yangbatu- Masjid Darus Salam Ubung-H. Wasil Abu Ali, Makodam IX Udayana Drs. H. Muslim, Masjid Nurullah Swakarya - Drs. Soleh Suaedy, Masjid Nuruttaqwa Asrama Yangbatu - Drs. Sukirno, Masjid Suci Pekambin- gan H. Moh Hasan, S.H., Masjid Sadar Tegalwang --Masjid Taqwa Polda Bali Kreneng Masjid Canda Asri Biaung - Fatkhurrahman, Masjid Praja Raksaka Kepaon - Kapten Drs. HA Sholihin, Masjid Al Furqon Dukuhsari - M. Toyib Yusuf, S.Ag, Masjid Ibnu Batutoh Nusa Dua M. Taufik As'ady, Mushalla Al Amin Asrama 741 Kuta - Anam Warsito, S.Ag, Mushalla Al Furqon Swakarya - Mayor H. Bai Sofiyan, minim BKDI Panier - Mahmudi Shodiqun, Lc, Mushalla Bina Taqwa es sesuai hukum. Mengenai lolosnya Pius ke luar negeri, seharusnya tidak terjadi. Intelijen ABRI harus lebih sensitif, lebih Dari Hal. 1 Menurut Munir, hampir se- mua korban penculikan yang telah dibebaskan mengalami trauma secara fisik. Andi Arief tangannya diborgol. Kencing dan berak tetap di kursi kare- na kakinya diikat dengan ka- wat di kaki kursi. Untuk ma- kan dia disuapi penculiknya se- dangkan tidurnya terganggu karena musik 24 jam terden- gar keras. Ia mengatakan, mereka juga dipukul, disetrom, direndam di kolam, diancam dengan todon- gan delapan pistol. Selain trauma fisik, korban penculikan juga mengalami trauma psikologis. Hampir se- mua korban dalam kondisi psikologis yang sangat buruk, termasuk keluarga dan lingkungannya. "Misalnya Desmon, dia itu teman saya tetapi dia tidak be- rani bertemu dan bicara den- gan saya sampai beberapa hari. Ini kan karena tekanan psikol- ogis yang cukup keras," kata Munir. Ciri-ciri korban penculikan menurut Munir, adalah men- galami depresi mental dan memiliki keyakinan bahwa diri mereka sangat terancam. "Nah keyakinan seperti itu membuat mereka tidak siap untuk menyampaikan apa yang terjadi selama penculikan. Kecuali ada proses jaminan yang kongkret, seperti kasus Pius Lustrilanang. Dia berani bicara karena malam itu juga ada jaminan dia bisa langsung ke Belanda," tutur Munir lagi. Ketika ditanya apakah Kon- tras akan mempraperadilan- kan polisi, Munir mengaku tidak akan melakukan hal tersebut karena kasus penculi- kan tersebut bukan masalah antisipatif, sehingga lebih awas, bisa mencegah segala kemungkinan seperti lolos- nya Pius. Mestinya dianti sipasi 'orang hilang' yang kembali bakal memberikan penjelasan yang vulgar dan keamanannya harus di- jamin penuh. Untuk ke depannya, tidak akan lebih parah seperti lolosnya Pius Lustrilanang ke luar negeri. "Kalau begini, namanya aparat intelijen kita tidak sensitif," ucapnya. Tarigan mengimbau selu- ruh komponen masyarakat bersikap terbuka. Tidak per- lu tuduh-menuduh, salah- menyalahkan. Mari kita benahi semua itu. Ibarat or kesalahan prosedur penangka- pan, tetapi tindak pidana meng- hilangkan kemerdekaan orang. Penculikan orang semacam- itu termasuk pelanggaran HAM yang paling berat, seh- ingga menurut Kontras harus segera dipertanggungjawab- kan. Diakui Munir satu-satunya tempat untuk menanyakan siapa yang menculik para ak- tivis tersebut