Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1998-01-26
Halaman: 04

Konten


4cm Halaman 4 Menengok Bisnis Rotan di Sumbawa (2-Habis) Pekerja Rotan lebih Banyak Nakerwan TIAP hari, kecuali hari libur, ratusan tena- ga kerja wanita (nakerwan) bergombol di pabrik rotan di Dusun Kanar, Desa Labuan Badas, Kecamatan Sumbawa. Hasil kerja merekalah yang dinikmati oleh konsumen mebel di luar negeri. Rotan diolah setengah jadi, baru dikirim ke Surabaya untuk kemudian diproduksi menjadi kursi, meja dan almari. Adalah CV Barito Indonesia Timur (BIT), tempat ratusan nakerwan itu bekerja, bero- perasi sejak Mei 1994. Tercatat 200 orang na- kerwan, dari jumlah 225 pekerja di perusahaan ini, tiap hari mengolah rotan. Mulai dari men- jemur, menggoreng dan mengangkut rotan ke dalam gudang adalah pekerjaan sehari-hari yang mereka lakukan. Upah yang diterima oleh pekerja di sini sudah di atas standar UMR, yakni Rp 4.000-Rp 7.000 per hari. Mungkin karena dinilai berprestasi, peru- sahaan ini pada 1997 memperoleh piala dari Menteri Urusan Wanita Mien Sugandi, beru- pa pembina nakerwan terbaik di NTB. "Piala itu saya terima di Yogyakarta. Tujuan kami sebenarnya bukan meraih piala, tetapi ikut menampung tenaga kerja, khususnya naker- wan yang banyak di Sumbawa," kata Direktur CV BIT, Tunas. Menurut Tunas, akhir-akhir ini lokasi pen- gambilan rotan cukup jauh di dalam hutan. Itu salah satu alasan mengapa para penebang dan pengusaha sedikit memperoleh rotan akhir akhir ini. Meski demikian, usahanya tetap merupakan penopang devisa negara, karena produksi CV BIT dikirim ke luar negeri. Jadi, juga mampu meraih dolar sebanyak mungkin. Jika para nakerwan di CV BIT sudah bisa menikmati upah di atas UMR, berbeda den- gan sejumlah perajin rotan di Kecamatan Alas dan Taliwang. Sejak dulu di dua tempat ini terdapat perajin kursi rotan yang kualitasnya sangat bagus. Kecuali kursi rotan berbagai mode, jenis produk yang dihasilkan juga beru- pa almari buku, tempat majalah dan meja yang antik. Pemasaran produk sebatas di Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok, belum mampu menerobos pasaran luar negeri. Penyebabnya sangat sederhana. Terbatas- nya modal usaha, masalah manajemen dan penguasaan pasar oleh perajin. Untuk mem- peroleh modal usaha, misalnya, perajin harus mengurus berbagai persyaratan ke banyak in- stansi. Meski semua syarat sudah rampung, belum tentu permohonan kredit yang diajukan cepat terpenuhi. "Alasannya bermacam- macam, perajin pun bosan mengajukan permo- honan kredit," ujar seorang perajin. M. Ali Bolang (45), perajin kursi rotan di Desa Kuang, Kecamatan Taliwang mengala- mi nasib serupa. Menurutnya, untuk memper- oleh rotan saat ini sangat sulit, dan banyak perajin berhenti berproduksi. Kurangnya mi- nat perajin tak hanya karena rotan langka, juga harga rotan saat ini terlalu mahal, Rp 1.500 per batang. Menurutnya, semula di Desa Kuang me- mang terbentuk kelompok perajin rotan dan pernah mendapat bantuan modal usaha dari pemerintah. Hanya, kata M. Ali, sasaran ban- tuan tidak banyak menyentuh kepentingan anggota. Yang memperoleh modal bisa dihitung dengan jari. Hingga kini, Ali belum pernah memperoleh bantuan kredit dari bank, sekalipun permo- honan itu pernah diajukan. Dengan modal ter- batas, ia hanya mampu memproduksi kursi rotan 5 stel sebulan, dengan