Tipe: Koran
Tanggal: 1992-11-23
Halaman: 10
Konten
Color Rendition Chart 2cm 10.SENIN LEGI, 23 NOVEMBER 1992 OLAHRAGA Sjarnubi Said: Kasus Pemukulan Sangat Memalukan DEWAN Penasehat PSSI, Sjamubi Said, memandang kasus pemukulan yang dilakukan para pelaku sepakbola belakangan ini benar-benar sudah sangat memalukan. Karena itu, tindakan tegas dengan mengacu pada peraturan yang berlaku perlu diambil dengan tanpa pandang bulu. Kepada Bernas beberapa saat setelah mengikuti turnamen golf yang diselenggarakan Perkumpulan Golf Sriwijaya di Lapangan Golf Rawamangun, Minggu siang kemarin, Sjarnubi menegaskan bahwa jika pelaku pemukulan tidak ditindak tegas, dunia persepakbolaan di Indonesia akan tercemar. Yang dimaksud Sjarnubi adalah kasus pemukulan yang dilakukan pemain di Surabaya ketika Assyabaab bertanding dengan Arema Malang, 5 Nopember lalu dan pemukulan yang menjurus ke perkelahian masal ketika Arseto bertanding melawan Medan Jaya tiga hari berikutnya. Tetapi, ketika dimintai tanggap- annya mengenai kasus Iswadi Idris, Sjarnubi hanya mengatakan: "Masalah seperti itu sudah biasa." Untuk mengantisipasi agar kasus itu tak sering terjadi, Sjamubi mengatakan, perlu adanya tindakan tegas dari Komisi Disiplin PSSI. Dengan menerapkan peraturan FIFA, AFC dan PSSI secara benar dan tegas, menurut Sjarnubi, setidaknya kasus serupa dapat ditekas sedemikian rupa. Tetapi, lanjutnya, agar semua pihak memahami akan peraturan tersebut, tentu saja mereka perlu mendapat penjelasan lebih dulu. Maksudnya, kata mantan bos klub Krama Yudha Tiga Berlian Motor (KTB) itu, semua pihak mengerti dan memahami semua peraturan yang harus mereka taati di lapangan. Kepatuhan terhadap peraturan akan banyak membantu menghindari terjadinya peristiwa yang belakangan ini terjadi di beberapa tempat. Meski itu belum meresahkan dunia persepakbo- laan di Indonesia, Sjarnubi menyatakan perlu diambil tindakan pencegahan agar kasus serupa tak terulang lagi. Menyinggung tentang kepengurusan Azwar Anas saat ini, Sjarnubi dengan tegas mengatakan, sejauh ini memang belum bisa dilihat hasilnya. "Pak Azwar baru menjabat sepuluh bulan, jadi berikan kesempatan kepadanya untuk meningkatkan persepakbo- laan kita sekarang," kilahnya. Tentang upaya untuk menggairahkan dunia persepakbolaan Indonesia yang belakangan ini masih lesu, Sjarnubi tetap tak setuju mendatangkangkan pemain asing. "Sayalah yang pertama menandatangani surat penolakan untuk mendatangkan pemain asing ke Indonesia," kata Sjarnubi. Bagaimanapun, lanjutnya, pembinaan tetap harus dipusatkan pada para pemain Indonesia sendiri. Melalui peningkatan mutu tim-tim sepakbola Indonesia, dengan sendirinya gairah cabang yang paling memasyarakat ini pun akan kembali pulih. Kecuali itu, Sjarnubi meyatakan sangat mendukung upaya PSSI mendatangkan pelatih asing yang berbobot ke Indonesia. "Melalui pelatih asing ini, para pelatih Indonesia bisa memanfaatkannya dengan cara mentransfer ilmunya. Selain itu pembinaan bisa dilakukan secara seksama dan merata," katanya. (tsn) OLAHRAGA SEKILAS Kejurnas Senam: Putri Jatim Berjaya JAKARTA - Para pesenam putri pemula Jatim berhasil mencatat prestasi mengesankan dalam Kejurnas Senam 1992 yang dimulai Minggu petang kemarin di Gedung Bola Voli, Jakarta. Di hari pertama yang khusus mempertandingkan nomor pemula, pesenam-pesenam putri Jatim berjaya baik di nomor beregu maupun perseorangan. Di nomor beregu artistik putri pemula, regu Jatim berhasil meraih catatan terbaik dengan nilai 46,65. Disusul regu Jabar di tempat kedua dengan nilai 44,75 serta regu Lampung di tempat ketiga dengan nilai 40,75. Sedang di nomor perseorangan artistik putri pemula, pesenam Jatim Nina Pujirahayu berhasil meraih nilai terbaik 16,15. Disusul rekan sedaerahnya Nurfitriana Ahmadi dengan nilai 15,45. Sedang di tempat ketiga diduduki pesenam Jabar, Fitri Wahyuni dengan nilai 15,20. Sementara di nomor beregu putra pemula, regu Jatim harus puas hanya menempati posisi ketiga dengan