Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Bernas
Tipe: Koran
Tanggal: 1992-03-02
Halaman: 02

Konten


2.cm 2.SENIN KLIWON, 2 MARET 1992 BERNAS YOGYAKARTA Kepala Desa Lebih Banyak Berorientasi ke Atasan Lelaki Tak Dikenal Mati di Tengah Sawah BERAN Seorang lelaki yang diperkirakan tidak waras, di- temukan telah meninggal dunia dalam keadaan telanjang bulat di tengah sebuah sawah di Tawangkerto, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Ciri-ciri dari orang yang belum diketahui identitas dan alamatnya ini, menurut seorang sumber resmi, adalah berkulit hitam, ber- tinggi sekitar 160 centimeter, berwajah segi empat, berkumis be- rewok, serta bertelapak kaki agak rusak. ("*/vip) Promosi Doktor Ir Sujanto Simoen SU YOGYA Staf peneliti Pusat Penelitian Perkebunan Guna Indonesia (PPPGI) Pasuruan Jatim Ir Sujanto Simoen SU akan mempertahankan disertasi guna meraih derajat doktor dalam ilmu pertanian dalam rapat senat terbatas di Balai Senat UGM, hari ini (Senin, 2/3). Bapak tiga anak kelahiran Madiun, 24 Maret 1952 ini akan mempertahankan disertasi berjudul Pengelolaan Tanah Masam Ultisol untuk Tebu (Saccharum officinarum L.) dengan Teknologi Hemat Energi. Kajian Khusus Cekaman A1. P. dan Lengas. (rin) Teknologi Bahan Konstruksi "Keraton" YOGYA- Akhir-akhir ini disadari kebutuhan perumahan yang lebih ekonomis bertahap dengan maissonette dan rumah susun. Dan untuk mengantisipasi permbnagunan perumahan secara ver- tikal diperlukan alternatif teknik yang dapat menekan waktu dan biaya dibanding teknik konvensional, khususnya dalam konstruksi pelat lantai bertingkat. Demikian butir pemikiran yang disampaikan Direktur Utama PT Duitemoro Duta Wahana Jakarta, Judadi, pada Presentasi Teknologi Bahan Konstruksi Keraton (Keramik Komposit Beton) yang diselenggarakan Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dan Majalah Mahasiswa Teknik (MMT) "Sigma" di kampus UAJY Babarsari, Sabtu (29/2). (rin) Rumah Makan Pesta Perak Nyaris Terbakar YOGYA - Rumah Makan Pesta Perak yang terletak di Jalan Ten- tara Rakyat Mataram 8. Yogyakarta, Minggu, sekitar pukul 15.00 nyaris hangus dilalap api. Untung jago merah yang diduga berasal dari sosdor-alias petasan terbang tanpa bunyi - itu, beruntung- nya hanya sempat menyala selama 10 menit. Sehingga, hanya menghanguskan sebagian atap rumbia yang terdapat di belakang restoran itu. Kasus ini sekarang telah menjadi bahan pengusutan petugas yang berwajib. ("/vip) RAT X KOPMA UGM YOGYA- Fungsi biro penelitian dan pengembangan (litbang) Koperasi Mahasiswa (KOPMA) UGM dikaitkan dengan upaya ino- vatif pembangunan koperasi yang memiliki posisi tersendiri. Lit- bang harus ditempatkan di dalam susunan kepengurusan yang jelas dan pembagian tugas yang tegas. Demikian salah satu butir pemikiran hasil kerja bidang litbang yang disampaikan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) X KOPMA UGM yang berlangsung di Ruang Sidang PAU UGM, Sabtu (29/2). Selain menyampaikan laporan pengurus, dalam RAT X disam- paikan perkembangan usaha Kopma, yaitu pada tahun 1991 telah menghasilkan total penjualan bersih sebesar Rp 415.057.554 yang terdiri dari hasil usaha rutin dan usaha berkala berupa penjualan buku tulis dan jaket mahasiswa. (rin) INFO YOGYA Korban kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polwil Yogyakarta dan dirawat di RS PKU Muhammadiyah Yogya -Evi Y (21), penduduk Yogyakarta, Minggu. -Tirtoredjo (70), penduduk Tegalsari, Bantul, Minggu. -Awang (19), penduduk Lempuyangan DN 11/172 Yogyakarta, Minggu. RS Bethesda Yogya -Guyanto (23), alamat Kasihan, Bantul, Minggu. (jok) PEKAN PARIWISATA YOGYAKARTA Senin, 2 Maret 1992 09.00-14.00Pameran, Festival buah-sayur-bunga, dan Pasar Tiban di Gedung Wanita. 10.00-13.00 Atraksi Kesenian (P Terbuka) di Gedung Wanita. 15.00-18.00 Lomba Gobag Sodor di Alun-alun Selatan. 17.00-21.30 Pameran, Festival buah-sayur-bunga, dan Pasar Tiban di Gedung Wanita. 