Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-30
Halaman: 03
Konten
30 Agustus 1997 dupan eran mereka teramat uhkan bagi kemajuan matnya. enurut Adnan, gaya p para ulul albab mesti- mau meneladani peran nabi yang selalu hidup gah-tengah rakyat dan ahami betul bahasa dan ntingan rakyatnya. Di ing memiliki kemam- intelektualitas, para albab harus memiliki tmen moral. Untuk itu, mantan Ketua Muham- yah Bali ini, diharapkan mping mendidik SDM memiliki keterampilan, idikan tinggi harus men- kan SDM yang memili- pribadian dan tanggung moral. ada bahasan akhir buku al 100 halaman tersebut, an mengulas perihal ekaragaman model ke- pan (pluralitas budaya) menjadi suatu kenis- an. Karenan itu, tiap in- du atau kelompok arakat harus siap meng- pinya. ustru dengan adanya mekaragaman budaya usia itulah, kata penasi- CMI Orwil Bali ini, ma- -masing pendukung bu- merasa memerlukan pi- lain, memerlukan bantu- lan kerja sama dengan glain. Selain itu, dengan edaan gaya hidup dan aya antarmasyarakat, usia bisa lebih menghar- Han bertoleransi. (son) ur Denpasar Drs. Made Nari- dirikan 28 Agustus empat ah memiliki 273 anggota. sampai 350 orang. dari kayu cendana sebagai tu, diawali penawaran Ka- anjutnya berkembang sam- t menawar patung itu Wi- car. Terakhir mentok pada cing penawaran lebih lan- matan kepada bapak pemil- sen Fakultas Ekonomi UI nya Sarga memenangkan lagi Rp 10 juta dari penawa- (sug) etika melihat Bali Post sam- marijak merumu kamar, ia masih andi, kecelakaan terjadi saat Manik sama-sama naik kuda. ur Sepuh IV agaknya tidak angannya. Namun, begitu mendak turun dari kuda. Saat nah puji sekaligus dibenci karena bad 21 itu harus beristirahat ya, pengambilan gambar un- as dimainkan El Manik pun mi ambil adegan lain dulu," ujar (adn) ABRI harus Pengabdian pan personel karyawan ABRI harus dapat lebih ditingkatkan lap. Sebab, kemajuan pesat yang terjadi dewasa ini meng haruskan ABRI untuk memili ki kualitas kemampuan yang lebih, sehingga mampu berpar tisipasi penuh dalam proses pembangunan nasional. Kare na itu, pelihara terus citra posi- tif karyawan ABRI melalui u paya peningkatan dedikasi dan pengabdian di masa menda- tang, tambah Pangdam Syukuran yang dihadiri Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI William T. da Costa, pe jabat teras Kodam dan para karyawan ABRI serta Ketua IKKA Daerah J Ny. Syah- rir MS, ditandai dengan pe motongan tumpeng oleh Ka babinkardam IX/Udayana Kolonel Inf. Bakty T. Tari gan SIP diberikan kepada Kapten Wara Luh Putu Jumiasih, anggota DPRD Tingkat II Gianyar. (019) Sabtu Paing, 30 Agustus 1997 Satu Malam, Tiga Pura Dibobol Maling Semarapura (Bali Post) - curi, sebab benda sakral yang diobrak-abrik maling dikum- pulkan kembali serta TKP telah tersentuh warga Dusun Pangi yang membludak. Maling yang mengusik ketenteraman desa adat di Bali beraksi makin nekat. Dalam satu malam, tiga pura di Dusun Pangi, Desa Pikat, Dawan, Klungkung mereka bobol. Akibatnya, benda-benda sakral yang tersimpan di ketiga pura, lenyap. Kulkul bulus ber- talu-talu di desa adat tersebut, sekitar pukul 05.00, Jumat (29/8) kemarin. Informasi yang diperoleh Bali Post di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan, benda sakral yang digasak maling antara lain bunga emas, lamak dari uang kepeng, kotak sesari, pretima, rambut sedana, bokor, dan sebagainya yang disimpan di Pura Tianyar, Pura Pande, dan Pura Ibu. Total keru- gian diperkirakan Rp 