Tipe: Koran
Tanggal: 1998-01-26
Halaman: 11
Konten
4cm 26 Januari 1998 produksi sinetron bantah, dalam ke- saja diserang rasa dekat dengan pe- sinya sudah lang- pat disangkal me- g, selama ini sua- memiliki pengge tokoh Lulu dalam ngaku belakangan sinya. Dia sadar han malah akan an harmonis dalam nya. g, kalau melihat Lengan perempuan lajar tidak cembu- mencoba melihat- gi positifnya saja," itha, yang belaka- kembali melanjut- hnya di Fakultas Universitas Trisak menikah, Mitha gambil cuti satu lan). akui, dalam hati- sa takut, kalau ter- karena persoalan mah tangga mere- langgeng. Karena sti, belakangan ini menjaga perasaan masing-masing. in cinta yang sudah ma ini, harus han- a-gara cinta buta. dengan saling me- rasaan pasangan Eng, kami harapkan mi dapat terus sampai nanti," tu- a, yang selepas Le- kan berangkat ber- sti ke Samarinda. kan menikmati sua- an di sana. (sas) kus. Tekanan berat erhitungan meleset, ran Libya bisa men- a sibuk Andy Sipow- da saksi. Namun se- z sempat berhubun- Peaches dan Ange- si ini, Andy akhirnya vasnya Willie Lopez. t sulit untuk menje- m waktu 24 jam ter- ne dan Andy mem- Arthur, Wiliie pun- Bahkan ulah Willie manya, ia ditembak. rd Vought dan sep- h buruk, Maceo Coo- etapi sayang dia ter- am narkotik. Fancy alik kasus tersebut. u untuk mendapat- ed Rum dari Miami. ceo, Fancy menyeret di pengadilan untuk antuan menggulung katan Fancy dengan er panggilan OS Gatotkaca am kti Rahayu tot Subroto II/11 am. anggilan dan Service a Clinic atama 81A-81B a PMI Badung am Bonjol ar 423467- 426492 223555 430270 430245 (0361) 71324 161 an Ambulance Darurat ang Badung 484305 484305 an Usaha Transfusi Darah PMI Cabang Badung JP Sanglah Denpasar arma Usadha am dan UGD 227224 227911 s.d. 227915 161 al Sudirman 50 227560- 234824 OLYMPIC Furniture A EEPING TAMARA Senin Umanis, 26 Januari 1998 Pertumbuhan Ekonomi Bali Ditargetkan Empat Persen Denpasar (Bali Post) - Di tengah-tengah krisis moneter yang terus ber- lanjut Gubernur Bali Ida Bagus Oka tetap optimis- tis bahwa pertumbuhan ekonomi Bali tahun 1998/ 99 empat persen atau lebih besar dari pertumbu- han ekonomi nasional nol persen dengan tingkat in- flasi 20 persen bisa dicapai. Ketika menyampaikan nota keuangan dan RAPBD 1998/99 di Gedung DPRD Bali, Sabtu (24/1) Ida Bagus Oka men- gungkapkan, dipasangnya an- gka pertumbuhan empat pers- en berdasarkan pengalaman- pengalaman tahun sebelumn- ya. Selama tiga tahun Repeli- ta VI pertumbuhan ekonomi Bali selalu melampaui target. Misalnya tahun 1996/97 diren- canakan 7,8% per tahun real- isasinya 8,04%. Mengingat kondisi moneter dan ekonomi negara yang sedang dirundung keperihatinan maka tahun 1998/99 pertumbuhan ekonomi Bali ditetapkan lebih rendah yaitu 4 persen. "Untuk mencapai sasaran pertumbuhan ekonomi sebesar itu diperlukan kerja keras kare- na mungkin akan sulit terca- pai," tegas Oka. Di depan sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Bali Ketut Sundria, Oka mema- akan Muhaji. Sedangkan sekretaris pani- an Suambara S.H mengata- tia anggaran DPRD Bali I Way- kan, dengan kondisi krisis mon- eter ini investasi sektor swas- Namun dia tetap berkeyaki ta akan berpengaruh besar. nan, struktur perkonomian Bali yang bertumpu pada pertanian, pariwisata dan industri keraji- nan, akan mampu menopang pertumbuhan ekonomi. Untuk mencapai