harga Rp 85.000 - Rp 100.000 per stel. Kepala seksi pembinaan industri kecil Kandepperindag Sumbawa Drs. Mahsun, membantah perajin kursi rotan tak pernah mendapat bantuan kredit. Justru, katanya, bantuan itu banyak disalurkan oleh pihak BUMN melalui proyek Depperindag yang membantu pengusaha kecil. "Keliru kalau dika- takan tidak pernah mendapat bantuan. Sei- ngat saya sudah banyak perajin kursi rotan dibantu oleh pemerintah," kata Mahsun. (syam) Pada Bulan Ramadan, Gepeng Naik 60 Persen Mataram (Bali Post) - Pada bulan Ramadan tahun ini, jumlah ge- landangan dan pengemis (gepeng) di Mataram, naik 50-60 persen. Mereka yang sebagian be- sar anak-anak, tidak saja dari keluarga mis- kin, tetapi diduga juga dari kalangan keluarga berada. Bahkan, disinyalemen ada koordina- tornya. Demikian dikemukakan Kakandepsos Lo- bar, Kadarisman, BSW menjawab Bali Post, Sabtu (24/1). Para gepeng itu, tambah dia, akan ditindak tegas karena telah mengatasnamakan lembaga masjid. Menurut Kadarisman, pada tahap awal kalangan gepeng yang meminta haul dari ru- mah ke rumah sudah diperingatkan. Langkah ini menyusul kerja sama Depsos dan Tibum Kodya Mataram. Seperti diberitakan harian ini, sudah men- jadi kebiasaan para gepeng di Mataram me- manfaatkan momen bulan Ramadan sebagai kesempatan untuk meminta-minta. Melihat jumlah gepeng yang menjamur, Wakil Ketua DPRD NTB, T.G.H. M.Anwar M.Z., mem- prediksi mereka dimobilisasi oleh oknum- oknum tak bertanggung jawab. Kadarisman membenarkan, tahun lalu oknum yang memanfaatkan anak yatim dan orang cacat tepergok sebagai aktor di balik pe- rilaku sedih anak-anak itu. Para peminta-min- ta tersebut disebar kemudian harus menyetor kepada oknum bersangkutan. Berdasarkan UU No.9 tahun 1961, oknum itu dijatuhi hukuman denda Rp 10.000 dan menyerahkan semua yang didapatkan dari praktik tersebut sebagai kas negara. Ia mengatakan, tindakan tegas terhadap pe- minta-minta dari kalangan anak-anak sangat diperlukan. Sebab, di sana akan diidentifikasi siapa sesungguhnya mereka, disusul dengan pemanggilan kepada orangtua masing-masing. "Hasil penertiban tahun lalu, ternyata anak- anak itu tidak saja berasal dari keluarga tak mampu, melainkan banyak yang berasal dari keluarga berada," katanya seraya membantah sinyalemen adanya kantung-kantung potensial gepeng di Lombok Barat. Jika mereka berasal dari kelarga tak mam- pu, akan dilakukan pembinaan seperti menyekolahkan. Kata dia, pernah dilakukan pembinaan terhadap 60 anak jalanan. Berkat pengasawan dan bantuan modal usaha Rp 50.000 hingga Rp 100.000 kepada orangtua mereka, sekitar 80 persen mau bersekolah. Jumlah anak jalanan di Kodya Mataram diperkirakan 200-300 orang. "Gepeng tempo- rer, biasanya banyak muncul jika Ramadan," kata Kadarisman Ditanya tentang penyebaran kotak sum- bangan di pasar-pasar, Kadarisman menga- takan sudah melanggar aturan. Kotak-ko- tak amal terbatas disebarkan di dalam masjid. Jadi, kata dia, patut dicurigai kalau kotak amal itu hanya dipakai sebagai ala- san mencari keuntungan pribadi. Terhadap sumbangan yang dilegalisasi pejabat terten- tu, Kadarisman berharap pejabat di keca- matan tidak mudah memberikan rekomen- dasi sebelum menerima izin dari bupati. (057) Bali Post BP/052 PEKERJA - Para nakerwan sedang bekerja di CV BIT. Lewat tangan-tangan terampil merekalah rotan diolah