Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-30
Halaman: 20

Konten


4cm Halaman 4 Jika Susu Kerbau Jadi Permen Bahan baku yang dibutuhkan tiap hari memang tersedia banyak di Pe- nyaring. Hanya jika bahan baku di- andalkan dari susu kerbau, karena kerbau hanya bisa diperah sekali seminggu, sulit diharapkan usaha ini akan maju. Untuk mengatasi kesu- litan itu, anggota kelompok juga menggunakan susu sapi putih (lem- bu) yang jumlahnya sedikit. susu kerbau menjadi permen. Atas dasar itu, Kandepperindag Sumba- wa memberikan pembinaan tiap saat di Penyaring, menyangkut manaje- men usaha dan administrasi kelom- pok. TATIK Hayatunnufus, guru SDN Penyaring, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa sempat bingung, gara-gara susu kerbau yang dibelinya tidak habis terjual. Masalahnya, jika susu itu masih ter- sisa dalam waktu satu atau dua hari, tentu akan rusak. Ini jelas menimbulkan kerugian. Hal semacam itu itu saban hari diala- mi, terutama pada saat pembeli susu kerbau berkurang. Tatik tampaknya punya kiat tersendiri mengatasi sisa susu ker- bau itu. Ia lalu mengolah susu ker- bau itu menjadi permen yang saat ini banyak dijual di toko di Sumba- wa Besar. Berkat usahanya itu, kini di Desa Penyaring terbentuk tiga buah kelompok usaha permen susu yang dikelola oleh anggota PKK se- tempat. Keterbatasan bahan baku tampa- knya bukan masalah bagi anggota kelompok usaha permen susu. Tiap hari anggota kelompok diberikan tu- gas, mulai dari memerah susu, men- cari kayu bakar hingga kegiatan pe- Ketua kelompok permen susu masaran. Tiap hari kelompok Slamet Slamet Gama Jaimah menerang- Gama membutuhkan susu 50 botol, kan, berkat hasil kerja Tatik, kini yang dibeli dari anggota seharga Rp telah terbentuk tiga buah kelompok 500 per botol. Dari bahan baku se- usaha permen susu di Desa Penya- banyak itu, dibuat permen susu 75 ring. Usaha yang dikembangkan se- kotak, masing-masing berisi 24 biji. jak 1984 ini, cukup membantu ke- Tiap kotak dijual Rp 1.000. Data giatan kaum ibu dalam meningkat tersebut memperlihatkan, keuntu- kan pendapatan tiap hari. Meski ngan yang diraih anggota kelompok keuntungan yang diperoleh tidak tidak banyak. Tetapi yang patut banyak, ternyata produk usaha ini dibanggakan, upaya kaum ibu di desa bisa dinikmati oleh konsumen, yang berjarak sekitar 5 km dari Sum- khususnya masyarakat Sumbawa. bawa Besar ini mampu mengolah "Memang ada rencana pemerin- tah akan menghilangkan sapi putih. Setelah melihat perkembangan per- men susu, rencana itu dibatalkan," tutur Jaimah didampingi suaminya H. Hamid. Demikian dikatakan Sekretaris F-PDI DPRD NTB, Su- wetomo Sardjono, menjawab Bali Post, di Mataram, Jumat (29/8) kemarin, sehubungan dengan usulan ranperda oleh eksekutif (Gubernur NTB) tentang pencalonan, pemilihan dan pemberhentian kepala desa. Ranperda tersebut diaju- kan Gubernur Warsito, Selasa (26/8), bersama dua ranper- da lainnya tentang pengawasan miras dan pemberian uru- san tugas ke daerah tingkat II di bidang kehutanan. Suwetomo mengingatkan hal itu untuk menghindari hal- hal yang tidak diinginkan dalam proses pemilihan kades. Menurut dia, eksekutif tidak bisa hanya melihat atau me- ngutamakan golongan politik tertentu dalam menentukan figur kades. Hal ini nantinya dikhawatirkan menjadi pemicu munculnya kemelut dalam pemilihan kades. "Selama ini kita lihat, calon-calon kades disisihkan hanya karena yang ber- sangkutan dari parpol. Dilihat dari PDI atau PPP lalu di coret namanya," tutur salah seorang wakil ketua DPD PDI NTB ini. Untuk itu F-PDI mengimbau pihak eksekutif supaya tidak ada muatan politik seperti itu dalam memilih dan menga- ngkat kades. "Jangan diberlakukan hal seperti itu, tetapi lebih melihat kemampuan calon dan dukungan dari masyarakat," katanya. Selain itu Suwetomo menyebutkan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan berkaitan dengan pemilihan kades. Misalnya jangan sampai dalam pencalonan kades hanya muncul calon tunggal, apalagi itu sengaja diciptakan. "Hal seperti itu yang bisa memicu kemelut," katanya. Nasib kades setelah resmi