Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1998-01-26
Halaman: 03

Konten


4cm 2cm 6 Januari 1998 etut Sukardika, mbara ini bernada Unud. Isi sayem- ang mampu meng- rbitkan dalam ber- disediakan hadiah gan uang kontan, m seperti saat ini," sanaan Peradilan sar. n mampu memacu kitarnya engwi an berlangsung di i. Dalam salat Ied Panitia Hari Besar bertindak sebagai bdul Wahab dan ang diikuti umat arnya itu, berlang- secara resmi me- ers PHBI Mengwi ra Bali, Jumat (23/1) media massa den- ng Relevan untuk Alex Pangkahila roduksi remaja dan kohol dan Zat Adik- j. Sebelumnya juga KBI Bali oleh dr. a oleh Komang Su- pas ing LP Sulatri, S.H., ilepas Wakil Ketua Sultari selanjutnya inggi pada PT Den- sebagai Wakil Ket- a tahun ini ditunjuk ur (Dentim) dalam Terkait dengan lom- matan Dentim telah rsebut sebanyak dua taman, SDN 4 Tonja UKS. Untuk lomba luhan yang dihadiri apa. (*) Simbing salin patkan bidan-bidan di rataan pelayanan dan u melahirkan. Dalam hatan nomor 23/1992, bersalin dan mematu- opinsi Bali dr. I Way- tersebut, Sabtu (24/1) pelayanan bidan prak- bidan se-Bali di Diklat ng melihat persalinan ya sendiri, wajib men- salin untuk memberi- Panitia Pelatihan Gst. Bali saat ini tercatat ditempatkan di desa- angka kematian bayi mua bidan senior yang pemerintah tetap mem- yang bertugas di desa- (08) h benar-benar dilan- roses pemilihan warah untuk mu- xatanya. ia sinaling yang at Widiada mem- stilah dari Suryan- troatmodjo, merupa- istem peralihan in yang berkembang man Kerajaan Mat- di Jawa. Calon in yang muncul se- us mendapat restu e atasannya, bukan ungan yang ada ser- pernah dimuncul- Halam opini publik. ilihan seperti itu bi- pantang mendahu- tunya sehingga tak alam tiap peralihan milihan pimpinan Hiwarnai kejutan," k ke luar dari pemil- odel satria sinaling mang merupakan tu- tdari DPRD Tingkat engingat mekanisme da. Namun tokoh mi berharap dengan sme tatanan sistem jalan, minimal pimp- ng tampil nanti tidak ari aspirasi yang bang. (028/tar/011) Senin Umanis, 26 Januari 1998 Kades Beraban Dilaporkan Tabanan (Bali Post) - ke Polda Bali Oknum Kepala Desa (Kades) Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan IWW dilaporkan ke Polda Bali karena diduga telah memalsukan surat keterangan waris. Pe- malsuan tersebut, menurut pelapor I Ketut Simbul didampingi penasihat hukumnya I Nyoman Pasek, S.H. telah mengakibatkan kerugian material berupa hilang nya hak-hak pelapor menyangkut tanah peninggalan o- rangtuanya, Nang Segel. Dalam laporan kepada polisi Jumat (23/1) pelapor mengungkapkan, aksi tindak pidana yang dilakukan ter- sangka IWW terjadi 7 Okto- ber 1993. Pemalsuan surat waris tersebut terungkap se- telah diketahui Kades Bera- ban menerangkan I Nengah Degel sebagai satu-satu anak Nang Segel. Akibat diterbitnya surat keterangan waris ini, I Ketut Simbul menderita kerugian sebidang tanah dengan serti- fikat hak milik No 692/Desa Beraban seluas 21 are sesuai dengan gambar situasi ter- tanggal 23 Februari 1994. Se- lain itu tanah hak milik beru- pa pipil No 2439 Persil No 39 cluas 6 are atas nama Nang Segel. Meskipun belakangan di- akui oleh Kades Beraban bah- wa Nang Segel memiliki dua orang anak masing-masing I Nengah Degel dan I Ketut Simbul sesuai dengan surat jual dengan harga Rp 40 keterangan waris No 252/brb/ juta/are, sehingga dari jum- v/1996 dan dibenarkan serta lah seluruhnya seluas 27 Made Tantra, surat keteran- Simbul menerima uang Rp diketahui Camat Kediri I àre seharusnya Ketut gan waris ini dinilai tidak me- miliki arti apa-apa lagi lant- aran tanah tersebut sudah termasuk lahan proyek PT BNR Tabanan. Dengan menggunakan su- rat keterangan waris palsu tersebut, tanah yang terletak di Subak Gadon Dua, Desa Beraban ini menjadi lahan proyek PT BNR setelah dijual oleh Made EW. Tanah terse- but dijual Made EW setelah terlebih dahulu atau tepatnya tahun 