Tipe: Koran
Tanggal: 1998-01-26
Halaman: 02
Konten
4cm Halaman 2 Demi Efisiensi, sebaiknya DPRD I Dibubarkan Denpasar (Bali Post) - Atas pertimbangan efisiensi keuangan negara dalam kondisi kesulitan menanggung beban tunjangan peja- bat struktural, perampingan birokrasi yang diusulkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN) TB Silalahi sebaiknya juga dilakukan terhadap De- wan Perwakilan Daerah (DPRD) Tingkat I. ban tunjangan pejabat struk- tural. Pendapat itu dilontarkan pemerintah menanggung be- anggota Komisi VI DPR RI Drs. Arka Hardiana kepada war- tawan di Denpasar, Minggu (25/1) kemarin. Dengan kata lain, DPRD I sebaiknya dibubarkan," tegasnya. MenPAN pada 19 Januari lalu menyampaikan rencana perampingan birokrasi kepada Presiden Soeharto. Konsep ren- cana itu adalah pemangkasan sejumlah jabatan struktural dari pusat hingga daerah. Rencana TB Silalahi itu muncul menyusul terus berlan- jutnya gejolak moneter yang berimplikasi kepada kesulitan Arka Hardiana melihat ren- cana itu bisa saja dilaksanakan karena kondisi perekonomian negara sedang memprihatin- kan. Namun, untuk aplikasi rencana itu, undang-undang seperti UU No.5/1974 tentang pokok-pokok pemerintahan di daerah perlu di-review." Pasal 11 UU tersebut, menurut mantan anggota DPRD Bali itu, menyebutkan bahwa otonomi dititikberatkan di daerah tingkat II. Jika dicer- mati bunyi pasal tersebut, maka pasal 13 tentang penger tian pemerintah daerah" bernur kepala daerah dan (tingkat I-red.) terdiri atas gu- DPRD juga harus di-review. Jika otonomi sudah dititik- beratkan ke tingkat II, fungsi gubernur sebagai kepala daer- ah akan terhapuskan, tinggal jabatan gubernurnya saja. Kon- sekuensinya, DPRD I bisa saja dihapuskan," kata Arka. "Kare- na fungsi kontrol dan pemilihan kepala daerah tak ada lagi." Gabung Departemen Pihaknya melihat, dengan penghapusan DPRD I di 27 propinsi, efisiensi penggunaan keuangan negara dapat di- tingkatkan dengan sangat ting- gi. "Bayangkan, untuk gaji 45 anggota DPRD Bali saja, mis- alnya, negara harus mengelu- arkan Rp 67,5 juta per bulan. Coba kalikan 27 propinsi," un- gkapnya. Rencana Silalahi sebelumn- ya mendapat dukungan Prof. Dr. Harun Al Rasyid. Pakar kan menyarankan konsep per- Hukum Tata Negara itu bah- ampingan sebaiknya menjan- gkau lembaga kementerian nondepartemen dan Dewan Pertimbangan Agung. "Bahkan kalau perlu lembaga wapres pun bisa ditiadakan," ujarnya. Arka tak sependapat de- ngan saran itu karena masalah- nya akan menyentuh perubah- an UUD 1945. Lembaga wakil presiden diatur pasal 4 dan DPA pasal 16 UUD 1945. "Kalau masalahnya efisien- si, sebaiknya memang lemba- ga departeman dan nondepar- temen yang digabungkan. Bisa saja Departemen PU dengan Deptamben, atau Depperindag dengan Depkop serta yang tu- gasnya berdekatan, digabung saja," saran anggota F-KP DPR RI itu. Bongkar, Tower Satelindo tanpa IMB Denpasar (Bali Post) - Masyarakat penyanding proyek tower transmisi PT Satelindo minta kepada Pem- da agar proyek di Jl Tukad Te- laga Waja, Renon itu dibongkar. Selain belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) dari Pemda, persetujuan pen- yanding yang selama ini dipa- kai rekomendasi oleh Satelin- do untuk mengurus perizinan juga diduga palsu. Demikian penegasan per- wakilan warga pada dialog ant- ara warga sekitar proyek, pihak Satelindo, komisi A dan D DPRD Kodya serta pihak ek- sekutif di ruang sidang DPRD Kodya, Sabtu (24/1). Dialog pencarian solusi pem- bangunan tower yang dipimp- in Ketua DPRD Kodya Den- pasar Drs. IGM Perasu belum menemukan kesepakatan. Masyarakat menghendaki tow- er yang dikatakan telah miring itu dibongkar saja, daripada membuat resah