Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Analisa
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-11-16
Halaman: 02

Konten


ANALISA-MINGGU, 16 NOVEMBER 1997 Pesta Singapura, Pesta Jalanan Terpanjang di Dunia aksi bersama-sama apabila pesta tutur Dayne Lim berkomentar. Singapore Tourist Promotion Board (STPB), jalanan dimulai di Singapura," sebuah lembaga promosi kepariwisataan terbesar di Singapura, baru-baru ini me- ngundang wartawan Analisa Buoy Hardjo untuk melihat dari dekat pelaksanaan beberapa kegiatan "Celebration Singapore" atau Pesta Singapura yang dimulai sejak 30 Oktober 1997 lalu. Berikut ini laporannya mengenai kegiatan tersebut di Singapura. SINGAPORE so easy to enjoy so hard to forget. Memang tak salah lagi. Singapura mudah untuk di- nikmati sekaligus tak mudah untuk dilupakan. Itulah kesan yang tertanam bagi setiap orang yang pernah singgah di negara Lee Kuan Yew dan Goh Chok Tong tersebut. Mendengar nama Singapura rasanya memang tak asing lagi di telinga kita. Terlebih-lebih mendengar julukan "Asia Baru" bagi Singapura, yang secara otomatis mendudukkan negara Di sektor perdagangan, Singapura tampak semakin "menjanjikan" prospek yang bagus bagi para investor di dalam dan luar negeri, se- mentara di sektor pariwisata kini Singapura malah sedang gencar- gencarnya menawarkan se- jumlah paket kegiatan untuk menjaring turis. Sejak 30 Oktober 1997 lalu, pemerintah Singapura beserta segenap jajarannya telah me- nyelenggarakan sebuah pesta jalanan terpanjang di dunia yang mereka sebut "Celebration Si- ngapore". Pesta jalanan dimaksud merupakan bagian dari paket perayaan-perayaan besar yang selalu ditampilkan pemerintah Singapura untuk memperoleh tambahan devisa negara di sektor wisata belanja. "Kehidupan warga masyara- kat Singapura setiap harinya memang berkutat pada urusan Ada yang menyebut kegiatan promosi pariwisata sangat berpengaruh terhadap berhasil tidaknya pengembangan kepa- riwisataan. Dilain pihak ada juga yang mengatakan pencapaian per- kembangan itu harus didasari dengan konsep-konsep pengem- bekerja, makan, piknik dan shoping," tutur Adida, pemandu wisata yang dipercaya STPB mendampingi para wartawan dari Indonesia menelusuri kegiatan "Celebration Singa- pore" tersebut. WARGA :Dinamika warga Singapura tercermin dari kesibukannya bekerja, piknik, makan dan berbelanja. ini sebagai salah satu pusat perekonomian dunia. menambahkan. Mulai dari kegiatan bisnis sampai ke kegiatan rekreasi tersedia lengkap di daratan strategis yang letaknya diapit perairan Selat Malaka dan Laut Tiongkok Selatan ini. Tak heran memang, bila banyak masyarakat manca- negara memanfaatkan Singa- pura sebagai salah satu tempat tujuannya berdagang dan ber- darmawisata. Komentar Adida yang mere- fleksikan salah satu sebab kota Singapura dijadikan objek wisata belanja itu memang cukup beralasan, karena ke- nyataannya yang terlihat me- mang demikian. Dalam pelaksanaan pesta Singapura, semuanya terlihat jelas. Hampir setiap hari orang dapat melihat jutaan masyarakat Singapura beserta para pen- datang berbaur, menikmati suasana berbelanja barang dan makanan di sela kesibukan bekerja. "Mereka selalu tampak ber- SETIAP kali membicarakan bangan pariwisata yang lebih soal dunia kepariwisataan, terpadu dan terarah. orang akan selalu menyinggung upaya-upaya yang dapat di- lakukan