Tipe: Koran
Tanggal: 1998-01-26
Halaman: 05
Konten
4cm 2cm 6 Januari 1998 a 1418 H condong kepada ke- ya keadilan. Manu- lam dirinya ditiup- ngan kepada-Nya," melanjutkan diskusi ahim, agama tauhid Muhammad SAW a agama Hanif dan rsebut kepada Nabi an tidaklah Ibrahim bersifat hanif dan rah diri (kepada Al- sih banyak lagi ayat akan dapat melak- cemarin kita bicara- ?" tanya Majidi. atakan diri beriman iki hati yang bergo- etentuan Allah. Apa Ch, seakan-akan ter- dii." an iman, yang masih kalau tidak.." Laila rkan dengan ibadah aik lainnya." Penda- menfirmankan bah- fitrah dan kita dipe- h-penuhnya dengan a." Nasihat Ustadz ndiri kita juga dicip- akan keris dengan erandai-andai. aat pertama dalam baca doa iftitah, doa t: Wajjahtu wajhiya lardha : Aku hadap- menundukkan langit econdongan, tunduk ta mengaktualkan." (WAA) hmu kepada agama kan-Nya atas manu- Allah dan itulah aga- ar, Tabanan 8: 12.33; Ashar 15.55; dimagrant angul Nire et sted th 12.34; Ashar 15.54; Dompu 10 menit; Praya 4 menit; Mat- Klungkung/Bangli anyuwangi 4 menit; Singaraja 1 menit. i Ramadan di Kododae, Azhar Zaini, rawan, dan Suci Ragil. nurut koordinator ta- seni Winsa Prayitno, tersebut berupaya men- ksistensi tadarus sastra ap Ramadan senantiasa Cerlaksana. "Namun ru- ngkup kali ini agak leb- ak terbatas pada sastra ga kami namai tadarus cetusnya. Acara serupa mulai mewabah di be- propinsi. ara yang berlangsung a tengah malam dan suasana hujan rintik- itu, sekaligus sebagai pilan terakhir seniman ulan puasa. Para seni- un mudik ke kampung g-masing untuk berhari Selain sastrawan, hadir elukis Tarfi Abdullah ini Mohammad. (057) hunian turis di pengi- mencapai 50 persen leb- amun akhir-akhir ini mjukkan penurunan yakni mencapai 15 10 persen. (par) HADIAH NPA DIUNDI ahnya... Chilb persiapan sebanyak-banyaknya buka bersama, Ramadhan, menyambut Idul ara Halal Bi Halal, rekreasi atau acara lainnya. arat 168C Dps 1,413012 Hadiahnya Senin Umanis, 26 Januari 1998 Pasar akan Normal, jika Pemerintah Lakukan Agenda Aksi Yogyakarta (Bali Post)- reformasi ekonomi atau politik besar Golkar menyebut-nye- Ikuti Kemauan Pasar Sementara itu pengamat mengarah kepada satu figur Habibie, pasar pun bereaksi serupa, nilai rupiah makin ter- Gejolak pasar akan reda secepatnya, jika peme- harus dibuat lebih transparan. but kriteria Cawapres yang rintah melancarkan serangkaian agenda aksi untuk melaksanakan semua butir kesepakatan yang telah ditandatangi dengan IMF. Hanya agenda aksi yang dilakukan dengan kesungguhan dapat meredakan kembali gejolak pasar, karena pelaku pasar sudah makin terlatih untuk membedakan mana aksi pura- pura dan mana aksi reformasi sesungguhnya. Demikian paparan, penga- mat ekonomi dari Fak Ekono- mi UGM, Dr. Sri Adingsih ke- pada pers, Sabtu (24/1). Menu- rut Sri, pemerintan sudah saat- nya menghentikan segala macam publikasi protokoler yang hanya menekankan as- pek formalitas semata-mata. Publikasi dan janji-janji kosong yang ada dan belum tentu bisa dilakukan pemerintah hanya akan menjadi