berkepanjan- gan. "Kami minta dewan meny- etujui agar pihak Satelindo membongkar tower yang telah meresahkan itu, karena selama ini belum memiliki IMB. Kalau nanti ternyata pihak Satelindo melengkapi persyaratannya bisa dipertimbangkan untuk dibangun kembali di situ," kata Ir. Gede Ariyasa yang hadir di antara warga. Sementara Kepala Cabang Satelindo Denpasar Imam yang disertai enam rekannya ber- harap pihaknya tetap bisa melanjutkan pembangunan tower itu dengan janji akan melengkapi persyaratan yang diperlukan. "Sejak awal kami tak ber- maksud mengabaikan per- aturan pemerintah. Demiki- an pula tak sedikit pun ada maksud untuk meremehkan aspirasi masyarakat," kata Imam. Dewan, sebagaimana dis- ampaikan Perasu, sepakat bah- wa betapa pentingnya komuni- kasi dalam era globalisasi ini. Namun pembangunan sarana telekomunikasi itu tak bisa seenaknya dilakukan tanpa mempedulikan ketentuan yang ada dan juga lingkungan dise- kitarnya. Imam sebelumnya sempat memaparkan bahwa pemban gunan itu dilaksanakan setelah mendapat persetujuan pen- yanding dari warga di kiri kan- an pembangunan tower trans- misi tersebut. Namun, Nyoman Wijaya, salah seorang warga menyangkal pernah dihubun- gi oleh pihak Satelindo, apala- gi melakukan sosialisasi kepa- da warga. "Setelah kami telusuri, per- setujuan penyanding itu palsu," kata Wijaya sembari menany- akan bolehkah melaksanakan pembangunan sebelum menga- ntongi IMB. Sikap Arogansi Kepala Dinas Tata Kota Ir. AA Sudharsana mengatakan, (028) Bali Post UL.PEMELISANT XIJIM ДАНОЗАИ 2939 ИЗМИКОМ АРЯДУ ДО112 Bali Post/014 DIKELUHKAN - Sempitnya Jalan Pemelisan, Tuban ini dikeluhkan masyarakat Tuban, karena dinilai menyulitkan dalam prosesi melasti. Terkait dengan kelu- han itu, Senin (27/1) hari ini Camat Kuta mempertemukan pengurus Desa Adat Tuban dan pihak PT Angkasa Pura I Ngurah Rai. Sebelumnya juga pernah di lakukan pertemuan PT AP I dengan Pemda Badung untuk membahas hal yang sama. Alit Putra soal Karyawan Planet Bali Mau Terima asal tak Ramai-ramai Denpasar (Bali Post) - Kedatangan 30 karyawan Planet Bali, Ju- mat (23/1) ke kantor bupati dinilai lucu dan salah alamat oleh Bupati Badung Alit Putra. "Kan lucu tanya nasib karyawan Planet Bali kepada saya," katanya, Sabtu (24/1). pihak Satelindo pernah men- gajukan permohonan IMB, 17 Kata dia, kalau menyangkut nasib November 1997 untuk pem- karyawan Planet Bali, tanyakan ke pimpinan bangunan tiga buah tower perusahaan. Sebab yang memutuskan nasib transmisi - di Jl. Telaga karyawan masih tetap digaji atau di-PHK ad- Waja, Gatot Subroto dan Cok-alah pimpinan perusahaan. "Kalau perusahaan roaminoto. Dengan masukn- mem-PHK ada prosedurnya, selesaikan dulu ya permohonan, kata Sudhar- sana, pihaknya menindaklan- antara perusahaan dengan karyawan," katan- ya. Jika tidak selesai baru diajukan ke Dep- juti dengan melakukan pen- naker, bukan ke Bupati. injauan lokasi. Pertemuan dengan aparat kelurahan di lokasi rencana proyek juga telah dilakukan. Kerena masyarakat menolak keberadaan proyek, maka proses perizinan tidak dilan- jutkan. "Kami telah bersurat kepa- da pihak Satelindo tanggal 3 Januari yang isinya mem- batalkan permohonan IMB yang diajukan, karena ada batasan waktu. Itu kami lakukan agar tidak terkesan kami mengulur-ulur waktu untuk menyelesaikan permo- honan IMB-nya," katanya. Reformasi Politik tak Berarti Suksesi Bambang Suharto KESIAPAN Ketua PP Mu- "Sejak 1995 Kosgoro mengam- hamadyah Amien Rais dan bil keputusan mencalonkan Putri Proklamator RI Mega- Pak Harto sebagai presiden wati Sukarnoputri sebagai mendatang," ucap Ketua Presiden RI masa bakti 1998- Umum PPK Kosgoro dalam 2003, ternyata tidak mempen- acara