target tersebut, tar- get investasi sudah diubah, "Kalau pada tahun yang lalu kami harapkan 77% adalah Rp investasi sektor swasta dan 23% sektor pemerintah- maka saat ini dibalik." parkan RAPBD Bali 1998/99 mencapai Rp 195.148.689.000 dengan alokasi belanja rutin Rp 98.673.689.000 (48%) dan belanja pembangunan Rp 101.475.000.000 (52%). Sedan- gkan pendapatan daerah Bali direncanakan 195.148.689.000 dimana pendapatan terbesar diren- canakan dari pajak daerah Rp 102.000.000.000. Sedangkan Pendapatan asli daerah (PAD) dari seluruh pendapatan terse- but Rp 114.832.600.000. "Ren- cana PAD ini mengalami pen- ingkatan 11,68% dari tahun se- belumnya," tegasnya. Anggota DPRD Bali yakni IGKG Adnyana, S.H. (FPDI) dan Muhaji (FPP) menyata- kan RAPBD yang diajukan gubernur itu cukup realistis. "Kami optimis itu bisa dica- pai mengingat pertumbuhan ekonomi Bali selama ini se- lalu diatas rata-rata nasion- al," tegas Adnyana yang diiy- Sementara itu ketua Komi- si B DPRD Bali Drs. Nyoman Sugawa Korry, mengatakan, pi- haknya masih akan menilai apa yang disampaikan pemer- intah terkait dengan pertum- buhan ekonomi Bali 4 persen. Pihaknya, akan mendiskusi- kan terlebih dahulu hal terse- but, baik dengan tim ahli ekonomi pemerintah maupun dengan anggota DPRD yang ter- kait, "Ini bukan masalah opti- mis atau pesimis, tapi kami ingin tahu angka 4 % itu bagaimana menghitungnya," jelas Sugawa. Catatan Ekonomi Sepekan (jan/wan) Badai Itu tak Kunjung Berlalu HARAPAN pemerntah agar badai depresiasi rupi- ah segera berlalu, ternyata hanya harapan belaka, kare- na, dari fakta yang terjadi, badai krisis itu bukannya makin kendur, malah makin mengamuk. Amukan badai krisis itu, setidaknya terlihat dari perkembangan kondisi mon- eter dan ekonomi Indonesia pekan lalu, yang cenderung makin terpuruk. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS an- jlok lagi dan mencatat tingkat terendah dalam se- jarah. Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar valuta as- ing Jakarta pada penutupan Kamis (22/1) tercatat Rp 11.900/Rp 12.350 per dolar AS. Pada perdagangan Ju- mat (23/1) siang rupiah men- capai titik terendah, yaitu Rp 16.500 per dolar AS. Di samping akibat perhi- tungan ekonomis, seperti faktor utang luar negeri swas- ta, gejolak rupiah pada pe- kan lalu juga dipicu oleh isu- isu politik. Munculnya krite- ria wapres yang cenderung mengarah pada Menristek BJ Habibie, disambut nega- tif oleh pasar. Ini terlihat dari kondisi rupiah yang terus merosot. Menurut broker pasar uang, isu politis yang men- gundang berbagai spekulasi itu telah membuat pelaku pasar, terutama pemodal as- ing, makin frustrasi. Ada gam- baran kekecewaan pasar ter- hadap perkembangan okenomi-politik Indonesia. Melonjaknya harga dolar AS selama ini memang di- picu oleh membengkaknya beban utang luar negeri swasta. Tak ada yang tahu berapa jumlah pasti dari utang swasta itu. Pemerin- tah menyebutkan jumlah- nya mencapai 65 milyar dolar AS. Bila dihitung den- gan kurs Rp 15.000 per dolar AS akan makin sulit dite- AS, berarti nilainya mencapai Rp 975 trilyun. Bayangkan, betapa besarn- ya jumlah itu. Padahal RAPBN 1998/99 hasil revisi saja nilainya hanya Rp 147,2 trilyun. Repotnya lagi, sebagi- an dari utang tersebut akan jatuh tempo Maret ini. Pemerintah menyebutkan jumlah utang swasta yang jatuh tempo Maret 