Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Analisa
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-07-17
Halaman: 16

Konten


Kamis, 17 Juli 1997 Menristek Habibie Terima Bintang Kehormatan Jerman Bonn, (Analisa). Menristek B.J.Habibie, di Bonn, Selasa, secara mengejutkan menerima Bintang Kehormatan Jerman, yang disematkan lang- sung oleh Kanselir Helmut Kohl disaksikan Dubes RI Bonn, Har tono M serta para staf Kanselir, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Bintang Kehormatan Negara, yang selama ini belum pernah di- berikan kepada seorang setingkat menteri, tetapi hanya kepada Ke- pala Negara dan Kepala Pemerin- tahan tersebut, diberikan secara mengejutkan (surprise) saat Ha- bibie mengadakan kunjungan kerja ke kantor Kanselir. Penghargaan Bintang Kehor- Surabaya, (Analisa) Akademi TNI-AL (AAL), Bu mimoro, Surabaya saat ini memper siapkan diri untuk menerima ca lon taruna wanita sebagaimana di rencanakan Mako Akademi Ang katan Bersenjata RI (Akabri) be berapa waktu lalu. "Sebagaimana tiga akademi yang lain, yakni Akmil, Akpol dan AAU, AAL saat ini sudah mempersiapkan diri untuk me nerima taruna wanita", kata Kepala Sub Bagian Penerangan (Kasubagpen) AAL, Kapten Laut (KH/W) Ririn Susilowati di Su rabaya, Rabu. Menurut Kasubagpen, kam- pus AAL saat ini telah memper siapkan semua perangkat keras yang dibutuhkan untuk mendidik calon taruna wanita menjadi per wira pertama, seperti mess (pengi napan), kurikulum, pengasuh, dan lainnya. "Banyak pihak tidak me- nyangka bahwa Indonesia dalam waktu relatif singkat dapat mem- buat pesawat terbang. Setelah membuatnya secara berkualitas dan memiliki keunggulan diban- dingproduksi pabrik lain, maka AAL Persiapkan Diri Terima orang merasa heran dan mulai mengakui bahwa dalam Taruna Wanita tempo tertentu Indonesia akan dapat memproduksi satu pesawat seha- ri", kata Habibie. "Kan tidak mungkin mereka dikumpulkan dengan taruna pria. Jadi harus dipersiapkan mess ter sendiri. Selain itu, juga penga suhnya, paling tidak harus wanita, yakni Kowal (Korps Wanita TNI- AL)", kata perwira pertama ini. Dikatakannya, hingga saat ini belum diketahui pasti kapan rea Jambi, (Analisa) Menteri Agama Dr Tarmizi Taher mengatakan, Islam mam- pu menjembatani dikotomi ilmu dan agama, yang sering diperten- tangkan, karena dalam sejarah peradabannya, Islam mampu mengangkat khazanah Yunani da lam ilmu filsafat. matan (Das Grosskreuz), yang ni- lainya setara dengan Bintang Re- publik di negara lain, menurut Helmut Kohl, dalam pidato sing- katnya setelah membacakan ri- wayat hidup Menristek Habibie, sebagai penghargaan atas jasa Menristek dalam membina baik bilateral hubungan Indonesia-Jerman. "Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, jadi saya agak kaget juga" kata Habibie, yang menja- di tamu resmi Kanselir Kohl dan mengadakan pembicaraan selama satu jam di kantor Kanselir di ja- lan Adenaueralle nomor 139-141 Bonn. "Cendikiawan muslim telah mampu dan berhasil meruntuh- kan dan memajukan ilmu filsafat dan agama dalam kesatuan yang integrated," kata Menteri Agama Tarmizi Taher pada penutupan MTQ Nasional XVIII di Jambi, Selasa malam. Menurut dia, dengan fungsi Islam sebagai 'Rahmatan Lil Ala- min', Islam dan kaum muslim da- pat hidup dengan masyarakat Ba- rat yang makin permisif dalam menyelamatkan peradaban mo- dern masa kini. Di Indonesia, pemikiran dan Habibie mengemukakan, penghargaan tersebut merupakan lisasi penerimaan taruna wanita itu, namun diperkirakan akan me nunggu lulusan pertama siswa wa nita dari SMA Taruna Nusantara yang tahun ajaran 1997/1998 baru menerima siswa wanita. "SMA Taruna Nusantara kan baru tahun ajaran ini menerima siswa wanita, mungkin masih me nunggu mereka lulus. Tapi pasti nya saya