bumerang yang bisa berbuntut pada ketidak- percayaan masyarakat. Masalah ini perlu mendapat perhatian permerintah, sebab dalam era informasi seperti sekarang ini yang dimainkan pasar adalah sinyal-sinyal, baik itu positif maupun negatif. "Bila kebijakan yang diambil pemer- intah kontra produktif maupun pernyataan kosong, maka tan- pa harus menunggu bukti leb- ih lanjut, pelaku pasar akan langsung bereaksi negatif ter- hadap perekonomian na- sional," jelas Sri. Dengan kata lain sekarang ini tidak ada tempat lain bagi pemerintah selaku pengambil kebijakan utama untuk me- ngambil keputusan yang kon- tra produktif atau yang me- ngandung serba bias, tidak jelas. Pada saat bersamaan keputusan yang diambil harus dilakukan dengan cepat sesuai dengan pesatnya perkemba- ngan atau perubahan pola pasar. Jika ingin melihat pasar kembali normal dan stabil ti- dak ada alternatif lain bagi pemerintah untuk mengelak dari reformasi yang mesti di- lakukan secara cepat. Refor- masi yang diambil baik itu ekonomi makro lain dari FE UGM, Tony Prasetiantono me- ndalikan jika kebijakan-kebija- nambahkan, pasar bisa dike- kan yang diambil pemerintah bersahabat dengan keinginan pasar. Karakteristik pasar sekarang ini sudah jauh beda dengan karakteristik pasar waktu lalu. Kecenderungan pasar global sekarang ini tidak bisa lagi sepenuhnya diatur atau diperlakukan secara sepi- hak oleh pemerintah. Disebutkan semakin mengglobal maka karekteris- tik pasar akan semakin man- diri dan liberal. Jadi peme- rintah jangan lagi berpikir se- muanya dapat diatur begini dan begitu," kata Tony. Contohnya ketika pemerin- tah menyampaikan nota ang- garan negara di depan DPR yang menetapkan kurs dolar untuk rupiah Rp 4000,-, pasar langsung bereaksi negatif karena pelaku menilai RAPBN tersebut tidak realis- tis dengan nilai kurs segitu. Begitu pula ketika keluarga benam. Karena mereka kha- watir calon wapres yang diaju- ABRI yang bisa berimplikasi kan Golkar tidak disetujui pada kondisi kondisi politik nasional yang pada akhirnya mengancam kepentingan mereka, jika berusaha di bumi Indonesia. Menurut Tony, yang juga peneliti di Pusat Antara Uni- versitas (PAU) UGM, kebija- kan yang bersahabat dengan pasar, pada dasarnya merupakan kebijakan yang dapat menjamin adanya ke- pastian berusaha secara pro- fesional menurut aturan yang diberlakukan secara terbuka. Tegasnya keterbukaan adalah inti dari tuntutan pasar global sekarang ini. Hanya perangkat kebijakan yang terbuka itulah, pelaku bisa berinvestasi dengan aman dan pasar dapat memastikan apakah modal yang ditanamkan akan kem- bali dan menghasilkan keun- tungan. Perampok Tembak Nasabah BCA, Rp 20 Juta Amblas Surabaya (Bali Post)- Wahyudianto alias Yudi (28), karya- wan grosir karpet antarpulau yang baru mengambil uang tunai Rp 20 juta, di Bank Central Asia (BCA) Cabang HR Mochammad, Sabtu (24/1) menjadi kor ban perampokan di depan kantornya Jl. Raya Kupang Baru 63-65 Surabaya. Per- ampok menembak paha kiri dan kanan korban, karena bersikeras memperta hankan uang