sebelum menjadi kursi dan meja. Sulit Sertifikatkan Tanah "Pelaba" Pura Mataram (Bali Post) - Pemerhati masalah adat dan agama, I Gst. Bagus Oka Netra mengemukakan, hingga kini pihak krama pura masih terus berjuang dan berupaya mensertifikat- kan pelaba dan areal pura di Lombok. Hal itu bertu- juan agar punya kekuatan hukum hak atas tanah yang dimiliki krama. "Belum ada tanah pelaba pura di daerah ini berserti- fikat. Masih sulit menserti- fikatkan laba pura di Lom- bok," cetusnya kepada Bali Post, Minggu (25/1) kemarin. Karena itu, lanjut dia, su- rat-surat pelaba pura di daer- ah ini hanya berbentuk pipil. Untuk penanganan hal terse but perlu koordinasi dengan dinas/instansi terkait, dan dukungan semua pihak terma- suk lembaga keúmatan, ya- yasan krama pura dan orga- nisasi kepemudaan. Dengan begitu, nantinya permasalah- an ini dapat ditangani secara tuntas. Sebab, pensertifikatan ini sangat penting dan bernilai strategis pada masa datang. Menanggapi permasalahan tersebut, Ketua Yayasan Kra- ma Pura NTB, Gde Kusmaya- di, S.H. membenarkan pelaba pura di daerahnya hingga kini belum ada yang bersertifikat. Surat pelaba pura yang ada selama ini hanya berupa pipil, dikhawatirkan nantinya tidak punya kekuatan hukum hak atas tanah yang dimilik war- ga. Upaya pensertifikatan pel- aba beserta areal pura terse- but, kata dia, sudah mendap- at lampu hijau dari Dirjen Bi- mas Hindu. Sesuai petunjuk Dirjen melalui Kabid Bimas Hindu Kanwil Depag NTB, pihak Yayasan Krama Pura ditugasi untuk melakukan in- ventarisasi pelaba dan areal pura yang ada di daerah ini dengan denah dan gambar yang lengkap. "Saat ini inven- tarisasi tersebut dalam tahap proses," ucapnya seraya menyebutkan, pelaba pura harus atas nama pura yang bersangkutan, tidak atas nama perorangan. Kusmayadi mengatakan, untuk mewujudkan per- mintaan Dirjen tersebut tidak- lah mudah sebagaimana yang dibayangkan, karena perlu waktu dan proses. "Semoga saja bisa cepat tuntas," harap- nya. Mengingat jumlah pura yang diinventarisasi cukup banyak, upaya inventarisasi ini jelas perlu waktu. Ber- kaitan dengan upaya penser- tifikatan ini, kata dia, perlu koordinasi lanjutan di tingkat pejabat pusat hingga melahir- kan SK. Meneg Agraria/Kepa- la BPN yang berhak menetap- kan proses pensertifikatanpel- aba pura tersebut. Dia mencontohkan, di Bali proses pensertifikatan pelaba pura sudah ditetapkan dengan SK Mendagri, sebelum adan- ya Menteri Negara Agraria/ (par) Kepala BPN. Pengusaha Kecil lebih Kenyal Menghadapi Gejolak Moneter Mataram (Bali Post) - Akibat gejolak moneter yang berdampak melambung- nya berbagai harga barang dan jasa, menyebabkan banyak perusahaan besar limbung, bahkan gulung tikar. Namun tidak demikian dengan pe- ngusaha kecil di NTB, sampai saat ini belum ada yang gulung tikar. Mereka malah lebih ke- nyal. Demikian dikemukakan NTB Ir. H. Maman A. Rah- man. 50.000 bisa menyisihkan hasil berjualan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, berarti mereka kuat. Mereka masih tetap eksis walaupun krisis moneter yang sangat mene- kan. "Itulah yang disebut kecil itu kuat," ujarnya. Dia yakin pengusaha kecil dan koperasi kuat, karena sampai saat ini belum ada yang melaporkan diri bang- Seperti mengundang pengusa- ekspor, lebih menggiatkan ha kecil dan koperasi untuk usaha. Seperti perusahaan berdiskusi