Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Bernas
Tipe: Koran
Tanggal: 1992-11-23
Halaman: 03

Konten


gyakarta ri rakat inggung tentang jumlah yang ada di Museum HB yokusumo mengatakan apat menyebutkannya masti. Tetapi hingga saat H Prabukusumo selaku la museum itu sudah man menata, sehingga di- sebuah tim yang bertu- nyeleksi dan menentu- ang peninggalan yang pajang dalam museum buat berbentuk pendo- ini, tim tersebut sudah ukan empat kriteria berbagai koleksi yang aikan masyarakat, yakni dipajang di museum, jika ada tempat, ditun- ajangannya, atau ti-dak dipajang lebih dahulu. hingga saat ini, belum bangan dari masyarakat Hitolak pihak Keraton arta," jelasnya.. urut rencana, kelak Mu- HB IX itu akan menjadi tu rangkaian acara kun- wisata di lingkungan Yogyakarta. Oleh kare- hingga saat ini Tepas ata belum menentukan an tanda masuk. entara itu, rangkaian eraton Yogyakarta terse- a akan diisi dengan pa- kesenian, yang menam- Bedoyo Arjuna Wiwaha agmen wayang orang lakon Begawan Cipta- intaraga oleh Kawedan- geng Punakawan Krido wo. Juga diselenggarakan en golf HB X Cup di golf Dirgantara. (ran/tra) ninggal gan barang bukti ini, keras meninggalnya, o akibat tersengat aliran sewaktu memperbaiki, aliran listrik di kamarnya mentara itu, Ngatmin Hen- rdoko (71), warga Samir- GK II/314 Yogya, Sabtu Osiang sekitar pukul WIB mengalami luka kibat tertabrak microbus, 29 A yang dikemudikan g Lestari (33), di Jalan Sa- Baru, Depok, Sleman. dirawat di RS Dr Sardjito. (pur) p 9 Juta Lebih yang tinggal tak jauh dari saksi. nurut pengakuan korban pan petugas, antara lain V berwarna 17 inci, mesin listrik, arloji, amplifaiyer diesel serta serta uang Rp 50.000. Jumlah kerugi- uruhnya mencapai Rp 9 bih. uga kawanan pencuri ma- engan cara merusak pintu unci. Saat itu juga korban orkan peristiwa tersebut Dihak berwajib yang kini mengusut.(hri) ebotol Minuman Keras, Ditebus a Bulan Penjara 2, Bernas a-gara mencuri sebotol man keras merk Vodka di Ramat, Edi Jontarman marus menjalani hukuman a dua bulan penjara sesuai an Hakim Jarnis Saiddin Pengadilan Negeri Yogya- Sabtu (21/11). usan itu, lebih ringan satu dari tuntutan Jaksa Riyadi wanto SH yang mengaju- ntutan tiga bulan penjara emaja asal Bangka, Suma- elatan itu. am persidangan terung- 26 Oktober 1992 lalu, Edi memenuhi kesukaannya K-mabukan tapi tidak iki uang. Ia lalu berjalan usuri Jalan Malioboro. ai di Toko Ramai Edi ma- e dalam toko menuju ke berbagai jenis makanan inuman di toko itu. Diam- sebotol minuman keras masukkan ke balik baju- anpa niat untuk memba- a di kasir. orang penjaga toko mencu- Edi, yang kemudian me-. hkan kepada petugas Sat- Setelah digeledah, dite- n sebotol minuman keras seharga Rp 2300 yang bunyikan di balik baju. lu diserahkan pada pihak jib, hingga mendapat an hukuman dua bulan ra. mentara itu, pada sidang lain di PN Yogya, seorang bemama Suhamo (35), duk Berbah, Sleman, di- hukuman dua bulan pen- Halam masa percobaan 4 karena terbukti melarikan rang lain. an diberikan dalam sidang hari Sabtu (21/11) lalu. tusan diberikan majelis yang diketuai Moelyono bantu Salim Wibowo SH da Bagus Somya SH, lebih m dari tuntutan Jaksa M. SH yang sebelumnya me- at hukuman selama empat penjara terhadap Suhar- asus itu melibatkan Mdt wanita yang pergi bersama kum, padahal ia masih ber- sebagai istri Jmd. gan ini warga Umbulharjo a. (bbs) Color Rendition Chart BERNAS Untuk Hindari Kerawanan Sosial AGENDA YOGYA Pemda Diminta Membuat ANGKUTAN DARAT Kereta Api Yogyakarta Jakarta KA Bima I- Jakarta Kota (KHU.Rp 55.000,Eks A Rp 52.000, Eks B Rp 40.000) KA