perusahaannya. Korban sampai Minggu (25/1) ke- marin, masih mendapat perawatan yang serius di Rumah Sakit RKZ Jl. Dipone- goro, dan diduga Yudi akan mengalami cacat seumur hidup. Sedangkan para perampok, masih dalam pengejaran petugas jajaran Polwiltabes Surabaya. haan jasa itu. Namun sial, setelah me- ngambil uang Rp 20 juta di BCA kemudi- an dimasukkan ke kantong warna coklat dan uang itu dimasukkan ke dalam balik bajunya. Siang itu, memang ia mengam- bil uang tunai sendirian dengan mengen- darai sepada motor RX King Nopol L 6284 FS. "Selama ini tidak pernah punya rasa was-was dengan perampok, karena Yudi memang orangnya berani," kata Fatah Yu- wono (61) pemilik grosir karpet. Namun, siang itu pikirannya mulai kacau setelah keluar dari BCA. Ada dua sepeda motor Suzuki Tornado yang dikendarai empat orang bertubuh kekar membututi- nya. Yudi berusaha menancapkan gasnya dengan lari cukup kencang, agaknya empat perampok juga menambah kecepatan laju kendaraannya. Kejar-kejaran terjadi, tapi begitu Yudi masuk halaman kantornya di Jl. Raya Kupang Baru, tiba-tiba korban su- dah dipepet dan dipaksa berhenti mendadak Setelah berhenti, Yudi ditodong dua pistol dari kiri dan kanan sambil mengancam akan dibunuh bila tidak memberikan uang yang baru diambil di bank. Keterangan yang dikumpulkan Bali Post menyebutkan, sekitar pukul 11.30 WIB, Yudi mendapat tugas dari pimpi- nannya menarik uang tunai Rp 20 juta di BCA Cabang Jl. HR. Mochammad. Uang itu rencananya untuk membayar gaji plus THR karyawan serta tambahan modal kerja. Selama ini, Yudi yang ber- tugas mengambil dan menyimpan uange Agaknya, korban tak menghiraukan di bank tak mengalami hambatan dan permitaan perampok dan tetap tidak mem- selalu berjalan mulus. Apalagi Yudi su- berikan uang perusahaan itu. Bahkan Yudi dah bekerja selama 10 tahun di perusa- sempat berontak dan membanting seorang (076) pelaku saat pelaku sedang lengah. Na- mun sial dua tembakan mengenai paha kiri dan kanan, yang membuat Yudi ter- sungkur ke tanah bersama sepeda mo- tornya. Saat korban jatuh, pelaku merogoh amplop coklat dan kabur. Korban merintih kesakitan dan tak lama kemudian pingsan, begitu juga Fa- tah Yuwono yang melihat karyawannya menjadi korban perampokan langsung pingsan, karena kehilangan modal se- banyak itu disaat kondisi ekonomi yang sedang sulit. Keduanya dilarikan ke ru- mah sakit untuk mendapat perawatan. Polisi yang datang sekitar 10 menit dari kejadian itu, menemukan dua selong- song jenis FN. Dan mengumpulkan data pelaku, seorang bertubuh tinggi besar dan wajahnya sulit dikenali karena memakai penutup dan ada yang pakai helm cerobong. "Diduga perampok adalah wa- jah lama, seperti Leman Cs yang selama ini menjadi buronan polisi," kata petugas serse di tempat kejadian. Kapolresta Surabaya Utara, Letkol Pol. Drs. Soenaryono enggan memberi- kan komentar panjang lebar terhadap perampokan ini. "Kami sedang melaku- kan pemburuan namun mereka kini lagi tiarap," katanya. TELITI sebelum MEMBELI ! - Apakah Lokasi kami strategis dan sudah