18.30-22.00 Atraksi Kesenian (P Terbuka) di Gedung Wanita. Yogya, Bernas Wanita yang mempunyai ke- hamilan risiko tinggi (KRT) perlu mendapatkan penanganan khusus oleh ahli yang telah ter- latih. Karena itu, tempat pela- yanan kesehatan masyarakat perlu melakukan skrining bagi wanita yang membutuhkan per- hatian khusus, berhubung ada faktor tertentu terhadap janin maupun ibu. Demikian dikemukakan do-- sen Fakultas Kedokteran UGM, HM Sulehan Sofoewan PhD da- lam acara pendidikan pra nikah yang diselenggarakan oleh Him- punan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga Yogya, di Wisma Sejahtera kampus terse- but, Minggu. Turut berbicara dalam forum itu, dosen Fakultas Psikologi UGM, Drs Hasan Basri dan do- sen Fakultas Filsafat UGM, Dr. Damardjati Supadjar. Keduanya menyajikan prasaran bertema Pembentukan Keluarga Saki- nah dari perspektif psikologis dan filosofis Sulehan yang berbicara de- ngan tema yang sama dari pers- pektif medis mengatakan, keha- milan risiko tinggi sejak semula sudah dapat diperkirakan ada- nya kemungkinan terjadinya kesulitan bagi ibu atau anak selama kehamilan, persalinan atau nifas. Sehingga, morbiditas dan mortalitas ibu dan anak tersebut sangat tinggi. Lalu, wakil dari unit PPA (Persatuan Pedagang Ayam) itu menyambung dengan cukup bersemangat. "Jadi, biarpun pe- ngurus pandai, tapi anggotanya Bagi kelompok ini, lanjut Sulehan, juga perlu dilakukan monitoring dampak faktor risi- ko. Sehingga dalam melakukan pemeriksaan hamil, perlu dipi- sahkan antara ibu hamil tanpa risiko dan ibu hamil disertai risiko. Yogya, Bernas Berkaitan dengan peringatan Harlah (hari lahir) yang ke-25, Korp Pergerakan Mahasiswa Is- lam Indonesia (KOPRI) Cabang Yogya mengadakan aksi sosial di desa binaannya, Dusun Kani- goro, Mancasan, Ambarketa- wang, Gamping, Sleman, se- Kehamilan Risiko Tinggi Perlu Penanganan Khusus lama dua hari, Sabtu dan Ming- gu (29/2-1/3). "Dengan demikian, kehamil- an berisiko dapat dikelola seca- ra dini jauh sebelum persalinan, untuk menurunkan kesakitan dan kematian ibu dan janin," je- las Sulehan. Pada kurun waktu sebelum nikah papar Sulehan, persoalan tersebut mestinya bisa diberikan dalam konsultasi perkawinan dan keluarga berencana untuk pembinaan keluarga. Sedangkan pelayanan di an- tara dua kehamilan juga perlu diberikan. Tujuannya untuk me- mulihkan kesehatan ibu dengan gizi yang baik, mengatur kesu- buran dengan pemberian kon- trasepsi yang tepat dan memeli- hara bayi yang baru lahir mela- lui pemberian air susu ibu (ASI) dan imunisasi. (nun) Yogya, Bernas Peranan kepala desa sebagai pemerintah desa, selama ini semakin berkepentingan untuk berorientasi ke luar desa. Arti- nya, tanggung jawab kepala de- sa adalah kepada pejabat nega- ra di luar desa, bukan kepada warganya sendiri. Ini sebagai akibat dari mekanisme pelaksa- naan rekrutmen kepala desa, dan aneka fungsi yang secara aktual dilakukan oleh pejabat desa tersebut. Pemikiran itu disampaikan Dosen Fisipol UGM, Dr Mohtar Mas'oed, dalam diskusi dwi mingguan di Perpustakaan Ya- yasan Hatta, Sabtu. Pada kesem- patan itu, ia membahas topik mengenai Pemerintahan Desa, Ormas, dan Politik Korporatis- me. Soal pendidikan atau bim- bingan bagi anggota seperti di- lontarkan Wajidi, hanyalah satu dari sembilan pandangan yang Mengenai proses rekrutmen kepala desa, ungkapnya, penga- matan atas pelaksanaan pemi- lihan kepala desa (Pilkades) di beberapa desa di Jateng dan Jatim menunjukkan, keberhasil- an seseorang untuk menjadi pe- jabat desa, lebih banyak ditentu- kan oleh wewenang di luar de- sa, daripada para pemilih dalam desa. "Titik kritis dalam prosedur pemilihan itu, adalah proses pe- nyaringan yang dilakukan oleh pejabat kabupaten. Karena kri- teria dalam penentuan lulus atau tidak dalam ujian awal itu tidak begitu jelas. Sulit diketa- hui, apakah yang lulus ujian itu memang dinilai memiliki ke- Kampanye pemilu mahasiswa IAIN Sunan Kalijaga Yogya, Sabtu lalu mulai berlangsung. Para kandidat untuk pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan (HM) dan Senat Mahasiswa Institut (SMI), kemarin mulai manggung, menyorot masalah- masalah yang sedang dihadapi kampusnya. Masalah polarisasi antara organisasi ekstra (HMI, PMII dan IMM) mendapat soro- tan tajam. Demikian hasil pantauan Bernas di lima fakultas di ling- kungan kampus tersebut, Sabtu lalu. Kampus putih itu sejak masa kampanye (29/2 dan 1/3) penuh dengan poster, pamflet, selebaran dan foto-foto ukuran besar serta biodata para kontes- tan yang dijagokan masing-ma- sing kelompok. Dari isi kampanye maupun tulisan-tulisan yang tersebar, memperlihatkan