masih belum tahu persis" ujarnya. Semarang, (Analisa ). Pakar Kepolisian Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Prof Dr Satjipto Rahardjo SH mengatakan, dalam menjalankan fungsinya polisi harus meninggal- kan "doktrin militer", meski di Indonesia, Polri itu masuk dalam lingkup ABRI. Untuk persiapan itu, pejabat teras AAL telah melakukan studi banding ke akademi yang sama (yang telah mendidik taruna wa nita) ke Australia dan Inggris. Ia menjelaskan, untuk penen- tuan korps, nantinya calon taruna wanita itu akan disamakan de ngan taruna laki-laki. Di AAL saat ini terdapat lima korps, yakni Pelaut (P), Teknik (T), Elektro (E), Administrasi (A), dan Mari nir (Mar). Polisi itu menurut dia, adalah polisi yang bertugas mengayomi, menegakkan hukum, membina ketertiban dalam masyarakat dan lain sebagainya, hal ini berbeda dengan ketiga angkatan dalam "Tapi itu tergantung hasil psi kotesnya, di samping pilihan taru na sendiri. Kalau memang me mungkinkan nanti, taruna wanita itu bisa di korps marinir juga", katanya seraya menjelaskan bahwa saat ini sudah ada Kowal yang menjadi komandan kapal (Ant). Islam Mampu Menjembatani Dikotomi Ilmu dan Agama upaya menyatukan kiyai dengan cendikiawan, merupakan suatu ujud untuk mencapai kemajuan yang berdiri di atas sendi-sendi agama, katanya. "Membenahi rumah sendiri harus menjadi prioritas," kata Menag Tarmizi Taher, "karena jangan sampai terjadi seorang ki- yai hanya memperdalam dan me- ngetahui ilmu agama dan kering dari ilmu pengetahuan dan tekno- logi (Iptek)." Begitu juga dengan ahli Iptek janganlah hanya mengerti Iptek semata namun kering dan dang- kal akan pengetahuan agama, ka- tanya. "Dengan memperluas cakra- wala ilmu masing-masing, diko- tomi ilmu dan agama secara sis- tematis dan bertahap dapat di- jembatani, sehingga ilmu filsafat dapat diutuhkan jauh di masa de- pan," katanya. penghormatan terhadap Bangsa Indonesia yang perannya terus meningkat di forum-forum dunia dan terus lebih dikenal di tingkat internasional. ABRI sehingga perlu diselaraskan melalui pendidikan khususnya yang menekankan pada doktrin melindungi. Ketika disinggung apakah konsep pendidikan polisi di Aka- demi Kepolisian (Akpol) kurang relevan dengan doktrin melindu- ngi tersebut, Satjipto mengata- kan, sekarang ini sudah cukup baik bila dibanding 10 tahun yang lalu. Satjipto Rahardjo, yang juga guru besar sosiologi hukum, di Semarang, Selasa mengatakan, polisi seharusnya menerapkan "doktrin melindungi". "Hal ini sesuatu yang sulit ka- rena polisi itu masuk ABRI, ka- lau tidak, tentunya tidak akan masalah", kata Satjipto. la menjelaskan, doktrin mili-ngatakan, itu tidak bisa dikaitkan ter itu sifatnya menghancurkan, dengan pendidikan. dan memang harus begitu, kare- na kalau militer itu tidak meng- hancurkan, maka musuh akan te- rus masuk ke sini, tetapi polisi doktrinnya melindungi dan bukan militer seperti halnya dalam UU 20 tahun 1982. Ia mengatakan, program tek- nologi Indonesia yang maju pesat menyadarkan dunia bahwa dalam waktu tidak terlalu lama Indone- sia akan menjadi salah satu nega- ra yang harus diperhitungkan tingkat kemajuan pembangunan- nya secara menyeluruh. Ant. KOPI ARABIKA: Seorang ibu warga desa Aituto, Ainaro, Timtim, memetik buah kopi Arabika, pada musim panen buah itu, Senin (16/7). Tanaman kopi rakyat yang banyak ditemukan di Tim-tim tersebut merupakan salah satu sumber bagi pendapatan daerah. Ketika ditanya tentang kasus yang menimpa seorang perwira lulusan Akpol dalam peredaran ekstasi di Yogyakarta merupakan indikasi penurunan kualitas pen- didikan di Akpol, Satjipto me- la mencontohkan, seorang mahasiswa lulus dari fakultas hu- kum bisa menjadi sarjana hukum yang baik dan juga bisa menjadi narapidana yang baik, tetapi diusa