Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1998-05-01
Halaman: 04

Konten


4cm Halaman 4 Diperlukan Pola Lain Hadapi Aksi Mahasiswa Mataram (Bali Post)- Direktur LBH Tri Sukses Mataram yang juga Ke- tua DPD IPHI NTB, Makmun, S.H. mengatakan apa- rat perlu memikirkan pola lain dalam mengatasi aksi- aksi mahasiswa. "Aksi mahasiswa perlu di- tanggapi secara positif, kare- na ini merupakan bagian dari pendidikan politik bangsa," ka- tanya menjawab Bali Post di Mataram, Kamis (30/4) ke- marin. Kata dia, sudah sepatutnya aparat keamanan dalam me- nyikapi aksi mahasiswa ini menunjukkan sikap yang sim- patik, berwibawa, bukan de- ngan sikap siap tempur. Sikap yang simpatik akan melahir kan kepatutan. Sebaliknya, sikap yang terkesan seram akan menumbuhkan jurang pemisah antara mahasiswa dengan aparat. Pada dasarnya, Makmun sangat mendukung aksi unjuk rasa yang dilakukan maha- siswa Mataram beberapa kali belakangan ini asal tetap me- melihara keamanan dan ke- tertiban. Yang disayangkan, aksi mahasiswa yang bertu- juan untuk menyuarakan akar-akar pemikiran mereka diakhiri melalui bentrokan fisik. Lebih jauh dia menjelaskan bahwa pada intinya akar pemikiran mahasiswa yang ingin disuarakan adalah masalah reformasi politik, ekonomi dan pembangunan di segala bidang mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Jika mereka ingin menyuarakan aspirasi mereka ke DPRD sebagai lembaga yang bisa menampung aspira- si mereka sebenarnya tidak ada masalah. "Mahasiswa i- ngin keluar kampus tidak menjadi masalah, tinggal bagaimana aparat keamanan mengaturnya," kata Makmun. Misalnya jika mahasiswa i- ngin menghadap Dewan, be- berapa ruas jalan bisa ditutup dengan mengarahkan arus lalu lintas ke ruas jalan lain. "Kenapa jika ada upacara bendera atau hajatan lain, be- berapa ruas jalan bisa ditutup dan diarahkan ke ruas jalan lain, sedangkan jika maha- siswa mau ke DPRD, jalannya tak ditutup," kata Makmun dengan nada tanya. Alternatif ini kata Makmun, justru akan memperingan petugas keamanan. Membendung mereka untuk tidak boleh ke- luar kampus seperti yang ter- jadi beberapa waktu lalu jus- tru akan mengundang bentro- kan fisik. Jurang Pemisah "Bentrokan fisik akan me- nimbulkan jurang pemisah (gap) antara masyarakat (ma- hasiswa) dengan petugas," ka- tanya. Apalagi kata dia dalam menghadapi aksi mahasiswa ini petugas dilengkapi senjata. Penampilan petugas dalam mengamankan aksi unjuk rasa seperti layaknya hendak tempur, tampaknya kurang simpatik. Penampilan seperti itu memang layak, bila maha- siswa yang berunjuk rasa membawa senjata atau bom misalnya. "Mereka bukan pemberon- tak yang harus dihadapi de- ngan senjata, Mahasiswa bu- kan bermaksud bermusuhan, mereka hanya ingin menyam- paikan aspirasinya," tandas Makmun. Niat mahasiswa yang demikian ini hendaknya disambut dengan simpati. "Petugas dalam mengatasi masalah ini harus mampu menunjukkan kewibawaan- nya. Tanggapi aspirasi moral mahasiswa ini dengan positif dan edukatif. Jangan justru dengan kekerasan," tandas- nya. Diakui Makmun bahwa aksi unjuk rasa yang terjadi di daerah ini tidak terlepas dari aksi-aksi yang terjadi di dae- rah-daerah lainnya seperti di Yogya, Jakarta, dan Bali. Aksi- aksi unjuk rasa yang dibalas dengan kekerasan itu ternya- ta tidak menyurutkan maha- siswa untuk berunjuk rasa." Malah sebaliknya aksi maha- siswa lain di luar daerah makin semarak," katanya. (063) Yogya makin Panas dengan Aksi Demo Yogyakarta, (Bali Post) Setelah sekian lama terti- dur, ribuan mahasiswa Uni- versitas Pembangunan Na- sional (UPN) Veteran Yogy- akarta, PTS yang dikelola ke- luarga ABRI, akhirnya ter- panggil untuk mengikuti jejak rekan-rekannya melakukan aksi demonstrasi menuntut perubahan. Turunnya maha- siswa UPN ini makin mema- naskan aksi keprihatinan ma- hasiswa di Yogyakarta yang kemarin berlangsung pada be- berapa lokasi perguruan ting- gi; IAIN Suka, UII kampus Pusat, UII Fak Ekonomi. Aksi keprihatinan maha- siswa yang terpencar pada be- berapa tempat kemarin sem- pat merepotkan dan membu- yarkan fokus pengamanan dari aparat, Jumlah aparat terus ditambah karena aksi makin besar. Bahkan heliko pter dari kepolisian Yogyakar- ta nampak terus berputar-pu- tar di atas lokasi aksi demo. Di kampus UPN heli ini sem- pat terbang rendah. Beberapa