1998 sebe- sar 9,6 milyar dolar AS, na- mun diperkirakan jumlahnya sebenarnya lebih besar dari itu. Sedangkan dalam set- ahun ini, volume utang swas- ta yang jatuh tempo diperkirakan 35 40 milyar dolar AS. Masalah utang swasta yang belum terpecahkan ini telah membuat pelaku pasar cemas, bagaimana kalau pe- rusahaan swasta Indonesia bak. *** Di tengah perkembangan nilai tukar rupiah yang terus bergolak, pemerintah terlihat berusaha untuk menjalankan komitmen yang tertuang dalam kesepakatan reforma- si dengan IMF. Pemerintah telah mengadakan rapat per- tama dengan Dewan Peman- tapan Ketahanan Ekonomi dan Keuangan serta melaku- kan revisi RAPBN 1998/99. Reformasi di sektor per- bankan, yang mendapat so- rotan tajam dalam 50 butir langkah reformasi pemerin- tah IMF, juga terus digulir- kan. Ini terlihat dari marakn- ya merger bank swasta, ter- masuk bank-bank papan atas. Sesuatu yang dianggap mustahil, kini benar-benar Bali Post Bali Post/wan NOTA KEUANGAN-Gubernur Bali Ida Bagus Oka Sabtu 24/1 menyampaikan nota keuangan RAPBD 98/99 di depan sidang paripurna DPRD Bali. Dikurangi, Mahasiswa PKL di Luar Negeri * Dibuka Pendidikan "Top Management" Pariwisata Denpasar (Bali Post)- Kegiatan praktik kerja lapangan (PKL) Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) di seluruh Indonesia akan dikurangi. Menyusul mundurnya beberapa sponsor yang akan membiayai para ma- hasiswa, akibat krisis moneter yang terjadi beberapa bulan terakhir ini. Demikian dikatakan Sekre- taris Sumber Daya dan Teknologi Parpostel Drs. Budi- harto, M.M seusai acara serah terima Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua dari I Gede Wijana kepada NK Mar- dani, di Kampus setempat, Sabtu (24/1). "PKL ke luar negeri merupa kan program penting, tapi di tengah krisi moneter sekarang ini tentu mengalami ham batan, karena beberapa spon- sor yang membiayai maha- siswa PKL ke hotel-hotel di luar negeri mengundurkan diri,"ujarnya. Kalaupun itu tetap berlangsung, peserta PKL akan menggunakan biaya sendiri. Mengatasi hal itu, pi- haknya akan mengimbau PKL mahasiswa STP agar dialih kan ke perusahaan atau hotel hotel di dalam negeri yang ban- yak mempekerjakan tenaga kerja asing dan meningkatkan kualitas tenaga pengajar. Ditambahkannya, PKL ke luar negeri sangat bermanfaat bagi mahasiswa, karena mere- ka mendapat pengalaman langsung sekembalinya dari luar negeri. Berdasarkan data, maha- siswa STP Nusa Dua Bali yang melakukan Praktik Kerja Nyata (PKN) di Singapura sampai dengan tahun 1997 tercatat 595 orang. Rencananya dalam semester genap tahun ini dikirim lagi 160 orang mahasiswa yang akan dise- bar di sejumlah hotel di Sin- gapura. Sedangkan yang PKN di Malaysia (8 orang), Miami- Amerika pada bidang Tata Boga di Kapal Pesiar selama RECONSIDER S gagal membayar utangnya. terjadi. Penciutan jumlah Naik, Harga Kopi Bijian dan Bubuk Tak heran bila pada pekan lalu bank investasi AS terli- hat agresif melepas rupiah dan memborong dolar AS. Begitu liarnya pelaku pasar, hingga membuat kurs rupiah terhadap dolar makin tak terkendali. Di dalam negeri, depresia- si rupiah dapat sedikit dite- kan karena adanya interven- si Bank Indonesia. Walaupun, hal itu juga tidak banyak membantu untuk men- guatkan rupiah. Apabila, pasar telah dapat memperhi- tungkan seberapa kuat BI melakukan intervensi, meng- ingat