Fajar Utama-Gambir (Eks A Rp 35.000, Eks B Rp 30.500, Bis.Rp 15.000) KA Senja Utama Yogya-Gambir (Eks A Rp 38.000, Eks B Rp 35.500, Bis.Rp 17.000) KA Senja Ekonomi Lempuyangan-Pasar Senen (Kbs Ek Rp 7) p7.000) KA Senja Utama Solo-Gambir (Bis. Rp19.000) KA Senja Ekonomi Solo-Tanah Abang (Klas III Rp 7.000) KA Gaya Baru Malam-Pasar Senen (Klas Rp 7.000) KA Ekspres Solo-Pasar Senen s ll Rp Ill (Klas KA Jaya Baya Surabaya (Bis. Ap 15.000) 6 6.500) KA Matarmaja Malang (Klas III Rp 7.000) Jurusan Yogyakarta-Bandung KA Mutiara Selatan (Eks A Rp 33.000, Eks B Rp 24.000, Bis.Rp 16.000) VA KA Ekspres Surabaya (Klas III Rp 4.400) V KA Senja Mataram (Bis Rp 14.000) KA Cepat (opthe (Bis. Rp 4.000) Jurusan Yogyakarta-Surabaya KA Bima Ebe & D (Eks A Rp 46.000, Eks B Rp 35.000, Bis.Rp 30.000) www KA Mutiara (Eks A Rp 33.000, Eks B Rp 24.000, Bis.Rp 16.000) KA Ekspres Slang Bandung (Bis.Rp 11.000, Ek Rp 4.400) KA Cepat Purbaya (Klas Ek Rp 3.300) Denpasar Hongkong Jakarta Manila Medan Pekanbaru Singapore Surabaya Taipei CHINMI SI TANGAN BAJA SG014/SG505 SG014/S068 SG014/SG022 SG014/SG624 SG015 SG014/SQ02 SG014 SG014/SQ74 SG014/SG022 SG014/SG514 KANSFE SG014 SG015 SG014/S06 SG014/SQ16 SG014/BR238 SG014/BR236 BOY MARI KITA LANJUTKAN! Hubungi Telepon 66353, 61475, 66315, 65790 Ext - 141 Kantor buka pukul 06.00-21.00 Tiket diambil di agen/diantar. Merpati Nusantara BAIK NDORO SEKALI- PUN AKU BERUSAHA MENYERANG SAAT GION MENARIK NAFAS..... Brk 08.35 08.35 TAPI KARENA AKU HARUS BERADA D LUAR JANGKAUAN KUNG FU ANGIN PUYUR, SERANGAN BALIKKU JADI LAMBAT 08.35 08.35 19.45 08.35 APA NGGAK 08.35 08.35 ADA CARA YANG BAGUS UNTUK AE- 08.35 08.35 08.35 NYERANG YA 19.45 08.35 HUP! KA Gaya Baru Malam (Klas Ek Rp 4.500) Jurusan Yogyakarta-Purwokerto KA Purbaya (Klas Ek Rp 2.700) TAXI Centris 2548, 4877- Indra Kelana 5819, 63910 - ASA 2027, 88018-JAS 73737 - Puskoveri 63551, 63555-Rajawati 2976. Buka pintu Rp 800, setiap kilometer kemudian Rp 400. Khusus JAS Taxi, tarif argo berlaku untuk seluruh DIY. ANGKUTAN UDARA 08.35 08.35 08.35 Brk. 21.00 07.00 18.00 17.10 19.30 GARUDA INDONESIA Yogyakarta Jakarta GA 429 (kecuali Sabtu, berangkat 07.55 tiba 08.55) GA 431 (09.00-10.00) GA 433 (12.00-13.00, khusus Sabtu 16.45-17.45) GA 435 (13.00 -14.00) GA 437 (16.00-17.00) GA 441 (khusus Senin, Selasa, Kamis, Sabtu, Minggu 18.45-19.45) GA 439 (khusus Senin, Selasa, Kamis, Minggu 20.10-21.10) ekonomi Rp 116.000. Eksekutif Rp 154.500. Yogyakarta Denpasar GA 628 (kecuali Sabtu, berangkat 07.50 tiba 10.10) GA 630 (08.20-10.40) GA 632 (12.00-14.20) GA 634 (kecuali Sabtu 16.00-18.20) GA 636 (12.20-14.40) GA 638 (khusus Senin, Selasa, Kamis, Sabtu, Minggu 20.00-22.20) Jam berangkat WIB, jam tiba Witeng Rp 108.300. Denpasar-Yogyakarta GA 631 (07.15-07.25) GA 633 (11.15-11.25) GA 635 (15.15 15.25) GA 637 (16.15-16.25). Jam berangkat Witeng, jam tiba WIB Rp 108.900. Sempati Air, Fokker F-100 Dari Yogyakarta Tujuan : Balikpapan Bangkok Batam 17.30 05.40 05.40 20.25 21.53 23.21 K 2 21.25 08.00 00.40 01.35 13.10 09.47 22.32 14.50 Tiba 05.42 05.00 02.45 06.30 07.30 06.36 17.58 Tiba 18.05 17.40 17.58 11.50 13.15 22.45 20.30 09.35 19.20 13.35 17.10 13.25 20.25 19.50 19.50 20.20 22.00 20.16 21.43 Dari Yogyakarta (berangkat pukul 07.15) ke Surabaya Rp 57.700; Denpasar Rp 108.300; Bima Rp 232.600; Maumere Rp 288.700; Mataram Rp 150.600; Kupang Rp 307.900; Ujungpandang Rp 240.800; Palu Rp 329.300; Ambon Rp 420.100; Banjarmasin Rp 171.500; Balikpapan Rp 240.800; Samarinda Rp 285.300; Tarakan Rp 285.300, Kendari (Rabu, Sabtu) Rp 309.500; Waingapu (Rabu, Jumat, Minggu) Rp 