1993 meminjam serti- fikat tanah orangtuanya atas nama Nang Segel. Tanah bersertifikat tersebut tanpa sepenge- tahuan I Ketut Simbul di- Dua Hari Kunjungi Buleleng 1.080.000.000. Kasus penjualan tanah tanpa sepengetahuan I Ketut Simbul ini sebenar- nya telah dilaporkan kepa- da pihak yang berwajib. Na- mun hingga kini kasus yang dilaporkan pada 30 oktober 1996 tersebut tetap kusut. "Saya tidak tahu nyangkut- nya di mana," kata Simbul melalui pengacaranya. Perihal pemalsuan surat waris ini dibenarkan sumber berdekatan di Polda Bali. Menurut sumber tadi, lapo- ran kasus pemalsuan surat ini ditandatangani Pelda Pol. I Ketut Sutama. Gubernur Oka Disiapkan Acara Perpisahan Singaraja (Bali Post) - Gubernur Bali IB Oka bersama Tim Pembina Pem- bangunan Tingkat I Bali, Senin (26/1) ini mulai melakukan kunjungan ker- ja di Kabupaten Buleleng selama dua hari. Waktu in- speksi (kunjungan kerja) rutin tiap tahun ini lebih pendek dibanding tahun- tahun sebelumnya. Karena waktu singkat, hanya dijad- walkan meninjau beberapa proyek di empat dari sem- bilan kecamatan Bali Ut- ara. Dalam kunjungan kerja ini, Kepala Daerah juga di- siapkan acara perpisahan dimanfaatkan pemerin- tah daerah dan masyarakat di Bumi Panji Sakti sebagai perpisahan, sehingga sudah dipastikan berbagai cen- deramata akan disampai- kan Gubernur Oka, seperti diakui Bupati Buleleng Drs. I Ketut Wirata Sindhu, sebab kunjungan kerja kali ini merupakan yang tera- khir. Pemda Buleleng lebih ditinjau di Desa Depeha dan banyak mengarahkan kun- jungan Gubernur ke proyek- proyek yang menyentuh hajat masyarakat, seperti pengerasan jalan desa mau- pun sarana air bersih yang dibiayai proyek Pemban- gunan Prasarana Penduku- ng Desa Tertinggal (P3DT) Rp 120 juta maupun proyek fisik lainnya. Gubernur di- jadwalkan pula meresmi- kan 15 buah proyek P3DT yang seluruhnya bernilai Rp 1,8 milyar. Gubernur dan rombon- gan setelah diterima di per- batasan Bangli - Buleleng, wilayah Desa Tajun Keca- matan Kubutambahan langsung diarahkan menin- jau Pura Air Tabar di Desa Tunjung yang dibiayai swa- daya masyarakat Rp 52 juta. Kemudian meninjau pengerasan jalan sepan- jang, 3,140 km dengan bi- aya Rp 120 juta dari dana P3DT secara swakelola masyarakat. Proyek yang sama juga Desa Tamblang berupa sa- rana air bersih. Relatif singkatnya kunjungan ker- ja gubernur, sehingga tidak semua proyek dapat ditin- jau secara langsung. Se- bagai gantinya, Bupati Buleleng Drs. I Ketut Wira- ta Sindhu akan menyajikan informasi tentang hasil-ha- sil pembangunan yang dis- ampaikan secara visual melalui pameran mini di Desa Tamblang. Ditinjau dari anggaran belanja pembangunan Rp 18,299 milyar atau 26,45% dari APBD tahun 1997/98 Rp 69,206 milyar, menurut bupati, digunakan untuk mendukung pembangunan 20 sektor sesuai skala pri- oritas. Sementara pendapa- tan asli daerah sendiri (PADS) Rp 5 milyar lebih untuk mendukung belanja pembangunan. Dari Rp 18,299 milyar be- lanja pembangunan, antara lain untuk membiayai sek- tor pembangunan daerah (010) dan pemukiman Rp 4,32 mi- lyar, transportasi Rp 3,46 milyar, pendidikan, kebu- dayaan maupun keper- cayaan terhadap Tuhan Yang Mahaesa Rp 2,37 mil- yar serta sektor aparatur pemerintah dan penga- wasan Rp 2,17 milyar. Aki- bat gejolak moneter saat ini, dia juga melaporkan beber- apa sektor pembangunan mengalami perubahan ang- garan khususnya yang dib- iayai dari bantuan luar negeri. Kunjungan hari kedua di wilayah Kecamatan Banjar, hanya meninjau satu dari lima proyek yakni pemban- guan gedung baru SLTPN 4 Banjar. Selebihnya merupa- kan proyek swakelola masyarakat yang dibiayai proyek P3DT. Direncana- kan Gubernur akan mem- berikan kesan dan pesan se- lama kunjungan kerja yang telah dilaksanakan di Desa Banyuatis, kemudian kembali ke Denpasar. HUT Ke-25 PDI 8 Februari di Pangi Semarapura (Bali Post) HUT ke-25 PDI ren- cananya diperingati