Tipe: Koran
Tanggal: 1992-12-29
Halaman: 08
Konten
2cm Color Rendition Chart 8.SELASA PAHING, 29 DESEMBER 1992 JAWA TENGAH PT Damatex Telah Miliki Pengolah Limbah SALATIGA - Manajer Umum PT Damatex Salatiga Andi Sa- nang Romawi mengatakan, perusahaannya kini sudah mengopera- sikan instansi pengolah limbah secara penuh. Namun fasilitas itu belum dimiliki PT Timatex, yang seinduk dengan Damatex dan tempatnya pun berdekatan. Andi mengemukakan hal itu kepada Bernas hari Senin di ruang kerjanya. Kalaupun masih ada ma- syarakat yang merasa tercermari oleh limbah PT Damatex, ujar Andi, kemungkinan itu kecil sekali. Karena PT Damatex sudah punya pengolah limbah yang dioperasikan secara penuh. "Kalau empat atau tiga bulan lalu masyarakat merasa tercemari kami mengakui. Namun tingkat pencemaran PT kami sangat kecil. Itu berdasar hasil penelitian Balai Penelitian dan Pengembangan Industri Jateng," lanjut Andi Sanang Romawi. Dikatakan pula, bila jujur sebetulnya masyarakat sebetulnya tidak perlu resah terhadap limbah Damatex. Masyarakat menurut Andi, baru resah setelah di- beri informasi yang sifatnya mendiskreditkan perusahaan. Ia me- nyebut bahwa penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Universi- tas Kristen Satya Wacana (UKSW) dan pernah diseminarkan bebe- rapa waktu lalu tidak adil, karena tidak melibatkan pihaknya. "Bila Damatex ternyata mencemari dengan kadar sebagaimana yang diteliti UKSW, Damatex betul-betul malu. Kami ini juga me- lakukan penelitian bahkan sering, tapi tidak seperti dituduhkan i- tu. Kami siap ditunjuk hidung mengenai kesalahan kami di ha- dapan umum sekalipun, asal itu fair dan jujur. Tidak asal me- nyalahkan saja," ujar Andi Sanang Romawi. "Kapan saja kami siap mengadakan penelitian bersama," tambah Manajer Umum PT Damatex. (Jim) Dua Siswa SMP Terbakar Ketika Berkemah TEMANGGUNG Dua siswa SMPN Kranggan Kabupaten Te- manggung, Sri Haryati (12) dan Mustakimah (13) dirawat di RSU Temanggung akibat menderita luka bakar. Mereka dimakan api saat tidur nyenyak dalam tenda, tatkala berkemah. Acara kemah diselenggarakan oleh sekolah mereka pada hari Rabu (23/12) di lokasi wisata Gedungsanga, Kecamatan Ambarawa Kabupaten Se- marang. Menurut keterangan kedua korban yang ditemui Bernas di RSU Temanggung hari Senin, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 01.00 saat mereka lelap. "Waktu itu kami terbangun karena terasa panas, rupanya api sudah melalap tenda serta beberapa perbekalan la- innya," kata Mustakimah. Tahu bahwa tenda mereka terbakar, ia langsung membangunkan empat temannya termasuk Sri Haryati. Mereka berhasil lolos dari kepungan api, meskipun lengan, lam- bung dan kaki mengalami luka bakar. Diduga, api berasal dari lilin yang digunakan sebagai penerang di dalam tenda. Sri Haryati dan Mustakimah dilarikan ke RSU Temanggung oleh dua orang pembina yang malam itu piket yakni Joko dan Muji. Camping SMPN Kranggan dalam rangka mengisi liburan itu diikuti 100 siswa, berlangsung tiga hari mulai tanggal 21 Desember. Menurut Pembina Pramuka Kwatir Cabang 1123 Temanggung, Bambang Setyadi, pihaknya belum menerima laporan itu secara tertulis. "Menurut informasi yang kami terima, peristiwa itu seha- rusnya tidak terjadi jika pembina melakukan disiplin piket. Sebab kedua korban itu seharusnya melakukan piket, namun oleh pem- bina malah disuruh tidur," tutur Bambang. (als) Tewaskan Pejalan Kaki Divonis 8-24 Bulan PURWOREJO-Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Purworejo secara maraton hari Senin memvonis hukuman 8 bulan, 10 bulan, dan 2 tahun penjara kepada tiga terdakwa pelanggar lalu-lintas. Ketiganya diperkarakan dalam kasus berbeda, namun ditangani majelis hakim yang sama terdiri Hakim Ketua Husyaini Andin Ka- sim SH dengan anggota Nasikun SmHk dan A Situmorang SH. Amatrejo Bardi (38) penduduk Bakurejo Kecamatan Grabag Ka- bupaten Purworejo dihukum 8 bulan penjara dipotong penahanan dan wajib bayar ongkos perkara Rp 7.500. Dia dinyatakan salah menabrak Tri Widi Astuti (6) siswa SD Jakarta pada 24 Juni 1992 di jalan Desa Ketawangreja Kecamatan Grabag Kabupaten Pur- worejo. Ketika itu Tri berlari menyeberang, Amatrejo dengan Honda CB 100 AA-3265-C tidak sempat menghindar. Korban ter- pelanting beberapa meter dan meninggal esoknya di RSU Purwo- rejo. Agus bin Paidi (27) penduduk Pangenrejo Kecamatan Purwore- jo divonis hukuman 10 bulan potong masa tahanan dan ongkos perkara Rp 7.500. Ia dipersalahkan melanggar