Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-30
Halaman: 06
Konten
4cm Halaman 22 Betemak merupakan kegiatan warga pedesaan di Kabupaten Sumbawa. Manfaat yang diperoleh dari memelihara temak, selain keuntungan finansial, juga untuk menyalurkan kegemaran, seperti memelihara kerbau dan kuda untuk karapan (pacuan-red). Tidak jarang kuda atau kerbau yang sering jadi juara, harganya mahal. Dua hal inilah yang tampaknya menjadi alasan mengapa masyarakat di daerah Sabalong Samale- wa ini makin rajin memeli- hara kerbau dan kuda. BETERNAK juga ber- kaitan dengan adat di sam- ping simbol status. Kerbau tidak jarang dijadikan sebagai mahar perkawinan. Ini bi- asanya bagi mereka yang me- miliki ratusan, bahkan ribuan ekor kerbau, seperti di Keca- matan Plampang, Empang, Lape Lopok, dan Kecamatan Moyo Hilir. Kades Muir, Kecamatan Plampang H. Achmad Jambe membenarkan, di desanya kerbau dijadikan mahar perkawinan. Adat ini berlaku sejak lama, terutama bagi ca- lon pengantin pria yang diang- gap banyak memiliki kerbau. Biasanya yang menentukan mahar itu calon pengantin wanita, apakah kerbau jantan atau betina. "Ini masih ber- laku. Kerbau yang dijadikan mahar biasanya berumur 4 tahun," kata Jambe. Kerbau, sapi, dan kuda di Sumbawa tidak perlu dila- dangkan. Cara ini dilakukan karena jumlah ternak cukup banyak, di samping pakan pada musim kemarau sulit diperoleh. Petani cukup me- lepas ternaknya, sambil me- ngamati dari jauh. Pada malam hari, ternak dibiarkan berkeliaran di tengah ladang, bahkan masuk ke bukit-bukit. Walau demikian, populasi ter- nak terus bertambah. H. Abdullah, peternak di Plampang misalnya, memiliki kerbau 1.000 ekor lebih. Di- alah peternak yang paling banyak memiliki kerbau di Kabupaten Sumbawa. Karena terlalu banyak, kerbaunya di biarkan berkeliaran ke tengah hutan dan ke pinggir pantai. H. Abdul Malik - salah seo- Kerbau di Mata Peternak Sumbawa Dari Hobi hingga Mahar Bali Post/lst TRADISIONAL - Cara beternak di Sumbawa umumnya masih tradisional. Ternak dilepas begitu saja, men- cari makan sendiri seperti tampak dalam gambar. rang keluarga H. Abdullah menerangkan, dari jumlah itu tiap tahun lahir 180 ekor. Yang hidup hanya 100 ekor, sisanya mati dan hilang. Semua ternak di Plampang memang tidak di- kandangkan karena jumlah pe- milikan cukup banyak. Sistem pemeliharaan serupa juga terda- pat di Empang, Lape Lopok, Moyo Hilir, Moyo Hulu dan Ke- camatan Ropang. Cara memelihara ternak se- perti itu mengakibatkan kasus pencurian ternak dan pengiri- man hewan secara ilegal ke luar daerah sering terjadi. Meski ada lar (padang penggembalaan- red), keberadaannya tidak efek tif. Di tiap kecamatan dibangun satu buah lar, sedangkan jum- lah ternak cukup banyak. Seorang peternak menjelas- kan, dengan cara dilepas sebe- narnya memberikan kelelua- saan bagi ternak mencari ma- kanan, karena pada musim ke- marau terasa sulit mendapatkan rumput untuk pakan ternak. Selain itu, dengan cara dilepas, terutama kerbau, akan mudah mencari tempat kubangan. Be- berapa peternak cukup berha- pok dan itik satu kelompok. sil di Desa Muir memelihara Pembinaannya dilakukan oleh kerbau, seperti HM Tayeb me- Dinas Peternakan Sumbawa. miliki kerbau 400 ekor, H. Ali Tiap kelompok diarahkan ke 200 ekor, H. Sarafudin 200 ekor, manajemen peternakan yang dan H. Zabir 300 ekor. berorientasi pada usaha tani maju. Artinya, peternak tak hanya memelihara ternaknya, tetapi harus mengetahui jum- lah pakan yang dibutuhkan, cara memperoleh dan menyiap- kan pakan pada musim hujan, serta mengolah limbah perta- nian untuk dikeringkan menja- di silase/silo atau makanan ter- nak yang diawetkan. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumbawa Drh. H. Sahabudin Sadar membenar- kan masih ada peternak yang berkutat pada pola tradisional. Ini dipengaruhi kebiasaan dari dulu. Namun, katanya, di wilayah Sumbawa Barat, se- perti Utan/Rhee, Alas, Seteluk dan Taliwang, sistem pemeli- haraan ternak sudah memakai kandang. Diakuinya, untuk mengubah pola pikir lama tidak mudah. Perubahan itu membu- tuhkan waktu dan bimbingan dari petugas peternakan bersa- ma instansi terkait mazda E2000 Super Luxury E2000 Super Luxury dilengkapi: . Jok kulit mewah asli Itali . Meja • Televisi • Video CD Upaya yang ditempuh Dinas Peternakan Sumbawa dalam meningkatkan produksi ternak, yakni dengan jalan intensifika- si. Bali Post E2000 Favorite Hellowes in a First Class Family Wagon menaikkan berat ternak 0,8 kg per hari. "Sistem penggemukan ini sudah dilakukan sejak April 1997," kata Kadis Peternakan Sumbawa. Pola ekstensifikasi diupa- yakan melalui penyebaran ternak pada lahan marjinal yang masih luas. Seperti di Kecamatan Plampang, Em- pang, Ropang dan Kecama- tan Jereweh. Pemanfaatan lahan marjinal sangat di- harapkan dalam pengem- bangan usaha ternak secara ekstensif. Untuk memenuhi kebutu- han konsumsi lokal, produksi daging yang telah dicapai pada 1996 adalah 1.778.798 kg atau meningkat 25 persen dibanding 1995 yang tercatat 1.422.154 kg. Meski demikian, peningka- tan produksi daging ini belum memenuhi kebutuhan normal gizi nasional, karena baru men- capai 73,66 persen atau kon- sumsi daging hanya 4,42 kg tiap jiwa per tahun dari target 6 kg. . Meja • Televisi ● Video CD TV Game E2000 Favorite dilengkapi: Jok kulit mewah asli Itali Kegiatan lain adalah de- ngan vaksinasi ternak. Selama 1996-1977 telah dilaksanakan Tani Maju vaksin terhadap penyakit SE Contoh perubahan pola pikir dan penyakit antrak. Sistem peternak di Sumbawa, saat ini baru yang pernah diuji coba sudah terbentuk 290 kelompok oleh Dinas Peternakan Sumba- ternak, terdiri atas peternak wa adalah pemberian makan- sapi 144 kelompok, kerbau tu- an UMMB (alat perangsang juh kelompok, kambing 58 ke- makanan ternak-red). Selama Perkembangan populasi ter- lompok, ayam buras 80 kelom- tiga bulan, sistem ini akan nak di Sumbawa, sesuai hasil a 21st Century President Director *** registrasi ternak menunjuk- kan, selama 1995 jumlah sapi 41.154 ekor, meningkat 6,24 persen pada 1996 menjadi 56.466 ekor. Pada periode yang sama, populasi kerbau juga meningkat dari 9.544 ekor men- jadi 101.818 ekor. Sedangkan kuda meningkat 36.918 ekor menjadi 34.608 ekor. Karena daerah Sumbawa dikenal sebagai gudang ternak, perhatian pengusaha dari Jakarta dan Surabaya cukup besar. Namun, Dinas Peterna- kan telah menetapkan, pengi- riman ternak, terutama sapi dan kerbau ke luar daerah harus secara selektif. Ini dapat dilihat dari angka pengeluaran sapi ke Pulau Jawa selama 1996 tercatat 3.700 ekor. Tahun ini Dinas Peternakan Sumba- wa mengusulkan 3.200 ekor, yang disetujui Dirjen Peterna- kan hanya 3 ribu ekor. Berkurangnya pengelua- ran ternak, selain untuk menjaga populasi ternak, juga untuk pengamanan har- ga agar peternak tidak dirugi- kan. Meningkatkan populasi ternak, diupayakan melalui beberapa cara. Di antaranya, pengendalian pengiriman ternak potong ke luar dae- rah, melarang memotong ter- nak produktif dan me- ningkatkan angka kelahiran ternak, dengan