dialog terbuka tentang garuhi sikap Kosgoro. Sebagai pembangunan Bali di Den- salah satu anggota sekber pasar, baru-baru ini. Golkar, Kosgoro tetap menca- Untuk melengkapi keputu- lonkan H. Soeharto sebagai san ini Bambang Suharto men- presiden RI periode tersebut. gatakan Kosgoro akan menga- Ida jukan cawapres yang memiliki pemahaman tentang teknologi, punya wawasan kebangsaan yang tidak kontroversial, tidak emosional, dan bisa mengayomi seluruh komponen bangsa ini. "Mudah-mudahan nama cawapres yang akan kami umumkan minggu depan (Se- nin-Sabtu ini-red) bisa bekerja sama dengan Bapak Presiden," tegasnya. Kosgoro akan mem- perjuangkan cawapres itu le- wat fraksi-fraksi di MPR, akan tetapi kalau pun calon yang dikeluarkan itu tidak terpilih, Kosgoro tidak kecewa karena sadar bukan kewenangannya menetapkan Wapres. (011) "Di samping reformasi ekonomi, Kosgoro juga memin- ta pemerintah mengadakan reformasi politik untuk men- gatasi kondisi ini. Reformasi politik ini tidak berarti harus ada suksesi," tegasnya. Bentuknya dengan men- gungkap secara gamblang apa- apa yang dilakukan yang tidak sesuai kaidah-kaidah nasional dan internasional. "Seperti ka- lau dunia internasional meng- indikasikan sesuatu, kita lang- sung menyatakan itu urusan dalam negeri bukan urusan or- ang lain. Nyatanya sekarang urusan ekonomi toh minta ban- tuan luar negeri," ucapnya. Prof. Dr. Ir. Ginardjar Kar- Ditegaskan, reformasi poli- tasasmita dan Ir. Hartarto yang tik yang dapat dilakukan pe- kerap dijadikan contoh sebagai merintah yakni dengan mem- orang berpeluang menduduki buat perundang-undangan jabatan Wapres versi Kosgoro. yang dapat meningkatkan par- Namun ketika didesak apakah tisipasi masyarakat melalui salah satu dari dua nama itu orsospol atau ormas. "Selama akan ditetapkan, Bambang ini intervensi oknum pejabat Suharto mengelak karena pi- terlalu kenceng pada kehidu- haknya saat ini sedang menyar- pan organisasi sehingga orsos- ing salah satu figur dari 17 pol atau ormas tidak inde- nama yang terinventarisasi. Di penden. Independensi ini harus samping dua nama itu ada ditegakkan," ujarnya. Reforma- Menpen Hartono, Harmoko, si politik lain yang harus di- serta B.J. Habibie. lakukan pejabat di bawah tidak Terkait dengan krisis mon- lagi melaporkan sesuatu yang eter saat ini, banyak hal yang tidak logis menjadi logis pada mempengaruhi di antaranya atasannya (laporan ABS) sete- cadangan devisa yang ada di lah dicek ke lapangan ternyata Bank Indonesia sangat sedikit. menyimpang. (jan) Ini Dia para Kandidat Gubernur Bali (1) Namun ia menegaskan, apa pun bentuk pengaduan itu akan diterima apabila dilaku- kan sesuai etika. "Jangan ramai-ramai dan arogan." Terlepas dari persoalan nasib karyawan apakah ada yang merekayasa kedatangan mereka, Bupati Badung Alit Putra justru ba- lik mempertanyakan. "Saya sih bukan menuduh, hanya mempertanyakan apakah kedatangan yang ramai-ramai begitu tidak ada yang merekayasa. Saya sangsi jangan-jangan kedatangannya ramai-ramai ada yang menyu- ruh." Namun menyangkut kedatangan karyawan Planet Bali ramai-ramai ke kantor bupati, di- nilainya kurang tepat. "Sebaiknya kalau ingin menanyakan sesuatu persoalan dengan saya datang saja sendiri. Sama seperti tokoh lain mereka datang sendiri kalau ada persoalan yang memerlukan penjelasan bupati," katanya. Sebelumnya 30 karyawan yang dipimpin I Gede Mertayasa mendatangi kantor bupati, Jumat (23/1). Kedatangan mereka untuk men- gadukan nasib sehubungan ditutupnya Planet Bali, 7 Januari lalu. Mereka tidak berhasil ber- temu dengan Bupati Badung dan diterima Asis- ten I Sekwilda Drs. I Gusti Lanang Jagatkara- na dan Kabag Tata Pemerintahan Umum Pem- da