untuk mengembang- kannya. Semua pemikiran itu tak dapat disangkal lagi kebenaran- nya, bahkan ketika ia muncul di dalam benak, adapula yang sudah berbuat dan menikmati hasilnya. SUKSES Country Manager, Indone- sia dari Singapore Tourist Pro- motion Board (STPB) ini, didampingi staf lainnya, Liza Tay selaku Marketing Officer Asia dan Mohd. Azhar Zakariah sebagai Assistant Manager Fest. Singapore, Eleine An, Bayangkan saja luar bia- sanya. Konon, menurut penje- lasan Publik Relation Disney Coporate & Media Communi- cations, menjelaskan, pihaknya seluruh perangkat yang di- dirikan di Marina South Park itu dikemas dan diboyong dari Amerika sebanyak sembilan- puluh kontainer. dalam event tersebut mengajak seluruh warga Singapura beserta pengunjung dari mancanegara untuk hadir di pesta itu guna menghibur diri dengan menyak- sikan keajaiban pertunjukan yang disajikan para artis dan pelawak jalanan, berikut hi- dangan panganan yang beragam cita rasa. Sungguh tak berlebihan kalaupun dikatakan bahwa Singapura sudah berhasil tampil sebagai sebuah kota yang penuh kegairahan dan keanekaragam- an kebudayaan. "Singapura saat ini memang selalu mempunyai hal yang menarik untuk dilihat dan dinikmati," ujar Liza Tay Di antara negara-negara dunia yang lebih dulu sukses mengelola industri kepariwisata annya, negara Singapura di- sebut-sebut sudah berada dalam deretannya. ANALISA-BUOY HARDJO sebagainya. Pergelarannya sendiri cukup fantastis dan menggemparkan, karena pengunjung yang menon tonnya sempat dibuat terkesima dan terkagum-kagum. LUAR BIASA Segala yang disampaikan figur-figur pekerja keras dari STPB itu memang sangat ber- dasar dan sesuai dengan ke- nyataan. "Disney Festival yang kami gelar tahun ini tergolong paket hiburan keluarga terbesar," ujar Elaine An, sembari memapar- kan bahwa pergelaran yang dilengkapi dengan sarana per- mainan anak-anak serta tempat penjualan souvenir produk Dis- neyland tersebut akan ber- langsung setiap hari hingga 4 Januari 1997 mendatang. Soal promosi, negara ini sudah berada di barisan terdepan untuk menyandang predikat "Asia Baru-Singapura". Apalagi soal konsep-konsep pengem- bangannya, Singapura telah tampak sebagai negara yang paling siap di kawasan Asia Tenggara, terutama dalam meng gebyar industri "wisata be- lanja"nya. Selanjutnya di Museum Seni Singapura di Jalan Bras Basah 71, sejak 30 Oktober lalu diadakan pula pameran Leo- nardo Da Vinci. Pameran bertaraf antar bang sa yang dipenuhi berbagai karya seni seniman agung asal Italia tersebut dianggap sebagai satu kesempatan yang tidak se- harusnya dilewatkan begitu saja. Karena lebih 270 karya Da Vinci dipamerkan, dan keberadaan hasil peninggalannya dapat dihayati selama pameran ber- langsung hingga 1 Februari 1997 mendatang. Gebyar pelaksanaan pesta Singapura, awalnya ditandai dengan berpijarnya semarak lampu di sepanjang Serangoon Road ketika di kawasan itu dimeriahkan dengan perayaan Deepavali, hari besarnya warga India di Singapura. Dari menyaksikan pameran itu, pengunjung museum seni Singapura dapat memperoleh informasi yang akurat bahwa Berikut dihadirkannya Dis- ternyata Leonardo Da Vinci ney Festival di areal rekreasi dikenal berabad-abad bukan saja baru "Marina South Park", sebagai seniman tetapi juga dimana para artis Hollywood ilmuan yang mampu meng- Amerika Serikat menggelar kontribusi kajian