adanya kompe- Aksi Sosial Harlah PMII Putri mampuan yang diperlukan ja- hubungannya dengan warga de- batan tersebut," katanya. Karena itu, tambahnya, tidak heran kalau banyak calon beru- saha melakukan berbagai cara untuk mendapat "restu" dari pejabat kabupaten. "Akibatnya, ketergantungan kepala desa yang terpilih kepada pejabat tingkat lebih atas itu terjamin. Menurut Mohtar, pemahaman mengenai kecenderungan orien- tasi keluar-elit, juga bisa dipa- hami dari begitu banyak dan beragamnya fungsi yang harus ditangani kepala desa. "Kemam- puan kepala desa dalam proses penerapan kebijaksanaan yang dibuat di luar desalah, yang menentukan prestasi seorang kepala desa", katanya. Sementara itu struktur peme- rintahan desa yang lebih ber- fungsi kesekretariatan, membuat kepala desa jarang punya ke- sempatan untuk memperhatikan Kampanye Pemilu Mahasiswa IAIN Berlangsung Yogya, Bernas Ditambahkannya, kebijaksa- naan publik dari pemerintah pusat yang melibatkan peranan kepala desa, terdapat dalam Kedua, PMD juga berwujud berbagai bidang. Seperti, bidang penyebaran proses "memasuk- pembangunan pertanian, misal- kan negara ke dalam desa". "Ini nya, kredit pertanian, INSUS, adalah proses memperluas ke- KUD, dan sebagainya. Dalam kuasaan dan hegemoni negara, bidang kesehatan, misalnya, sehingga merasuk ke dalam ke- program KB. Juga, dalam pena- rikan pajak PBB. "Singkatnya, hidupan masyarakat desa dan sering mengakibatkan pening- hampir semua departemen di Jakarta punya proyek pemba-katan ketergantungan desa ter- ngunan, yang pelaksanaannya hadap negara," katanya. memerlukan kepala desa seba- gai pelaksana lapangan", tan- dasnya. Tentang adanya sejumlah anggota yang masih menunggak pengembalian pinjaman, misal- nya, salah seorang wakil anggo- ta minta pengertian pengurus. "Bukan karena tidak patuh. Tapi sikon (situasi-kondisi) di pe- nampungan, Pak. Banyak ang- pungan usaha sangat lemah. Ja- gota yang mengeluh, di penam- di cukup sulit untuk bisa cepat melunasi pinjaman," ungkap Harto Raharjo, yang mewakili anggota dari Unit I. RAT II ini boleh dibilang ber- tisi antara berbagai kelompok yang berkembang di IAIN Sunan Kalijaga. Kelompok-ke- lompok tersebut juga selalu mengadakan koordinasi pada malam hari, di sekretariat ma- sing-masing organisasinya. Ketua Badan Pelaksana Kegi- atan Mahasiswa (BPKM), Arvin Hakim Thoha ketika dihubungi Bernas di kampus tersebut me- nanggapi, persoalan kelompok sebenarnya masalah klasik yang selalu aktual. Apalagi di saat- saat pemilu mahasiswa, saat berkompetisi untuk menguasai lembaga-lembaga kemahasiswa- an. sa. "Tapi persoalannya bukanlah memusnahkan kelompok-ke- lompok itu. Itu tindakan a histo- ris. Seharusnya, bagaimana menyiasati, agar kompetisi antar kelompok berlangsung secara sehat dan fair, sehingga bukan menjadi faktor konflik yang dis- Kontradiktif Menurut pakar politik UGM ini, kondisi seperti itu, tidak terlepas dari produk program Pembangunan Masyarakat Desa (PMD) yang dilakukan pemerin- tah Orde Baru. Yakni, mengan- dung dua proses yang berjalan serentak, namun kontradiktif. Pertama, katanya, PMD meru- pakan proses "memasukkan de- sa ke dalam negara", yaitu meli- batkan masyarakat desa agar berperan serta dalam masyara- kat yang lebih luas. Ini, tambah- nya, dilakukan melalui penge- nalan pelembagaan baru dalam kehidupan desa dan penyebar- an gagasan modernitas. "Proses ini menjanjikan warga desa di- libatkan dalam pembangunan nasional," katanya. Menurut Mohtar, dalam pro- ses penetrasi negara ke desa, dalam praktek, masyarakat desa hanya bisa punya akses ke sum- ber daya negara, kalau negara juga punya akses ke kehidupan desa. (kri) Sisa Dana MTQ untuk Bangun "Islamic Centre" Yogya, Bernas Sisa dana MTQ Tingkat Na- sional ke-16 di Yogyakarta ta- hun lalu yang berjumlah sekitar Rp 710 juta, direncanakan untuk membangun Islamic Centre. Tempat ini akan digunakan se- bagai wadah kegiatan pengem- bangan agama Islam, termasuk tempat latihan bagi qori dan qoriah. Hal ini diungkapkan Drs Suprastowo mewakili Gubernur DIY sebagai Ketua Umum Pe- laksana MTQ ke-16, pada pem- Koordinator panitia pelaksa- Adapun asrama haji itu me- na aksi sosial tersebut, Tazkiya- bubaran panitia MTQ di Bangsal Jendaral Bimas Islam dan Urus- rupakan bantuan