248.500. Bouraq Indo 23.06 18.57 Dari Yogyakarta (berangkat 08.50) ke Banjarmasin (12.00) Rp 151.000. Balikpapan (12.30) Rp 214.000. Samarinda (14.30) Rp 254.000. Palangkayara (14.35) Rp 208.000. Palu (15.20) Rp 302.000 Yogyakarta - Bandung (14.15-15.35) Rp 64.000. TELEPON PENTING 04.37 Penolong Bahaya Kebakaran (PBK) 113, 87101-Pemda DIY 62811 - Pemda Kodya Yogya 5865- PMI Yogya 72176 - Ambulance 118-SAR DIY 87559 - Gangguan Telepon 117-Gangguan PLN 2402 - Informasi Turis 3543 - Stasiun Tugu 2870 - Garuda Indonesia 5184 - Merpati Nusantara 4272 - Bouraq 62664 - Terminal Bus Umbulharjo 87834-Pertolongan Polisi 110-Polwil Yogya 2487-Polresta Yogya 2511 - Polsekta Gondomanan 2376 - Ngampilan 2185 - Wirobrajan 2832 - Kraton 87793- Mantrijeron 3167 Mergangsan 2138 - Umbulharjo 3916 - Kotagede 2577 - Gondokusuman 3125- Pakualaman 3178- Danurejan 3709-Gedongtengen 2696 - Jetis 3136-Tegalrejo 3877-RSUP Dr. Sardjito 87333-RS Bethesda 88876-RS Panti Rapih 63333-RS PKU Muhammadiyah 2653- RS Sudirman 2683-RS Ludira Husada Tama 3651 dan 2033 (dokter dapat datang ke rumah).- RS Khusus Bedah Patma-suri 72021-RSUD Kodya Yogyakarta 71195-RS Mata Dr. Yap 62054-RS Syaraf Puri Nirmala Pakualaman 5255-Klinik 24 jam 18.00 06.00 06.40 19.15 17.00 05.10 18.15 Perda tentang Pondokan Beran, Bernas Fraksi Persatuan Pembangun an (FPP) dan Fraksi Partai De- mokrasi Indonesia (FPDI) DPRD Tingkat II Sleman mengusulkan agar masalah pondokan diatur dalam peraturan daerah (perda). Sebab dikhawatirkan pondokan akan menjadi sumber kerawan an moral dan kerawanan sosial. Kedua fraksi ini mengemuka- kan pendapatnya ketika me- nyampaikan Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Rencana Peraturan Daerah (RPD) tentang Perubahan APBD Kabupaten Sleman 1992/93, Sabtu siang di Gedung DPRD Tk II Sleman. Menurut kedua fraksi ini, masalah pemondokan memerlu- kan penanganan yang serius, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Juru bicara FPDI Dwi Siswan- to kepada Bernas mengatakan, masalah pondokan di wilayah Sleman harus mendapat perhati- an yang seksama. "Selama ini masalah pondokan belum diatur dalam peraturan yang baku, ha- nya berdasar SK Bupati. Padahal kalau dicermati, banyak dijum- paui adanya pondokan yang di- hupi mahasiswa dan pelajar ber- lainan jenis. Terus terang ini dapat menimbulkan hal-hal ne- gatif," katanya. Sementara juru bicara FPP Drs H Abdullah Effendi juga mengingatkan, pondokan meru- pakan wahana kombinasi dan sosialisasi antar tradisi kedae- rahan. Sehingga di sini sangat mungkin timbul masalah moral dan sosial yang rawan. Dwi Siswanto mendukung hal ini dan menyatakan, bila Sleman mempunyai perda yang Wonosari, bernas Pada zaman sekarang ini, bu- kan pada tempatnya lagi jika koperasi mengeluh kesulitan modal. Sebab melalui berbagai kesempatan, pemerintah telah memberikan fasilitas permodal-, an untuk pengembangan usaha koperasi. Kepala Kantor Departemen Koperasi Kabupaten Gunungki- dul Mugiyo Winardi BSc menga- takan hal ini pada pembukaan Temu Karya Koperasi Gunung- kidul di aula kecamatan Playen, Sabtu (21/11). Selain bantuan fasilitas modal, dengan berbagai kebijaksanaan pemerintah, sa- ngat memungkinkan berkem- bangnya suatu koperasi. "Tetapi karena berbagai peluang peme- rintah ini belum semua bisa dimanfaatkan koperasi, teruta- ma oleh pengurusnya, tidak mengherankan keluhan modal pada koperasi masih sering ter- jadi," tambahnya. Mugiyo Winardi mengakui, masalah modal memegang pe- ranan penting. Tetapi faktor lain yang tidak kalah pentingnya da- lam pengembangan suatu kope- rasi adalah