Tipe: Koran
Tanggal: 1997-12-07
Halaman: 06
Konten
ANALISA - MINGGU, 7 DESEMBER 1997 Dian dan Anjas Bertutur tentang Kisah Cinta DIAN Nitami dan Anjasmara, dua bintang idola remaja, saat ini sehari- harinya memang sedang dimabuk asmara. Kalau kita lihat penampilan keduanya di satu klip musik yang bertajuk "Romi dan Juli", produksi Musica Studio akhir-akhir ini terlihat begitu mesra. Ini bukan secara kebetulan. Tapi, baik Dian ataupun Anjasmara ingin memberikan kepada peng- gemarnya sesuatu yang utuh. Lagu tersebut merupa- kan ciptaan Yanni/Ronny Libels/Yayu AW/Unru/ Irwin Siregar yang musik- nya ditata oleh Bagoes AA. "Kisah cinta dan kisah yang indah dari cinta itu sendiri adalah tema yang mau diungkapkan dalam album Romi dan Juli A Love Story. Kami per- sembahkan album ini, untuk mereka yang sedang jatuh cinta," ungkap Dian Nitami saat dijumpai se- dang melihat copy dari sinetron "Romi dan Juli". Album ini juga men- dapat dukungan dari pe- nyanyi yang sudah kita kenal seperti; Betharia So- nata, Novia Kolopaking, Inka Christie, Mayangsari, Ronny Waluyo, Tito Su- marsono dan Chrisye. Sebagai duet baru, jelas duet Dian dan Anjasmara ini bukan sebuah ekspe- rimen, atau ilmu aji mum- pung. Mumpung keduanya dikenal sebagai bintang, model dan presenter. Sebab, seperti yang kita ketahui, Anjasmara pernah membuat solo album, dan Dian Nitami sendiri sudah banyak mendapat tawaran dari produser yang mengajaknya untuk jadi penyanyi rekaman. "Dan baru sekarang kesempatan itu kami peroleh. Kebetulan sekali materi lagunya sangat kami sukai," aku Dian. (MSL) 197 (76)me) Dian Nitami dan Anjasmara Ronnie Libels Nyanyi untuk Sine- tron dan Album Rekaman TRIO LIBELS, terdiri atas pop Indonesia, agaknya memang Ronnie Sianturi, Yani dan Edwin. tak perlu disangsikan lagi. Be- Kiprah mereka di blantika musik berapa buah album rekaman su- in grandes vite 115 on Trio Libels Chossy Pratama sendiri sebe- narnya sudah cukup lama me- Lagu lain yang pantas untuk diunggulkan dalam album "As- mara" ini adalah: Selamat Jalan Kekasih (Jujun JA/Toto Nugra- ha), Ku Ingin Kau Pergi (Dadang S Manaf), dan Cinta Yang Sebe- narnya (Bagoes AA). "Cukup ce- Yanni, mampu bikin lagu dengan baik Edwin pernah jadi presenter televisi dan Ronnie jadi pemain si- netron merangkap pemandu aca- ra kuis Piramida RCTI. Novia Kolopaking Nama Ronnie Sianturi me- mang agak sulit dipisahkan dari Trio Libels. "Sebagai alumni SMA Lima Belas, saya merasa bangga menyandang nama Libels ini. Banyak kenangan semasa se- kolah, yang sampai sekarang ini sulit untuk kita lupakan," jelas Ronnie yang belum lama ini me- rampungkan solo albumnya yang berjudul "Melangkah Diatas Awan", yang akhir-akhir ini sering kita dengar dan lihat di layar TV Indosiar dan bertajuk yang sama "Melangkah Diatas Awan". Novia Kolopaking : Di sinetron tersebut, Ronnie juga bertindak selaku pemain. Dan apa komentar Ronnie ten- tang banyaknya lagu sinetron yang dibikin kaset rekaman? "Maraknya lagu sinetron yang di- lanjutkan ke kaset, ini tentu saja hal yang menggembirakan. Saya hanya bisa mengajak, marilah ki- ta bersaing dengan sehat. Namun, perlu Anda ketahui, bahwa saat sekarang ini, mungkin sayalah satu-satunya penyanyi cowok yang nyanyi untuk sinetron dan kemudian dibikin kasetnya," tu- kas Ronnie.