Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Bernas
Tipe: Koran
Tanggal: 1992-11-23
Halaman: 12

Konten


Color Rendition Chart 2cm 12.SENIN LEGI, 23 NOVEMBER 1992 BERNAS Radio Swasta Keluhkan Wajib Relay Siaran RRI JAKARTA - Kewajiban radio swasta untuk me relay siaran-siar- an khusus yang tidak berbobot kenegaraan, dari Radio Republik Indonesia (RRI), dikeluhkan oleh radio-radio swasta yang tanggal 1-4 Desember 1992 akan melaksanakan kongresnya ke VII. Siaran khusus semacam itu (kegiatan pejabat di daerah di luar kepala negara dan wakilnya serta acara kelompencapir - Red) selain tidak diminati konsumen radio swasta, juga dirasakan terlalu membebani jam siaran. "Banyak dari siaran wajib relay itu yang tidak tepat sasaran bagi konsumen radio swasta, sehingga kongres perlu merumuskan kembali arti kemitraan antara radio swasta dengan pemerintah (Deppen dan RRI)." kata Ketua Pengurus Daerah Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PD PRSSNI) DKI Ir Agus Mar- diyanto kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (21/11). Menurut Agus, wajib relay yang tidak tepat sasaran itu telah menyebabkan banyak konsumen radio swasta yang tak lagi ter- tarik oleh siaran-siaran yang disuguhkan oleh radio swasta. Padahal di pihak lain, televisi swasta (RCTI, SCTV dan TPI) yang ada sekarang tidak dikenakan kewajiban seperti itu. Menurut Agus, masalah kemitraan ini bakal menjadi topik utama Kongres VII PRSSNI, yang menurut rencana akan dibuka oleh Presiden Soeharto di Istana Negara. PRSSNI DKI sudah mencalonkan Ny Siti Hardiyanti Rukmana (mbak Tutut) sebagai calon Ketua Umum PRSSNI Pusat periode mendatang. (dik/ino) Mogok Kerja, Bukti Pekerja Makin Sadar Hukum JAKARTA - Banyaknya aksi unjuk rasa yang dilakukan pekerja akhir-akhir ini dengan tuntutan kenaikan upah merupakan bukti bahwa pekerja makin sadar hukum. Ketua Umum DPP Serikat Pe- kerja Seluruh Indonesia (SPSI) Imam Soedarwo mengatakan, hal itu kepada wartawan seusai memberikan penjelasan sekitar mu- syawarah pimpinan SPSI tahun 1992, di Jakarta, Sabtu (21/11). Musyawarah pimpinan SPSI dilaksanakan di Bandung mulai Mi- nggu (22/11) sampai 26 November 1992 di Bandung, Jawa Barat. Sementara itu Direktur Bina Latihan Tenaga Kerja Depnaker Sidarto BA di Jakarta, Sabtu (21/11) mengatakan, selama Pelita V tenaga kerja yang memerlukan program pelatihan sejumlah 9,9 juta orang. Dari jumlah itu Depnaker hanya mampu melatih 600.000. Departemen teknis yang lain diperkirakan melatih 400.000 orang. Dengan demikian Pelita V masih menyisakan 8.9 juta orang yang masih perlu pelatihan. Menurut Sidarto, asumsi dana yang diperlukan setiap orang rata-rata Rp 300.000 tiap program selama tiga bulan. Jumlah biaya latihan untuk 9,9 juta angkatan kerja kurang lebih Rp 3,97 trilyun. "Jelas pemerintah tidak mampu menyediakan dana sebesar itu untuk program pelatihan. Masyarakat dan dunia usaha sebagai pihak yang paling berkepentingan terhadap kebutuhan tenaga terampil dan produktif harus ikut memikirkan hal itu," katanya. (suk) Pelantikan Kaimuddin Awal Desember 1992 JAKARTA - La Ode Kaimuddin, calon terpilih Gubernur Sula- wesi Tenggara (Sultra) dalam rapat pleno DPRD, Sabtu (21/11). baru bisa dilantik