diangkat, perlu mendapat per- hatian serius. Antara lain menyangkut penghasilan bulan- an kades bersama aparatnya. Selama ini, menurut penga- matan F-PDI di lapangan, penghasilan untuk kades dan stafnya tidak seragam, artinya tidak sesuai dengan perda. Tentang ranperda pengawasan miras, dia mengatakan, pihaknya menyambut baik adanya usulan dari eksekutif itu. Yang penting bagaimana menjalankan aturan itu di lapa- ngan. Sesuatu yang positif dari ranperda miras itu, misalnya adanya ketegasan dari eksekutif untuk menertibkan pere- daran miras dengan membatasi tempat-tempat penjualan- nya. "Saya kira cukup baik untuk mengurangi peredaran miras. Untuk menghilangkan sama sekali tidak bisa, kare- na ada yang memerlukan," ujarnya. Dari pantauan Bali Post, SPBU Praya hampir tiap hari melayani pembelian minyak dalam partai besar. Sejumlah warga yang mem- beli minyak di pompa bensin Praya sering mengeluh gara- Pengaduan Pelanggan Harian Bali Post MATARAM dan sekitarnya 32737 PAGER Telp. 13031 / pes. 1172 Suwetomo: Jangan Kaitkan Toti Mori akan Pentas di TIM Pilkades dengan Politik Mataram (Bali Post) - Fraksi PDI DPRD NTB mengimbau pihak eksekutif su- paya dalam pencalonan dan pemilihan kepala desa (pilkades) tidak dikait-kaitkan dengan politik, dengan mempertimbang- kan apakah sang calon kades dari parpol atau tidak. Sikap demikian (mengaitkan pilkades dan politik-red) sangat tidak demokratis dan masyarakat akan melihat itu sebagai suatu ketidakadilan. Karena dinilai berhasil mengem- bangkan usaha, Slamet Gama diberi- kan kepercayaan oleh BUMN mem- injam kredit. Pada 1995, kelompok ini memperoleh pinjaman dari BRI Sumbawa Rp 2 juta, dan tahun berikutnya dari Indosat Rp 2,5 juta. Menurut Jamiah, sekalipun pinja- man kredit ini masih kecil, cukup besar artinya dalam mendukung u- saha permen susu. Sejak kredit itu diterima, usahanya bisa lancar mes- ki pemasaran masih terbatas di Kabupaten Sumbawa. Kelompok usaha permen susu Desa Penyaring, secara berturut-tu- rut pada 1994 dan 1995, berhasil menjadi juara II dalam lomba kon- vensi gugus kendali mutu (GKM) in- dustri kecil tingkat NTB. Prestasi ini tentu atas dasar keinginan yang tu- lus untuk maju, sekalipun sebagian besar anggota Slamet Gama berpen- didikan rendah. Semua anggota pu- nya prinsip, sekalipun usahanya ter- golong kecil, mereka tetap ingin maju karena produksinya sudah dikenal oleh masyarakat Sumbawa. Camat Moyo Hilir Drs. Alimudin -22357/ 21440 Gangguan Listrik Mataram Mataram (Bali Post) - Grup Teater Toti Mori sudah lama memendam ob- sesi. Setelah sukses bebera- pa kali melakukan pemen- tasan di Mataram, kelompok teater yang diperkuat sejum- lah anak muda asal Bima ini, akan melakukan pentas di Taman Ismail Marzuki (TIM). - 22182 Itu dikemukakan sutra- dara Lano Lukman men- jawab Bali Post, Jumat (29/ 8) kemarin. Di TIM nanti, teater tersebut akan mem- bawakan "Wadu Ntanda Rahi" (Batu Menatap Suami) karya Lano Lukman sendiri. Pementasan tersebut, tam- bah Lano, merupakan salah satu rangkaian dari pergela- ran keliling antara lain di Mataram dan Bima. "Kami hendak melakukan pentas ke Jakarta bukan karena kecemburuan terhadap dae- rah lain seperti Aceh, Jambi dan Kalimantan, tetapi ingin pula menunjukkan bahwa Bima ada di tengah-tengah komunitas masyarakat Indo- nesia," katanya. Merpati Jembatan Udara Nusantara Jl. Melati No. 51 Denpasar Reservation: 07.00-21.00 Phone: 235358 (Hunting) Ticketing: 07.30-19.00 Hotline Service: 722740,722741 JADWAL PENERBANGAN MZ 648 09.20 DENPASAR-SURABAYA MZ 321 12.30 DENPASAR-SURABAYA MZ 738 1420 DENPASAR-SURABAYA MZ 707 15.00 DENPASAR-SURABAYA BANDUNG MZ 323 17.30 DENPASAR-SURABAYA MZ 611 19.10 DENPASAR-SURABAYA MZ 325 1900 DENPASAR-SURABAYA MZ 948 22 45 DENPASAR MELBOURNE MZ 6668 12.25 DENPASAR MAUMERE KUPANG MZ 6520 07.00 ENPASAR MATARAM DIMA MZ 6600 07.00 12.