total nilai 49,80. Gelar juara pertama direbut regu Jabar dengan nilai 50,70 serta regu tuan rumah DKI di tempat kedua dengan nilai 49,80. Begitu pula di nomor perseorangan putra pemula, pesenam Jatim Tedy Tisna Amijaya juga harus puas menempati posisi ketiga dengan nilai 17,05. Juara pertama jatuh ke tangan pesenam DKI, Aditiawarman yang mengumpulkan nilai 17,85. Dibayangi pesenam Jabar, Helmy Firmansyah dengan nilai 17,25 Kejurnas senam yang sekaligus merupakan babak kualifikasi PON XIII 1993 ini, kemarin dibuka oleh Menpora Akbar Tandjung serta dihadiri Ketua Umum Persani Bob Hasan, Ketua Umum KONI Pusat Surono dan Sekjen Kahpi Suradiredja. Hari ini kejuaraan akan dilanjutkan dengan mempertandingkan nomor-nomor kelompok senior putra dan putri untuk senam artistik maupun senam ritmik. (dar) KONI Kulonprogo Pasif WATES-Komite Olahraga Nasional Indonesia Cabang Kulonprogo Jumat petang hingga malam menyelenggarakan Musorda. Pembukaan dilakukan oleh Bupati Kulonprogo. Drs Suratijo dengan disaksikan Muspida setempat. Dalam pembukaan tersebut bupati meminta agar pengurus baru yang akan dibentuk tersebut menelaah permasalahan kendala yang timbul dalam mengembangkan olahraga serta prestasi atletnya. Bupati mengamati akhir-akhir ini KONI seperti pasif dalam mengembangkan olahraga, hingga dalam perbagai pertandingan Kulonprogo belum sempat disebut-sebut berprestasi. Baik itu dilevei daerah atau yang lebih atas lagi. Bupati mengakui, APBD yang disediakan hanya terbatas karena memang dana APBD masih kecil, hingga kalau hanya mengandalkan dana APBD sampai kapanpun ollahraga Kulonprogo tak akan maju. Hal senada juga disampaikan Samsudimulyo, Kabid Organisasi KONI DIY. Ia menilai potensi atlet di Kulonprogo sebenarnya tak kalah dengan kabupaten lain. Oleh karenanyalah yang perlu dilakukan adalah program yang rasional dan aspiratif. Dengan program yang aspiratif diharapkan partisipasi masyarakat dapat dipacu. Ketika Bernas berbincang dengan beberapa pengurus KONI yang hadir disela-sela Musorda kemarin petang terungkap, nasib pengembangan para atlet Kulonprogo memang masih mempriha- tinkan. Sumber-sumber yang tak mau disebut namanya tersebut memberikan beberapa contoh atlet handal yang tak pernah disentuh oleh pengurus cabangnya. Di antaranya disebutkan atlet yang sempat mencapai tataran nasional, seperti Nugroho di voli (polisi), atau Sulistyo di Pertami- na Jateng, bisa besar karena usahanya sendiri mendekati pengurus di Yogyakarta. Potensi atlet junior di Kulonprogo kini cukup banyak. Seperti Samiran pelajar SMP II Pengasih penduduk Jogoyudan Wates, serta Erna Prajanti penduduk Bumirejo Lendah di cabang senam. Kemudian Dwihastuti di cabang lari. (wld) BERNAS Boris Becker Penuhi Janji * Navratilova Tantang Seles halnya Courier yang berada di grup "Rod Laver", menempati posisi runner-up karena kalah dari Goran Ivanisevic. Namun pada babak semifinal yang dilakukan dengan sistem silang, Becker dan Courier ber- hasil membalikkan ramalan dengan mengalahkan dua juara grup tersebut. Frankfurt, Minggu Bintang tenis Jerman, Boris Becker memenuhi janjinya un- tuk merebut gelar juara pada kejuaraan tenis ATP Tour yang berakhir Minggu kemarin di di Frankfurt. Di final kejuaraan terakhir di tahun 1992 yang menyediakan hadiah 2,5 juta dolar AS (sekitar Rp 5 milyar) ini, Becker secara meyakinkan menggulung pete- nis nomor satu dunia Jim Couri- er (AS) straight set 6-4, 6-3, 7-5. Di babak semifinal sebelumnya Becker juga sudah membuat prestasi mengagumkan dengan mengalahkan bintang Croatia, Goran Ivanisevic dari Croatia 4-6, 6-4, 7-6 (9-7). Bagi Becker sukses ini meru- pakan rangkaian suksesnya dalam dua pekan, setelah sebe- lumnya ia berhasil menjuarai turnamen tenis Paris Terbuka di Paris. Lolosnya Becker dan Jim Courier ke babak final memang di luar perkiraan. Karena dalam penyisihan grup, keduanya sama-sama mengalami saat-saat kritis. Becker yang menempati grup "Ken Rosewall" hanya menempati posisi kedua