menjadi Gubernur Sultra menggantikan H Alala, awal Desember 1992. "Tanggal yang pasti belum dapat ditentukan, tapi yang jelas pelantikan Gubernur Sultra akan dilaksanakan setelah Mendagri melantik Gubernur Sumbar yang pemrosesannya telah lebih dulu selesai. Mungkin tanggal 2 atau 3 November," kata Dirjen Pe- merintahan Umum dan Otonomi Daerah (PUOD) Depdagri Drs Warsito Rasman menjawab Bernas, Minggu (22/11). Sesuai jadwal, Mendagri akan melantik calon Gubernur Sumbar, Hasan Basri Durin, tanggal 30 November 1992, bertepa- tan dengan masa akhir jabatan Gubernur Durin periode 1987-19- 92. Sedang tertundanya pelantikan calon Gubernur Sultra, menurut Dirjen PUOD, karena DPRD Sultra lambat dalam me- mroses bakal calon gubernurnya, sehingga pemerintah pusat harus memperpanjang masa jabatan Alala selama dua bulan. Dengan perpanjangan itu, masa jabatan Alala seharusnya sudah berakhir tanggal 23 November 1992 (dik) 46 BERNAS DAPATKAN 20% Discount 1. Hanya berlaku untuk pembelian Pizza 2. Hanya berlaku di Pizza Hut Yogyakarta 3. Serahkan kupon sebelum memesan KUPON 4. Satu kupon berlaku untuk 1 x kunjungan 5. Tidak bisa digabung dengan promosi lain 6. Berlaku hanya untuk santap di restaurant O (dine-in) dan dibawa pulang (take-out) 7. Berlaku sampai dengan tanggal 29 November 1992 BERNAS Pizza Hut. Nama Alamat No. KTP/SIM : PEMENANGI: Hananto Kusumo JI Dr Wahidin No 9 Yogyakarta Judul Kritik: "MENGGAGAS STRATEGI MELEPAS VISI" (Berhak atas Tabungan senilai Rp 150.000,00 dari BANK JAKARTA) PEMENANG II: C. Istianl IKIP Sanata Dharma Yogyakarta Judul Kritik: "MENGGUGAT FUNGSI BERNAS" (Berhak atas Tabungan senilai Rp 100.000,00 dari LIPPO BANK) PEMENANG II: Imam Budhi Santosa Ponggalan RT 13/RW V Umbulharjo Yogyakarta Judul Kritik: "KRITIK DAN SARAN UNTUK HARIAN BERNAS" (Berhak atas hadiah uang senilai Rp 75.000,00 dari Harian BERNAS) (B) BANK PEMBANGUNAN DAERAH B PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TK PENGUMUMAN Pemenang Lomba Kritik & Saran. untuk Harian Umum BERNAS Karena banyaknya kritik berkualitas yang masuk ke Panitia, Dewan Juri Lomba Kritik & Saran dalam rangka HUT ke-46 Harian Umum BERNAS memutuskan untuk memilih 10 pemenang yang berhak mendapatkan hadiah dari mitra kerja dan Harian Umum BERNAS. Ada pun keputusan Dewan Juri Lomba Kritik & Saran adalah sebagai berikut: BANK JAKARTA Yogya, Bernas Pengamat politik Dr Mohtar Mas'oed menyatakan, hampir semua komponen bangsa Indo- nesia setuju dengan dwifungsi ABRI. Namun dalam perjalanan- nya, dwifungsi mendapatkan tambahan fungsi "kekaryaan" yang justru menimbulkan pelu- ang munculnya vested interest di bidang politik, sehingga dwi- fungsi menjadi tidak murni lagi. "Karena itu, dwifungsi mesti dimurnikan lagi menjadi konsep yang pada dasarnya berorientasi pada pembentukan sistem per- tahanan non-konvensional me- lalui territorial management Sedangkan masuknya ke dalam politik, sebaiknya dibatasi hing- ga tingkat provinsi saja," tegas Mohtar Mas'oed di Hotel Satya Graha Yogya, Sabtu. Dosen UGM itu berbicara di hadapan sekitar 100 aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Jawa dalam acara pra- Kongres HMI ke-19 di Riau (30/11-8/12) mendatang. PEMENANG IX Mudzakir