DPC PDI Klungkung, Minggu (8/ 2) di kediaman ketuanya Wayan Suwirna, Dusun Pangi, Desa Pikat, Kecama- tan Dawan. Meskipun dilak- sanakan secara sederhana akibat krisis moneter, di- harapkan peringatan terse- but berjalan khidmat. Itu dikemukakan Suwir- na dalam rapat membahas perayaan HUT dan rencana konsolidasi di kantor sekre- tariat PDI Jalan Surapati, Semarapura, Minggu (25/1) kemarin. Sesuai undangan, rapat semestinya digelar pukul 14.00 namun molor hingga pukul 15.30 dan be- rakhir 15.45. Rapat berlangsung tertib tanpa penjagaan ekstraket- at petugas keamanan diha- diri Ketua DPC-PDI Wayan Suwirna, Wakil Ketua Nyo- man Medaan, dan Sekretar- is Nengah Dwijawibawa. "Apa pun hasil keputusan rapat, tetap sah," ujar Su- wirna. Dua pengurus DPC PDI yang berhalangan hadir ter- diri atas Wakil Ketua Ketut Ariasa, S.H. dan Bendahara Made Landra Haryawan. "Pengurus cabang lima or- ang, datang tiga orang berar- ti segala keputusan sah," kata pemeran raja buduh (raja gila) drama gong itu. Selain itu, hadir pula utu- san DPD PDI Bali Koordina- tor Wilayah (Korwil) Bali Timur Ketut Djina, Koordi- nator Kecamatan (Korcam) Klungkung Agus Bayu dan Satgas PDI Banjarangkan Ketut Sutama. Suwirna dengan nada berapi-api menyatakan pal- ing anti dengan adanya du- alisme kepemimpinan di tu- buh PDI, sebab keberadaan partai berlambang kepala banteng yang diakui pemer- intah setempat hanya PDI yang dipimpinnya. "Jadi, saya paling tak suka pemberitaan koran yang mencantumkan embel- embel pro siapa. Pokoknya, kapasitas saya selaku Ket- ua DPC PDI yang diakui pe- merintah," katanya. Demi kecintaan terhadap PDI, dia selaku ketua menyatakan rela berkorban baik materi, jiwa dan raga. (033) satria tidak menyalahkan siapa-siapa, namun marilah kita salahkan diri sendiri," ujar Djina. Karena itu, pi- haknya mengajak semua pi- hak mengadakan koreksi to- tal dalam mencarikan solu- si untuk memberi masukan kepada orang lain. Bali Post Pilih Kelian jangan Dilandasi Sentimen Bangli (Bali Post) - Warga adat memiliki ke- wenangan menentukan figur kelian adat yang tepat untuk memimpin banjar agar dapat menjalankan awig-awig den- gan benar. Karena itu, pemili- han kelian adat hendaknya mengutamakan kejujuran, bukan didasari atas sentimen pribadi, seperti memilih mere- ka yang sering menyampaikan usul. Kalau pelampiasan sen- timen pribadi seperti itu terja- di, bisa berakibat fatal sehing- ga cenderung merusak tatan- an banjar sampai ke desa adat. Bupati Bangli IBGA Ladip mengatakan hal itu, Sabtu (24/ 1), menanggapi masih adanya beberapa banjar adat yang me milih kelian adat berdasarkan sentimen pribadi. Ditemui usai menyerahkan 4.350 jilid buku agama terbitan PT Bali Post dan Yayasan Dharma Naradha kepada 153 bendesal kelian adat, dia men- gatakan cara pemili- han seperti itu perlu di- hindari. Mencegah timbuln- ya konflik adat, kata dia, kejujuran pemim- in adat (kelian adat) mutlak diperlukan ter- utama dalam menan- gani pelanggaran, ke- lian adat dituntut un- tuk menerapkanawig- awig dengan lurus tan- pa melihat siapa yang melanggar. Artinya, menurut Ladip, siapa pun me- langgar, kelian adat harus bertindak arif dan selalu berpegang pada awig-awig. "Jan- gan karena pihak ke- luarganya yang me- langgar, kemudian awig-awig yang sudah merupakan produk IBGA Ladip kesepakatan warga di- belokkan. Justru hal ini yang memicu mun- culnya konflik adat dan mengancam kelestari- an adat itu sendiri," ka- tanya. Penyerahan 4.350 jilid buku agama itu merupakan tindak lan- jut kebijaksanaan Pemda Bangli dalam Halaman 3 Masih banyak ajaran yang perlu dipelajari, sehingga pada akhirnya seluruh umat memahami dengan benar agamanya sesuai yang tercan- tum dalam sastra untuk di- laksanakan," dia menegas- kan. Dia mengharapkan selu- ruh masyarakat berperan ak- tif mewujudkan rencana ini. Misalnya, jika memiliki buku rangka mewujudkan agama