memperkokoh orga- nisasi dan manajemen, terutama kemampuan koperasi dalam KUNG FU ANGIN PUYUH Penerbit PT Elex Media Komputindo GAAT ITU SION SUDAH SELESAI MENARIK NAFAS DAN SIAP MENERIMA SERANGAN Иллада в SERRR mengatur pondokan, setidaknya memberi rasa aman bagi para orang tua yang menyekolahkan anaknya di Yogyakarta ini. S "Termasuk pengaturan ten-. tang induk semang. Sebab pon- dokan selama ini kebanyakan ti- dak memperhatikan masalah tersebut. Sehingga tidak ada yang mengawasi para mahasis- wa dan pelajar itu," tambah Dwi Siswanto. 127 Namun dari sisi lain, FPP mengakui pondokan mampu menjadi sumber potensi untuk mendukung jalannya pemba- ngunan di Sleman. "Jumlah pon- dokan di wilayah Sleman me- nunjukkan angka yang cukup tinggi," ujarnya. Koperasi Tidak Perlu Sleman dan Badung Saling Tukar Keluhkan Sulitnya Modal Pengalaman Pembangunan Tingginya kuantitas pondok- an serta melihat gejala perkem- bangannya pada masa-masa mendatang, maka menurut Ab- dullah Effendi, diperkirakan ber- bagai permasalahan akan ber- kembang di dalamnya. "Di sini- lah perlunya perda yang dapat memuat segala macam permasa- lahan, yang ada kaitannya de- ngan pemondokan," tegasnya. Sedangkan FPDI melalui juru bicaranya, Dwi Siswanto juga mempertanyakan tidak adanya kenaikan pungutan retribusi da- ri pos pondokan dalam peru- bahan APBD. Padahal menurut FPDI, pondokan ini sangat po- tensial untuk peningkatan PAD. Masalah tanah Sedangkan dua fraksi lainnya, Fraksi Karya Pembangunan (FKP) dan Fraksi ABRI, dalam kesempatan tersebut menyoroti masalah tanah. FKP melalui juru bicaranya Drs Wardji Reksohu- tomo BA mengatakan perlunya menyadarkan anggotanya untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pelaksana dan anggotanya secara mandiri. "Sehingga sekarang ini sudah saatnya ketergantungan terha- dap pemerintah mulai ditinggal- kan," ujarnya. Menurut Kepala Kantor De- partemen Koperasi Gunungki- dul ini, penggarapan di bidang organisasi dapat dilakukan de- ngan mengadakan penerangan dan penyuluhan serta pendidik- an bagi para anggotanya secara aktif dan kontinyu. Baik itu di- lakukan sendiri oleh koperasi ataupun terkoordinasi, maupun kerja sama dengan Dewan Ko- perasi Indonesia (Dekopin), se- hingga pembinaan intern keang- gotaan koperasi dilakukan seca- ra lebih intensif. "Di sini nanti- nya akan timbul rasa handarbe- ni dan bangrungkebi terhadap koperasi," katanya. Mugiyo Winardi lebih jauh menjelaskan, upaya memperlu- as keanggotaan koperasi dapat dilakukan dengan membentuk kelompok anggota dan masya- rakat berdasarkan wilayah atau domisili sehingga dalam satu kelompok tersebut terdiri dari berbagai unsur anggota. (ryo) 28 GA SING BENDE MATARAM CERITERA: HERMAN PRATIKTO AMBAYOra New GAMBAR: HASMI SEMOGA TIDAK BERKEMBANG JADI BURUK... WAH BAGUS. SIKAP PEMUDA ITU TIDAK LAGI BERSAHABAT... AYO, AUTER АКК AAAAAAAT! Managh Sint-Mitt pemikiran tentang akibat pele- baran dan pengaspalan jalan-ja- lan kabupaten atas partisipasi masyarakat. Tanah rakyat yang terkena pelebaran, menurut FKP hen- daknya dipermudah pensertifi- katannya, dan hendaknya PBB yang harus dibayar disesuaikan dengan luas riil tanah setelah pelebaran. 