Suroso LOMBA LUKIS DONGENG - Lomba lukis dongeng tingkat pra TK hingga SMP di Wisma Kagama, Bulaksumur, Yogya, yang dilaksa- nakan Tabloid Nova, Harian Bernas dan didukung LPK Budya Wacana Yogyakarta, kemarin, berlangsung meriah. Bertindak sebagai pendongeng adalah Didik Nini Thowok. Dengan lomba itu, menurut pencipta dan seniman tari ini, anak anak diberi peluang leluasa untuk mengembangkan imajinasinya. Berita selengkapnya, beserta nama-nama pemenang, ada di halaman 6. Sejarah dwifungsi Dari segi sejarah, lanjutnya, dwifungsi muncul untuk menga- tasi kelemahan sistem pertahan- an pada awal masa kemerdeka- an. Apabila mengandalkan sis- tem pertahanan konvensional, sesuai dengan pengalaman, akan mudah dipatahkan musuh, mengingat wilayah Nusantara yang luas dan terpencar. Pemikiran untuk mengatasi hal ini, muncul dari generasi PEMENANG X Fantoni Riska Dr Mohtar Mas'oed: Konsep Dwifungsi ABRI Sebaiknya Dimurnikan Lagi Jenderal Nasution dan TB Sima- tupang. Diciptakanlah sistem Hankamrata (Pertahanan Kea- manan Rakyat Semesta). Konse- kuensinya, seluruh rakyat Indo- nesia secara potensial adalah "pejuang". itulah yang dimanfaatkan oleh Orba untuk mengisi posisi-posi- si penting di birokrasi dan peru- sahaan-perusahaan negara yang merupakan hasil dari nasionali- sasi perusahaan kolonial Belan- da, terutama perkebunan. Dari sinilah tentara mendefi- nisikan tugasnya sebagai territo- rial management (pembinaan wilayah). Kalau pada zaman Belanda terdapat Komando Mi- liter Kota (KMK), jaringan itu diubah menjadi territorial ma- nagement yang tugasnya menja- min kesiagaan rakyat membela negara (people's war). "Ini dwi- fungsi sebenarnya. Lalu menga- pa sekarang diskusi mengenai dwifungsi menjadi kacau?" tanya Mohtar. PEMENANG VI: E Suryono Pogung Kidul SIA XVI/15/A Yogyakarta Judul kritik: "BERNAS PAS TAPI BELUM TUNTAS" (Berhak atas langganan gratis Harian Umum BERNAS selama 1 bulan dan switer "CANDRA PESONA") PEMENANG VII: Ir Sujono & Dra Puspita Sari Balong Timbulharjo Sewon Bantul Judul Kritik: "KRITIK & SARAN DALAM RANGKA HUT KE-46" (Berhak mendapatkan switer "CANDRA PESONA") PEMENANG IV: Drs Koeswinarno JI Perintis Kemerdekaan 85 Yogyakarta Judul Kritik: "PERLU MENJAGA KONSISTENS Baledono Ngentak RT 5/RW V Purworejo (Berhak atas langganan gratis Harian Umum BERNAS selama 3 bulan Judul kritk: PERWAJAHAN BERNAS INOVATIF TETAPI KAKU dan switer "Candra Pesona") (Berhak mendapatkan switer "CANDRA PESONA GR PEMENANG VIII: Drs I Suryadi Suryowljoyo Judul kritik: "YOGYAKARTA KOTA BUDAYA & PUSAT PENDIDIKAN SMEA Sanjaya Pakem Jl Kaliurang Km 17 Yogyakarta 55582 (Berhak mendapatkan switer "CANDRA PESONA") PEMENANG V: Dra Ening Yuni Soleh Astuti Cabeyan Panggungharjo Sewon Bantul Judul Kritik: "BERNAS MEMBANGUN BERDASAR PANCASILA (Berhak atas langganan gratis Harian Umum Bemas selama 2 bulan dan switer DRA PESONA Selamat untuk para Pemenang Hadiah dapat diambil di Kantor harian Umum BERNAS J. Jend. Sudirman 52 Yogyakarta, mulai hari Rabu 25 November 1992. Untuk Pemenang I, II dan III, hadiah akan diserahkan pada acara "Temu Relasi" di Hotel Santika Yogyakarta hari Sabtu 28 November 1992 pukul 19.00. Sedangkan bagi semua peserta Lomba Kritik & Saran, akan