cara mem- fungsikan pos kesehatan hewan (poskeswan) 10 buah di sepuluh kecamatan. Sektor peternakan ternya- ta memberikan konstribusi cukup besar bagi pendapatan daerah Sumbawa tiap tahun. Pada 1996/1997 Pemda Sum- bawa menargetkan pemasu- kan dari sektor ini Rp 196.854.000. Realisasi yang dicapai hingga Januari 1997 Rp 117.155.100. Bukan tidak mungkin, jika populasi ter- nak terus meningkat, akan memberikan pemasukan be- sar bagi daerah Sumbawa. Permasalahan yang dihada- pi Kabupaten Sumbawa di bidang peternakan, peningka- tan mutu dan jumlah produksi ternak masih rendah, karena belum berkembangnya pemeli- haraan secara intensif. Penye- diaan makanan ternak belum merata sepanjang tahun, dan masih kurangnya kesadaran peternak tentang maksud re- gistrasi dan vaksinasi. Upaya pemecahannya, meningkatkan pengamanan ternak dan pengembangan bibit ternak melalui seleksi. ●Syam E2000 Holiday Fun E2000 Holiday Fun dilengkapi: Jok kulit mewah asli Itali . Meja ● Televisi . Video CD • Tenda H. Abdullah Naik Haji berkat Kerbau MUNGKIN orang tidak percaya, memelihara ker- bau dengan cara dilepas akan menghasilkan uang banyak. Risikonya juga banyak, selain ternak itu dijarah maling, juga dapat merusak tanaman di seki- tarnya. Bagi H. Abdullah (70), itu semua bukan ham- batan dalam beternak. Sekalipun ia memelihara ternak secara tradisional, kini dia memiliki kerbau sekitar 1.100 ekor. Dari kerbau sebanyak itu, tiap tahun beranak 100 ekor, yang mati dan hilang 25 ekor. Hingga kini, dialah pemilik kerbau terbanyak di Kecamatan Plampang, bahkan se-Kabupaten Sumbawa. H. Abdullah kali. Bagi Abdullah, cara pe- sekalipun jumlah ternak- meliharaan ternak seperti itu nya tidak sebanyak Abdul- tidak membuatnya khawa- lah. Misalnya HM Tayeb tir terhadap maling. Ia pu- memiliki 400 ekor, H. Ali nya keyakinan, jika rezeki- 200 ekor, H. Zabir 300 ekor nya masih diperlihara Tu- dan H. Sarafudin 100 ekor. han, kerbau itu tak akan hi- Karena terlalu banyak, pe- lang. ternak sulit membuatkan kandang, sehingga sampai kini sistem pemeliharaan- nya masih dilepas. "Kesulitan saya seka- rang,lar (padang penggem- balaan-red) di Desa Boal, Kecamatan Plampang di tutup pemerintah. Kini, semua kerbau itu berkeli- aran ke pinggir pantai dan Abdullah juga peduli ter- bukit-bukit," tutur H. Ab- hadap rekannya yang kurang dullah kepada Bali Post. mampu. Ini terlihat dari Lar itu akan dijadikan la- kesediaannya memberikan boratorium peternakan pinjaman kerbau kepada pe- oleh Unram. Setelah ditu- tani di sekitarnya untuk tup, kini lokasi penggemba- membajak sawah. Yang laan dialihkan ke Buin Ra- sering meminjam kerbau, cin, Untir Bara, Sadan, dan seperti petani di Dusun Se- Brang Salowe. jari, Plampang dan Desa Lar yang Muir. "Mereka pinjam cuma- cuma, tidak pernah saya me- minta imbalan," kata ayah sebelas orang anak itu. dimaksud Ab- dullah berlokasi di Buin Racin Desa Muir, kini di- ambil alih oleh Pemda Sumbawa untuk laborato- rium peternakan Unram. Lokasi ini sebenarnya di- harapkan peternak setem- pat tetap dipertahankan sebagai lar. Karena itu, Ab- dullah dan pemilik ternak lainnya kini kesulitan men- cari lar baru. Akibatnya, kerbau yang banyak itu Tentang Abdullah, ia kembali naik ke gunung. memang peternak yang Awalnya, tutur Abdul- cukup berhasil karena lah, ia hanya memiliki 100 hingga kini dialah satu-sa- ekor kerbau, warisan dari tunya orang yang memili- orangtuanya pada 1949. ki kerbau terbanyak di Sejak saat itulah, kerbau- Kabupaten Sumbawa. nya