Tipe: Koran
Tanggal: 2001-12-31
Halaman: 05
Konten
3 7 LY 3 7 -5 52 TID erf 16 प् cd g h ni -- 6! Senin Umanis, 31 Desember 2001 Fraksi Ukhuwwah Protes, Porsi Belanja Rutin terlalu Besar Mataram (Bali Post) - Sidang penetapan RAPBD 2002 di DPRD NTB nyaris bermasalah menyusul protes keras dari Fraksi Ukhuwwah (F-U) yang menilai terjadi pemborosan pada belanja rutin. Dalam sidang, Sabtu (29/12) den- gan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi itu, F-U tidak menyatakan menerima atau menolak RAPBD 2002 untuk ditetapkan menjadi perda F-U lewat juru bicaranya, Rp 19,0 milyar, pengeluaran H. Fathurrahman Zakaria, yang tidak termasuk bagian terlihat belum bisa meneri- lain Rp 2,9 milyar, dan pen- hasil pembahasan geluaran tak tersangka Rp RAPBD 2002 yang sempat 14,9 milyar. tertunda. F-U belum sepakat dengan rancangan yang dis- odorkan, karena perbandin- gan antara belanja rutin den- gan belanja pembangunan masih dirancang 70 berband- ma ing 30. Dari pendapatan daerah sebesar Rp 313,6 milyar, direncanakan alokasi belan- ja rutin Rp 221,3 milyar atau 70,56%, dan belanja pemban- gunan hanya sebesar Rp 92,3 milyar atau 29,44%. Belanja rutin yang dilapor- kan oleh Gabungan Komisi sebesar Rp 221,3 milyar, ter- diri dari belanja pegawai Rp 114,5 milyar, belanja barang, 24,5 milyar, belanja pemeli- haraan Rp 5,2 milyar, belan- ja perjalanan dinas Rp 5,1 milyar. Anggaran itu juga di- gunakan untuk belanja lain- lain Rp 33,7 milyar, angsuran pinjaman Rp 1,2 milyar, bagi hasil untuk kabupaten/kota Dari rincian tersebut, kata Fathurrahman, pihaknya menilai bahwa Gabungan Komisi belum maksimal melaksanakan fungsi budget- nya. Posisi tawarnya amat lemah di depan eksekutif. Hal ini tampak dari belum dija- barkannya dana sebesar Rp 14,9 milyar, dan hanya ter- parkir dalam pos pengeluaran tak tersangka. Oleh karena itu, F-U men- gusulkan agar dana sebesar Rp 14,9 milyar tersebut dap- at dikurangi dan dialihkan untuk menjadi anggaran pembangunan sebesar Rp 12,2 milyar. Jadi anggaran pos pengeluaran tak tersangka menjadi Rp 2,7 milyar. Den- gan pengalihan itu maka ang garan pembangunan menjadi Rp 104,3 milyar atau 33,33% dari pendapatan daerah dan anggaran belanja rutin men- jadi Rp 209,1 milyar atau 66,66% dari pendapatan daer- ah. Selanjutnya tambahan anggaran pembangunan sebe- sar Rp 12,2 milyar tersebut dapat dialokasikan untuk bi- aya pengaspalan Jalan Lingkar Selatan Kota Mat- aram sebesar Rp 3,3 milyar sesuai usul Gubernur NTB. Kemudian sisanya Rp 7,9 milyar dapat dialokasikan untuk tambahan belanja pembangunan sektor indus- tri, sektor pertanian, sektor kesehatan, dan sektor pendid- ikan. Dalam kaitan dengan sek- tor pendidikan, Fraksi PDI Perjuangan mengusulkan agar usulan pihak Dikpora NTB untuk mengangkat kekurangan guru dengan sistem kontrak menjadi per- hatian Gubernur. Fraksi PDI- P mengusulkan agar dana untuk kontrak guru diambil- kan dari pos pengeluaran tak tersangka. Dalam acara penutupan sidang DPRD tahun 2001 itu, F-U meminta rapat paripur- na diskors untuk mengada- kan musyawarah guna men- capi kesepakatan bersama, khususnya peruntukan pos pengeluaran tak tersangka. Sebab, perbandingan 70:40, menurut F-U, jelas-jelas pem- borosan. Usulan F-U sempat ditang- gapi beberapa anggota Dew- "Perang