terbatasnya dolar AS yang dimiliki. Yang lebih parah adalah perdagangan di luar negeri. Pada akhir pekan lalu, rupi- ah di pasar Hongkong dika- barkan telah mencapai Rp 19.000 per dolar AS. Bila tak ada langkah kongkret yang akan ditempuh untuk mey- akinkan pelaku pasar, diperkirakan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar PERUMAHAN bank swasta, yang sebelum- nya dinilai amat sulit dire- alisasikan, tampaknya akan segera terwujud. Dimulai dari komitmen bergabungn- ya BII (Bank Internasional Indonesia) dan BDNI, gelom- bang merger bank swasta pun terus bergulir. Langkah merger dua bank publik itu segera diiku- ti Bank Danamon. Bank yang baru saja melepas sa- hamnya kepada kelompmok Salim ini dikabarkan akan merangkul 10 bank swasta nasional untuk melakukan merger. Di akhir pekan lalu, empat bank swasta Bank Duta, Bank Bukopin, Bank Umum Nasional dan Bank Tugu juga telah merger. Pen- andatanganan nota kesepa- haman telah ditandatanga- ni Sabtu. Seberapa besar langkah- langkah itu akan dapat mey- akinkan pelaku pasar? Kita tunggu perkembangan se- lanjutnya. ●K. Darmawan. FASILITAS: KPR BTN TERSEDIA: T.21, T. 36, T. 45, T. 60, T. 70 BEBAS, TANDAJADI, PEMENANGNYA NUAN VILLAGRAN ΙΗΟΣ GREEN DIBUKA UNTUK UMUM GRATIS TANDA JADI UNTUK 5 ORANG TIAP LOKASI PAMERAN LOKASI SEBELAH TIMUR. KAMPUS UNUD DI MATAHARI KUTA SQUARE -ANGGAH WOROHARNING -LUH DADI T.36/90 M2 T36/90 M2 - GEDE RANTAWAN YASA T.36/90 M2 -I WAYAN SUDJA -PUTU SUGIARTINI T.36/90 M2 T27/70 M2 BAGI PEMENANG SILAHKAN MENG HUBUNGI KANTOR KAMI PALING LAMBAT TGL.2 FEBRUARI 1998 PT. NUANSA BALI UTAMA DEVELOVER REI: 1300119 Telp. 241993-235305 Jalan Gatot Subroto 249 Denpasar Ijin Lokasi: No. 41061-34/VII/L/1997 Ijin Prinsip No. 539.82/2625/T.PEM Kunjungi Pameran Tunggal Kami di Pusat-pusat perbelanjaan: LIBI Dept. Store 17 s/d 26 Des 1997 RAMAYANA 27/12-97 s/d 10 Januari 1998 MATAHARI KUTA SQUARE 11 -25 Januari 1998 TRAGIA NUSADUA 26/1 - 1 Februari 1998 Denpasar (Bali Post)- Sejak awal Januari hingga Minggu (25/1) kemarin harga kopi bijian naik dua kali. Sem- ula harga kopi bijian Rp 6.000 s.d. Rp 6.500/kg meningkat menjadi Rp 7.500 s.d. Rp 9.000/ kg, kemudian meningkat lagi menjadi Rp 15.000 s.d. Rp 18.000/kg. Demikian pula har ga kopi bubuk peningkatannya hanya terjadi sekali dari Rp 11.000/kg menjadi Rp 15.000 s.d. Rp 20.000/kg. Menurut pengecer kopi bijian maupun kopi bubuk yang dihubungi Minggu (25/1) ke- marin di Pasar Kereneng mau- pun di Pasar Badung/Kodya Denpasar, lonjakan harga kopi tersebut datangnya dari para pemasoknya. "Kami tidak bisa berbuat apa-apa kecuali ikut menaik- kan harga kopi, "jelas sejumlah pengecer yang menolak disebut namanya. Harga kopi bubuk bervaria- si menurut kualitasnya. Untuk kualitas I dan II masing-mas- ing Rp 20.000/kg dan Rp 15.000/kg. (08) enam bulan (50 orang), ke Jepang yang merupakan ker- ja sama dengan STP Bandung sebanyak empat orang pada setiap semester genap bagi mahasiswa D4 semester VII Jurusan administrasi perho- telan. Pihak STP Nusa Dua sebelumnya juga mengirim mahasiswa PKN ke Austra- lia dan Prancis. Masih Diperlukan Budiharto menambahkan, menghadapi era pasar bebas nanti industri pariwisata In- donesia masih memerlukan tenaga asing. Khususnya un- tuk mengisi bidang-bidang yang lowong. Menurutnya, pembatasan tenaga kerja as- ing di Indonesia