ruas jalan di kota Yogyakarta kemarin memang sempat ter- ganggu oleh aksi ini. Banyak yang menduga tu- runnya mahasiswa UPN, PTS yang dikelola Hankam ini karena merasa malu setelah dikirimi seperangkat perala- tan wanita seperti BH dan celana dalam karena perguru- an tinggi ini tidak pernah mau melakukan aksi unjuk rasa seperti perguruan tinggi lain di Yogyakarta. Akan tetapi, isu kiriman celana dalam ini ditepis lang sung oleh PR III UPN, Helmi- zan ZA yang ikut turun bersa- ma mahasiswa. Dijelaskan tu- runnya keluarga ABRI bukan lantaran kiriman itu namun semata-mata murni dari hati nurani mahasiswa yang ingin menyuarakan penderitaan rakyat banyak. "Aksi ini mala- han dikoordinasikan oleh lem- baga kemahasiswaan dengan kalangan rektorat, "katanya. Di halaman kampus UPN tersebut, aksi keprihatinan mahasiswa yang menamakan diri 'Solidaritas Mahasiswa untuk Rakyat' ini juga diduku- ng oleh segenap jajaran rektor- at. Rektor UPN, Prof. Dr. Tar- wotjo, Msc. mengatakan jaja- ran rektorat akan menduku- ng segenap aksi yang dilaku- kan mahasiswa. Sebab apa yang diperjuangkan maha- siswa saat ini selaras dengan perjuangan para pejuang vet- eran terdahulu. Bahkan maha- siswa terus didorong untuk melakukan perjuangan mem- bela dan menyuarakan nura- ni rakyat kecil. Gagal Gabung Sementara itu aksi maha- siswa di Fak Ekonomi UII yang lokasinya sekitar 400 meter dari kampus UPN sem pat diwarnai pertikaian kecil antara mahasiswa dengan aparat keamanan. Saat itu ra- tusan mahasiswa yang mena- makan diri Keluarga Maha- siswa Demokrat' ini sempat turun ke jalan, dan ingin ber- gabung dengan aksi maha- siswa di kampus UPN yang terletak di sebelah barat Fak Ekonomi UII. Akan tetapi ses- ampai di pertigaan ring road, mereka dihadang aparat. Dalam negosiasinya antara mahasiswa UII, UPN dan aparat keamanan tidak terca- pai kata kesepakatan. Hal ini disebabkan ketidaksiapan ka- mpus UPN untuk menerima aksi mahasiswa dari luar, ser- ta tidak ada jaminan keaman- an dari aparat keamanan. Bahkan mahasiswa yang ingin mengikuti aksi unjuk rasa di dalam kampus UPN harus memperlihatkan kartu maha- siswa. Tanpa itu mereka dila- rang masuk. Aksi serupa juga terjadi di kampus IAIN Suka. Ribuan mahasiswa menerobos bar- ikade aparat. Akibatnya arus lalu lintas jalan di depan kam- pus IAIN Suka sempat macet selama tiga jam. Begitu juga dengan aksi lain mahasiswa di kampus UII pusat di tengah kota. Mahasiswa juga sempat turun ke jalan. Namun belum sempat aksi melangkah lebih jauh aparat sudah mem- blokade jalan yang lebih besar. Apa yang disuarakan oleh mahasiswa dalam orasinya di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta ini kemarin masih berkisar soal krisis ekonomi dan dampaknya terhadap rakyat kecil. Seperti biasa ke- caman terus dialamatkan ke- pada penyelenggara negara yang dinilai tidak berhasil membangun bangsa akibat perilaku KKN (kolusi, korup- si, dan nepotisme). Dua tema besar reformasi politik dan ekonomi terus didengung-den- gunkan agar dilakukan sece- patnya. Tanpa adanya peruba- han yang berarti di negeri ini, mahasiswa bertekad untuk terus melakukan perjuangan- nya lewat aksi demo. (076) Dua Pabrik Plastik Dilanda Pemogokan Surabaya (Bali Post) - Dua pabrik plastik di Sura- baya, PT Super Industri Plas- tik (SIP) dan PT Rungkut Karya Indah (RKI) dilanda pemogokan secara bersamaan, Kamis (30/4) kemarin. Aksi di- awali sekitar 475 buruh PT SIP di depan pabriknya Jl. Brebek Industri II/17, pemog- okan lainnya dilakukan 515 buruh PT RKI yang mengge lar aksi di halaman pabriknya Jl. Rungkut Industri III/22 Surabaya. Unjuk rasa di PT SIP ber- langsung lebih atraktif. Beber- apa buruh pria memakai ikat kepala putih, dengan tulisan spidol hitam "Buruh Bersatu Lebih Kuat". Mereka juga menggelar spanduk di pintu gerbang pabrik yang memuat 26 butir tuntutan mereka, ser- ta poster ekstra besar yang berisi nada protes dan kepri- hatinan nasib buruh yang makin terpuruk. por, uang lembur dan lainya. "Masak Pak, kami diberi mi- num yang dicampur air men- tah. Kami minta pabrik menyediakan air mineral, tak pernah dihiraukan." ujarnya. yel-yel dan menggelar spanduk serta poster seadanya. Mereka juga menggelar "Mimbar Bebas". Secara ber- gantian buruh pria dan wanita berdiri di atas bangku berpida- to