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6650 09:30 DENPASAR MATARAM SUMBAWA TELEPON PENTING 0812 08.00 12.25 DENPASAR MATARAM Pemadam Kebakaran Polisi -113 -110 RSU Mataram -21345 Ambulan -118 PMI Cabang Lobar Sabtu MZ 6554 12.30 DENPASAR-WAINGAPU- Ia mengatakan, cukup banyak cerita rakyat Bima yang belum diangkat ke atas pentas. "Wadu Ntanda Rahi" termasuk salah satu cerita yang berakar cukup kuat di lingkungan masyarakat Bima yang menceritakan kesetiaan seorang istri ter- hadap suami. Sang suami yang pergi merantau, lama tak kembali. Sang istri terus menunggu sambil terus be- kerja. Bersama anaknya, ia Menurut Lano yang pun mendaki tujuh puncak didampingi Ketua Sanggar bukit untuk melihat suami- Toti Mori, Sukran Hasan, nya dari ketinggian. Sampai- KUPANG SEMARANG MZ 6600 07.00 DENPASAR MATARAM MZ 6612 08.00 DENPASAR MATARAM MZ 0050 09.30 DENPASAR SURABAYA SUMBAWA DEN MZ 6604 10.00 DENPASAR MATARAM MZ 6502 11.00 DENPASAR MATARAM Nur menilai, apa yang dihasilkan oleh anggota kelompok permen susu Penyaring telah dinikmati warga Sumbawa. Setidaknya produksi itu memperlihatkan bahwa kaum ibu di Penyaring punya aktivitas tiap hari, di samping mereka sibuk di dapur. hasil yang diperoleh dinilai cukup untuk membantu kebutuhan rumah tangga. MZ 6608 12.00 DENPASAR MATARAM MZ 6610 14.00 DENPASAR MATARAM MZ 6612 15.00 DENPASAR MATARAM MZ 6614 16.00 DENPASAR MATARAM MZ 610/ 840 09.35 DENPASAR KUPANG DARWIN MZ 649 15.30 DENPASAR KUPANG MZ 643 15.10 18.40 DENPASARJAKARTA MZ 642 09.40 DENPASAR DILI MZ 0571 07.00 DENPASAR BIMA LABUANBAJO "Harapan saya, usaha ini terus dikembangkan, mengingat permen susu makin diminati oleh kon- sumen," ujar Alimudin. Hingga kini, masih ada bebera- pa kendala yang dihadapi anggota kelompok. Menurut Kades Penya- ring Sabram, kendala utama yang terasa, terbatasnya bahan baku. Soal pemasaran tidak diper- masalahkan, karena mutu permen Bali Post bisa dijamin. Permen tak rusak sekalipun disimpan berbulan-bu- lan. Untuk sementara ini, pemesan dari beberapa desa se-Kabupaten Sumbawa banyak yang datang ke Penyaring. asal Plampang. sarjana gadungan, setelah tim Terungkapnya SD sebagai menemukan data masalah sengketa tanah di Lape Lopok. Dalam surat kuasa yang ia buat, tercantum nama SD, pe- kerjaan anggota tim sengketa tanah Depdagri. Ketika surat kuasa itu dikonfirmasikan oleh tim pembina wilayah Sumbawa kepada SD, baru terungkap bahwa ia bukan sarjana. (058) Ketua Tim Pembina Wilayah Kabupaten Sumbawa Drs. Syaifullah Karim, Kamis menerangkan, setelah Menurut Karim, hasil te- muan tim di Plampang, ternya- ngunan. Ruspa, Kakandepkop Sumbawa PLN dalam memberikan pengan daya 450 VA -4.400 VA melalui memang be- Pemilik SPBU Berurusan dengan Polisi ini Praya (Bali Post) - Layani Pembelian Dalam Jumlah Besar, dicek ke Depdagri di Jakarta ta sebagian besar warga yang Sumbawa Besar (Bali Post). bagai beban lama yang mo- Jika usai pameran ternyata layanan kepada PLN Cabang Mataram masih banyak pelanggan yang Serah terima jabatan Ka- tifnya baru. Sebaliknya peja- bang Mataram tetap menja- menyediakan hadiah me- yang masuk, petugas tetap Stan pameran PLN Ca- pada acara gebyar ini belum dikunjungi sesuai daftar nar bertugas di bagian perpus ini tidak memiliki tanah. Keda- kandepkop Sumbawa dari bat baru harus meyangat di idola masyarakat karena narik bagi konsumen yang akan melaksanakan tugas ini takaan Biro bahkan organisasi PLN pe- akan pe- sehingga klinik dan ia bukan sarjana. Kedata- kepada pejabat baru Drs. I membutuhkannya pada sepengetahuan atasannya, dan berlangsung di ruang sidang artinya, organisasi menaruh la Cabang PLN Mataram melalui loket-loket di stan keamanan dan keselamatan, ngannya ke daerah ini tanpa Wayan Ruspa, Selasa (26/8), bidang yang ditentukan. Ini nyambungan listrik dan kli- nyambungan, UJL dan IR akan membudaya di kalangan tidak pernah ditugaskan kantor Bupati Sumbawa. A harapan besar pada pejabat Ekana Rudianto yang saat pameran pembangunan karena sesuai ketentuan yang nik instalasi. Menurut Kepa- dari 23-30 Agustus 1997 pelanggan. Tujuan untuk menangani masalah tanah di cara itu dihadiri Kakanwil baru untuk membina kopera- itu didampingi Kabag Pela- PLN baik di Mataram, berlaku tiap instalasi listrik Plampang. Depkop NTB Ir. Maman A. si dan pengusaha kecil di Rachman, Bupati