pasal 359 KUHP, karena tanggal 2 Juli 1992 menabrak Sarip (42) warga Kutoarjo. Saat itu Agus mengendarai Mitsubishi T 120 AA-9641-C, sedang- kan Sarip bermaksud pulang untuk makan siang pada jam istira- hat kerja. Sarip meninggal hari itu juga di RSU Purworejo. Joko Suparyanto (35) penduduk Purwodadi Kecamatan Purwodadi di- hukum 2 tahun potong masa tahanan karena melanggar pasal 359 KUHP, menabrak Siti Sukadji (50) warga Jalan Mayjen Sutoyo pa- da 14 Agustus 1992. Ketika itu, dari barat melaju kencang mi- krobus AA-2605-C dikemudikan Joko. Korban terlindas, kepalanya luka parah dan tewas seketika. (bes) TELEPON PENTING SEMARANG RS Dr Kariadi 413476, RSU Panti Wilasa, JI Dr Cipto: 546040-546042; JI Citarum: 22224-22225, RS St Elizabeth 310076, RS Sultan Agung: 580014; RS Telogo- rejo: 317693; RS Roemani: 313738, Polisi: 110, Satlantas: 21151, Ambulance: 118, Pemadam Kebakaran: 113, Gangguan Listrik: 21792, Pengaduan Tele- pon 117 GARUDA/MERPATI - Telepon (024) - 23317 Semarang-Jakarta Semarang-Surabaya Semarang-Bandung Semarang-Pangkalan Bun Semarang-Ketapang Smg-Sby-Denpasar Smg-Sby-Balikpapan 06.25, 08.10; 10.10; 12.10, 14.10; 15.10, 16:10, 17.00, 18.10 - Rp 105.000,- Rp 62.100,- 07.00 dan 13.15 13.15 08.40 Rp 85.200.- 06.30 13.15 07.00 Semarang - Denpasar Semarang - Kuala Lumpur Semarang - Surabaya BOURAQ Telepon (024)-23065 Semarang - Jakarta Selasa, Kamis, Jumat dan Sabtu (14.00) - Rp 103.000,- Semarang: Banjarmasin (Rp 153,600,-) Palangkaraya (Rp 217. 000,-) - Balikpapan (Rp 211.600,-) - Kota Baru (Rp 222 500,-) - Sampit (Rp 239.000,-)-Samarinda (Rp 256.600,-)-Tarakan (Rp 297.700,-) - Palu (Rp 308.700,-) Tiap hari berangkat pukul 08.55. DERAYA Telepon (024) - 24039 Semarang: Pangkalan Bun (Rp 108.500.-)- Ketapang (Rp 170.000,-)-Pontianak (Rp 202 975,-) Tiap hari berangkat pukul 05 45, SEMPATI AIR Telepon (024)-414086, 411929 Semarang - Jakarta Semarang Balikpapan Semarang-Batam 06.30 dan 18.30 09 15 06 30 09.15 Rp 128.100,- Kamis dan Minggu 06.30 - Rp 193.000,- 09.15 Rp 56.600,- Cilacap, Bernas Tim Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) UII Yogyakarta secara resmi menga- jukan permohonan otopsi ma- yat Suparman yang kematiannya diduga dianiaya petugas kea- manan Cilacap. Permohonan itu disampaikan hari Senin kepada Kapolwil Banyumas, dan Sub- Denpom 4/1-1 Cilacap. Jurubicara tim, Nur Jihad SH kepada wartawan di Sub Den- pom 4/1-1 Cilacap mengatakan, Tim LKBH UII mengajukan per- mohonan otopsi sebagai tindak lanjut upaya penyelesaian hu- kum kasus kematian Suparman yang oleh keluarganya dianggap tidak wajar (Bernas 19 26 dan 28/12). "Pihak kami melakukan upaya ini setelah mendapat ku- asa pihak keluarga tanggal 23 Desember yang tidak keberatan jika mayat Suparman diotopsi," katanya. Rp 145.700,- Rp 199.600,- Meskipun permohonan itu baru diajukan, LKBH UII sebe- lumnya telah mengecek ke RSU Cilacap untuk meneliti kebe- naran visum repertum dr Suryo Winarto tanggal 16 Desember lalu. "Dari Denpom, tim kami juga akan mengecek lagi ke RSU dan sekaligus ke Kapolres Cilacap," tambah Nur Jihad. - Rp 141.300,- - Rp 211.700,- Dikatakan, jika permohonan otopsi dikabulkan, sesuai petun- juk Kapolwil Banyumas Kol Pol Drs Awari SH, LKBH UII juga akan it memikul biayanya Rp 108.500,- Rp 295,300,- Rp 289.800,- Upaya lain LKBH UII juga tidak menutup kemungkinan untuk melakukan upaya lain dalam mencari kebe- naran atas kematian Suparman. "Jika ada upaya lain selain otop- si, kami juga menyambut gem- bira. Tapi kalau memang hanya melalui otopsi kami juga siap membantu," kata Nur Jihad. Tentang pernyataan keluarga korban di kertas bermaterai ter- tanggal 17 Desember yang tidak akan menuntut kepolisian dan menganggap kematian Supar- man wajar serta tidak akan mengajukan otopsi, Tim LKBH UII menyatakan bisa saja per- nyataan itu dicabut. Sebab inti- nya, apa yang ada dalam surat pernyataan itu adalah pernyata- an sepihak. BERNAS Dengan telah dibuat pernya- taan terbaru pada tanggal 23 Desember, otomatis pernyataan lama itu dicabut. Karena per- nyataan lama itu sepihak, maka kekuatan hukumnya juga le- mah. Apalagi saat membuatnya, keluarga korban dalam keadaan bingung. "Kasirun ayah korban menya- BELUM DIGUNAKAN Sejak diresmikan hampir dua tahun silam, Stadion WR Su- pratman di Purworejo, belum pernah digunakan untuk kegiatan olahraga. Kelompok se- Kebumen, Bernas Sejak tiga hari terakhir ini, penyakit muntah berak (munta- ber) mewabah di sejumlah desa di Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen. Sampai hari Senin, 4 penderita - 2 de- wasa dan 2 anak-anak me- ninggal, dan 30 lainnya dirawat di RSU Kebumen. Empat Penderita Muntaber Meninggal nyebab muntaber cenderung kolera, meskipun ada kemung- kinan karena keracunan makan- an yang mengandung bibit pe- nyakit penyebab muntaber. Du- gaan itu dilihat dari gejala pen- derita, yaitu tidak menunjukkan panas yang tinggi. Kasus Kematian Suparman LKBH UII Ajukan Permohonan Otopsi karena keluarga korban diang- takan keberatan mayat anaknya gap tidak mampu. Kendalanya adalah, di Banyumas belum ada dokter ahli bedah forensik. Jika memang dibutuhkan maka un- tuk bedah forensik untuk otopsi dapat memakai tenaga dari Se- marang atau ahli bedah forensik UGM Yogyakarta. Blora, Bernas Untuk meningkatkan kualitas tegakan di masa mendatang, Pe- rum Perhutani Kesatuan Pe- mangku Hutan (KPH) Randu- blatung Kabupaten Blora, mela- kukan kegiatan pemulihan hu- tan, dalam usaha meningkatkan produksi serta kualitas. Usaha itu antara lain penanaman po- hon jati asing atau dari luar negeri. Adapun jenis jati yang ditanam dan luas lahan, jati Malabar 4,8 ha, Siam 2,4 ha, Bir- ma 4,2 ha, Central Proviesee 2,9 ha, Godavari 3,8 ha dan Glad- sam 4,6 ha. Menurut Administratur Kepa- la KPH Randublatung, Ir Priyan- to, di wilayah kerjanya yang meliputi areal seluas 32.464,1 ha terdapat percobaan tanam 1993 bagi tanaman jati asing. Tanam- an itu ditebarkan di lahan seluas 22,7 ha di Petak 38a RPH Gu- meng Balai KPH (BKPH) Te- manjang. Sedang dalam upaya pemuli- Wonosobo, Bernas Merosotnya harga jual ken- tang di pasaran dikeluhkan oleh petani kentang di wilayah Ka- bupaten Wonosobo. Kemerosot- an itu mengakibatkan hasil pa- nen ditimbun sampai harga membaik. Kini harga kentang di tingkat petani hanya Rp 200 - Rp 225 perkilogram, meskipun demikian petani enggan bertan- am buncis taiwan yang kini se- dang digalakkan. Direktur RSU Kebumen dr H Yatmoko di ruang kerjanya ke- pada Bernas hari Senin menga- takan, wabah muntaber terjadi di Desa Ayamputih, Sastrojenar, Ranteringin, Waluyorejo dan Buluspesantren. Jumlah terba- nyak 10 kasus di Ranteringin. "Mereka mulai masuk ke RSU Kebumen sejak hari Sabtu (26/- Menurut dr Rebuwa Hen- dardi, dari 24 penderita kelom- pok anak-anak, dengan hasil diagnosa klinis diketahui, pe- Pohon Jati Luar Negeri di Perhutani KPH Randublatung dua lokasi Clone Bank, yaitu di RPH Bogorejo BKPH Tanggel kepadanya sambil diisyaratkan seluas 0,45 ha dengan tanaman 90 pohon. Di PO Asper BKPH Beran seluas 0,445 ha dengan bahwa sampul itu boleh dibuka setiba di rumah. Kedua tersang- ka penipu juga menjanjikan a- tanaman 100 pohon. kan membantu segala kesulitan yang dihadapi Miskiyah. diotopsi karena menganggap mayat anaknya akan dicabik- cabik. Jadi karena bingung, per- nyataan itu sewaktu-waktu bisa dicabut," jelas Nur Jihad. Polres Cilacap sejak tanggal 17 Desember hingga kemarin telah melakukan tindakan pem- binaan hukum terhadap petugas Polsek Cilacap Tengah. Pembi- naan ke dalam untuk menegak- kan citra petugas penegak hu- kum, terlebih setelah adanya kasus kematian Suparman. 12)," jelas Yatmoko didampingi dr Rebuwa Hendradi (spesialis anak), dr Suwarno dan sejumlah petugas medis RSU Kebumen. Mereka yang meninggal dika- renakan keluarga terlambat mengirim ke RSU atau ke Pus- kesmas. Ketika ditangani petu- gas medis keadaannya sudah koma, karena cairan tubuhnya sudah sangat minim. Sebab itu Direktur RSU Kebumen meng- imbau agar masyarakat segera melapor ke aparat kesehatan, ji- ka terjadi gejala muntaber di daerahnya. Menurut sumber Bernas, pe- ngusutan kasus kematian Supar- man terus dilakukan. Namun karena dia meninggal di markas polisi, maka penanganannya sebatas pada pembinaan hukum atasannya (Polres). "Jika Polres menindak petugasnya itu lang- kah yang bagus, dan kalau ke- mudian ditemui unsur pidana dalam kasus kematian Supar- man yang dilakukan oleh petu- gas, jelas oleh atasannya akan diserahkan kepada kami untuk terus ditangani," katanya. (chr) BLORA Pengisian lowongan perangkat desa di Kabupaten Blora untuk menggantikan tugas yang telah berusia 60 tahun ke atas, diharapkan tuntas pada bulan Maret 1993. Untuk itu Pemda tiga hari sampai tanggal 19 Desember mengadakan ujian untuk perangkat desa tahap II diikuti 548 orang. (hoe) han pohon, yang dilakukan pertama yaitu berbagai percoba- an dengan pengadaan Areal Produksi Benih (APB) seluas 271 ha dengan