Tipe: Koran
Tanggal: 1992-03-02
Halaman: 11
Konten
mbahan PSIM main lagi. mpatan untuk para la kita menimba pe- bertanding. Apalagi i akan diikuti Perke- , yang akan tampil engecualian, tanpa usia seperti lima atan," ujarnya. Hadianto.. dalam ang dijadikan ajang p awal untuk calon PON DIY itu, PSIM Canpa target. Sasaran ya, hanya memberi- patan buat pemain- ersaing menjadi pe- PON DIY, sekaligus gkah awal pembina- muda yang dipro- e Kompetisi Divisi datang. dari sembilan pema- n itu, ada di antara- masih cukup muda, 16), mantan pemain DIY 1991. "Pokok- event ini akan kita main muda yang pu- ," tambahnya. pemain tambahan Lukit Asmara, Dedy Sudarmaji, Yusuf im Choiri, Muham- Agus Ariyanto, Isna- ono dan satu lainnya timbangkam. (umr) enis olongan menengah, Karang anggapan itu ai bergeser. Apalagi angan tenis juga su- gkat dari 23, seka- adi 56 buah," jelas Kahar juara ra dalam turnamen buka berhadiah total di Jakarta yang juga -marin, Abdul Kahar an pemain nasional n lama menghilang kit lagi dengan mera- ara. Di final Kahar gkan old crack Tjah- et langsung 6-4, 6-0. asal Samarinda-Kal- mar MIM yang sejak an lalu menghilang san nasional karena sakit anemia menga- menangan ini akan agai awal kebangkit- di pertenisan nasio- berharap tahun ini masuk deretan lima peringkat nasional r Kahar yang kema- hadiah pertama sebe- 0000. or ganda, pasangan nny Susetyo/Teddy ampil sebagai juara final menundukkan angguh Sulistio Wi- yono dalam perta- at 6-4, 7-5. (drw/bay/hst) mba Lari asila merebut trofi Bupati n uang pembinaan, sil memperbaiki wak- capai selama ini 35 m jenis lomba yang rekor perbaikan ini ekretaris Umum Pe- DIY, Kadarjo. Dikata- da Bernas, kemarin. sa, Sambudi belum memperbaiki catatan g dibuatnya, karena ditempuh tidak per- meter." Kadarjo, yang juga sebagai salah seorang ak yang ditempuh itu tar 9400 meter. untuk memperingati mum 1 Maret ternya- diikuti sekitar 200 rencana semula 500 Lomba ini dilepas wilda Tingkat II Sle- T Sukarnodiprodjo, bupati Sleman. di Yogya Kembali. emenang mendapat ang pembinaan. Un- satu hingga ketiga putra, masing-masing trofi dari Bupati Sle- dim 0732 Sleman dan V PP DIY. -ok putri, trofi dari RD Sleman, Kapolres n Ketua DPC PP Sle- RAGAM Lima Ikrar Kesetiaan NU Pada hari ini, kami segenap Karenanya, kami teguhkan te- warga Jam'iyyah Nahdlatul U- kad kami untuk membangun lama memanjatkan puji dan syu- dan mempertahankan derap kur ke Hadirat Allah subhanuha dan langkah pembangunan wa Ta'ala atas limpahan rahmat bangsa kami. dan karunia-Nya kepada kami. Kami bersyukur, bahwa da- lam kurun 68 tahun sejak 16 Ra- jab 1344 H atau 31 Januari 1926 Jam'iyyah Nahdlatul Ulama te- tap dikaruniai kekuatan lahir dan batin untuk menyertai per- juangan bangsa Indonesia de- ngan segala suka dukanya, serta melakukan ikhtiar-ikhtiar bersa- ma dalam mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 1945, Kami menyadari, sebagian ci- ta-cita tersebut telah terwujud dan sebagian yang lain masih harus diupayakan pencapaian- nya oleh segenap Bangsa Indo- nesia dalam suasana kerukunan dan tenggang rasa yang harus senantiasa terjaga. Oleh karena itu, pada hari baik menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, bertepatan de- ngan peringatan Hari Lahir Nah- dlatul Ulama ke-68, kami me- nyatakan ikrar berikut : Pertama: Kami yakin, bahwa tekad kami untuk Kembali ke Khitthah Nahdlatul Ulama 1926 adalah tekad yang baik dan mulia, untuk kemaslahatan kami dan bangsa kami. Karenanya, akan kami mantapkan langkah- langkah untuk mengamalkan- nya. Kedua Kami yakin, bahwa Republik Indonesia yang berda- sarkan Pancasila dan UUD 1945 adalah untuk final negara kami. Azumah lahkannya pada pertarungan Mei 1990 lalu. ——— Bagi Fenech kekalahan ini adalah yang pertama kali dia- laminya dari 27 pertarungannya selama delapan tahun dalam karir bertinju. "Pertarungan ini bagaikan pertarungan ayah lawan anak dengan Fenech sebagai sang bayi. Kekuatan dan gaya ber- tinju klasik, semuanya saya bisa," papar Nelson. Menurut Nelson, tak ada BPPC- lain, jelas hal ini sudah tidak benar," ucapnya. 