Tipe: Koran
Tanggal: 2001-12-31
Halaman: 19
Konten
a n t a n i- k a ca n а an g n an t- ai K. -0 n [n- 4) Senin Umanis, 31 Desember 2001 Bali Post PAN Tolak Pengampunan Soeharto Konflik PPP Tuntas 5 Januari Jakarta (Bali Post) - Fungsionaris DPP PPP Bachtiar Chamsyah menga- takan, konflik internal di tubuh PPP akan selesai dalam perayaan harlah (ulang tahun) PPP 5 Januari menda- tang, yang akan diadakan di Surabaya. "Sebenarnya, yang terjadi itu interpretasi dari keputusan mukernas. Pida- to Ketua Umum pada harlah 5 Januari mendatang akan memberi solusi tentang hal itu," ujar Bachtiar di Jakar- ta, beberapa hari lalu. Bachtiar tidak bersedia menjelaskan solusi yang akan ditawarkan, apakah dalam bentuk memberikan posisi kepada tokoh-tokoh PPP Reformasi seperti KH Zaenud- din MZ untuk duduk di kepengurusan PPP. "Pihak PPP akan melakukan rekonsiliasi dan konsolidasi lebih kuat. Pokoknya kita ajak semua potensi yang ada di partai," paparnya. Pihaknya, lanjut Bachtiar, menyadari terjadinya kon- flik hingga muncul PPP Reformasi itu akibat ada kader- kader PPP yang kurang puas atas keputusan mukernas lalu. Menurut Bachtiar, pendekatan pada tokoh PPP Re- formasi sudah dilakukan dan pada pidato Hamzah Haz 5 Januari mendatang permasalahan konflik internal PPP akan selesai. Ditambahkan, PPP tidak takut den- gan ancaman pendeklarasian PPP Reformasi, karena PPP sudah terlatih menghadapi ancaman seperti itu. "PPP dulu bahkan ada tandingan yang didukung pen- guasa, namun kita berhasil selamat," ujar Mensos ini. Sebelumnya, Sekjen DPP PPP Alimarwan Hanan me- negaskan, konflik dengan PPP Reformasi telah berakhir. Bahkan, katanya, KH Zainuddin MZ-kiai sejuta umat yang selama ini menjadi maskot PPP Reformasi - itu telah berikrar untuk tidak membuat perpecahan di tubuh PPP. "Itu (PPP Reformasi-red) tidak ada. Pak Zainuddin sudah menyampaikan ke Pak Hamzah Haz," jelasnya. Penegasan Zainuddin, menurut Alimarwan, diungkap- kan langsung oleh Ketua Umum PPP Hamzah Haz dalam rapat yang diikuti hampir semua pimpinan par- tai berlambang Ka'bah itu. Bahkan, menurut Alimar- wan, Hamzah telah mengadakan pertemuan resmi den- gan Zainuddin di kediaman Wapres Jl. Dipenogoro 3, Jakarta Pusat. "Tetapi, pertemuan itu bukan rekonsil- iasi. Tidak ada rekonsiliasi, karena kita tidak pernah ada persoalan. Pokoknya PPP tetap solid," tegasnya. Seragam Hitam Dari Hal. 1 Ditemani dua kader yang menggunakan seragam hitam bergambar kepala banteng dalam lingkaran, Bali Post di- antar menuju salah satu ruan- gan yang ada di gedung berlan- tai dua itu. "Mas, ini wartawan Bali Post. Bapak ini ingin tahu banyak tentang bangunan ini," kata Ozi memperkenalkan Bali Post kepada Agus yang dikatakan sebagai site manag- er proyek. "Oya, bagaimana kabar," jawab Agus sambil menjabat tangan Bali Post. Agus seperti juga Ozi dan Dayat sudah men- genal Harian Bali Post. "Di sini tidak ada apa-apa, yang ada cuma tukang dan bahan ban- gunan," kata Agus sambil ter- tawa mencoba lebih akrab. Sambil membawa Bali Post memasuki salah satu ruangan yang menunggu finishing, Agus menceritakan keadaan ban- gunan tersebut. Menurut Agus, bangunan Sekretariat PDI-Pber- lantai dua, terdiri atas beberapa ruangan yakni ruangan ketua umum, ruang sekjen, dan beber- apa ruang ketua. "Ini ruang ketua umum," kata Agus menunjuk ru- angan berukuran 4x5 m. tai dua. (010) Jakarta (Bali Post) - Pro-kontra mengenai abolisi (pengampunan) bagi mantan Presiden