menerima souvenir dari Harian BERNAS. Harap sabar menunggu. Panitia BANK JAKARTA S40 Nologaten 17 Blok I CTT Depok Sleman Yogyakarta 55281 Judul kritik: "BERNAS DAN PROSPEKNYA DI MASA DEPAN (Berhak mendapatkan switer "CANDRA PESONA LOMBA MEWARNAIG NGENG walceums an 080 LIPPOBANK Terpercaya sejak 1948 Jawaban atas pertanyaan ini, lanjut Mohtar, bisa dilacak dari keinginan ABRI yang sebenar- nya tidak sekadar dwifungsi, tapi entah pancafungsi atau be- rapa. Keinginan beragam itu tumbuh dari adanya fungsi "ke- karyaan". Ada yang berpenda- pat, kekaryaan itu akibat logis dari manajemen teritonal. Mohtar lalu melihat sejarah empirik awal Orde Baru untuk menjelaskan pendapat di atas. Sebelum peristiwa Gestapu, ba- nyak sekali tentara berpangkat letkol dan kolonel yang diseko- lahkan ke luar negeri, mempela- jari ilmu-ilmu teknis non-militer. Pasca-Gestapu, mereka da- tang dengan keahlian teknis yang beragam. Keahlian mereka d "Nah, kekaryaan lalu tidak terbendung lagi. Tentu saja, yang memperoleh posisi strate- gis ingin mempertahankan sta- tus quo, dan yang lalu muncul adalah vested interest. Di sinilah letaknya, dwifungsi hendaknya dimurnikan lagi," ungkap Moh- tar Mas'oed. Soal kekaryaan ini juga me- nyangkut keterlibatan militer dalam politik. Muncul pertanya- an, sampai di mana militer bo- leh melakukan intervensi poli- tik? Mohtar melihat, manajemen teritorial sudah sampai pada tingkat desa dan dukuh. Hal ini mempengaruhi menurutnya, proses pembangunan. "Saya kurang setuju apabila program pembangunan bertum- pu pada jaringan administrasi militer. Kalau berpartai harus berhenti sampai pada tingkat kabupaten, mengapa jaringan militer sampai di dukuh. Tob ada polisi di sana. Karena itu sebaiknya jaringan tentara sam- pai tingkat provinsi saja," harap Mohtar. Keterlibatan tentara dalam politik, menurut staf peneliti Pusat Antar Universitas (PAU) Sosial UGM itu, memang sudah menyejarah. (fen/nun) Toko Buku Gramedia Gedung Baru Penampilan Baru JL. JEND. SUDIRMAN 54-56 TELP.(0274) 2621 YOGYAKARTA Pesona Tembang Pesona Cakrawala Pesona Adiwignya Pesona Diri Adiketa Ke Luar Yogya Sedikit, Ada Candi dan Desa Wisata MENGAPA Yogyakar- atau ta UGM khu- Enriching or Degrading Cultu- dan budaya nusantara. Juga budaya. Keterlibatan itu tertu- re? Dari tema ini akan melihat mencari rumusan konseptual tama dalam hal penelitian. Mi- sejauh mana pariwisata dunia mengenai pelestarian budaya salnya saja, yang dilakukan Ju- akan berpengaruh dalam pe- dalam rangka mengembangkan rusan Teknik Arsitektur Fakultas ngembangan budaya suatu kepariwisataan yang dinamis Teknik UGM yang semula ha- bangsa. dalam mengantisipasi era glo- nya meneliti kawasan wisata balisasi. dan koservasi budaya yang di- kunjungi wisatawan, kini menja- lin dengan berbagai lembaga melakukan penelitian besar. SIMAK PESONA DIRI ADIKATA, cari Harian BERNAS dan isi Kupon Candra Pesona. Potong tempel di kartu pos dan kirim ke Hanan BERNAS Jl. Jend. Sudirman 52 Yogyakarta 55224. Atau titipkan di AGEN BERNAS terdekat. susnya di- pilih seba- gai penye- KONFERENSI INTERNASIONAL lenggara Internatio- WISATA DAN BUDAYA PENDUDKUNG PRODUKSI GERONIMO SINAR MAHKOTA DEKORASI BLASS SOUND SYSTEM COMPUTA