Topat" an yang melihat tak perlu ada skors sidang, karena pem- bahasan RAPBD 2002 sudah berjalan cukup lama. Pimpi- nan sidang, Drs. H. Abdul Kappi berupaya meyakinkan pihak F-U. Namun Fathur- rahman yang dikenal paling vokal selama menjadi anggo- ta Dewan tetap meminta adanya komitmen untuk mengubah perbandingan be- lanja rutin dengan belanja pembangunan, sehingga ek- sekutif dan Dewan betul-bet- ul memikirkan kepentingan masyarakat. Usulan F-U nampaknya bisa disepakati setelah adan- ya toleransi agar angka pos pengeluaran tak tersangka digunakan sebagian untuk belanja pembangunan. "Ini jelas pemborosan. Untuk itu Dewan harus betul-betul mengawasi eksekutif," tutur Fathurrahman ditemui war- tawan usai sidang. Sementara itu Gubernur NTB, H. Harun Al Rasyid dalam sambutannya meng- harapkan kepada aparat dan perangkat pemerintah su- paya benar-benar melakukan efisiensi dalam arti yang se- sungguhnya. "Bukan saatnya lagi jika kita masih hanya berpikir untuk kepentingan birokrasi semata. Sebab masyarakat kini akan betul- betul cermat menilai perilaku aparat," katanya. (046) Bali Post Halaman 5 Disita, 6.500 Upal Pecahan 100 Dolar AS Surabaya (Bali Post) - Sebanyak 6.500 lembar uang palsu (upal) pecahan 100 dolar AS berhasil disita satu- an Tim Buru Sergap (Buser) Polwil Surabaya Taman, Sabtu (29/12). Hasil pemer- iksaan sementara upal terse- but baru selesai dicetak dan hendak diedarkan. Kapolwil Surabaya Taman Kombes Pol. Drs. Djoko Trisno S. men- gatakan hal itu, Minggu (30/ 12) kemarin menyusul pen- angkapan dua tersangkanya. Rencananya lembaran dolar itu akan diedarkan se- cara luas di sejumlah money changer yang tersebar di be- berapa kota besar di Indone- sia termasuk Bali yang di- jadikan salah satu target utama peredaran upal terse- but. "Hingga Minggu sore ke- marin, baru dua tersangka yang berhasil dibekuk dan kini masih dalam proses pe- nyidikan intensif di Mapolwil Surabaya Taman. Dari ked- ua tersangka itu berhasil dis- ita ribuan lembar upal asing pecahan 100 dolar AS," tam- bah Kapolwil. Terbongkarnya sindikat peredaran upal tersebut, ber- kat kejelian anggota Polwil Surabaya Taman yang berha- sil mengendus jejak para pel- aku setelah mendapat infor- masi dari masyarakat. Takut buruannya kabur, sejumlah polisi yang mengintai aktivi- tas para pelaku, tampak den- gan sabar dan jeli mencer- mati gerak gerik para pelaku yang dicurigai tersebut. Kedua tersangka yang ten- gah diinterogasi polisi itu masing-masing, Is (37) dan Sud (41), keduanya warga Gresik, Surabaya. Kedua pria itu dibekuk di sebuah perce- takan di kawasan Trosobo, Sidoarjo. Sindikat peredar- an upal asing yang jika dikur- skan bernilai milyaran rupi- ah ini tergolong cukup rapi dan licin dalam melancarkan aksinya. Polisi juga menduga sindikat tersebut sudah cukup lama mengedarkan upal seje- nis, baik pecahan mata uang asing maupun rupiah di wilayah hukum Polwil Surabaya Taman dan kota besar lainnya sejak beberapa bulan lalu. "Pihak Polwil Surabaya Taman, kini tengah intensif mengembangkan kasus upal tersebut dan berupaya keras untuk membongkar serta membekuk para pelaku sindikat jaringan peredaran upal ini. Namun niat itu ter- hambat oleh ulah kedua ter- sangka yang selama dalam proses pemeriksaan selalu memberikan keterangan