Soeharto makin kencang. DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara tegas meno- lak rencana pemberian salah satu hak prerogatif presiden itu. Penegasan itu dikemuka- kan Ketua DPP PAN Abdil- lah Toha di Jakarta, Minggu (30/12) kemarin. Alasan pe- nolakan, menurut Abdillah, keadilan masyarakat telah dipermainkan dengan sering- nya penundaan proses per- adilan yang tergantung kon- disi kesehatan penguasa orde baru itu. Menurutnya, penun- tasan kasus Soeharto cukup mengganggu penyelesaian permasalahan bangsa yang lebih besar lainnya. Secara tegas, Abdillah juga menolak rencana Kejak- saan Agung mendeponir ka- sus dugaan penyalahgunaan dana tujuh yayasan yang diketuai jenderal besar itu. Kata Abdillah, penegakan hukum harus tetap berjalan. "Berbagai proses hukum masih tersedia dalam kasus dugaan KKN Soeharto di tu- juh yayasan yang pernah dip- impinnya," ungkapnya. Tidak hanya terhadap Soeharto, Abdillah mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan kasus kroni Soeharto, karena selama ini kasus-kaus tersebut telah menyita tenaga, pikiran dan waktu. Hanya dengan kesung- guhan dan komitmen mewu- judkan kepastian hukum dan contoh-contoh penerapan hu- kum yang konsekuen dan tidak pandang bululah, dap- at menumbuhkan keper- cayaan masyarakat terhadap pemerintah. Selain itu, Abdillah me- mandang, sepanjang 2001 bidang penegakan hukum terkesan tergantung pada dan penghormatan terhadap kondisi kesehatan Soeharto. hak asasi manusia masih Hal inilah yang sebenarnya lemah. Karena itulah, sejum- menjadi kendala dalam pros- lah permasalahan tersebut es penegakan hukum itu bakal menjadi batu ujian bagi sendiri. pemerintahan Megawati Kendati demikian, Soekarnoputri. Disayangkan Harkristuti menyarankan pula mengenai pemberan- tasan berbagai kasus men- yangkut korupsi, kolusi, dan nepotisme serta penuntasan pelanggaran HAM yang be- lum satu pun terselesaikan. Berbeda dengan Abdillah, pakar hukum pidana UI Harkristuti Harkrisnowo me- nilai pemberian abolisi atau penghentian tuntutan kepada jenderal berbintang lima itu tak serta merta menghapus- kan seluruh pelanggaran atau tindak pidana yang diduga kuat pernah dilaku- kannya. Abolisi hanya ber- laku pada kasus dugaan KKN yang melibatkan Seoharto sebagai pengurus beberapa yayasan. Menurutnya, sejauh ini, penuntasan kasus Soe- harto cukup lamban dan Harta Soeharto penyelesaian secara drastis dapat dilakukan dengan mengembalikan kasus ini ke- pada hak prerogatif presiden, seperti pemberian abolisi. Menyinggung usulan pem- berian abolisi, Harkristuti menilai, hal itu sah-sah saja dilakukan kepala negara yang memiliki penuh hak pre- rogatif. Tentunya, dengan Makam Ibu Halaman 19 BW Bali Post/sep mempertimbangkan berb- JENAZAH DONO - Indro ikut mengusung jenazah Dono Warkop di kediamannya agai aspek. Selanjutnya, Harkristuti Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (30/12) kemarin. mengakui penyelesaian ka- sus Pak Harto agak dilema- tis. Itulah sebabnya, ia men- yarankan agar penyelesaian kasus ini sebenarnya dapat dilakukan secara in absensia atau secara proaktif penga- dilan menggelar sidang di ke- diaman Pak Harto. (010) tak bisa Diganggu Abolisi Kabupaten 50 Kota (Bali Post) - Ketua DPR-RI Ir. H. Akbar Tandjung kurang sependapat jika abolisi kepada mantan Presiden Soeharto diberikan secara bersyarat, khususnya mengenai syarat pengem- balian kepada negara harta- harta Soeharto yang diduga diperoleh