* (MSL) yang BUKAN hanya pemusiknya bercinta lagi", dan lain merasakan, tetapi sebagainya. dah mereka rilis. Hasilnya? Sung- penontonnya yang berjubel juga guh sangat menggembirakan. Berikut diliputi rasa puas dalam tolak dari kebolehan yang mere- perhelatan A Mild Live Dewa- ka miliki, ternyata baik Ronnie, 19 yang mentas di Pardede Hall Yanni ataupun Edwin, ternyata Medan Selasa (2/12) malam lalu. punya masing-masing obyekan. Semua lagu yang dinyanyikan meluncur mulus, dan sering diikuti koor penonton, pertanda lagu-lagu Dewa memang digemari saat ini. pat memang album terbaru saya ini dibikinnya. Mungkin karena, pihak produser sudah tahu persis lagu apa saja yang cocok dengan karakter vokal saya," jelas Via yang dulu pernah sukses bermain di "Siti Nurbaya". * (Mousli SL) SERTU Pol Vivick Tjangkung (26) yang menjemput Zarima dari tempat persembunyiannya di Amerika Serikat, kini menjadi pe- nyanyi pop Indonesia. "Lewat album garapan Pance Pondaag ini saya berusaha eksis menjadi penyanyi. Namun, prio- ritas saya tetap menjadi Polwan, kata Vivick di Jakarta, Kamis. HIBURAN Dari Panggung Marlboro Granat'97: Dalam Hal Penampilan Group Band Medan Masih Perlu Banyak Belajar Kini Lebih Tenang Menghadapi Gosip! VIA, demikian panggilan nunggu kesempatan untuk meng- akrab dari bintang film dan pe- main sinetron Novia Kolopaking. Belum lama ini, bersama pemu- sik Chossy Pratama, Via merilis rekaman terbarunya yang bertajuk "Asmara", setelah sebelumnya me- raih sukses lewat lagu "Untukmu garap album Novia Kolopaking. Dan beruntung akhirnya kesem- patan itu datang juga. "Ini tentu saja tak akan saya sia-siakan, dan mudah-mudahan lagu Asmara ini juga akan disukai penggemar mu- sik Indonesia," jelas Chossy yang Segalanya”. Dan kali ini, ternyata banyak mengorbitkan penyanyi Sertu Polisi Vivick Tjangkung dan bikin lagu untuk sinetron In- donesia yang ditayangkan tv Jadi Penyanyi swasta. Via kian matang olah vokal dan menjiwai lagu tersebut. Apa alas- an Via? "Mungkin karena kondi- sinya sudah jauh berbeda. Faktor usia juga berpengaruh. Saya me- rasa malah lebih tenang sekarang ini, terutama sekali dalam meng- hadapi gosip-gosip," aku isteri Emha Ainun Nadjib ini. Vivick yang kini punya jabat- an sebagai anggota Unit "Vice Control" Satuan Reserse Polda Metro Jaya mengaku, rutinitasnya sebagai Polwan tidak akan di tinggalkan. "Sejak kecil saya sudah aktif dalam berbagai bidang seni. La- lu saya juga mencoba mengikuti beberapa lomba, seperti Lomba Pop Singer tahun 1988," jelas Vivick. Pergelaran musik dengan "biasa-biasa saja". Artinya, tidak "Granat" (Gerakan anti nar- nonjol, meskipun panggung, PANGGUNG yang digelar untuk pertunjukan tema musik rock berjudul ada sesuatu yang terlalu me- musik "Marlboro Granat'97" di Lapangan kotika) ini memang berpuncak sound sistem, dan lighting yang Merdeka Sabtu (29/11) malam lalu, cukup pada kehadiran rocker kondang, Sugito atau yang lebih membanggakan publik Medan, namun kelompok dikenal dengan sebutan Gito musik yang mengisi acaranya tampak kurang Rollies asal Bandung. siap, bahkan terkesan gamang muncul di panggung megah tersebut. diidamkan selama ini sudah didapat. Namun ketika ditanya apakah ia tidak akan menemui kesulitan, pada saat jati dirinya sebagai re- serse akan diketahui oleh banyak orang, Vivick menjelaskan, tak ada masalah. Itulah gambaran didapat dari hasil pergelaran Marlboro Granat'97 yang diselenggarakan Kampusi Promo bersama Ma- trix, Session Pratama dan Marlboro tersebut. "Memang saya akan populer lewat album ini, namun saya akan berusaha menyamar pada saat saya bertugas. Mungkin dengan pe 0500** Meskipun suasana gedung terasa panas dan pengab, kegembiraan para kawula muda penggemar musik kota Medan malam itu bagai tak terbendung saat menyaksikan penampilan group band "Dewa-19". "Setelah dua kali nampil di Medan, malam ini kami betul betul merasa puas, ungkap vokalis Dewa-19, Arie Laso dari atas panggung ke hadapan