111 Akibat pengawasan BPPC sangat kurang, sementara petani sudah mulai dirugikan maka, disini peran ABRI mulai dilibat- kan. Setiap petani yang menjual cengkehnya ke KUD-KUD kalau perlu harus diketahui Koramil setempat yang tersebar di selu- ruh Indonesia. Hanya dengan pengawasan itu, BPPC tidak akan main-main karena disaksi- kan orang banyak. 17 TH Ketiga Kami menyadari, bahwa nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 belum sepenuhnya dihayati dan diamalkan oleh bangsa kami, sehingga meng- usik rasa aman akan masa de- pan kami berbangsa dan berne- gara. Karenanya, kami teguhkan kesetiaan dan tekad kami untuk menghayati, mengamalkan dan mengamankannya serta mengi- ngatkan sesama Bangsa kami dengan cara-cara yang santun, tulus dan bijaksana. ELLEN BARKING JIMMY SMITS JOBETH WILLIAMS Keempat Kami menyadari, bahwa Pembangunan Nasional Indonesia adalah sebuah proses menuju masa depan Indonesia yang dicita-citakan. Selama 25 tahun terakhir, telah banyak manfaat dan kemaslahatan pem- bangunan kami rasakan. Kare- nanya, kami siap memasuki Pembangunan Nasional Tahap II, untuk menjadi Bangsa yang lebih mandiri dan bermartabat. Kelima Kami menyadari, bahwa penyelenggaraan PEMI- LU 1992 yang jujur, aman, be- bas dan rahasia merupakan wasilah yang baik bagi perwu- judan Kedaulatan Rakyat. Kare- nanya, kami akan menyukses kan kerja besar tersebut dan mengamankan Sidang Umum MPR 1993 yang menjadi hasil- nya. DIA KEMBALI LAGI KESEKOLAH UTK MEMBONGKAR SINDIKAT Jakarta, 26 Sya'ban 1412 H 1 Maret 1992 M Sambungan dan hal 1 satupun petinju yang bisa berta- rung dua kali dengannya dan menang. Pada pertemuan kedua ia pasti akan kalahkan dia. Terlalu dimanja. "Cengkeh itu terlalu dimanja. Struktur berdirinya BPPC itu tidak benar dan merupakan langkah yang salah sejak semu- la," tegas Soeharsono Sagir. BPPC dibentuk mestinya me- nyangga kebutuhan petani dari kemungkinan permainan pabrik rokok. Tapi buktinya belum ada, BPPC sendiri untuk mem- beli cengkeh petani, duitnya dari pemerintah melalui bank dengan kredit likuiditas dan bunganya rendah. "Saya jelas tidak setuju dengan adanya pembakaran cengkeh," ujarnya. Dengan kondisi yang seperti sekarang ini, menurut Sagir, jangan sampai ada pem- bakaran. Jika terjadi over-stock, mau tidak mau petani melaku- kan diversifikasi. Meski hal itu "Tapi lucunya, kalau stoknya banyak yang dirugikan, tentu- banyak, BPPC harus membayar nya dengan mekanisme pasar gudang yang dibebankan pada akan dibiarkan berkembang pembeli (pabrik rokok). Kalau sendiri. (hbk/bud) CHOU SIN CHE CHANG MIN Mengenai pertarungan perta- manya melawan Fenech di Las Vegas lalu, Nelson mengatakan, dulu ia terkena penyakit malaria dan cidera lengan kirinya. Tapi waktu itu tidak ada yang mem- percayainya dan ia hanya ingin membuktikan bahwa dialah petinju terbaik di dunia. (AFP/drw) Steve and Walter used to have a preverence for blondes Then Steve was murdered.... and came back as one Will being a women make him a better man? HARI INI Mataram PORTA CENTRAL AC- Sambungan dari hal 1 pabrik rokok tidak mau membe- li maka tidak diberi pita cukai. Semuanya ini kan tidan benar," tegas Sagir. Menurutnya, cengkeh itu bukan beras, kopi dan gula. Sudah semestinya masalah ce- ngkeh itu dibiarkan saja sesuai dengan mekanisme pasar kare- na bukan kebutuhan hajat hi- dup orang banyak. Rasionalnya yang membeli rokok itu hanya orang-orangnya cengkeh bukan rakyat banyak. DO DOLBY STERED switch Kalau beras, memang harus diatur oleh pemerintah. Kalau perlu pemerintah harus rugi demi kebutuhan rakyat banyak. Tetapi kalau pemerintah harus rugi berjuta-juta, jelas dirinya tidak setuju. 