6.640.000. talu-talu mengira terjadi ke- bakaran, tetapi setelah dili- hat tak ada asap mengepul, mereka mengerti bahwa ter- jadi pencurian benda sakral Kelihan Pura Ibu Suwirna pada ketiga pura yang loka- sangat tersinggung dengan sinya berada satu kompleks. kasus pencurian benda suci Ketua F-PDI DPRD di pura. Alasannya, pelakun- Klungkung itu memperkirakan, ya nekat menginjak-nginjak sebelumnya pelakunya telah tempat ibadah yang dijun- mempelajari situasi sekitar, bah-jung masyarakat setempat. kan pencurinya mengetahui isi "Kasus ini tergolong pelece- benda berharga dengan men- han, barang sakral sebagai congkel panyimpenan Ida Ba- sarana ibadah dijarah. Ma- tara. "Seluruh tempat yang lingnya kelewatan dan benar- tertutup gelang besi digerga- benar menginjak-nginjak jinya. Meru yang tinggi dipan- nilai kesucian," katanya be- jat maling dengan meng- rang. Gara-gara pura dijarah gunakan tangga. Mereka be- pihaknya siap mengadakan nar-benar mahir dan menge- upacara macaru. tahui keadaan sekeliling ke- tiga pura," ujar Suwirna yang juga menjabat ketua II Pura Tianyar. Pelecehan Pekan silam, kantor kon- traktor milik Wayan Dana alias Bebas di Tihingadi, jalan raya Gunaksa, Dawan, juga disatroni maling. Pesa- Pukul 06.00 masyarakat wat telepon dan mesin tik di- yang berbondong-bondong ke boyongnya. Keesokannya, pura mengumpulkan benda- mesin tik ditemukan di benda suci yang berserakan. sawah seberang jalan menu- Sementara aparat kepolisian ju lokasi galian C. Polisi yang sibuk menyidik sekaligus dikonfirmasikan membenar- memotret. Pukul 09.00 anjing kan adanya pencurian di tiga Secara spontan, pagi itu pelacak Polda Bali dibawa ke pura sekaligus. "Kami masih Suwirna memukul kento- TKP, tetapi sayang binatang menyelidiki pelakunya," kata ngan. Masyarakat yang men- yang tajam indra penciuman- seorang petugas kepolisian. dengar bunyi kentongan ber- nya batal melacak jejak pen- (022) Pak Tanyar, petugas ke- bersihan pura, yang menda- pati benda suci di Pura Pan- de berserakan melapor ke Kadus Nyoman Santi. "Pura Pande kehilangan tiga kotak sesari, tiga lamak, dan lima bunga emas," kata Santi. Menurut Kelihan Pura Ibu Wayan Suwirna, biasanya tiap malam Nyoman Karang (75) tangkil ke pura, tetapi malam naas itu Karang tidak makemit. "Saya berjalan pagi itu bertemu pembantu Mangku Pura Tianyar Ketut Nyanglo. Dia melaporkan benda suci di pura tercecer berantakan," kata Suwirna. Gandeng Transmigran Teladan, Siswono Kampanye di Buleleng kan oleh masyarakat Bali di daerah transmigrasi. Singaraja (Bali Post) - Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan (Mentrans dan PPH) Ir. Sis- wono Yudohusodo tak menge- lak adanya transmigran yang gagal, sehingga kembali pulang ke kampung halamannya. "Me mang ada yang gagal, tetapi jumlahnya sedikit. Relatif kecil dibanding dengan jumlah pen- empatan para transmigran yang telah berhasil meningkat kan harkat dan martabat ke hidupannya," ujarnya di Singa- raja, Jumat (29/8) kemarin. Berbicara pada Kampanye Gemar Merantau (KGM) tingkat Propinsi Bali yang dipusatkan di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Buleleng, Siswono menyebutkan untuk tahun 1997/ 1998, pemerintah membuka la- han transmigrasi untuk 130.000 KK atau 500.000 jiwa. Masih lebih banyak para transmigran pulang dengan membawa cerita yang baik dan bisa memotivasi anggota masyarakat lainnya, dibanding dengan mereka yang pulang dengan cerita kurang baik," ujarnya. Membanggakan