karena mengalami sekali kekalahan dari Pete Sampras. Demikian Samarinda, Bernas Tim voli putri DIY ternyata masih terlalu tangguh bagi putri Kalsel. Dalam partai pembuka babak kualifikasi PON XIII Rayon II Tengah Kalimantan dan DIY di GOR Segiri, Sama- rinda, Kaltim, Minggu siang, tim putri Kalsel tak berkutik meng- hadapi Aminah Hidayati dkk dan menyerah telak 3-0 (15-0, 15-4, 15-7). "Secara teknik kemampuan kat di bawah kita. Tapi bukan mereka memang masih seting- berarti kita meremehkan Kalsel, mereka hanya kalah cepat de- ngan kita," ujar kapten tim putri DIY Aminah Hidayati saat dite- mui Bernas seusai pertandingan di GOR Segiri, Samarinda. Begitu pertandingan set per- tama dimulai, anak-anak DIY langsung tampil memukau pe- candu voli di Kaltim. Permainan cepat disertai serangan gencar penuh variasi, membuat lawan tak berkutik. Hanya dalam wak- Yogya, Bernas Tim Maung Bandung merajai. "Prambanan Off Road" yang diselenggarakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu di DI Yogyakarta. Tim yang menurun- kan tiga regu ini, dua diantara- nya merebut gelar juara. Regu Maung II merebut juara umum, dan Maung III juara pertama. Gelar juara ini diumumkan pani tia di Papilon Sabtu malam, sekaligus penyerahan hadiah. Pra PON Voli Rayon II Putri DIY Masih Terlalu Tangguh Maung II yang dalam lomba tahun lalu juga merebut juara umum, memboyong trofi bergi- lir Sri Sultan Hamengku Buwo- no X yang kedua kalinya. Lom- ba lintas alam dengan kendara- an yang menempuh dua etape ini, Maung II mengumpulkan to tal nilai tertinggi 575. Sementara regu Maung III menempati juara pertama me- Sekitar 9.000 penonton fa- natik tuan rumah yang meme- nuhi Frankfurt's Festhalle, ber- sorak riuh ketika pukulan fore- band Ivanisevic membentur net yang menandakan berakhirnya. pertarungan selama dua jam 20 menit tersebut untuk keme- nangan Becker. Dukungan pe- nuh penonton ini nampaknya menjadi faktor yang dominan dalam menentukan kemenang- an mantan petenis nomor satu dunia ini. Kemenangan Becker ini se- benarnya merupakan ulangan atas kemenangannya atas Ivani- sevic pada semifinal tenis Paris Terbuka, pekan sebelumnya. Kedua petenis memang memi- liki gaya permainan yang tidak berbeda dengan servis voli. Dengan mengandalkan pada kekuatan servis, puku- lan-pukulan ace sudah pasti banyak mewarnai pertarungan KARYA final Invitasi 14 NOVEMBER Galakarya, setelah kese- belasan Pemda 4 DESEMBER 92 Jabar bermain sportif dan menahan imbang Bank Indonesia (BI) Jakarta 1-1 (0-0) di stadion Wergu Wetan Kudus, Minggu (22/11) sore. Dengan hasil itu grup C baru meloloskan Pemda Jabar. Se- dangkan nasib BI masih ditentu- kan pada pertandingan terakhir hari Senin ini antara Djarum Kudus lawan PLN Aceh. Djarum dapat lolos kalau bisa menga- lahkan pasukan Serambi mek- kah, kalau kalah atau bermain seri maka BI yang mendampingi Pemda Jabar. Sementara pada pertandingan tu kurang dari 10 menit, anak- anak DIY berhasil menyelesai- kan set pertama tanpa memberi satu angkapun bagi Kalsel. Permainan cantik dan penuh variasi yang diperagaakan Ami- nah, Endang Sulistyawati, Isti Hartati, TH Christiani, Irene Riki H serta Makiyem tidak hanya membuat lawan kewalahan, melainkan juga mendapat sim- pati dari masyarakat Samarinda, meskipun DIY menjadi satu- tapi justru mendapat dukungan satunya tim dari luar Kalimantan publik setempat. Reuter KEKASIH-Pasangan kekasih berbeda warna kulit, ternyata kompak di mana saja. Boris Becker yang sedang berjuang di turnamen ATP Tour Minggu lalu, menempelkan telunjuknya di bibir meminta agar penonton tenang. Namun entah mengapa kekasihnya yang kulit hitam, Barbara Feltus ikut-ikutan menempelkan telunjuk di bibir. Mungkin, karena Feltus sangat antusias mendukung Becker dari luar lapangan. Kemenangan putri DIY itu membuka peluang untuk lolos ke PON, karena hanya tinggal membutuhkan satu kali keme- nangan lagi. Hari Senin ini tim putri DIY libur tidak main. Per- tandingan diisi putri Kalteng melawan tuan