10.00-15.00-17.00 -19.00-21.00 Empire s COUST & CENTRAL AD 10.00-15.00-17.00 19.00-21.00 REGENT 3 DOLAT & CENTRAL AC 10.30-15.30-17.30 19.30-21.30 Galany HARI Empirez REGENT-2 1 CORT & CENTRAL C INI 10.00-15.00-17.00 19.00-21.00 THEATRE CENTRAL AF 10.30 15 30 1730 10 30-21.30 10.30-17.30- 19.30-21.30 GHOST EXIST AGAIN! 17th BERNAS RI Adalah Disadari cita-cita tersebut telah terwujud dan sebagian yang lain masih harus diupaya- kan pencapaiannya oleh sege- nap Bangsa Indonesia dalam suasana kerukunan dan teng- gang rasa yang harus selalu terjaga. "Oleh karena itu menje- lang datangnya bulan suci Ra- madhan, dan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir NU ke-68, kami menyatakan ikrar terse- but," kata Bukhori Masruri. Dengan pernyataan ikrar pada butir yang ketiga dari lima butir yang dibacakan semula memang terasa yang paling "mengginggit", namun sempat menimbulkan kesan yang lain. Diantaranya, apakah ikrar ini muncul dari rasa kecurigaan terhadap sebagian masyarakat yang belum sepenuhnya meng- hayati dan mengamalkan Panca- sila, dan apakah ikrar tersebut muncul berdasarkan rasa pesi- misme terhadap perkembangan penghayatan dan pengamalan Pancasila dan UUD 1945 akhir- akhir ini. Ketika ditanya wartawan ten- tang kesan itu, Mendagri Rudini yang mengenakan baju batik dan peci hitam itu mengatakan, penghayatan Pancasila memang belum sampai pada tahap peng- amalan, tetapi baru sampai pada tahap pengenalan. Maka, Rudini menyambut baik ikrar tersebut, karena setelah menyadari bah- wa nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 selama ini belum dihayati dan diamalkan, sege- nap warga NU menyatakan ke- setiaan dan tekadnya untuk meningkatkan penghayatan dan pengamalannya. me- "Dari segi isinya rapat akbar NU ini baik sekali, karena telah menyatakan ikrarnya ngamalkan nilai-nilai Pancasila secara murni dan konsekuen," katanya. Mengusut - wartawan. Tidak mengherankan kalau kemudian muncul kejadian-ke- jadian lucu sekaligus membuat hati ini trenyuh. Si Eder dengan sesuka hati memporakporanda- kan pertahanan si saksi ahli baik lewat ketrampilan berbaha- ——— sanya maupun penguasaan ilmunya. Mungkin kita harus mengurut dada manakala men- dengar pertanyaan dari Eder terhadap seorang saksi ahli. "Lalu apa yang Anda lakukan selama ini, Profesor," tanya Eder melanjutkan pertanyaan sebe- lumnya tentang apakah ada yurisprudensi di Indonesia. "Selama ini saya membaca buku dan terus melakukan riset," jawab sang profesor. "Begitu banyak buku yang Anda baca dan riset yang Anda lakukan, apakah tidak menemu- kan kasus yang sama pernah terjadi di Indonesia. Sangat aneh," kata Eder dalam nada Gislo sinis. Itu hanya salah satu contoh. Pertanyaan-pertanyaan atau sikap-sikap lainnya yang kerap kali membuat jengkel sekaligus prihatin terhadap diri kita sendi- ri masih segundang. Wartawan pun hanya bisa bengong ketika sidang sudah usai. Apa yang musti ditulis. "Maaf Bu, tadi dalam sidang apa yang dibicara- kan. Soalnya saya tidak dapat mengerti sepotong pun," cerita seorang ibu yang doktor ilmu hukum. Si ibu hanya bisa ge- leng kepala dan mengurut dada. "Sama juga nasibnya dengan kolega saya," mungkin penga- kuan jujur seperti itu yang ber- diam di lubuk hatinya. HARUNI REGENT 1 ODY & CENTER AC 10.00-15.00-17.00 19.00-21.00 Ratih 2 LOOLBY & CENTRAL AL- 10.00-15.00-1700 19.00-21.00 Empire Memang, tidak selamanya si Yahudi itu mampu bertepuk dada dan mendongakkan kepa- lanya sambali menembarkan senyum sinis. Ia, harus menga- Golden APTAREA ——— 10 30-17.30 19.30-21.30 DODOLBY STEREO 14 ANGKARA MEMBARA Sambungan dari hal 1 Ditanya mengapa pemerintah baru mengeluarkan izin sehari sebelum rapat akbar NU itu berlangsung, dengan nada sedi- kit diplomatis Rudini menjawab, pihaknya tidak bisa begitu saja mengeluarkan izin sebelum mempertimbangkan faktor kea- manan dan ketertibannya. Dan, untuk mempertimbangkan itu tentu saja membutuhkan waktu. Selain itu, menurutnya, izin dikeluarkan menunggu hasil konsensus antara pemerintah