ARTHA photo nal Conference Cultural Tou- rism (ICCT) atau Konferensi ta, bagaimana mengembangkan yang akan menjadi model acuan tu lalu mengemukakan, karena kota ini dipandang sebagai pusat kebudayaan Jawa yang kaya dengan peninggalan seja- rah. Disamping itu, faktor pe- nunjang seperti fasilitas ako- Internasional Wisata Budaya? pembangunan pariwisata dunia. Sekretaris panitia Ir Wiendu pariwisata budaya, peran aspek Kemudian menciptakan dialog Nuryati di UGM, beberapa wak- agama dalam pariwisata dan dan pertukaran ide di antara tuhkan contoh soal di lapangan. pedesaan membu- Dan Yogyakarta memiliki mosfir yang bisa dijadikan con- toh dari topik yang akan diba- has nanti. pakar kepariwisataan, pemerin- at-tah, investor, konsultan dan masyarakat pariwisata. Mengem- bangkan budaya yang tanggap modasi dan transportasi mendu- kung terselenggaranya konfe- rensi ini. MENAMPILKAN : - Dra. EDDY MIHATI SUSENO Dosen STPMD 'APMD Yogya - DJATININGSIH WASITO, SH andra pesona Konferensi yang diikuti 380 peserta dari 32 negara di selu- Dia menjelaskan, konferensi ruh dunia dan akan diresmikan selain sebagai ungkapan rasa tanggal 24 November 1992 be- syukur bangsa Indonesia, juga SEBAGAI universitas tertua, sok di Jakarta itu akan mengam- berupaya mengenalkan kepada UGM sudah banyak terlibat da- bil tema Universal Tourism: dunia tentang kekayaan alam lam pengembangan pariwisata meran wi- sata buda- ya me KONFERENSI INTERNASIONAL nyongsong Internatio- WISATA DAN BUDAYA Dari topik bahasan yang me- liputi antara lain bagaimana budaya mendukung pariwisata, peranan wanita dalam pariwisa- rence Cultural Tourism (ICCT) yang berada di Purna Budaya, Bulaksumur, masih sepi pengu- njung. Padahal di tempat ini sebenarnya pengunjung pamer- an akan dapat menikmati secara langsung aset pariwisata suatu daerah. Menurut informasi dari pani- tia pameran di Purna Budaya, Sabtu (21/11), banyak pengun- jung yang belum mengetahui tentang tayangan yang diputar di ruang audio visual. Akibat- nya, mereka melihat sambil lalu saja sebelum menuju ke ruang Pembantu Rektor II Universitas Janabadra Yogyakarta - Ir. BUDI PRIHANDOKO Dosen Universitas Widya Mataram, Yogyakarta - Drs. TEGUH DALYONO Dosen Ikip Sanata Dharma, Yogyakarta "Lihatlah keluar Yogya sedi- kit, akan segera bertemu de- ngan candi dan desa wisata, tambah Wiendu. Ruang Audio Visual Sepi Pengunjung Yogya, Bernas pameran yang lainnya. atau penonton. Seperti pada ga kali lipat dibanding harga Ruang Ruang audio visual ini terle- hari Sabtu (21/11) panggung parkir pada umumnya. audio vi- tak sesudah ruang pameran te- demo tidak menggelar pertun- sual pa- matik dari dalam dan luar nege- jukan apapun. Rencananya, ri. Di tempat ini, pengunjung akan diisi rombongan dari Sula- disediakan kursi. Namun karena wesi Selatan. Tapi karena sesua- kurang peminat, kursi yang di- tu hal, rombongan ini tidak bisa sediakan banyak yang kosong. hadir. Kendati sepi pengunjung, tob nal video INFO PAMERAN ICCT gambarkan aset budaya suatu diisi oleh utusan dari sembilan universitas, 16 provinsi, tujuh Senin, 23 November 1992 daerah tetap berlangsung. Berdasarkan pengamatan negara asing dan lainnya ini Pukul 09.00 - 15.00 WIB Mahalnya ongkos