Siswono menekankan, keg- iatan ini merupakan upaya awal membangkitkan minat masyarakat untuk memahami betapa pentingnya gerak mobi- KGM pertama untuk tahun litas melalui transmigrasi guna 1997/1998 ini bertujuan mem- mencari peluang di tempat lain berikan gambaran masalah sebagai alternatif meningkat kependudukan dan berbagai kan pendapatan dan kese- aspeknya serta informasi me- jahteraan diri dan keluarganya. ngenai adanya potensi dan pe- Mantan Menpera itu ber- luang yang dapat dikembang- terima kasih kepada peme- Yang digasak pencuri pada umumnya yang berba- han emas dan pis bolong, se- mentara prarai di Pura Pan- de yang terbuat dari kayu cendana tak digondol. "Sean- dainya dibikin dari emas pas- ti raib disikat pencuri," kata warga di TKP. Pada temu wicara dengan masyarakat, Siswono mengha- dirkan para transmigran te- ladan asal Bali yang sukses di daerah transmigrasi. Mereka adalah Nyoman Lesi Sunarta, asal Desa Kukuh Kecamatan Marga (Tabanan) dan Wayan Sudaryasa asal Karangasem yang sukses di UPT Rainea, Timor Timur, Wayan Cager asal Desa Nagasepeha, Gitgit, Oka menyebutkan, dari Buleleng yang kini sukses di 207.795 jiwa atau 52.289 KK Arso 12 Jayapura, Irian Jaya, yang sudah diberangkatkan serta Nyoman Cegig dari Nusa ke daerah transmigrasi, ter- Penida, Klungkung yang suk-nyata sebagian besar sudah ses di Besarang, Kabupaten berhasil dalam meningkat- Kapuas, Kalimantan Tengah. kan kesejahteraannya. Bah- rintah dan jajarannya serta masya-rakat Bali yang sela- ma ini telah memberikan per- hatian antusias menyukses- kan program transmigrasi. Sebagai bukti, sampai saat ini lebih dari 52.000 KK atau 200.000 jiwa lebih penduduk di daerah Bali diberangkat- kan ke daerah transmigrasi sebagai jumlah yang sangat membanggakan. Gubernur Bali Ida Bagus Mereka ini pada umumnya se- perti juru kampanye" yang mengimbau warga masya- rakat yang kehidupan di desa- nya pas-pasan untuk mengikuti program transmigrasi. kan, tidak sedikit transmi- gran Bali sukses menjadi pa- nutan dan teladan. tut Wirata Sindhu melapor- Bupati Buleleng Drs. I Ke- kan, permintaan transmigran dari "Bumi Panji Sakti" tiap tahun senantiasa me-lampaui target karena masyarakatnya gemar merantau. Sebagai con- toh dikemu-kakan, jumlah transmigran tahun 1996/ 1997 yang diberangkatkan 573 KK atau 2.084 jiwa dari target 425 KK. Meningkat dibanding tahun 1995/1996 yang diberangkatkan 415 KK dari target 345 KK. (033) Pendapat itu dikemuka- kan Bupati Karangasem I Ketut Mertha dan Kadis PU Ir. Ketut Sarta secara terpisah, Jumat (29/8) ke- marin. Amlapura (Bali Post) - Penggodokan perda to- sekitar lokasi penambangan Kerusakan jalan pada nase angkut bagi truk-truk di Rendang, Selat, dan Sebu- jalur-jalur galian perlu sege- pendistribusi galian C, di kondisinya rusak berat. ra diantisipasi dengan pem- menurut Mertha, akan dit- Bahkan karena kerusakan buatan perda tentang pem- indaklanjuti dengan terlebih ini, menurutnya, masya- batasan tonase angkut. Ting- dulu mencari masukan dan rakat Muncan dan Sebudi ginya mobilitas truk dan sulit data yang lebih akurat. Jika sempat protes serta menga- nya memantau tonase angkut nantinya ditemukan kenda- jukan permohonan agar selama ini dituding mengaki- la dan permasalahan, pi- mereka berhak mengenakan batkan kerusakan jalan di haknya juga akan menyo- distribusi untuk perawatan kawasan galian C, Rendang, dorkan alternatif pemecah- jalan. Sebudi, dan Selat. annya. Setidaknya pada ta- hap awal akan dilakukan koordinasi dengan investor dan instansi terkait. BIDADARI BURONAN tak SERBUU! IMADE WIKARNA SEGERA CANCUT TALIWANDA.. ●Karya Buyat W. DENGAN GIGIH IA MENG HADAPI PENGEROYOKNYA... 