dengan panitia. Secara terpisah, Ketua Umum DPP Golkar Wahono dan Ketua Umum DPP PPP Buya Ismail Hasan Meutareum yang hadir pada Rapat Akbar NU itu, juga menyatakan ikrar kesetiaan warga NU itu sangat baik, kare- na menyatakan tekadnya untuk menghayati, mengamalkan dan mengamankan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. KIKI FATMALA Mereka tidak sependapat kalau tekad tersebut muncul dari sikap kecurigaan dan pesi- misme terhadap pelaksanaan dan pengamalan nilai-nilai Pan- casila dan UUD 1945 akhir-akhir ini. Tetapi tekad tersebut benar- benar muncul dari hati nurani segenap warga NU yang tulus dan murni. Ketua Umum DPP PDI Soer- jadi tidak hadir pada rapat rak- sasa itu. Menurut Ketua PDI dr Sukowaluyo, PDI diundang oleh NU, tetapi bersamaan dengan acara tersebut, PDI juga sedang sibuk melaksanakan "Temu Pa- kar dalam rangka persiapan kampanye dan materi GBHN 1993," di Kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta. Namun, ketika surat undang- an itu disampaikan ke rumah Ketua Umum, ia sedang ke Jawa Timur untuk peringatan Harlah PDI. Akibat dari itu, Sambungan dari hal. 1 kui tak mampu berkutik walau sudah mengerahkan segenap kemampuannya dan senjatanya ketika menghadapi saksi ahli dari Pertamina yang memiliki kategori istimewa. CAFFATORJ 10.30-15.30-17.30 JAMES WOODS 19.30-21.30 MICHAEL J.FOX Ketika menghadapi Jenderal TNI (Purn) LB Moerdani, ia tak bisa berbuat banyak. Pak Benny tidak gentar sedikitpun me- nyongsong teror mental yang dilepaskan Eder. Semakin dite- ror semakin kukuhlah ia. Dan, FIGHT SCHOOL Sleeping semakin kelihatan jelas siapa sesungguhnya LB Moerdani itu. Kemampuan berbahasa Inggris Pak Benny sangat mendukung ketika bertempur melawan Eder. Walau dua hari berturut- turut ia harus terjun ke gelang- gang, tidak sedikit pun menun- jukkan kelelahannya. Yang hancur-hancuran da- lam memberikan kesaksian, memang ada. Itu harus diakui. "Musibah" itu terjadi karena lemahnya penguasaan bahasa Inggris dan minimnya pengeta- huan hukum dengan segala macam perangkatnya. "Ini sesu- atu yang sangat memrihatin- kan," kata Harry Tjan Silalahi SH, salah seorang anggota Tim Pertamina yang dibentuk berda- sarkan Keppres No. 9 Tahun 1997. "Kalau kita mau go public untuk memasuki pasar bebas, tentu tidak bisa lagi hanya de- ngan kemampuan seperti ini. Bahasa Inggris pas-pasan dan pengetahuan hukum yang min- im. Wah ini akan repot," lanjut- nya. One enjoys the high-life of Beverly Hills The other lives the tow life of the Bronx. sady one way these two will get along HARI INI HARI INI SENOPATE 10.00-15.00-17.00 Empire 1 10.00-15.00-17.00 THEATRE 19.00-21.00 -19.00-21.00 - CERN AS- HARTINI YOGYA President DOLBY & CENTRAL AC THE ASS CENTRA AL OKKES & SCOOT T. 10.00-15.00-17.00 10.30-17.30 19.00-21.00 19.30-21.30 RAYAHAN uang haram itu, memang menarik. Seru. Tetapi, pada akhirnya orang harus me- Begitu orang mendengar nyadari apa yang terjadi di Pe- nama Ibnu Sutowo dan, Rani ngadilan Tinggi Singapura yang Yunus, orang pun lantas berta- terletak di St Andrew Road, nya: Lho mereka kok tidak with the "PRETTY WOMAN" JULIA ROBERTS Is Back... undangan NU belum dibaca oleh orang pertama partai ban- Muchsin teng itu, sehingga tidak ada seorang pun yang ditugaskan untuk menghadiri Rapat Akbar itu. Sementara itu, Ketua PB NU Abdurrahman Wahid dan Matori Abdul Djalil Sekjen DPP PPP berpendapat butir ketiga dari ikrar tersebut muncul dari hasil permenungan tentang nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 seba- gai suatu cita-cita yang akan dicapai dengan realitas yang sudah dicapai selama ini. Menu- rut Gus Dur, panggilan akrab Ketua Tanfidziyah PB NU ini, memang nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 belum ada yang diamalkan sepenuhnya. Oleh karenanya, wajar kalau muncul tekad semacam itu. 17 TH LIU TE HUA WANG CIFH Soal sukses tidaknya rapat akbar NU itu diakui pula oleh dua