dari Direktorat tur Robihah menjelaskan, aksi yang digelar antara lain training teknologi tepat guna (TTG), pe- nyuluhan pertanian, kesehatan, lingkungan, tenaga kerja, latihan kader dakwah, perwujudan per- pustakaan des pendirian Kepatihan, Jumat malam. Pembangunan Islamic Centre ini direncanakan akan dibangun di dekat Monumen Yogya Kem- bangunan ini akan semakin datang. bali. "Diharapkan dengan pem- an Haji Depag. Kecuali itu satu hal yang lebih penting yang telah dicapai dalam kegiatan itu, adalah perubahan waktu penye- lenggaraan MTQ di masa men- memperkokoh keimanan dan yah malam, pasar murah (bazar) khitanan massal, dan pengajian akbar diselingi pembagian bhakti nyata sosial sebagai pe- nutup acara, yang akan berlang- sung hari ini, Senin (2/3). Menurut Ketua KOPRI UII, Cik Nurmaningsih, aksi tersebut lebih menekankan adanya pro- ses timbal balik dan keterbuka- an antara warga masyarakat de- ngan warga pergerakan sebagai fasilitatornya. "Ini berbeda de- ngan bhakti sosial yang cende- rung bersifat menuntun masya- rakat," ujar mahasiswa semester VI Fakultas Tarbiyah UII itu. integratif, tapi menjadi faktor dinamik yang inovatif," tegas Arvin Hakim. Para kontestan mensinyualir, tidak majunya visi kelilmuan di IAIN adalah karena adanya po- larisasi yang tidak sehat antar golongan. Karena itu, beberapa tokoh mahasiswa yang netral ju- ga turut mencalonkan diri da- lam pemilu mahasiswa. IAIN akan berakhir pada hari Kampanye pemilu mahasiswa ini. Kebanyakan fakultas yang menyelenggarakan kampanye tersebut menggunakan mimbar bebas di lapangan, lengkap de- ngan poster-poster yang digelar oleh para pendukungnya. Sedangkan pemilu mahasis- wa tersebut akan berlangsung pada tanggal 4 Maret menda- tang. Para mahasiswa yang KKN, juga akan diberi kesem- patan menyalurkan aspirasi politiknya. (nun) Dalam RAT II yang menurut pengurus menelan biaya Rp 4,2 juta (termasuk pra-RAT) ini, Kakandepkop Kodya Yogyakar- ta menyerahkan sertifikat kuali fikasi bagi Koppas Beringharjo. Dalam usianya yang baru satu tahun, Koppas, yang dipimpin Ketua Umum Suharno HS, su- dah dikualifikasikan "B mantap" dengan nilai 72. "Suatu prestasi yang cukup baik," puji Kakan- depkop, Drs Surono. kesadaran beragama masyara- kat," ujar Suprastowo. Dalam kesempatan itu dila- porkan sisa dana tersebut nanti- nya akan dipergunakan untuk pembebasan tanah dan pemba- ngunan konstruksi. "Bangunan ini akan menjadi satu kompleks dengan bangunan Asrama Haji DIY yang dibangun Kantor Wilayah Departemen Agama DIY," lapor Sekretaris Panitia MTQ, Mujono. "Anggota Juga Perlu Dibina Pak" SUASANA Rapat Anggota bandel, tidak mungkin koperasi dikemukakan anggota pada ke- Tahunan (RAT) II KOPPAS Be- berkembang. Karena itu kami sempatan penyampaian pan- ringharjo di gedung PDHI Jumat minta anggota juga mendapat dangan umum anggota dalam (28/2) malam, sejenak mencair pembinaan dan bimbingan," RAT Jumat malam itu. Dalam ketika seorang anggota menge- tegasnya. Kontan, peserta rapat kesempatan itu, anggota juga mukakan pandangannya kepa- bertepuk tangan riuh. Sejenak mengajukan saran untuk upaya da pengurus soal perlunya ang- kantuk pun sirna. menambah modal koperasi, gota mendapat pembinaan dan mengupayakan kordinasi de- bimbingan. Maklum, setelah se- ngan pansus (Panitia Khusus) harian berjualan di pasar, wajar soal renovasi, dan anggota juga saja bila sebagian besar dari 182 minta agar pengurus makin wakil anggota yang hadir ma- kompak demi keberlangsungan lam itu disergap kantuk. Koppas. "Soal studi banding dan pen- didikan itu, Pak. Kami menya- rankan, yang dididik itu bukan hanya pengurus. Tapi juga ang- gota dibina, dibimbing. Agar anggota pinter. Anggota ngerti tentang berkoperasi. Anggota tahu bebannya apa, tanggungja- wabnya apa," ujar Wajidi yang duduk di deretan sebelah selat- Di deretan "tamu undangan", antara lain Kepala Dinas Pasar Kodya Yogya Kadaroesman, Ka- kandepkop Kodya Yogya Soe- rono, dan Soeharsono dari De- kopinda Kodya Yogya terse- nyum-senyum melihat sikap an- tusias para anggota KOPPAS yang sebagian besar wanita itu. Atas pandangan itu, M Rozi Amin (Ketua I Koppas) yang memimpin sidang mengemuka- kan akan memasukkan soal pendidikan bagi anggota dalam agenda dan akan membicara- kannya dengan instansi terkait