ilmiah tentang pertunjukan lakon Disney de- anatomi tubuh manusia, hewan, ngan tokoh-tokoh legendaris-botanik, montir dan aeronotika. nya seperti; Mickey Mouse, Cewek manis, Wong Tzu, Donald Bebek, Pinokio, dan lain yang bertindak sebagai Public Kendati Singapura minim dengan objek pemandangan alam dan budayanya, namun cara orang Singapura menyiasati negerinya menjadi wilayah yang layak dikunjungi menakjubkan. ANALISA-BUOY HARDJO Singapura Sudah Berbuat dan Menikmati Hasilnya Nyatanya, setiap orang yang pernah mampir di Singapura akan mengatakan, negara salah satu anggota ASEAN ini ter- golong hebat dan luar biasa mengembangkan potensi ne- garanya. Selain telah mendapat gelar sebagai salah satu pusat per- ekonomian dunia, negara ini juga berhasil menggalakkan industri pariwisatanya. TERDEPAN Affairs Executive National Her- itage Board Museum Seni Singapura, memberikan ko- mentarnya kepada penulis bahwa pameran ini sungguh memberikan pengalaman pen- didikan yang mendebarkan bagi para tua dan muda. Bukan main memang!. MENDUKUNG Mulai dari mengkordinir biro biro perjalanan/perwakilan dari seluruh dunia, sampai mener- bitkan kalender event yang rinci berikut brosur-brosurnya, tetap dilakukan STPB membuat lembaga ini tampak begitu eksis keberadaannya. Di sektor kerjasama terpadu dan terarah, tampak pihak pemerintah Singapura telah berbuat maksimal memotivasi segenap warganya untuk dapat saling mendukung program kepriwisataan yang dicanang- kan, sehingga Singapura selalu bisa menghadirkan orang-orang JENTERA SERIUS Pesta Singapura, kalau mau dinilai secara objektif memang memiliki daya tarik tersendiri. Pelaksanaannya bukan saja dilakukan melalui pengelolaan secara profesional, tetapi juga proses pengerjaannya diawali dengan perencanaan yang ma- tang di segala lini. Contohnya bisa dilihat ba- gaimana sesungguhnya per- siapan menyambut musim Na- tal dan hari-hari besar lainnya dilakukan masyarakat dan pemerintah Singapura. Di dalam pesta itu mereka tampak bekerja sangat serius dan semua pe- rusahaan pemerintah maupun swastanya ikut mendukung. Sebagai tempat berbelanja yang serba lengkap, toko-toko, super market dan mall yang ada di Singapura dibenahi dan dihias semeriah mungkin. Beberapa jalanan strategis seperti di Or- chard Road, Geylang Serai, Bras Basah Road, New Bridge Road, China Town, Clark Quay, Sin- gapore River, Temasek Boul- evard tempat Suntec City Mall beroperasi, digebyar dengan lampu-lampu hias. Berikut gedung-gedung ber- sejarah, serta hotel-hotel ber- bagai kelas, disemaraki dengan berbagai dekorasi indah. "Dalam menyambut tamu- tamu dari mancanegara, kami juga siap dengan segala bentuk pelayanan yang bisa membuat mereka betah dan puas berada di Singapura," ungkap Ms Sue Kwek, PR Manager Hotel Phoe- nix, Singapura, yang pada kesempatan itu baru meng- operasikan fasilitas kamar hotel yang berisi perangkat komputer dan alat body-massage serta desain interior yang nyaman. Begitu juga halnya yang dilakukan hotel-hotel lainnya seperti; Hotel Inter-Continen- tal, Royal Crown Plaza Hotel, Raffles Place, dan lain se- bagainya masing-masing menon jolkan ciri khas atribut dan pelayanannya. Tak ketinggalan tempat tempat rekreasi keluarga seperti, Clarke Quay, Sentosa Island yang terkenal dengan per- lengkapan Cable car, Underwa- ter World, Dragon Court, Taman Serasi, juga