Tipe: Koran
Tanggal: 1992-03-02
Halaman: 01
Konten
2cm PE' PUA RET Ny Nursyahbani Kacasungkana SH Perkosaan di Mata Wanita Pengacara APAKAH ada hubungannya antara wanita dengan rakyat kecil? Jawabnya, ada. Itu paling tidak yang dapat ditangkap melalui kesan yang tercermin dalam diri Ny. Nursyahbani Kacasungkana SH. Nyatanya wanita yang kini menjadi Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dan biasanya membela rakyat kecil itu bersedia berbicara soal Kekerasan Seksual Terhadap Perem- puan yang diselenggarakan oleh Kelompok Sahabat Perempuan Yogyakarta. Bernas/dan Hari Minggu kemarin dengan nada lembut namun penuh ketegasan, Ny. Nursyahbani menegaskan bahwa kedudukan wanita itu keadaannya memang senantiasa kalah. Direktur LBH Jakarta yang alumni Fakultas Hukum Unair tahun 1979 itu menjelaskan bahwa sumber kemampuan untuk memaksa korban perkosaan merupakan pola hubungan kekuasaan yang tak seimbang antara pelaku dengan korban sehingga mengakibatkan terjadinya pemerkosaan. "Adanya penggunaan paksaan atau kekuasaan semacam itu menjelaskan kepada kita bahwa kepentingan-kepentingan yang diperkosa dianggap sekunder, kurang bermakna sehingga tidak perlu eksis," tuturnya di hadapan para peserta yang kebanyakan kaum hawa. *** Dengan sendirinyalah jika Ny. Nursyahbani menyambut gembira akan kelahiran Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Indonesia yang baru nanti, mengingat KUHP yang baru nanti mempunyai ketentuan minimal pidana bagi pemerkosa, yaitu selama tiga tahun penjara. "Kalau KUHP yang sekarang tak ada secara tegas ketentuan minimal pidana bagi pelaku perkosaan. Memang ada ketentuan minimalnya yaitu satu hari pidana penjara," jelas Ny. Nursyahbani dengan diselingi senyum sinis. SEPERTI halnya berbicara soal wanita dan kekerasan seksual, Ny. Nursyahbani yang berumur 37 tahun pada tanggal 7 April mendatang dengan nada bersemangat bersedia membela rakyat kecil yang termasuk kaum lemah secara habis-habian. "Itulah sebabnya saya tidak bersedia membuka kantor sendiri untuk praktek kepengacaraan. Saya ingin berada di tengah-tengah rakyat kecil yang tidak berdaya menghadapi kekuasaan. Kalau saya sampai membuka kantor sendiri maka yang menjadi prioritas adalah bayaran. Sebenarnya itu manusiawi, namun bagaimana dapat bertekad membantu orang lain kalau selalu memprioritas- kan bayaran yang tinggi? Kalau di LBH niat untuk memungut bayaran tinggi tak ada," aku wanita kelahiran Jakarta yang dibesarkan di desa kecil, Pare Legi-Madura. Dari lingkungan itulah, Ny. Nursyahbani dapat menghayati dan mampu merefleksikan tentang bagaimana kondisi rakyat kecil yang terkesan lemah itu. Dan konklusinya, bahwa orang itu menjadi miskin, bukanlah karena suratan nasib tetapi akibat keadaan sosial yang tak seimbang. *** Bagi ibu dari tiga putera dan puteri itu berkecimpung di lembaga pembelaan hak-hak azasi manusia sudah dimulai sejak dirinya masih berada di bangku kuliah. "Menurut saya bekerja membela hak-hak azasi manusia dari segi yuridis merupakan salah satu bentuk ungkapan dari tri darma perguruan tinggi, yaitu pengabidan kepada masyarakat," tuturnya. Walaupun