137 Bali Post KALAU macam-macam, kucilkan saja. Kalimat itu kini menjadi trend di banjar-ban- jar dan sekaligus ditakuti warga. Ungkapan semacam itu bukan hanya gertak sambal, tetapi sudah banyak terbukti keampuhannya. Demikian pula akibat yang ditimbulkan sa- ngat mengerikan. Lihat saja berbagai kasus di Karangasem. Banyak warga kena getahnya akibat berperka- ra dengan banjar. Contoh yang menarik dan gaungnya sampai ke tingkat nasional adalah kasus Culik. Akibat berperkara dengan desa adat, beberapa warga dikucilkan. Bahkan ada yang sampai tidak boleh berjualan di pasar apalagi menguburkan mayat di kuburan set- empat. Ketika Warga Adat Jadi Eksekutor Bahkan yang lebih ekstrim menuding bahwa nganan kasus itu. Karena dikhawatirkan lembaga adat sudah tak berdaya. Kalau demiki- memperkeruh suasana. an halnya tidak salah kalau warga yang mene- Pihak Ketiga mui masalah mengadu ke aparat pemerintah. Namun kenyataannya warga telah me- Karena aparat pemerintah lebih berdaya (baca- ngambil sikap dengan mengeksekusi" sa- punya kemampuan) untuk menangani kasus- rana upacara. Dengan tindakan itu, belum kasus adat. Walaupun harus diakui banyak bisa dipastikan apakah ada keterlibatan juga yang beku alias dipetieskan. pihak ketiga sehingga suasana makin keruh. Apakah tidak mungkin tindakan itu karena sruyak siyu. Belum selesai kasus culik, kini di daerah lahar itu muncul kasus baru. Pemicunya sama. Akibat yang ditimbulkannya juga sama, yakni pengucilan dan pelarangan penggunaan setra untuk penguburan mayat. Yang lebih tragis lagi dibakarnya sarana upacara oleh massa setem- pat. Adalah I Wayan Siari, yang mengalami nasib naas itu. Untuk menyelesaikan kasus tersebut ba- nyak sudah yang dilakukan aparat dan masyarakat. Namun hasilnya tetap nihil. Bah- kan Komnas HAM juga sempat turun, hasiln- ya sama saja. Nol besar, alias nihil. Mengapa itu terjadi dan mengapa pula penyelesaiannya berlarut-larut. Banyak pihak menyatakan munculnya ka- sus adat itu akibat ketidakberdayaan desa adat. umum BPD Hipmi Bali 1997- Lima kandidat calon ketua 2000-Drs. I Wayan Raman- dyana, Ak., I Nyoman Mudita, tha, Ak., Drs. I Wayan Sunas- Ir. IGN Mayun Carma, MBA, M.M., dan IGN Alit Wiraputra, ST-menyoroti dan melontar- kan pandangan tentang efekti- vitas kegiatan Hipmi terutama yang terkait langsung dengan kepentingan anggota. umumnya dan anggota Hipmi "Saat ini, dunia usaha pada pada khususnya, berada pada kondisi lingkungan yang multi- Ada dua hal menarik dalam kasus ini sampai pembakaran sarana upacara itu. Pertama, imbauan Bupati Mertha pada per- temuan prajuru adat dengan keluarga Wa- yan Siari. Pada pertemuan itu Bupati mengimbau agar warga melakukan musyawarah. Pada kesempatan itu, Mer- tha juga secara tegas menyatakan agar pi- hak ketiga tidak ikut campur dalam pena- Bali Post/028 SIAP TANDING - Lima kandidat calon ketua umum BPD Hipmi Bali dari kiri ke kanan Drs. I Wayan Ramantha, Ak., I Nyoman Mudita, Ir. IGN Mayun Carma, MBA, M.M., Drs. I Wayan Sunasdyana, Ak., dan IGN da VIII Hipmi di Tanah Lot, Jumat (29//8) kemarin. Alit Wiraputra, S.T. menyampaikan kesiapan "bertanding" dalam perebutkan posisi puncak pada pra-Mus- Tonase Angkut perlu Diatur Perda Bapati Jembrana da Bagus