singkat. Mimbar bebas itu berisi nasib buruh yang belum Unjuk rasa buruh lainnya terangkat gajinya, dan aturan terjadi di PT Rungkut Karya Aksi pekerja yang berlang yang menyusahkan buruh. Indah (RKI), pabrik lemari sung sejak pukul 05.30, meru- Dari 26 butir tuntutan ber- plastik di Jl. Rungkut Indus- pakan gabungan pekerja kaitan kenaikan berdasarkan tri III/22, menuntut gaji hari- malam dan siang. Guyuran klasifikasi premi hadir, cuti an. Seorang pekerja harian hujan pagi hari tak meng- haid, disediakan alat-alat kese- mengatakan, meski dia terma- goyahkan buruh dalam hatan dan keselamatan kerja. suk karyawan harian, yang menuntut haknya. Dalam Menurut seorang pekerja, biasanya menerima Rp 4.200 keadaan basah kuyup, mere- upah mereka Rp 4.400 per per hari, upah hanya dibayar ka tetap bersengat melakukan hari, tanpa tambahan lainya setengah hari sebesar Rp 2.400 unjuk rasa sambil meneriakan seperti uang makan, trans- per hari. Keuskupan Ruteng Gelar Pertemuan Antarumat Beragama Ruteng (Bali Post) - Komisi hubungan antarumat beragama Keuskupan Dioses Ruteng menggelar pertemuan antarumat beragama se- Kabupaten Manggarai yang berlangsung dua hari penuh (29-30/4) kemarin di Ruteng. Uskup Ruteng Mgr. Ed- uardus Sangsun, SVD men- gatakan, pertemuan antaru- mat beragama se-Kabupat- en Manggarai yang dilak- TELEPON PENTING Pemadam Kebakaran Polisi -113 -110 RSU Mataram -21345 Ambulan -118 PMI Cabang Lobar 22357/ 21440 Gangguan Listrik Mataram -22182 Pengaduan Pelanggan Harian Bali Post MATARAM dan sekitarnya 32737 PAGER Telp. 13031/ pes. 1172 (e) Bali Post Korban Meninggal akibat Demam Berdarah di NTB Bertambah Mataram (Bali Post) - Korban yang meninggal dunia akibat penyakit demam berdarah di Nusa Tenggara Barat (NTB) bertambah menja- di 24 orang yang sebelumnya 22 orang sejak Januari hingga 30 April 1998. Demikian Kepala Dinas Kesehatan NTB, Dr. Aswandono. "Jumlah penduduk yang terserang penyakit demam ber- darah tersebut mencapai 580 orang dalam periode yang sama," ujarnya kepada wartawan di Mataram, Kamis ke- marin. Wabah demam berdarah tersebut hampir merata di se- luruh kabupaten di NTB, namun yang paling parah adalah Kabupaten Bima dan Kodya Mataram. Gubernur NTB, H. Warsito Jumat (1/5) ini direncanakan mencanangkan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk yang dipusatkan di Kelurahan Karang Baru, Kodya Ma- taram. "Pada kesempatan itu juga akan dibagikan abate kepada masyarakat sebanyak satu ton, bantuan dari pemerintah pusat," katanya. Menurut dr. Aswandono, jumlah korban meninggal du- nia akibat demam berdarah tersebut dapat ditekan sekecil mungkin asalkan penderita secepatnya dibawa ke Puskes- mas atau rumah sakit. Penyakit yang disebabkan virus "dengue" yang ditular- kan melalui nyamuk "Aedes Aegypty" muncul di NTB bulan Januari lalu, dan kasus tertinggi terjadi pada Februari dan Maret. Jumlah penderita demam berdarah kini mulai berkurang setelah dilakukan pemberantasan sarang nyamuk melalui pembersihan bak-bak penampung air, menutup lubang sam- pah serta mengubur kaleng-kaleng bekas. "Kendati demikian pihak Dinas Kesehatan NTB akan terus berupaya mengantisipasi kemungkinan meningkat- nya lagi kasus penyakit ini dengan terus melakukan pem- bersihan dan penyemprotan pada rumah-rumah penduduk," kata dr. Aswandono. (ant) Menpen Minta Profesi Penyiar Radio dan Televisi Digabung Surabaya (Bali Post)- Menteri Penerangan, Prof. Dr. M. Alwi Dahlan, mengata- kan, praktisi profesi penyiaran radio agar digabung dengan profesi penyiaran televisi. Hal itu sesuai dengan UU No 24/97 tentang penyiaran. Dirjen RTF, Dewa Berata, mengatakan hal itu ketika mem- bacakan sambutan Menpen Alwi Dahlan, dalam pembukaan Munas I IPPRASSNI (Ikatan Praktisi Penyiaran Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia) di Hotel Tunjungan Surabaya Ka- mis (30/4) kemarin. Ia meminta agar wadah tunggal tersebut nantinya bukan bernama IPPRASSNI tetapi diganti dengan nama baru. Di samping itu, Menpen Alwi Dahlan, mengatakan, penyiaran radio swasta nasional hendaknya mengacu pada UU tentang penyiaran. "Saya berharap agar insan PRSNI, penyiarannya lebih berkualitas dan sehat," katanya. Menanggapi usulan itu, Soraya Perucha, yang menghadiri munas dalam kapasitas sebagai peninjau, menyatakan, duku- ngannya