dengan KKN. "Soal harta Soeharto, terus terang saja kita tidak bisa membuk- tikan apakah hasil KKN, karena belum ada proses pengadilan dan putusan huk- umnya yang berlaku tetap," katanya di sela-sela acara apel besar dalam peringatan HUT ke-37 Partai Golkar di Tanjung Pati, Kabupaten Agam, Sabtu (29/12). Di lantai dua juga terdapat ruang rapat paripurna, uku- rannya 12 x 18 m, sedangkan ruang rapat intern ditempat- kan di lantai dasar. Untuk menghubungkan lantai dasar dan lantai dua, ada tangga di Jika abolisi diberikan, tun- sisi kiri pintu masuk. Tangga tutan hukum terhadap Soe- serupa juga berada di bagian harto dihentikan dengan per- belakang yang menghubung- kan lantai dasar dengan ruang rapat paripurna. Selain bangunan induk, lan- jut Agus, kompleks Sekretari at PDI Perjuangan yang ren- cananya akan diresmikan 10 Januari 2002 itu juga dilengkapi bangunan penun- jang, seperti pos penjagaan, musala, dapur dan kamar mandi. Sebagai orang yang menga- wasi langsung proyek, Agus mengungkapkan, awalnya bangunan ini dikerjakan sedi kitnya 130 orang, tetapi bela- kangan sudah berkurang. Soal dana, Agus menyarankan su- paya tanyakan kepada Mbak Puan (Putri Megawati-red). Ia hanya memperkirakan, sam- pai rampungnya bangunan yang lantainya sebagian ter- pasang dari granit itu meng- habiskan tidak kurang dari Rp 2 milyar. Bangunan ini juga ren- Megawati beberapa hari cananya dilengkapi taman lalu juga meninjau proyek ban- atau kolam ikan di bagian ten- gunan itu. Agus, Dayat dan Ozi gah. Agus mengungkapkan, mengungkapkan, Megawati ruang kosong itu merupakan selain ditemani putrinya, juga sirkulasi. Tetapi, ia tidak bisa ditemani antara lain Sekjen menjelaskan apakah akan PDI Perjuangan Soetjipto dan dibuat taman ataukah akan Theo Syafei. Tidak kurang dari dibikin kolam ikan. "Kita tiga jam Ibu di sini," kata Agus. masih menunggu, apa yang Agus merasa kasihan, kare- menjadi kesukaan Ibu (Mega- na sepulang dari lokasi proyek red)," paparnya. ini, Ibu Mega terserang flu. Menurut Agus, bangunan "Kasihan ya, pulang dari sini itu luasnya 18 x 27 m yang ter- Ibu flu berat," kata Agus yang diri atas dua lantai berdiri di menyesalkan karena tidak atas tanah seluas 47 x 60 m. adanya pemberitahuan ter- Aktivitas kader akan ditem- lebih dahulu mengenai penin- patkan di lantai bawah, ter- jauan Presiden itu. "Kalau masuk juga disediakan ruang dikasih tahu, mungkin kia ber- wartawan. Sementara ruang sihkan dulu, sehingga debu ketua umum, sekjen, dan ket- tidak beterbangan begini." ua lainnya ditempatkan di lan- Nikson timbangan kesehatan dan kemanusiaan. Untuk itu, hal- hal lain terutama yang men- yangkut dengan kasus-kasus Soeharto juga tidak bisa di- buktikan karena proses huk- umnya telah dihentikan. Demikian pula dengan har- ta Soeharto, tidak bisa dinya- takan sebagai syarat abolisi, karena belum bisa dibuktikan diperoleh memlalui KKN, apalagi dalam aturan hukum sebelum keputusan penga- dilan keluar maka tetap ber- pegang pada praduga tak ber- salah. Mengenai sikap DPR tentang rencana abolisi bagi Soeharto, Akbar Tandjung mengatakan, Presiden se- bagai pihak yang punya hak memberikan abolisi, hingga saat ini belum meminta per- timbangan kepada DPR. "Meski abolisi hak Pres- iden, tetapi harus mendapat pertimbangan DPR. Namun hingga kini (Sabtu-red) Pres- iden belum menyampaikan hal itu," katanya. Karena itu, tambah Akbar, sikap DPR tentang abolisi belum bisa dijelaskan saat