nantinya bisa berkembang sional 390 per 100 000 Negara - bih kecil daripada angka na- percayaan masyarakat terse- but, terus diperbanyak volume Indugosa, S.H. minta semua se- Tolok Ukur rujukan dokter ahli ke puskes- prestasi RSUD Negara teruta- hingga subsidi pemerintah ma terkait dengan pelayanan yang selama ini masih diterima tuk menekan kematian ibu seluruh puskesmas yang ada di Ketut Oka mengatakan, un- mas-puskesmas. Sasarannya, masyarakat dapat terus diper- secara berangsur bisa dikura- melahirkan telah dicanangkan wilayah RSUD Negara dapat tahankan. "Jangan sampai ngi atau bahkan dihapus. "Ber- program Rumah Sakit Sayang terjangkau. Bahkan sejak RSUD dikalahkan RS swasta," dasarkan pengamatan kami, Ibu. Program tersebut merupa- tahun ini, telah dicanangkan pintanya pada penilaian Gera- RSUD Negara sudah bertindak kan kelanjutan dari program pelayanan Hospice Home Care, kan Rumah Sakit Bersih dan proaktif terbukti dengan di Rumah Sakit Sayang Bayi", semacam kunjungan rumah Tertib (GRSBT), Kamis (28/8). galakkannya kunjungan dokter dimana untuk RSUD Negara terhadap pasien-pasien terten- ngelolaan RSUD dikembang- mas," tandas Indugosa. Sudah saatnya sistem pe- spesialis ke puskesmas-puskes- telah mendapat penghargaan tu khususnya pascarawat inap. internasional. "Untuk RS Sa- Ketua Tim GRSBT Drg. kan lebih proaktif, sekaligus Sementara itu, Direktur yang Bayi kami pernah menda- Nyoman Wiadnya menegas- Jika perda tonase angkut mengubah orientasi sosial mur RSUD Negara dr. Dewa Ketut pat penghargaan dari UNICEF, kan, tolok ukur penilaian tidak truk ini bisa direalisasikan, ni ke arah sosial ekonomi. Oka melaporkan kepada tim karena angka kematian bayi hanya berfokus pada mutu pe menurutnya, jalan-jalan Menurut Indugosa, fungsi so- penilai, upaya rumah sakit dinilai sangat rendah yaitu 24,5 layanan RS yang menyangkut yang ada kini juga perlu di- sial dalam mengemban tugas yang dipimpinnya meningkat per 1.000 kelahiran," ujar Oka. dapat atau tidaknya standar- Sarta mendukung ide bu- tingkatkan kualitasnya. tugas pelayanan harus tetap kan derajat kesehatan ibu me- pati untuk memberlakukan Penanganan terhadap keru- dipertahankan, namun tidak nampakkan hasil positif. Ang terhadap RSUD Negara, menu- kan. Indikator terpenting jus- Kepercayaan masyarakat standar yang ada dilaksana- pembatasan tonase angkut sakan jalan akibat tonase terlalu lepas dengan pendeka ka kematian ibu melahirkan rutnya, juga makin meningkat, tru kepuasan pasien setelah Mertha mengaku akan terhadap truk-truk yang di angkut truk melebihi kekua tan ekonomis dalam pengelo- dapat ditekan, bahkan saat ini terbukti dengan meningkatnya yang bersangkutan berobat ke segera berkoordinasi dengan gunakan investor. "Apalagi tan jalan sudah sempat diba- laan dananya. DPRD Karangasem untuk jika dibuatkan perda, lang- has di tingkat propinsi den- menjadi 130 per 100.000 ibu rujukan kasus dari bawah. RSUD Negara ini," ujarnya. Dengan demikian, pihaknya melahirkan. Angka itu jauh le- Guna terus menumbuhkan ke- mewujudkan rencana itu. kah ini akan sangat positif gan keputusan pemeli- (032) "Rencana pembuatan perda untuk mencegah timbulnya haraannya akan mendapat pembatasan tonase angkut kerusakan jalan," jelasnya. subsidi. PU kini juga menda- memang sedang kami pikir- Rusak Berat ta ruas jalan yang mengala- kan. Langkah ini diharap- Sejak Karangasem dijadi- mi kerusakan akibat pem- kan dapat mencegah timbul kan lokasi