penontonnya malam itu. Pertunjukan dimulai tepat waktu pukul 20.00 WIB, dan tanpa basa-basi lagi Dewa-19 menembangkan lagu-lagu hitsnya seperti "Selamat pagi", "Siti Nurbaya", "Kirana", "Kangen", "Kita tak sedang Mir grand DEWA OR: IETEKSODUC Panggung megah Kampusi Promo yang siap menggelar pertunjukan-pertunjukan besar di daerah ini. Pentas Dewa-19 Diliputi Perasaan Puas Erwin Prasetya (bassist), Ari Laso (vokal), dan Dhani Ahmad Prasetyo, tidak begitu mahir berkomunikasi. Untungnya lagu-lagu yang mereka sajikan sudah cukup akrab di telinga sebagian besar penontonnya malam itu, sehingga kenyataan ini membuktikan satu fenomena baru di dunia musik bahwa penggemar musik kini tidak lagi memperhatikan para pemusik atau kelompok band-nya, melainkan lagu-lagunya. nampilan yang saya ubah dari ke- seharian," jelas dia. Ribuan penonton yang hadir di lapangan malam itu, cukup terkesima memandang pang- gung besar yang dilengkapi sound sistem dan perlengkapan lampu yang serba "wah" itu. Kemudian mengenai kostum yang digunakannya dalam video klip, Vivick berkomentar bahwa hal itu hanya dilakukannya saat ia menjadi artis. "Kalau kami para Polwan se- dang datang pada acara pesta, su- dah tentu kami akan menyesuai- kan dengan kondisi yang ada," tambah Vivick. Wanita kelahiran Ende, Flores 15 Maret 1971 ini, selain tampil dengan lagu andalan "Ternyata Memang Ada (berselingkuh)" cip- taan Pance, juga pernah bermain dalam sinetron berjudul "Pedang Keadilan". Menurut Pance, kehadirannya di album ini diakui sebagai era ke- bangkitannya di dunia tarik suara. "Sudah 10 tahun saya 'cu- ti'. Dan ini merupakan karya yang terbaru saya," kata Pance. Bagi Pance, kejenuhan meru- pakan alasan utama yang mem- buat ia "berhenti sejenak" dalam kariernya sebagai pencipta lagu. "Kebetulan saja saya memili- ki stok lagu yang pas untuk ka- rakter vokal yang dimiliki Vivick," demikian Pance. (Ant) Sedangkan suasana pertun- jukannyapun cukup hangat dan heboh karena sekitar delapan ribu penonton yang memadati seluruh ruangan gedung ikut berjingkrak-jingkrak. Bahkan petugas keamanan yang mengawasi jalannya pertunjukan malam itu juga sempat dibuat repot lantaran ada beberapa penonton yang jatuh pingsan. Menurut pengamatan Analisa, penampilan Dewa-19 malam itu sebenarnya tidak terlalu istimewa, karena para kugiran Dewa yang tediri dari, Andra Junaidi (gitaris), Sri Aksana Syuman (drummer), Namun sebelumnya bebe- rapa group band seperti; Val- halla, Kumis Besi, MMG,Wit- ness, dan Matrix pimpinan Heru Cakra Mahameru, lebih dulu tampil menghangatkan suasana dengan menyajikan lagu-lagu beirama keras. Analisa/hb. SUKSES: Pertunjukan Dewa-19 yang sukses disaksikan ribuan penonton Rata-rata group band yang muncul di atas panggung tampil PANGDAMI/Bukit Barisan Mayjen TNI T. Nurdin yang hadir dalam acara Malam "Jumpa Sobat Lama" Jum'at (28/ 11) malam lalu di Sumatera Vil- lage Resort, turut melantunkan lagu blues "Blue Hawai" dan lagu "Good Luck Charm" yang berirama rumba. Kedua lagu itu ditampil- kannya dengan iringan musik Coca ****00 با کیر Penonton yang menyaksikan pun tampak tak begitu ter- puaskan, karena lagu-lagu yang disajikan para pemusik, ada yang teasa masih asing didengar , bahkan ada pula yang rada kadaluarsa alias tak ngetop lagi. Akhirnya kenyataan ini pulalah yang ironisnya dijadikan kesimpulan, bahwa ternyata kelompok musik di Medan memang masih harus banyak belajar lagi dalam hal pe- nampilan. keyboard Lilik Pranacitra se- telah group koor panitia Ikatan Kawan Lama Anak Medan Seluruh Indonesia (IKLA- MASI) pimpinan Porang Si- regar, dr. Budi hadibroto dan H. Masrum