hakan bahwa dalam pendidikan itu sifat-sifat dasar calon polisi harus diletakkan. Habibie, yang dua minggu te- rakhir mengadakan kunjungan kerja ke Perancis, Finlandia, Ru- sia, Kroasia, dan Jerman, menya takan, penghargaan sangat berni- lai yang baru diperoleh dan ber- fungsi sebagai pengakuan atas kualitas Bangsa Indonesia dari negara industri maju Jerman ter- sebut, merupakan kehormatan bagi seluruh rakyat Indonesia. (Ant). "Kalau dalam praktiknya ada polisi yang begini, ada polisi yang begitu..., bisa diibaratkan seper- ti sarjana hukum tadi, dan sela- ma pendidikan sudah diterangkan Berbagai pandangan yang se- belumnya kurang yakin, baik di kalangan dalam negeri maupun dari pihak luar negeri, atas pre- stasi Indonesia, telah terjawab PT. Sucofindo Adakan Penelitian Ulang dari berbagai fakta yang Indonesia dalam bidang teknolo- gi, tambahnya. Semangat terus memperbaiki kualitas kerja Bangsa, berupa me- ningkatkan efisiensi dan produk- tivitas, perlu terus dipupuk dalam meningkatkan daya saing pro- duksi Indonesia di era pasar be- bas mendatang, kata Habibie, yang lulusan Jerman dan sebe- lumnya telah pernah memperoleh Bintang Kehormatan Mahaputra Jerman. Pada bagian lain sambutan- nya, Tarmizi mengatakan, pema- haman secara sempit terhadap Al Qur'an dapat berakibat hilangnya relevansi ajaran Islam dengan ke- nyataan hidup yang dihadapi. "Kalau demikian halnya, ma- ka Al Qur'an hanya tinggal seba- gai sesuatu yang dikeramatkan, tetapi ajarannya tidak lagi tercer- min dalam perilaku perorangan maupun masyarakat," katanya. Dia mengatakan, dengan mengamati dan melihat kecende- rungan perubahan global yang terjadi dengan cepat dan kom- pleks dalam semua aspek kehi- dupan masyarakat, maka pem- bangunan nasional mempunyai asas Imtak, Iptek dan kejuangan. Dengan dasar ini, katanya, krisis masa depan yang berat ti- dak melanda rohani masyarakat dan bangsa Indonesia yang amat agamis. (Ant) perbuatan mana yang melanggar hukum, tetapi kalau sudah men- jadi polisi beneran, maka hal itu akan lain lagi", ujar Satjipto. Hukum Tata Negara Undip Se- Sementara itu, Guru Besar marang Prof Dr Soehardjo SS mengatakan, status polisi di Indo- nesia sampai kini masih menjadi. ganjalan, apakah termasuk mili- ter ataukah termasuk sipil. Dijelaskannya, dalam UU Nomor 13 tahun 1961 pasal 1 ang- ka 4, sudah dicantumkan bahwa kepolisian negara adalah ang- katan bersenjata, tetapi dalam UU Nomor 20 tahun 1982 dise- butkan bahwa Polri itu bukan mi- liter, tetapi juga tidak disebut bahwa Polri itu statusnya sipil. Hal ini tambah Soehardjo, ju- stru mengandung konsekuensi yang mana, sipil atau militer, pa- Polri itu lalu tunduk pada hukum dahal dalam hukum ketatanega- raan, pengaturan hukum harus te- gas dan jelas. Ant. PAJAK BERGANDA: Presiden Soeharto dan Presiden Afrika Selatan Nelson R.Mandela menyaksikan penandatanganan perjanjian pemerintah Indonesia dan Afrika Selatan tentang penghindaran pengenaan pajak berganda di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (15/7). Perjanjian tersebut masing-masing ditandata- ngani oleh Menlu Ali Alatas (kanan) dan Menlu Afrika Selatan AB.Nzo. "Sekarang ini baru dapat di- simpulkan bahwa Polri itu tun- duk pada hukum militer terhadap pelanggaran pidana dan sipil da- lam melaksanakan tugasnya. (Ant). Pencemaran Sungai Ajkwa di Timika Menurut penelitian PT. Suco- findo, kandungan air raksa pada contoh air S-230 sangat tinggi yaitu 0,004 mg/liter sedangkan penelitian Pusa edal dan PT Freeport sama yaitu lebih kecil dari 0,001 mg/liter. Jayapura, (Analisa). Untuk mengetahui secara pasti tingkat pencemaran air Sungai Ajkwa di Timika, Irja, yang dijadikan tempat pem- buangan limbah pabrik pengurai an tembaga oleh PT Freeport Indonesia, Pemda Irja bekerja- sama