ini. Jika ada permintaan per- timbangan dari Presiden, pimpinan DPR menyerahkan keputusan akhir kepada masing-masing fraksi di DPR sehingga bisa saja terdapat sikap yang berbeda-beda. "Begitu pula sikap Fraksi Partai Golkar, baru jelas set- elah diadakan pertemuan atau sidang dalam fraksi. Namun, hal itu tentu menung- gu adanya permintaan dari presiden," kata Akbar. Secara pribadi, Akbar Tandjung tidak memberikan pendapat tegasnya tentang Warga Sipil Poso abolisi bagi Soeharto, apakah pantas diberikan atau tidak. "Secara pribadi menurut saya abolisi bagi Soeharto layak dipertimbangkan kare- na faktor kemanusiaan kondisi Soehato yang sakit permanen," katanya. Menurutnya, Soeharto yang sudah tua ditambah dalam keadaan sakit dan tidak bisa berkomunikasi ser- ta kita tidak bisa menyerap apa yang disampaikannya. "Dengan kondisi demikian proses hukum juga tentu su- lit," ujarnya. "Atas pertimbangan ke- manusiaan dan kondisi sakit Soeharto yang tidak mungkin dilakukan proses hukum, makanya patut dipertim- bangkan untuk dihentikan kasusnya," tambah Akbar Tandjung. Serahkan Senjata kepada Aparat Palu (Bali Post) - Menindaklanjuti Deklara- si Malino untuk perdamaian Poso, sejumlah warga di Kabupaten Poso mulai meny- erahkan senjata api rakitan yang mereka kuasai selama ini kepada aparat keamanan setempat. Kapolres Poso AKBP Drs. Unggung Cahyono, Minggu (30/12) kemarin men- gatakan, penyerahan senjata berbahaya oleh warga sipil itu mulai dilakukan kurun em- pat hari terakhir, berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Lage dan Poso Kota. "Khusus yang dari Desa Pandiri dan Tagolu (Lage) se- kitar 20 pucuk, terdiri atas laras panjang dan laras pendek. Tetapi total semuan- ya sementara masih dihi- tung," ujarnya. Kepada pers sebelumnya, Kadispen Polda Sulteng AKBP Drs. Agus Sugianto menjelaskan, senjata-senja- ta yang diserahkan oleh war- ga sipil itu semuanya dalam bentuk rakitan serta masih dapat difungsikan, bukan yang sudah rusak. erahkan di pos-pos keaman- Semua senjata hasil peny- an itu mulai dikumpulkan Mapolres Poso dan rencanan- ya akan diserahkan secara simbolis kepada Kapolda Sulteng Brigjen Drs Zainal (ant) Abidin Ishak pada hari Se- isasikan melalui pejabat nin (31/12). Selain menyerahkan sen- jata api rakitan, para warga sipil itu juga menyerahkan puluhan senjata tradisional berupa panah dan tombak kepada petugas keamanan terdekat. Usai penandatanganan Deklarasi Malino pada 20 Desember lalu, Kapolda Ishak mengeluarkan im- yang bertikai di Poso untuk bauan kepada warga sipil segera menyerahkan semua senjata api dan senjata ber- bahaya lainnya kepada apar- at keamanan. Imbauan yang disosial- Dikirimi Bom, Tiga Panitia Kongres Umat Islam Cedera Makasar (Bali Post) - Tiga orang korban akibat ledakan bom di arena Kon- gres II Umat Islam di Sudi- ang, Makasar mengalami cedera bawah lutut. Bungku- san bom yang oleh pengirim- nya sebagai makanan itu di- terima panitia saat magrib. Tiga korban adalah anggo- ta Laskar Jundullah yang TELEPON PENTING 16 Reservasi Garuda :235169 RSU Bina Atma Reservasi Merpati :235358 RSU Khusus Bedah Reservasi Simpati :237343 Graha Usadha Reservasi Bouraq: : 425744 484305 : 423467 : 426492 40 241397 Pelayanan Usaha Transfusi Darah (PUTD) PMI Cabang Badung Klinik SOS Gatot Kaca d.a. RSUP Sanglah Den- Reservasi Mandala: 242933 223555 RUMAH SAKIT RSUP Sanglah 227912- 15 PMI/RSUP Sanglah: 227911 RSAD Udayana RSU Wangaya RSU Manuaba : 228061 : 222141 RS Bhakti Rahayu : 430270 : 403245 RS Bhayangkara : 234670 RSU Sari Darma Jl. Pulau Seram No.1 226866 Layanan Psykiatri : 249488 Polda Bali : 426393 Posko Bantuan : 236494 pasar Minggu (30/12) malam ke- marin. bertugas di ruang makan are- na Kongres Umat Islam. Mereka itu, Anton (38), Tho- Bungkusan itu, hingga ha (28) dan satu lagi sedang saat ini tidak diketahui sia- diidentifikasi namanya. pa yang mengirim. "Bungku- Menurut Wakil Komite san itu diterima oleh panitia Persiapan Penegakkan saat magrib. Usai salat ma- Syariat Islam (KPPSI) Iswari grib oleh panitia, diletakkan Alfarisi, ketiga Laskar Jun- di ruang makan. Tidak lama dullah yang menjadi korban kemudian bungkusan me- ledakan bom itu memang di- ledak," tuturnya. tugaskan berjaga-jaga di ru- ang makan. "Bungkusan yang meledak saat ini sedang diperiksa polisi dari Polsek Biringkanaya," katanya, Iswari mengaku tidak he- ran, kalau ada teror terhadap Kongres Umat Islam, karena memang banyak pihak di Sulsel yang tidak setuju den- Rapim Diundur keamanan, pemda, muspika, serta media massa tersebut merupakan salah satu pendekatan persuasif, sebe- lum pelaksanaan operasi pe- nyisiran senjata ilegal yang diprogramkan Mabes Polri mulai digelar 1 Januari 2002. Dari Poso juga dilaporkan situasi kamtibmas kurun 10 hari terakhir di seluruh membaik. wilayah setempat makin "Pokoknya usai pertemuan Malino itu tak terdengar lagi dentuman senjata api seperti keadaan sebelumnya," kata Unggung. Demikian halnya kegiatan Dari Hal. 1 "Kalau kami ada rezeki, keluarga akan memindahkan makam papa ke sebelah makam ibu di Magetan, Jawa Timur," ujarnya. Istri Dono, Titi Kusumawardani, yang pengajar di Fakultas Sastra UI juga sudah meninggal tahun 1999 dan dimakamkan di Magetan. Rekan dekat almarhum Prof. Dr. Paulus Wirotomo merasa kehilangan ditinggal Dono. "Jauh-jauh hari, dia pernah bilang sama saya, akan mengambil S2 dengan tesis 'Sosiologi Humor'. Say- ang dia pergi terlalu cepat. Dono memang pernah jadi dosen di FISIP UI jurusan so- siologi untuk mata kuliah Dasar-dasar Sosiologi sela- ma beberapa tahun," ungkap Paulus dengan terharu. Indro Warkop menuturkan, ia belum tahu apakah Warkop DKI (Dono, Kasino dan Indro) akan dilanjutkan lagi, karena kini formasinya tinggal Indro. Kasino mening- gal tahun 1997 dan kini menyusul Dono. "Yang jelas, di saat-saat terakhir, Dono justru terus bekerja di tem- pat syuting untuk episode Warkop Milenia'. Seakan- akan dia tahu akan mening- galkan dunia. Buat saya, al- marhum Dono adalah seorang sahabat dan komedian yang bersahaja dan profesional. Walau bertitel dan pernah jadi asisten dosen Prof. Dr. Selo Sumardjan, toh dia tetap bisa bersahabat dengan sia- pa saja, termasuk dengan kru film dan sinetron," kata Indro yang ketika mengusung jenazah almarhum kecopetan telepon genggamnya. Hal senada dilontarkan Ira Wibowo di tempat pemaka- man. "Dono-lah yang menga- jak saya main film komedi seperti 'Mana Tahan' dan 'Gengsi Dong'. Kalau saat break, almarhum sering ber- canda, sehingga suasananya jadi hidup. Bahkan, Dono acap baca koran dan majalah un- tuk dijadikan bahan joke-jo- kenya. Di mata saya, Dono adalah seorang idealis, wa- laupun lawak-lawakannya bercorak slap-stick," komentar Ira. Dono mengawali kariernya sebagai pelawak di Radio Prambors bersama Indro, Kasino, Nanu Mulyono dan Rudy Badil. Waktu itu mere- ka menamakan grupnya se- bagai Warung Kopi (Warkop) Prambors. Ketika