agar disumbangkan pendirian perpusta- untuk memperbanyak kolek- kaan desa adat di Ban- si sehingga nantinya bisa di- gli. Berkenaan dengan manfaatkan oleh generasi hal itu, Ladip menegas muda. kan, melalui penyedi- aan buku itu diharap kan akan merangsang masyarakat untuk ter- us mendalami ajaran agama. "Bukan berari han- ya dengan membaca habis buku itu masar- akat sudah pandai. Ladip menyatakan akan tetap berupaya memperbany- ak buku tentang pitra yadnya dan manusia yadnya. Tentu di dalam penerapannya nanti harus mengacu pada desa mawa cara atau adat dan tra- disi yang berlaku di Bangli," dia menegaskan. (kar) Bantuan Korban Angin Puyuh Satu Pintu Amlapura (Bali Post) - Bantuan untuk para kor- ban bencana alam angin puyuh di Dusun Juntal Kauh dan Bantas, Desa Baturing- git, Kecamatan Kubu terus bertadatangan. Menghindari terjadinya penyalahgunaan dan salah sasaran, Bupati Karangasem I Ketut Mertha mengharapkan agar bantuan disalurkan melalui satu pin- tu. Itu disampaikannya keti- ka ditanya soal penanganan bantuan bagi para korban bencana alam angin puyuh di Kubu, Minggu (25/1) kemar- in. Dikatakan, bantuan sos- ial untuk meringankan para korban diharapkan tersalur melalui posko bantuan ben- cana alam yang telah didiri- kan di Desa Kubu untuk se- lanjutnya diteruskan kepada para penerima. "Saya harapkan, para der- mawan yang ingin memberi- kan bantuan kemanusiaan, tidak langsung kepada or- angnya melainkan melalui satu pintu yakni posko ban- tuan bencana alam," tegasn- ya. Untuk menangani posko pihaknya menugaskan Mus- pika Kubu dan aparat desa setempat. Mertha juga menyampai- kan rasa terima kasih kepa- da para dermawan yang da- tang atas nama fraksi mau- pun organisasi. Menurut dia, kepedulian para dermawan ini telah turut meringankan beban warga setempat. Hingga saat ini, F-KP dan F-ABRI DPRD Bali telah da- tang ke lokasi bencana dan memberikan bantuan. Se- dangkan Sabtu lalu, BK3S Propinsi Bali menyerahkan bantuan 4 kuintal beras, 10 dos mi, 91 potong pakaian serta 85 seprai. Bantuan yang diserahkan Ny. Ngurah ketu ini diterima Kades Kubu I Ketut Ungsiawan dis- aksikan Camat Kubu Drs. IB Geriastika dan Kabag Hu- mas IB Prastha, S.H. Bantuan serupa juga dis- erahkan PKK dan DW Propinsi Bali. Sedangkan Kakanwil Depsos Bali mela- lui salah seorang stafnya menyerahkan bantuan uang tunai Rp 1.904.000. Mertha juga mengimbau para inves- tor galian C yang beroperasi di wilayah Kubu ikut terger- ak dan menghimpun diri un- tuk memberiakn bantuan kepada para korban. Dikatakan, beban kehi- langan tempat tinggal dan hektaran tanaman produktif seperti jagung, jambu mete, mangga, dan kelapa merupa- kan pukulan berat bagi sejumlah warga yang tertim- pa bencana. Bencana alam angin puyuh yang menyebab- kan 25 rumah penduduk rata dengan tanah dan 14 lainnya rusak berat di Dusun Juntal Kauh dan Bantas, Baturing- git terjadi Selasa (20/1) seki- tar pukul 15.00. masyarakat dengan mendiri- kan tenda-tenda darurat. Korban juga langsung dit- injau Bupati Karangasem I Ketut Mertha bersama Dan- dim Karangasem Letkol CZI IGN Rai Kalim serta Ketua DPRD Karangasem I Made Sutama. Ketua DW Karan- gasem saat itu juga telah menyerahkan bantuan beras dan keperluan pangan lain- nya. Sedangkan Kakandep Depsos setempat langsung mendirikan barak-barak un- tuk menampung para korban dan memberikan bantuan pangan (BP, 22/1). Angin puyuh yang berem- bus lebih kurang 5 menit ini juga telah menghancurkan dua pura subak dan hekta- ran pohon jambu mete, mangga, serta jagung. Sejumlah pohon kelapa juga tumbang. Para korban yang tertimpa bencana saat itu juga mendapat bantaun dari jajaran Kodim, Polres, Mus- hancur. pika, dan satpol PP serta Berdasarkan pengama- tan Bali Post di lokasi, para korban kini telah mulai berupaya untuk menata kembali rumah mereka yang Tata Ruang Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Gianyar (Bali Post) - Tata ruang ibu kota keca- matan merupakan kekuatan serta penentu arah pertum- buhan ekonomi masyarakat. Tata ruang yang baik men- jadikan ekonomi pedesaan lebih intens terhadap kondi- si perekonomian global. Ket- ua Bappeda Bali diwakili Kepala Biro Tata Pemerin- tahan Setwilda Bali, Made Westra, S.H. mengatakan hal itu saat penilaian ibu kota Kecamatan Tampaksir- ing, Sabtu (24/1), yang ikut lomba Tataloka Nagaratama mewakili Kabupaten Gian- yar. Penilaian dihadiri pula Bupati Gianyar Tjokorda Gde Budi Suryawan, S.H. serta kalangan instansi ter- kait. Selanjutnya dijelaskan, penataan ruang ibu kota ke- camatan yang terencana den- gan baik akan dapat memacu pertumbuhan wilayah kota dan pedesaan di sekitarnya. Menjadikan ibu kota keca- matan kekuatan ekonomi merupakan langkah strate- gis. Untuk itu menurut We- stra, dalam perencanaan tata ruang, prasarana dan sara- na yang esensial" harus diu- payakan berlokasi di tempat strategis dan terkait dengan wilayah pelayanan sehingga memberikan manfaat opti- mal. "Jadi, bukan sekadar man. (dir) mengatur tata ruang ka- nataan ruang diharapkan banyak. wasan perkotaan ibu kota mampu mewujudkan pem- Karena itu, penataan kecamatan," dia menam- bangunan yang efisien, se- menjadi hal penting bagi bahkan, tata ruang tidak hat, rapi, aman dan nya- masyarakat yang sebagian saja meliputi penataan ru- besar hidup dari sektor per- ang kota, namun juga pe- Camat Tampaksiring I tanian dan kerajinan. Keca- manfaatan, pengendalian Dewa Nyoman Patra, S.H. matan Tampaksiring memi- serta peran serta mengatakan, partisipasi liki luas wilayah 496,5 ha masyarakat. Dikatakan, ibu masyarakat setempat dalam meliputi 10 dusun. Jumlah kota kecamatan sebagai pu- melakukan penataan ruang penduduk di ibu kota keca- sat pertumbuhan kawasan sangat tinggi seperti dalam matan 7.085 jiwa dengan ke- pedesaan kegiatannya men- hal kebersihan dan memban- padatan 14 jiwa/ha dan 70% jadi makin pesat akibat gun lingkungan. Terbukti lebih hidup dari sektor per- perkembangan ekonomi dan pula, Kecamatan Tampaksir- tanian dan industri kecil. perubahan sosial budaya ing mampu meraih trofi Ad- Kota kecamatan ditunjang masyarakat. Karena itu ipura berturut-turut dua fasilitas PDAM, listrik PLN, pengaturannya mutlak kali. Dalam hal penataan telepon serta jalan yang me- diperlukan dan harus diter- ruang, masyarakat telah madai. Bahkan tingkat pel- tibkan. Sehingga pada gi- melaksanakannya dengan ayanan air bersih PDAM lirannya tercipta aspek baik mengingat di wilayah ini mencapai 100%. efisiensi dan keserasian. Pe- terdapat objek wisata cukup (031) Pasar Murah belum Buka, Masyarakat Berjubel "Saya selaku ketua siap Saat ini, kata dia, PDI bertanggung jawab terma- tengah menggalang empat suk menanggung risiko apa sikap yakni ideologi yang pun. Yang terpenting, saya jelas berasaskan Pancasila, ingatkan, ternyata ada menumbuhkembangkan Amlapura (Bali Post) - oknum yang mengaku PDI demokrasi, memantapkan Pasar murah yang digelar tetapi eksistensinya tak di- personel (mulai konfercab- BKOW Bali bersama BK3S, akui pemerintah," ujar satu- sus, konferdasus/rapimda, DPD Golkar dan HKSN di satunya anggota F-PDI di sampai rapim pusat sebelum halaman masjid di Kelurahan DPRD Klungkung itu. diselenggarakan kongres Kecicang, Karangasem, Sabtu Juni nanti yang belum diten- (24/1) diserbu pembeli. Sebe- tukan tempatnya), serta lum pasar murah itu dibuka mantap organisasi dengan pukul 09.30, masyarakat telah menindaklanjuti konsolida- berjubel menunggu dan hanya si. "Yang diperlukan sekitar tiga jam, 1 tor beras sekarang apa sumbangsih dan sejumlah sembako yang massa PDI terhadap kema- disiapkan panitia amblas ter- juan nusa dan bangsa, kare- jual. na PDI dikenal sebagai alat perjuangan rakyat," ujar Dji- Pada bagian lain, Korwil PDI Bali Timur Ketut Djina menjelaskan, peringatan HUT ke-25 