berbe- lit-belit," papar Djoko Trisno. Adu Ketangkasan hingga (050) Pamer Artis Sambut Tahun Baru PRETT....pret..., bunyi suara terompet yang ramai di- jajakan keliling oleh para pedagang kaki lima di sejum- lah kota tampak sudah mulai beberapa hari lalu. Sebuah tr- ramai diperdengarkan sejak adisi tahunan yang dirayakan dengan berbagai cara oleh se- luruh penduduk dunia untuk memperingati detik-detik malam pergantian tahun yang tinggal beberapa jam lagi. Bukti Kuat Toleransi Hindu-Islam di Lombok TIDAK berlebihan bila pemerintah NTB umumn- ya dan Lobar khususnya berpromosi akan menda- patkan keuntungan ganda bila berkunjung ke Lombok. Bunyi promosi tersebut adalah "Datang "perang topat" yaitu acara saling lempar dengan ketupat yang merupakan sesaji telah dibuat oleh masyarakat seki- tar. Ribuan tupat ukuran kecil dilempar di areal pura sete- lah melalui persembahyan- gan. Setiap pengunjung yang mendapatkan lemparan ketu- pat kembali dilemparkan ke pengunjung lainnya yang rata-rata mereka tidak sal- ing kenal. ara pujawali yang diselengga- rakan tiap tahun di pura Gaduh Lingsar Lobar. Pada tahun 2001 acara tersebut jatuh pada Sabtu (29/12), purnama ke enam penang galan Bali atau purnama ka pitu penanggalan Sasak. Persembahyangan yang dirangkai dengan "perang to- pat" di antaranya dipimpin oleh Perande Gede Kertayasa dari Geria Pagesangan dan Perande Gede Nyoman Djelantik. Acara yang ber- ketupat ini suatu simbol per- Saling lempar dengan langsung semarak itu bah-sahabatan karena saat lem- kan dihadiri sekitar 7.000 umat Hindu dari seluruh NTB dan undangan dari Bali dan masyarakat Sasak. par melempar tidak ada rasa saling ingin menyakiti, sebab setiap orang meminta untuk dilempar oleh orang yang ke- betulan memiliki ketupat. "Perang topat" tersebut ber- langsung sekitar 30 menit. harmonis. dipakai melempar oleh Sementara ketupat yang masyarakat subak setempat atau masyarakat lain yang meyakini, memungut ketu- pat untuk dibawa pulang dan selanjutnya akan ditan- am di sawah atau digantung dipohon agar memberikan kesuburan. Kepala Dinas Pariwisata Lobar Drs. Tjok Suthendra butkan acara "perang topat" Rai kepada wartawan menye- merupakan satu gambaran diharamkan oleh suku Sasak Sasak yang melakukan "per- yang Islam. Sedangkan suku ang topat" tidak sedikitpun diperkenankan untuk menga- nggu umat Hindu yang sedang menjalankan persembahyan- gan, tidak satu biji ketupat dilempar mengarah ke tem- pat persembahyangan. Sepertinya Tuhan telah mengatur, walaupun hiruk pikuk acara saling lempar gan suara musik tabuh, up- ketupat yang ditingkahi den- acara persembahyangan di dan umat Hindu tidak mera- pura Gaduh tetap berjalan sa terganggu. Dibandingkan dengan per- ayaan tahun lalu, Surabaya yang menjadi kota metropoli- tan kedua Indonesia setelah Jakarta tampaknya ingin sekali ini dengan sejumlah menyuguhkan momen setahun acara yang sangat atraktif dan sebulan lalu, sejumlah hotel variatif. Bahkan sejak sekitar dan tempat hiburan malam yang tersebar luas di seputar Surabaya telah mengkam- panyekan program paket ac- ara Old & New ini dengan im- ing-iming hujan hadiah dan door prize. Para pengelola hotel dan tempat hiburan malam sea- kan saling berlomba untuk menggaet tamu pengunjung tahun dengan tawaran yang agar bisa