ikut berbenah dan mempercantik diri untuk meng- gaet para turis domestik dan mancanegara. SEGUDANG Menurut penjelasan Dayne Lim lagi, di hari hari mendatang masih ada segudang acara lagi yang akan digelar dalam paket Pesta Singapura tahun ini, di antaranya; Festival Pelakon Jalanan Sungai Singapura, dimana para pelakon dan pe- lawak terkenal di seluruh dunia akan berkumpul dalam satu pertunjukan di pinggir sungai di sepanjang Sungai Singapura pada 15 s/d 23 November. Pawai Chingay yakni arak- arakan karnaval menyambut Tahun Baru China yang akan digelar di Orchard Road 7 Februari 1997 mendatang, berikut karnaval Szechuan di Hong Bao Singapore River, serta penyalaan lampu-lampu me- nyambut Natal dan tahun Baru, serta Hari Raya di Geylang Serai pada 10 Januari hingga 6 Februari. Begitu semaraknya seluruh kota hingga ke pelosok diliputi keramaian, akhirnya Pesta Singapura ini memang jadi pesta jalanan yang betul-betul ter- panjang di dunia. Di bidang promosi pariwi- berpotensi dan "siap pakai" sata, peranan STPB (Singapore dalam hal mengembangkan Tourist Promotion Board) industri wisata dimaksud. ternyata tak bisa diabaikan KIAT begitu saja. Lembaga promosi yang berkantor di gedung megah di kawasan Tourism Court 1 Orchard Spring Lane-Singapore ini, terkenal paling aktif dan cukup agresif mempromosikan seluruh kegiatan yang ada di Singapura. Warga Singapura dari ber- bagai lapisan saat ini terlihat cukup serius menggarap potensi wisata belanja itu di negaranya. Sementara pihak pemerintah dan swasta saling bahu mem- bahu meningkatkan kinerja pariwisata di tanah airnya, sekaligus mencetak SDM yang berkualitas untuk menciptakan etos yang lebih mengutamakan aktivitas nyata (action). Satu lagi kiat sukses yang dapat dicatat dari Singapura dalam membangun industri pariwisatanya, yakni, semua program dibangun atas dasar adanya kepastian hukum, dan tranparansi yang berlaku di negara tersebut. Kalau masih ada orang yang baru memikirkan konsep yang ideal memajukan industri pa- riwisatanya, maka boleh disebut Singapura sudah berbuat dan tengah menikmati hasilnya. MEGAH: Gedung megah lembaga promosi pariwisata STPB (Singapore Tourist Promotion Board) di kawasan Orchard Spring Lane- Singapore. KENAPA kegiatan "Ce- lebration Singapore" bisa jadi begitu semarak, bahkan sampai dijuluki sebagai pesta jalanan yang terpanjang di dunia? Mudah saja menemukan jawab- annya. MENYAMBUT NATAL: Dekorasi di pintu gerbang Centrepoint Shoping Centre di kawasan Orchard Road Singapura, dibangun untuk menyambut Hari Natal 1997 dan Tahun Baru 1998. Semuanya Diawali dengan Perencanaan yang Matang diprogram secara terpadu dan Pesta tersebut sebelumnya terarah, kemudian pengerjaan konsep dan perencanaan yang nya selalu diawali pula dengan matang. Semua pihak yang terlibat dalam kegiatan Pesta Singaupra itu, memberi masukan dan ide- ide briliantnya dalam satu kordinasi yang dilakukan pihak pemerintah bekerjasama dengan pihak perusahaan swasta. KONKRIT Ide-ide dimaksud diresume dan diaplikasikan dalam bentuk nyata dalam sebuah rancangan konkrit, lalu masing-masing pihak yang diberi tugas melak- sanakan mewujudkan semua rancangan itu menurut pro- porsinya. tersebut. Salah satu dari sekian banyak perusahaan yang secara serius ikut mewujudkan rancangan dimaksud adalah Centrepoint Shoping Centre. Pusat perbelanjaan elit di