rumah Kaltim. DIY akan main Selasa besok lawan Kalteng. Menurut keterangan panitia penentuan gelar juara kali ini berbeda dengan lomba sebe- lumnya setahun yang lalu. Kali ini regu yang berhasil mengum- pulkan nilai tertinggi berhak menyandang gelar juara umum. Sedangkan urutan kedua, me- nyandang gelar juara pertama dan seterusnya. "Dulu kita me- mang tidak menggunakan juara pertama, tapi juara umum," jelas salah seorang panitia, Sabtu malam. Suharmo optimis Manajer tim DIY, Drs Suhar- Maung Bandung Rajai "Prambanan Off Road" ngumpulkan nilai 542, dan regu Alli Gator Jakarta yang berhasil merebut juara kedua meraih ni lai 495 dan juara ketiga regu Suzuki Jakarta meraih nilai 480. berhasil masuk 15 besar diper- caya mewakili Indonesia dalam lomba serupa di Australia tahun depan. "Prambanan Off Road" yang telah diselenggarakan kedua kalinya oleh HCCI (Hill Clim- bing Club Indonesia) ini, sedikit istimewa. Karena peserta yang ini. Ivanisevic yang memang terkenal sebagai salah petenis yang memiliki servis terkeras di dunia, walau kalau kalah tetapi mampu melesakkan pukulan ace lebih banyak, 23 kali. Se- dang Becker hanya 16 kali. Namun Becker relatif lebih konsisten dalam mempertahan- kan irama permainannya. Di- samping dukungan penonton yang juga ikut membakar sema- ngatnya. Jakarta, Bernas Tiga dari empat pertanding- an yang digelar kemarin dalam Kompetisi Liga Utama (baca: Galatama) 1992 berakhir seri tanpa gol. Mitra Surabaya dita- han Mataram Putra, Arseto juga imbang tanpa gol dengan Gelo- ra Dewata dan satu pertanding- an lainnya yang berakhir seri tanpa gol antara Warna Agung dengan Pelita di Jakarta. Semen- tara Semen Padang yang menja- mu Aceh Putra berhasil memu- askan penontonnya setelah me- nang 4-1. Virginia Slim Sementara itu di Madison Square Garden, New York yang menjadi ajang pertarungan 16 petenis terbaik dunia, Monica Seles dari Yugoslavia masih menunjukkan kepiawaiannya sebagai petenis nomor satu. Seles yang menempati unggulan teratas kejuaraan berhadiah total 3 juta dolar AS (sekitar Rp 6 milyar) ini, secara meyakinkan memastikan diri ke babak final. Di Surabaya, anak-anak asuhan Iswadi Idris tak berhasil menebus dua kali kekalahan sebelumnya. Dengan main im- bang tanpa gol, posisi Mataram Putra dalam klasemen belum beranjak bahkan turun satu tingkat. Dari pertandingan yang berlangsung agak keras itu, seorang pemain Mataram Yoyok Sugeng terpaksa diusir wasit I Made Sudra dari lapangan kare- na dengan sengaja memegang bola di kotak penalti. Selain Bintang Argentina, Gabriela Sabatini yang coba menghadang langkahnya di semifinal Sabtu lalu, ternyata hanya dua set saja dilibas oleh Seles 7-6 (8-6), 6-1. Di babak final Seles akan kem- bali menghadapi petenis gaek tuan rumah Martina Navratilova L no HP kepada Bernas menyata- kan optimis, Aminah dkk akan mampu memenuhi target Ketua Umum KONI, Sultan HB X un- tuk lolos ke PON. "Absennya Kalbar, membuat DIY lega, karena ancaman kita justru datang dari Kalbar," ujar Suhar- no. Mengutup keterangan tim manajer Kalbar, Suhamo me- ngatakan, mereka absen karena tersingkir, mereka memilih tak tiga pemain inti yang jadi andal- annya sedang hamil. Daripada ambil bagian. "Mohon doa restu masyarakat Yogyakarta, khususnya pecinta olahraga voli, semoga kita bisa lolos ke PON," harap Suharno. Di kelompok putra, babak kualifikasi Rayon II ini diikuti empat daerah di wilayah Kali- mantan. Minggu malam tampil tim putra Kalsel vs Kaltim, dan Kalbar vs Kalteng. (rob) Oleh karena itu, kata ketua panitia pelaksana Bintoro Wis- noe Murtie, penilaian kali ini benar-benar obyektif. yang di babak semifinal menga- lahkan rekan senegaranya Lori McNeil 7-6, 6-4: Djarum Kudus Lolos dari Lubang Jarum Kudus, Bernas G A L A lolos ke perempatfinal, Dipenda tandingan terus memaki perma- harus memenangkan pertan- inan Pemda. Sutiono dkk sendi- dingannya hari ini melawan ri bermain serba salah apalabi BPD Kalbar. BI ikut-ikutan bermain santai. Keberhasilan