dengan PT.Sucofindo akan mengadakan penelitian ulang contoh air Sungai Ajkwa. Penelitian ulang itu akan di- lakukan para ahli laboratorium PT.Sucofindo sesuai permintaan yang telah diajukan kepada Pemda,kata Kepala Biro Ling- kungan Hidup Irja, Radja Adat Ginting SH kepada Antara di Jayapura, Rabu. Hasil penelitian contoh air dengan kode S-130,S-245 dan S-255 sama yaitu kandungan mercury dan zat kimia lain lebih kecil dari ketentuan ambang batas 0,001 mg/liter. Hanya hasil penelitian con- toh air dengan kode S-230 yang ada perbedaan. ANALISA Dikatakan, untuk menjamin kebenaran hasil analisa ulang itu PT Freeport tidak akan ikut campur tangan.Semua biaya yang dibutuhkan untuk melak- sanakan penelitian ulang, bera- papun jumlahnya akan ditang- gung penuh oleh PT. Sucofindo. PT.Sucofindo sebelumnya bekerjasama dengan laborato- rium Pusarpedal Serpong, se- mentara laboratorium PT. Free- Markas Kompi port telah mengadakan peneliti an kandungan mercury dalam air Sungai Ajkwa bulan lalu. Contoh air diambil pada em- pat tempat berbeda yang diberi kode S-130, S-230, S-245 dan S-255. Semarang, (Analisa) Kapolri Jenderal Pol Drs Dib- yo Widodo, Rabu, mewisuda 11 orang purnawirawan Perwira Tinggi (Pati) di lapangan Sapta Marga Akpol Semarang. Ke-11 orang yang memasuki purnawirawan itu adalah Jende- ral Pol Drs Banurusman Astro Semitro (mantan Kapolri), May- jen Pol Drs Ferdinan Harnan- toko, Mayjen Pol Drs Subandi Suantapraja, Mayjen Pol Drs Emon Rivai Arganata, Mayjen Pol Dr Hadiman SH MBA. Di samping itu, Brigjen Pol Drs Mulyo Pranoto MBA, Brig- jen Pol Drs Ali Talha, Brigjen Pol Drs Stepanus Soeharjono, Brigjen Pol Drs H Zakaria, Brigjen Pol Drs Tukiman, dan Brigjen Pol Drs Mohammad Jusuf Nairan. Satjipto : Pekanbaru, (Analisa). Hingga kini sangat sulit men- Polisi harus Meninggalkan Doktrin Militer dapatkan tenaga Pekerja Sosial Hanafiah. Kecamatan yang benar- benar memiliki dedikasi untuk di- tempatkan di kecamatan di Riau. Banyak petugas yang enggan ditempatkan di daerah terpencil, kata Kakanwil Depsos Riau, Ha- nafiah Hassan Mustofa, di Pe- kanbaru, Rabu. Hasil penelitian contoh air S-230 itu kemudian mengun- dang pro dan kontra serta kri- tikan tajam dari Walhi dan pers walaupun PT.Sucofindo telah mengadakan penelitian ulang contoh air dari sample S-230. Hasil penelitian ulang itu me- nunjukan kandungan hg lebih kecil dari 0,001 mg/liter. PERBEDAAN PERLAKUAN Kapolri Mewisuda 11 Purnawirawan Pati Polri ANALISIS Direktur Operasi PT.Suco- findo, Zafar.D.Idham dalam suratnya tertanggal 11 juli 1997 kepada Gubernur Irja, mengakui bahwa perbedaan hasil peneliti an sample S-230 terjadi karena kesalahan yang dibuat para ah- linya. Ia menjelaskan, akibat sulit- nya mendapatkan Pekerja Sosial tersebut maka dari 91 kecamatan di Riau hanya 64 yang mendapat bantuan PSK. Didirikan Pameksan, (Analisa). Kepolisian Daerah (Polda) Ja- wa Timur (Jatim) akan mendiri- kan satu Markas Kompi Brigade Mobil (Brimob) di Kabupaten Pa- mekasan, Madura, yang bebera- pa tahun lalu sempat ditarik. "Dulu di Pamekasan ini per- nah ada satuan Brimob, namun karena berbagai pertimbangan tertentu, satuan itu ditarik kem- bali dan saat ini berdasarkan per- Sedangkan sisanya hingga ki- berbagai sebab, di antaranya ka- ni belum memiliki PSK karena rena letak geografis Riau yang su- lit ditempuh, kekurangan tenaga dan adanya "gengsi" dari petu- gas PSK untuk menjalankan tu- gasnya di daerah kecamatan. Menurut dia, PSK sebenarnya merupakan ujung tombak Depsos di kecamatan yang mengabdi di bidang kemanusiaan, tetapi ba- nyak pegawai Depsos sendiri yang enggan menjadi PSK. Ia mengatakan, PSK direkrut dari pegawai Depsos yang baru dilantik, kemudian ditempatkan di kecamatan selama tiga tahun dengan memperoleh