kawasan Orchard Road yang dinaungi perusahaan Centre- point Properties Ltd ini dikenal sebagai penyemarak yang pa- ling handal dan konsisten di Singapura, terutama apabila menghadapi hari-hari besar. Untuk menyambut Natal 1997 dan Tahun Baru 1998 mendatang, perusahaan ini membangun dekorasi raksasa di gerbang pertokoannya, dan bila dilihat dari jalanan hiasan itu terkesan sepektakular. "Persiapan membangun de- korasi Natal ini sudah berjalan satu bulan lebih, dan kini memasuki tahap penyelesaian akhir. Dan sampai waktunya nanti akan dioperasikan ber- iringan dengan kegiatan "Big Sale" awal Desember hingga Januari yang akan datang." Demikian diungkapkan Lily Lim, Asst. Advertising & Pro- motion Manager Centrepoint, didampingi rekannya Sheila Soh, selaku advertising & Pro- motion Executive. THE BEST Sambil menunjukkan lem- baran kertas tebal bergambar dekorasi yang menjadi konsep pembangunan dekor sesung- guhnya di gedung Centrepoint Shopping Centre, Sheila dan Lily mempresentasikan, segala yang mereka buat itu semata untuk menyemarakkan gebyar Pesta Singapura tersebut. Terutama dengan dekorasi yang mereka ciptakan setiap tahunnya, oleh masyarakat Singapura selalu di sebut "the best" dan kerap mendapatkan penilaian dan penghargaan tertinggi dari berbagai kalangan BUGIS: Suasana di pusat perbelanjaan di Parco Bugis Junction di Singapura. Asap itu Memang Sempat Mengganggu... DI TENGAH terselenggaranya Pesta Singapura, ada pula cerita orang di Singapura tentang kabut asap yang sudah berbulan, bahkan sampai saat ini masih tampak menyelimuti daratan tempat tinggalnya. Sementara komentar yang munculpun macam-macam. "Yang jelas asap itu sempat bikin seluruh warga di Singapura kuatir," tutur Adida, pemandu wisata rombongan penulis asal Indonesia yang diundang mengikuti program meliput "Celebration Singapore". Sama seperti yang tersiar dalam berita-berita, gangguan asap itu bukan saja mencemaskan warga masyarakat Singapura, tetapi juga sempat mengganggu warga negara-negara tetangga lainnya, seperti Malaysia, Filipina dan lain lainnya, bahkan masyarakat Indonesia sendiri di beberapa pulau sempat ikut panik dibuatnya. Bagi warga Singapura yang sudah begitu terbiasa mentaati peraturan tentang kebersihan, bahkan terkenal dengan larangan "merokok"nya, kehadiran asap tersebut membuat mereka mencemaskan masalah kesehatannya. Betapa tidak, untuk memeriksa kesehatan ke rumah sakit, katanya masyarakat Singapura harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Terlebih lagi gangguan asap yang mereka alami itu dampaknya sangat mempengaruhi produktivitas dalam bekerja. Begitu juga yang dialami di sektor kegiatan kepariwisataan, jelas kehadiran asap itu sama sekali tidak menguntungkan. Panorama alam yang seharusnya dapat dipandang dan dinikmati para turis, sudah pasti tak terlihat karena jerebu itu. Konon pula bagi pemotret yang mau mengabadikan pe- mandangan indah, pastilah tak memperoleh foto yang sesuai dengan aslinya lagi. "Betullah encik, mau memotret jadi tak seronoklah," celetuk salah seorang turis asal Malaysia ketika menaiki Cable Car di daerah objek wisata pulau Sentosa-Singapura. Rupa-rupanya iapun mau mengambil foto pemandangan kota Singapura dari kereta gantung, namun karena cuaca berkabut asap, niat itupun diurungkannya. Oh jerebu... ANALISA-BUOY HARDJO ANALISA-BUOY HARDJO termasuk