pesertanya tidak sampai dua juta orang, Rapat Akbar NU akhirnya jadi berlangsung. Tak usah memperdebatkan izin yang lama turunnya itu, yang penting misinya sudah sampai. BPPC jangan bubar dulu sebelum memberi pertang- gungjawaban, kata Kwik Kian Gie. Bagaimana kalau tak usah bubar tetapi bertanggung jawab? Harga koran di Dili naik menjadi Rp 4.000 menje- lang kedatangan Kapal Portugal. Doa pengecer koran di Dili, semoga kapal itu jangan cepat sampai ke Timtim. Bung Sigrak "Rasanya memang lain, mes- kipun sebetulnya kami sudah sering tampil di muka umum. Tapi kali ini ada suatu perasaan yang belum pernah kami rasa- kan sebelumnya. Dan teman- teman juga merasakan hal yang SUASANA di bagian selatan sama," kata Kintan (23), salah Alun-alun Utara Yogyakarta seorang peragawati ibukota malam itu memang dikerumuni Bertindak sebagai koreog- rafer pada peragaan malam itu adalah Jamal Hassan dan tata rias dipercayakan kepada Sari Ayu. No. 106 TAHUN KE-46, SENIN KLIWON, 2 MARET 1992 BERNAS MEMBANGUN BERDASAR PANCASILA CUKUP sepatah kata yang pantas dilemparkan untuk me- ngomentari kisah rayahan uang komisi yang pernah diterima Haji Achmad Thaher (alm) dan yang kini disimpan di Bank Sumitomo, Singapura. Rayahan itu menarik! Di manapun yang namanya rayahan selalu mena- rik, karena tentu melibatkan banyak pihak. Dalam kasus ini Mengusut Uang Komisi Seorang Pahlawan Pengantar: Sidang Warisan Achmad Thaher masih akan terus berlanjut. Tampaknya untuk sampai pada putusan, jalannya masih sangat panjang. Di balik persidangan uang komisi Pertamina itu, banyak hal menarik yang berguna bagi masyarakat awam maupun peminat hukum di tanah air. Untuk itu wartawan Beras Trias Kuncahyono mencoba menuangkannya dalam tulisan bersambung mulai hari ini. NU Nyatakan Ikrar Kesetiaan RI Adalah Bentuk Demikian salah satu bunyi Ikrar Kesetiaan Warga NU yang berjumlah lima butir itu. Menteri Dalam Negeri Rudini, Ketua Umum DPP Golkar H Wahono dan Ketua Umum DPP PPP Buya Ismail Hasan Metareum SH menyambut baik ikrar yang dikumandangkan dalam Rapat Akbar Hari Lahir (Harlah) ke-68 H/ke-66 M NU, di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu. MINGGU siang kemarin itu Ny. Nursyahbani memang tampak bersemangat berbicara soal kekerasan seksual yang melanda kaum kaumnya, seolah-olah dirinya mendukung benar ide Kelompok Sahabat Perempuan Yogyakarta yang berusaha memperjuangkan kesetaraannya dengan kaum pria. "Hukum pidana yang sekarang berlaku ternyata ikut membaku- kan apa yang selama ini menjadi pandangan masyarakat tentang harkat dan martabat. Perempuan dikecilkan eksistensinya menjadi vaginanya saja. Apabila vaginanya yang terganggu maka hukum pidana akan turun tangan. Tetapi jika tidak, artinya jika bagian tubuh yang lain yang terganggu, maka hukum pidana tidak akan berbuat apa-apa. Meskipun perbuatan tersebut oleh yang berangkutan maupun oleh masyarakat dianggap asusila," tandas Ny. Nursyahbani. Oleh yang akan datang khususnya yang menyangkut perlindungan BPPC Jangan Bubar Dulu masyarakat dan dari perumusan pasal-pasalnya. (dan) Selamat Pagi Final Negara Kami Jakarta, Bernas "Kami