gaji sebagai pegawai negeri dan tunjangan. "Namun, walau mereka ber- gaji sesuai golongannya di jajaran sehari-hari. Yang unik dalam pelaksana- an wisuda purnawirawan Pati ter- sebut adalah ditampilkannya ke- senian dayak bersamaan dengan upacara pelepasan wisudawan. Menurut Kabagpen Akpol Se- marang Letkol Pol Drs ST Sri- jono Parsono, aksi tarian tersebut menampilkan 23 personel yang memang didatangkan ke Sema- rang untuk mengisi rangkaian acara tersebut. Ke-23 personil itu terdiri atas 15 penari dan delapan penabuh gamelan dan menarikan tarian yang melambangkan kebesaran seorang pemimpin. Selain mewisuda purnawira- wan Pati, Kapolri juga menutup pendidikan Pasis (perwira siswa) sebanyak 300 orang, yang terdiri atas 100 reserse, 100 bagian lalu lintas, 70 IPP dan 30 Brimob yang diselenggarakan di Akpol. Pemberian jimat kepala Suku Dayak kepada seorang pemuda tersebut menggambarkan pembe- rian ilmu dan pengetahuan se- orang pemimpin kepada anak di- diknya, dengan berbekal ilmu Kepada siswa yang lulus, Ka- yang telah diserap di Akpol, di- polri meminta agar pengetahuan harapkan para siswa dapat mene- dan ketrampilan yang dimiliki se- rapkan dan mempraktekkan di la- lama menjalani pendidikan supa- pangan, yakni di daerah penem- ya dipergunakan dalam praktek patan yang baru. (Ant) Diiringi musik kendang, kepala suku satu per satu mem- berikan jimat kepada para pemu- da yang siap merantau ke negeri seberang. Ia mengatakan, untuk menja- di PSK harus memiliki dedikasi yang tinggi, bersedia ditempatkan dimana saja dan menjalankan tu- gasnya sesuai program yang ada di departemen sosial, sehingga yang bersangkutan tidak menya- lahi aturan dan diterima masya rakat. Dijelaskan, hasil penelitian Sucofindo berbeda dengan ha- sil penelitian Pusarpedal dan PT Freeport karena terjadi per- bedaan perlakuan analisis yang seharusnya terhadap hitered sample, ternyata dilakukan tam- pa filtrasi yang menunjukkan kandungan logam secara total. Karena ada perbedaan maka PT Sucofindo kemudian me- ngadakan penelitian ulang con- toh air S-230 dan ternyata kan- dungan hg dalam sample S-230 "Untuk mencari figur itu su- suk kami seleksi betul agar tidak lit, karena itu pegawai yang ma- merusak citra Depsos," katanya. Menurut Hanafiah, sejak ada IDT telah ditugaskan 34 PSK di daerah penerima IDT, namun ba- nyak yang meninggalkan tugas- nya, minta pindah bahkan ada yang langsung berhenti. Kendala utama yang meng- hantui para PSK adalah "gengsi" karena sebagai seorang sarjana merasa rendah bekerja di la- pangan di daerah untuk menda- ta setiap masalah sosial di sana. Zafar Idham mengatakan, mengingat laporan hasil peneli- tian pertama dikutip Wahli dan mass media tampa memperha- tikan hasil penelitian ulang, maka PT.Sucofindo memu- tuskan akan mengadakan pene- litian ulang contoh air Sungai Ajkwa dengan biaya sendiri guna meyakinkan kebenaran Brimob akan di Madura timbangan tertentu pula didirikan kembali," kata Kapolwil Madu- ra, Kolonel (Pol) Drs. HS Adna Isa, di Pamekasan, Rabu. Sulit Dapatkan Tenaga Pekerja Sosial di Riau Menurut Kakanwil Depsos Riau itu, walau diberi gaji dan tunjangan, namun tidak mampu untuk memikat para PSK agar kecamatan. "betah" menjalankan tugasnya di Sebagai petugas lapangan, PSK harus mampu menggali po- tensi dan sumber kesejahteraan Menurut Kapolwil, Kompi Brimob tersebut tetap akan di- tempatkan di Pamekasan yang merupakan ibukota eks Kreside- nan Madura, karena letak kota tersebut berada di tengah-tengah, sehingga mempermudah mobili- tas kerjanya. "Pamekasan itu kan strategis, yakni di tengah-tengah pulau se- hingga ke Sumenep dekat, ke Sampang dekat, begitu pula jika ke Bangkalan," katanya. Menurut rencana, lahan yang dibutuhkan untuk markas kom- pi pasukan elit Polri