terhadap permintaan Menpen. "Asal didukung den- gan prasarana yang dipersiapkan secara matang, saya yakin bisa lebih profesional," katanya. Sementara itu, Bambang Samiaji, ketua pelaksana munas, mengatakan, munas ini berlangsung dua hari dan diikuti seki- tar 200 orang. Soerjadi soal Aksi Mahasiswa Lucu, Tuntut SUI dan (079) Jumat Umanis, 1 Mei 1998 Bupati Ehok Sesalkan Mutu Gedung SMK Negeri Labuanbajo Ruteng (Bali Post) - Bupati Manggarai Drs. G.P. Ehok, MRP sangat menyesal kan mutu gedung sekolah me- nengah kejuruan (SMK) Negeri Labuanbajo yang kini tengah dikerjakan dan sebagi- an bangunannya sudah ham- pir selesai. Sebagian dinding gedung yang dibangun tahun 1997/1998 sudah dalam keadaan rusak dan pecah. Harus segera dipanggil kon- dana dengan dana Rp 900 juta traktornya untuk memper- lebih yang dilaksanakan sela- tanggungjawabkan hasil ker- ma tiga tahun anggaran sejak janya yang tidak betul ini. Ini 1997/1998. kontraktor yang tidak bertang- gung jawab dan perlu dibina," ujar Ehok geram yang saat itu didampingi Camat Komodo Drs. Liber Habut. Selain masalah tembok yang retak dan pecah, Ehok juga menemukan ruas jalan setapak di dalam lingkungan sekolah yang terbuat dari se- men, namun kondisinya sudah rusak total. Semennya sudah hancur dan ditumbuhi rumput liar. Kemarahan dan keke- salan Bupati Ehok di lokasi pembangunan gedung SMK Negeri itu makin memuncak karena jaringan listrik dan air minum yang menjadi tang- gung jawab Pemda Manggarai belum terpasang. Padahal dana untuk itu dari APBD II sebesar Rp 55 juta sudah diba- yar ke PLN Ruteng dan PDAM Manggarai. Kakandepdikbud Mangga- rai Drs. Antony Bagul Dagur ketika dihubungi Bali Post Kamis (30/4) kemarin di Ruteng sehubungan dengan masalah itu, mengaku tidak tahu menahu soal pengerjaan proyek pembangunan SMK Negeri Labuanbajo tersebut. Proyek itu ditangani langsung Kanwil Depdikbud NTT. Baik pimpro maupun pengawasnya ada di Kanwil. Kami di kabu- paten tidak pernah tahu siapa kontraktor pelaksana di lapan- gan dan berapa besar dana- nya. Kalau mau tahu soal proyek pembangunan SMK Negeri Labuanbajo itu, tanya- kan langsung ke Kanwil Dep- dikbud di Kupang karena pim- pronya ada di Kanwil," ujar Bagul. Ehok menyatakan keke- salannya saat mengadakan sidak atas hasil kerja CV Nusa Indah pimpinan Alfred Surya Perdana itu baru-baru ini. Ke- tika sampai di lokasi, Bupati Ehok hanya bertemu dengan sejumlah buruh yang sedang mengerjakan beberapa bagian bangunan, sementara kon- traktor dan pengawas proyek tidak ada. Bupati juga tidak menemukan papan leter proyek di lokasi, sehingga tidak diketahui besar dana proyek dan kontraktor yang Alfred Surya Perdana yang melaksanakan pekerjaan. dihubungi Bali Post beberapa "Siapa yang mengerjakan Keterangan yang dihimpun kali di Ruteng per telepon, proyek ini? Berapa dana ang- Bali Post menyebutkan, tidak berhasil diminta konfir garannya dan siapa pengawas proyek pembangunan gedung masinya. Keterangan yang proyek di lapangan? Masa ba- SMK Negeri Labuanbajo itu diperoleh menyebutkan, Alfred ngunan belum dimanfaatkan, dikerjakan CV Nusa Indah tidak mau diganggu karena kondisinya sudah rusak. Ruteng milik Alfred Surya Per- sedang sibuk. (log) Pemimpin harus Mampu sebagai Manajer, Bapak, dan Guru Mataram (Bali Post)- Gubernur NTB H. Warsito mengatakan, seorang pemimpin harus mampu bertindak sebagai manajer, bapak, dan guru. "Sebagai ba- pak, dia harus mampu men- gayomi bawahan dan masyarakat. Pemimpin harus membela bawahannya kalau bawahannya dalam keadaan sulit," cetusnya pada acara pelantikan beberapa kakanwil dan pejabat lingkup Pemda NTB, di Mataram, Kamis (30/ 4) kemarin. Achmad Budiono sebagai ke- pala BPS NTB. Di samping itu dilantik sekitar 29 pejabat di lingkungan Pemda NTB, di antaranya Drs. Kabul Sribali sebagai Asisten II Setwilda NTB, H.L. Achmad Djuani se- bagai Sekwilda Loteng, Drs. H. Syarifudin sebagai Kepala Biro Bina Perekonomian Sewtilda NTB, dan Drs. H. Moch. Yadis- ah sebagai Kepala Biro Tata Pemerintahan Setwilda NTB. "Saya sering sidak, tetapi terlihat aparat yang tidak ada pekerjaaanya. Bawahan yang tidak bekerja atau tidak tahu apa yang dikerjakan, itu kare- na salahnya pimpinan," tutur Gubernur Sebagai abdi negara, ucap- nya, aparat jangan terjebak dengan rutinitas pekerjaaan. Tetapi