PDI secara sed- erhana sesuai dengan jati diri PDI tulen yang enggan berhura-hura, apalagi jika dikaitkan dengan kondisi perekonomian nasional yang ditandai melemahnya rupi- ah terhadap dolar. "PDI sekarang secara ke- na. "Kami merasa senang kare- na memang motivasi kami da- pat membantu masyarakat (022) dalam menghadapi Lebaran di tengah situasi krisis ekonomi seperti ini," ujar Ketua Badan Keliru, Desa Adat Hambat Pembangunan Singaraja (Bali Post) - Sangat keliru jika ada yang menganggap desa adat meng- hambat pembangunan. Justru sebaliknya desa adat sebagai penyelenggara dan pelaksana pembangunan di pedesaan karena desa adatlah yang me- miliki kekuatan dalam pem- bangunan pedesaan. Keber- hasilan pembangunan di Bali yang bernuansa budaya Bali menjadikan daerah ini terke- nal di seluruh dunia. Hal ini terjadi karena akar pemban- gunan itu bermuara pada desa adat. Itu dikemukakan Bupati Buleleng Drs. I Ketut Wirata cara tersendiri, sehingga ada Sindhu di depan peserta istilah desa mawa cara yang pasamuan (pertemuan) bende mampu menambah khazanah sa desa adat se-Kabupaten serta keindahan budaya Bali. Buleleng di Gedung Wanita Namun hal itu juga dapat Laksmi Graha Singaraja, Sab- memicu timbulnya berbagai tu (24/1) melalui sambutan ter- masalah adat, seperti yang tulisnya dibacakan Sekwilda muncul di daerah-daerah lain Buleleng Drs. Rikadiputra. di Bali. Khusus di Buleleng, Dia menilai, dengan kondi- kata Wirata Sindhu dengan si real dan potensi yang dimil- bangga, tidak satu pun mun- iki oleh desa adat, strategi pe- cul kasus adat. merintah yang berorientasi pada pembangunan pedesaan dapat berhasil dengan baik. Sebagai kepala daerah, dia menyadari tiap desa adat me- miliki ciri dan warna serta tata Ketua Badan Pelaksana Pembina Lembaga Adat (BP- PLA) Buleleng Prof. I Gusti Nyoman Yudana, S.H. me- laporkan, pasamuan bertu- juan menggalang persatuan Kerja sama Organisasi Wani- ta (BKOW) Bali, Nyoman Mas- ni, S.H. di tengah penyeleng- garaan pasar murah itu. Kegiatan pasar murah ter- padu itu, kata dia, sengaja memilih lokasi di pedesaan yang dekat dengan masyara- kat yang tengah membutuh kan uluran bantuan. Pasar murah sejenis, menurut jadw- al BKOW Bali dan mitra ker- janya untuk selanjutnya akan dibuka di berbagai tempat di Bali. Minggu (25/1) kemarin, pasar murah juga dibuka di Seraya, Karangasem. "Beri- kutnya, 27/1 kami buka di Sen- dang Pasir, Buleleng, dan 29/ 1 di Dusun Kerta, Payangan Gianyar," ujar Masni yang juga anggota Komisi A DPRD Bali tersebut. Sedangkan di kabu- paten lainnya, program pasar murah BK-OW Bali diren- canakan digelar menjelang hari raya Nyepi, Maret men- datang. Dia membantah kalau pasar murah justru dijadikan ajang borong oleh orang ber- duit. "Kami sudah menang-kal agar tidak memungkinkan munculnya calo atau main bo- rong oleh orang yang sebenarn- gab (sembako) itu memang memu- beras yang diinginkan. "Miny- ngkinkan orang berduit untuk ak goreng juga mendapat ser- memborong barang. Namun, buan pembeli," ujar Masni se- panitia telah membatasi pem- raya menyatakan pihaknya belian barang. Beras misaln- membawa minyak goreng ya sudah dikemas dengan uku- merek Bimoli. ran 5 kg. sun Setelah menutup pasar Komoditi beras mendapat murah tersebut, BKOW Bali minat dari masyarakat kare- juga menyerahkan bantuan na dijual dengan harga murah. berupa beras dan gula kepada ras C4 misalnya dijual Rp korban angin puyuh 1.400/kg yang di pasaran den- Juntal dan Baturinggit, Keca- gan harga berkisar Rp 1.800/ matan Kubu, Karangasem. kg, beras dolog Rp 750/kg. Bantuan BKOW Bali itu dis- Menghindari pembeli ber- erahkan melalui posko benca- desakan, panitia mengatur na di mana Nyonya Bupati ya bukan untuk memenuhi ke- dengan menjual kupon sehar- Karangasem Ketut Mertha butuhannya sendiri," katanya. ga satu paket beras. juga sedang berada di posko Di pasar murah yang