dibebaskan..? - Adakah Fasilitas penunjang lainnya disekitar lokasi kami..? - Pantaskah harga jual yang kami berikan..? BARU ANDA PUTUSKAN...! LOKASI TERLETAK DI JALAN UTAMA HARGA MULAI RP. 11.000.000,- TANDA JADI RP. 500.000,- UANG MUKA BISA DICICIL ANGSURAN SANGAT RINGAN Perumahan DESA DALUNG - Lokasi terletak di Jalan utama DALUNG-CANGGU. - Tersedia : Type 21/60 dan 36/80 - Jalan lingkungan 7 meter dan 5 meter. LOVINA PERMAI - Lokasi terletak di pusat pariwisata LOVINA, SINGARAJA. No. Anggota REI = 13.00020 Pengembang : PT. GUNUNG LEBAH Jln. By Pass Ngurah Rai 17X Telp. (0361) 287023, 286515, Fax. (0361) 289170 SANUR DENPASAR. INVESTASI DI BALI Memiliki Rumah di Realestat TELEPON: 287023 289170 TAMAN MUMBUL Nusa Dua Bali Adalah Tepat untuk Masa Kini dan Masa Depan Telp. (0361) 771610, 771618, Fax (0361) 771611 Gebyar ....!!! Tahun Baru '98 Dapatkan Diskon dan Bonus C C.4424 PT. PULAU TAMAN TAMAN PL Jl. Pudak No. 2 Real Estate Taman Mumbul Nusa Dua Bali Anggota REI 13.00057 5012 Sebuah Pemukiman yang Exslusive di Nusa Dua - Bali C. 111446 * Goulburn Ovens Institute of TAFE AUSTRALIA (e) Twinning Program Bali Post GMIT: Pemimpin NTT harus Berkemampuan lebih Kupang (Bali Post) - Majelis Sinode Harian Gereja-gereja Masehi Injil di Timor (GMIT) menghendaki, agar pemimpin NTT pasca Mayjen TNI (Purn) Herman Musakabe memiliki kemampuan lebih sehingga mampu mengakses semua kepentingan yang ada di propinsi ini. "Gereja tidak menghendaki dikotomi ABRI-Sipil. Siapa yangberkemampuan, dialah yang pantas memimpin NTT," ujar Ketua GMIT dan Persekutuan Gereja-gereja di Indo- nesia (PGI) wilayah NTT-Timor Timur, Pendeta Dr. B Fo- bia kepada wartawan di Kupang, Sabtu (24/1). Fobia menjelaskan, pihaknya telah menyusun tujuh kri- teriatentang figur Gubernur/Kepala Daerah Tingkat I NTT setelah Majelis Sinode Harian melakukan pertemuan tiga kali di Kupang untuk menyatakan sikapnya tentang pe- mimpin pasca Musakabe. "Ini suatu langkah yang berani karena gereja merasa terdesak untuk berbicara soal politik, dan politik bagi gereja, bukan sesuatu yang tabu. Karena itulah, kami menyatakan sikap untuk merumuskan krite- ria kepemimpinan di propinsi 566 pulau ini," jelasnya. Mayjen TNI (Purn) Herman Musakabe pada 30 Juni 1998 akanmengakhiri jabatannya sebagai Gubernur NTT peri- ode 1993-1998. GMIT dan PGI wilayah NTT-Timor Timur menilai kepemimpinan Gubernur Herman Musakabe cukup bagus dan memiliki relasi sosial kemasyarakatan yang baik. Tujuh kriteria yang diluncurkan GMIT dan PGI tersebut lebihmenekankan pada masalah kemampuan seseorang, artinya berkemampuan sebagai administrator pemerinta- han, pembangunan dan kemasyarakatan. Berkemampuan dan berkemauan untuk memahami secara empati kondisi objektif NTT, termasuk berkemampuan koordinasi yang andal serta mempunyai kepedulian dan keberpihakan ke- pada kepentingan masyarakat, dan berkemampuan menyu- sun program kerja. "Program kerja jangan muluk-muluk. Sebaiknya yang sederhana, mudah dijabarkan, dapat dikerjakan dan die- valuasi. Kalau