bergabung memper- sangat memikat. Guna mem- buat suasana malam pergan- tian tahun itu berkesan, di tempat-tempat itu sudah mu- lai marak oleh pernik-pernik dan aksesoris yang jarang di- jumpai pada hari-hari biasa. ingati detik-detik pergantian Dari sekian paket acara Old 2002, Tequila Girls Party" dengan menghadirkan kelom- pok band Prospect dari Jakar- ta. Diselingi dengan pe- nampilan DJ Erick, Iwan dan Surabaya Top Models serta Jo, juga peragaan busana dari diwarnai pemberian door prize. Acara yang didukung oleh A Mild Live Production ini juga digelar di Colors Pub & Res- taurant. Sedangkan di Salsa Cafe Entertainment Club bakal diramaikan dengan pe- nampilan White Latino Band dari Bandung. Tiga penyanyi yang siap tampil all out mas- ing-masing, Dita, Rossa dan Imat serta penampilan sexy dancer dan kompetisi dansa salsa. lery mengemas tema "Back to Nature", yaitu paduan nuan- sa penuh dengan taburan et- nik, natural and tropical. Ser- Pihak Jendela Restro Gal- Band, Loedroek Tjap Toegoe Pahlawan, fashion dance dan jaipongan. ta sajian musik oleh Emirat Sementara, di rumah hibu- & New, di antaranya ajang ran R&B Pub-Karaoke meng- Year Most Spectacular Event tetap eksis di jalur musik rap adu ketangkasan dan balapan hadirkan artis Sania, salah mobil dan motor-End of The satu penyanyi Indonesia yang yang digelar di Pantai Ria Kenjeran Surabaya. Dalam ajang bergengsi ini tercatat ada sejumlah jago balap mo- bil dan motor dari sejumlah kota besar di Indonesia dipas- tikan turun lapangan untuk membuktikan ketangguhan- nya dalam mengendalikan ke Lombok bisa melihat Bali, tetapi bila ke Bali tidak bisa melihat Lom- bok". Mengapa demikian, kare- na di Lombok yang mayoritas masyarakatnya beragama Is- lam, berdampingan dengan pendatang dari Bali yang be- ragama Hindu, yang selalu menjalankan berbagai bu- tah bagian barat Lombok dalam persatuan kembali. kehidupan sehari-hari saat gan di pura tersebut. Seba- laju kuda besi tersebut. daya dan prosesi keagamaan layaknya di Bali. Bahkan ada satu kegiatan keagamaan Sejarah "perang topat" be- rawal sekitar tahun 1759, di- mana tahun itu raja Anak Agung Ngurah dari Kerajaan Karangasem yang memerin- membangun Pura Gaduh se- bagai tempat persembahyan- gan umat Hindu. Di tempat dimana pendahulu kita me- miliki kondisi sosial yang sangat harmonis dan saling toleran. Hindu-Islam men- jalankan kegiatan keagam- aan dan budaya pada satu tempat dan satu waktu. "Hal seperti inilah yang harus kita contoh dan jalankan dalam ini," tukasnya. Pujawali akan berlang- sung sampai acara "perang topat" usai dan umat Hindu dari berbagai pelosok Lombok melakukan persembahyan- terus berdatangan untuk. umat Hindu yang bersamaan tersebut juga dikeramatkan yang tidak melalui rekasaya asaan umat Hindu yang berbagai atraksi kesenian yang ditemui Sabtu (29/12) tibanya dengan kegiatan bu daya masyarakat Sasak Lombok yang beragama Is- lam yaitu acara perang to- pat". "Perang topat" berada dalam satu rangkaian upac- oleh sebagian masyarakat Sasak yang beragama Islam. Maka dibangun kemalik yang hanya dibatasi oleh peng- hubung berupa jabe (pelata ran). Pujawali yang dirangkai Selamat Hari Raya Natal & Tahun Baru Setelah acara perang sele- sai, peserta kembali menyatu Hal itu terlihat dengan