yakin bahwa Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 adalah bentuk final negara kami. Kare- nanya, kami teguhkan tekad kami untuk membangun dan mempertahankan derap dan langkah pembangunan bangsa kami". Sementara itu Gus Dur me- ngatakan, "Saya cukup puas, sebab rapat akbar ini sesuai dengan target. Soal angka tidak menjadi masalah, yang penting Redaksi paling tidak ada tiga pihak yang ikut rayahan: Ny Kartika Ratna Thaher (istri kedua Thaher), anak-anak Thaher dengan Ny Rukiah Thaher (istri pertama). dan Pertamina. Memang, yang kini tengah terjadi di High Court (Pengadilan Tinggi) Singapura bukan pertarungan segi tiga itu melainkan pertempuran hidup mati dua pihak: Pertamina la- kualitasnya yaitu bahwa NU telah berhasil merumuskan dan menyatakan ikrarnya." Ikrar NU tersebut merupakan tekad dari hati nurani yang tulus dan iklas untuk meningkatkan penghayatan, pengamalan dan pengamanan terhadap Pancasila dan UUD 1945, bukan atas da- sar rasa kecurigaan dan pesi- misme. Di depan sekitar 300.000 masa jam'iyyah NU yang mema- dati halaman Parkir Timur Sena- yan, Jakarta, Drs KH Bukhori Masruri, Ketua Pengurus Wila- yah NU Jawa Tengah, menyata- kan warga NU mengikrarkan bahwa Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 adalah bentuk final negara kami. Karenanya, kami teguh- kan tekad kami untuk memba- ngun dan mempertahankan derap dan langkah pembangun- an bangsa kami. Namun, disadari bahwa ni- Sementara itu hujan deras yang sejak sore hingga malam Ternyata kekhawatiran peme- hari sebelumnya mengguyur rintah dan pihak keamanan Jakarta, ternyata tak muncul Muchsin dan Geronimo Meriahkan Rapat Akbar ALLAHU Akbar, Allahu Ak- akan terjadi kekacauan dan sehingga memungkinkan acara bar. Hidup NU, hidup NU. Hi- keributan tidak terbukti. Rapat dup Pancasila! Sejarah terulang Akbar Nahdlatul Ulama (NU) kembali di Senayan! Dua puluh yang dihadiri lebih dari target enam tahun lalu di tempat yang yang ditetapkan pihak keaman- sama ratusan ribu kaum nahdli- an 200.000 orang berjalan tertib yyin melaksanakan sebuah dan lancar, Para peserta yang rapat akbar di tengah suhu berdatangan dari Jatim, Jateng, politik yang begitu panas. Dan Yogya, Lampung, Jabar dan hari Minggu kemarin, NU kem- Jabotabek telah memadati Parkir bali menggelar Rapat Akbar Timur Senayan sejak pk 07.30. yang menghadirkan sekitar Sementara pihak ABRI, polisi 300.000 warganya, tapi kali ini dan Banser sibuk melakukan dalam suhu politik yang tenang- pengamanan. -tenang saja, walaupun Pemilu 1992 semakin dekat. Kwik Kian Gie meminta ke- terlibatan ABRI untuk menga- wasi semua gerak pedagang pelaksana/perantara BPPC yang dinilai tidak mudah terkontrol BPPC akibat aparat pengawas- nya sangat lemah. Ia tidak setu- ju kalau BPPC melakukan aksi bakar 50 persen stock cengkeh. Tetapi kalau semua cengkeh tersebut dibiarkan terus mene- petani dibeli lalu separonya rus maka yang dirugikan adalah dibakar, itu bisa asalkan BPPC BPPC dan petani, kata Kwik yang menanggung rugi. Apalagi Kian Gie. kalau ada rencana BPPC mau dibubarkan, boleh saja tetapi semua masalahnya saat ini ha- rus dipertanggung-jawabkan