seperti Dekopinda dan Kakan- depkop. an. 400 yakarta, juga melapor kepada kepada petugas bahwa ia telah polisi. Supratowo menuturkan tengah berjalan di depan Kantor dipukul oleh Sunarno ketika Pos Besar, Jalan Panembahan kap Sunarno Menurut Sunarno mereka tak sekadar mencegat namun Su- prawoto dan kawan-kawannya telah memukuli kepala bagian belakang sehingga ia menga- lami memar selama beberapa hari. "Padahal, saya sama sekali tidak mengetahui latar belakang pemukulannya tersebut," ung- beda dengan yang pertama Berdasarkan laporan Per- tanggal 17 Februari 1991. RAT I tanggungjawaban Pengurus dan diikuti sekitar 1200 anggota, akibatnya --dan ini diakui peng- urus menjadi kurang efektif- efisien. Akhirnya memang dise- pakati untuk RAT selanjutnya hanya diikuti perwakilan dari 14 * Buku 1991, tercatat saat ini jumlah anggota KOPPAS 1769 orang. Dari jumlah itu 64,61 persennya (1143 orang) adalah wanita, atau hampir dua kali unit, seperti berlangsung Jumat lipat anggota pria yang berjum- malam lalu. Namun sebelum lah 626 orang. RAT berlangsung, para anggota di masing-masing unit mengada- kan rapat yang dimulai tanggal 15 hingga 21 Februari. Rapat ini antara lain untuk menunjuk wa- kil. re * HUT HWK-DPD Himpunan Wanita Karya provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Sabtu kemarin memperingati HUT HWK ke XI. Upacara yang berlangsung di Sport Hall Yogya, Bernas Menparpostel Soesilo Soedar- man menegaskan, dengan se- makin banyaknya hotel-hotel berbintang di Indonesia, peme- rintah akan mewajibkan pemilik hotel untuk berupaya melaku- kan pemerataan pekerjaan bagi masyarakat. Pemilik Hotel Wajib Memberi Kesempatan Kerja Masyarakat Soesilo Soedarman melanjut- hanya 432 buah dengan kamar. kan, pemerintah juga telah me- sebanyak 35.929 kamar. wajibkan pemilik hotel berbin- tang tiga ke atas untuk membe- rikan cinderamata bagi para ta- munya. Dengan kegiatan terse- but, maka akan terjadi pening- katan produksi industri kerajin- Sementara itu di hadapan peserta Lokakarya Pers tentang Pengembangan Pantai Wisata Parangtritis di Gedung Para- samya, Kabupaten Bantul, Men- parpostel mengingatkan, pariwi- sata merupakan sektor yang ti- dak terpengaruh oleh resesi ekonomi dunia. Dengan demi- kian, menurutnya, pariwisata merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan sumber devisa. an. "Pemerintah telah mewajib- kan pemilik hotel berbintang tiga ke atas untuk menyajikan kesenian gamelan kepada tamu. Hal itu dimaksudkan agar terjadi pemerataan pekerjaan bagi ma- syarakat," ujarnya ketika me- resmikan Gedung Kampus Aka- demi Pariwisata Ambarrukmo Palace (AMPTA) Yogyakarta, Sabtu. Peristiwa ini, menurut penu- turannya terjadi pada perte- ngahan tahun 1988. Suparman yang guru SD Numpukan, Imo- giri, Bantul, disuruh datang ke rumah kepala dusunnya (ka- dus), Markoyo. Di situ, Supar- man disuruh meminjamkan ser- tifikat tanah milik istrinya. Suparman tak keberatan me- nyerahkan sertifikat itu karena ia pernah dipinjami Rp 250.000 oleh Warjo. Apalagi Markoyo ju- ga mengatakan akan ikut ber- tanggungjawab. Maka dua buah sertifikat tanah, berupa tanah pekarangan seluas 320 meter (win) persegi dan tanah sawah 900 meter persegi, diserahkan.(saf) Bantul, Bernas Dua buah sertifikat tanah milik Ny Sudiyah (33) pendu- duk Dusun Sindet, Desa Trimul- yo, Kecamatan Jetis, Bantul, terancam sita oleh PUPN Ca- bang Yogyakarta. Ini terjadi akibat Warjo, warga Gambiran Yogya yang menggunakan serti- fikat itu untuk mencairkan kre- dit di BPD Bantul, menghenti- kan angsurannya. Suparman (35), suami Sudi- yah, pada Bernas di rumahnya, Minggu (1/3) mengatakan, War- jo pemah meminjam sertifikat tanah milik istrinya. n Tanah Ny Sudiyah Kurang, Tenaga Ahli Terancam Sita Pelaku Saling Pukul Mengadu ke Polisi Yogya, Bernas Senopati, Yogyakarta. Menurut Sunarno yang baru pindah dari Dukuh Barengan, Jambakan, Bayat, Klaten, ke Yogyakarta, ia sesungguhnya tidak pernah memukuli Supra- Karena Suprawoto sendiri sudah lapor kepada polisi, ma- ka semua keterangan Sunarno langsung dibantahnya dengan sengit. Sebab, menurut Su- Ibarat kata pepatah "maling teriak maling", Sunarno (23), se- orang tukang becak yang ber- tempat tinggal di Bintaran Kidul MG II/96, Mergangsan, Yogya- karta, melapor kepada polisi. Ia