Badung I Gusti Ngurah Oka Darmawan, S.H. Menilai Siswa jangan hanya Berdasarkan Kemampuan Denpasar (Bali Post) - (029) murah. Tetapi kalau kemampuannya memang baik, guru pun harus berani memberi nilai ting- gi. Kan tak masuk akal kalau siswa diberi nilai delapan sementara ia suka mencuri dan ber- buat onar di sekolah," ujarnya. Kakanwil Agama Propinsi Bali Gusti Ba- gus Lingga menekankan, guru agama Hindu yang bertugas di Bali dan luar Bali jangan ter- biasa memberi nilai agama terlalu tinggi di rapor jika perilaku-moral- siswa memang Para guru agama Hindu sekarang tidak masih diragukan. Hal itu ditekankannya pada hanya mampu menguasai ilmu agama, me- acara pembukaan pelatihan Peningkatan Wa- lainkan berbagai bidang ilmu dan tak keting- wasan Kependidikan Guru Agama (PWKGA) galan dengan perkembangan zaman. Caran- Hindu se-Indonesia, Jumat (23/1) malam. ya, dengan menghidupkan jiwa agama dalam Guru agama Hindu, menurutnya, harus menghubungkan hal-hal aktual dengan masalah agama terutama dalam membentuk sikap siswa. Justru jika siswa diberi nilai ting- gi sementara sikap dan tingkah lakunya berten- tangan dengan ajaran agama, sama saja haln- ya menjebak siswa. Hal itu ia tekankan kepada guru agama Hindu yang bertugas di luar Bali sehingga tidak ada kesan nilai mata pelajaran agama terlalu tiap aktivitas kehidupan. Bagi seorang per- encana dan pelaksana jika tidak dijiwai den- gan nilai agama apa yang mereka rencana- kan dan laksanakan pasti bertentangan den- gan ajaran agama. Karena itu ia berpendapat siswa SLTP dan SMU sekarang adalah tulang punggung bang- sa pada abad ke-21, harus dibangun selaras dengan ajaran agama Hindu. (025) Digebuki Massa, Penjambret Turis Jepang Denpasar (Bali Post) - SE penjambret dua turis Jepang, Sabtu (24/ 1) digebuki massa ketika melakukan aksinya di depan Wisma Bima II, Kuta sekitar pukul 13.00. Saat itu, SE bersama salah seorang te- mannya berusaha menjambret tas dua orang wisatawan asal Jepang yang saat itu mengen- darai sepeda. Kedua turis Jepang tersebut, ketika itu se- dang bersantai dengan sepedanya. Rupanya kepergian dua turis wanita Jepang itu sudah diintai kedua tersangka yang naik sepeda mo- tor Honda Astrea Grand. Sesampainya di depan Wisma Bima II, tersangka pun menjambret tas milik wisman itu dan langsung berusaha kabur. belakang. Akhirnya, keduanya jatuh ke jalan raya. Namun teman SE yang identitasnya sudah diketahui polisi, langsung kabur ke pemuki- man penduduk. Walaupun telah dikejar masyarakat sekitarnya, tersangka tidak ber- hasil ditemukan. Sementara SE yang masih tergeletak, langsung dihajar massa sampai babak belur, sebelum akhirnya diamankan di Polsek Kuta. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 3.448.500. Wisatawan yang dijambret itu, seorang di antaranya Kenichi Inoue (28) sempat mendapat pertolongan di IRD-RSUP Denpasar. Kapolres Badung Letkol Pol. Drs. Bachrul Effendi yang didampingi Kapolsek Kuta Kapten Pol. Tjahyono Saputro membenarkan penangka- pan seorang pelaku curas (pencurian dengan kek erasan) itu. Saat ini, pria asal Jawa Timur terse but sedang mendekam di ruang tahanan Polsek Kebetulan saat itu, banyak murid yang baru ke luar dari sekolah mengetahui aksi itu. Mere- ka pun berteriak-teriak minta tolong. Rupan- ya tersangka gugup mengendarai sepeda mo- tornya. Baru beberapa meter dari lokasi pen- jambretan, sepeda motor tersangka disenggol sebuah mobil Kijang yang meluncur dari arah Kuta. Bagus Putu Sarga, antara Guru dan Birokrat GUBERNUR Bali Ida Bagus Oka secara resmi sudah menyerahkan surat pengunduran diri dari jabatannya kepada Presiden RI melalui Mendagri, Jumat (16/1) lalu. DPRD Bali segera akan memulai