H. Jakub daerah ini. yanan Pelanggan Sapto Praya, maupun Selong. Koswara, dan sejumlah peja- Widodo dan Kabag Teknik Klinik instalasi merupa- bat Pemda Sumbawa. harus dicek 10 tahun sekali. (038) (052) bahan bakar umum (SPBU) Pemilik stasiun pengisian Praya, Lombok Tengah, BS berurusan dengan polisi. Pom- pa bensin dengan Nomor SPBU 5/SPBU/VII/1997 Praya itu dipergoki polisi melayani pem- belian dalam partai besar. "Padahal sesuai aturan dan ketentuan Pertamina, SPBU tersebut tidak boleh melayani pembelian dalam partai besar yang menggunakan drum, jeri- gen, sehingga pelayanan kepa- da pemilik kendaraan roda dua dan roda empat sering dinomor- duakan," lanjut sumber itu di Praya, Kamis (28/8). tangannya Unram, diajak gara petugas mengutamakan oleh Am dengan janji akan tai besar itu. Kami tidak heran Padahal, lanjutnya, tanah la- pelayanan kepada pembeli par- memperoleh uang ganti rugi. kalau sering terjadi antrean boratorium Unram itu adalah panjang tiap petang, karena tanah negara, yang hingga kini petugas pompa bensin Praya itu mengutamakan pelayanan belum pernah digarap. Timbul- "Setelah SD kami panggil, ia nya gugatan dari petani, kare- kepada pembeli dalam partai beralasan datang ke Sumbawa na mereka tidak mengetahui besar tersebut," kata polisi se dalam rangka menjenguk kelu- status tanah itu yang sebenar- raya menambahkan, warga arganya. Sesuai keterangan- nya, dan tergiur dengan buju- masyarakat sebenarnya tidak nya, dia bukan sarjana," katan- kan Am. mengetahui ada aturan yang ya. SD adalah warga Sumbawa melarang SPBU Praya itu melakukan penjualan secara partai. BS yang dihubungi Bali Post via telepon Kamis siang, enggan memberikan komentar. "Saya tidak mau mengomentari masalah ini, silakan tanya ke- pada polisi," kata BS. Pejabat baru semula Ka- bid Pembinaan Pengusaha Kecil (PPK) pada Kanwil Depkop NTB, sedangkan pe- jabat lama mendapat tugas baru sebagai Kakandepkop Lombok Barat. (044) Sesuai ketentuan yang ada, SPBU tersebut semestinya mengantongi izin untuk melakukan penjualan dalam partai besar," kata polisi seraya menyebutkan atas pelangga- ran itu pihaknya kini tengah meminta keterangan dan per- tanggungjawaban dari BS. Mandala Airlines BOEING 737 200 ADV Gedung Kerta Wijaya Plaza Jl. Diponegoro 98 Blok D/23 Telp. 222751, 232986 Dps. Fax 231659 Sub-Sales Sudirman Agung Blok 8-08 Telp. 242933-241027 Airport Telp. 756136 751011, ext 2293 Jadwal Penerbangan setiap hari Pk. 07.00 Wita dari Denpasar ke Yogyakarta, Jakarta, Palembang, Padang, Medan Terbatasnya bahan baku sangat terasa, terutama pada saat ba- nyaknya konsumen memesan per- men susu ke Penyaring. Dalam kon- disi demikian, anggota kelompok sibuk mencari susu lembu atau susu kerbau ke beberapa tempat. ●Syam sampai, karena kesetiaan itu, sang istri akhirnya berubah menjadi batu. Jakarta merupakan salah satu barometer kemajuan yang patut diperhitungkan dalam berbagai bidang ke- "Itu hanya salah satu sim- hidupan, termasuk dalam bol yang kami angkat, kare- kesenian. Pilihan melakukan na pada bulan-bulan pentas di Jakarta akan men- sekarang masyarakat kita jadi sebuah tantangan sekali masih diguncang oleh ba- gus batu ujian yang cukup nyaknya kasus perselingku- berarti. Secara emosional han," kata Lano tentang pen- mereka meyakini, banyak tas tersebut yang akan di- warga Bima di Jakarta yang lakukan Oktober dan Novem- membutuhkan sentuhan ke- ber 1997. "Coba lihat di TV, rinduan terhadap daerahnya. ada siaran-siaran penuh Oleh sebab itu, pementasan membahas masalah se- dengan tema yang mengang- lingkuh. Ini menjadi fenome- kat cerita rakyat Bima akan na yang patut kita cermati," membasuh kerinduan terse- tambahnya. but. Day Destination Daily Surabaya Daily Surabaya Daily Surabaya Daily Surabaya Daily Jakarta Daily Jakarta Daily Jakarta Daily Banjarmasin Daily Banjarmasin Daily Balikpapan Daily Balikpapan 1234567 Palembang 1234567 Palembang Daily Batam Daily Medan Daily Palembang Daily Singapura Daily Singapura Daily Jogyakarta Daily Bandung Daily Semarang Daily Mataram 2.4.6.7 Waingapu 1.3.5 Maumere 2.4.6.7 Kupang Kupang 