adalah pada ke- polisian, karena mereka paling tahu siapa yang mengantarkan korban penculikan ke Mabes Polri. Menurut Andi Arief, dia disekap dan matanya ditutup kemudian dioper ke polisi, dan pengoperan itu berlangsung pukul satu malam melalui pros- es tukar mobil di jalan. Nah, polisi terima korban itu dari siapa? Pemerintah harus bersikap positif, misalnya dengan men- gakui terjadinya pelanggaran HAM dan sedang berusaha untuk memperbaiki kondisi HAM di dalam negeri. Menu- rut Munir ini perlu sehingga In- donesia dalam pergaulan di dunia internasional tidak sela- lu dinilai negatif. Walau kita selalu menolak mengaku ada pelanggaran HAM di dalam negeri, cepat atau lambat akan ketahuan juga. Bahayanya bila kemudian negara yang peduli HAM melakukan embargo ekonomi pada kita, tentu san- gat menyedihkan. Sementara itu Gedong Ba- goes Oka, pengasuh Ashram Gandhi Santi Dasa menyeru- kan agar semua masyarakat melakukan doa bersama untuk keselamatan korban penculi- kan dan kekerasan di negeri ini. Gedong juga meminta agar se- mua lembaga maupun priba- di-pribadi menjunjung tinggi ahimsa. (wan/wit) ang gagal panen, mari kita tanam kembali dengan bib- it unggul yang lebih baik, dengan manajemen yang lebih bagus dan terus-me- nerus menghilangkan hama tikus. Tetapi itu tidak bisa di- lakukan dengan cepat. Keadaan sekarang ini di se- gala aspek sudah parah se- hingga tuntutan reformasi mutlak diperlukan. Sebab itu, tiga agenda besar nasional yang perlu dilakukan yakni pembinaan SDM, hukum dan aparatur pemerintah yang ber- sih dan berwibawa perlu men- jadi fokus perhatian reformasi. H. Ghazaly Ama om Masyarakat Membutuhkan "Action" Dari Hal. 1 Masyarakat membutuhkan action, bukan verbalisme tentang reformasi. Secara akumulatif, SM, Mushalla Al Falah Sidakarya - M. Khotib, Mushalla Baitul Muk- Perumnas - Sofwan, Mushalla Nurul Iman P. Udayana - Musaddad Ilyas, S.Ag, Mushalla Nurul Iman Ubung - Drs. Abdul Aziz, Mushalla Syuhada BTN Padang Indah - Drs. Saefuddin, Mushalla Thoriqussal- kata dia, langkah-langkah terse am Sanur - H.A. Jayadi, S.Ag. Mushalla Al Muttaqin PLN Wilayah- Ghozi Habibullah. B.A., Mushalla Pondok Purnawira - Lettu Drs. A Kohar, Mushalla CV. Martana Imam Bonjol - Drs. Safrudin Tanjung, Mushalla Al Amanah GKN Renon Mushalla KH. Ahmad Dahlan Br. Sebelanga - H. Roichan M, Mushalla Ar Raudhah Kalimutu -,Mush- alla Hutama Karya Mushalla Minhajul Athfal - H. Abd Alim Asfari Mushalla TNI AL--Mushalla Al Qomar Br. Buagan - H. Abdul Qadir J. Mushalla Al Muhajirin Denpasar - Drs. H. Abdul Wahab. but akan memulihkan keper- cayaan masyarakat terhadap pe- merintah. Agak berbeda dengan Dam- anhuri, Syarwan Hamid malah memandang berbagai elemen pengambil keputusan di negeri ini telah menunjukkan kesung- guhannya dalam mengaktual- isasikan reformasi politik, hu- Ikuti & Saksikan LOMBA PEMILIHAN YAMAHA PUTRA-PUTRI KAMPUS 1998 BULAN APRIL BULAN HADIAH dari YAMAHA Dapatkan dan raih HADIAH MENARIK DARI KAMI DOOR PRIZE TAPE COMPO JAM DINDING GANTUNGAN KUNCI DAN HADIAH MENARIK Datang