masih perlu waktu. Mengantisipasi hal itu, Deparpostel kini meny- iapkan pendidikan manaje- men puncak (Top Manage- ment) "Mudah-mudah Februari nanti sudah mulai berope- rasi," ungkapnya. Dia menekankan, sebagai lembaga yang ikut bertang- gungjawab dalam pemban- gunan pariwisata, STP Nusa Dua harus mampu mencetak sumber daya kepariwisataan yang mandiri, kreatif dan berkualitas. Di samping memi- liki wawasan kebangsaan. Diangkatnya NK Mardani sebagai ketua STP Nusa Dua Bali berkaitan dengan tuntut- an persyaratan kepangkatan. Karena sejak berubah dari Bal- ai Pusat Latihan Pariwisata (BPLP) menjadi Sekolah Ting. gi Pariwisata (STP) diperlukan ketua yang memiliki pangkat golongan IV/C. Saat ini NK Mardani masih merangkap jabatan sebagai Kakanwil Deparpostel Bali. Se- dangkan pejabat Ketua STP yang lama I Gede Widjana kini sebagai widyaiswara di STP Nusa Dua. Sejak berdirinya BPLP hing- ga menjadi STP telah mengal- ami empat kali pergantian pimpinan. (sua) Halaman 11 Pedagang Perhiasan Emas Dulu Untung, Kini Buntung TIDAK seperti biasanya kebutuhan pokok daripada menjelang lebaran toko perh- membeli perhiasan. Apalagi iasan emas selalu diserbu harga-harga sembako (sembi- pembeli. Tapi kali ini, bany- lan bahan pokok) melonjak. ak toko perhiasan sepi, bah- kan ada pemiliknya men gakui buka hanya setengah hari. "Saya tidak tahu, apa- kah daya beli masyarakat yang mulai menurun atau karena harga emas yang ting. gi," ujar selah seorang peda- gang emas di Jalan Sulawesi Denpasar, Minggu (25/1) ke- marin. Pedagang itu mengatakan, hara Raya Idul Fitri seperti tahun-tahun sebelumnya se- lalu membawa rezeki. "Masya-rakat ramai-ramai membeli perhiasan. Kini bu- kannya untung yang diperoleh tapi buntung." Dalam kondisi seperti ini (gejolak moneter yang terus berlanjut), ujarnya, sulit un- tuk mendapatkan untung karena perhiasan sulit laku. Dalam lebaran ini, masya- rakat lebih memprioritaskan Harga perhiasan emas yang dipantau, Minggu (25/1) kemarin di Denpasar, masih bertahan Rp 92.000/gram un- tuk perhiasan 24 karat. Se- dangkan, harga logam mulia (emas murni 24 karat lanta- kan) Rp 90.000/gram. Puluhan toko perhiasan di Jalan Sulawesi dan Jalan Hasanudin, kelihatan sepi pengunjung. Para pedagang perhiasan di kompleks per- tokoan perhiasan menjelas- kan, makin sulit menjual per- hiasan akibat dari krisis moneter. Harga logam mulia dan perhiasan yang berlaku di Denpasar masing-masing per gram: Emas 24 karat Rp 92.000 Emas 23 karat Rp 87.000 Emas 22 karat Rp 82.500 Emas 18 karat Rp 65.000 (08) PKK Badung Gelar Pasar Murah ke Desa Denpasar (Bali Post) - PKK Badung siap melad- eni permintaan pasar mu- rah yang diajukan kepala desa di Badung menyusul melonjaknya harga sembi- lan bahan pokok (Sembako) beberapa pekan terakhir ini. "Kami menyelenggarakan ke desa-desa agar lebih meny- entuh kepentingan masyarakat bawah," kata Ketua Tim penggerak PKK Badung Ny Alit Putra, Sab- tu (24/1). Pasar murah yang beker- ja sama dengan Dolog Bali itu mulai diadakan Senin 19 Januari di Dusun Anganti ga Petang. Semua pengurus PKK sampai pedesaan dik- erahkan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat kampung mus- lim Angantiga menyambut lebaran. Saat itu terjual be- ras 2000 kg, gula pasir 500 kg, dan tepung terigu sesuai harga Dolog. Harga beras Rp 1.000 per kg, gula pasir Rp 1.500 