menyusun program kerja yang kita sendiri tidak bisa jabarkan, yah untuk apa," paparnya. Menurut Fobia, kader pemimpin di NTT cukup banyak dan berke- mampuan untuk memimpin daerah, sehingga tidak perlu adadrop-dropan dari pusat, seperti 'mengimpor kucing dalam karung. Berdasarkan kriteria yang diterapkan itu, GMIT dan PGI wilayah NTT-Timor Timur hanya memiliki satu calon Gu- bernur/Kepala Daerah Tingkat I NTT pasca Herman Mu- sakabe, yakni, Pieter Alexander Tallo,S.H., yang saat ini menjabat Wakil Gubernur NTT. (072/ant) DPRD NTT segera Konsultasikan Penjaringan Balon Gubernur Kupang- Ketua DPRD I NTT, S.P. Soliwoa, menurut rencana awal bulan Februari nanti akan ber- tolak ke Jakarta untukmelaku- kan konsultasi mengenai pen- jaringan aspirasi dari masya- rakat tentang nama-nama bakal calon gubernur NTT peri- ode 1998-2003. "Sekitar awal Februari kami ke Jakarta untuk konsultasi dengan Mendagri soal penja- ringan aspirasi masyarakat mengenai nama-nama bakal calon gubenur pasca Herman Musakabe,' ujarnya, di Kupang, Sabtu (24/1) ketika diminta konfirmasinya berkai- Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata dhyana pura INDONESIA Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura Lembaga Latihan Swasta terbaik di Bali telah mengadakan kontrak kerjasama dengan Goulburn Ovens Institute of TAFE Victoria, Australia membuka Program Pendidikan (International Class) Sertifikat III (Food and Beverage Division) dan dilanjutkan ke Sertifikat IV (Room Division). Program ini berlangsung selama dua tahun di Bali dan akan dilanjutkan di Australia selama 1 tahun untuk memperoleh Management Diploma of Hospitality. . . Penyajian materi 75 % bahasa Inggris, 25 % bahasa Indonesia. Para lulusan akan mendapat dua Sertifikat dari PPLP Dhyana Pura dan Goulburn Ovens Institute of TAFE Australia. Para Dosen/Instruktur 50 % dosen Asing dan 50% Dosen local yang merupakan para Praktisi yang sudah berpengalaman luar dan dalam negeri sesuai bidang Profesinya. Mahasiswa yang sudah menyelesaikan Sertifikat III dan Sertifikat IV bisa memilih Training di Bali atau di Australia. . Biaya Pendidikan US $ 1.400/Program sudah termasuk: Biaya Praktek, Pakaian (Teori dan Praktek) dan Materi Kuliah 00000 Tempat Kuliah: Hotel Dhyana Pura Seminyak-Kuta-Bali Pendaftaran: 12 Januari 1998 s/d 7 Pebruari 1998 Test masuk: 9 dan 10 Pebruari 1998 Perkuliahan di mulai 16 Pebruari 1998 Syarat Pendaftaran: Fotocopy Ijasah Terakhir (SLTA atau sederajat) SKKB dari POLRI Surat Keterangan Sehat dari Dokter Pas Photo terbaru 3x4 cm-4 Lembar Tidak cacat fisik dan mental Uang Pendaftaran Rp. 50.000,- Special Info: Bagi calon mahasiswa yang mempunyai latar belakang Sekolah Perhotelan akan mendapat pengakuan atau mata kuliah yang sudah didapatkan akan di Konversikan. Informasi lebih lanjut hubungi Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata dhyana pura Br. Tegal Jaya, Dalung-Kuta Bali, 80361 Telephone 0361-426450,426451 0361-426452 Facsimile C. 2012 tan dengan pemilihan Guber- nur NTT periode 1998-2003. Namun