soal langkah-lang- yang mengelola rumput laut kah yang perlu diambil guna serta hasil perikanan, agar dikembangkan, meningkatkan ketahanan u- terus saha. demikian pula dengan indus- Maman sendiri menyaran- tri kerajinan serta industri kan agar pengusaha kecil dan hasil perkebunan. pengelola koperasi realistis Disebutkan, kegiatan di berpikir. Biaya-biaya yang kalangan pengusaha kecil tidak perlu dipotong, ekspan- makin tinggi. Namun ironis- si usaha yang tidak mengun- nya, saat nilai dolar tinggi, Ketua PDI Bima Bantah Langgar AD/ART Kakanwil Depkop dan PPK krut atau gulung tikar. "Atau tungkan dibatalkan, serta ren- pembeli di luar ingin mem- Bima (Bali Post) - Ketua DPC PDI Bima H.M. Abduh membantah te- lah melanggar AD/ART or- ganisasi PSI, serta menyay- angkan Ilyas dkk. yang sela- lu menyudutkan dirinya den- gan memberikan laporan pal- su dan membentuk pengurus DPC bayangan. "Tidak benar saya sebagai Ketua DPC PDI Bima telah melanggar AD/ART organisa- si. Tidak pernah pula DPD PDI NTB memberi teguran baik lisan maupun tulisan ke- pada saya. Karena itu, saya membantah pernyataan Ket- ua DPD PDI NTB yang men- yatakan saya telah meninggal- kan organisasi," ujar H.M. Abduh ketika ditanya Bali Post, sehubungan rencana DPD PDI NTB mencopot dirin- ya sebagai Ketua DPC PDI Bima, Jumat (23/1). Tentang diambilalihnya jabatan Ketua DPC PDI Bima oleh Tayeb selaku dew- an pertimbangan, menurut Abduh tidak lain dari reka- yasa kelompok Ilyas yang in- gin menjatuhkan serta menyudutkan dirinya ke tingkat lebih tinggi. telah berkali-kali dilakukan oleh Ilyas. Yang paling trag- is Ilyas mencoba memalsu- Menjawab Bali Post, di Mataram, Sabtu (24/1), Ma- man menjelaskan, kalau peda- (ef) gang pecel dengan modal Rp Abduh menyebutkan, tin- dakan kelompok Ilyas selalu merongrong Ketua DPC Bima yang sah dengan membentuk kan tanda tangan dirinya. kepengurusan bayangan. Konon, kata anggota DPRD Bima ini, pengurus bayangan tersebut dibentuk oleh Ilyas dengan kawan-kawan yang diketuai oleh Ilyas sendiri den- gan wakil ketua Maman. Ditanya tentang tuduhan Ketua DPD akan ketidakak- tifannya pada organisasi, Ab- duh menyatakan, tuduhan tersebut tidak didasarkan pada fakta yang ada. Yang tidak aktif itu just- ru Ilyas dengan kawan- kawan dibantu oleh Tayeb. Mereka, kata Abduh, justru telah melanggar konstitusi organisasi, seperti menyem- bunyikan surat-surat yang datang dan menyimpan stempel organisasi. "Berkali-kali saya memin- ta stempel baik secara lang- sung maupun tidak lang- sung, namun kelompok Ilyas tidak pernah mengindah- kan," kata Abduh. Langkah-langkah untuk menjegal dirinya hingga sam- pai ke dewan, lanjut Abduh, "Waktu itu saya dalam keadaan sakit. Tayeb dengan TELEPON PENTING berbagai alasan telah me- maksa saya untuk menanda- tangani surat penyerahan jabatan Ketua DPC sement- ara, dan apabila telah sehat, dengan sendirinya Ketua DPC PDI Bima kembali saya ambil alih. Jadi, sekarang ja- batan Ketua DPC PDI Bima berada di tangan saya, sebe- lum dilakukan pergantian menurut konstitusi organisa- si," ujar Abduh. Mandala Airlines BOEING 737 200 ADV Gedung Kerta Wijaya Plaza JI. Diponegoro 98 Blok D/23 Telp. 222751,232986 Dps. Fax 231659 Sub-Sales Sudirman Agung Blok B-08 Telp. 242933-241027 Airport Telp. 756136 751011, ext 2293 Jadwal Penerbangan setiap hari Pk. 07.00 Wita