495 F-ABRI melalui juru bicara- nya, Drs M Sodiq mempertanya- kan langkah yang diambil Pem- da Sleman tentang status tiga ru- mah yang masih dalam sengke- ta dalam pembangunan jalan lingkar Gamping. Di samping itu F-ABRI juga mempertanyakan alih fungsi dan status tanah kas desa di wilayah Sindumartani, Ngem- plak yang dijadikan hunian su- dah cukup lama untuk pemin- dahan penduduk dari bahaya bencana Gunung Merapi. FKP dan F-ABRI juga mem- pertanyakan upaya yang ditem- puh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sleman dalam pengurus- an sertifikat tanah. Menurut F- ABRI pengurusan sertifikat ta- nah berkesan sangat lamban, Kasus Suami Bunuh Istri dan sering terdapat berkas yang hilang. Sedang menurut FKP, masih ditemui adanya sertifikat yang tidak seragam, ada yang berbu- lan-bulan bahkan bertahun-ta- hun baru jadi. Namun ada pula yang selesai dalam waktu sa- ngat singkat. Di samping itu ada pula yang harus mengeluarkan uang dengan nominal tertentu melebihi ketentuan yang ada untuk kelancaran pengurusan sertifikat. (bsl) Beran, Bernas Kabupaten Sleman akan terus menjalin hubungan dan kerja- sama dengan Kabupaten Ba- dung, Bali. Terutama saling ber- tukar pengalaman dalam hal pe- ngelolaan pembangunan di Dati II masing-masing. Hal itu dikatakan Bupati Sle- man Drs H Arifin Ilyas dalam sambutan tertulis yang dibaca- kan Asekwilda I, Drs Sukendar Widodo, Sabtu pagi di Aula Pemda Sleman, ketika meneri- ma rombongan eksekutif Pemda Tk II Badung. Pimpinan rombongan dari Badung, Bali, I Gusti Agung Gde Suwardana Wetan, juga menyatakan hal yang sama. Bahkan menurutnya, dalam kunjungan kerja kali ini, rom- bongan yang berjumlah 20 orang bermaksud menimba pe- ngalaman dari Pemda Sleman dalam melaksanakan pemba- ngunan. Sebelum rombongan ekseku- tif Dati II Badung ini mengada- kan kunjungan kerja ke Kabu- paten Sleman, sebelumnya pada tahun 1991, rombongan DPRD Tk II Badung sudah lebih dulu melakukan kunjungan serupa. SAKSIKAN REKA ULANG- Hampir seluruh penduduk Dusun Klayu, Desa Sumberwungu, Tepus menyaksikan reka ulang pembunuhan Ny Wasilah. Mereka Pendapatan tersebut menu- rutnya karena didukung kondisi alam Badung sebagai daerah wisata, dengan tersedianya 42 hotel berbintang dan 365 hotel lainnya. (bsl) Wates, Bernas Reka ulang (rekonstruksi) pembunuhan Ny Wasilah (31) penduduk Dusun Klayu, Desa Sumberwungu Kecamatan Te- pus, Gunungkidul, dengan ter- sangka suaminya sendiri, Tls alias Pur (35), Sabtu (21/11) sempat diwarnai ketegangan. "Utang nyawa harus dibayar nyawa. Saya tidak terima sauda- ra saya dibunuh," pekik Wasi- min (26) adik korban sambil mengacungkan kepalan tangan dengan muka merah menyim- pan kemarahan dan kebencian terhadap kakak iparnya, Tls. Ekspresi kemarahan tampak pula pada saudara kandung kor- ban yang lain, Warikem (21) dan Samidi (37) serta Wasis Reka Ulang Diwarnai Ketegangan rena tak bisa menyaksikan dari an Semanu atau sekitar 15 km dekat. Sebab, untuk menjaga arah utara tempat tinggalnya se- lancarnya reka ulang dan demi lama ini, dituangkan dalam ter- mos plastik yang terletak di me- keamanan tersangka serta men- jaga berbagai kemungkinan ja ruang tengah. Termos yang yang mungkin timbul, masyara- sudah berisi apotas ini lalu di- campur dengan air mentah. Se- kat yang sejak pagi sudah men- cari tempat dan berjubel di lanjutnya di dekat termos dile- rumah tempat rekonstruksi, di- takkan sebuah gelas. minta menyingkir. Beran, Bernas Bupati Sleman, Drs H Arifin Ilyas menegaskan, etos kerja masyarakat Jawa Alon-alon Wa- ton Kelakon jangan dipandang negatif. Karena sesungguhnya etos kerja tersebut bermakna betapa hati-hatinya masyarakat Jawa dalam memutuskan sesua- tu demi kepentingan masyara- kat banyak. MILIKE MONUMEN PERS NASIONAL SURAKARTA Arifin Ilyas menegaskan hal itu ketika menerima pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta pada audiensi secara pribadi dengan bupati pekan lalu. "Dengan mendapat penga- laman dari Pemda Sleman, kami berharap setidaknya akan