dia belum bisa berbic- ara banyak mengenai hal itu, karena harus konsultasi ter- lebih dahulu dengan Mendagri. "Nanti, setelah konsultasi dengan Mendagri baru kami akan adakan konferensi pers, biar lebih jelas," ucapnya. Dia mengatakan, pihaknya belum lama ini pernah ke Jakarta untukmelakukan konsultasi dengan Mendagri, namun ke- tika itu, Mendagri sedang be- rada di Kalimantan Barat se- hingga ia hanya bertemu den- gan Sekjen Depdagri. Soliwoa mengemukakan, tugas menjar- ing aspirasi masyarakat berkai- tan dengan suksesi gubernur NTT periode 1998-2003 sebe- narnya sudah dimulai sejak 13 Januari lalu. Menjawab pertanyaan me- ngenai nama-nama yang sudah masuk kedewan, Soliwoa me- ngatakan, aspirasi dari masyarakat belum begitu ba- nyak sehingga belum banyak figur yang masuk sebagai bakal calon. Nama-nama tersebut, katanya, antara lain Herman Musakabe (Gubernur NTT PERUMAHAN MIMBAR AGAMA Saling Menjaga Diri Halaman 5 Tentu sangat banyak jum- berhadapan dengan para lah umat yang sopan ketika bhikkhu. Mereka memberi kan rasa hormatnya, bahkan ada yang terkesan berlebi PERTENGAHAN bulan ini, sebuah kasus yang muncul. tidak enak didengar terjadi di Jakarta. Sejumlah media elektronik memberitakan kisah seorang gadis -Fung, demikian nama panggilannya yang melakukan aksi bunuh diri dengan menggak racun serangga. Mengapa tindakan ini dilakukan? Konon berkaitan dengan perbuatan seorang warga negara Thailand yang menuduhnya melakukan pencemaran nama baik. Esoknya, berita yang sama dimuat sama dimuat oleh beberapa media cetak. Ternyata yang dimaksud dengan seorang warga nega ra Thailand adalah seorang bhikkhu senior. Konon, bhikkhu tersebut telah melakukan perbuatan yang kurang sopan terhadap Fung di sebuah vihara (berita lain mengatakan di sebuah hotel). Fung mengadukan perbua tan tersebut lewat surat ke- pada organisasi Buddhis yang ada di Indonesia, ter- masuk ke Departemen Aga ma. Akibat pengaduan terse- but, Fung dikatakan telah melakukan pencemaran nama baik. Berita yang beredar di luar pers penuh dengan sim- pang siur, antara yang mem- benarkan dengan yang me- ragukan. Tentunya semua nya disertai dengan alasan masing-masing. Umat pun bertanya-tanya tentang kebe- naran berita yang beredar lewat media massa. Apakah benar demikian adanya? Saya pun tidak bisa memastikan sampai di mana kebenaran berita yang bere- dar lewat media massa dan berita yang beredar dari mu- lut ke mulut. Banyak pihak yang katanya-termasuk sejumlah penasihat hu- kum-telah terlibat dalam menjernihkan persoalan ini. Sebagai umat, ada baiknya kita bersikap tenang, tidak mengikuti arus gosip dan ce- rita yang beredar dengan sis- tem getok-tular karena demi- kian banyak versinya. Ada baiknya, kita mencoba untuk mencari jawaban, siapakah yang salah dalam kasus se- perti ini? Hampir semua umat Buddha mengetahui bahwa mencari bhikkhu bukan suatu hal yang mudah. Ha- nya sebagian kecil dari seki- an banyak umat Buddha yang sering bertemu dengan para bhikkhu. Sebagian kecil dari itu, mempunyai hubu