maju ke final ini merupakan sukses ke-14 bagi Seles dari 15 turnamen yang diikutinya tahun ini. Serta yang ke-30 dari 31 turnamen yang diikuti dalam kurun dua tahun belakangan ini. Sedang dalam catatan pertandingannya tahun ini, Seles mencatat 69 kali me- nang dan 5 kali kalah. di Semarang di grup A, BNI 46 menggasak Telkom Palapa Sum- Tuan rumah Djarum Kudus sel 3-1. Di grup A, BNI memas- membuka tikan lolos ke perempat final peluang maju sedangkan pendamping BNI ke perempat masih ditentukan antara Telkom dan Sjam Jember. Di grup B, MNA bermain im- bang 1-1 melawan Transmigrasi Aceh. Hasil ini membuat posisi MNA dan Transmigrasi tak ter- goyahkan untuk lolos ke pe- rempat final. Djarum berpeluang. Di Kudus, untuk sementara Djarum baru mengumpulkan nilai 3 selisih gol 7-2. Tim BI yang ditukangi Herry Tjong mempunyai nilai 5 selisih gol 4- 2. Melihat perimbangan kekuat- an tim maka tuan rumah Dja- rum Kudus berpeluang besar mendampingi Pemda Jabar. Di Batang, Bosowa Ujung- pandang yang kehilangan ciri khasnya yang lugas dipaksa mengakui keunggulan Batu Bara Bukit Asam 0-1. Gol tung- gal Batu Bara diciptakan Tetra Dodi di menit ke-59. Turun dengan kekuatan pe- nuh tim Pemda Jabar yang di- khawatirkan akan bermain se- pakbola gajah, unggul lebih dulu dimenit 57 lewat tandukan Agus Suparman. BI membalas Di Batang, Batu Bara untuk lewat kaki Slamet Supriadi me- sementara berada di posisi pun- nit 65. Kalau saja Pemda Jabar cak dengan nilai 5. Sedangkan "memberi kemenangan pada tuan rumah Dipenda Batang BI, tim tuan rumah akan gagal dan BPD Kalbar berada di posi- maju ke perempat final. Kondisi si dua dan sama-sama memiliki ini menyebabkan sekitar 2.000 nilai tiga. Untuk memastikan penonton selama 90 menit per- Kompetisi Liga Utama Mataram Putra dan Arseto Bermain Imbang kartu merah, Made juga menge- luarkan tiga kartu kuning ma- sing-masing untuk Moh Safei dari Mitra dan Yance Metmey, Kuncoro dari Mataram Putra. Dengan hasil ke final ini pun sudah memantapkan posisinya sebagai petenis terkaya di dunia. sepanjang tahun ini baik putra. maupun putri. Untuk tahun ini diperhitungkan Seles telah me- nerima uang sebesar 2.492.353 dolar AS (sekitar Rp 5 milyar). Itu belum termasuk hadiah. sebesar 130.000 dolar AS (seki- tar Rp 260 juta) jika ia keluar sebagai juara di kejuaraan Virgi- nia Slim ini. "Terus terang, hasil seri de- ngan Mitra merupakan obat dari dua kegagalan lalu," tegas Iswa- di kepada Surya dan beberapa wartawan dari berbagai media seusai pertandingan kemarin. Sementara dalam partai gan- da putri yang sudah memainkan babak final, pasangan Arantxa Sanchez/Helena Sukova (Spa- nyol/Cekoslowakia berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan pasangan Jana Novotna/Larisa Savchenko (Ce- koslowakia/Latvia) 7-6 (7-4). 6-1. (Rtr/dar) PKKJK Provinsi DIY tahun 1992 dilaksanakan di Kabupaten Bantul diikuti 6 kontingen ma- sing-masing Sleman, Kulonpro- go, Kodya Yogyakarta, Gu- nungkidul, Bantul dan konti- ngan Provinsi DIY. Juara I diraih kontingen Ka- bupaten Bantul, dengan jumlah medali 7 emas yang diperoleh dari cabang bulutangkis putra, tenis meja putra, panahan tradi- sional putra dan putri, jalan cepat, lari lintas alam putri serta trilomba massal. Kontingan Bantul juga meraih 4 medali perak dan 6 medali perunggu. Jumlah nilai keseluruhan 53. Tantyo Sehari menjelang lomba, HCCI melaksanakan Musyara- wah Nasional yang pertama. Munas yang dihadiri semua anggota HCCI dari berbagai Juara II kontingen Provinsi daerah di hotel Ambarrukmo DIY dengan medali 7 emas, 5 itu, sepakat memilih kembali perak dan 2 perunggu, nilainya Tantyo Sudarmono untuk me- 52. Juara III diraih kontingen mimpin organisasi yang didiri- Sleman, dengan medali emas 7 kan tahun 1988 lalu ini. buah, perak 4 dan 3 perunggu, Disamping pendiri HCCI ini jumlah nilai 50. Juara IV konti- terpilih menjadi ketua umum, ngen Kodya Yogya dengan 3 Munas juga telah menyusun emas, 9 perak, 6 perunggu, program kerja untuk empat nilainya 48. (saf) tahun mendatang.