dan hubungi segera dealer kami SE-KABUPATEN BADUNG & KODYA DENPASAR di Ramayana Bali Mal 2 MEI 1998 JAM 16.30 WITA Yang diadakan oleh HMJ Administrasi Bisnis PNB bekerja sama dengan Bali Post PT. BINTANG MUDA MANDIRI JL. COKROAMINOTO NO.78 TELP. 435381 DENPASAR-BALI di dukung oleh: C. 18811 APAPUN SITUASINYA SAAT INI ANDA TETAP DITUNTUT UNTUK MAJU PRIBADI POWERS SELALU SIAP MENGHADAPI TANTANGAN PROGRAM PROGRAM REGULER: Program Pengembangan Pribadi Program Public Relations Modelling Kids Public Performance Keterangan selanjutnya hubungi: John Robert Powers JI. Majapahit (Tunjung Mekar) 102 Br. Pelasa Kuta Telp.0361-753092 C.25400 HOTEL PUTRI BALI MONTANA MODELLING ■RAMAYANA TIME ZONE HOTEL NATOUR BALI BALI BUNCY CO MAC DONALD TIKET DAPAT DIBELI DI TEMPAT ACARA CALIFORNIA FRIED CHICKEN RIP CURL WISATA 21 PURI KECANTIKAN CITRA TEH SOSRO KUTA TIMUR RESORT COCA-COLA CASSANOVA 105 FM DHANISWARA CLEOPATRA ENTERTAIMENT BALI POST G.78 La Nora kum, dan ekonomi. Bahkan, menurut dia, pihaknya telah melakukan langkah-langkah MIMBAR AGAMA Kemajuan yang Islami (5 - Habis) Halaman 11 Hijrah, Kerja Sama dan Saling Percaya "Walladziina aamanuu wa haajaruu wa jaahaduu fii sabiilillaahi walladzii aawau wa nasharuu, ulaaika humul mu'minuuna haqqaa, lahum maghfira- tun wa rizqun kariim. "(Alquran, s. Al-anfaal, 8:74). Khusus Syarat keenam agar suatu masyarakat mudah diajak Redaktur menuju kemajuan, apabila dalam masyarakat tersebut terdapat sikap dapat bekerja sama satu dengan yang lain atas dasar saling percaya. Kalau hari-hari ini kita se- dang memperingati hijrah Rasul SAW bersama para sa- habat beliau dari Mekkah ke Madinah yang kemudian peristiwa tersebut belakan gan dijadikan awal tolak per- hitungan tahun Islam, maka syarat keenam tersebut just ru paling menonjol pada peristiwa hijrah itu. Kerja sama dan saling per- caya dengan mudah kita da- pati dalam peristiwa hijrah tersebut. Baik kerja sama antara Rasulullah SAW pri- badi dengan Abu Bakar mau- pun dengan Ali ibn Abu Thal- ib atau pun kerja sama ant- ara kaum muhajirin (para sahabat Rasul SAW yang melakukan hijrah) dengan kaum anshor (para penolong, penduduk Madinah Muslim yang mengulurkan tangan pertolongan. Sewaktu Rasulullah SAW sudah dijatuhi hukuman mati secara in absentia oleh kaum kafir Mekkah, maka Rasulullah SAW memutus- kan segera merealisasi renca- na hijrah, baik sebagai strate- gi penyelamatan diri dan iman beliau, maupun sebagai strategi dakwah. Pada saat rumah beliau dikepung oleh pemuda-pemuda kafir Mek- kah, maka Rasulullah SAW pun meminta kesediaan Ali ibn Abu Thalib untuk meng- gantikan beliau berselimut dan tidur di tempat tidur be- liau agar para pemuda pem- buat makar yang hendak membunuh beliau terkecoh se- hingga mereka tidak sadar kalau Rasulullah SAW telah menyelinap ke uar menemui Abu Bakar untuk bersama- sama bersembunyi dan kelak pada saat yang tepat melan- jutkan perjalanan hijrah ke Madinah. Dengan sangat indah Alquran melukiskan peristi- wa tersebut: "Dan ingatlah tatkala kaum kafir membuat makar