mengaku telah menjadi korban penganiayaan Suprawoto dan kawan-kawannya di Kampung prawoto, justru Sunarno itulah woto. "Yang benar, sewaktu saya Bintaran Kidul, Minggu, sewak- tu baru pulang kerja. taran," tutur Sunarno. Namun, tak berapa lama ke- Karena itu, lanjutnya, aksi so- sial berkehendak untuk men- mudian, Suprawoto alias Gen- dut (20), pelajar SMA Putera yang dialogis, agar masyarakat Bintaran Kidul MG II/136, Yog- ciptakan kondisi masyarakat Indonesia yang beralamat di yang pada hari Minggu telah melepaskan tiga kali pulang kerja, saya dicegat oleh bogem mentah ke tubuhnya, Suprawoto dan beberapa ka- sewaktu ia tengah berjalan di wannya di dalam Kampung Bin- depan Kantor Pos Besar. "Ketika saya lewat di depan- nya, Sunarno langsung menarik dan menantang saya. Tapi, ka- rena tantangannya tidak saya hiraukan, tiba-tiba ia langsung memukul saya tiga kali," tutur Suprawoto. juga memberikan reaksi terha- dap aktivitas warga pergerakan. "Agar mahasiswa tidak terjebak pada intelektualismenya sendiri yang berakibat pada tindakan klise." ungkapnya. (nun) Benar atau tidaknya penutur- an Suprawoto maupun lawan- nya, Sunarno, kini keduanya te- Dari ke-208 wisudawan itu ngah diperiksa petugas berwajib terpilih 17 lulusan dengan pre- di Polresta Yogyakarta. ("/vip) dikat cum laude dan Indeks Prestasi (IP) di atas 3,30. Lulus- SHU sebesar Rp 18.302.350. an terbaik ini rata-rata menyele- Menyangkut kondisi permo- saikan studinya kurang dari lima dalan, KOPPAS belum mampu tahun. Lulusan dengan IP ter- memenuhi ajuan pinjaman ang gota. Dari ajuan pinjaman sebe- sar Rp 768.600.000 KOPPAS Badan Pemeriksa untuk Tahun. baru mampu merealisasikan Rp 571.181.750 atau 74,80 persen- nya. Persoalan ini beberapa waktu lalu pernah dikemukakan juga kepada Sri Sultan HB X, dan Sultan mengatakan akan membantu mencarikan jalan keluar. tinggi diraih Oei Tjioe San de- ngan IP 3,81. Menurut Ketua STIE YKPN Drs Ibnu Subiyanto Akt, prestasi yang baik telah ditunjukkan lulusan STIE YKPN, di mana 49,28 persen lebih memiliki IP antara 2,50-4,00. Selama tahun 1991 pula terja- Namun, menurut Badan Pe- meriksa, secara umum dalam di penyusutan anggota seba- nyak 65 orang atau 3,55 persen waktu yang baru berusia dua ta- hun empat bulan KOPPAS su- dari jumlah tahun sebelumnya. Hal ini, seperti dikemukakan dah menunjukkan gambaran dalam RAT, akibat mereka yang menggembirakan dan menghadapi penyusutan penda- memberikan harapan untuk ma- patan selama di penampungan sa mendatang. sementara. Sehingga tidak bisa memenuhi kewajiban-kewajiban sebagai anggota dan mereka pilih mundur. Upaya pembenahan itu, sa- ran Badan Pemeriksa, antara lain mengadakan komunikasi yang rutin dengan anggota dan Sedang Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 1991 mencapai Rp dari makin susutnya anggota, pengurus unit untuk menghin- 13.730.480. Ini melebihi target Untuk menambah modal, KOP- yang direncanakan, sebesar Rp PAS perlu berupaya menari 13.257.000. Dan melihat hal itu, para pedagang pasar Bering- maka untuk tahun 1992 ini harjo yang belum menjadi ang- pengurus merencanakan target gota. (ded) Dikatakan oleh Menparpos- tel, jika dibandingkan antara jumlah hotel berbintang pada tahun 1991 dan 1990, ternyata terjadi kenaikan jumlah seba- nyak 8,10 persen. Disebutkan- nya, jumlah hotel berbintang pada tahun 1991 mencapai 467 buah dengan jumlah kamar se- banyak 42.267 buah. Sedangkan pada tahun 1990, jumlah hotel pejabat. (ksb/rin/sus) Yogya, Bernas Indonesia masih kekurangan tenaga ahli di bidang penginde- raan jarak jauh karena sampai saat ini baru sekitar 300 orang tenaga terampil yang dihasilkan. Padahal yang diperlukan sekitar 1000 orang. Dekan Penginderaan Jarak Jauh hanya sekitar 2000 orang. Ini berarti hanya mencapai delapan persen. Jadi, masih jauh diban- ding luar negeri. Pendidikan Angkatan ke-17 itu berlangsung selama enam bulan mulai 2 September 1991, dan diikuti 17 peserta yang me- wakili Bakosurtanal dari se- luruh Indonesia. Untuk mengatasi kekurangan tenaga terampil di bidang peng- inderaan jarak jauh, menurut Sutanto, UGM dan Bakosurtanal melalui Puspics sedang memi- kirkan kemungkinan untuk membuka program Diploma III. Fakultas Geografi Sutanto. UGM Prof Dr Sutanto menge- mukakan hal itu ketika