(sug) Peraih Medali PKKJK Bantul Dapat Bonus Bantul, Bernas Acara syukuran atas keberha- silan kontingan Kabupaten Ban- tul dalam PKKJK lalu di gedung Parasamya, Sabtu lalu ditandai dengan penyerahan hadiah. Atlet yang meraih medali emas, mendapat bonus Rp 75.000, medali perak mendapat Rp 60.000 dan yang meraih medali perunggu mendapat Rp 45.000. Kontingen Kabupaten Bantul dalam Pekan Kegiatan Jasmani Karyawan (PKKJK) yang dilang- sungkan tanggal 4 sampai 7/11 sebagai juara umum, juga mem- lalu, selain memboyong trofi boyong trofi bergilir sebagai kontingen teladan. Ketua panitia PKKJK Bantul, Tohayadi BA dalam laporannya mengatakan, selama PKKJK pada tahun-tahun sebelumnya, belum pernah ada satu konti- ngen yang memperoleh dua tropy sekaligus, yaitu sebagai juara umum dan kontingan teladan. Beberapa kali terlihat pemain Pemda Jabar "tidak tega" mem- bobol gawang kiper Erlan Arif. Kalaupun tidak naik ke atas tendangan pemain depan Pem- da langsung mengarah ke pe- lukan kiper Erlan. Tidak turun- nya motor serangan BI, Eduard Tjong memperparah alur perma- inan wakil Galakarya Jakarta. Kapten Billy Tjong yang naik membantu serangan beberapa kali kesal melihat "perlakuan" kedua hakim garis. "Hakim garis ingin kami tidak bisa maju ke babak kedua," tutur mantan pemain Arseto Solo ini kepada Bernas Untuk itu ia memberi catatan pada laporan Inspektur Pertandingan dan memprotes hakim garis Totom Suryana dan Trismu Badri. (mbs/sdt/djo) dan Heri Waskito dihadiahi kartu kuning. Satu lagi pertandingan yang berakhir seri terjadi di kandang Warna Agung antara tuan ru- mah dengan Pelita Jaya. Disak- sikan sekitar 1000 penonton dengan kondisi lapangan yang diguyur hujan, kedua tim sama-- sama tak mampu menunjukkan kebolehannya. Di mata Iswadi, kepemimpin- an wasit I Made Sudra dari Bali jelas keterlaluan dan mengece- wakan sekali. Seharusnya wasit konsekwen dengan keputusan- nya setelah tangan Maaruf Patti- mura yang jelas-jelas menyen- maksa Aceh Putra untuk tak tuh bola di daerah penalti. Tapi, berkutik. anehnya wasit C-1 itu membiar- kan bola terus bergulir. Satu-satunya tim yang bang- kit dari kelesuan belakangan ini adalah Semen Padang. Tampil melawan Aceh Putra di Stadion Imam Bonjol Padang kemarin, tuan rumah benar-benar me- Empat gol yang disarangkan Semen masing-masing dicipta- Sementara Arseto Solo yang kan Taufik Yunus pada menit bertandang ke kandang Gelora 19 dan 49 sedang dua gol lain- juga tak berhasil mengalahkan nya dibagi oleh Musfadli menit tuan rumah dan meski mampu 52 dan Delfi enam menit sebe- bermain imbang juga dengan lum pertandingan berakhir. tanpa gol. Dalam pertandingan Satu-satunya gol untuk Aceh yang dipimpin wasit Mujito, dua diciptakan Bahtiar pada menit pemain Arseto Abdul Lestaluhu 80.(tsn/Surya) nal yang pekan lalu bertengger di posisi puncak turun satu tingkat ke posisi kedua. Posisi Arsenal ini digeser Norwich yang kemarin menang tipis 2-1 atas Sheffield Wednesday. Leeds membuka kemenangan lewat gol Chris Fairclough pada menit ke-51. Lima menit kemu- dian, kombinasi serangan dua mantan pemain Arsenal, Lee Chapman dan David Rocastle membuahkan gol bagi Leeds. Rocastle yang baru pertama kali main untuk Leeds memberi umpang silang kepada Chap- man yang akhirnya berhasil memperdaya kiper Arsenal, OPE Arsenal Terpaksa Prihatin London, Minggu Allan Miller. Tiga menit menje- lang pertandingan usai, pemain tengah Gary McAllister menam- bah kemenangan bagi Leeds. Arsenal, tim dari London yang semula difavoritkan men- juarai Liga Utama Inggris untuk sementara terpaksa prihatin. Pada pertandingan yang ber- langsung Sabtu malam kemarin, Arsenal dibabat juara bertahan Leeds United, 3-0. Hasil lainnya, Manchester United yang tak pernah menang dalam 7 kali pertandingan me- nggulingkan Oldham 3-0. Dua di antara 3 gol itu dicetak pema- in internasional asal Skotlandia, Brian McClair dan satu lagi oleh Mark Hug.es. Kekalahan ini membuat Arse- 