mam- pu memberi motivasi dan inspi- rasi baru bagi tugas kedinasan Hari Ini Diujicoba aparat kami di Badung," kata Gde Suwardana. Wates, Bernas Rute wisata dari Yogya ke Borobudur lewat Kulonprogo akan ditempuh hari ini oleh se- Gde Suwardana dalam ke- jumlah peserta International sempatan tersebut menjelaskan, Conference on Cultural Tourism pendapatan perkapita Kabupa- (ICCT). Peserta yang berasal da- ten Badung memang cukup be- ri berbagai negara itu sengaja ti- sar, yaitu Rp 1,9 juta, dengan dak diajak melalui jalan reguler jumlah penduduk 271.000 jiwa, yang biasa ditempuh, yaitu Yog- dan kepadatan 640 jiwa per ki-ya-Magelang, karena mereka lometer persegi. akan diperkenalkan kepada da- erah-daerah yang menyimpan potensi wisata. Rute baru ini direncanakan berawal dari Am- barukmo-Kasongan-Minggir-Ka- libawang-Borobudur. Untuk ja- lur kepulangan mereka, rom- bongan akan singgah di Opal (45). Mereka marah dan menge- luarkan kata-kata kotor serta makian yang ditujukan kepada tersangka. Sedangkan tersangka yang saat itu dijaga ketat oleh aparat Polres Gunungkidul di- bantu beberapa anggota Hansip, hanya tertunduk. Meskipun sempat terjadi ke- tegangan yang mengharuskan penjagaan terhadap tersangka diperketat, namun rekonstruksi yang dipimpin Kasat Serse Pol- res Gunungkidul Lettu Pol Su- parno ini berjalan lancar dalam waktu 30 menit. Ratusan penduduk desa se- tempat yang sejak pagi sudah berbondong-bondong menuju rumah korban untuk melihat ja- lannya rekonstruksi, kecewa ka- DASAR anak berbakat, ibuko- Peristiwa itu, hanyalah se- ta Indonesia disebut "uwis" penggal dari akting masing-ma- (sudah), bukan Jakarta. Anak sing peserta festival ABI'92 yang itu, berumur tiga tahun lebih li- berjumlah 10 anak itu. Tiap pe- ma bulan asal Yogya. Ia salah serta, mendapat waktu 10 menit satu di antara 10 anak, peserta mendemonstrasikan kebolehan- Festival III Anak Berbakat Indo- nya, dengan dipandu orang tua- nesia (ABI) 1992 di Auditorium nya. Usia mereka, berkisar anta- IKIP Negeri Yogyakarta, Minggu ra dua tahun sampai empat ta- (22/11). Festival dibuka oleh Sri hun lebih. "Alon-alon Waton Kelakon" Jangan Dipandang Negatif keputusan tersebut betul-betul mempunyai segi positif bagi ke- pentingan bersama. Arifin Ilyas lebih lanjut me- ngatakan, etos kerja masyarakat Jawa tersebut memberikan gam- "Apa yang terjadi di Yogya- baran betapa hati-hatinya seseo- karta ini selalu mendapat perha- rang dalam memikirkan suatu tian pusat. Misalnya kalau da- keputusan. Sehingga diharapkan lam seminar-seminar, yang bica- Menurut Staf Bagian Humas Pemda Sleman Rujito, kepada Bernas, Sabtu, dalam audiensi tersebut HMI bermaksud men- cari masukan yang akan diguna- kan dalam mengikuti Kongres ke-19 HMI di Pekanbaru, Riau, 30 November sampai 8 Desem- ber mendatang. Dalam pesannya, Arifin juga mengingatkan pentingnya mem- perhatikan etos kerja masyara- kat Jawa tersebut karena berda- sar pengalaman, DIY selalu dija- dikan barometer segala sesuatu di tingkat nasional. Indonesia dan Ardiyanto Galle- ry. Kabag Perekonomian Pemda Kulonprogo Drs Aslan Irwanta kepada Bernas di kantornya menjelaskan, peserta ICCT yang singgah di Kalibawang Kulon- progo akan disuguhi berbagai kerajinan yang dimiliki daerah ini. Tahap pertama yang akan datang memang peserta konfe- rensi internasional pariwisata budaya dahulu. Besok, jalur ini bisa menjadi jalur alternatif bagi turis asing," tutur Aslan Irwanta. Bernas/ryo berjubel melihat reka ulang yang dilakukan Tis, suami Ny Wasilah, Reka ulang itu berjalan selama 30 menit dan Tis dijaga ketat oleh polisi. SENIN