jumlah tanaman 20.577 pohon di empat BKPH, yaitu Temuireng, Tanggel, Ngli- ron dan Boto. Ketiga, Clone Bank sebagai tempat bud grafing untuk men- dapatkan tunas-tunas baru, gu- na pengembangan selanjutnya. Di KPH Randublatung terdapat Tidak jera Kepala Desa Dieng Wetan R Nugrohohadi kepada Bernas di STUDON NR SUPERMAN Bernas/bes pakbola di daerah ini lebih suka menggunakan lapangan garnizun atau Alun-alun Besar. Alasan mereka, kondisi stadion kurang memenuhi standar internasional. Ketua Klomtan Dewi Murni, Mujihadi mengatakan, kelom- pok tani yang didirikan sejak 2 Juli 1985 ini untuk tahun ang- garan 1992/1993 telah berke- cimpung dalam kegiatan tanam- an pangan, perkebunan, peter- nakan dan perikanan. Jumlah anggota kelompok tani ini ada 20 orang. Harga Merosot, Hasil Panen Kentang Ditimbun karena masih ada sisa keuntu- ngan. Tapi panen tahun ini jelas rugi. Untuk biaya tanam saja su- dah menghabiskan sekitar Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu pada areal seperempat hektar, dan hasilnya hanya 5 kuintal. "Kan rugi," tutur Muhadi petani Desa Dieng Wetan. Untuk mengatasi kerugian yang lebih besar, akibat rendah- nya harga kentang di tingkat pe- tani, mereka sengaja menimbun Menurut beberapa petani hasil panennya sampai harga kentang di Desa Dieng Keca- membaik. "Biasanya, kalau pa- matan Kejajar kepada Bernas nen raya kentang mulai habis hari Jumat (25/12), rendahnya harga disebabkan hasil panen raya tahun ini juga turun 50 persen dibandingkan tahun lalu, karena pengaruh cuaca dan hu- jan yang terus-menerus mem- buat kualitas kentang jadi jelek. "Kalau harga kentang stabil seperti panen tahun lalu yang mencapai sekitar Rp 400 - Rp 450 perkilogram kami lega Mas, dan stok kentang di tingkat pedagang tengkulak berangsur kurang, maka harga akan naik. Toh kentang tidak akan mem- busuk bila disimpan sampai tiga bulan," timpal Hadi Suwanto dibenarkan oleh petani lain. Dijelaskan Mujihadi, dalam pelaksanaan ujicoba aneka usa- ha tani terpadu ini, Klomtan De- wi Murni mempunyai luas la- han sawah 850 meter persegi dan luas lahan tegalan 500 me- ter persegi. Menurut dr Suwarno, Kabu- paten Kebumen termasuk dae- rah endemis penyakit muntaber, namun munculnya tidak seren- tak di seluruh daerah tetapi ber- sifat sporadis di satu daerah. Dimisalkan kasus serupa di Ke- camatan Pejagoan tahun lalu. Namun kasus kali ini dilihat dari jumlah korban meninggal lebih berat. (nwh) Kedua, penanaman Pohon Plus, yaitu pohon induk yang sudah dipilih oleh Tim Direksi. Keistimewaan Pohon Plus anta- ra lain lurus, besar, tidak cacat, tinggi cabang I minimum 11 meter. Di KPH Randublatung terdapat 24 batang Pohon Plus, yang tersebar di delapan BKPH, yaitu Temuireng, Tanggel, Tam- Keempat dengan Clonal Seed Oncard (CSO) yang dimulai ta- hun 1991 seluas 27,1 ha dengan penanaman clone sejumlah 1.104 batang, terletak di BKPH Kedungjati RPH Jatikusumo. Selanjutnya CSO di KPH Randublatung akan dikembang- kan terus. Menurut rencana, target untuk tahun 1992-95, CSO akan dikembangkan men- Kejadian lain, hari Sabtu (26/12) petugas Poltabes Sema- rang menangkap Slm (55) war- ga Kecamatan Gunungpati yang dicurigai juga sebagai tukang cablek di Jalan Soegijopranoto 18.016 anjang, Ngliron, Banyuurip, jadi 142,5 ha dengan jumlah (depan Pasar Bulu) Semarang. Selogender dan Boto. Pohon Plus itu semuanya diberi nomor dan hasil temuan antara tahun 1982-91. Slm ditangkap saat terlibat keri- butan dengan Rohati (40) pen- duduk Wonosari RT 3 RW II Se- marang. Berdasarkan luas lahan yang dimiliki inilah maka Dinas Per- tanian Tanaman Pangan Kabu- paten Boyolali menunjuk Klom- tan Dewi Murni ini untuk me- laksanakan ujicoba aneka usaha tani terpadu kerjasama dengan Taiwan. "Penunjukan kelompok tani untuk kerjasama dengan luar negeri ini untuk Boyolali dilaku- kan secara bergilir sebagai pe- "Usaha pemulihan pohon yang dilaksanakan KPH Randu- blatung adalam dalam usaha mempertahankan agar KPH Randublatung tetap menjadi an- dalan produksi jati, bagi Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah," tutur Priyanto. (hoe) ruang kerjanya, juga pada hari Jumat menjelaskan, meskipun harga kentang di tingkat petani pada musim panen raya tahun i- ni turun drastis, namun mereka tidak jera untuk bertanam ken- tang. "Karena kentang adalah ta- naman primadona, maka tidak mengherankan jika 360 KK warga desa kami 90 persen mengusahakan tanaman ken- tang," katanya. Selain itu, tambah Kades Dieng