1.3.5 Ditanya tentang sejumlah petani yang memiliki pas (su- rat keterangan menggarap la- han-red), dia menambahkan, memang ada yang memiliki pas, tetapi lokasi tanahnya bu- kan di Plampang, melainkan di Jompong, Kecamatan Plam- pang. "Ini yang perlu diketahui, Oknum Karyawan Depdagri Diduga Sarjana Gadungan PLN Mataram Gelar Gebyar Sambung Listrik dan Klinik Instalasi Sumbawa Besar (Bali Post) - dagri, yang akhir-akhir ini men- SD, oknum karyawan Dep- jadi sorotan aparat Pemda Sumbawa, diduga keras sarja- na gadungan. Kedatangannya ke daerah ini disinyalemen un- tuk membantu petani yang tanahnya terkena proyek labo- ratorium Unram di Desa Plam- pang. bahwa lokasi tanah mereka melarang petani menanam petani tidak tahu apa-apa, larangan itu tak digubris, se- bukan di Plampang. Kasihan kedelai di tanah itu. Namun, makin diperbodoh," ujarnya. hingga masalah itu dilaporkan pisah, Dandim 1607 Sumbawa Plampang. "Kami kira, kejadi- Dalam kesempatan ter- oleh anggotanya ke Polsek Letkol Partijo membantah ada an inilah yang dibesar-besar- oknum ABRI mengintimidasi kan, sehingga muncul isu ada petani yang menggarap lahan oknum ABRI menakuti-nakuti di Plampang. Menurutnya, pi- petani," katanya. haknya memang pernah BOURAQ AIRLINES di Komp. Sudirman Agung Blok A47-48 JPB. Sudirman Denpasar Bali Telp. 241397 (hunting) Fax. 241390 DENPASAR Reservasi dan Penjualan Tiket Pk. 08.00 sd. PM. 22.00 Wita Menurut Kakanwil Dep- kop NTB, tugas baru yang di- percayakan kepada I Wayan Ruspa, jangan dipandang se- Fit. Nbr 790 395 796 704 790/100 395/106 704 790/293 395/297 790/207 395/207 395/106/608 704/608 395/132 396/132 790/142 756 743 741 743 741 Mataram (Bali Post) - mardi Usman mengatakan, Kepala Dolog NTB Soe- pihaknya sedang melakukan Toti Mori merupakan koordinasi untuk menganti- salah satu teater yang be- sipasi kemungkinan naiknya rangkat dari keprihatinan harga tiga komoditi, yakni terhadap berbagai masalah beras, terigu, dan gula pasir yang mengemuka. Kelom- sebagai akibat melemahnya pok yang tetap eksis sejak nilai rupiah terhadap dolar dibentuk tahun 1986 itu, AS. rela hidup prihatin. Untuk menjalankan pentas yang sudah belasan kali ini, kata Lano, pihaknya berupaya menggali dana. Setidaknya diperlukan dua puluhan juta untuk melakukan per- jalanan ke Jakarta. Ia ber- harap banyak pihak yang mendukung obsesi itu. (057) Sabtu Paing, 30 Agustus 1997 Diteror, Dosen STKIP Hamzanwadi Minta Bantuan Hukum ke YLBHR Dep. Arr. A/C 06.30 06.10 B 737 11.25 11.05 B 373 18.00 17.40 B 737 15.45 15.25 06.30 08.00 B 737 B 737 11.25 18.25 B 737 15.45 17.15 B 737 B 737 B737 06.30 12.05 11.25 19.20 06.30 15.40 B 737 B 737 B 737 B 737 B 737 11.25 15.40 11.25 20,00 15.45 20.00 790/100/696 06.30 15.20 790/100/682 06.30 12.15 B 737 790/100/606 06.30 16.40 B 373 790/395 06.30 15.20 B 737 395 11.25 15.20 B 737 11.25 14.15 B737/HS7 11.25 15.55 B737/HS7 06.30 11.05 B737/HS7 10.50 HS 748 11.20 12.25 14.20 HS 748 12.40 15.10 HS 748 12.25 14.20 HS 748 12.40 15.10 HS 748 Mataram (Bali Post) - Sedikitnya 32 orang dosen STKIP Hamzanwadi Selong, Lotim, Jumat sore kemarin, menyerah- kan penanganan sejumlah kasus yang menimpanya kepada Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Rakyat (YLBHR) Mataram. Kasus yang menimpa mereka ber- kaitan dengan kisruh yang terjadi di tubuh ormas NW sejak beberapa pekan belakangan ini. Ke-32 dosen yang diwaki- laporan, AY beberapa kali li empat orang wakilnya ma- menteror para dosen yang sing-masing Hailulrahman, menghuni rumah wakaf S.H., Drs. Suroso, Jujuk Fer- (kompleks perumahan dosen dianto, S.Pd., dan Drs. Nur STKIP) yang berlokasi di be- Ahmadi, M.Hum. kepada lakang SDN 2 Pancor. AY wartawan di Mataram me- juga menteror mahasiswa ngatakan, permintaan bantu- yang sedang praktikum, ser- an hukum ke YLBHR ber- ta mengambil barang-barang kaitan dengan beberapa ka- berupa mesin tik elektronik, sus yang telah mereka lapor- surat-surat penting, serta kan ke Polres Lombok Timur satu unit TV 17 inc. beberapa waktu lalu. Tuju- annya agar kasus yang mere- ka alami bisa secepatnya di- tindaklanjuti. "Kami