penyusunan kriteria dan penjaringan nama calon gubernur pengganti Oka. Mulai Senin (26/1) ini Bali Post menurunkan sekelumit sosok para tokoh masyarakat dan pejabat yang namanya telah mulai muncul ke permukaan sebagai kandidat. MENDENGAR nama Tanah Air, itu hanya pekerjaan Ida Bagus Putu Sarga, per- yang disandang setelah 33 hatian masyarakat akan tahun berkecimpung di dunia langsung tertuju pada sosok pendidikan. seorang putra Bali yang kini Bisa dikatakan, seluruh menduduki jabatan Direktur hidupnya telah secara penuh Utama PT ÁK Jasa Raharja. diabdikan sebagai pendidik. Sarga tergolong tokoh Karier sebagai dosen FE-UI di- masyarakat Bali yang sudah rintisnya tahun 1963. Jiwa pen- sangat lama "terbang" dari didiknya mendorong juga un- tanah kelahirannya dan un- tuk mengajar di perguruan tuk waktu yang lama itu pula tinggi swasta seperti Universi- dia "hinggap" di negeri se- tas Pancasila dan Universitas berang. Perjalanan dan pen- Tarumanegara. galaman hidupnya yang pan- jang telah memberinya bekal dan modal tersendiri kalau saja memang dia dimasuk kan dalam bursa calon Gu- bernur Bali kali ini. Dunia pendidikan telah pula Sarga kecil sesungguhnya memberi penghasilan besar bercita-cita menjadi guru dan bagi karier Sarga. Sebab, sele- itu memang terkabul. Kalau pas dari profesi dosen dia mu- pun sekarang dia menjabat lai memasuki lembaga depar- sebagai dirut sebuah perusa- temen. Bukan di bidang ket- haan asuransi terbesar di ataprajaan, pengalaman sarga Pendidikan tampaknya ter- tanam betul di kalbu Sarga. Itu tampak dari anak-anaknya yang semuanya bergelar S-2 dari luar negeri. sebagai birokrat diawalinya dari kabinet 100 menteri, se- laku Direktur Penyertaan Pe- merintah ke Perusahaan Nega- ra Departemen Keuangan atau yang kini dikenal sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jabatan yang kemu- dian dipegangnya adalah peja- bat bagian Hubungan Luar Negeri mulai tahun 1969. tiap saat harus berusaha bek- erja secara disiplin dan penuh tanggung jawab. "Jika bisa memenuhi pedoman itu, jiwa rasanya terpuaskan. Sayangnya, Sarga tergolong tak pernah hidup susah. Sudah sejak kecil dia hidup berkecuk upan. Keadaan itu amat di- syukurinya dengan tindakan nyata. Dia sangat senang den- Falsafah Hidup gan kegiatan-kegiatan sosial. Setelah kariernya terus Tetapi di balik itu falsafah menanjak, Sarga akhirnya hidup tetap ditegakkannya. memperoleh kepercayaan pe- Maka, jangan heran, baik di merintah untuk memimpin PT Jakarta maupun di Bali dan Taspen yang mengurusi pensi- daerah lainnya, tak unan bagi para pegawai negeri. jarang Sarga turun Ketika saya menjadi Dirut PT ke masyarakat mem- Taspen, yang saya pikirkan ad- berikan sumbangan alah bagaimana bisa melipat dan bantuan bagi gandakan dana pensiunan pe- mereka yang mem- gawai negeri," ujarnya kepada butuhkan. Ketika Bali Post pada suatu ketika. berkunjung ke ca- Tujuannya, menurutnya, bang-cabang Jasa supaya dengan begitu adafund. Raharja, misalnya, ed system atau bisa membiayai bukan urusan intern sendiri segala kebutuhan. perusahaan asuransi Maka, Sarga memutar otak itu yang diselesaikan- untuk melipatgandakan dana nya. Urusan itu dis- awal Rp 500 milyar. Hasilnya, erahkannya kepada hanya dalam 10 tahun dana itu kepala cabang. Sarga memilih lebih banyak telah menjadi Rp 8 trilyun. Sarga yang setelah menjadi turun untuk melaku- Dirut PT Taspen dipercaya kan aksi sosial. Dunia keagamaan memimpin PT AK Jasa Raha- rja (Persero) punya falsafah Hindu menjadi bagi- hidup yang amat sederhana: an tak terpisahkan dari hidupnya. Sebagai tokoh Hindu, Sarga sempat menjadi Ketua Panitia Perayaan Dhar masanti Nasional beberapa waktu lalu. Sebagai