lebih dulu. Ketika sebuah bus pariwisata berwarna putih memasuki pela- taran Pagelaran, semua pan- dangan tertuju ke arah bus tersebut. Dan saat rombongan gadis-gadis cantik berjumlah sekitar 35 orang dengan danda- nan menyolok turun satu persa- tu dan menyelinap ke balik panggung, orang pun mulai bersiap-siap menikmati tonton- an yang sudah sejak beberapa saat ditunggu. Unpad Soeharsono Sagir dan Wakil Ketua Komisi APBN A- berson M Sihaloho dalam Sara- sehan dan Temu Pakar PDI di Jakarta, Minggu malam. Peragaan Busana di Keraton Ada Suasana Lain bagi Para Penyajinya TIGA puluh lima peragawati yang turut tampil pada kesem- banyak orang. Pagelaran yang acara dengan sambutan di hada- dari Jakarta dan beberapa orang patan itu, ketika dihubungi Ber- biasanya berisi gamelan mau- pan lebih kurang 75 tamu un- dari Yogya menampilkan karya- nas di Hotel Ambarrukmo, Yog- pun kereta keraton, diubah dangan. Dilanjutkan dengan karya lima perancang mode ter- yakarta, Minggu. menjadi sebuah panggung war- sambutan GKR Hemas selaku kemuka Iwan Tirta, Prajudi, Cukup beralasan bila para na putih. Kesan anggun pun ketua YKI Cabang Yogyakarta. Samuel Wattimena, Thomas Si- peragawati yang sudah mantap muncul. Pada kesempatan itu, untuk gar dan Susie Hedijanto-da- di dunia cat walk dengan se- sementara tercatat dana sejum- lam acara yang berkesan gemer- ringnya mengadakan show di lah Rp 40 juta berhasil dikum- lap di Pagelaran Keraton Yogya- berbagai kota di Indonesia mau- pulkan pada acara yang juga karta, Sabtu malam. Acara ma- pun luar negeri mempunyai pe- dihadiri Sri Sultan HB X beserta lam dana Yayasan Kanker Indo- rasaan demikian. "Dibanding kerabat keraton, para usaha- nesia (YKI) Cabang Yogyakarta dengan tampil di hotel atau wan, para designer dan pemer- dalam rangka peringatan Jume- tempat lain, di Keraton tentunya hati masalah mode. nengan Dalem Sri Sultan Ha- sikap dan penampilan harus mengku Buwono X ini untuk menyesuaikan dengan kondisi. sementara berhasil mengumpul- kan dana Rp 40 juta dari para dermawan yang hadir. Dan karena ini untuk pertama kalinya, sangat wajar jika ada perasaan lain," kata Kintan. Sekitar pukul 20.30 WIB, GBPH Hadiwinoto, selaku Ke- tua Panitia Penyelenggara Ma- lam Dana Yayasan Kanker Indo- nesia (YKI) Cabang Yogyakarta dalam rangka peringatan Jume- nengan Dalem Sri Sultan Ha- mengku Buwono X, membuka Sebelum Bertanggung Jawab Jakarta, Bernas Sementara Aberson M Siha- loho menilai pola kerja BPPC saat ini memang tidak bagus. Betapa tidak, BPPC yang mesti- nya memiliki aparat pengawas- an yang besar, ternyata tidak mampu. Padahal kalau ditinjau operasionalnya BPPC yang dilimpahkan kepada perusa- haan-perusahaan pelaksa- na/perantara banyak yang tidak benar memaksa petani. "Sebenarnya yang menekan petani itu ya perusahaan pelak- sana di daerah. Mereka ini dibe- hak BPPC untuk membeli cengkeh petani dan bisa mem- permainkan kadar cengkeh, dan sebagainya. Bayangkan saja kalau Polri di Surabaya sempat menangkap satu perusahaan yang mengalihkan cengkeh dari satu gudang ke gudang yang Bersambung ke hal 11 kol 1 Menanggapi adanya kemung- kinan