melihat penangan- an kasus yang kami laporkan ke Polres Lotim terlalu ber- larut-larut, bahkan terkesan sangat lamban. Dengan menyerahkan ke YLBHR, penanganan kasus itu bisa lebih cepat," katanya. Kasus yang mereka lapor- kan ke Polres Lotim pada 11 Agustus 1997 lalu berkaitan dengan teror dan kasus pen- curian sejumlah barang mil- yayasan yang diduga di- lakukan oleh oknum pengelo- la Yayasan Hamzanwadi yakni AY dkk. Seperti tertuang dalam Dolog NTB Antisipasi Naiknya Harga Beras, Terigu dan Gula me ditirukan Hailullrahman. Surat Maulana Pada 14 Juli 1997, menu- kembali mendatangi mes rut laporan tersebut, AY dosen STKIP. Ir. AY bersama beberapa rekannya dengan membawa surat dari Maula- na Syaikh TGKH M. Zainud- din Abdul Majid minta agar mes tersebut dikosongkan dalam waktu 2 x 24 jam. "AY dengan kata-kata tidak sopan dan kasar mengancam keselamatan kami dan me- merintahkan kami agar me- ngosongkan mes," katanya. Karena perintah pe- ngosongan itu tak digubris para dosen, dia kembali men- datangi mes tersebut pada 28 Juli 1997. Dengan nada me- Teror pertama, demikian ngancam, AY memberikan isi laporan tersebut, pada 7 waktu 3 x 24 jam bagi para Mei 1997, sekitar pukul dosen. Jika tidak dilaksana- 23.00, AY bersama dua re- kan, masih menurut laporan kannya bersenjatakan itu, dia akan mengerahkan pedang mengancam sejum- massa untuk mengusirnya. lah mahasiswa yang sedang "Tetapi jika kami mau Fathony dianiaya 7 April praktikum di Lab Pendidi- menandatangani, AY menga- 1997 lalu karena diduga men- kan Sejarah, dengan kata- takan akan memberikan jadi penggerak demonstrasi kata yang tidak enak dide- kembali mes itu kepada atas pemilihan Rektor dan ngar. Ancaman berikutnya kami. Karena kami merasa Pembantu Rektor I STKIP juga terjadi pada 9 Mei 1997. tidak berhak menyerahkan yang dinilai tidak fair. Kasus AY memberondongkan tem- mes tersebut, tidak kami pemukulan itu dilaporkan ke bakan senapan angin ke arah lakukan," kata dosen itu Polres Lotim, tetapi sampai lab dan memerintahkan do- dalam laporannya. sekarang tidak ada tindak sen serta mahasiswa yang se- Selain teror tadi katanya, lanjutnya. Melalui surat kua- dang praktik agar keluar. ancaman pembunuhan juga sa No.13/YLBHR/Pid/VIII/ "Jika pada hitungan ketiga dilakukan AY terhadap salah 1997, tanggal 28 Agustus ternyata tidak keluar, temba- seorang dosen yakni Drs. 1997, Fathony berharap ka- kan akan diarahkan ke mas- Suroso. Ancaman pembunu- sus yang ia laporkan segera sa yang ada di Mushola Al han dilakukan karena dosen ditindaklanjuti. Abror," ancam AY seperti bersangkutan menolak menandatangani berita acara pengosongan mes dosen STKIP Semua peristiwa yang menim- kan ke Polres Lotim. Namun pa para dosen itu sudah dilapor- kata mereka hingga Jumat (28) 8) kemarin belum ada tindak lanjut dari Polres. Karenanya, berdasarkan surat kuasa No.12/YLBHR/ Pid/VIII/1997, tanggal 28 Agustus 1997, ke-32 dosen STKIP Hamzanwadi nyerahkan kuasa kepada YL- BHR yang diterima PGS YL- BHR Mataram, Bambang Mei Finarwanto, S.H. yang didampingi Lalu Martayadi, S.H. Selain menerima kuasa hukum dari 32 dosen STKIP, YLBHR dalam waktu bersa- maan juga menerima kuasa dari Ahmad Fathony, salah seorang mahasiswa yang menjadi korban penga- niayaan yang diduga dilaku- kan oknum-oknum pengurus Yayasan Hamzanwadi. (063) Itu dikatakan Usman men- jawab Bali Post, Jumat (29/8) kemarin, di Mataram. Lebih jauh dia menjelaskan, sampai saat ini, harga ketiga komoditi tersebut belum terpengaruh baik oleh melemahnya rupiah maupun musim kemarau yang melanda beberapa tempat di daerah ini. Menurut sampel yang di- ambil pada beberapa tempat ingin turun langsung agar sipatif. Soal beras, katanya, kondisi di lapangan. mengetahui dengan pasti beras untuk kualitas medium di Kabupaten Loteng, harga yaitu beras IR 36 Rp 830 per kilogram, IT 66 Rp 831 per kilogram, Kruing Aceh Rp 900 per kilogram, sedangkan IR 64 yang lebih dikenal de- ngan C4 kualitas super Rp 938 per kilogram. Dibandingkan tahun 1996, kondisi harga pada 1997 lebih stabil. Ini terbukti pada Juni 1996 inflasi