kg. Selanjutnya digelar di Benoa 22 Januari dengan sasaran masyarakat menen- Sumbang Emas dan Dolar Denpasar (Bali Post)- Gerakan cinta rupiah (getar) benar-benar menggetar kan hati karyawan dan karya- wati Dinas Lalu Lintas dan An- gkutan Jalan (DLLAJ) Bali. Getar" yang digelar Sabtu (24/ 1) diawali dengan penyerahan beberapa lembar mata uang asing yang dilakukan Kadis LLAJ Bali Ir. Andy Rasjid SJ. Andy sengaja tidak menyebut berapa besar sumbangan dari karyawan dan karyawati DL LAJ Bali ini untuk disumbang- AYO SAKSIKAN Pentas Lumba-lumba & Aneka Satwa DARI GELANGGANG SAMUDRA JAYA ANCOL JAKARTA KETERANGAN LEBIH LANJUT HUBUNGI: TELP.(0361) 261000, 262300 2 ekor LUMBA-LUMBA yang pandai membaca dan berhitung 2 ekor SINGA LAUT dari california (AS) yang pandai bermain bola 1 ekor BERUANG dari Sumatera 2 ekor LINSANG yang lucu PENYELENGGARA C PUSKOPAD-A DAM IX UDAYANA Pentas JAM PERTUNJUKAN: SENIN s/d JUMAT 4 X Pertunjukan 09.00 10.30 17.00 20.00 SABTU 5 X Pertunjukan 09.00 10.30 14.00 17.00 20.00 MINGGU 6 X Pertunjukan 09.30 11.00 13.00 15.00 17.00 20.00 Lumba mba JAYA ANCOL TAMAN IMPIAN 16 JANUARI u 15 FEBRUARI 1998 BALI DI HALAMAN GOR NGURAH RAI DENPASAR (010) gah ke bawah. Beras yang terjual satu ton, gula pasir 350 kg dan tepung terigu 206 kg. Terakhir di Desa Baha Mengwi, Sabtu (24/1) ter- catat 1.500 kg beras dan 400 kg gula pasir dan 200 kg tepung terigu dibeli masyarakat. Apa perlu anggaran APBD membantu meringa- nkan beban masyarakat, Ny Alit Putra tidak mau men- jawab karena bukan ke- wenangannya. Namun pasar murah yang digelar selama ini tidak pernah sampai dibantu melalui anggaran APBD, karena itu lebih ban- yak bersifat kegiatan sosial. "Pasar murah yang kita ada- kan bukan kali ini saja, se- belumnya juga sering diadakan, "kata-nya. (029) Harga Grosir/ Borongan Sayur-mayur Tanggal 24 Januari 1998 Di Pasar Anyar Sari Denpasar Jenis Harga Komoditi (Rp/Kg) 1. Kol Bulat 300 2. Kol Gepeng 400 3. Tomat buah lokal 600 4. Tomat buah TW 800 5. Buncis 300 6. Wortel 1.600 7. Kentang 1.500 8. Sawi putih 300 9. Seladri 10. Labu Siam 11. Lombok merah besar 2.000 200 1.200 Sumber: Dinas Tanaman Pangan Dati I Bali Suku Bunga Deposito Berjangka kan kepada negara. "Bukan be- stansi yang telah ditunjuk pe- sar jumlah yang disumbang- merintah untuk selanjutnya kan yang menjadi acuan, teta- dikirim ke Jakarta. pi apa yang perlu diperbuat untuk negara. "Sumbangan ini bukan dihitung dari jumlah nilainya, yang kami hargai ad- alah kepeduliannya," tutur Andy. Kegiatan serupa diikuti staf DLLAJ Bali serta sejum- lah karyawan DLLAJ Tingkat II Se-Bali. Sumbangan tersebut akan dihimpun dalam suatu panitia dan sesegera mungkin akan disalurkan melalui in- Nama Bank Bank Bukopin Tabungan Siaga 16% Bank Duta Bank Bapindo Tabungan 20% Bank Antardaerah BPD Bali L Ibln 3bln 22%/Thn 19%/Th 6bln 12bln 18%/Thn 175/The 24bln 21%/Thn 18%/The 20%/The 16%/Thn 16576 20%/Thn 18%/Thn 165/Thn 15%/Thn 14% 15%/The 20%/The 15.50%/Thn 1676/Thn 16%/Thn 19%/Thn 16%/Thn 16/Thn GEBYA HADIAH TABUNGAN "SIBAPA" BPD BALI HADIAH UTAMA DAHATSU ESPASS TV, MESIN CUCI, KULKAS, TAPE DECK dll HADIAH UANG Rp.150 JUTA 12 UNIT SEPEDA MOTOR Hanya dengan uang Rp. 10.000 Anda berhak merebut hadiah tabungan SIBAPA Hubungi Segera BANK PEMBANGUNAN DAERAH BALI terdekat C. 4254 Color Rendition Chart C.109780 C. 3862 2cm