bahwa pedagang peranta- ra tersebut adalah oknum BPPC, Kwik Kian Gie menyatakan tidak tahu. "Yang jelas, peda- "BPPC dibubarkan Pemerin- gang perantara tersebut harus tah tanpa tanggung jawab keru- diberantas karena merupakan gian, kok terlalu enak," tegas tengkulak yang merugikan peta- Kwik Kian Gie, bersama Ketua ni. Bila perlu, dalam pemberan- PDBI Christianto Wibisono, tasannya melibatkan pihak AB- Guru Besar Fakultas Ekonomi RI," tambahnya. Kwik memaparkan, keun- tungan yang paling besar dihim- pun oleh pedagang perantara cengkeh karena itu mereka harus diberantas. "Kalau hal Catatan dari Sidang Uang Haram (1) wan Ny Kartika Thaher. sejauh ada dasarnya, serta citra). dan nasionalisme. Ada hal lain lagi yang mem- buat rayahan itu menarik. Ini kali yang pertama sebuah raya- han mengkait berbagai macam aspek. Meskipun rayahannya dilakukan di sebuah pengadilan ternyata tidak semata-mata ha- nya menyangkut aspek hukum. Masih ada aspek-aspek lainnya yang terkait di dalamnya yakni aspek politik, aspek sosial bu- daya (yang di dalamnya terkan dung aspek intelinjensia, mo- dernitas, keterbukaan, kebebas- an mengemukakan pendapat Nasionalisme harganya, memang teramat mahal. Orang akan dengan rela menggadaikan atau bahkan menjual apa saja yang dimiliki demi sebuah har- ga diri. Demikian pula, berbagai cara akan ditempuh demi apa yang disebut nasionalisme. Itulah yang terjadi di High Court (Pengadilan Tinggi) Singapura selama ini. Acara tersebut berlangsung lebih kurang tiga jam, diawali dengan makan malam, beksan Bedboyo yang memakan waktu lebih kurang satu jam, peragaan busana dan hiburan lagu oleh si 'burung camar' Vina Panduwi- nata. lai-nilai Pancasila dan UUD 1945 belum sepenuhnya diha- yati dan diamalkan oleh bangsa kami, sehingga mengusik rasa aman akan masa depan kami berbangsa dan bernegara. Kare- nanya, kami teguhkan kesetiaan dan tekad kami untuk mengha- yati, mengamalkan dan menga- mankannya serta mengingatkan sesama bangsa kami dengan caracara yang santun, tulus, dan bijaksana. *** Sebelumnya pada awal pem- bacaan ikrar, Bukhori Masruri mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu 68 tahun sejak 31 Januari 1926 Jam'iyyah NU tetap dikaruniai kekuatan lahir dan batin untuk menyertai perju- angan bangsa Indonesia dengan segala suka-dukanya, serta me- lakukan ikhtiar-ikhtiar bersama dalam mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. Bersambung ke hal 11 kol 3 KETIKA dihubungi Bernas di kediamannya, Minggu kemarin, GBPH Hadiwinoto, mengata- Bersambung ke hal 11 kol 7 MILIK MONUMEN PERS NASIONAL BURAKARTA HARGA ECERAN RP 350,00 Tetapi konyolnya, mungkin istilah ini terlalu berlebihan, yang terjadi justru sesuatu yang Karanganyar, Bernas Monumen Jaten di tempat bekas rumah Kades Jaten Marto- sukarto sebagai tetenger (tanda) tempat lahirnya Ny Siti Hartinah Soeharto pada Rabu Kliwon 23 Agustus 1923 pukul 01.00 WIB. diresmikan oleh Presiden Soe- harto di Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar -- 9 km arah timur kota Solo Minggu. - tidak diharapkan sama sekali. Kadang hati serasa diiris-iris mengikuti jalannya