Wetan, pola tanam yang dilaksanakan oleh warganya masih menggunakan sistem tra- disional. Walaupun pernah di- adakan penyuluhan tentang sis- tem tanam yang baik, yaitu tum- pang sari dan tumpang gilir dengan tanaman lain, seperti pada pengembangan buncis ta- iwan yang kini digalakkan, na- mun mereka tetap tidak tertarik. Dan pilih bertanam kentang daripada buncis taiwan. "Dicablek", Emas dan Uang Hilang Dijelaskan Soekemi, jalinan kerjasama dengan Taiwan ini si- fatnya demonstrasi plot dengan menggunakan benih yang su- dah terpilih kualitasnya. "Uji- coba ala Taiwan ini juga untuk mengetahui kesesuaian benih dengan kondisi tanah setempat," tambahnya. Semarang, Bernas Pembantu rumah tangga asal Wonosobo bernama Miskiyah (21), menjadi korban cablekan dua wanita di Pasar Prembaen. Akibat dicablek disertai mantra, gelang dan kalung emas seberat 10,5 gram dan uang tunai Rp 10.000 raib. Untuk kerjasama semacam ini di Kabupaten Boyolali menurut Soekemi sudah berlangsung dua kali. Tahun lalu yang ditunjuk dalam kerjasama ini klomtan da- ri Kecamatan Teras dengan uji- coba tanaman semangka. Kerja- sama ini disesuaikan dengan kontrak semusim. lih klomtan yang mampu untuk melaksanakan ujicoba tanaman. Hingga kini baru 6 kabupaten di Jateng yang dibimbing melalui jalinan kerjasama dengan tim pertanian asal Taiwan ini. "Perampokan" itu terjadi hari Senin pukul 10.00, ketika Mis- kiyah sedang berbelanja. Menu- rut penuturan korban kepada petugas Poltabes Semarang, se- belum perhiasan emas seharga Rp 210.000 itu dilucuti, ia mera- sa ada yang menepuk bahunya. Khusus untuk ujicoba tanam- an hortikultura bagi Klomtan Dewi Murni, bibitnya jenis hib- Sampai di rumah, Miskiyah baru sadar bahwa ia telah dilu- cuti. Sebab amplop putih yang dikembalikan kepadanya itu ter- nyata kosong. Menurut keterangan Rohati, akibat dicablek oleh Slm, ia kehilangan uang tunai Rp 20.- 000 dan seuntai kalung emas se- berat Rp 8 gram. (rif) Kemudian, Miskiyah diapit leh dua wanita yang mengajak 49 nya berbicara. keduanya meminta kepada kor- ban, agar gelang dan kalung yang dipakai dilepas lalu dima- sukkan ke dalam amplop. Ke- mudian amplop diserahkan lagi Mulai digalakkan Kasi Bina Produksi Kantor Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Dipartan) Kabupaten Wonosobo Cahyono kepada Bernas, secara terpisah menga- takan, pengembangan tanaman buncis taiwan sekarang ini mu- lai digalakkan di kalangan peta- ni, sebagai diversifikasi tanaman kentang yang harganya mulai turun. Adapun kelebihan buncis ta- berprospek cerah untuk dieks- iwan menurut Cahyono adalah, por ke Singapura atau Jepang. Diminta Ditunda, Pungutan untuk Bangun Gedung Guru ngan kedinasan guru dan mem- bantu para guru, namun itu bukan berarti lalu PGRI bisa disatukan dengan kedinasan. Urusan pemberian nilai atau angka kredit guru dalam DP3 a- dalah resmi dan murni kedina- san jadi tidak boleh dicampur- adukkan dengan masalah PGRI. "Tapi apa betul ada yang me- ngaitkan sumbangan itu dengan pemberian angka kredit. Harus dicek dulu. Tapi kalau betul, itu tidak bisa dibenarkan," kata Slamet Haryanto menekankan. "Selain harganya bagus, pera- watannya juga mudah. Hanya dalam 40 sampai 60 hari sejak ditanam, hasilnya bisa dipetik. Kini buncis taiwan mulai dikem- bangkan di lahan 3.000 hektar di Desa Damarkasihan Kecamat- an Kertek. Harganya mencapai Rp 375 perkilogram," tutur Cah- yono. (ran/als) Semarang, Bernas Soal pungutan untuk pemba- ngunan Gedung Guru PGRI di Cilacap yang dikait-kaitkan de- ngan penilaian kedinasan, di- kecam oleh Kepala Dinas P dan K Jawa Tengah Slamet Haryan- to. Penilaian konduite seorang guru yang tertuang dalam Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3), tidak boleh dikait-kait- kan dengan soal di luar kedina- san termasuk sumbangan PGRI. Slamet juga mengimbau agar pungutan itu ditunda dulu. Kepala Dinas P dan K Jateng mengungkapkan hal itu sehu- bungan dengan adanya intimi- dasi bagi para guru anggota PG- RI Cilacap yang menolak mengi- si blangko sumbangan pemba- ngunan Gedung Guru PGRI yang sudah ditentukan nilai no- minalnya. Seorang guru SD Si- danegara Cilacap mengungkap- kan bahwa nilai DP3-nya lang- sung anjlok dan hanya diberi nilai terendah, khususnya untuk bidang kejujuran. Akibatnya go- longan gajinya tidak mungkin naik. (Bernas 26/12). "Kalau benar begitu, ini kalau benar lho ya, itu sama sekali ti- dak bisa dibenarkan. Masalah sumbangan gedung guru tidak bisa disangkutkan dengan