men- Masyarakat tinggal menukar bencana tadi. jual sembilan bahan pokok kuponnya dengan satu paket (*/011) Lintas Dewata Musim Hujan, Warga Sari Kuning Cemas Manusari Gilir Dinilai Negara (Bali Post) - bendesa adat guna menyatu- kan visi dan misi dalam melak- sanakan dharma agama dan dharma negara. Terlebih men- dua buah sungai kecil (pangkung- kan tetangga Dusun Sari Kun- Musim hujan saat ini red). ing Desa Tukadaya, men- jelang pelaksanaan sidang menyebabkan 73 dari 191 kepa- Untuk mengatasinya, gungkapkan hal yang sama. umum MPR di tengah tantan- JEMBRANA - Subak Manusari Gilir Desa/Kecamatan Me- la keluarga (KK) Dusun Sari masyarakat sudah melakukan Desa yang pernah Kelompenca- gan awal yang mewarnai era laya yang mewakili Jembrana dalam lomba intensifikasi ja- Kuning, Desa Tukadaya swadaya membuat buh deker pirnya mewakili Bali ke tingkat globalisasi dan telah berwujud gung, Sabtu (24/1) dinilai tim penilai tingkat I Bali dipimp- dicekam kecemasan karena (bangunan jembatan sederhana Nasional, pernah dijanjikan oleh nyata saat ini. in Ir. Nyoman Welesbudi. Subak yang beranggotakan 30 lokasi rumah mereka masih ter dari beton-red) senilai Rp 900.000. Gubernur Bali Ida Bagus Oka Pasamuan sehari diikuti orang dengan luas lahan 45 hektar, merupakan satu-satun- isolasi di seberang sungai dan Karena lokasinya curam dan kon- sebuah jembatan dan pen- 162 bendesa adat dari 146 ya subak di Jembrana yang telah berhasil melaksanakan belum ada jembatan. Kalangan disi bangunan sangat sederhana, gaspalan jalan, namun belum desa/kelurahan di Kabupaten pola tanaman secara mantap. Tiap tahun pola tanam palaw- warga setempat, Minggu (25/1) saat banjir tahun lalu bangunan terealisasi. Buleleng, juga dihadiri Wakil ija-padi-palawija bisa diterapkan, sehingga stabilitas kemarin menuturkan, bila itu sebagian jebol. Nyoman Pegeg salah seorang Ketua DPRD Buleleng Drs. I swasembada di subak itu bisa tetap dipertahankan. "Sep- musim hujan tiba dan terjadi Masyarakat setempat per- tokoh di desa tersebut menyebut- Made Artana dan Sekretaris erti sekarang, karena curah hujan masih jarang, anggota banjir di sungai Sari Kuning, nah mengajukan permohonan kan, Gubernur menyampaikan Majelis Pembina Lembaga subak melakukan tanam jagung dan hasilnya sangat ba- mereka tidak bisa keluar. alat berat untuk meringankan janjinya itu saat menyerahkan Adat (MPLA) Bali Drs. I Gusti gus," ujar Asisten II Setwilda Ir. Dwipa Wiyasa. (032) Yang memprihatinkan, anak- beban dalam melakukan penim- hadiah Kelompencapir di Balai Ngurah Oka. anak SD terpaksa meliburkan bunan. "Kalau diberikan bantu- Desa Warnasari, 23 April 1992. diri karena tidak bisa menye- an alat berat, kami hanya me "Karena Kelompencapir kita ber- berang akibat banjir, mengingat merlukan waktu seminggu un- hasil dan mewakili Bali ke tingkat lokasi SD 2 Tukadaya dengan tuk menimbun sekaligus nasional, Bapak Gubernur sang- rumah mereka dipisahkan se- mengeraskan jalan," ujar Kadus gup memberikan sebuah jem- buah sungai. "Seperti pengala- Sari Kuning. batan dan pengasapalan jalan man tahun sebelumnya, bila menuju Desa tetangga Ekasasri musim hujan anak-anak sekolah dan Nusasari," ujar Pegeg. (032) di sini lebih banyak meliburkan diri," kata warga tadi (033) Janda dan Oknum PNS Berselingkuh Amlapura (Bali Post) - Pasangan selingkuh, jan- pasar. Sepetember 1964 ini telah langsung menghubungi istri ya Juni 1997 mengaku te- bercerai dengan suaminya Made Pj di Denpasar dan ber- lah dihubungi mantan kli- da Ni Luh Santi (bukan Juni 1997. Berdasarkan ha- dasarkan keterangannya, dia ennya agar kasus ini dapat nama sebenarnya) dan I sil penyidikan, janda yang mengaku akan menuntut ce- dilanjutkan ke meja hijau. Made Pj-oknum pegawai berprofesi sebagai rentenir rai. Istri Made Pj juga seor- Tindakan perselingkuhan negeri sipil (PNS) pada itu telah main serong dengan ang PNS yang