sidang. Uang haram yang diburu itu bagi pemerintah Indonesia terla- lu kecil jumlahnya yakni sekitar Rp 160 milyar. Tetapi untuk sejumlah uang itu (atau mung- kin yang pas demi nasionalis- me) kita ditelanjangi di negeri orang. Sebab, pada kenyataan- nya yang "diadili" bukan perka- ra komisi tersebut melainkan hukum Indonesia. "Membangun monumen ini tidaklah sekadar hendak me- numbuhkan kenangan dan ños- talgia bagi Ibu Negara kita, akan tetapi lebih jauh ingin memba- ngun apresiasi yang menyentuh makna hakiki kata-kata mutiara: Hanya Bangsa yang menghar- gai Pablawannya adalah Bang sa yang Besar," tutur dr Abdul Gafur, Ketua/Penanggung Ja- wab Proyek, dalam kata sam- butannya ketika upacara Peres- mian Monumen Jaten tersebut. Pemahaman akan nilai se- jarah perjuangan Ny Tien Soe- harto, kebanggaan dan peng- hargaan terhadap peran wanita Indonesia yang citranya ditam- pilkan oleh R Aj Siti Hartinah dari sejak remaja hingga dewasa sampai menjadi istri seorang prajurit dan kemudian istri Pre- siden RI, merupakan nilai-nilai luhur yang mendorong sebagian warga negara Indonesia untuk membangun Monumen Jaten Bersambung ke hal 11 kol 7 NDO ini tetap berlangsung sebagai Diresmikan, Monumen Harga Koran di Dili Naik Jadi Rp 4.000 per Eksemplar mana Jaten "Tetenger" Ny Tien Soeharto Untuk menunggu hadirnya seluruh peserta, Group musik Elmadora pimpinan Muchsin Alatas tampil menghibur peserta yang hanya sempat istirahat sesaat itu. Dengan gayanya yang atraktif dan komunikatif. suami Titik Sandhora ini mampu mengisi kekosongan dan keje- nuhan menunggu waktu. Dan di tengah sengatan ma- tahari yang garang dengan suhu sekitar 35 derajat celcius, ikrar Bersambung ke hal 11 kol 6 Bernas/asb 67 ORANG PINGSAN- Lebih dari 300.000 nahdliyyin dan nahdliyyat hadir pada Rapat Akbar NU di Lapangan Parkir Timur Senayan Jakarta, kemarin. Panas yang menyengat aparat keamanan, terdiri dari ribuan Banser, dua pertiga kekuatan anggota Polda Metro Jaya bekerja sama dengan anggota Kodam Jaya dan unsur keamanan lainnya, tidak di lapangan, sekitar 34 derajat celcius, menjadikan 67 orang jatuh pingsan. Sementara begitu dibuat repot karena rapat berjalan aman dan tertib. Eder benar-benar menampil- kan dirinya sebagai seorang Yahudi tulen: mau menang sendiri entah dengan cara apa, licik tetapi cerdik dan brilyan, melecehkan lawan bicara sekali- Bukan hanya hukum Indo- gus pintar mengambil hati dari nesia saja yang diuji melainkan omongannya, ucapannya kasar juga para pakar hukum kita. dan tajam menusuk hati sekali- Kerap kali kita saksikan, para gus membuka mata lawan bica- saksı anı kelabakan mengha- ra, bicaranya blak-blakan dan dapi gempuran pertanyaan dari meledak-ledak namun berdasar, Lisabon, Minggu Menjelang hari "H" merapat- nya kapal "Lusitania Expresso" di Timor Timur, harga koran- koran yang memberitakan misi ini, melonjak tajam, mencapai 4.000 rupiah per eksemplarnya. Sedang fotokopian gambar kapal "Lusitania Expresso" yang diambil dari sebuah harian ter- kemuka ibukota, di Dili laku keras dengan harga 500 rupiah per lembarnya. Sementara itu rombongan mantan Presiden Portugal