penambangan ga- bukaan kawasan galian C di Tabanan (Bali Post) - TKP, Saksi Bisu Ungkap Kasus Kriminal nya kerusakan ruas jalan lian C, kata Sarta, jalan- Rendang, Selat, dan Sebudi. dian perkara (TKP) selain mantap dalam penanganan oleh 120 peserta yang terdiri ini selain dapat meningkat- "Untuk itu diperlukan Pol. Drs. Bachrul Efendi me- Pol. Drs. Lalu Suprapta me- Penanganan tempat keja- kesiapan dan persiapan yang laporkan, pelatihan diikuti ngatakan adanya pelatihan yang lebih parah," ujarnya. jalan kabupaten yang ada di (dir) Kedua, yang tidak kalah menariknya adalah pernyataan Dandim Karangasem Letkol CZI IGN Rai Kalim. Menurut Kalim (BP, 27/8), terbakarnya sarana upacara pengabenan yang disiapkan ke- luarga Siari terjadi akibat aksi massa setempat. Dipersoalkan, Efektivitas Kegiatan Hipmi Bali Hadapi Persaingan Global Tabanan (Bali Post) - Efektivitas kegiatan orga- nisasi Hipmi (Himpunan Pe- ngusaha Muda Indonesia) Bali pasar era global dipersoalkan dalam menghadapi persaingan para kandidat ketua umum or- ganisasi itu pada pra-Musda Vipi Bali dan pra-LJCBali Convention di Tanah Lot Taba- nan, Jumat (29/8) kemarin. liditas ke dalam dan berani tampil sebagai pemersatu selu- ruh organisasi profesi yang ada. "Menggugat" menggugat efektivitas orga- Sementara itu Sunasdyana nisasi yang terkait dengan up- aya mengatasi kendala internal dan eksternal yang dialami ang- gotanya. Mengapa menarik, karena kasus-kasus serupa yang terjadi sebelumnya, pihak petu- gas selalu berkilah bahwa kasus tersebut masih diselidiki. Atau aparat masih me- ngumpulkan informasi. Entah sampai ka- pan informasi itu dikumpulkan. Sehingga tak salah kalau masyarakat beranggapan dan ekonomis. kasus tersebut dipetieskan, karena lama tak Indugosa: RSUD jangan Dikalahkan Swasta terungkap. Jangankan sampai ke penga- dilan, mencari barang bukti saja rasanya sangat sulit. Akibat lemahnya penanganan aksi yang dilakukan massa (baca-warga adat), maka mengundang mereka untuk bertindak de- ngan main hakim sendiri. Toh kasusnya akan tidak sampai ke pengadilan. Dengan kasus Siari itu, ada dua hal yang perlu dicermati. Pertama, warga adat be- lum bisa menerima perbedaan yang ada dan melihat kasus sesuai proporsinya. Kalau ini dibiarkan akan makin banyak orang yang bernasib seperti Siari. Oleh karena kasus- kasus tanah akan makin banyak bermun- culan. Lebih-lebih harga tanah terus me- ningkat, sehingga rentan untuk menimbul- kan masalah. Penyegaran Rohani "Pamangku" ma Hindu. Bupati Tabanan berpesan, jika pengaruh negatif lebih banyak mempengaruhi manusia, maka isi dunia ini akan makalukan (tak tentu arah). Bisa jadi, kata dia, tin- dakan yang salah dipaksa- kan menjadi l nar atau yang benar bisa diolah menjadi salah. Dalam pergaulan se- hari-hari pun jadi tak harmo- nis seperti halnya anak tak mau mendengarkan nasihat atau melawan orangtua dan tindakan negatif lainnya. Tabanan (Bali Post) - Sebanyak 130 pamangku, anggota sekeha teruna (ST), pengurus adat, dan pemuka masyarakat Desa Adat Kaba- Kaba, Kecamatan Kediri mendapat penyegaran rohani dalam sebuah penataran, Jumat (29/8) kemarin. Penataran yang dibuka Bupati Tabanan diwakili Sekwilda Drs. I Nengah Su- djana merupakan langkah memantapkan sradha (ke- percayaan) dan bhakti (bak- ti) sesuai uger-uger (aturan) ajaran agama Hindu serta menyatukan persepsi sesuai perkembangan ilmu penge- tahuan dan teknologi. Bupati Tabanan dalam sam- butan tertulisnya