tokoh dari Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Drs Sai- fullah Ma'shum dan Drs Choirul Anam, bahwa Rapat Akbar ini secara kualitatif telah sukses dan kuantitatif tidak sesuai de- ngan harapan. Ini terjadi akibat ketidakjelasan dari pihak atas. Semula direncanakan di Parkir Timur dengan harapan hadir dua juta nahdliyyin dan nahdli- yyat. Untuk memenuhi dua juta, telah disiapkan. Tiba-tiba ada pengumuman Rapat Akbar di- langsungkan di Stadion Utama Senayan dengan pembatasan jumlah massa hanya sekitar 200 000 sampai 300.000 orang. Sete- lah pengurangan massa ini dila- kukan, tiba-tiba datang lagi pengumuman baru, Rapat Akbar dilangsungkan di Parkir Timur sesuai dengan rencana semula. Sayangnya, pengumuman peru- bahan tempat yang terakhir ini dua hari sebelum pelaksanaan Rapat Akbar. Akibat dari kepu- tusan yang serba tidak jelas, itu membuat warga NU banyak yang "ngambek" (Tim Bernas) sungguh merupakan suatu per- taruhan teramat mahal. Bangun- an kuno berkubah hijau, bercat dinding putih kotor dan terletak di samping City Hall itu menjadi saksi mati betapa nasionalisme menjadi taruhan dalam rayahan itu. DELTA FORGE 3 17 th THE KILLING GAME 6/w enemy Orang mungkin masih akan bertanya: apa sih nasionalisme itu? Definisi nasionalisme rasa- nya tidak perlu diperdebatkan. Tetapi yang jelas karena rayah- an uang komisi di Singapura itu, muka Indonesia menjadi co- reng-moreng. Ada jelaga begitu tebal di wajah yang cantik ini. Bagaimana tidak. Di ruang selu- as sekitar 10 x 20 meter, berdin- ding dan berlangit-langit kayu dan diterangi oleh 18 lampu yang menempel di langit-langit dan 12 lampu di dinding itu "dimaklumkanlah" bahwa komi- si adalah sesuatu yang wajar di Indonesia. HARI INI Empire 7 --TACINIS AT 10.00-15.00-17.00 19.00-21.00 REGENT 4 DBT&CNIRA AC 10.30-15.30-17.30 19.30-21.30 Benar atau salah "permak- luman" tersebut rasanya tetap menusuk rasa nasionalisme kita. DOLBY STEREO MIKE NORRIS MATTHEW PENN Lalu siapa yang "biasa" meneri- ma komisi itu? Apa tindakan terhadap para penerima komisi itu selama ini? Berapa jumlah komisi yang mereka terima? Berapa kali mereka menerima komisi? Pertanyaan seperti itu kini bergentayangan. Dan salah satunya terjawab di Pengadilan Tinggi Singapura. "Bukan Haji Achmad Thaher saja yang me- nerima komisi. Selain dia,Ibnu Sutowo (mantan Direktur Utama Pertamina), dan Rani Yunus (mantan Kepala Divisi Teleko- munikasi Pertamina) juga mene- rima komisi." Itu kata Eder me- ngutip omongan Ny Kartika Thaher. Dan, dibenarkan oleh LB Moerdani saat memberikan kesaksian. HARI INI Empire 2 Y ACTRIES CASINO RAIDERS II 17TH Woman 10 30-15.30-17.30-19.30-21.30 P.I Az Black Magic MISTERIUS EKSOTIS, SENSUAL MARK HAMILL AMANDAWYSS APOLLONIA Sambungan dari hal. 1 kesetiaan warga NU yang ingin diketahui banyak orang selama ini, dibacakan oleh K.H. M Buchori Masruri, Ketua PW NU Jateng. (Lihat 5 Ikrar Kese- tiaan NU) 17th Acara kolosal ini semakin semarak dengan kehadiran sejumlah pengamat asing ditam- bah sekitar seratus wartawan dalam dan luar negeri. Di te- ngah teriknya matahari, acara- acara berjalan lancar, meskipun sempat sedikit tertunda me- nunggu kehadiran Mendagri Rudini. Acara dimulai dengan Shalawat oleh Mustofa Achmad, Qori' (pembaca Al-Qur'an) oleh K.H. Syafei Rosa dan pemba- caan doa oleh Dr KH Idham Chalid, mantan Ketua Umum PB NU. Setelah itu dilanjutkan de- ngan pemberian sambutan oleh Ketua Panitia, H Abu Hasan MA. pelaksana Rois Aam KH Ilyas Ruchiyat, juga Gubernur DKI, Wiyogo Atmodarminto, Mendagri Rudini yang kemudi- an dilanjutkan pembacaan ikrar oleh K.H. Buchori Masruri. Setelah para Nahdliyyin mu- lai terasa jenuh oleh sambutan- sambutan, dan terpanggang matahari, mereka dihibur oleh kelompok musik Geronimo pimpinan H. Anton Issudibyo. Sedang Jaja Miharja menyanyi- kan lagu Cinta Sabun Mandi yang syairnya diubah menjadi Cinta NU yang mendapat res- pon hangat. Sementara