buatmu, untuk me- yang disebutnya sebagai 'mele wati batas kepentingan fraksi. Langkah-langkah yang ditem- puh tidak terlambat. Asal hati dan pikiran kita bersih dalam AMERICAN WORLD UNIVERSITY WATC ACCREDITED BY WORLD ASSOCIATION OF UNIVERSITIES AND COLLEGES KESEMPATAN KULIAH DI INDONESIA MENDAPAT GELAR DARI AMERIKA IMKI PRIMA Bekerjasama dengan JIMS yang telah mendapat Akriditasi WAUC diperkenankan menyelenggarakan proses pendidikan bergelar Akademik bertaraf Internasional • BBA MBA. Ph.D DAPATKAN SUBSIDI PENDIDIKAN SEBESAR Rp 2.000.000 (Khusus Angkatan I) SELEKSI & KULIAH UMUM: 2 MEI 1998 Biaya terjangkau Snack & Coffe Tea Break Ruang Kuliah Eksklusif ljasah Akreditasi WAUC HUBUNGI SEKRETARIAT KAMI 1. JI. HAYAM WURUK 137 TLP. 223140 2. JI. NUSA INDAH 27 TLP. 222752 DENPASAR IKUTI & SAKSIKANLAH..!! MIMBAR ISLAM Wasil Abu Ali menjarakanmu atau mem- bunuhmu atau mengusirmu; mereka membuat makar dan Allah SWT membalas makar mereka dan Allah sebaik-baik pembalas makar." (QS Alanfal, 8:30). Lebih Lanjut: "Kalau kamu tidak me- nolongnya (Muhammad), maka sesungguhnya Allah te- lah menolong dia, tatkala ia diusir oleh kaum kafir, ia han- ya berdua saja, ketika keduan ya dalam sebuah gua ketika ia berkata kepada sahabatnya: Jangan sedih sesungguhnya Allah bersama kita, maka Al- lah menurunkan rasa tenteram kepadanya dan menolongnya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya dan la men- jadikan segala ikhtiar/sem boyan kaum kafir itu kalah dan kalimat Allah itulah yang menang dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS. Attaubah, 9:40). Kurang lebih sahabat Nabi yang ikut hijrah mendahului beliau berjumlah 150 orang disambut baik di Madinah. Tidak ada isue pendatang dan tidak pendatang, mereka bek- erja sama, saling percaya, Demikian pula Rasulullah SAW. Beliau dijadikan pusat rujukan. Seakan mata air ke- bijakan yang tiada pernah ber- henti. Masyarakat berkembang menjadi masyarakat Madinah (sekarang dipinjam istilah tersebut oleh sementara pakar di Indonesia dengan menggan tinya sebagai masyarakat madani) yang mengembang- kan agama, budaya, ilmu dan etika. Pemberian nama (penggan tian nama) dari Yasrib dengan Madinah menampakkan hasil sebagaimana diharapkan. Allah SWT menyebut masyarakat madani itu dengan: "Kalian adalah sebaik-baik menghadapinya," kata Syarwan. Walau demikian, Syarwan tidak mengelak ketika salah se- orang peserta seminar menen- garai krisis yang dialami Indo- nesia saat ini karena kurang umat yang dilahirkan untuk (suri teladan dan acuan) bagi manusia seluruhnya, kalian menyuruh kepada kebaikan, mencegah dari perbuatan mungkar dan beriman kepa- da Allah," (Alquran, s. Aliim- ran, 3:110) Kita ingin maju dengan bingkai dan landasan aga- ma, sehingga kemajuan kita tidak keluar dari jalur aga- ma. Syarat-syarat sebagaim- ana dikemukakan J. Timber- gen, tidaklah sulit kita penu- hi. Pertama, meletakkan dan menghargai materi sebagai alat mencapai keinginan kita. Kedua, menghargai teknologi, baik ilmu maupun produknya. Ketiga, menatap masa