Kamin menembangkan beberapa lagu Indonesia dan Barat secara "Madeley". Dan hadirin tak menyangka kalau Panglima ternyata memiliki Permainan musiknya "oke- oke" saja kata beberapa pe- ngamat, tetapi penampilannya terlihat tak selaras dengan kemasan yang dipaket oleh Kampusi Promo di pergelaran itu. KAWAN LAMA: Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI T. Rizal Nurdin (nomor dua dari kanan) didampingi dr. Budihadibroto, DSOG, (paling kanan) dan di kirinya ketua umum panitia Haji Masrum Kamin serta Aswenty Zakaria (paling kiri) ketika bergambar bersama dalam acara Malam "Jumpa Sobat Lama di Sumatera Village Resort Hotel Medan. Kecuali Gito Rollies yang meskipun sudah berumur ter- lihat masih energik dan mampu menghoyak suasana di per- tunjukan yang terbilang cukup besar di penghujung tahun ini. (hb) "Asalkan lagunya enak dan disukai, ramailah penonton," "3 in 1" ujar salah seorang penonton Mengkonsep berkomentar. Musik PAKET ACARA yang ter- bilang akbar di penghujung tahun ini akan segera di gelar di kota Medan ini. Sementara pihak promotor yang menyelenggarakan pentas tour Dewa-19, malam itu sudah bisa senyum senyum, karena Anak Negeri membludaknya penonton yang menyaksikan pertunjukan, maka otomatis membuat koceknyapun menebal. (hb) Gito Rollies dengan gayanya yang khas A Mild Live Pesta Akhir Tahun Anniversary ke 29 Kiss Fm Siap Digelar Paket tersebut adalah A Mild Live Pesta Akhir Tahun Anni- versary Kiss Fm ke 29, yang akan diselenggarakan di La- pangan Parkir Price-smart, pada 13-14 Desember 1997 men- datang. Dalam pergelaran itu, banyak sekali kegiatan yang akan ditampilkan, diantaranya; "Car Audio Contest ke 3", Lomba Band Pelajar se-Kota Madya Medan, Pertandingan Basket 3 on I, Auto gathering, Lomba Mewarnai untuk anak-anak, Lomba melukis Grafitti bagi remaja, Lomba Cheersleaders, TIGA musisi lokal, Franky Sahilatua, Iwan Fals dan Toto Tewel mengkonsep album rekaman dengan tema ling- kungan hidup. Asap dan Tangis Anak Negeri menjadi bagian dari lagu yang berjudul "Menangis". Masalah ini merupakan kege- lisahan saya, sehingga lahirlah album " 3 In 1," kata Franky kepada wartawan di Jakarta, Kamis lalu. Menurut Franky, munculnya album ini lebih difokuskan kepada bencana alam. Bahkan lagu yang diciptakannya ini hanya memerlukan waktu tiga menit dan memvisualisasikan klipnya pada lokasi kebakaran hutan. Malam Reuni Sobat Lama di Medan Berlangsung Meriah Pangdam-I/BB Lantunkan Lagu "Blue Hawaii" dan "Good Luck Charm" "Palembang, Lampung dan Jambi kami pilih sebagai lokasi syuting. Kami terjun langsung ke lokasi musibah dan kebetulan saya juga yang menjadi sutra- dara dari video klip ini," tambah Franky. Menurut pria kelahiran 16 Agustus 1953 ini, pada proses pembuatan klip lagu tersebut, pihaknya menemui banyak kendala teknis di lapangan. "Waktu itu saya bermaksud ingin lebih mengoptimali- sasikan materi klip dan se- benarnya Suku Anak Dalam yang akan saya angkat dalam skenario, tetapi sayang, saat itu kondisi tidak memungkinkan untuk menemui mereka," jelas Franky. (ant) suara yang bagus. Memang malam reuni terse- but dirasakan oleh seluruh yang hadir sebagai suasana yang cukup mengesankan dan penuh persahabatan. Pemimpin Sumatera Village Resort Hotel Medan, H.Ben Sukma malam itu tampak sibuk di seksi transportasi dan ako- modasi, ikut bergembira karena tugas yang diembannya berjalan dengan sukses bahkan dapat pujian dari rekan-rekannya yang datang dari Jakarta, Jogya Bandung, Medan dan Surabaya. "Acaranya serba wah dan servicenyapun memuaskan," ujar beberapa di antara mereka sampai saat menjalani tour ke Parapat. Tampak hadir dalam acara reuni tersebut di antaranya, dr. Rosihan Arbie, Drs. H. Alfian Arbie, MBA, Ir. Wilfried Tobing, T.Albert Youming, dan Ir. Maulama Pohan selaku mewakili Walikota Medan. Salah seorang undangan dari Jakarta Ir. Wilfried Tobing dalam kesempatan itu menga- takan pertemuan (reuni) ini mengandung arti yang besar dan perlu dilanjutkan di masa-masa mendatang dengan suasana reuni yang lebih meriah la- gi.