parkir ini, sedikit banyak menyebabkan beberapa pengunjung yang umumnya mahasiswa mengu- rungkan niatnya untuk menon- ton. (sus) Menurut rencana, pameran Pameran bersuasana Kali- Bernas, jumlah pengunjung akan ditinjau oleh peserta ICCT pameran wisata budaya ini setelah acara peresmian di Ja- belum melimpah. Luapan pe- karta tanggal 24 November 92. ngunjung terjadi terutama pada Mahalnya ongkos parkir ken- saat ada pertunjukan di pang- daraan roda dua di pameran wi- gung demo yang terletak antara sata budaya ini juga dikeluhkan stand Kalimantan Barat dan pengunjung pameran. Tempat Jawa Tengah. parkir bagi pengunjung pamer- Pameran bersuasana NTT di Hanya sayangnya, panggung an ada dua lokasi yang terletak panggung demo dengan me- demo ini terkadang terpaksa di timur Purna Budaya dan uta- nampilkan antara lain tari Kata- tidak mengadakan pertunjukan ra University Center UGM ga, tari Kabokang, tari Woleha, apa-apa sehingga hanya dijadi- Ongkos parkir kendaraan tari Hedung, tari Nggiling, tari kan tempat tidur-tiduran peserta bermotor Rp 300. Ongkos ini ti- Maekat, tari Bolu-bulo. (sus) mantan Timur. Di sini pe- ngunjung pameran akan dapat menikmati lagu-lagu dari Kali- mantan Timur yang akan dipu- tar oleh panitia. Pukul 15.00 - 21.00 WIB M Basri dan Nurhayati Juara Bentoel Bike Championship Yogya, Bernas jauh di belakang. waktu 1 jam 12 menit 04,25 detik. Menempati urutan keem- pat Supardi (Jateng) 1:12.41, 76 detik. Dua atlet balap sepeda asal klub Colombo Yogyakarta, Mu- hammad Basri dan Nurhayati, tampil sebagai juara pertama putra dan putri lomba balap se- peda off road Bentoel Interna- tional Bike Championship, de- ngan menempuh jarak Yogya- karta-Borobudur, Minggu pagi. Basri yang dalam Tour de ISSI baru lalu berhasil meraih juara umum ketiga kategori per- orangan, kemarin mencatat waktu total 1 jam 12 menit. Se- mentara Nurhayati mencatat waktu 1 jam 26 menit dan 04,76 detik. Adik Nurhayati, Nuraini yang juga ambil bagian gagal masuk lima besar. Dia bersama pembalap putri lainnya tercecer Atas keberhasilan dua pem- balap Colombo Yogyakarta ini, maka berhak memboyong trofi bergilir Menpora dan uang pem- binaan sebesar Rp 2 juta untuk kategori putra dan Rp 1 juta bagi kategori putri. Disamping itu Pedro Del Rochman yang sa- tu regu dengan Basri dalam tour de ISSI lalu, berhasil merebut tempat kelima, dan berhak men dapatkan piala dan uang pembi- naan sebesar Rp 500.000. Sementara pembalap putra asal Bandung Robby Sukardi yang mencatat waktu lebih lam- bat 01,51 detik dari Basri, me- nempati urutan kedua, dan re- kannya Abdurahman berada pa- da urutan ketiga dengan total PRODUK BARU : Tujuan lain, mengembangkan rumusan alternatif pengembang- an pariwisata berkelanjutan HADIAH KE-1 HADIAH UTAMA 1 (satu) perangkat WEARNES COMPUTER Buku alat Olahraga & Musik Alat Tulis Kantor / Sekolah Alat Alat Laboratorium Alat Peraga Pendidikan Komputer supplies Mainan anak - anak / toys Jam, Korek api zippo, Tas Accesories dan lain-lain HADIAH KE - II 1 (satu) set tempat tidur LIGNA BD-009 RX "Konferensi berusaha men- ciptakan jaringan kerja internasi- onal di bidang pariwisata buda- ya yang menjadi dasar profesi kerja kepariwisataan di masa datang," kata