depan sebagai acuan/ orientasi, keempat, sanggup berwirausaha dan yang keli ma, sanggup memikul risiko dan tanggung jawab. Adapun yang keenam sudah kita se- but di atas yaitu sanggup bek- erja sama dan saling mem- percayai. Sayang, sebagian dari oknum pemerintah saat ini tidak dapat membangkitkan kepercayaan lagi, karena ke- bijakan yang berujung pemiskinan rakyat, pemer- ataan yang sudah 30 tahun tak menghasilkan pemer- ataan dan faktor-faktor lain yang rakyat sudah (hampir) tidak percaya lagi. Kita memerlukan semangat hijrah", perubahan sikap men- talatau kita memerlukan refor- masi (menyusun kembali) sus- unan dalam diri kita, agar ro- hani yang baik mendominasi jasmani dan materi. Kita me- merlukan reformasi, agar Allah tetap menjadi acuan kita: "Or- ang-orang yang beriman dan yang berhijrah serta berjihad di jalan Allah dan orang-or- ang yang memberikan perlin- dungan dan pertolongan, mere- ka itulah orang-orang yang be- nar-benar beriman, mereka memperoleh ampunan dan rezki yang mulia." (QS.&74). Dengan semangat hijrah yang penuh dinamika itu kita dukung upaya hijrah/refor- masi, tobat dan rujuk ke arah kemajuan, perbaikan, kese- jahteraan, perdamaian dan kebahagiaan bersama. proaktifnya pemerintah mende- teksi secara dini permasalahan yang ada. Termasuk juga lem- baga legislatif yang kurang me- merankan fungsi kontrolnya. (gre) PT. SETIAWAN SEDJATI distributor DENVER INSTRUMENT COMPANY (DIC) MENAWARKAN KEMUDAHAN US $ INVESTASI ??? TIDAK PERLU RAGU Rp. Produk Denver Instrument Company: a. Balance b. pH Meter c. Ion Meter d. Conductivity Meter e. Total Dissolved Solid (TDS) Meter L Moisture Analyzer g. CKF Titrator h. Microcentrifuge. i. Weight S FIXED RATE 1 US $ = Rp, 6.000,- C. 19413 Hubungi Kami Segera! selama Persediaan masih ada PT. SETIAWAN SEDJATI Kantor Cabang Denpasar : Jl. Raya Sesetan No. 31 Telp/Fax. (0381) 228485 MEN RA Bali Post Nestle MILO 195,8 FM HOTEL SANUR AEROWISATA C.22527 LOMBA PESTA ANAK MILO 1998 LOMBA MEWARNAI MILO (USIA 4-6 TH.) LOMBA MENGGAMBAR MILO (USIA 7-12 TH.) SYARATNYA : 1. Membayar Rp. 10.000,-(Include: 1 gelas Milo, Snack Chiki, Tini Wini Biti, Kertas Gambar) 2. Peserta membawa alat gambar sendiri (Pensil Warna / Crayon dan Alas Gambar) • • ACARA INI BAKAL DIGELAR : Hari/Tanggal : Minggu, 10 Mei 1998 Waktu : 08.00- Selesai Tempat : Hotel Sanur Aerowisata Jl. Danau Tamblingan HADIAHNYA: Trophy dari Ibu Wali kota Denpasar Tabanas ratusan ribu rupiah Voucher Hotel Sanur Aerowisata •Voucher Bali Bungy, Co •Door prize Juara 1. masing-masing mendapatkan Piala Bergilir Ketua Dharma Wanita Kodya Denpasar serta voucher menginap 2 malam di HOTEL SANUR AEROWISATA untuk satu keluarga (3 orang). Ikuti juga LOMBA MAKAN ES KRIM, cuma Rp 5.000,- dengan hadiah menarik. TEMPAT PENDAFTARAN : - RADIO MENARA FM JI. Gatot Subroto 1/37 Dps, (411139) -TK & SD SWASTIASTU JI. Serma Kawi Denpasar - YAYASAN MENTAL ARITMATIKA JI. Komodo no. 5 Dps (237933) DIDUKUNG OLEH : TINI WINI BITI - CHIKI - BALI BUNGY, CÓ 2cm ROGER SPOTTISWOODE Color Rendition Chart B.50