adan- ya satu kegembiraan dan ter- jalinnya hubungan sesama tetapi hubungan yang sangat alami. Tanpa ada yang mem- beri aba-aba, peserta saling bersalaman bahkan berke- nalan satu dengan lainnya yang sudah barang tentu akan membangun hubungan yang GEBYAR LITAMA Jewelry 10 Desember 2001 -10 Maret 2002 Wujud terima kasih kami atas kepercayaan anda..... Saling hormat menghor- mati ini tercermin dari kebi- melakukan persembahyan- gan tidak diperkenankan membawa sesaji yang men- gandung babi, karena babi liknya masyarakat setempat SPHINX Promotion Pub & Re- Ass. Manager Marketing masih terus mengunjungi ar- eal pura untuk menikmati stro, I Gusti Lanang Trisna but malam pergantian tahun menjelaskan, untuk menyam- pihaknya bakal menggelar ac- ara bertajuk "Welcoming dan jajanan yang memang digelar panitia pujawali di bawah temaram sinar bulan purnama. (nin) PERUMAHAN "TAMAN PANTI INDAH" JALAN MERAK KEDIRI TABANAN KESEMPATAN MEMILIKI RUMAH IDAMAN DI DALAM KOTA TABANAN DENGAN SUASANA YANG SEJUK DAN ASRI KE TABANAN TERMINAL KEDIRI KE DENPASAR JL BY PASS KEDIRI O 田 田 GILIMANUK PASAR TOKO HEWAN PASAR KEDIRI O NYOMAN Dinilai Pemborosan; Pengadaan Tanah Anggota DPRD Sumbawa Sumbawa Besar (Bali Post) - Pengadaan tanah seluas 2 ha, yang diperuntukkan bagi 40 anggota DPRD Sumbawa dan 10 orang pejabat eksekutif, dinilai berbagai kalangan sebagai pemboro- san uang daerah. Sebab, tanah yang dibeli dengan dana Pemkab Sumbawa senilai Rp 525 juta itu, hanya me- mentingkan kalangan anggota Dewan dan tidak didasari atas skala prioritas. Informasi yang diperoleh, Sabtu (29/12) mengungkap- kan, tanah yang terletak di simpang jalan lingkar timur Sumbawa besar itu, sudah dibayar oleh Pemkab Sum- bawa, melalui Kabag Keuangan, Drs. Rasyidi. Menurut rencana, tanah ini akan dijadikan lokasi perumahan dinas anggota DPRD Sumbawa sebanyak 40 orang dan 10 orang pejabat eksekutif, masing-masing-masing akan memperoleh 4 are. Isu yang berkembang meyebutkan, tanah tersebut hanya dibayar Rp 225 juta kepada pemiliknya. Sehing- ga, sisa yang Rp 300 juta diduga dijarah oleh broker- broker tanah. Kenyataan yang ada selama ini, sejum- lah anggota DPRD Sumbawa menolak menerima tanah itu. Mereka yang menolak antara lain, Menjasus, M. Ja- hir, S.H. dan Agus Suparman. Mereka menilai, pengada- an tanah ini menyalahi prosedur yang harus dilalui, sebab selama ini rencana pengadaan tanah itu tidak pernah dibahas di tingkat fraksi maupun komisi. Itu sebabnya, sejumlah anggota Dewan merasa he- ran, rencana pengadaan tanah ini tidak pernah diba- has, tapi sudah dibayar oleh pihak eksekutif. Menurut Agus, sepengetahuannya rencana pengadaan tanah ini tidak pernah dibahas oleh panitia anggaran (panggar) DPRD Sumbawa. "Mungkin tanah ini dibahas oleh Pimpinan Dewan. Karena sepengetahuan saya dan teman yang lain, ren- cana pengadaan tanah untuk anggota Dewan tidak per- nah dibahas di fraksi maupun di komisi," ungkap Agus. Ia juga menilai, pengadaan tanah berupa lahan kering itu bersifat mubazir, tak memberikan manfaat bagi rakyat. Agus dan sejumlah temannya tetap menolak tanah tersebut, mengingat masih ada kebutuhan lain yang ber- sifat mendesak yang harus dibiayai. Seperti peningka- tan sarana jalan di desa-desa terpencil dan meningkat- kan ekonomi masyarakat. Karena