peni- laian DP3. Wah kalau benar begitu menurut saya malah perlu dikutuk itu," kata Slamet Haryanto ketika ditemui di Ge- dung Setwilda Jateng di Sema- rang, hari Senin. Dijelaskan bahwa masalah PGRI adalah masalah di luar kedinasan jadi tidak boleh di- campur-adukkan dengan masa- lah kedinasan resmi. PGRI seba- gai organisasi profesi milik para guru, memang amat dekat de- Semarang, Bernas Berkas perkara 71 orang pedagang pengguna alat ukur, takar, timbang dan perlengkap- an (UTTP) yang melanggar UU Nomor 2 Tahun 1981, telah dia- jukan ke Kejaksaan Negeri. Dari jumlah itu, 49 pelanggar telah diputus oleh pengadilan dan di- hukum kurungan maupun den- da. Kepala Bidang Metrologi Kanwil Departemen Perdagang- an Provinsi Jawa Tengah, Moch Prasetyo didampingi Kepala Seksi Pengawasan, Syaiful Fa- lah, dalam penjelasannya kepa- da Bernas hari Senin mengung- kapkan, dari 49 pedagang yang sudah diputus di pengadilan tiga di antaranya divonis hu- kuman kurungan. Yaitu seorang dihukum 15 hari dan dua orang dihukum 12 hari. Jumlah denda yang dihasilkan Rp 1.772.500. Pelanggaran yang dilakukan 71 pedagang pengguna alat UT- TP itu terjadi pada bulan Okto- ber (di wilayah Tegal Purwo- Pelanggar 49 Pelanggar UU 2/1981 Dihukum Kurung dan Denda Kendal, Bernas Korban kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) terus berjatuhan. Se- jak Hari Natal sampai Minggu (27/12), sedikitnya terjadi empat kecelakaan yang menewaskan lima orang dan 19 lainnya luka berat/ringan di sepanjang Jalan Raya Kendal. Kecelakaan pertama terjadi pada hari Jumat (25/12) sekitar pukul 05.30 antara Toyota Ki- jang D-6104-VG dengan truk bermuatan Sprite di Jalan Raya Pucangrejo Kecamatan Gemuh. Toyota Kijang yang meng- angkut penumpang terdiri satu keluarga itu meluncur dari tem- pat tinggal mereka di Jalan Sura- laya 137 Kompleks VI Bandung dengan tujuan Serang. Setiba di Jalan Raya Pucangrejo, berta- brakan dengan truk dari arah yang berlawanan. Jabatan rangkap Ia mengakui bahwa yang se- ring membuat kesulitan adalah adanya perangkapan jabatan di- nas resmi dengan jabatan di PG- RI. Di lapangan, tak jarang seo- rang Kakancam atau penilik me- rangkap pengurus cabang PGRI. Akibatnya, kadangkala kewena- ngan dalam dinas lalu dikaitkan dengan kewenangan di luar di- nas. Hal inilah yang harus dihin- dari. Sopir Toyota, Agus Winarno (39), istrinya, Budiarti (37), Nurhadi (7), Maya (6) dan seo- rang lagi anak mereka dilarikan ke RS Suwondo. Karena kondi- sinya mengkhawatirkan mereka Mantan Bupati Pemalang itu menyatakan, meski dalam hal sumbangan PGRI itu ada dua kelompok guru yakni yang se- tuju dan dak setuju, perlakuan dalam dinas sehari-hari terha- dap kedua kelompok itu harus tetap sama. "Jangan lalu yang menolak DP3-nya lalu diberi ni- lai jelek," katanya. Musyawarah lagi Tentang penarikan sumbang- an itu sendiri menurut Slamet Haryanto perlu diadakan mu- syawarah lagi. Diimbau agar pe- narikan sumbangan itu ditunda karena ternyata masih banyak anggota PGRI Cilacap yang menolak. Ia juga menekankan bahwa sumbangan semacam itu harus secara suka dan rela, tan- Untuk langkah selanjutnya, kata Hou, petani akan diarah- kanpada pembibitan. Untuk itu "Ujicoba penanaman tomat Pemda Boyolali diminta menye- dan terong itu dilaksanakan pa- diakan lahan untuk pembibitan, da musim rendengan (penghu- mengingat selama ini bibit ta- jan) yang pada umumnya jarang naman hortikultura yang berku- dilakukan petani. Tetapi ujicoba alitas masih didatangkan dari penanaman yang sudah meng- Taiwan. Dengan ujicoba pembi- hasilkan panen perdana ini te- bitan sendiri didukung potensi lah membuktikan bahwa pena- Boyolali yang menguntungkan naman pada musim penghujan dengan jumlah tenaga kerja cu- ternyata juga bisa menghasil- kup banyak, dapat mengem- kan," ujar Mujihadi. bangkan pertanian hortikultura ini lebih maju.(bay) Dengan adanya kerjasama se- kerto Pati Magelang dan Sura- karta) dan November di wilyah Semarang. Pelanggar yang me- milih menerima hukuman ku- rungan, satu berasal dari Pati dan orang dari Magelang. Pada bulan sama, 301.- 570 alat UTTP berhasil diawasi dan diperiksa, berasal dari 48.