harus mengisi waktu untuk terus belajar, kreatif dan meningkatkan kemam- puan kerja. Gubernur juga Salah Pimpinan memaparkan hubungan Gubernur juga menyoroti aparatur negara dan masih adanya karyawan yang masyarakat sebagai mitra seolah-olah tidak tahu apa yang kuat dalam pemban- yang harus dikerjakan. Saat gunan. Sering dilupakan bah- melakukan inspeksi wa aparatur negara itu milik mendadak (sidak) ke kantor- rakyat. kantor, tidak jarang guber- nur melihat aparat yang pasif karena tidak tahu apa yang mesti dikerjakan. Pejabat yang dilantik ke- Keadaan ini, kata dia, dis- marin, masing-masing, Ir. Sis- ebabkan lemahnya kemam- woko sebagai Kakanwil PU puan pimpinan mendorong NTB yang baru, Husaini Ka- bawahan untuk kreatif dan dir, S.H. sebagai Kakanwil meningkatkan keterampilan di melayani masyarakat. Dep. Kehakiman dan Drs. kerja. Akan tetapi, tambah dia, sikap-sikap tersebut, tidak boleh mengurangi ketegasan dalam penentuan kebijaksan- aan dan pengambilan keputu- san baik terhadap penyalah- gunaan wewenang, pemboro- san maupun perbuatan tidak terpuji lainnya. Dikatakan, sikap aparatur akan dinilai masyarakat, ter- utama mengenai tingkah laku aparatur dalam menjalankan kewenangan atau menampil- kan kekuasaan yang diserah- kan kepadanya, dari mental birokrasi yang dilayani menja- (058) Pertanggungjawaban Presiden ABRI akan Garap 500 Hektar Kupang (Bali Post)- Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Drs. Soerjadi mengatakan sangat lucu jika mahasiswa menun- tut penyelenggaraan sidang umum istimewa (SUI) dan per- tanggungjawaban presiden mandataris pada saat seperti ini. Sebab pertanggungjawaban presiden baru diminta jika sudah ada repelita dan tidak dilaksanakan. Sementara SUI boleh dilaksanakan jika mandataris melanggar UUD dan GBHN. Lahan Setengah Tidur di Lobar Mataram (Bali Post)- Banyak tanah milik petani tercatat sebagai lahan setengah tidur, dalam arti tidak digarap secara maksimal. Hal ini dis- jiwa bisnis yang kuat. Demiki- ebabkan petani tidak memiliki an dikemukakan Bupati Lobar Drs. H. Mudjitahid. ing bisa ditanami tanaman keras menjurus pada keresahan sos- seperti kelapa, hortikultura, se ial. Guna mengantisipasinya, belum tanaman keras meng- hasilkan, bisa ditanami tanaman tumpang sari, misalnya kacang- kacangan dan sayuran. "Tidak seperti sekarang ini, pinggir lahan ditanami dengan kelapa, sementara lahannya dibiarkan kosong tanpa hasil," ujarnya. Mudjitahid menyadari ABRI dengan Deptan serta de partemen terkait lainnya men- gambil langkah strategis melakukan Operasi Bhakti Manunggal Pertanian. Melibat- kan satuan ABRI, aparat pe- merintah serta masyarakat, untuk menggarap lahan telan- tar Korem mempersiapkan lah- gadaan bibit. Untuk itu diben- an tidur 4.300 hektar se- NTB, bisa diperoleh bantuan dana hektar, Lobar 500 hektar, Lo- tuk kelompok-kelompok agar dengan rincian Mataram 200 untuk penyediaan bibit. ini,kok. Bagaimana meminta pertanggungjawaban. Apala- "Wong masa jabatan presiden baru berjalan dua bulan gi belum ada repelitanya," kata Soerjadi dalam pidato poli- tiknya kemarin di hadapam para petinggi partai seperti Sekjen Buttu R. Hutapea, mantan sekjen Nico Daryanto, ketua DPD PDI NTT, Drs. Simon Hayon, para ketua DPC PDI se-NTT, para muspida NTT dan massa serta simpati- kesulitan petani dalam hal pen- san partai banteng. mata menyangkut repelita yang ditetapkan dan tidak di- Dikatakan, pertanggungjawaban mandataris semata- laksanakan sebagaimana harapan bangsa. Dalam masa dua bulan ini, sulit untuk menilai hal ini. langgar UUD dan GBHN, "Memangnya ada UUD dan Demikian juga SUI yang baru sah jika mandataris me- GBHN yang dilanggar," katanya retoris. saat ini. Menurut politisi kawakan ini, tuntutan-tuntutan sumir mahasiswa ini harus diwaspadai dalam setiap aksinya. Sebab, aksi mahasiswa di mana pun sangat potensial un- tuk ditungganggi oleh pihak ketiga yang hendak mengam- bil keuntungan. Kendati demikian, kata Soerjadi, PDI sangat menaruh simpati terhadap pikiran kritis mahasiswa yang lama din- inabobokan oleh ketentuan Normalisasi Kehidupan Kam- sanakan dua hari itu, dimak- dan kehidupan antarumat akan pemerintah berjalan se- pus (NKK). Bagaimana pun, teriakan para mahasiswa ad- sudkan untuk membangun harus tetap rukun dan penuh suai harapan," ujar