Wiendu. *** HADIAH KE - III 4 (empat) jam tangan SEIKO HADIAH KE - IV 5 (LIMA) kamera SINPOCA Pretty DL-3 HADIAH KE - V 2 (dua) Mini Radio Tape Untuk kategori putri, pemba- hp asal Solo Umi mendampingi Nurhayati pada urutan ketiga. Umi dalam lomba kemarin men- catat waktu satu jam 27 menit dan 14,20 detik. Sementara dua pembalap dari Sukoharjo Jewar- sih dan Sri Suharni berada pada urutan ketiga dan empat. Jewar- sih mencatat waktu 1:27.14,20 detik dan rekannya mencatat waktu lebih lama 6,10 detik. Perlombaan sepeda off road dan sepeda santai yang diikuti sekitar 6000 peserta Minggu pagi kemarin dilepas Gubernur DIY Paku Alam VIII di depan hemavit itou HADIAH KE- hema vitor itor OD Nit iton nem mavite Isl Salah satu hasil penelitian, karta sebagai potensi pariwisata Keraton Sura- budaya yang dilakukan bersa- ma-sama Ditjen Pariwisata. Pe- nelitian tentang peranan wanita di bidang pariwisata di lima provinsi yaitu Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, DIY, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. 514 hemavitoni Multivitamin lengkap menunjang vitalitas Sedangkan penelitian yang saat ini sedang dilakukan, ada- lah mencari model pengemba- ngan pariwisata yang berbasis! pada budaya lokal di Jatiluwih, Tabanan, Desa Sebatu Gianjar, Desa Panglipuran, Bangli. (sus) HADIAH KE- HADIAH KE-N HADIAH KE-V he Monumen Yogya Kembali. Ke- giatan yang baru pertama kali diselenggarakan dengan hadiah besar ini mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Hasil lengkap emavi itor may Kategoríatlet/profesional: L M Basd (Colom bo Yogya) 1:12.00,92. II. Robby Sukard (Ban dung) 1:12.01,51. III. Abdurahman (Bandung) 1:12.04.25. IV. Supard (Jateng) 1:12.41,76. V Pedro Del Rochman (Colombo Yogya) 1:12.51,- 69. Kategori umum: 1. Okky (Bandung) 1:12.58,- 90. II. Sukiman (Solo) 1:13.42,52. III. Suradi Dudong (Solo) 1:14.02,71. IV. Anggoro (Solo) 1:15.54.45. V. Bayu (Solo) 1:15.54,80 wanita k Nurhayat (Colombo Kategori Yogya) 126.04,76. II. Umi (Solo) 127.14.20. II. Jewarsih (Sukoharjo) 127.14,20. IV. Sri Suhami (Sukoharjo) 128 15,29. V. Yant (Solo) 1:32.51,04. Kategori remaja/junior: L. Mujono (Solo) Purwanto (Sragen) 1:14.05.01. IV. Sofyan (Solo) 1:14.04.24. II. Agus (Karanganyar) 1:14.04,53. III. 1:16.34,19. V. Herry Setiawan (Solo) 1:16.36,93 (eta/sug) Kendala Pengembangan Iptek Surabaya, Bernas Asisten Menteri Negara Urus- an Peranan Wanita Achie Sudi- rati Luhulima SH berpendapat, kekurangmampuan kaum wani- ta menguasai bidang pendidik- an dapat menjadi kendala untuk mengembangkan ilmu pengeta- huan dan teknologi (iptek) secara baik. "Keadaan ini sangat merugi- kan wanita, baik dalam peman- faatan peluang kerja yang terse- dia maupun dalam perannya se- bagai ibu danpendidik anak- anaknya," katanya di Surabaya, Sabtu (21/11). Ketika berbicara pada semi- nar nasional Peran Masyarakat Kampus dalam Menunjang Pembangunan Nasional pada Era Globalisasi di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, ia mengatakan, tanpa penguasaan iptek, sukar bagi kaum wanita untuk dapat memahami kebu- tuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh anak-anaknya. (Ant) DISIARKAN JUMAT 27 NOV. 92 20.00 WIB hemaviton 4cm 2cm