Jen- deral Antonia Ramalho Eanes bersama 90 orang mahasiswa dan wartawan yang semula di- jadwalkan bertolak dari Lisabon Jumat lalu untuk bergabung Bosnia-Herzegovina Merdeka dari Yugoslavia Sarajevo, Minggu WIB Laporan terakhir perkembangan jalannya referendum yang diselenggarakan di Bosnia- 23.46 Herzegovina menyebutkan, Menteri Luar Negeri Bosnia Haris Selajdzic hari Minggu mengumumkan negaranya telah merdeka penuh, dan dengan demikian sudah tidak punya sangkut paut lagi dengan pemerintah Federasi Yugoslavia. Padahal sesaat sebelumnya, panitia referen- dum menyatakan, hasil pengumpulan pendapat baru bisa diketahui Selasa besok. Haris agaknya punya pendapat lain. "Hasil penghitungan sementara menunjukkan, 50 persen dari 3,1 juta warga Bosnia-Herzegovina yang mengikuti referendum, telah memberikan suaranya. Jumlah ini menurut saya sudah cukup untuk menyatakan Bosnia sebagai negara merdeka," serunya. -- Reuter Dalam sidang beberapa wak- tu yang lalu, tiga Jaksa Penuntut Umum, Ny Haryati Marpaung SH, Ny Diah Retno Astuti SH dan Farella SH menuntut Ro- chamin hukuman penjara 15 ta- hun dipotong masa tahanan. (Bernas, 21/1). pengacara Ny Kartika Thaher, kritikannya tajam atau bahkan Bernard Eder QC. la seorang sinis tapi memacu pihak lain pengacara berdarah Yahudi, untuk meningkatkan kemampu- lulusan Universitas Berkeley AS annya untuk berpikir kritis juga. yang harus diakui - begitu jago membuat lawannya kela- bakan atau malahan disergap shock mental. YAYASAN KA NOVES DALA KA ENENGA 4141 Bemas/eta TENUN IKAT- Lima perancang mode dari ibu kota, yakni Iwan Tirta, Prajudi, Samuel Wattimena, Thomas Sigar dan Susie Hedijanto, menggelar karya-karya mereka di Pagelaran, Keraton Yogyakarta, Sabtu (29/2) malam. Beragam corak ditampilkan dalam kesempatan itu. Salah satunya adalah corak tenun ikat dari Thomas Sigar. Dengan segudang sifat yang dimiliki itu, ia mampu membuat lawannya keteteran. Seorang profesor doktor ilmu hukum pun dibuat nafasnya tersenggal- -senggal. Situasi bertambah runjam lagi manakala si saksi ahli itu kemampuan berbahasa Inggrisnya pas- pasan. Bukan rahasia lagi kalau yang ditang- kap para pakar hukum Indone- sia yang hadir di sidang itu bisa berbeda-beda, demikian pula Bersambung ke hal 11 kol 3 * Fotokopi Kapal "Lusitania" Rp 500 dengan Kapal Perdamaian "Lusi- tegasnya. "Hanya tinggal satu tania Expresso" di Darwin, sem- langkah kecil saja untuk mewu- pat tertunda sehari akibat alasan judkan rencana ini." dana. "Ada yang tidak beres," ujar Rui Marques, ketua misi terse- but. Ia menolak menjelaskan le- bih jauh, namun dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan beberapa saat kemudian, pihak- nya menegaskan untuk tetap memberangkatkan misi tersebut. Hari Ini Rochamin Divonis Semarang, Bernas Hari ini, Rochamin Suyitno (41) terdakwa pembunuh istri sendiri, Sri Mastuti akan meneri- ma vonis dalam sidang Majelis Hakim yang dipimpin Ny Toety Samurty SH dengan anggota Ny Hartati SH dan Ny Nurhayati, SH di Pengadilan Negeri Sema- rang. Pembela hukum terdakwa Achmad Sulchan SH yang dihu- bungi Bernas kemarin menyata- kan siap naik banding jika