itu, lanjut Agus, apap- un alasannya tanah itu tetap akan ditolak. Bupati Sumbawa, Drs. H. Latief Madjid menjelas- kan, tanah itu untuk aset daerah, bukan peruntukan perumahan anggota DPRD Sumbawa. Jika dibutuhkan suatu saat, tanah tersebut bisa dimanfaatkan untuk kepentingan daerah. Dalam usulan pengadaan tanah itu tidak disebutkan peruntukkannya, hanya sebagai cadangan untuk aset daerah. "Tanah itu dibeli dengan pertimbangan untuk kepent- ingan dalam jangka panjang," kata Bupati. Ketua DPRD Sumbawa, Muh. Amin S.H. menyangkal rencana pen- gadaan tanah 2 ha ini tidak dibahas oleh fraksi dan komisi. Sebelum diputuskan, katanya, mereka menge- tahui secara pasti untuk apa tanah tersebut. Yang jelas, setelah dibayar tanah ini menjadi aset daer- ah, sewaktu-waktu bisa digunakan sesuai kebutuhannya. Pemanfaatannya nanti tergantung kebutuhan," kilah Amin. Meski demikian, Amin tidak mempermasalahkan jika tanah itu digunakan anggota Dewan, mereka harus berada dalam satu lokasi pemukiman. (051). atau R&B. Karmila Warau Tanah ini tidak mesti untuk perumahan anggota Dewan. dipastikan akan menghibur para pengunjung Diskotik wasan Stasiun Semut. Kantor yang berlokasi di ka- (jok) MUSEUM RUDANA TERSEDIA: TYPE: 36/80NF, 36/100 NF Rebut Hadiah Cincin Berlian dan Perhiasan Emas FASILITAS: Hadiah III 100 Liontin Emas KPR-BTN -SERTIFIKAT HAK MILIK UANG MUKA DISA DIANGSUR 2 Hadiah I Endless Beauty 1 Cincin Berlian Hadiah langsung setiap pembelian dua juta berupa souvenir cantik...... Discount 20% Khusus Berlian BUKA PUKUL: Hadiah II 1 Set Perhiasan Emas Caranya.... Dapatkan 1 (satu) kupon undian untuk setiap pembelian dengan nilai Rp. 100.000,- (Seratus ribu) dan kelipatannya! Kupon akan diundi dan pemenangnya akan diumumkan di Harian Bali Post Tanggal 25 Maret 2002.... Bergegaslah! jangan lewatkan kesempatan berharga ini.... Emas Dengan Nilai Tukar Pabrik Desain-desain Terbaru 2002 GOLD LITAMA 12.00-21.00 WITA JEWELRY Jl. Teuku Umar 14 C-D Denpasar - Bali Phone (0361) 245803 (Hunting) Fax. (0361) 245804 e-mail. litama@dps.centrin.net.id COM/C/SUMAP/HAL7 300 LOKASI LAP VOLLY SITE JL MERAK BY PASS KE PEJATEN KE TANAH LOT HUBUNGI KANTOR PEMASARAN KAMI : PT. PRISKILA DIAN PERSADA PAUL. MAWAR NO. 112 TABANAN PRISKILA DIAN PERSADA TELP. (0361) 811689 Touching Your Heart YAMAHA Japaer Mesin 4 Tek Tanpa Oll Atas NPA REI 1300169 MENYAMBUT הההה C.310058 ! HARI RAYA IDUL FITRI 1422H NATAL 2001 TERIMA TUKAR TAMBAH SEGALA MERK SEPEDA MOTOR CASHI KREDIT sld 4 TH Hubungi Cabang kami: & TAHUN BARU 2002 BONUS TUNAI Rp.400 RIBU KHUSUS TYPE FIZ-RH, JUPITER, TIARA, RX-KING 26 NOPEMBER 2001-26 DESEMBER 2001 BERHADIAH LANGSUNG BAF Bussan Auto Finance Perusahaan Pembiayaan Resmi YAMAHA D KOMPOR GAS DISPENSER KIPAS ANGIN YAMAHA UTAMA WAJA MOTOR JI. Udayana 99X Telp. 942646-942647 BLAHBATUH WAJA MOTOR BANGLI Telp. (0366) 93075 + UBUD + BANGLI WAJA CANDRA MOTOR Telp. (0361) 976555 + SUKAWATI + C.313655 WAJA MOTOR SUKAWATI Telp. (0361) 295853 Lon2/wajagianyar BLAHBATUH WAJA MOTOR I Telp. (0361) 942645 C.311100 Keluarga Besar Nyoman Rudana Mengucapkan: Selamat Natal & Tahun Baru 2002 Serta Terima Kasih atas Doa Restu dan kehadiran Bapak, Ibu, Saudara, Saudari pada Upacara Dewa Yadnya dan Manusa Yadnya 01 November - 01 Desember 2001 4cm HB.319928