Tabligh Akbar disampaikan oleh KH Fuad Hasyim, Dra Ny. Suryani Tahir, budayawan Emha Ainun Nadjib, dramawan WS Rendra, Setiawan Jodi dan H. Zaenuddin MZ. (Tim Bernas) diajukan pula ke pengadilan? Prof Dr Sudikno Mertokusumo dan Dekan FH UGM Dr Maria Soemardjono, sama-sama ber- pendapat, tak relevan mengaju- kan Ibnu Sutowo dalam kasus ini. Sebab, yang kini sedang diperkarakan adalah soal uang komisi yang diterima Haji Tha- her. Orang boleh tidak sependa- pat dengan pendapat dua pakar hukum itu. Tetapi, itulah kenya- taannya. Wajar-wajar dan sah- -sah saja antara harapan dan kenyataan bertolak belakang. Ibnu Sutowo sendiri, menurut Dicky Turner, salah seorang anggota tim Pertamina, sudah menyatakan tidak bersedia me- njadi saksi. "Dalam perkara perdata seseorang bisa menolak menjadi saksi. Pengadilan tidak bisa memaksa," tutur Dr Maria. Tidak aneh kalau Eder lan- tas mengatakan bahwa Thaher dijadikan kambing hitam. Per- nyataan Eder itu, memang, masih harus dan dapat diuji kebenarannya. Sebab, ketika masalah komisi itu diperkarakan di Pengadilan Tinggi Singapura dan ketika kemudian pernyatan itu muncul, orang lantas bi- ngung memilih dan menunjuk mana kambing hitam dan mana kambing putih serta siapa yang hitam dan siapa yang putih. Yang orang tahu sekarang ada lah adanya 'Kambing Komisi. Sebab, mau disebut kam- bing hitam atau kambing putih kenyataannya sekarang adalah sama saja. Almarhum Haji Ach- mad Thaher yang menurut Kar- tika (Eder) menjadi korban dan dijadikan kambing hitam toh jazadnya tetap dimakamkan di Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Lantas yang disebut kambing putih? Tentu akan memperoleh tempat yang jauh lebih baik dan menyenangkan Demikianlah nalarnya. *** HARI INI Empire 5 10.00-15.30 19.00-2200 ROBERT DE NIRO JOE PESCI RAY LIOTTA Ams LIU TE HUA XCOLBY STEREO GoodFellas 17 TH HARLINI Empire 4 10.00-15.00-17.00 CENTRAL A 19.00-21.00 STEVEN SEAGAL OUT FOR JUSTICE DOLBY STEREO 17TH HARI INI Oudyn (1828A AT 11.00-15.00-17.00 19.00-21.00 Ada Suasana-- kan, belum ada niatan keraton untuk menggelar lagi acara semacam. Namun menurut Pe- ngageng Kawedanan Hageng Punokawan Wabono sarta Kriyo ini, keraton tetap terbuka untuk acara-acara yang masih relevan dengan budaya yang dapat dinikmati masyarakatnya. Hal ini dimaksudkan agar ke- raton tidak lepas dari masyara- katnya. "Lihat saja, beberapa waktu yang lalu, kami juga menyeleng- garakan konser dari Australia dan beberapa acara kesenian dari luar negeri. Sementara itu acara kesenian tradisi yang setiap minggu dipentaskan juga masih tetap dilestarikan," kata Hadiwinoto. DIATAK TERKALAHKAN Kegiatan-kegiatan semacam ini sudah menjadi semacam ke- wajiban, sesuai dengan fungsi keraton yang menurut Hadiwi- noto ada dua. "Fungsi wajibnya, keraton harus memelihara tradi- si, seperti upacara labuhan dan lain-lain. Sementara fungsi su- Diresmikan Abdul Gafur, mantan Menpo- ra, sebagai pemrakarsa berdi- rinya monumen yang mulai dibangun tanggal 21 Agustus 1991 ini menyebutkan, kam- pung halaman tem-pat kelahiran senantiasa menyodorkan warna kenangan, nostalgia dan makna khusus dalam kehidupan manu- sia. "Di kampung ini, pada ta- hun 1920 berdiri sebuah ba- ngunan sederhana tempat ber- naung kepala desa dan keluar- ganya. Pada masa revolusi per- juangan membela dan memper- tahankan kemerdekaan rumah itu dibakar oleh Belanda," tutur- nya. itu. Pada tahun 1921, lanjut man- tan Menpora ini, RM Ng Soemo- harjomo dipindahkan dari Nang sri ke Jaten dalam kedudukan sebagai Penewu (Wedana) Ja- ten, bersama Istri R Aj Hatmani. Keduanya adalah orang tua Ibu Negara Tien Soeharto. "Sebagai wedana baru di Ja- ten, tentu belum tersedia rumah jabatan. Itulah sebabnya untuk sementara pasangan yang baru berputeri seorang, yaitu R. Aj Siti Hartini (kakak Ibu Tien Soeharto-red) ini menempati rumah Kepala Desa Jaten yang bernama Martosukarso. Di ru- mah itu pulalah