mengemuka- kan, penataran diprakarsai Desa Adat Kaba-Kaba merupa- cermin masyarakat telah kan langkah yang tepat. Hal itu mengetahui dengan pas pro- gram pemerintah pada era pembangunan jangka panjang (PJP) II. Sasarannya, kata dia, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang da- pat diupayakan lewat penyega- ran rohani. TELKOM Setia Melayani Anda Kedua, ketidakpekaan tokoh adat dan masyarakat dalam mengantisipasi gejolak yang timbul. Selain itu kenetralan tokoh adat juga makin dipertaruhkan. Hal ini tidak lepas dari hal-hal yang bersifat politis (ira) kompleks dan multidimensio- nal," kata Ramantha di sela-sela pramusda yang diikuti para ke- tua BPC Hipmi se-Bali itu. aliansi strategis dengan depar- temen-departemen, BUMND, swasta, dan koperasi, serta melakukan kerja sama dengan maupun luar negeri. berbagai asosiasi baik dalam Lintas Dewata Kandidat lainnya, Mudita, Oven Tembakau Terbakar pada kendala, terutama dalam "Kita masih dihadapkan beradaptasi dengan kultur dan etika bisnis yang berstandar glo- bal," ujar Ramantha yang juga President International Junior Chamber Local Organizing" Member (IJC-LOM) Bali itu. memandang perlunya penyia- BULELENG- Sebuah oven tembakau di belakang kantor pan pengusaha-pengusaha Kades Baktiseraga Buleleng, Jumat (29/8) kemarin, sekitar muda yang tangguh dan profe- pukul 16.00 terbakar. Alat pengering tembakau virginia sional dalam menjalankan roda milik Suastika (25) itu merupakan salah satu dari empat usaha di tengah persaingan era oven miliknya yang tidak diasuransikan. Hanya sebuah dari global. Untuk itu, menurut bos oven yang ada itu diasuransikan melalui PT BAT Indonesia. Mudita Gold & Silver itu, perlu agar tercipta persepsi meraih dirumuskan pola dan sistem peluang usaha dan pemerataan kesempatan berusaha secara nyata. (033) Akuntan publik yang juga Direktur Utama PT Bali Cipta Graha itu menilai, persaingan yang menjurus pada pemusatan pok tertentu dan adanya kesen- kekuatan ekonomi pada kelom- jangan kepemilikan sumber daya, sumber dana, serta sum- ber informasi dan manajemen, merupakan kendala eksternal yang layak diberikan perhatian oleh Hipmi. Pengusaha yang juga dosen Fakultas Ekonomi Unud itu pokoknya, banyak hal yang se- menilai, dengan tiga program harusnya dapat dilakukan Hip- mi. Melalui program pemanta- pan organisasi, organisasi para pengusaha muda itu dinilai bisa tampil sebagai pemrakarsa In- donesia Incorporated untuk yun Carma dan Dirut PT Puri menyambut program kemitraan Hipmi, menurutnya, harus Lumbung Mas Alit Wiraputra dalam peraturan pemerintah. dengan melakukan pendekatan program sesuai pandangan yang segera akan dimantapkan mengupayakan peluang usaha juga menawarkan program- Hipmi, menurutnya, terlebih kepada pemerintah daerah, dan visi mereka. dahulu perlu meningkatkan so- melakukan kerja sama atau Dirut PT Trimas Karya Ma- Dua kandidat lainnya, (028) Bendesa Adat Kaba-Kaba Ida Bagus Alit Adnyana penyegaran rohani diambil mengemukakan, 130 peserta dari 20 banjar adat. Penata- ran tiga hari itu mulai pukul 08.30 sampai 16.30 dengan 15 materi pelajaran. Materi itu terdiri atas sejarah singkat dan perkembangan agama Hindu, tata cara ma- suk pura, aliran kepercayaan, Upaya desa adat itu, kata hari raya agama Hindu, ke- Bupati, bertujuan men- pamangku-an, seni sakral, wat belajar dan meresapi ser- sistensi desa adat di Bali. ingkatkan kualitas hidup le- wariga sampai masalah ek- ta melaksanakan