dari Denpasar ke Yogyakarta, Jakarta, Palembang, Padang, Medan Pemadam Kebakaran Polisi -113 -110 RSU Mataram -21345 Ambulan -118 PMI Cabang Lobar -22357/ 21440 Gangguan Listrik Mataram -22182 Pengaduan Pelanggan Harian Bali Post MATARAM dan sekitarnya 32737 PAGER Telp. 13031/ pes. 1172 mungkin mereka sengaja tidak cana menambah permodalan peroleh diskon. Sementara melapor sehingga tidak terda- melalui pinjaman dengan bun- biaya produksi di Indonesia ta," selorohnya. ga tinggi ditunda. meningkat, demikian pula Akan tetapi, langkah-lang- Dalam bidang usaha, di- dengan biaya transpot serta kah untuk memantapkan pe- harapkan pengusaha kecil pengepakan. ngusaha kecil terus dilakukan. yang selama ini melakukan Sekretaris PDI NTB Membela Diri Mataram (Bali Post) - "Saya tidak mau berkomen- tar dulu. Karena masih bulan puasa, saya tidak mau berko- mentar," ucap H. Yahya Mus- tafa, Sabtu (24/1), ketika dim- inta tanggapannya atas renca- na pencopotan dirinya dari ja- batan sekretaris DPD PDI NTB hasil kongres, pada Rapimda Februari menda- tang. Yahya telah mendengar adanya rencana perombakan struktur kepengurusan DPD PDI NTB, seperti yang sempat dilontarkan Ketua DPD PDI Merpati Jembatan Udara Nusantara Jl. Melati No. 51 Denpasar Reservation: 07.00-21.00 Phone: 235358 (Hunting) Ticketing: 07.30-19.00 Hotline Service: 722740,722741 JADWAL PENERBANGAN MZ 6612 08.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6550 09.30 DENPASAR-MATARAM- SUMBAWA MZ 648 09.30 DENPASAR-SURABAYA- MZ 6520 09.30 DENPASAR-MATARAM- BIMA DENG MZ642 09.40 DENPASAR-DILI MZ 610 1000 DENPASAR-KUPANG MZ 6604 1000 DENPASAR-MATARAM MZ 650211.00 DENPASAR -MATARAM NTB I Wayan Karda. Akan tetapi anggota Fraksi PDI DPRD II Lobar ini tidak bany- ak menanggapi pernyataan Karda, yang menyinggung ten- tang dirinya. Yahya menyebutkan, Rapimda PDI NTB dijadwal- kan berlangsung 10 Februari mendatang, dan melibatkan seluruh DPC. Yahya mengang- gap dirinya masih aktif men- jalankan organisasi. Kendati Yahya belum mau berbicara banyak tentang ren- cana perombakan dalam tubuh DPD I PDI NTB, dia sempat membantah penilaian yang di- tujukan terhadapnya. Dia mengelak dikatakan tidak ak- tif lagi menggerakkan organisa- si. "Itu semua tidak benar. Malah saya yang sering tidak ketemu dia (Karda-red) di kan- tor DPD," ungkap Yahya. Yahya akan akan melaku- kan pembelaan, karena dirin- ya merasa tidak seperti yang dituduhkan. "Saya dituduh, ya mesti ada pembelaan diri," katanya. Pernyataan Karda di surat kabar sempat mengejutkan sejumlah pengurus, termasuk beberapa pengurus cabang seperti Ketua DPD PDI Kodya Mataram, Anwar Hasbullah. Sebagai seorang pimpinan par- tai, Anwar melihat sikap Kar- da dapat dipahami sebagai upaya memajukan organisasi. "Saya setuju dengan niat Pak Karda membenahi organisasi, tetapi tetap mengacu kepada aturan partai," kata Anwar yang ditemui di rumahnya, BTN Pagesangan Mataram. Dikatakan, untuk member- hentikan seseorang dari kepen- (060) gurusan partai ada proses dan mekanismenya, sesuai keten- tuan partai, misalnya memberi- kan teguran atau peringatan. "Kita lihat dulu tingkat kesala- hannya dan apa penyebabnya," demikian Anwar. Senin Umanis, 26 Januari 1998 NAFIRI Ramadhan 1418 H MAUIDZAH Hunafaa'a "Hunafaa'a jamak dari hanif artinya condong kepada ke- benaran dan kebaikan termasuk tentunya