Ibu Negara kita dilahirkan," papar Abdul Gafur. Arti khusus Sementara itu, Gubernur Hari Ini -- Hal ini sesuai dengan dakwaan kesatu primer pasal 338 KUHP. Kedua, terdakwa terbukti mengubur dan menyembunyi- kan mayat istrinya, sehingga mayat tersebut baru diketahui sesudah 5 tahun 6 bulan kemu- dian. Tuduhan ini sesuai de- ngan dakwaan subsidair pasal 181 KUHP. Ketiga, pada tanggal 15 Janu- ari 1989 dan 11 Pebruari 1989. terdakwa terbukti telah menyu- ruh menempatkan keterangan palsu mengenai kelahiran Oky Yedi Yudiantoro (anaknya de- ngan istri kedua, Lasmi) ke dalam akta kelahiran otentik, seolah-olah keterangannya itu cocok dengan hal yang sebe- narnya. Yaitu anak hasil perka- winan dengan Mastuti, padahal hasil perkawinan dengan Mas- tuti hanya menghasilkan satu anak, Devi Arintika. Yang memberatkan tuntutan tersebut, menurut jaksa, terdak- wa menghilangkan nyawa sese- orang dan perbuatan tersebut tidak manusiawi sama sekali. Sedang hal yang meringankan terdakwa belum pernah dihu- kum dan selama sidang berlaku CHANG MIN 17TH HARI INI HEBOH AMITA 10.00-17.00 19.00-21.00 BENARKAH WANITA BILA... LEBIH BERBAHAYA dari PRIA? GEORGE KENNEDY MOON LEEYEN HUA BURY ME HIGH Virgin Terrorist MAYUMI Ra Hai Chung Theape.cential x 10.30-17.30 8.30-21.30 Sambungan dari hal 1 nahnya memberikan apresiasi budaya. Salah satunya dengan menggelar acara seperti peraga- an kali ini," tuturnya. Meski demikian. keraton tetap melihat kualitas materi yang akan disajikan maupun kualitas para penyajinya. "Con- tohnya dalam peragaan sema- lam, kualitas perancang dan peragawati yang tampil tidak perlu diragukan. Mereka sudah malang melintang di dunia yang digelutinya," ujarnya. Namun, hal ini toh bukan lantas berarti keraton menolak perancang daerah untuk tampil. Hanya saja, pertimbangan masa- lah kualitas lah yang menyebab- kan pihak keraton harus cermat menyeleksi perancang yang akan tampil. "Nyatanya bebera- pa peragawati dari Yogya yang cukup berkualitas juga menda- pat kesempatan untuk tampil," tambah Hadiwinoto. ... LEBIH kurang 150 gaun dipe- ragakan malam itu oleh peraga- wati ternama seperti Okky Aso- Sambungan dan hal. 1 Jawa Tengah Ismail dalam kata sambutannya menyebutkan, da- lam kultur Jawa khususnya Jawa Tengah, hari dan tempat kela- hiran menurut perhitungan penanggalan Jawa mempunyai arti khusus yang akan melekat sepanjang kehidupan seseorang. "Hari dan Neptu (kelahiran-red) bagi orang Jawa merupakan sandangan yang akan memberi ciri watak dan pribadi orang yang lahir dalam hari dan neptu tertentu," kata Gubernur Ismail. Menurut pandangan Guber- nur, pengaruh hari atau neptu terhadap watak dan pribadi seseorang bukanlah yang sirik, namun justru mengandung aspek-aspek positif. "Salah satu sisi jati diri budaya Jawa ini akan tetap relevan jika kita kembangkan terus, sekalipun zaman semakin maju. Demikian pula tentang tempat kelahiran, pembuatan tetenger bukanlah sesuatu hal yang berlebihan. Oleh karena di balik itu sesung- guhnya juga tersirat makna yang dalam, khususnya tentang etika Jawa," tuturnya. Ditambahkan Gubernur Is- mail, pembangunan Monumen Jaten ini sangat membanggakan, karena tidak sekadar tetenger, namun mengandung manfaat la- in yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas, Sambungan dari hal. 1 Tidak langsung Sementara itu, Achmad Sul- chan SH mengemukakan, dalam sidang yang sudah memakan waktu lima bulan (sejak 6 No- pember tahun lalu), 26 saksi yang memberikan keterangan di persidangan tidak ada satupun saksi yang memberikan kesak- sian melihat secara langsung peristiwa pembunuhan tersebut. Di samping itu, menurut advokat spesialis pembunuhan ini, perlu diteliti lebih lanjut latar belakang pembunuhan ter- sebut. Dalam pengakuan dan pembelaan terdakwa, Sri Mastuti bekerja sebagai hostes. Bahkan sebagai seorang ibu rumah ta- ngga sering bepergian sampai berminggu-minggu, dan sebagai istri ketua RT tidak