ajaran aga- (020) Halaman 3 "Jika itu terjadi maka akan timbul gejolak, sehing- ga pelaksanaan pemban- gunan di daeah ataupun negara tak dapat berjalan baik," tambahnya. Nyejer Di Gianyar Sementara itu, di Gianyar penutupan pelatihan yang sama dilakukan Irpolda, Kol. Pol. Drs. AA Antara. merupakan rangkaian pro- olah TKP," ujar Kapolda. Pe- atas anggota Polres Badung kan pengetahuan dan kete- ses penyidikan tindak krimi- nanganan TKP, menurutnya, (45 orang), Polres Tabanan rampilan aparat, juga men- nal, juga sebagai langkah di samping merupakan rang- (50), dan Polres Jembrana (25 jadi ajang tukar-menukar awal menuju pengungkapan kaian kegiatan proses penyi- orang). pengalaman sekaligus me- suatu kasus kejahatan. TKP dikan tindak pidana, juga nyatukan visi dalam upaya dapat diibaratkan saksi bisu merupakan langkah awal mengungkap kasus. yang harus mampu dibuat untuk mengungkap suatu Kapolres menilai, ada- Nyineb berbicara tentang kasus kasus tindak pidana yang di- nya kemajuan di berbagai kriminal atau hal-hal yang laporkan pada pihak berwa- bidang saat ini tidak menu- telah terjadi di tempat itu. Pelatihan peningkatan tup kemungkinan berkem- Demikian penegasan Pelatihan yang berlang. kemampuan olah TKP, bangnya berbagai kasus ke- Kapolda Bali Brigjen Pol. sung selama lima hari, sejak menurut Kasatserse Polres jahatan dengan cara-cara Drs. S. Bimantoro, ketika Senin (25/8) lalu dan berakhir Gianyar Lettu Pol. Nanang yang beragam. "Karena itu menutup Pelatihan dan Pe- Jumat (29/8) kemarin kata Chadarusman berlangsung kemampuan aparat juga (I Wayan Darma) ningkatan Kemampuan dan Bimantoro, dirasakan sangat lima hari diikuti 90 peserta harus ditingkatkan sesuai Keterampilan Olah TKP Ta singkat, sehingga materi pe- terdiri atas jajaran Polres perkembangan, sehingga hap II jajaran Polda Bali latihan yang diterima sangat Bangli, Klungkung, dan Gi dapat melaksanakan tugas- 1997/1998 di Tabanan, Jumat minim dan terbatas. (29/8) kemarin. tugasnya dengan baik." Kapolres Tabanan Letkol (070/031) jib. anyar. Kapolres Gianyar Letkol Pemberitahuan Pemutusan Hubungan Telepon Na:TEL.108/14/PR000/RE7-DPR0097 Om Swastiastu! Om Awignamastu! Penyanggra ttd Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan jasa Telekomunikasi kepada para pelanggan. PT. TELKOM Kandatel Denpasar akan mengadakan Switchover pada Sentral Telepon Otomat (STO) Ubung & Monang-Maning Sehubungan dengan hal tersebut diatas, akan terjadi pemutusan hubungan Telepon untuk lokasi pelanggan daerah STO Ubung & Monang-Maning Nomor 42XXXX, 43XXXX, 48XXXX Pemutusan hubungan tersebut akan dilaksanakan pada : Hari/Tanggal: Sabtu, 30 Agustus 1997 Pukul: 24.00 WITA, selama + 1(satu) jam Dalam hal ini tidak ada perubahan nomor Telepon Apabila setelah selesai pelaksanaan masih terjadi gangguan agar menghubungi Telepon nomor 117 Denpasar, 29 Agustus 1997 KAKANDATEL DENPASAR PT.TELKOM (Persero) Tbk DIVRE VII NANGURA KAMURI KANDATEL DENPASAR ATUR PIUNING PETIRTAAN RING PURA BATU KLOTOK Titiang pengempon pura matur pluning ring Sameton Umat Hindu sareng sami, upacara petirtaan (piodalan) Ida Betara Pura Batu Klotok pacang kemargayang sekadi ungkur. Upacara Petirtaan Petirtaan/Piodalan Rahina Anggarkasih Julungwangi (2 September 1997) Buda Manis-Wrespati Paing (3-4 September 1997) Sukra Pon (5 September 1997) Pengempon Pura Pemangku ttd (Mangku Gubah) Bendesa Pura ttd (A.A.G.N. Anom Jambe) U 84632 G. 83 Color Rendition Chart 4cm