(mcr). dan lain sebagainya, dengan hadiah yang berjumlah besar. Deddy F.Moningka dari Kiss FM yang didampingi panitia lomba, Aciek, Baginda Siregar, dan Yon, menjelaskan, pesta yang dilaksanakan Kiss Fm- bekerjasama dengan Technics Auto Shop Medan, Majalah Aneka Jakarta, Pricesmart, Ra- dio Sonya, Perhimpunan Peng- gemar Audio Indonesia (HPA), dan PT.H.M.Sampoerna ini memang sengaja diadakan secara total sebagai wujud kepedulian Kiss Fm terhadap pentingnya memberikan hi- buran bermanfaat kepada ma- syarakat Sumatera Utara khu- susnya di kota Medan. "Disamping itu kami juga Y HALAMAN 6 002 PENAMPILAN Krisdayan- thi dan Bill Saragih di panggung Balai Raya Tiara Hotel Medan pada acara Malam Dana dan Nada, memperingati HUT ke 30 Persatuan istri Insinyur In- donesia (PIII) Sumatera Utara Sabtu (22/11) malam lalu cukup memukau. Hal ini terbukti dari ba- nyaknya aplus pengunjung menyambut pertunjukan dua artis kondang ibukota tersebut. Terlebih-lebih ketika Kris berdangdut ria sempat membuat beberapa pengunjung "syuur". Dalam kesempatan itu Kris juga mengajak pengurus dan panitia Malam 'Nada dan Dana' untuk berjoget bersama. berkeinginan bisa konsisten melaksanakan kegiatan yang bersifat menggalang prestasi," tutur Deddy sembari meng- ungkapkan, salah satu upaya yang dilakukan di pesta, yakni tentang "Car Audio Contest". Dikatakan Deddy, dalam lomba ini pihaknya ingin para penggemar audio mobil di daerah ini bisa menyemarakkan kegiatan car audio ini seperti halnya di daerah daerah lain di Indonesia. "Sebab, sistem penjuriannya dalam lomba kali ini cukup akurat dan fair karena didukung oleh seluruh Auto shop yang ada di kota Medan," ujar Deddy. (hb) Bill Saragih Penampilan Bill Saragih dan Krisdayanthi pada Malam 'Dana dan Nada' Memukau dan Ny Emmy Alam Ria Abbas, masing-masing mengajak suami mereka turut berdangdut. Suasana menjadi tambah meriah, saat drg.Barbarosa, sang protokol memberikan hadiah kepada pemenang lucky draw. Setelah diselingi dengan acara kata sambutan dari panitia, di show ke dua tampil Bill Saragih dengan suara khasnya yang serak-serak basah ala Nat King Cole. Kehadirannya di atas pang gung membuat suasana menjadi lebih gemuruh lagi. Lagu lagu beraliran jazz yang dibawakannya sambil mem- banyol mengundang tawa dan kagum hadirin. Dimulai dari Dra. Hj. Hanny "Buat apa susah, ayo bergem- Nabillah Sugianto, selaku MC, bira terus sepanjang malam. Ini diikuti pula oleh ketua panitia merupakan malam 'Persatuan Ny. Karnold Pohan serta ketua Istri yang Indah-Indah," kata- PIII Sumut Ny.W.H.L. Tobing nya pada pengunjung.(mer). Diskotik KECEWA HASRAT DIHATI MENCAPAI BINTANG YANG TINGGI SUNGGUH KECEWA TAK TERCAPAI CITA CITA OH..OH.. HATIKU RASA PILU ADUHAI TERASA PILU OH...OH.. LUKA HATI INI LUKAKU BER- TAMBAH PARAH TAK SEORANG BERKATA MENGAPA AKU BERDUKA CITA CITAKU HANYA BENDA TIADA NYAWA RUPANYA AKU MIMPI YG TIADA BERARTI MIMPI MENCAPAI DILANGIT YG TINGGI OH OH..JIWAKU RASA SUNY ADUHAI TERASA SUNYI OH..OH.. HATIKU TELAH HAMPA TIADA TEMPAT BERTANYA PADA SIAPA KU MENGADU TAK SEORANG MENGAMBIL TAHU TIADA TEMPAT BERMANSA MENCURAHKAN ISIDIWA HASRAT DI HATI MENCAPAY YG TINGGI SUNGGUH KECEWA TAK TERCAPAI CITA CITA BY: 113 PAHLIA