keadilan. Manu- sia, satu-satunya makhluk yang ke dalam dirinya ditiup- kan roh (oleh) Allah memiliki kecondongan kepada-Nya," salam pembuka kuliah subuh remaja melanjutkan diskusi kemarin. "Hanif, juga sebutan bagi agama Ibrahim, agama tauhid yang kemudian berlanjut sampai Nabi Muhammad SAW beserta umat beliau," kata Munir. Ustadz Atha' menimpali: "Itu benar, agama Islam disebut pula agama Hanif dan Allah lekatkan sifat dan sikap hanif tersebut kepada Nabi Ibrahim, seperti dalam firman-Nya: Dan tidaklah Ibrahim itu Yahu atau pun Nasrani, tetapi dia bersifat hanif dan aslama (tunduk dan patuh) atau berserah diri (kepada Al- lah), surah 2, Albaqarah ayat 67 dan masih banyak lagi ayat yang senada dengan itu." "Barangkali dengan sifat hanif, kita akan dapat melak- sanakan perintah Allah, seperti yang kemarin kita bicara- kan, dengan tulus ikhlas, begitu Ustadz?" tanya Majidi. "Ya, jangan sampai kita yang menyatakan diri beriman dan (ber)islam kepda-Nya masih memiliki hati yang bergo- lak ingin berontak kepada ketentuan-ketentuan Allah. Apa yang diperintahkan Allah bersifat fitrah, seakan-akan ter- ambil dari hati nurani manusia itu sendii." "Ya, hati nurani yang masih berpakaian iman, yang masih merasakan hangat dan kentalnya iman, kalau tidak.." Laila tidak dapat melanjutkan pendapatnya. "Untuk itulah, iman itu perlu disuburkan dengan ibadah atau pun dzikir dan amal perbuatan baik lainnya." Penda- pat Ahmad Zaki. "Hendaknya diingat bahwa Allah menfirmankan bah- wasanya agama Islam ini agama yang fitrah dan kita dipe- rintah menghadapkan diri kita sepenuh-penuhnya dengan tunduk, patuh dan condong kepadanya." Nasihat Ustadz Atha', mengutip Arruum, 30:30. "Kalau agama Islam agama fitrah dan diri kita juga dicip- takan dalam keadaan fitrah maka seakan keris dengan sarungnya." Ucap Mufatirah dengan berandai-andai. "Oleh karena itulah pada awal rakaat pertama dalam shalat kita dianjurkan oleh Nabi, membaca doa iftitah, doa pembuka yang di dalamnya ada kaliamt: Wajjahtu wajhiya lilladzii fathara (al) samaawaati wa (a) lardha: Aku hadap- kan diriku kepada Dia (Allah) yang menundukkan langit dan bumi dengan hanif atau penuh kecondongan, tunduk dan patuh dan berserah diri." "Konsepnya sangat bagus tinggal kita mengaktualkan." TAZKIRAH (WAA) FITHRAH "Dan hadapkanlah wajahmu kepada agama yang hanif yang fithrah Allah difithrahkan-Nya atas manu- sia dan tiada perubahan pada ciptaan Allah dan itulah aga- ma yang lurus." (QS 30:30). IMSAKIYAH Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan 26 Januari 1998: Imsak 04.43; Subuh 04.53; Dzuhur 12.33; Ashar 15.55; Maghrib 18.50; Isya' 20.04. 27 Januari 1998: red in Imsak 04.45; Subuh 04.55; Dzuhur 12.34; Ashar 15.54; Maghrib 18.50; Isya' 20.04. Dikurangi : Kupang 35 menit; Raba 11'menit; Dompu 10 menit; Sumbawa 7 menit; Selong 5 menit; Praya 4 menit; Mat- aram 3 menit; Karangasem 3 menit; Klungkung/Bangli 1 menit. Ditambah: Lumajang/Jember 5 menit; Banyuwangi 4 menit; Jembrana/Buleleng Barat 2 menit; Singaraja 1 menit. Tadarus Seni Warnai Ramadan Mataram (Bali Post) - Tadarus seni yang berlang- sung di Taman Budaya NTB, Sabtu (24/1) malam, mewarnai hari ke-25 puasa Ramadan. Acara itu di samping diisi den- gan tarawih bersama, juga dimeriahkan dengan pergela- ran baca puisi, drama mono- log dan musik. Penampilan seniman