itu seluas 7,6 hektar di Desa Nyalaran, Keca- matan Kota Pamekasan. Pembangunan markas kompi tersebut akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dijad- walkan akhir bulan Juli pem- bangunan fisik sudah dimulai. Kapolwil menegaskan, pem- bangunan kembali Brimob di Ma- dura tidak ada hubungannya de- ngan terjadinya berbagai kerusu- han saat berlangsungnya Pemilu di wilayahnya. Depsos tetap saja enggan untuk sosial yang ada di daerah untuk jadi petugas lapangan," kata dapat dimanfaatkan dalam pelak- sanaan pembangunan kesejahte- raan sosial. "Ini tidak ada hubungannya dengan kerusuhan beberapa wak- tu lalu, tapi semata-mata karena kepentingan organisasi membu- tuhkan pemekaran satuan Brimob di Madura," katanya. Selain itu, katanya, pendirian kompi ini juga diharapkan dapat menambah kekuatan Polri seba- gai barisan terdepan dalam me- nangani berbagai kasus di masyarakat. Pendirian kompi serupa akan dilakukan di Polwil Bojonegoro, Besuki, dan Madiun, sedangkan Polwil yang sudah ada adalah Su- rabaya, Malang dan Kediri. (Ant) Penelitian ulang ini harus be- nar-benar murni dan dilakukan tampa campur tangan atau di- biayai PT Freeport Indonesia. Dengan demikian maka penelitian akan dilakukan se- cara jujur tampa memihak hing- itu lebih kecil dari 0,001 mg/ ga hasilnya dapat dipercaya dan liter atau dibawah ambang ba- tas sesuai ketentuan PP no.20 tahun 1993. dapat dipegang demi penyela- matan kehidupan makhluk hidup di Sungai Ajkwa dan manusia. Ia mengatakan, untuk me- rangsang para PSK, mulai tahun ini pemerintah memberikan peng- hargaan bagi PSK Teladan beru- pa Satya Lencana Kabaktian So- sial. (Ant) Tak Perlu Gengsi dan Malu Revisi RUU Siaran Bandar Lampung, (Analisa). Ahli komunikasi dari Uni- versitas Lampung (Unila), Dr R. Margono SP, berpendapat semua pihak, terutama kalang an DPR, hendaknya tak perlu merasa gengsi atau malu harus memperbaiki ulang (merevisi) materi RUU Penyiaran sesuai permintaan Presiden. "Walaupun baru pertama kali terjadi RUU yang sudah diba- has dikembalikan lagi, tapi ka- lau memang untuk perbaikan dan isinya belum tuntas, sama sekali tak menjadi persoalan," ujar doktor ilmu komunikasi lulusan Unpad Bandung menja- wab Antara di Bandar Lampung, Rabu. Namun Margono melihat sejak awal proses pembuatan dan pembahasan RUU Penyiar- an itu terkesan tergesa-gesa tan- pa memperhitungkan masa jaba- tan anggota DPR-RI yang men- jelang habis. Waktu "Ada kecenderungan karena sudah akan habis, DPR jadinya bekerja tergesa-gesa dan tidak tuntas merampungkannya se- hingga setelah disampaikan ke hasil penelitian yang dilakukan bersama-sama dengan Pusar- pedal dan PT Freeport. Raradja Adat Ginting SH mengatakan, kandungan air rak- sa diatas 0,001 mg/liter sangat berbahaya bagi kesehatan bila air Sungai Ajkwa dikonsumsi oleh penduduk Timika. Oleh sebab itu Pemda Irja sangat mendukung analisa ulang pencemaran Sungai Ajkwa yang akan dilakukan PT.Sucofindo. Analisa ulang sample air Sungai Ajkwa ini bisa dilaku- kan setiap saat oleh PT.Suco- findo, kata Ginting. (Ant) Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menangkis "serangan" PT Freeport Indonesia yang menu duh lembaga non-pemerintah ini mengada-ada dalam mengungkap temuan pencemaran lingkungan di Sungai Ajkwa, Irian Jaya. Siaran pers Walhi di Jakarta, Selasa menyebutkan, Freeport In donesia telah memutarbalikkan fakta dengan menyatakan seolah olah Walhi tidak berani menurun kan tim independen untuk mela kukan pemantauan langsung di wilayah kontrak perusahaan per tambangan itu. Kenyataannya, pada 1991 Wal hi telah menyiapkan tim inde penden dari AS yang telah disetu jui Meneg Kependudukan dan LH (waktu itu) Emil Salim untuk melakukan pengujian terhadap kualitas lingkungan, tetapi per setujuan