ngan dekat dengan bhikkhu. Bisa jadi, mereka adalah pengurus vihara, umat yang bersedia menyumbangkan saat ini), Piet A. Tallo, S.H. (Wakil Gubernur NTT saat ini), S.P. Soliwoa sendiri dan Drs. Daniel Woda Palle (wakil ke- tua DPRD NTT). Dia lebih lan- jut mengemukakan, tahap pen- jaringan aspirasi iniberlang sung cukup lama, yakni sam- pai dengan bulan April menda- tang sehingga dewan memiliki PURI KOSALA NANGKA JL. ANTASURA - PEGUYANGAN KANGIN KODYA DENPASAR ●Potongan Harga sampai Rp 2500.000,- selama promosi bulan Nopember Uang Muka bisa diangsur sampai 6 X Fasilitas, SHM, IMB, Listrik, Air. LOKASI Hanya 5 menit dari pusat pemerintahan Kabupaten Badung REI NOMOR : 13.001180 Pengembang : PT. CIPTA KOSALA DEWATA Jln. Pulau Bawean No. 22 Phone: (0361) 231903 Denpasar - Bali C. 391 Redaktur Khusus MIMBAR BUDDHA Dhana Putra waktu dan tenaganya untuk kepentingan Buddha Dham- ma, dan mereka yang rajin be- lajar Dhamma. Tentu saja, mereka lebih sering ke vihara, melakukan tanya jawab, berbincang-bincang tentang Dhamma dan organisasi serta kegiatan yang akan dilakukan. Umat yang rajin mengikuti kebaktian, para pengurus, dan mereka yang mempunyai hubungan dekat dengan para bhikkhu; biasanya-sedikit banyak- mengerti aturan main yang berlaku di kalangan para bhikkhu. Salah satunya, bhikkhu tidak diizinkan bersen- tuhan dengan wanita. Oleh karena itu, para bhikkhu akan menerima dana dari umat wanita lewat selembar kain. Bila bersentuhan saja tidak boleh, tentu perbuatan yang le- bih daripada itu pantang un- tuk dilakukan oleh seorang bhikkhu. Bahkan di zaman Sang Buddha, para bhikkhu telah dipesankan agar hati-hati terhadap wanita. Dalam per- cakapan dengan Ananda, Sang Buddha menyarankan untuk tidak bercakap-cakap dengan wanita. Bagaimana kalau ha- rus berbicara? Jangan melihat nya. Bagaimana kalau harus melihatnya? "Hati-hati," pesan Sang Buddha. Siapakah yang harus hati- hati? Tentu bhikkhu yang ber- sangkutan. Maksudnya agar tidak tergoda dengan wanita yang diajaknya berbicara. Tidak mengajak berbicara tentu bukan zamannya lagi dan bukan sebuah tindakan yang baik. Tidak memandang orang yang mengajak berbi cara, tentu juga bukan sebuah sikap yang sopan. Tetapi ka- lau memandangnya, tentu perlu sikap hati-hati, batin yang kuat dalam menghadapi segala godaan yang mungkin han. Dia antara sekian ba- nyak umat, tentu ada umat yang mempunyai sikap yang berbeda bila memandang ke- hadiran seorang bhikkhu. Ada harapan lain, di dalam lubuk hatinya yang paling dalam. Ini bisa dimaklumi bila berhubungan dengan sesama umat namun sukar untuk dimaklumi bila terha- dap anggota sangha. Apa pula umat yang da- tang ke hadapan para bhikkhu untuk meminta ban- tuan mencarikan jodoh dan sejenisnya. Sebuah perbua tan yang juga pantang di- lakukan oleh seorang bhikkhu. Namun umat tak paham dengan aturan main ini. Yang lebih tidak terpuji lagi adalah mengenakan pa- kaian yang kurang sopan ke- tika berhadapan dengan se- orang bhikkhu. Entah dise- ngaja atau tidak, duduknya pun terkesan kurang