pemerintah. Ketika penulis menanyakan kiatnya sehingga mereka selalu mendapatkan penghargaan ter- baik, "Mungkin karena konsep yang selalu kami buat untuk mewarnai setiap ide dan gagasan yang muncul, adalah memak- simalkan daya tariknya," jawab Sheila sambil tersenyum. Memang Centrepoint Shop- ping Centre diakui oleh banyak kalangan di Singapura sebagai tempat berbelanja yang meng- asyikkan. Nilai lebih yang dimiliki perusahaan ini bukan hanya HALAMAN 3 A CARA berpikir Lee Kuan Yew yang pragmatis di awal kariernya memajukan Singa- pura, ternyata membawa hasil yang nyata bagi rakyatnya yang kini dipimpin PM Goh Chok Tong. Meskipun untuk menerapkan semua keputusannya dulu ia memakai sistem yang amat keras sehingga sempat dijuluki si "tangan besi", namun dampak kepemimpinannya telah mem- buat seluruh warga Singapura menjadi lebih cepat "dewasa". Keyakinan Lee yang senan- tiasa dilandasi sikap "I did my best", dan tidak pernah meren- canakan dan melakukan sesuatu setengah-setengah pada masa memerintah, kini telah men- jadikan Singapura sebagai negara yang cukup tertib, rapi, bersih, serta pantas dibang- gakan oleh siapa saja. Masyarakatnya kini tampak disiplin, patuh pada hukum, dan bisa leluasa menentukan karir dalam hidup dan kehidupannya. Fenomena ini terlihat nyata sekali dalam gerak laju pem- bangunan yang dilakukan di negara berpenduduk sekitar 3 juta tersebut. Dan hasil yang dicapai dari upaya Lee tersebut, kini benar-benar dijadikan mo- sebatas membuat dekorasi yang indah, tetapi juga tempatnya selalu menyajikan acara-acara menarik. RANCANGAN : Staf perusahaan Centrepoint Properties Ltd, tengah menunjukkan rancangan dekor yang dibangun di pintu gerbang Centrepoint Shoping Centre Singapura. Ketertiban dan Kebersihan Menjadi Modal Utama Dalam menyambut Natal tahun ini, mereka telah siap dengan berbagai paket acara yang bagus-bagus, di antaranya; Pesta Natal klasik yang diselingi dengang lucky draw berhadiah. menggiurkan, mengadakan pes- ta anak anak dan keluarga, pameran fotografi, pameran pulpen antik yang pernah dipakai tokoh-tokoh dunia, pergelaran musik Natal, serta penjualan barang-barang ke- perluan rumah tangga dengan harga yang relatif murah. QUES dal utama bagi rakyatnya untuk berkiprah lebih maju lagi di masa mendatang. PEDULI Suasana tertib yang tercipta di Singapura itu membuat warganya jadi lebih kreatif membangun dunia usaha, dan bersihnya membuat mereka semakin peduli dengan ke- ANALISA-BUOY HARDJO nyamanan. "Anda sendiri bisa me- ngamati dan menilainya, bahwa masyarakat di Singapura ini tampak jadi lebih dinamis setelah hukum yang berlaku di negeri ini benar-benar dite- gakkan," ungkap Adida kepada penulis, di atas bus Citylink- Direct milik pemerintah, di tengah perjalanan menelusuri route pesta Singapura. Di kota Singapura yang bangunannya tertata rapi saat ini telah tersedia tempat-tempat yang representatif untuk di- jadikan pusat berniaga, berikut tempat "refreshing" bagi warga penghuni maupun warga pen- datang. Di samping itu pusat per- belanjaannyapun tampak se- marak, karena semua bangunan, dekorasi, serta materi hiburan yang disajikan dikerjakan de- ngan cara-cara profesional. MALAM: Suasana malam di daerah Serangoon Road, tempat warga India merayakan Hari Raya Deepavali di Singapura (atas) dan suasana pasar malam di Bugis Junction Singapura (bawah).