LEGI, 23 NOVEMBER 1992.3 *** Jalannya reka ulang diawali ketika tersangka membuka pin- tu rumahnya yang kosong kare- na istrinya tengah berada di te- galan menggarap ladangnya. Tersangka kemudian mengam- bil racun jenis apotas yang su- dah disiapkan. Yogya - Borobudur Lewat Kulonprogo Sultan Hamengku Buwono X. Masih banyak adegan mena- Sony yang menyebut "uwis" rik dari mereka. Misalnya padu- sebagai ibukota Indonesia, tentu an antara watak seorang bocah saja mengundang gelak tawa yang lucu dan kecerdasan mere- pengunjung yang berjumlah 200 ka yang jauh di atas anak seba- orang lebih itu. Tapi itu bukan yanya. Sehingga, pengunjung ketawa ejekan, melainkan puji- dibuat tertawa dan tercengang. an buat Sony. Sedang data keis- Tengok saja Adam, bocah timewaan Sony antara lain hafal berumur dua tahun lebih dua tokoh-tokoh penting, mengenal bulan asal Yogya. Ia berkali-kali warna-warna, menyanyi lagu membuat orang tuanya, Suryadi wajib, hafal Pancasila, dan lain- dan Lieliah sedikit sebal. Saat ditanya, Adam kerap kali me- lain. Hadirin memuji, karena de- ngulum mike, layaknya seorang ngan tangkas peserta nomer bayi sedang menyusu ibunya. empat ini mengecoh bapaknya, Bukan hanya itu saja, Adam, Ign Joko Suprihanto. Ketika sempat minta pipis, bahkan menjadi pemandu di mimbar ingin beol segala. "Pisis, ma |" festival itu, Joko keliru mengaju- ujar Adam, saat ibunya sibuk ada pemenangnya. Semua pe- kan pertanyaan. "Sony, ibukota bertanya ibukota di berbagai serta mendapat penghargaan, Jakarta di mana? Eh, bukan, ibu- negara kepadanya. Karena me- kota Indonesia di mana?" tanya Joko. dan nantinya akan ditest IQ- nya. Ke-10 anak itu, ujarnya, rengek terus, terpaksa di mim- bar itu Adam diperbolehkan pi- Lantas, dengan cepatnya So- pis (kencing) di kantong plastik ny menjawab "uwis !". Maksud- yang ditengadahkan oleh ma- nya, "Jakarta" yang sudah dise- manya. baru tampil tahun ini. Sedang pada festival ABI I dan II, seba- gian diundang untuk acara reu- ni. Racun yang dibeli tiga ming- gu sebelumnya di sebuah wa- rung di Desa Munggi, Kecamat- Contoh lain, ketika Yossie tampil. Bocah berusia dua tahun lebih tujuh bulan ini, sambil ter- kantuk-kantuk menjawab semua pertanyaan orang tuanya de- ngan jitu. Keistimewaan anak dari pasangan Ira dan Suharsa ini, antara lain hafal 126 ibukota negara, hafal 104 kata bahasa Inggris, hafal para pejabat nega- ra, dan lain-lain. Menurut ketua panitia Festi- val III ABI'92, Ny Handayani Pristiwaji, dalam acara itu tak ra kebanyakan orang luar Yog- ya, tetapi anehnya bila sampai pada tahap penyimpulan, selalu diserahkan pada orang-orang dari Yogyakarta. Jadi DIY ini menjadi panutan daerah lain," kata Arifin. la menjelaskan, kesenian se- tempat yang akan digelar beru- pa Tari Kubrosiswo dan Incling Putri. Sedang kerajinan yang di- Irwanta. (wid) Negatif Efektif, Penyuluhan Transmigrasi Melalui RW Rombongan pengurus HMI Cabang Yogyakarta yang dipim- pin M Harun Al Rasyid, dalam audiensi tersebut juga didam pingi Kakansospol Kabupaten Sleman, letkol Inf Suwarno dan Kakandepdikbud Kabupaten Sleman, Drs Sumardjo. (bsl) Wates, Bernas Penyuluhan transmigrasi akan lebih efektif bila dilakukan hingga ke tingkat Rukun Warga Untuk itu Arifin berpesan, (RW). Sekalipun penyuluhan agar ketika mengambil keputus- berupa film-film hiburan masih an dalam Kongres HMI menda-diperlukan. Pendapat ini dike- tang, utusan HMI Yogyakarta mukakan Basukesti SA, anggota betul-betul memikirkannya se- cara matang. Walaupun untuk itu memerlukan waktu yang se- dikit lama. DPRD Kulonprogo yang ditemui Bernas