12 KEGEMBIRAAN MATTHAEUS-Kapten tim nasional Jerman yang juga kapten tim Bayem Munich, Lothar Matthaeus meluapkan kegembiraan setelah mencetak satu gol kemenangan 4-2 Bayer atas Bayer Leverkusen di Kompetisi Liga Jerman, Minggu malam. Matthaeus di musim kompetisi lalu bermain untuk Inter Milan (Italia). (KEMPO Aston Villa yang tak terkalah- kan selama 13 kali pertanding- an, kemarin bermain imbang 0- 0 melawan Tottenham Hotspur. Di Jerman Reuter dibuat terkejut oleh gol pemain Leverkusen Reinhard Saftig di menit ke-11. Namun, pada ba- bak kedua, Bayern Munich yang ditulangpunggungi mantan pemain Inter Milan (Italia), Lo- thar Matthaeus bermain cemer- lang. Empat gol Bayern Munich "diproduksi" pada babak kedua ini masing-masing oleh Christian Ziege, Matthaeus, Jan Wouters dan Bruno Labbadia. Sedangkan satu gol Leverkusen pada babak kedua dipersembahkan Andres Thom. "Permainan kami di babak kedua merupakan permainan kami terbaik di musim kompeti- si ini," kata pelatih Bayern Mu- nich, Erich Ribbeck. Di Kompetisi Liga Jerman, Bayern Munich masih mampu memperlihatkan permainan sepakbola terbaik ketika menga- lahkan Bayer Leverkusen 4-2. Kemenangan mengesankan ini, membuat Munich aman ber- tengger di posisi puncak de- ngan nilai 22 dari 14 kali pertan- dingan. Bayern Munich, lebih dahulu Klub Anda Klub Kita Hasil lainnya, Vfb Stuttgart vs Borussia Dortmund 1-0, Bayer Uerdingen vs Kaiserslautern 0-5, Schalke vs Eintracht Frankfurt 0-0, Karlsruhe vs Cologne 3-1, Werder Bremen vs Borussia Moenchengladbach 2-0. (Rtr/bmc) Meski Masih "Bayi" Tak Berarti Sepi Prestasi PERSAUDARAAN Bela Diri "Dalam perkembangannya prestasi kini disandang Perkemi Kempo Indonesia (Perkemi) hingga sekarang ini, yang ber- Cabang Purbalingga. Cabang Purbalingga, boleh tindak sebagai pelatih saya Prestasi yang kini disandang dibilang belum lama berdiri sendiri dan Slamet Riyadi. Se- itu yakni juara umum kedua Secara formal Perkemi Cabang dangkan Bowo yang pada awal pada kejuaraan kempo Banyu- Purbalingga baru diakui eksis- mula berdirinya juga sebagai mas Cup ke IV tahun 1989 ting- tensinya oleh PB Perkemi Pusat pelatih, kini hijrah ke Bandung," kat pembantu gubernur untuk pada Februari 1989. Karenanya, tambah Suwarjo, alumnus Fa- wilayah Banyumas. Pada tahun ibarat bayi, Perkemi Cabang kultas Ekonomi Universitas 1992, lewat kejuaraan Satria Purbalingga baru bisa merang- Jenderal Sudirman Purwokerto Cup ke III yang digelar di Pur- kak. Namun keberadaan Perke- ini. wokerto beberapa waktu lalu - mi Cabang Purbalingga sudah Dikatakan oleh Suwarno, yang juga masih lingkup pem- diakui khalayak sebagai satu Perkemi Cabang Purbalingga bantu gubernur wilayah Banyu- organisasi olahraga dari sekian kini selalu rutin mengadakan mas - Perkemi Cabang Purba- banyak organisasi olahraga di latihan, maupun mengikuti lingga hanya mampu mengan- kota yang memiliki semboyan beberapa event. Dengan anggo- tongi juara umum ketiga. baru "Perwira" itu, ta yang terdaftar sebanyak 100 "Untuk tingkat provinsi Ja- "Meskipun kami merupakan orang lebih - namun yang aktif organisasi olahraga yang terbi- hanya sekitar 40 orang -- latihan teng, kami pemah ikut berlaga lang baru, namun bukan berarti dilakukan tiap hari Rabu dan pada Porda 1991 yang lalu. Tapi waktu itu kami hanya sebatas kami sepi dari aktivitas maupun Minggu di Gelanggang Olahraga partisipan saja. Karenanya, sela- prestasi," tutur Ketua Perkemi (GOR) Mahesa Jenar. Cabang Purbalingga, Suwarjo Hingga saat ini, lanjut Suwar-ma ini kami akui, prestasi yang kami raih belumlah seberapa. (27) kepada Bernas di rumah- jo, anggota yang terdaftar ma-Tapi bukan berarti kami berpu- nya di wilayah RT 02/RW 02 yoritas remaja usia SMTP-SMTA. tus asa karena gagal meraih Kelurahan Bancar, Kecamatan Meskipun demikian, ada bebe- Purbalingga. rapa anak-anak usia SD dan prestasi itu. Justru lewat kega- galan itu, kini kami sedang giat Kehadiran Perkemi di Purba- orangtua yang terdaftar sebagai berlatih agar