Mat- aram dalam tadarus seni tersebut cukup memberikan nuansa pada bulan Ramadan, kendati konteks tadarus dalam hal ini tidak dibatasi tema-tema seni islami. Tampil di antaranya sastrawan Drs. (058) Sulaiman Saleh, Kongso Suko- Melorot Jumlah Turis ke Kute Praya (Bali Post) - Jumlah turis yang berlibur ke kawasan Pantai Kute dan sekitarnya, akhir-akhir ini tu- Jumlah drastis. co, Yudi Kododae, Azhar Zaini, W.S. Irawan, dan Suci Ragil. Menurut koordinator ta- darus seni Winsa Prayitno, acara tersebut berupaya men- jaga eksistensi tadarus sastra yang tiap Ramadan senantiasa rutin terlaksana. "Namun ru- ang lingkup kali ini agak leb- ar, tidak terbatas pada sastra sehingga kami namai tadarus seni," cetusnya. Acara serupa sudah mulai mewabah di be- berapa propinsi. Acara yang berlangsung hingga tengah malam dan dalam suasana hujan rintik- rintik itu, sekaligus sebagai penampilan terakhir seniman pada bulan puasa. Para seni- man pun mudik ke kampung masing-masing untuk berhari raya. Selain sastrawan, hadir pula pelukis Tarfi Abdullah dan Zaini Mohammad. (057) Demikian sejumlah pen- tajam akhir-akhir ini," cetus gelola penginapan di Kute ke- Gusti Anom Susila, seorang pada Bali Post, Minggu (25/1) pengusaha setempat. kemarin. Menurunnya kun- Lesunya kunjungan tingkat hunian turis di pengi- Namun yang perlu diingat, run jungan wisatawan domistik wisatawan, kata dia, tidak napan mencapai 50 persen leb- menurut Anwar, apa pun yang wisatawan domistik yang pada ini, menurut mereka, lebih hanya melanda Lombok, teta- ih. Namun akhir-akhir ini menjadi keputusan pimpinan bulan ini biasanya diunggul- banyak disebabkan pengaruh pi juga dirasakan oleh daerah menunjukkan penurunan partai harus tetap mengacu kan dan cukup mendominasi krisis moneter. "Akan tetapi wisata lainnya seperti Jawa tajam, yakni mencapai 15 kepada AD/ART organisasi. kawasan ini, ternyata juga tu- kami tetap optimis, kendati dan Bali. hingga 10 persen. Sebab, organisasi bukan milik run. kunjungan wisatawan melorot Menurut Anom, tahun lalu pribadi, tetapi milik bersama. BOURAQ AIRLINES di Komp. Sudirman Agung Blok A47-48 JI.PB. Sudirman Denpasar-Bali Telp. 241397 (hunting) Fax. 241390 DENPASAR Reservasi dan Penjualan Tiket Pld. 08.00 s.d. Pkl. 22.00 Wita 1234567 Palembang Daily Batam Dep. Arr. A/C 06.30 06.10 B 737 11.25 11.05 B 373 18.00 17.40 B 737 IALF Leam ENGLISH with the best! MULAI 2 FEBRUARI 1998 GENERAL ENGLISH SMP ENGLISH 9 tingkat untuk dewasa Pengajar Penutur Asli Fasilitas lengkap Senin MZ 6600 07.00 DENPASAR-MATARAM Day MZ 726 07.00 DENPASAR-U. PANDANG- AMBON-SORONG-BIAK- JAYAPURA Daily Daily Surabaya Daily Surabaya Daily Jakarta Daily Jakarta Destination Surabaya Fit. Nbr 790 395 796 790/100 395/106 06.30 08.00 B 737 11.25 18.25 B 737 Daily Banjarmasin 790/293 06.30 12.05 B 737 Daily Banjarmasin 395/297 Daily Balikpapan Daily Balikpapan 11.25 19,20 B 737 790/207 06.30 15.40 B 737 395/207 11.25 15.40 B 737 395/106/608 11.25 20.00 B 737 790/100/696 06.30 15.20 B 737 790/100/682 06.30 12.15 B 737 790/100/606 06.30 16.40 B 373 790/395 395 395/132 Tersedia untuk Daily Mataram 2:4.6.7 Waingapu 395/132 790/142 755 743 11.25 15.55 06.30 11.05 10.50 11.20 B 737/HS7 B 737/HS7 12.25 14.20 1.3.5 Maumere 2.4.6.7 Kupang 741 HS 748 HS 748 12.40 15.10 HS 748 743 12.25 14.20 HS 748 1.3.5 Kupang 741 12.40 15.10 HS 748 MZ 6556 11.15 DENPASAR-LABUANBAJO MZ 6608 12.00 DENPASAR-MARAM MZ 6558 12.25 DENPASAR-MAUMERE- MZ707 1400 DENPASAR-SURABAYA- KUPANG BANDUNG DENPASAR MZ 6610 14.00 DENPASAR-MATARAM MZ 649 15.00 DENPASAR-KUPANG MZ 6512 15.00 DENPASAR-MATARAM MZ 611 15.05 DENPASAR-SURABAYA MZ 643 15.10 DENPASAR-JAKARTA MZ 6614 16.