pernah ikut kegiatan ibu-ibu RT setempat. "Sebagai suami rasanya sakit melihat istri sendiri bekerja semacam itu. Tetapi semua ter- paksa saya lakukan untuk mem- bahagiakannya, juga karena cinta saya kepadanya. Tetapi semua sia-sia, pernah Dik Tutik tidak pulang selama tiga minggu gara-gara pekerjaan ini. Ketika sopan. HARIINI PERMATA Tabur beras kuning Peresmian Monumen Jaten HOT MONEY 11.00-15-17.00 19.00-21.00 INDRA SENIN KLIWON, 2 MARET 1992.11 10.30-17.30 19.30-21.30 10 HOT 1200 21 035 HUMONSUNO Y kawati, Vera Keenan, Kintan, Avi, Henidar Amroe dan lain- lain. Seorang peragawati mini- mal berganti busana dua kali. Dan panggung yang tertata sederhana dengan warna domi- nan putih tampak tertelan ke- megahan gaun-gaun karya para perancang. Pada kesempatan itu, Iwan Tirta tetap eksis dengan ran- cangan batik yang terkenal sebagai gaun adi busana. Konon Iwan sengaja mengu- sung karya-karya terbarunya untuk acara yang eksklusif ini. Demikian halnya dengan Samu- el maupun Prayudi. Sedangkan karya para peran- cang yunior, seperti Thomas Sigar dan Susie Hedijanto tam- paknya juga bermaksud me- ngimbangi rekan-rekan senior mereka. Sehingga - meski tidak terlampau mencolok - kesan kompetisi tetap ada. Dan yang pasti, kendati acara yang digelar lebih menjurus kepada budaya pop, toh tidak mengurangi wi- bawa keraton sebagai pusat kebudayaan. (yul/ndo) ditandai dengan penekanan tombol pembuka selubung pra- sasti oleh Presiden Soeharto. Prasasti terbuat dari Batu An- desit dari Muntilan Magelang seberat 20 ton itu bertuliskan: Di sini pernah berdiri/ numab kepala desa/ atas karunia Yang Maha Kuasa/ labirlab ke dunia fana/ R Aj Siti Hartinab/ Rabu Kliwon dua puluh tiga Agustus/ Seribu sembilan ratus dua pu- lub tiga/ putri kedua RM Ng Soemobarjomo/ Panewu Jaten Soerakarta/ Kini Siti Hartinab Soeharto/ Nama nan abadi Takdir Ilabi jua/ Menjadi Ibu Utama Indonesia/ Istri Presiden RI kedua. Memasuki kawasan Monu- men Jaten kemarin, yang diawa- li dengan penaburan beras ku- ning oleh Ny Tien Soeharto. setelah menjumpai batu prasasti dengan tinggi 3,5 meter itu, bangunan berikutnya adalah sebuah pendopo serbaguna se- luas 322 m2 dengan ditopang 23 tiang. Burning flowers Di belakang pendopo, berdiri megah Masjid Fatimah, sesuai nama Ny Tien Soeharto seusai menunaikan ibadah Haji tahun lalu, memiliki luas 225 m2 yang merupakan bantuan dari Ya- yasan Amal Bhakti Muslim Pan- casila. Sedang di belakang itu, berturut-turut dibangun sebuah ruang perpustakaan dan ruang pertemuan remaja. (hpr/mul) saya cari ke rumah mertua tidak ada, saya dengar isu ia dibawa laki-laki hidung belang, setelah saya cek ternyata benar. Hancur rasanya Bu Hakim," kata Amin emosional dan sesenggukan. (Bernas, 30/1). JOHN TRAVOLTA KIRSTIE ALLEY Mikey's Back and about to face his greatest challenge... His new baby sister XETSHO Dalam sidang lalupun Roc- hamin menuturkan istrinya minta cerai setelah dilarang bekerja sebagai hostes. Tetapi tak lama kemudian mereka me- nikah lagi, setelah Mastuti ber- janji tidak bekerja di tempat yang lama. Ternyata Mastuti ingkar janji, ia kembali bekerja di tempat yang tidak disukai suaminya. LOOK WHO'S TALKING TOO Featuring the voices of BRUCE WILLIS Hingga suatu saat terjadi pertengkaran hebat diantara keduanya. Dalam pertengkaran ini Rochamin sempat menghin- darinya, namun Mastuti malah menjambak rambutnya, karena kesakitan secara reflek-tangan Rochamin menyikut dada istri- nya. Masih belum dilepaskan juga jambakan tersebut tangan Mastuti ditarik dan dibanting ke belakang sehingga kepalanya membentur tembok. Tidak bera- pa lama kemudian Mastuti me- ninggal, untuk menghilangkan jejak, mayat korban dikuburkan di dalam rumah. (ran) BIOSKOP YOGYA HARI INI DIJAMIN HOT TENANAN S CRP (RANS 20 SUSPECT Arjuna 2 MICHAEL 110173 DOUGLAS STREET 177 al mo JANTAN.... DOG TAGS Cala 584 4| FASTERN CONDORS NEW 15 33 Sower. 2cm Color Rendition Chart