Uskup alah teriakan sekian banyak warga masayarakat yang diam dan menciptakan kerukunan kedamaian dengan saling Edu. hubungan antarumat lima mengasihi satu sama lain. Ketua panitia penyeleng- Mantan aktivis mahasiswa dan anggota MPRS itu kemba- agama besar yang ada di Hanya dengan saling gara pertemuan itu Gallus mengingatkan kader-kader PDI agar mengendalikan, tidak Manggarai, yakni Katolik, kasih antara sesama umat Ganggus, B.A. mengatakan, Bukan berarti PDI takut bersuara, namun PDI sebagai ikut-ikutan dalam aksi seperti yang digelar para mahasiswa. Protestan, Hindu, Buddha setiap agama, kerukunan dalam kegiatan ini selain dan Islam. Pertemuan ini di- kedamaian tercipta. Jika ke- didengarkan materi ceramah partai politik, telah mempunyai saluran jelas yang beda landasi suatu pemahaman hidupan antarumat beraga- dari setiap pemimpin agama dengan jalan yang ditempuh mahasiswa. bahwa para pemeluk semua ma rukun dan damai dengan yang ada, juga ada ceramah agama itu adalah umat Tu- sikap saling terbuka, segala Bupati Manggarai Drs. G.P. han. Karenanya, hubungan hal dan soal yang berawal Ehok, MRP dari unsur pe- dari sikap saling curiga akan merintah. Panitia juga meng- terhindar. Karena itu, dalam hadirkan penceramah dari Merpati Jembatan Udara Nusantara JI. Melati No. 51 Denpasar Reservation: 07.00-21.00 Phone: 235358 (Hunting) Ticketing: 07.30-19.00 Hotline Service: 722740, 722741 JADWAL PENERBANGAN JUMAT MZ 6600 07.00 DENPASAR-MATARAM MZ 756 07.00 DENPASAR U. PANDANG -AMBON MZ 6612 08.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6550 09.30 DENPASAR-MATARAM- SUMBAWA SUMBAWA MZ 6520 09.30 DENPASAR-MATARAM BIMA MZ 844 09.30 DENPASAR PORTHEDLAND MZ 642 09.40 DENPASAR-DIL MZ 6604 10.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6502 11.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6608 12.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6556 12.20 DENPASAR LABUANBAJO DENPASAR R-MATARAM MZ 6504 13. 20 MZ 6610 14.00 DENPASAR- MATARAM MZ 6512 15.00 DENPASAR-MATARAM MZ 643 15.10 DENPASAR-JAKARTA MZ. 707 15.50 DENPASAR-SURABAYA BANDUNG BANDUNG MZ 647 16.00 DENPASAR DENPASAR-SURABAYA MZ 6614 16.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6514 17.20 DENPASAR-MATARAM MZ 736 17.30 DENPASAR-SURABAYA SEMARANG MZ 998 18.50 DENPASAR PERTH Pengacara di Loteng tidak Mau (072) pertemuan ini peserta utu- KWI pusat yakni sekretaris Bela Tersangka Pengeroyok Sarkanies san dari setiap agama bisa eksekutif komposisi hubun- berdialog secara terbuka den- gan antarumat beragama Praya (Bali Post) - gan penuh kekeluargaan dan Romo Issmartono. Utusan persaudaraan. "Dengan setiap agama sebanyak 20 demikian, kerukunan hidup orang dan biaya pelaksanaan antarumat beragama di daer pertemuan bersumber dari ah Manggarai tetap lestari bantuan Uskup Ruteng dan sehingga pembangunan yang Bupati Kepala Daerah Mang- diprogramkan dan dilaksan- garai. (log) BOURAQ AIRLINES di Komp. Sudirman Agung Blok A47-48 JPB, Sudirman Denpasar Bali Telp. 241397 (hunting) Fax. 241390 DENPASAR Reservasi dan Penjualan Tiket Pkl. 08.00 sd. P. 22.00 Wita Dept/Arr bersedia menjadi pembela (penasihat hukum) dari 18 orang Sejumlah pengacara di Lombok Tengah mengancam tidak tersangka yang diduga melakukan penganiayaan terhadap almarhum Sarkanies, S.H., pengacara yang menjadi kor Kecamatan Batukliang Rabu (22/4) lalu. ban amukan massa warga Dusun Tundung, Desa Mantang, Kepada wartawan di Desa Banyu Urip Kecamatan Gerung Kamis (30/4) dalam acara Pen- canangan Operasi Manunggal Mudjitahid menjelaskan, di Lo- (OM) ABRI bidang pertanian bar OM ABRI akan menggarap 500 hektar lahan setengah tidur jung, Bayan, Sekotong serta di empat kecamatan yaitu Tan- Gerung. "Melalui OM ABRI ini petani bisa memanfaatkan lah- an sebaik-baiknya," harap Mud- jitahid. Kurangnya jiwa bisnis menyebabkan petani menerima keadaan apa adanya. Mereka hanya mengolah lahan pada musim hujan. Pada musim ke marau mereka cenderung mem- biarkan lahannya kosong. Sebe- narnya, lahan kering memiliki potensi yang lebih besar dari lahan sawah irigasi. Lahan ker teng 1.000 hektar, Lotim 500 Danrem 162/Wira Bhakti hektar, Sumbawa 800 hektar, sambutannya menyampaikan, 800 hektar. Tenaga yang disiap- Kol. Inf. Soekotjo HS dalam Dompu 500 hektar dan Bima NTB tidak