- 670 toko, warung, kios dan pe- dagang kaki lima. Dari jumlah i- tu, terbesar berasal dari wilayah Surakarta yang mencapai 105.1- 54 alat UTTP. Alat UTTP yang dijadikan ba- rang bukti dalam persidangan, 93 buah dikembalikan dan 66 buah lainnya disita. Menurut Kasi Pengawasan Syaiful Falah, alat itu disita untuk dimusnah- kan, sebab pelanggaran yang dilakukan cukup berat dan alat UTTP itu sendiri tidak mungkin lagi diperbaiki. Dalam pengawasan dan pe- ngukuran ulang terhadap ba- rang dalam keadaan terbung- kus (BDKT), petugas menemu- kan pelanggaran yang meliputi pa paksaan. "Sebaiknya ditunda dulu, 'kan masih ada masalah. Adanya ke- tidakpuasan yang muncul itu menandakan bahwa masih ada masalah, berarti belum ada ke- sepakatan yang bulat. Sebaik- nya itu dimusyawarahkan dari tingkat bawah sampai atas," ka- ta Kepala Dinas P dan K Jateng. Slamet Haryanto juga menga- kui telah memanggil Kepala Di-' nas P dan K Cilacap untuk membicarakan masalah itu. "Sa- ya hanya mengingatkan perlu- nya ada pembicaraan ulang de ngan para guru tentang hal itu, Mungkin perlu penjelasan lagi ke bawah. Selain itu suara dari bawah itu juga perlu didengar," katanya. Kebetulan Ka Dinas P dan K Cilacap, Suwarlan juga menjabat salah satu Wakil Ketua PGRI Cilacap. Slamet Haryanto juga mengi- ngatkan bahwa pembangunan Gedung Guru PGRI sebaiknya disesuaikan dengan kemampu- an. Kalau memang hanya mam- pu untuk membangun dua lan- tai, tidak perlu dipaksakan membangun tiga lantai atau le- bih. "Yang penting bisa untuk berkantor, atau untuk keperluan lainnya yang direncanakan. Ti- dak perlu terlalu mengejar as- pek wabnya," katanya. Kecelakaan ketiga terjadi di Jalan Raya Sumberejo Kecamat- an Kaliwungu, pada hari Ming- gu sekitar pukul 04.30. Sobirin boncengan dengan pacarnya, (27) asal Kaliwungu yang ber- Supari (24) asal Purwodadi - Grobogan, tewas saat Yamaha Alfa hitam yang mereka tum- pangi bertabrakan dengan truk gandeng B-9232-AN. Karena itu ia amat setuju dengan pendapat Ketua PGRI Jateng Drs Karseno yang meng- imbau agar proyek itu ditunda dulu dan kembali diadakan musyawarah dengan anggota. Slamet Haryanto menduga, ke- resahan kalangan guru di Cila- cap karena musyawarah hanya terjadi di tingkat atas dan ku- rang mengikutsertakan mereka yang di bawah. (yup) Lima Orang Tewas dalam Lakalantas innya, dan terjadilah kecelaka- an. dipindahkan ke RS Elisabeth. Pada hari yang sama, sekitar pukul 07.30 terjadi lagi kecela- kaan antara Toyota Kijang war- na krem B-7646-FG dengan truk bermuatan sapi, di Jalan Raya Kecamatan Patebon. Dua nyawa melayang, delapan lainnya luka- luka dalam musibah itu. (Bernas 26/12). Boyolali akan Dijadikan Pembibitan Hortikultura rong dan tomat jenis yang dita- nam tidak hibrid. Mujihadi dalam penjelasan- nya mengatakan, untuk ujicoba dengan Taiwan ini telah dita- TANAMAN hortikultura kini merataan. Dan Dewi Murni di- rid untuk lombok sedangkan te- perti ini, lanjut Mujihadi, sangat mendapat angin segar di Kabu- tunjuk karena lebih siap mem- paten Boyolali untuk dikem- punyai lahan untuk ujicoba," je- bangkan. Budidaya tanaman las Kepala Dinas Pertanian Ta- hortikultura yang meliputi sayur naman Pangan Kabupaten Bo- mayur ini sudah mulai dirintis yolali, Soekemi saat ditemui Klomtan (kelompok tani) Dewi Bernas di kantornya, Sabtu Murni dari Desa Sudimoro, Ke- (26/12). camatan Teras, Boyolali. Rin- tisan ini tidak tanggung-tang- gung, yakni dengan melibatkan pakar pertanian luar negeri me- lalui jalinan kerjasama dengan Taiwan. dirasakan besar manfaatnya ter- utama untuk meningkatkan usa- ha tani dengan penerapan tek- nologi. Melalui kerjasama ini dapat menambah wawasan pe- nam lombok varietas box beaty tani dan diharapkan dengan alih seluas 500 meter persegi, tomat teknologi ini dapat mencapai varietas kingkong seluas 250 sasarannya. meter persegi, terong jenis par- mers long seluas 100 meter per- segi. Soekemi juga berharap de- ngan adanya kerjasama dengan Taiwan ini para petani yang ter- Hasil ujicoba ini telah dipa- gabung dalam Klomtan Dewi nen pada pertengahan bulan Murni dapat menyerap teknolo- Desember lalu untuk tomat de- gi pertanian dan bisa menyebar- ngan jumlah tanaman 600 ba- luaskan pada petani lainnya. tang dan tiap batang dihasilkan "Paling tidak ada peningkatan tomat dengan berat berkisar 2-4 dari tradisi lama dalam bertani," kg. Panen perdana tomat ini te- harapnya. lah menghasilkan 90 kg dan te- Saat panen perdana di lahan lah dipasarkan dengan harga Klomtan Dewi Murni itu, pim- berkisar Rp 300-500 per buah- pinan misi pertanian Taiwan Dr nya. Sedangkan terong dengan Hou menyatakan, melalui ujico- jumlah tanaman 174 batang juga ba itu para petani sudah cukup telah panen perdana dengan ha- mahir. Kerjasama seperti ini di- sil cukup memuaskan. Hasil