guru, birokrat, dan manajer, Sarga juga akhirnya terjun ke dunia politik. Sejak beberapa tahun lalu, ia tercatat sebagai fungsionaris Golkar pu- sat yang mendekatkannya den- gan tokoh-tokoh di pusat kekuasaan. Pada musim kam- panye Pemilu 1997 lalu, dia be- berapa kali datang ke Bali. Ida Bagus Putu Sarga (kos) Senin Umanis, 26 Januari 1998 Figur REKTOR Unud Prof. Dr. dr. Ketut Sukardika, DSMK., menggelar sayembara. Sayembara ini bernada menantang kalangan civitas akademika Unud. Isi sayem- bara itu, sebagai berikut: Barangsiapa yang mampu meng- hasilkan karya ilmiah dan berhasil diterbitkan dalam ber- bagai bidang jurnal internasional, akan disediakan hadiah Rp 5 juta. "Hadiah itu akan saya berikan dengan uang kontan, meskipun dalam situasi krisis keuangan seperti saat ini," ujarnya saat membuka seminar "Pelaksanaan Peradilan Koneksitas," Sabtu (24/1) lalu, di Denpasar. Sayembara itu, katanya, diharapkan mampu memacu kreativitas seluruh civi- tas akademika Unud untuk meningkatkan kualitas diri ke tingkat internasional. Program Unud paling pokok saat ini adalah dua, yaitu meningkatkan pelaksan- aan program pascasarja- na dan, meningkatkan kualitas SDM. "Kita se- dang memprogramkan Unud yang kini berada di papan tengah di kalan- gan perguruan tinggi di Indonesia, agar menan- jak ke papan atas," ujar- nya. (bud) Denpasar dan Sekitarnya Salat Ied di Mengwi PERTAMA kalinya, salat Idul Fitri akan berlangsung di lapangan PLN Abianbase, Kapal, Mengwi. Dalam salat led 1 Syawal 1418 H, yang diselenggarakan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Mengwi itu, bertindak sebagai khotib, Ketua MUI Badung Drs. H.S. Abdul Wahab dan sebagai imam, H. Abdurahman. Salat yang diikuti umat Islam dari Kecamatan Mengwi dan sekitarnya itu, berlang. sung 30 Januari pukul 06.30, pemerintah secara resmi me- netapkan 29 Januari. Demikian siaran pers PHBI Mengwi kemarin. (*) Lokakarya Kisara KISARA (Kita Sayang Remaja) PKBI Bali, Jumat (23/1) mengadakan lokakarya sehari dengan media massa den- gan tema "Penyampaian Informasi yang Relevan untuk Remaja" di Denpasar. Pemakalah dr. Alex Pangkahila menyampaikan masalah kesehatan reproduksi remaja dan masalah penyalahgunaan Narkotika, Alkohol dan Zat Adik- tif (NAZA) oleh dr. Nyoman Hanati, Dsj. Sebelumnya juga disampaikan tentang visi dan misi PKBI Bali oleh dr. Mangku Karmaya. Visi dan misi Kisara oleh Komang Su- trisna. (wan) Dua Hakim Dilepas DUA hakim PN Denpasar masing-masing LP Sulatri, S.H.,. dan Fidelis Zeboa, S.H., Sabtu (24/1) dilepas Wakil Ketua PN Denpasar Wayan Warku, S.H. Sultari selanjutnya mendapat tugas baru sebagai Hakim Tinggi pada PT Den- pasar, sedangkan Zeboa dipromosikan sebagai Wakil Ket- ua PN Klungkung. (010) SDN 4 Tonja SEKOLAH Dasar Negeri No. 4 Tonja tahun ini ditunjuk mewakili Kecamatan Denpasar Timur (Dentim) dalam lomba taman tingkat Kodya Denpasar. Terkait dengan lom- ba itu, Tim Pembina Taman Kecamatan Dentim telah melakukan pembinaan ke sekolah tersebut sebanyak dua kali. Selain ditunjuk mewakili lomba taman, SDN 4 Tonja juga dipersiapkan mengikuti lomba UKS. Untuk lomba ini, Sabtu (24/1) telah diadakan penyuluhan yang dihadiri Camat Denpasar Timur Drs. IB Suthapa. (*) Bidan Wajib Bimbing Dukun Bersalin Denpasar (Bali Post) - Kebijaksanaan pemerintah menempatkan bidan-bidan di pelosok pedesaan bertujuan untuk pemerataan pelayanan dan menekan angka kematian bayi serta ibu melahirkan. Dalam kaitan itu, sesuai undang-undang kesehatan nomor 23/1992, bidan harus menghormati hak pasien/ibu bersalin dan mematu- hi standar profesi. Kakanwil Departemen Kesehatan Propinsi Bali dr. I Way- an Semendra, SKM., menegaskan hal tersebut, Sabtu (24/1) ketika menutup pelatihan pengkajian pelayanan bidan prak- tik swasta dan perencanaan operasional bidan se-Bali di Diklat Dinas Kesehatan Propinsi Bali. Dengan latar belakang itu, bidan yang melihat persalinan yang ditolong dukun maupun keluarganya sendiri, wajib men- dampingi dukun atau keluarga ibu bersalin untuk memberi- kan pertolongan persalinan tersebut. Semendra yang didampingi Ketua Panitia Pelatihan Gst. Ayu Md. Adhi, SKM., menjelaskan, di Bali saat ini tercatat 1.190 bidan termasuk 400 bidan yang ditempatkan di desa- desa. Terkait dengan usaha menurunkan angka kematian bayi dan ibu melahirkan, ia mengingatkan semua bidan senior yang bertugas di puskesmas dan rumah sakit pemerintah tetap mem- berikan pembinaan kepada seluruh bidan yang bertugas di desa- (gus/08) desa di Bali. Gubernur Baru bisa Cabut 21 Kawasan Wisata Denpasar (Bali Post) - Keberanian mencabut SK Gubernur Bali tentang pen- etapan 21 kawasan wisata- seperti yang dijadikan krite- ria cagub oleh beberapa ka- langan memang merupa- kan nilai plus yang harus di- miliki Gubernur Bali 1998- 2003. (08) Calon KNPI "Begitu IB Oka mengirim su- haruslah benar-benar dilan- Sementara itu, menangga- rat pengunduran diri, nama- dasi proses pemilihan pi telah keluarnya pern- nama dan kriteria sudah siap," musyawarah untuk mu- yataan mengundurkan diri katanya sembari menambah- fakat," katanya. secara resmi Gubernur Bali kan akan menyerahkan nama Satria sinaling yang Ida Bagus Oka, KNPI Bali dan kriteria tersebut ke DPRD menurut Widiada mem- akan segera menyebut nama Bali. injam istilah dari Suryan- calon gubernur. Cagub ini ter- AA Ngurah Widiada, ang- toro Sastroatmodjo, merupa- diri atas tiga orang. "Semuan- gota DPRD Kodya menjelas- kan sistem peralihan ya sudah siap," kata Ketua kan, pemilihan figur pimpinan pemimpin yang berkembang Tim Penyerap Aspirasi KNPI sudah saatnya meninggalkan pada zaman Kerajaan Mat- Bali Drs. IKG. Dharmaputra, proses politik kemunculan "sa- aram di Jawa. Calon M.Sc. tria sinaling"-figur yang pemimpin yang muncul se Hal itu dikemukakan ang- gota F-KP DPR RI Drs. Arka Hardiana kepada wartawan di Denpasar, Minggu (25/1) Hal itu dikatakannya men- muncul tiba-tiba karena restu lalu harus mendapat restu kemarin. "Gubernur baru jawab pertanyaan wartawan dari pusat tanpa pernah dari elite atasannya, bukan harus memiliki keberanian, seputar ramai-ramai OKP dimunculkan melalui opini dari dukungan yang ada ser- karena pencabutan itu amat mencalonkan cagub periode publik. Untuk Bali yang mu- ta tidak pernah dimuncul- dimungkinkan," ujarnya. 1998 2003. Forum Pemer- lai dihangatkan oleh pembic- kan ke dalam opini publik. Penetapan 21 kawasan hati Hindu Dharma Indone- araan sekitar cagub pasca IB "Pemilihan seperti itu bi- wisata di seluruh wilayah sia (FPHDI) sudah memberi- Oka, merupakan kesempatan asanya pantang mendahu- Propinsi Bali, menurut Arka, kan masukan kriteria. DPD untuk menghindarkan figur lui waktunya sehingga tak merupakan kebijaksanaan Bali Perhimpunan Pemuda muncul dadakan dan menuju heran dalam tiap peralihan Gubernur Bali 1988-1998 Hindu (Peradah) Indonesia politik yang menampilkan dan pemilihan pimpinan dan hanya dikuatkan oleh se- sudah mengeluarkan kriteria. pimpinan hasil musyawarah selalu diwarnai kejutan," buah surat keputusan (SK). Sedangkan organisasi-organ- yang mengakomodasikan aspi- ujarnya. "Gubernur baru bisa saja isasi lainnya sedang melaku- rasi semua pihak. Untuk ke luar dari pemil- mencabut SK itu sepanjang kan penggodokan, termasuk Bermunculannya figur ihan model satria sinaling memang diinginkan KNPI. cagub Bali pasca IB Oka, itu, memang merupakan tu- masyarakat dan