sopan. Bila kondisinya sudah demikian, siapakah yang harus disalahkan? Bhikkhu yang tergoda atau umat yang menggoda. Bhikkhu yang masih muda dan mereka yang belum mampu mengen- dalikan dirinya sendiri atau umat yang memang sedang mengikuti arus mode yang makin hari terkesan makin terbuka. Tentu tiap orang saling menyalahkan pihak yang lain dengan caranya sendiri. Kebenarannya, tentu memerlukan proses lebih lama. Bisa jadi, melibatkan banyak pihak. Umat Buddha tentu ti- dak mengharapkan kejadian seperti yang terjadi pertenga- han bulan ini. Oleh karena itu, alangkah baiknya bila kedua belah pihak-umat dan bhikkhu- saling men- jaga dirinya masing-masing. Para bhikkhu dan umat menjalankan tugas dan ke- wajibannya sesuai dengan aturan main yang berlaku. Sungguh sangat disa- yangkan apabila ada bhikkhu yang mengundurkan diri dari dunianya ha-nya karena ma- salah kecil. Saya pernah mendengar kisah yang agak konyol, ha-nya gara-gara me- lihat (maaf) paha yang mu- lus, dia me-ngundurkan diri. Setelahnya, tentu hanya ting- gal penyesalan. Sungguh disayangkan. cukup waktu melakukannya. lih nanti adalah yang terbaik Dikatakan, penyaluran as- dari yang baik. pirasi baik perorangan mau- Gubernur Herman Musa- pun organisai hendaknya kabe, mengakhiri masa jaba- memperhatikan dua hal, yak- tannya bulan Juni menda- ni mengikuti mekanisme tang dan sesuai peraturan, yang disyaratkan atau dia telah mengajukan surat mengikuti prosedur dan ha- pengunduran diri 1 Desember rus mencari figur yang ter- lalu. baik, agar orang yang terpi- PRIMA GRAHA (ant) HUNIAN NYAMAN UNTUK PRIBADI MAPAN )Harga Biasa, Lokasinya luar biasa (Sangat Strategis) .)Sekarang waktu yang tepat untuk berinvestasi GUNUNG SANGIANG: T.90/190 T.60/120 T.45/120 T.36/96 Muding Indah Jl. G. Sangiang Kebo lwa- T36/96 tinggal 4 unit Suzuki G. Agung T.45/120 tinggal 1 unit LOKASI Polres SPBU JG. Agung Badung INFORMASI LEBIH LANJUT HUBUNGI: PT. ASTINAPURI PRIMANTARA Jalan Nangka No.99 Denpasar (80231) Telp. (0361) 263331 (hunting) 241491 Fax. (0361) 263332 REI. 1300132 C.830 MOTOROLA PAGERS P PE R U MAHA N PURI KUSAMBI BR. KUSAMBI KEL. KEROBOKAN KUTA MENYAMBUT TAHUN BARU '98 & IDUL FITRI 1418 H Bonus khusus PEMBELIAN DI PURI KUSAMBI 01-31 JANUARI 1998 .G. Subroto G Sanghyang G Agung -Polres LOKASI Layanan berkualitas dari SkyTel Menjangkau Anda Setiap Saat Diperpanjang Kesempatan pengaktifan kembali pager Anda! Hingga tgl. 31 Januari 98 Hubungi Customer Care kami Telp. 0361 - 430010 dan dapatkan kemudahan Pembayaran iuran melalui ATM BCA di seluruh cabang yang terdekat. *> 2 bulan terblokir min. pembayaran 3 bulan *< 2 bulan terblokir min. pembayaran 6 bulan TERSEDIA TYPE 36/100 & 45/125 MASIH TERSEDIA DI LOKASI YANG LAIN JL. BEDAHULU-GATSU TYPE. 118/135 m2 JL. BUNG TOMO-GATSU TYPE. 45/180 m2 Pengembang RUKO TIGA LANTAI JL. BY PASS. NGURAH RAI-DEPAN HARTONO MTR TAMAN GRAHA PERMAI JIMBARAN TYPE 54/150 m2 PT.DARSANALA JL HOS COKROAMINOTO 77 DPS TELP. 420150 & 413078 NO REI 1300033 C. 107012 C. 111983 C. 112928 Color Rendition Chart