kami dapat berbi- lingga, menurut Suwarjo, seba- anggota dan selalu aktif berla- cara lebih baik lagi," tegas Su- warjo. gai wadah untuk menampung tih. para penggemar olahraga kem- "Idealnya, antara anak-anak, po. Tujuannya, agar aktivitas remaja dan orangtua bila latihan Ditambahkan oleh Suwarno, olahraga bela diri kempo menja- dipisah. Namun karena jumlah Perkemi Cabang Purbalingga di terbina dan terarah. Bertolak anak-anak dan orangtua itu yang memiliki sekretariat di Jl A dari hal itulah Perkemi Cabang sangat sedikit, terpaksa bila Yani No 16, sejak hari Kamis Purbalingga lahir. Tiga orang setiap latihan mereka kami (12/110 sampai hari Senin (30/- yang tercatat membidani lahir- gabung jadi satu dengan kelom- 11) membuka pendaftaran ang- nya cabang olahraga ini yakni pok remaja," ungkap Suwarjo, gota baru. Penerimaan anggota Suwarjo, Bowo dan Slamet sambil mengatakan berkat latih- ini terbuka untuk umum dan Riyadi. an yang getol itu pula, beberapa semua kelompok umur. (prs) 2 KEMPO Bemas/prs PERKUMPULAN KEMPO-Sebagian anggota Perkemi Cabang Purbalingga, jongkok di tengah Suwarjo, ketua sekaligus pelatih. RAGAN Para Guru- uang kepada saya. Karena uan yang dipakai untuk membangu ini milik saya pribadi dan tana juga milik saya," ujar Simin Ba seraya menunjukkan bukti-bull kepemilikan, berupa akta tana dan bestek bangunan gedur SMA. Menurut Simin, hingga ki pihaknya sama sekali belu pernah menerima bantuan ber pa apa pun dari yayasan ma pun dari PGRI. "Jadi ini semu biaya operasional sekolah kami usahakan sendiri. Juml yang sudah saya keluarkan 44 juta," lanjutnya. Potong ga Proses pengalihan SMA PG II Wonogiri dari pihak Simin selaku pemilik kepada PGRI d lam hal ini YPLP perwakil - Wonogiri, yang menimbulk keresahan para guru. Seb untuk mengambil-alih SMA t sebut YPLP harus mengeluarka uang Rp 44 juta, yang menu berita akan dipotongkan d gaji para guru. Pihak YPLP dan DPD II PG Wonogiri, yang dihubungi se ra terpisah berbeda pendap Ketua YPLP, C Slamet menga kan, pihaknya akan menc biaya dengan mengadaka pendekatan dengan pengur PGRI. Sedangkan Ketua PC AY Paidi mengatakan, masall pindah tangan sekolah itu tid PSIM Optimis- ditargetkan lolos namun piha nya tetap berusaha berma sebaik mungkin. Dan meliha materi pemain sekarang Bambang merasa yakin tim as hannya bakal lolos dari báb penyisihan. 4cm Lolos sekrenin Sementara itu semua pema PSIM lolos skrening Semula d pemain PSIM Dedy Setiawa dan Eko Sugiyanto dikawatirka kena "cekal" oleh tim sekrenit karena tidak memiliki persyar an lengkap, akhimya lolos d lobang jarum. Setelah Mana Bambang D Pribadi yang tiba Subang kemarin malam, men bawa kelengkapan dari ked pemain tersebut seperti ak kelahiran dan ijazah. PSB Bog Sementara itu nasib sial dia mi tim PSB Bogor, karena tuj pemainnya terkena cekal sekrening, setelah tidak dap melengkapi persyaratan ya telah ditentukan. Mereka ba dapat main jika menjelang p Utang Tak- Ada pula yang tidak mau me bantu menyelesaikan uta negara Dunia Ketiga. Dan, a yang tidak jelas sikapnya. Moerdiono mengataka pembahasan utang Dunia Ke ga itu bukan berarti kemudia akan dikembangkan menja sikap konfrontatif terhad negara maju bila utang terseb terselesaikan deng tidak baik. Dalam menyelesaik utang Dunia Ketiga harus dilih secara keseluruhan yaitu dala kerangka perbaikan ekono dunia dan kesejahteraan um manusia. Untuk itu, tambahnya, ked kepala negara sepakat bahw penyelesaian utang luar neg sangat penting. Dengan demi an memungkinkan negara Se tan-Selatan dapat melakuk pembangunan dengan baik. Pokja penaseh Negara Selatan-Selatan ya tergabung dalam kelompok (G-15) dalam sidang hari per ma di pertemuan puncak, Sab di Dakar, sepakat membent 17th MATARAM REGENT 2 10.00-15.00-17.00-19.00-21.00 12 HARRISON FOR ANNE ARCHER PATRIOT GAMES DODOLBY STERED 11- EMPIRE 2 RATIH 2 10.00-15.00-17.00-19.00-21.00 17th DODOLBY STERED HARI INI WIDYA 11.00-15.00-17.00 19.00-21.00 REMAJA 15.30-1730 19.30-21.30 10.3 GAME-B