itu ditolak Freeport. Keinginan serupa juga muncul pada Bank Bumi Dunia (World Bank) yang atas desakan publik internasional mau melakukan in- speksi panel untuk memantau per soalan lingkungan dan sosial di wilayah kontrak karya PT Free port Indonesia. ANDA INGIN BERPENGHASILAN DI ATAS Rp. 5 JUTA/BULAN...?? DATANG DAN SAKSIKAN ! Kesempatan berbisnis Direct Selling yang sudah diterapkan puluhan tahun kini hadir di Kota Medan, Oleh pembicara yang berpengalaman puluhan tahun di Direct Circle. Hari : Sabtu Tanggal 19 Juli 1997 Tempat Novotel Hotel Lantai V Room, Simalungun Angkola Presiden ternyata masih ada kekurangannya," ujar Margono sambil menyatakan, kecen- derungan menumpukkan penye- lesaian RUU menjelang habis masa tugas DPR merupakan preseden buruk yang harus dibenahi. : 1. 10.30 WIB sampai selesai II. 14.30 WIB sampai selesai Tapi dia juga mengakui pem- buatan rancangan RUU Penyiar- an itu termasuk agak alot diban- dingkan dengan RUU lainnya. Meskipun begitu, dosen Unila dan Stisipol/STIAL Lampung itu melihat, selama alasan pem- bahasan kembali karena RUU itu isinya masih kurang leng- kap, berarti menunjukkan geja- la yang baik dalam penggara- pan sebuah RUU di negara ini.. "Kalau memang pembahas- an itu karena isi materi RUU Penyiaran memang belum tun- tas dan belum memuaskan se- mua pihak terkait, tentu baik membahasnya kembali," kata- Konfirmasi, tempat terbatas. Hub. Direct Circle Medan Telp. 754766 HP. 0811638653 nya. Karena itu, kalau memang alasannya RUU itu belum tun- tas, bisa diterima, dan DPR tak perlu merasa malu atau gengsi membahasnya kembali. Dr Margono yang juga mem- pelajari materi RUU itu meni- lai, persoalan mendasar dalam membuat RUU Penyiaran ber- kaitan dengan komunikasi pada kondisi perubahan cepat tek nologi dan arus informasi, me- mang memungkinkan sekali adanya isi materi RUU yang seperti ketinggalan zaman. "Teknologi komunikasi dan arus informasi itu berkembang amat pesat, wajar kalau RUU itu mengalami sejumlah keter- tinggalan sehingga harus di- sempurnakan lagi," ujar Mar- gono. Namun dia menegaskan, ka- lau alasan pembahasan kembali RUU Penyiaran itu karena ada sesuatu yang "lain", berarti merupakan preseden kurang menguntungkan. "Jangan sam- pai ada kepentingan terselubung di baliknya," ujar Margono. Meskipun demikian, Margo- no melihat, sampai sejauh ini pembahasan ulang RUU Pe- nyiaran itu masih berkaitan de- ngan persoalan ideal kepenting Ant. BERBINCANG: Meneg Urusan Khusu Harmoko berbincang sambil menunjuk jari kearah Menpen Har- tono dan Mensesneg Moerdiono usai melantik pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Urusan Khu- sus di Jakarta, Selasa (15/7). Menurut Harmoko bentuk pembekalan pada calon anggota DPR-RI nanti- nya akan bersifat sukarela dan berupa diskusi serta sarasehan. Oleh karena itu, Walhi me nyatakan persoalan pencemaran lingkungan di Sungai Ajkwa yang dilakukan Freeport tidak hanya sebatas kandungan logam berat dalam tailing-nya semata. Matinya ribuan hektare hutan alam akibat limpahan tailing Namun sehari sebelum peng Freeport dan aliran asam air tam umuman tim independen tersebut bang batuan penutup (waste rock dilakukan oleh Bank Dunia, Free dan overburden) seharusnya juga port membatalkan asuransinya dilihat sebagai salah satu indi kasi pada MIGA (Multilateral Insuran bahwa Freeport telah mencemari ce Guarantte Agency), salah satu anak perusahaan Bank Dunia. Walhi : Freeport Memutarbalikkan Fakta Jakarta, (Analisa) "Ini menunjukkan betapa Freeport Indonesia tidak transpa ran dan tidak bersungguh-sung guh", kata Walhi. TEMUAN Ditegskan, sebagaimana dibe ritakan media massa pada 11 dan 13 Juni 1997 tentang bantahan Freeport atas semua bahan ber bahaya dan beracun (B3) oleh PT. Sucofindo di Sungai