mencapai 0,75 per- sen, sedangkan pada Juni 1997 terjadi deflasi 1,36 persen. Pada Juli 1996 inflasi 1,20 persen, sedangkan Juli 1997 hanya berani menjamin harga akan 0,34 persen. Namun dia tidak selamanya stabil. "Saya bukan malaikat yang bisa memasti- kan harga tidak naik," katan- tidak perlu dikhawatirkan karena stok beras NTB sudah mencapai 80.000 ton. Stok 80.000 ton merupakan yang pertama kali dalam lima tahun. Namun diakui, karena panen sudah usai, pengadaan pangan jumlahnya kecil sekitar 12 sam- pai 30 ton per hari. Kecilnya pengadaan diperkirakan akan pasar umum lebih tinggi. menyebabkan harga jual di Gula pasir di tingkat ece- per kilogram, merupakan ran di pasar umum Rp 1.550 harga normal dan terigu Rp 950 per kilogram. Langkah sat yang menghentikan mono- Ditanya kebijaksanaan pu- yang sangat tepat dilakukan poli pembelian gandum atas oleh Gubernur NTB H. War- ya sito adalah mengumpulkan Bulog serta masih adanya im- semua kakanwil untuk me- tuhan pada Lebaran yang jatuh mentar karena itu urusan pu- Untuk mengantisipasi kebu- por gula, dia tidak mau berko- laporkan segala sesuatunya Januari-Februari, ketika petani sat, sedangkan daerah hanya dengan jujur. Untuk meman- belum mulai panen, sudah pula menjalankan kebijakan pusat. tau kekeringan, Gubernur diambil langkah-langkah anti- (060) (052) Mataram (Bali Post) - Budi, kegiatan ini merupa- kan wujud nyata dan Sampai malam keenam kan yang pertama kali di kepedulian PLN bekerja Pameran Pembangunan NTB. sama dengan DPD AKLI HUT Kemerdekaan RI di listrik merupakan kepe- is untuk pemeriksaan/uji Stadion Malomba Ampenan, dulian. PLN Cabang Ma- kembali instalasi listrik mi- NTB untuk memeriahkan Gebyar penyambungan NTB tentang pelayanan grat- Stan Pameran PT PLN Ca- taram bekerja sama dengan lik pelanggan dari daya 450 bang Mataram selalu penuh DPD AKLI NTB untuk me- VA-860 KVA. Waktu pelak- dikunjungi warga masya- ningkatkan mutu pelayanan rakat yang ingin menyaksi- penyambungan baru, khusus kan untuk de- sanaan disesuaikan dengan lamanya pameran pemba- Oknum Kades Plampang Diduga Pungut Biaya SPPT jakan proyek itu terkesan angkuh dengan masyarakat se- sultasi terlebih dahulu dengan pemiliknya. Kini, keadaan tempat. Tiap pondok petani yang ada dirobohkan, tanpa kon- semua pondok itu sudah diratakan dengan alat berat. Kare- na itu, sambungnya, sejak Januari 1997 petani minta agar proyek itu tidak dilanjutkan. Seorang warga menjelaskan, di dalam areal yang sudah dilengkapi jalan aspal sepanjang 3 km dan pagar keliling, disi- nyalemen ada tanah garapan petani. Pemagaran lokasi tidak dike- tahui petugas terkait. Bisa jadi, katanya, karena pemborong proyek tidak mengetahui lokasi sebenarnya, tanah petani yang bertahun-tahun digarap ikut dipagar. "Yang perlu diteliti, apa- kah benar tanah yang sudah dipagar seluas 504 ha itu tanah negara. Jika ada tanah petani yang masuk, jelas mereka menun- tut ganti rugi," ungkapnya. "Hingga kini SPPT yang dijanjikan oleh kades tidak kun- Kades Plampang DS membenarkan telah menerima uang jung tiba. Meski demikian, tiap tahun petani tetap mengo- dari warga untuk mengurus SPPT, tetapi lokasi tanahnya lah lahannya. Jadi, keliru jika dikatakan petani menelan bukan di proyek Unram. Menurutnya, keliru besar jika pe tarkan tanahnya," kata Amirudin, baru-baru ini. tani menganggap SPPT yang sedang diurus berada dalam Menurutnya, bisa jadi Pemda Sumbawa, khususnya Bu- tanah proyek laboratorium itu. Yang benar, menurut DS, pati H. Jakub Koswara tidak mengetahui keadaan sebenar- objek SPPT yang sedang dalam proses itu berada di luar nya di lapangan. Atau kondisi sebenarnya mungkin sengaja lokasi proyek. Sepengetahuannya, tidak seorang pun petani ditutupi oleh aparat desa dan kecamatan. Yang jelas, lanjut yang menggarap tanah negara itu, apalagi ada yang meme- Amirudin, lahan itu digarap oleh 120 petani, sekitar 59 pe- gang SPPT. tani di antaranya pernah berhubungan dengan Kades Plam- Kepala BPN Sumbawa Siswo Prajitno, S.H. menjelaskan, pang. Sisanya masih dalam tahap proses pengurusan SPPT. lahan laboratorium Unram