daerah- Ketua Pengurus Daerah menurut Widiada merupakan gas berat dari DPRD Tingkat daerah bawahan," kata man- (PD) Kesatuan Mahasiswa langkah maju untuk me- IBali mengingat mekanisme tan anggota DPRD Bali itu. Hindu Dharma Indonesia nampilkan profil pemimpin yang ada. Namun tokoh Berbeda halnya jika dikuat- (KMHDI) Bali, Udi Prayudi yang berintegritas dan memil- muda ini berharap dengan kan oleh sebuah peraturan juga mengaku sudah siap den- iki visi yang jelas dalam mekanisme tatanan sistem daerah, proses pencabutan gan nama-nama cagub. Pi- mengemban kepentingan yang berjalan, minimal pimp- suatu kebijaksanaan harus haknya sudah menyebarkan rakyat Bali. "Lebih-lebih di ten- inan yang tampil nanti tidak melalui proses yang lebih pan- angket untuk menyerap aspi- gah situasi krisis ekonomi jauh dari aspirasi yang jang dengan tahapan-tahapan rasi cagub. Hasil angket ini yang cukup memprihatinkan, berkembang. yang lebih rumit. akan diumumkan secepatnya. figur yang tampil nantinya (028/tar/011) Senin Umanis, 26 Kade Tabanan (Bali Post) Oknum Kepala De Kediri, Tabanan IWW diduga telah memalsu malsuan tersebut, m didampingi penasihat telah mengakibatkan nya hak-hak pelapor rangtuanya, Nang Se Dalam laporan ke polisi Jumat (23/1) pe mengungkapkan, aksi t pidana yang dilakuka sangka IWW terjadi 7 ber 1993. Pemalsuan waris tersebut terungka telah diketahui Kades ban menerangkan I Ne Degel sebagai satu-satu Nang Segel. Akibat diterbitnya keterangan waris ini, I Simbul menderita ker Guber Singaraja (Bali Post Gubernur Bali IB bersama Tim Pembina bangunan Tingkat I Senin (26/1) ini r melakukan kunjungan ja di Kabupaten Bul selama dua hari. Wak speksi (kunjungan k rutin tiap tahun ini pendek dibanding ta tahun sebelumnya. K waktu singkat, hanya walkan meninjau beb proyek di empat dari bilan kecamatan Bal ara. Dalam kunjungan ini, Kepala Daerah ju siapkan acara perpis dimanfaatkan pem tah daerah dan masya di Bumi Panji Sakti se perpisahan, sehingga s dipastikan berbagai deramata akan disar kan Gubernur Oka, se diakui Bupati Buleleng I Ketut Wirata Sin sebab kunjungan kerja ini merupakan yang khir. HUT Semarapura (Bali P HUT ke-25 PDI cananya diperingati PDI Klungkung, Mingg 2) di kediaman ketu Wayan Suwirna, Du Pangi, Desa Pikat, Kec tan Dawan. Meskipun d sanakan secara seder akibat krisis moneter harapkan peringatan t "but berjalan khidmat. Itu dikemukakan Su na dalam rapat memb perayaan HUT dan ren konsolidasi di kantor se tariat PDI Jalan Sura Semarapura, Minggu ( kemarin. Sesuai undan rapat semestinya dig pukul 14.00 namun m hingga pukul 15.30 dar rakhir 15.45. Rapat berlangsung t tanpa penjagaan ekstra at petugas keamanan d diri Ketua DPC-PDI W Suwirna, Wakil Ketua man Medaan, dan Sekre is Nengah Dwijawiba "Apa pun hasil keputu Keliru, Singaraja (Bali Post) - Sangat keliru jika ada menganggap desa adat m hambat pembangunan. Ju sebaliknya desa adat seb penyelenggara dan pelaks pembangunan di pedes karena desa adatlah yang miliki kekuatan dalam p bangunan pedesaan. Ke hasilan pembangunan di yang bernuansa budaya menjadikan daerah ini te nal di seluruh dunia. Ha terjadi karena akar pem gunan itu bermuara pada adat. Itu dikemukakan Bu Janda Amlapura (Bali Post) Pasangan selingkuh, da Ni Luh Santi (bu nama sebenarnya) d Made Pj-oknum pega negeri sipil (PNS) F salah satu instansi di pasar ditangkap jaja Polsek Kota Amlapura elah mendapat laporan masyarakat, Jumat (2 malam. Pasangan yang tangkap di kediama Luh Santi - Jl. Unt Surapati Gang May malam itu juga langs digiring ke kantor p untuk diminta keteran Menurut sumber b katan kepada Bali Minggu (25/1) kemarin da kelahiran Singara 2cm Color Rendition Chart