Ajkwa, dan siaran pers Walhi 8 Juli 1997, Walhi menyatakan "Freeport In donesia telah mereduksi penger tian perbuatan pencemaran se batas kandungan logam merku ri". Halaman 16 Padahal menurut Walhi, su ngai Ajkwa telah lama tercemar oleh "tailing" (pasir sisa) Freeport Indonesia. Sungai itu telah lama berubah warna dan alur akibat pembuangan "tailing" Freeport sebanyak 115.000 ton/hari. an komunikasi, dan isinya me- mang masih harus disempur- nakan lagi agar masyarakat tak merugi. Dia mengakui, masih ada anggapan dan penilaian sinis berkaitan dengan pembahasan kembali RUU Penyiaran itu yang memang baru pertama kali terjadi di negara ini. Tentang materi dan pasal- pasal RUU Penyiaran yang se- jak ada kabar akan diserahkan lagi oleh Presiden untuk diba- has kembali, dan dirinci oleh Menpen R. Hartono memang ada beberapa pasal yang masih harus disempurnakan lagi, Dr Margono melihatnya memang relevan diperbaiki lagi. Seperti pasal tentang izin siaran TV swasta yang hanya dicantumkan lima tahun, perlu dibahas lagi sejauhmana efek- tivitas waktu tersebut apalagi jika dikaitkan dengan perhitung an ekonomis dan bisnis pe- ngelolanya. Alamat: "Pemerintah memang harus memikirkan pula untung-rugi- nya bagi pengelola TV swasta," ujar Margono. Dia sendiri mengaku sulit mengevaluasi apakah kondisi jumlah TV swasta nasional saat ini sudah menimbulkan kejenuh an bagi masyarakat pemirsa- nya. "Kalau dari aspek bisnis dalam arti untuk meraup pangsa iklan yang terbatas, boleh jadi jumlah TV swasta sekarang su- dah cukup banyak dan memang telah jenuh. Tapi jika melihat isi materi siaran, apalagi yang me- nyangkut aspek pendidikan dan jangkauan materi yang menye- luruh, rasanya masih amat. kekurangan," katanya. Ia menganalisa isi siaran TV swasta nasional masih kurang variatif dan lebih banyak mate-. rinya yang "tumplek-blek" me- ngambil bahan dari luar, ter- masuk budaya dan bahasanya. Mestinya kepentingan ma- syarakat untuk bisa mendapat kan isi siaran TV yang memadai sesuai kebutuhan mereka juga bisa diperhitungkan oleh para pengelola TV swasta, kata Dr R. Margono SP. (Ant) Sungai Ajkwa. Indikasi itu senada dengan adanya pengakuandari tim audit lingkungan Freeport Indonesia (Dames and More) dalam laporan Audit Lingkungan Freeport In donesia. Indikasi adanya kandungan logam berat di Sungai Ajkwa di temukan oleh PT. Sucofindo pada 1996 yang kemudian diberitakan oleh media massa pada 5 Juli 1997. Hasil tes laboratirum PT.Suco findo menunjukkan bahwa di dalam Sungai Ajkwa ditemukan kandungan merkuri sebesar 0,004 mg/liter (empat kali lebih besar dari standar baku mutu yang ditetapkan pemerintah sebesar 0,001 mg/liter). Atas dasar itu, Walhi menya takan Freeport telah memutarba likkan fakta. Sebelumnya, pihak Freeport Indonesia menantang Walhi un- tuk membuktikan tuduhan terse but. Walhi diizinkan mencari kon- sultan dari dalam maupun luar negeri termask meminta bantuan PT. Sucofindo (Ant). TERCECER Telah tercecer disekitar kota Rantau Prapat (Lab. Batu) 1 lbr Giro Bank Danamon (Me) dan/Rt. Prapat) No. DT. 00535040, Ter-Tgl. 27-7-1997@Rp. 3.500.000,- A/C. 030000 0809. An. Erniwaty, telah dilaporkan kepada pihak berwajib dengan dinyatakan Batal. PERNYATAAN PUTUS HUBUNGAN Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Kong Tak On (Mertua Lk) Alamat: Jln. Irian No. 12 Binjai Dengan ini menyatakan telah putus hubungan dengan Nama Cok A Luan/Nilam (Menantu Pr) Pasar III Cina Tandam Berhubung Ia telah meninggalkan rumah sejak tang- gal 1 April 1995 dan mencemarkan nama baik keluarga maka sejak pernyataan ini dimuat la tidak diakui lagi sebagai Menantu dan segala tindak-tanduknya diluar menjadi tanggung jawabnya sendiri. Binjai, 14 Juli 1997 Yang Membuat Pernyataan dto Kong Tak On & Keluarga =