menu- tup Pendidikan Angkatan XVII Puspics yang merupakan kerja- sama UGM dengan Bakosurta- nal di Gedung Pasca Sarjana UGM, Sabtu. Dikatakan, kekurangan tena- ga terampil itu juga disebabkan rendahnya minat lulusan pergu- ruan tinggi untuk melanjutkan ke jenjang S2 dan S3. Sutanto mengatakan, di luar negeri mahasiswa yang melan- jutkan pendidikan pasca sarjana mencapai 20-25 persen. Semen- tara, di UGM sendiri dari 26.500 jumlah mahasiswa yang melan- jutkan ke program pasca sarjana STIE dan AMP "YKPN" Mewisuda Lulusannya Yogya, Bernas Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Akademi Manajemen Perusahaan (AMP) Yayasan Ke- luarga Pahlawan Negara (YKPN) secara serentak mewi- suda lulusannya di kampus masing-masing, Sabtu (29/2). Bernas/eta Kridosono ini dihadiri 3.000 anggota HWK dan dihadiri Ibu Nani Sudarsono, Sri Sultan Hamengku Buwono X serta Ketua DPD HWK DIY Gusti Kanjeng Ratu Hemas. Pada wisuda periode ke-13 tahun akademik 1991/1992 ini STIE YKPN mewisuda sebanyak 208 sarjana dari jurusan akun- tansi dan manajemen. Sampai saat ini STIE YKPN telah mewisuda sebanyak 1.414 orang sarjana ekonomi yang ter- diri dari 1.353 orang dari jurus- an akuntansi, dan 61 orang dari jurusan manajemen. Sementara, pada periode se- mester II tahun akademik 1991 /1992 ini AMP YKPN mewisuda 56 lulusan Diploma III Negara jurusan manajemen perusahaan. Menurut Ketua AMP YKPN Drs Kasmurdiyanto, wisuda kali ini merupakan ujian negara terakhir sekaligus wisuda tera- khir dari AMP YKPN yang ber- status Diakui. Karena saat ini AMP YKPN telah menyandang status Disamakan. Wisudawan yang lulus de- ngan predikat terbaik adalah Agus Budiono. (rin/ksb) "Karena itu tenaga praktisi sa- ngat diperlukan dalam jumlah yang besar guna mengimbangi jumlah para pemikir," tutur Hadir dalam acara pembuka- an Bupati Bantul Sri Rososudar- mo, Kakanwil Parpostel DIY Drs Marjatmo dan sejumlah guna" Babarsari Sleman, Yogya- karta, Sabtu. HAD Kepala Bakosurtanal Prof Dr Ir Yakob Rais MSc mengemuka- kan, teknologi penginderaan ja- rak jauh perlu terus dikembang kan, karena topografi di negara Barat sudah begitu maju. "Saat ini kita sedang berpacu dengan iptek untuk mengejar ketinggalan di bidang topo- grafi," tutur Yakob. Untuk mengimbangi perkem- bangan iptek yang begitu pesat, ujarnya, diperlukan sumber da- ya manusia yang handal dan re- presentatif. "Tempat yang paling cocok untuk membina sumber daya manusia itu adalah di per- guruan tinggi, sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia," ujar Yakob. Yakob Rais mengakui, biaya yang dikeluarkan Bakosurtanal dalam mendidik tenaga terampil di bidang penginderaan jarak jauh ini sangat besar. Namun program ini mempunyai tujuan besar, yaitu mendidik dan menghasilkan sumber daya ma- nusia yang benar-benar terlatih dan terampil. (rin) Gudep Pramuka di Sekolah Belum Tingkatkan Kemampuan Yogya, Bernas Gugus depan Pramuka di se- kolah saat ini bersifat tertutup dan hanya membina murid dari sekolah tersebut serta tidak me- nerima keanggotaan pemuda yang berada di luar sekolah. Akibatnya, organisasi Pramuka di sekolah hingga kini belum efektif menjalankan fungsinya sebagai organisasi yang mening- katkan kemampuan peserta di- dik. Permasalahan tersebut meru- pakan salah satu masalah yang dibicarakan dalam Musyawarah Daerah Kwartir Daerah XII Ge- rakan Pramuka DIY di Bumi Perkemahan "Taman Tunas Wi- Sementara itu, gugus depan Pramuka di lingkungan perguru- an tinggi yang merupakan gu- gus depan paling berkualitas. belum pernah dimanfaatkan un- tuk membantu gugus depan Pramuka yang berada di satuan lain. Apalagi, kwartir sebagai lem- baga yang memiliki tugas pem- binaan dan pengembangan ge-, rakan pramuka belum menemu- kan pola dan mekanisme kerja yang mantap dan terarah di bi- dang organisatoris. Pada acara yang dibuka oleh Kepala Inspektorat Wilayah Pro- vinsi DIY, Drs Herry Susanto yang mewakili Gubernur Paku- alam VIII tersebut juga diung- kapkan rendahnya mutu pembi- na gugus depan dan satuan ser- ta kurangnya jumlah pelatih. Masalah lain yang dikemuka- kan dalam Musda yang dihadiri oleh Ka Kwamas Letjen Mas- hoedi, serta Ka Kwarda XII, tersebut, adalah berkaitan de- ngan kurangnya sarana bagi pendidikan, serta kurang ber- kembangnya materi latihan yang digunakan