merupakan bagian dari lar Dikatakan, penyelesaian masalah tanah laboratorium (padang penggembalaan-red) di Desa Plampang seluas 800 Unram pernah ditempuh melalui pertemuan petani dengan ha. Penggunaan lar sesuai surat Bupati Sumbawa, tetapi Pemda Sumbawa. Namun, saat itu petani tidak diberi kesem- ada jangka waktunya. Karena tanah negara itu dimanfaat- patan berbicara. "Petani juga pernah dikumpulkan di Kan- kan untuk kepentingan masyarakat Sumbawa, di bidang tor Bupati Sumbawa. Hasil yang diperoleh hanya kekecewaan, karena saat itu petani tidak diberi kesempa- tan berbicara," ungkap alumnus IAIN Unhas itu. peternakan, Pemda Sumbawa memberikan kepada Unram untuk laboratorium peternakan. Ditanya apakah di dalam Amirudin menjelaskan, ketika proyek laboratorium Un- tani, Siswo belum mengetahui sejauh itu, dan berjanji akan lokasi yang sudah dipagar itu tidak ada tanah garapan pe- ram dikerjakan tahun lalu, petani Plampang merasa bi- menelitinya dalam waktu dekat ini. ngung. Ditambah lagi dengan sikap pemborong yang menger- (052) Sumbawa Besar (Bali Post) - diduga telah memungut biaya pembuatan surat pemberi- Oknum Kades Plampang, Kabupaten Sumbawa, DS, tahuan pajak terutang (SPPT) kepada petani masing-ma- sing Rp 40 ribu. Karena itu, petani yang lahannya terkena proyek laboratorium peternakan Unram menuntut biaya ganti rugi kepada Unram. Koordinator petani Plampang Amirudin menjelaskan hal itu. Sebelum lahan itu dipagar pihak Unram, sejak bertahun- tahun petani sudah menggarapnya, sesuai anjuran aparat desa dan Camat Plampang tahun 1972. Sejak saat itu, kata dia, petani tergiur memiliki lahan, dan mengurus surat ke- terangan penggarapan melalui DS. Yang memiliki SPPT 16 orang, sedangkan yang sudah menyerahkan uang kepada DS untuk biaya SPPT 43 orang. Color Rendition Chart Sabtu Paing Tab MUSIM ke pak keringnya berkurang me nan merasa ke nami padi. Da dalam, sehing berkurang. Lebih-lebih lag yang notabene t mucuk (sumber a tu lahan pertania sangat sulit diolah kan di pegununga dikata, petani han stir. Jika rencana nam padi, mau ta ngubah pola tanam ke palawija. Kepala Dinas Tanaman Pangan Drs. I Wayan Kem ᎠᎥᏴ Bangli (Bali Pos Debit air irigas paten Bangli m penurunan sekitar sen. Itu terjadi ar dan Juli, debit air. run dari 6.672 lite 5.999 liter/detik da masih terjadi hing Agustus 19997. penurunan tersebu atas ambang nor belum mengind kekurangan air. Menurut Pjs. K nas PU Bangli IBK -Jumat (29/8) kema lumnya pihaknya m pemantauan rutin rah irigasi setempa ukurnya perbanding gunaan air untuk in tempat. Di Bangli, dari 2. tar daerah irigasi per yang ditangani Dinas dibagi jumlah debit hektar masih menda 2,16 liter/detik. "Berda perhitungan tersebu nya masih di atas karena titik minimur ter/detik/hektar," dia gaskan. Dibandingkan k tahun 1996 pada bula sama, penurunannya kecil. Dijelaskannya, bit air di Bangli me 6.720 liter sedangkar lumnya-Juni-7.14 detik. Jika dibandi 2838 (obres ned on Waduk PROYEK waduk salah satu bagian proye Irigasi Bali Direktoral J partemen PU. Proyek y aliran Sungai Sanghya wilayah yang tergolong hujan rata-rata 100 mm Karena itu, masyara bagian barat Kabupate mengharapkan bendung kan manfaat optimal yang semula direncana busi air irigasi itu. Pembangunan wadu Pembangunan Asia- ment Bank) Rp 7.911.82 mampu mengairi 1.3001 Diprediksi pula akan pendapatan petani se 1.336.000 menjadi Rp 3.5" belumnya, irigasi di sana pertanian di sekitar renca itu hanya 370 hektar. Dengan adanya wadu harapkan bisa memanf budi daya ikan dengan sist Mengingat genangan air a antara 3 hingga 90 hektar au buatan. Itu rencana se tertuang dalam buku la (Proyek Irigasi Bali). Kenyataannya, proye Presiden Soeharto tahun ini hanya mampu mengairi tar sawah, padahal sawah hektar. Karena itu, petani turu menerapkan sistem gadu nam padi-palawija-padil waduk hanya mampu me sawah," ujar Kelihan Subal ter baru-baru ini. Ketika baru diresmikan jalan empat tahun, ketim masih bisa mencapai pada SEGERA DIBU FEE Pengembang & F PT JAKA JL Dipenegoro Now Telp. (0361) 246 JL K.H. Wahid Ha Telp. (021) 335054