di kantornya, Sabtu. tampilkan meliputi wayang go- lek, menongan, agel bagor, ser- ba kerajinan gibs berupa pa- tung-patung dan bambu yang berwujud aneka macam, misal- nya krumpyung (gamelan jawa dari bambu), angklung dll. Nama lengkap peserta Festi- gaduh, antara ketawa dan terhe- orang tua Indonesia dalam ran-heran. memberikan pengajaran pada anak-anak berbakat. Acara ini BILA Adam di arena festival juga dimeriahkan empat bintang sempat ngerjai orang tuanya, tamu. Mereka, peserta festival Rio, bocah berumur tiga tahun ABI tahun lalu. asal Cilegon ini membuat pe- nonton gemes. Tapi, juga heran val III ABI'92 itu, dari Yogyakar- Karena ia peserta terakhir, dia ta, Farida Yuharsa Yustisiani semaunya ketika menjawab per- Fand (4 th 9.bln). Dionisius tanyaan ibunya, Solechah Widi- Sony Widya Munarsa (3 th 5 arti. Saat ditanya, sambil menja- bln), Rioni Aveyonisa (3 th 2 wab, Rio mondar mandir, ka- bln), Muhhammad Ashari Arya dang sembunyi di balik meja. lari-lari, dan lain-lain. Festival III Anak Berbakat Indonesia Ibukota Indonesia Bernama "Uwis" Setelah seluruhnya selesai, tersangka memperagakan bagai- mana ia mencuci tangan dan se- lanjutnya meninggalkan rumah dengan terlebih dahulu menu- tup pintu rumah sebagaimana semula. Begitu reka ulang selesai, de- ngan pengawalan ketat, tersang- ka dibawa kembali ke tahanan Polres Kulonprogo di Wonosari. (ryo) but ayahnya itu. Geeer! Keta- Lantas, pipiskah Adam? Ter- Tujuan acara yang pertama wa hadirin itu terlambat bebera- nyata, setelah celananya dilepas kali diprakarsai oleh Jaya Supra- pa detik karena mungkin perlu oleh bapaknya, Adam tidak jadi waktu berpikir sejenak guna kencing. Tapi, ia minta ganti ce- memahami maksud Sony. lana saja. Suasana pun menjadi na itu, jelas Handayani, teruta- ma untuk membuka cakrawala baru bagi pakar pendidikan dan kepandaiannya. "Memang dengan film, lokasi transmigrasi bisa dilihat gambar- nya. Tapi masyarakat juga perlu tahu hal-hal lainnya, dan ini ha- nya bisa dilakukan melalui sis- tem tanya jawab," ujarnya. Bahkan ia melihat film-film Di samping beberapa keseni- yang ditampilkan lebih baik an dan barang kerajinan yang berisikan hal-hal yang baik dan dikemas dalam paket wisata, indah-indah. "Padahal masyara- Pemda DIY juga tengah menyi-kat juga harus diberitahu bahwa apkan agrowisata untuk kon- ada sisi pahit dalam bertransmi- sumsi turis asing. "Lokasi yang grasi sehingga informasi yang disiapkan untuk para peserta disajikan tidak menyesatkan," ICCT hari Senin ini memang katanya seraya menambahkan, merupakan calon lokasi agro- hal itu justru bisa terungkap wisata tersebut," jelas Aslan lewat komunikasi langsung. (wid) Ia menunjuk Desa Garongan yang tertarik mengikuti transmi- grasi berkat penyuluhan yang dilakukan hingga ke tingkat RW. Saat ini 17 KK di desa itu akan menuju lokasi transmigrasi Perkebunan Inti Rakyat (PIR) kelapa sawit di Riau. Menurut Basukesti, penyu- luhan dengan tatap muka lebih efektif karena penyuluh bisa berdiskusi dan melakukan tanya jawab dengan calon transmi- gran. Cara ini, jelas berbeda dengan pemutaran film yang hanya mengetengahkan gambar sehingga calon transmigran tidak mampu berdialog. Sewakotama (2 th 2 bln), dan Adam Jaya Angkawijaya (2 th 2 bln). Dari kota lain, Agnes Resty Yuanita (4 th 3 bln, Semarang). Ryan Kharisma (3 th 5 bln. Pe- kalongan), Reni Dyah Ayu Pur- baningtyas (3 th, Lumajang Ja- tim), Yossie Suharsa (2 th 7 bln, Solo), dan Venansius Rio Adre- an (3 th 7 bln, Cilegon, Jawa Barat). (sjw) Bernas/sw UNJUK KEBOLEHAN-Seorang anak, peserta festival tengah memamerkan 4cm 2cm