dalam pembi- naan yang selama ini masih terlalu rutin. Rutinitas tersebut mengaki- batkan latihan menjadi begitu menjemukan dan kurang mena- rik bagi peserta didik yang se- dang dibina. Karena permasalahan-perma- salahan Kwartir XII tersebut, perlu menjadikan gugus depan yang ada di sekolah merupakan gerakan yang berpangkalan di sekolah. (ksb) BERITA DUKA CITA Telah meninggal dunia dengan tenang pada hari Jumat tgl. 28 Pebruari 1992 jam 16.55 WIB. di RS. PKU Yogyakarta, Suami, Papa, Papa mertua, Engkong,Adik ipar, Entio Kami yang tercinta: TAN SWAN LING Anak: - MM. Fifi Rahayu. (SALON FIERA) -V. Agus Haryanto (A. FUK) Cucu -Y. Eko Yulianto (SUWANDI) Dalam usia 75 tahun Jenasah akan diperabukan pada hari Selasa tgl. 3 Maret 1992 jam 09.00 WIB ke Krematorium Yayasan Wahana Mulya Pingit Yogyakarta, berangkat dari PUKY JI. Beskalan 6-C Yogyakarta. Kami yang berduka cita : Istri Ny. TAN SWAN LING. Alamat: Jl. Bhayangkara No. 6 Yogyakarta. Menantu : -Supianto. Kakak ipar: - Liem She Yun & Istri (P. KARYO) Beserta segenap family & keponakan. Iklan ini dianggap sebagai pengganti HO IM. Pelayat disediakan Bus. TERSEDIA STOCK BARU PT. SANJAYA KERAMIK INTAN Semarang: JL MT Haryono 618 Telp. 27618-25752 J. Majapahit 109 Telp. 24872-25361 Yogyakarta: J. Kyai Mojo 45 A Telp. 4672 J Urip Sumohajo 103 D Telp. 5273 Tegal : J. Veteran 1 Telp. 61741 Kini di Wilayah Jateng & DIY KERAMIK DIAMOND INDAH memberikan Harga Istimewa untuk type-type khusus: UKURAN KUALITAS 1 KUALITAS I 10 x 20 Rp. 10.500,- 20 X 20 Rp. 11.500.- Rp.10.500,- Rp.11.250,- 30 X 30 Rp. 12.750,- Jangan lewatkan kesempatan baik ini ! Untuk provek yang membutuhkon Keramik dolam jumlah cesor copat menginuoung Project Sales Manager kom (024) 24872-25367 atau pimpinan Show-room terdekat ! Hubung Dishoutor kam DIAMOND A Keramik Diamond Indah TILE 01 AGEND Color Rendition Chart ANGKUTAN DARAT Kereta Api Yogyakarta - Jakarta KA Bima I- Jakarta Kota (KT. Rp 54.000, Ekt, A Rp 50.000, KA Fajar Utama - Gambir (Kls. Ekd I Rp 33.500, Kis II Rp 14. KA Senja Utama Yogya - Gambir *(Kls. ll Rp 15.000, Ekt Rp 36.000) KA Senja Ekonomi Lempuyangan (Kis III Rp 7.000) KA Senja Ekonomi Solo-T. Aban- (Kis. III Rp 7.000) KA Gaya Baru Malam Gambir (Kls. III Rp 7.000) KA Cepat Solo- PS. Senen (Kis. III Rp 5.000) Jurusan Yogyakarta - Bandung Mutiara Selatan (Kls. I Rp 23.000, Kls. Il Rp 14.000 KA Cepat Yogya (Kis. III Rp 4.000) KA Ekspres Siang Surabaya (Kis II Rp 10.000, Kis. Ill Rp 4.400 Jurusan Yogyakarta Surabaya KA Bima II (KT. Rp 54.000, Ekt. A Rp 50.000 KA Mutiara Selatan (Kls I Rp 23.000, Kls II Rp 14.000 KA Ekspres Siang Bandung (Kis II Rp 10.000, Kis III Rp 4.400 KA Cepat Purbaya (Kis III Rp 3.300) KA Gaya Baru Malam (Kls III Rp 4.500) Jurusan Yogyakarta - Purwokem (Kis. III Rp 3.300) KA Purbaya TAXI. Centris 2548, 4877-Indra Kelan Puskoveri 63551, 63555 Raja kemudian Rp 400,- Khusus JAS ANGKUTAN UDARA Garuda Indonesia Yogyakarta Jakarta GA 429 (09.00-10.00) GA 433 (12.00 -14.00) GA 437 (16.00-17.00) 18.45-19.45) GA 439 (khusus S Rp 116.000, eksekutif Rp 154.5 Yogyakarta Denpasar GA 628 (08.20-10.40) GA 632 (12.00- (12.20-14.40) GA 638 (khusus Jam berangkat WIB, jam tiba W Denpasar-Yogyakarta GA 631 - 15.25), GA 637 (16.15-16.25 Sempati Air, Fokker F-100 →Yogyakarta - Jakarta SG 014 Daily/setiap hari Yogyakarta - Singapura SG Daily/setiap hari Yogyakarta-Surabaya SG C Daily/setiap hari Yogyakarta - Denpasar SG C Daily/setiap hari Hubungi Telepon 66353, 614 Kantor Buka Pukul 06.00-21 Merpati Nusantara Dari Yogyakarta (berangkat 07. (11.10) Rp 151.000, Balikpapa Ujungpandang (11.50) Rp 214.00 221.000, Palu (13.40) Rp 294.000 Kendari (Senin, Kamis, Minggu 14 Rp 306.000, Ambon (16.35) Rp 3 Bouraq Indonesia Dari Yogyakarta (berangkat 08.50 (12.30) Rp 214.000, Samarinda 208.000, Palu (15.20) Rp 302.000 TELEPON PENTI Penolong Bahaya Kebakaran (PB Yogya 5865 PMI Yogya 72178 Telepon 117-Gangguan PLN 2 Garuda Indonesia 5184 - Merpa Umbulharjo 87834. Pertolongan P -Polsekta Gondomanan 2376- - Mantrijeron 3167 - Mergangs Gondokusuman 3125-Pakualam Jetis 3136-Tegalrejo 3877. RS Panti Rapih 63333-RS. PKU Mur Husada Tama 3651-RS. Khusus -71195 - RS. Mata Dr. Yap 620 CHINMI SI TANGAN BAJA KANFTE FOY NAMUN YANG TERJADI JUSTRU TUBUH HASAN APUNG KE UDARA