bekerja pada ini merupakan perbuatan salah satu instansi di Den- lelaki lain sejak pisah ran- salah satu instansi di Den- sesat dan secara hukum pasar ditangkap jajaran jang dengan suaminya. dapat dijerat dengan anca- Polsek Kota Amlapura set- Penangkapan berlang- Penangkapan terhadap man hukuman pidana. elah mendapat laporan dari sung sekitar pukul 23.30 itu pasangan selingkuh ini dibe- "Saya sudah meng- masyarakat, Jumat (23/1) melibatkan Kepala Lingkun- narkan Kapolsek Kota Lettu hubungi Kapolsek agar ka- malam. Pasangan yang ter- gan dan seorang warga set- Pol. I Nyoman Putu Aryana susnya dilanjutkan. Ini se- tangkap di kediaman Ni empat. Dikatakannya I Made bahkan pihaknya membe- suai permintaan mantan Luh Santi Jl. Untung Pj yang telah lama menjalin narkan telah melakukan pe- klien saya (suami Luh San- Surapati Gang Mawar, hubungan layaknya suami- nyidikan. Perbuatan tersang- ti) saat kasus perceraian- malam itu juga langsung istri ini biasanya bertandang ka, kata dia, setidaknya te- nya dulu," ujar pengacara digiring ke kantor polisi ke rumah Ni Luh Santi tiap lah melanggar norma susila praktik itu. Dia menjelas- untuk diminta keterangan. Jumat atau Sabtu dan lang- dan dapat diancam hukuman kan, rumah dan tanah yang pidana. dijadikan arena persel- Menurut sumber berde- sung menginap. Penasihat hukum yang ingkuhan oleh Ni Luh San- katan kepada Bali Post, Minggu (25/1) kemarin, jan- menangani perceraian kasus ti ini sampai saat ini masih da kelahiran Singaraja 9 Ni Luh Santi dengan suamin- atas nama suaminya. (dir) Menurut sumber tadi, set- elah penangkapan itu, pihak kepolisian Polksek Kota Terowongan Air Jebol GIANYAR Gara-gara terowongan air jebol saat musim hujan belum lama ini, petani di Banjar Cebok, Desa Kedis- an, Kecamatan Tegallalang terpaksa menunda penanaman padi. Menurut petani setempat, Sabtu (24/1), upaya perbai- kan sudah dilakukan secara swadaya tetapi belum berhasil dengan baik. Petani kesulitan menyalurkan air karena tero- wongan yang jebol letaknya jauh di bawah sehingga semen- tara ini air terpaksa dibiarkan mengalir ke sungai Petanu. (031) Karena itu, menurut warga yang enggan disebutkan nama- nya, pihaknya sudah pernah mengajukan bantuan alat berat Menyasar "Tape" Mobil kepada Pemda Jembrana untuk melakukan penimbunan buh KARANGASEM - Aksi pencurian dengan sasaran tape deker yang dibuat secara swa- mobil mulai menggejala di Karangasem. Mobil carry milik I daya oleh masyarakat. Saat itu, Wayan Taman yang diparkir di balai Banjar Kodok, Am- pihak pemda mengatakan alat- lapura, Sabtu (24/1) malam dicongkel namun pencurinya nya mengalami kerusakan, dan gagal mengambil tape karena pemiliknya keburu bangun. sampai saat ini belum ada tin- Melihat pemiliknya bangun, pencuri yang baru berhasil dak lanjutnya. Kepala Dusun (Kadus) Sari melepas kotak plastik tempat tape setelah mencongkel pin- tu kiri kabur dan kini jadi buronan kepolisian. Minggu (25/ Kuning Made Budi Utama saat 1) kemarin petugas Polsek Kota melakukan pengecekan ter- diminta konfirmasi membenar- hadap mobil yang disasar pencuri. Kapolres Karangasem kan, dari 191 KK warganya ada Letkol Pol. Drs. IB Wirama membenarkan hal itu dan me- 73 KK yang rumahnya terisolasi. Di sebelah utara membentang minta masyarakat waspada. (dir) sungai Sari Kuning, di selatan Sejumlah tokoh masyarakat Desa Warnasari yang merupa- Atur Piuning Uningayang titiang ma ring ida dane Umat Hindu, mungguing karya (usaba) Dalem Puri ring Besakih, jaga kemargiang ring rahina Saniscara Umanis Watugunung tanggal 31 Januari 1998. Asapunika Atur piuning titiang mangdene ida dane sane jaga ayat pedek tangkil prasida tetes uning tur tan lali titiang ngaturang suksemaning manah. Kelian Desa Adat Besakih ttd. I Gst. Mk. Manik Arjawa Besakih, 23 Januari 1998 Pengemong Pura Dalem Puri Besakih ttd. I Gst. Mk. Ngurah K. B. 110 Color Rendition Chart