akan kekurangan kan ABRI satu SSK ABRI pangan apabila lahannya dikel- gabungan sebanyak 150 orang, ola dengan baik dan sungguh- sedangkan pada tiap kabupat- sungguh. Di NTB masih ada en diturunkan satu SSK Satgas ribuan hektar lahan tidur yang dengan 100 orang personel. belum sempat digarap Pencanangan OMABRI Per masyarakat. Dewasa ini kondi- tanian selain dihadiri Bupati si pertanian tanaman pangan Lobar serta Danrem 162/Wira dalam keadaan kurang men- Bhakti juga dihadiri Wagub guntungkan, akibat musim ke- NTB Drs. H.L. Azhar. Lahan marau yang berkepanjangan. yang ada ditanami dengan kede- Apabila hal ini tidak segera lai jenis wilis yang diharapkan diatasi akan berdampak timbul- memberikan hasil 1,3 ton per nya kerawanan-kerawanan dan hektar. Karyawan BSK Diduga Gelapkan Uang Rp 4 Juta (060) Sumbawa Besar (Bali Post) Kecamatan Sumbawa ternyata hak BSK merasa prihatin den- SR (27), oknum karyawati tidak ada. Direktur BSK Syam- gan keluarga SR. Rencana Bank Samawa Kecamatan sul Rizal menjelaskan, semula penyelesaian itu ternyata Alas, Kabupaten Sumbawa tidak percaya dengan raibnya tidak membuahkan hasil, se- diduga menggelapkan uang SR ke Saudi. Ketika karyawati hingga BSK menempuh jalur benarnya sudah ditangani dan kades Jorok, baru diketahui mang pernah menghubungi sebesar Rp 4 juta. Kasus ini se- itu ditanyakan ke orangtuanya hukum. "Keluarga SR me- Polsek Alas, namun SR dikabar bahwa SR telah berangkat ke kami, hanya saja sampai kan telah kabur menjadi TKW Saudi. Tak hanya BSK yang sekarang tidak ada realisasin- merasa kecolongan dengan ulah ya," ujarnya. ke Saudi. Informasi yang di peroleh SR. Aparat Desa Jorok mengal- Kades Jorok Wahyudin "Alasan para pengacara di Loteng tidak mau mendamp- Bali Post, Rabu (29/4) menyebut ami hal serupa, karena ia ke membenarkan SR sudah be- ingi para terdakwa mulai dari tingkat penyidikan sampai kan, kasus penggelapan uang Saudi secara ilegal. rangkat ke Saudi secara ilegal. di pengadilan, yaitu untuk menunjukkan rasa solidaritas yang terjadi pada April 1997 itu, Menurut seorang Sesuai laporan dari ayahnya, kepada rekan seprofesinya yang meninggal dunia akibat pernah ditangani Kejari Sum- karyawan BSK, kasus ini sem- SR dikabarkan berada di Mat- dianiaya massa warga Tundung tersebut," kata seorang bawa, setelah menerima lapo- ula akan diselesaikan secara aram. pengacara praktik di Praya Kamis (30/4) kemarin. ran tertulis dari Polsek Alas. kekeluargaan, mengingat pi- Menanggapi ancaman sejumlah pengacara di Loteng yang Tetapi, karena berkas pemerik- enggan menjadi pembela para tersangka yang diduga meng- saan itu belum lengkap, akhirn- hakimi Sarkanies hingga tewas itu, seorang Jaksa senior di ya berkas itu dikembalikan ke NTB H. Lalu Muh. Syamsir, S.H. menyatakan tindakan Polsek Alas sejumlah pengacara itu kurang tepat dan terkesan emosion- Sudah dua kali SR dipang- al. "Saya kira kurang etis, dan apa alasan mereka (pengac- gil dengan surat oleh Polsek ara) itu mengancam tidak mau mendampingi para tersang- Alas, namun ia tidak hadir. Ke- ka," kata H. Syamsir sambil menyatakan seorang pengac- tika panggilan ketiga disampai- ara yang juga sebagai salah satu unsur penegak hukum kan, baru diketahui bahwa dia harus berdiri di atas kepentingan umum. (SR-red) sudah berangkat ke "Menjadi pembela para tersangka yang diduga menga- Saudi Kamis (16/4) malam niaya Sarkanies bukan berarti membela dan membenarkaan melalui PT SS," kata seorang hal-hal yang salah, tetapi tujuannya tidak lain hanya un- warga. tuk mempercepat proses penyelesaian perkara mulai dari penyidikan sampai penuntutan di pengadilan," kata Syam- ROUTE PLT NO Day SURABAYA BO 790 SURABAYA BO 395 BANJARMASIN BO 790/293 BALIKPAPAN BO 395/207 SINGAPURA BO 395 BATAM BO 790/100/692 JAKARTA BO 790/100 UJUNGPANDANG BO 790/409 06.30-06.10 11.25-11.05 06.30-12.05 11.25-15.30 11.25- 06.30-11.30 06.30-08.00 06.30-10.10 Daily Daily Daily Daily Daily Daily Daily Daily sir. (har). Dengan raibnya SR ke Sau- di membuat pihak BSK kebin- gungan. Berulang kali ia dicari ke alamatnya di Desa Jorok, (052). Pemerintah Daerah Tingkat II LOMBOK TIMUR Beserta Seluruh Masyarakat GUMI PATUH KARYA Mengucapkan Selamat dan Sukses atas Dilantiknya Drs. H. FAESAL TAMIN menjadi Sekjen Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia Tanggal 27 April 1998 Bupati Kepala Daerah Tk. II Lombok Timur ttd. Mochamad Sadir K. 25587 Jumat Umanis, 1 Mei 19 Harian untuk Bali P Pengemban Penga Terbit Sejak 16 A Tajuk Re Kasus Oran menjadi Is HILANGNYA sejumlah toko belakangan ini berkembang menja keprihatinan bukan hanya muncul donesia, tetapi mulai menyentu Tanggapan di dalam negeri m Munculnya kembali korban penculi kemudian mereka beberkan, j kejelasan, bahkan makin membin keamanan, keluar pernyataan instansinya. Dengan adanya reaksi dari lua dalam bentuk pertanyaan lima mereka, rasanya sudah saatnya pe keamanan, memperhatikan mas Apabila masalah itu berlanjut ber makin membuat resah masyar pemerintah, termasuk aparat k Dalam suasana merosotnya kepe negeri, serta krisis ekonomi, kon merugikan bangsa kita secara ke Kita sering berbicara tentang k ekonomi kita secara mandiri. Seb pernyataan semacam itu memiliki perlu melihat kenyataan yang ada yang melanda negara-negara Ame dengan bantuan internasional. Kr negara sekuat Korea Selatan pun, uluran tangan dari IMF. Demikian Sementara itu, krisis ekonomi ya Asia. Dewasa ini dunia makin men mengucilkan diri sudah tak bisa dila bidang ekonomi. Dari sejarah kita kita terpuruk dalam kesulitan melakukan politik isolasi dengan k semua hubungan kerja sama dan pemerintah Orde Lama tumbang, menghadapi perekonomian negara Kita pun bisa belajar, bahwa keber keadaan buruk itu juga berkat ke luar. Kita memang juga meng pemerintah Orde Baru pun akhirny pahit, karena bantuan luar negeri menggembung tak kurang dari 14 Kita sudah bertekad memasuk terbuka lewat jalinan Kerja Sama B Dalam jalinan semacam itu masyarakat dunia yang terbuka. H diri dalam masalah-masalah kita se bagian tak terpisahkan masyarak konsekuensi berat, salah satu di a kemampuan kita untuk memp masyarakat internasional. Keperca menentukan tingkat bantuan yang kerja sama yang bisa kita bangun Pergaulan internasional dewa pada tahun-tahun mendatang, did Iklim pergaulan internasional ama hak asasi manusia, senjata nuklin digunakan untuk mendorong pe pelaksanaan hak asasi manusi diterapkan sebagai tekanan untu hak asasi manusia dan pengem masal. Bantuan dan hubungan negara-negara yang dengan gigih dan pelaksanaan hak asasi manu buat mereka yang melecehka membangun persenjataan pemus Orang hilang bukan masalah k sekadar masalah gangguan kear masalah kemanusiaan. Penculika perampasan terhadap kebebasar salah satu dari hak-hak asasi n mengerti mengapa demikian be Barat kepada kasus yang terjadi Kita tidak bisa menepis soro dengan kata-kata atau sikap b menunjukkan kedewasaan berban tersebut secara tuntas. Keberhas belakang kasus orang hilang te kepada masyarakat internasion sebenamya terjadi, tetapi juga ke melaksanakan hak asasi manusia lewat kata-kata hanya akan men diri, sebaliknya jawaban beru membeberkan fakta nyata te berbangsa kita. Surat Per Persyaratan: Sertakan Fotok Tentang Pernyataan Rudini ta b P Tiap kali Pak Rudini, man- k tan Mendagri, mengemuka- kan pendapatnya, tiap kali saya mengaguminya. Dari rasa kagum ini saya ingin menafsirkan pendapat beliau sehubungan dengan kasus be- berapa orang yang dikabarkan hilang, seperti diberitakan Bali Post, 29 April 1998. Ada salah seorang saksi terhadap kasus 2 itu yang hendak minta suaka K ke negara lain. Pak Rudini lalu b berkata: "Lebih baik mati dari- d pada harus minta suaka poli- b tik yang akhirnya dapat men- d ciptakan citra buruk bagi K bangsa Indonesia." te Andai saja beliau pribadi kena mengena dengan kasus k itu dan berkata: "Saya lebih p baik mati daripada ...dst.", ti maka kekaguman saya makin p bertambah-tambah. Namun berita Bali Post itu memberi ke saya bayangan dan tafsiran n begini: hendaknya 'si saksi' p tidak mencari suaka politik sekalipun harus mati agar p tidak memperburuk citra bangsa Indonesia. Harapan ini g tidak bijaksana dan tidak be- sa nar. Memang tiap warga nega- n ra Indonesia wajib bersedia te mengorbankan jiwanya untuk pe Tanah Air, namun semangat ke ini harus kita terapkan mela- g lui diri kita sendiri dan bukan ka dengan mengharap atau min- m Bali Post Sudarsana Anggota F Anom, Sar yar: Alit Sumertha, Jembrana: Ed Bambang Hermawan, Darmawan Talino, Nur Haedin, Riyanto Rabba Wiliarto. NTT: Hilarius Laba. Yogy 2cm Color Rendition Chart