hu- kuman yang dijatuhkan membe- ratkan kliennya. "Saya siap men- dampingi klien saya ke Penga dilan Tinggi, sebab ada ke- mungkinan vonis yang dijatuh- kan berat. Tapi terserah klien saya juga, jika dia terima hu- kuman tersebut," katanya. nyakan kemana adiknya pergi. Usaha tak kenal putus asa ini akhirnya menemui titik terang, ternyata mayat korban dikubur di bawah meja ruang makan ru- mah suami istri tersebut, Jalan Mendut Gg I Rt 05 Rw V Kelu- rahan Panjangan Semarang. Sidang kasus suami bunuh istri ini menarik karena mayat korban baru diketahui 5 tahun 6 bulan kemudian, berkat usaha gigih kakak korban, Ida Rin Sriwahyuni yang selalu mena- MALAM DAN Melbourne, Minggu "Misi Perdamaian Timor Ti- mur ini tetap akan dilanjutkan, sekalipun terjadi kesulitan, baik di masa sebelumnya, sekarang maupun di masa mendatang," Sidang Suami Bunuh Istri "Untunglah, persoalannya se- gera bisa dibereskan dengan bantuan sejumlah pihak yang ti- dak perlu disebutkan namanya. sehingga kita bisa berangkat nanti malam," ujar Marques, Sabtu. Sementara itu kapten kapal Luis Dos Santos, kepada kantor berita Portugal Lusa lewat tel- pon mengabarkan, kapalnya akan tiba di Darwin tanggal tujuh Maret mendatang. (Rtr/ddt) Sesuai tuntutan jaksa, Rocha- min terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar tiga dakwaan yang dituduhkan. Per- tama, - Amin - panggilan akrab terdakwa sehari-hari, terbukti membunuh istrinya pada Ok- tober 1985 di-rumah mereka. Bersambung ke hal 11 kol 7 Tinju Kelas Super Bulu Azumah Nelson Kandaskan Fenech AS yang berakhir seri. Petinju Ghana, Afrika, Azu-. Nelson kemarin tampil de- mah Nelson (33) memenuhi jan- ngan meyakinkan sebagai seo- jinya untuk mempertahankan rang pemegang gelar juara sejak gelar juara dunia kelas super ronde pertama. Pertarungan ba- bulu WBC dengan menang TKO ru berlangsung dua menit, Nel- pada ronde kedelapan atas son dengan kekuatan pukulan penantangnya petinju Australia, kanannya menjatuhkan Fenech. Jeff Fenech yang didukung Fenech dipaksa kembali men- sekitar 35.000 penonton yang cium kanvas pada ronde kedua dengan setia menyaksikan per- dan delapan. Akhirnya pertan- tarungan itu meski dengan me- dingan dihentikan wasit meski- makai jas hujan dalam perta- pun Fenech mampu berdiri rungan perebutan gelar di Aus- kembali namun sudah tampak tralia, Minggu. kepayahan. Wasit dari New York, Arthur Mercante, memberhentikan per- tarungan pada menit kedua de- tik ke-20 ronde kedelapan sete- lah melihat Fenech yang ber- ambisi meraih gelar juara dunia keempatnya, sudah kepayahan. Pertarungan kedua petinju yang ditayangkan langsung TVRI hari Minggu siang kemarin itu ada- lah pertarungan ulang dari per- temuan pertama kedua petinju 28 Juni tahun lalu di Las Vegas, Kemenangan ini bagi Nelson adalah ke-17 kalinya untuk mempertahankan gelarnya dan sekaligus kemenangan ke-35 dari 38 pertandingannya dengan rekor 25 kali menang KO. De- ngan kemenangan ini pula Nel- son sekarang mengincar gelar juara dunia kelas ringan WBC dari tangan petinju AS, Perell Whitakers yang sempat menga- Bersambung ke hal 11 kol 1 2cm Color Rendition Chart