dilepas ke dalam hu- Karena banyaknya, ia tan, ada juga yang berge- Kades Muir, Kecamatan tidak mengetahui pasti rombol di pinggir pantai. Plampang H. Ahmad Jambe saat kerbaunya melahir- Cara pemeliharaan me- menerangkan, selain Abdul- kan, dan berapa banyak mang tidak sulit, tiap bu- lah, cukup banyak peternak yang hilang dan mati. lan hanya dikontrol dua yang tergolong berhasil, ● Syam Jambe membenarkan sebagian besar jemaah haji dari Kecamatan Plampang adalah peternak. Ini se- bagai tolok ukur keberhasi- lan peternak tradisional dalam mengembangkan usahanya. Sebagai gamba- ran, lanjutnya, seorang ca- lon jemaah haji cukup men- jual kerbau enam ekor, masing-masing seharga Rp 1,5 juta. Bahkan, H. Patta yang berangkat haji bersa- ma istrinya tahun lalu, menjual kerbau dua ekor se- harga Rp 7 juta. "Kerbau itu dipelihara dengan pengge- mukan, masing-masing be- ratnya 700 kg," tutur Jambe. Dari hasil kerbau itu juga Abdullah membiayai tujuh anaknya kuliah di Yogyakarta, enam orang di antaranya sudah selesai. Penjualan kerbau tiap tahun biasanya pada saat ia membutuhkan biaya kuliah untuk anak-anaknya, dan un- tuk menambah modal usaha dagang. Dengan hasil kerbau itu pula ia berangkat menu- naikan ibadah haji ke Mekkah bersama keluarganya. Menu- rut Abdullah, hingga kini baru enam orang anaknya yang jadi haji, yang lima orang akan menyusul. Sabtu Paing, 30 Agustus 1997 KINI TERSEDIA EDISI KHUSUS IKUTI...... SPECIAL TEST DRIVE E 2000 BERHADIAH MAINAN ANAK-ANAK - HELIKOPTER & REMOTE CONTROL -2 PESAWAT & REMOTE CONTROL -3 PLAY STATION SELAMA PROMOSI BERLANGSUNG T SUPER LUXURY FAVORITE HOLIDAY FUN Jangan kaget, Harganya sangat terjangkau... Monocoque Body, Engine 2000 CC MAZDA E2000 PT. Unicor Prima Motor PT CAHAYA SURYA BALI INDAH JALAN IMAM BONJOL 255 DENPASAR BALI TELP. (0361) 484026, 484879. FAX. (0361) 484420 mazda C 73245 Color Rendition Chart Sabtu Paing, 3 SATELIT CAKRA Cendana, Jakarte Dirut PT Media C peluncuran satela Guyana, Prancis, kesempatan itu Me postel Joop Ave de Bambang Trihatm Ka Karya TERCATAT 64 luk dan 11 buah karya kriya hasil karya 30 p pa muda Pulau Dew digelar sejak 23 Agus lalu hingga 7 Septem mendatang di Gedung rarnawa Taman Bud Denpasar. Kegiatan. terselenggara atas k sama Kamasra STSL dengan Taman Budaya dan Legiun Veteran R blik Indonesia (LVRI) bang Kodya Denpasar. Pameran 16 hari it buka Ketua Macab L Kodya Denpasar I M Pugeg. "Pameran ini benar nar mengandung tekad juangan agar siap m- hadapi tantangandim datang. Pameran ini harapkan mampu men minat dan perhatian pu yang nantinya dapat r dorong untuk berapres seni yang positif khusus di bidang seni murni y seni rupa," ujar I M Pugeg ketika itu. LVRI, kata Pugeg, ma sa ikut bangga karena masra mampu menerus tekad dan perjuangan nerasi penerus LVRI m lui pameran seni rupa. Ketua STSI Denpas Prof. Dr. I Made Band menyambut baik kegia. pameran seni rupa Kam sra angkatan '94 seba langkah maju dalam nyukseskan pembangur nasional khususnya pe bangunan seni budaya. "Karena itu, tuntut kualitas sudah semestin Gemar Mem ORANGTUA sering k menuntut anaknya gem membaca, tetapi kebanyak mereka lupa bahwa minat be tidak bisa datang dengan sene rinya. Minat baca harus dip puk dari dalam keluarga. "Orangtua perlu menunta anak mereka agar menyuk buku, bahkan mencintainy serta membekali mereka d ngan minat baca," kata Kepa Perpustakaan Nasional Mas ni Hardjoprakoso, MLS ketik membuka diskusi panel ter tang "Minat Baca Anak" belu lama ini. Menurutnya, orangtu