nilai cukup berkembang dan Dikatakan Soekemi, sebenar- penjualan panen tomat itu me- akan dilanjutkan lagi di bidang nya kerjasama seperti ini hasil nurut Mujihadi telah dikumpul- perikanan. rintisan Kanwil Departemen kan untuk kas dan nantinya Pertanian Tk I Jateng dengan akan dikembangkan lagi untuk tim ahli pertanian Taiwan, se- usaha pertanian lain. dangkan Dinas Pertanian Kabu- paten Boyolali hanya ditunjuk untuk melaksanakan dan memi- kelebihan berat 219 kelompok, dan kekurangan berat 194 ke- lompok. Berat yang sesuai (mi- sal beras dalam kantong 5 kg atau gula dalam plastik 1 kg), hanya 60 kelompok. Pengawasan yang telah dan akan dilakukan antara lain ter- hadap berat jenis barang yang terbungkus, termasuk dalam ke- masan botol, kaleng dan dos. Sedang yang digalakkan adalah pengawasan terhadap berat el- piji dalam tabung. Karena disi- nyalir, berat isinya tidak sesuai dengan yang tertulis. Untuk menanggulangi tim- balnya kesalahan yang menga- kibatkan kerugian, konsumen maupun pedagang diingatkan a- gar lebih teliti. Pedagang dian- jurkan untuk menimbang yang sesuai dengan permintaan kon- sumen, karena jika kebetulan dilakukan operasi dan pelang- garan itu diketahui, maka peda- gang bisa dikenakan sanksi sesuai UU 2/1981. (rif) Kejadian terbaru dialami Bus Slamet jurusan Jakarta - Pati. Se- tiba di Jalan Raya Tlahap Keca- bus bernomor ma polisi K-2780-AA yang dikemu- dikan Bam dari Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati, me- nyambar sepeda dan menubruk pohon asam. Dalam musibah itu, Zaenal A- rifin pengendara sepeda warga Sukodadi Kecamatan Cepiring meninggal di rumah sakit. Dar- mi, yang diboncengkan, dilari- kan ke RS Suwondo. Penumpang Bus Slamet yang terluka, Jono (40) asal Trangkil Pati, Subiyanto Ashari (40/Tra- ngkil/Pati), Sukamto (38/Trayu Diperoleh keterangan, Sobi- Wetan/Pati), Ida Fanda (30/Se- rin dan Supari sedianya hendak rang/Jabar) dan Dhori Sisyanto ke Mangkang ke tempat rekan- (42) asal Klender Jakarta Timur. nya, untuk memastikan rencana Mereka dirawat di RS Suwondo. biking di Curugsewu. Saat sepe Diperkirakan jumlah korban da motornya akan menyalip lakalantas terus meningkat men- truk gandeng, dari arah berla- jelang Tahun Baru 1993 yang ti- wanan muncul truk gandeng la- nggal beberapa hari lagi. (sdt) Bernas bay PANEN PERDANA - Dr Hou, pimpinan misi Pertanian Taiwan melakukan panen per- dana tanaman hortikultura milik Klomtan Dewi Murni dari Desa Sudimoro, Boyolali. SURA PWI Cabang Surakar SOLO Persatuan Warta mengundang seluruh angg Kabupaten Klaten, Sragem untuk mengikuti Rapat Ke pada hari ini, Selasa (29/1 Raker yang akan dimu adakan di Gedung Puspe rangan Kodya Surakarta J Selain disampaikan lap penyampaian program ke tersebut direncanakan jug diharapkan akan mampu r wartawan. Sebab, pada ac dari kalangan wartawan d ngambil pokok bahasan te Raker diharapkan akan Tengah untuk wilayah Sura serta ekspose pembanguna paikan Walikotamadya Sum STMN 2 Solo Adakan 4cm SOLO Daerah di sekita Kabupaten Sragen digalaki bagai tanaman penghijaua dalam rangka mendekatka kala itu, melakukan penan Kegiatan tersebut dilak: (27/12) sampai Selasa (29, mlinjo, lamtoro, petai, dan 2, Soekarno BSc lokasi p- museum sepanjang 3 km, pun pemukiman pendudu pantas pakai kepada penc TELEPON PENTIN RS Dr. Moewardi: 33900; Unit III Brayat Minulya: 46646; RS PKU MI 43076; JI. Nias 2 Solo: 42026; RS 36423,42180; RS Panti Waluyo: 4 Solo: 34510; RS Kasih Ibu: 4442 Satlantas Polres Surakarta: 3351 Usaha Tranfusi Darah: 47782; P Listrik: 32895, Perumka Stasiun GARUDA-Telepon (0271)-368- Solo-Jakarta : 08.30, 12 07.15-1 Solo-Surabaya Solo-Balikpapan Rabu, Jur Solo- Banjarmasin Rabu, Jun SEMPATI AIR-Telepon (0271) - Solo-Jakarta Tiap hari Mulai tanggal 15 Desember 1991 Tujuan Jakarta Medan Singapore Surabaya Denpasar No Pnerb SG 016 SG 016/SG 508 SG 016/SG 018 SB 013 SG 013 Ujung Pandang SG 013/SG 850 BERIT Telah pulang ke Rumah SENIN, tanggal 28 Dese Saudara Ipar dan Paman K KH Jenazah telah disemayamk Jebres Solo, ruang 2 da tanggal 30 Desember 1992, Setengah jam sebelumnya : Harap semua famili dan han Kami yang berduka cita : SAUDARA: - KHO MAY LIAN KHO MAY KWAN KHO MAY LIANG KHO MAY SIEN KEPONAKAN: -ADI CAHYONO Y DENISE -Y HARI INI FRANK ZAGARINO MEG FOSTER Turut berd PMS (Per JL. Ir. H. Ju THIONG STUDIO1 EXCLAY S L 13.00-15.00 ATRIUM 13.30-15.3 Masuk Ke tena k MANDALA ANGLING DARMO LOVE NEVER DIES Dracula MIDNITE 31 DES 1992 D YG SEDANG