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6516 16.45 DENPASAR-SURABAYA MZ 738 16.50 DENPASAR-SURABAYA- SEMARANG MZ 6514 17.20 DENPASAR-MATARAM MZ 635 18.15 DENPASAR-SURABAYA MZ 325 19.45 DENPASAR-SURABAYA MZ 948 22.20 DENPASAR-MELBOURNE Daily Medan Daily Palembang Daily Singapura Daily Singapura Daily Jogyakarta Daily Bandung Daily Semarang 06.30 15.20 B 737 11.25 15.20 B 737 11.25 14.15 B 737/HS7 SD ENGLISH Memperkuat dan mengembangkan bahasa Inggris di SMP TERM BARU JAMINAN KESUKSESAN Setiap siswa dijamin berhasil siswa-siswa kelas 4, 5 dan 6 Tes penempatan/pendaftaran: 12-29 Jan 1998 IALF Bali, Jalan Kapten Agung 17, Denpasar Tel: 221782, 221783, 225243 C. 2003 (par) Club BAGI BAGI HADIAH A Seger Mahen LANGSUNG TANPA DIUNDI Puluhan Ribu Hadiahnya..! Khusus 220 ml, Bell Saja Chu hadiahnya selalu menunggu Anda. Selain berhadiah langsung di setiap dos jugo berisi Kupon Bagi-bagi Hadiah. dan 1500 ml Belilah Club sebanyak-banyakny untuk persiapan buka bersama, pengajian Ramadhan, menyambut Idul Fitri, acara Halal Bi Halal, rekreasi keluarga, atau acara lainnya. JI Gatot Subroto Barat 168C Dps Telp. 413010, 413011, 413012 Segar Airnya Langsung Hadiahnya C. 112928 Senin Umanis, 26 Pa Pemeri Yogyakarta (Bali Po Gejolak pasar akan rintah melancarkan se melaksanakan semua ditandatangi dengan I dilakukan dengan kes kembali gejolak pasar makin terlatih untuk r pura dan mana aksi re Demikian paparan, per mat ekonomi dari Fak Ek mi UGM, Dr. Sri Adingsih pada pers, Sabtu (24/1). Me rut Sri, pemerintan sudah s nya menghentikan seg macam publikasi protok yang hanya menekankan pek formalitas semata-m Publikasi dan janji-janji kos yang ada dan belum tentu dilakukan pemerintah ha akan menjadi bumerang y bisa berbuntut pada keti percayaan masyarakat. Masalah ini perlu mend perhatian permerintah, s dalam era informasi sep sekarang ini yang dimain pasar adalah sinyal-sinyal, itu positif maupun negatif. kebijakan yang diambil pe intah kontra produktif ma pernyataan kosong, maka Perampok Surabaya (Bali Post)- Wahyudianto alias Y wan grosir karpet antar mengambil uang tunai Bank Central Asia (BC Mochammad, Sabtu (24 ban perampokan di depa Raya Kupang Baru 63-65 ampok menembak paha korban, karena bersike hankan uang perusahaa Korban sampai Min marin, masih mendapat serius di Rumah Sakit F goro, dan diduga Yudi al cacat seumur hidup. Se perampok, masih dala petugas jajaran Polwilta Keterangan yang dik Post menyebutkan, sekit WIB, Yudi mendapat tu nannya menarik uang tu di BCA Cabang Jl. HR Uang itu rencananya un gaji plus THR karyawan s modal kerja. Selama ini, tugas mengambil dan me di bank tak mengalami selalu berjalan mulus. A dah bekerja selama 10 ta TELITI -Apakah Lok - Adakah Fasilit Pantask BA LOKASI TERLETAK DI JALAN UTAMA HARGA MULAI RP. 11.000.000,- TANDA JADI RP. 500.000,- UANG MUKA BISA DICICIL ANGSURAN SANGAT RINGAN PT. Telp. (0 M TAM N Adalah Te Telp. (0361) 771610, 7716 POL PT. PU Jl. Pudak No. 2 Taman Mumbul Sebuah Pemu 2cm Color Rendition Chart