ditarik ke film oleh Nawi Ismail (alm), formasi mereka menjadi em- pat orang, yaitu Dono, Indro, Kasino dan Nanu. Rudy Badil ikut sebagai asisten sutra- dara di film pertama Warkop Prambors, namun setelah itu, Rudy Badil cabut dan sampai sekarang bekerja se- bagai wartawan Harian Ko- mpas. Nasib sial rupanya sela- lu dialami Warkop. Ketika Nanu diajak sutradara Nyak Abas Acup (alm) untuk main film bersama Lydia Kandou dalam sebuah film komedi situasi, beberapa bulan ke- mudian Nanu tutup usia. Al- hasil, Warkop Prambors pun mengganti nama menjadi Warkop DKI, kepanjangan dari Dono, Kasino dan Indro. Tahun 1997, Kasino mendadak dirawat di RS Advent Bandung karena penyakit kanker otak, sam- pai akhirnya setelah diop- erasi, jiwa Kasino tak bisa ditolong lagi. Setelah kema- tian Kasino, formasi Warkop DKI menjadi dua orang yaitu Dono dan Indro. Namun, se- jak kematian istri Dono tahun 1999 karena penyak- it kanker payudara, Dono mengalami penurunan fisik, baik ketika syuting sinetron maupun ketika di rumah. Untuk menghilangkan stres, Dono menjadi sutradara di serial sinetron komedi "Warkop Milenia" dan seka- li-sekali menjadi pembawa acara. Saat mahasiswa dan pel- ajar Jakarta bergerak men- duduki gedung DPR/MPR selama empat hari yang ber- hasil melengserkan Soehar- to, Dono termasuk yang ikut demo. Bahkan, terakhir, Dono kepada wartawan min- ta tolong dicarikan istri yang akan menjadi ibu bagi tiga anaknya. "Agar bisa men- dampingi tiga anak saya di rumah. Kan kasihan kalau selalu ditinggal saya syut- ing di luar," kata Dono yang selalu dipanggil "bemo" oleh teman-temannya. Selain sebagai pelawak, ternyata Dono juga berbakat sebagai wartawan. Dia mer- intis berdirinya koran Sale- mba UI bersama rekan-re- kannya dari UI, kemudian mendanai majalah Vista dan bergabung lagi di koran Pel- ita Bangsa (berganti nama menjadi Jurnal Indonesia) dan terakhir menjadi redak- tur foto di majalah Sehat. Bahkan, selama bulan pua- sa Ramadan saat Dono masuk RS St. Carolus per- tama kalinya-Dono masih sempat cuap-cuap di Radio Jakarta News FM dalam obrolan bersama Mas Dono tiap Sabtu. Selamat jalan Dono! Memang Fantastis Dari Hal. 1 (pik) pemerintahan, roda pereko- nomian dan aktivitas pendid- ikan di seluruh kawasan mu- lai berjalan normal, tampil bersama grup asing sekalipun belum seramai Ash di Jakarta, bahkan ber- seperti sebelum kerusuhan. Ini memang fantastis, hasil mengalahkan Ash (wa- Bahkan, menurut Kapol- mengingat dua album SO-7 laupun mereka berdua tampil res, arus transportasi angku- juga terjual laris di atas ang- ber-jam session) dalam men- tan darat di jalur Trans-Su- ka satu juta keping. "Kami jalin komunikasi dengan pen- lawesi pada ruas Poso-Tente- akan melantunkan lagu-lagu onton, bahkan mengajak men- na-Pendolo yang kurun enam ciptaan kami sendiri, misalnyanyi bersama. bulan terakhir nyaris lumpuh ya 'Seperti Kekasihku', 'Ma- Apakah penampilan di Bali total, kini mulai lancar dila- hadewi' dari album Lain Dun- nanti malam, Padi bisa meng- lui bus angkutan umum dan ia' dan juga lagu-lagu baru giring penonton seperti di truk barang. (ant) yang dicomot dari album 'Se- Jakarta, kita lihat saja. Juga suatu Yang Tertunda' seperti penampilan SO-7 di GWK Begitu Indah', 'Sesuatu Yang Jimbaran, mengingat SO-7 Indah' 'Semua Tak Sama' dan tidak tampil sendiri, tetapi Dari Hal. 1 lain-lain," ungkap Piyu yang bersama artis penyanyi lain bertugas di instrumen gitar. yaitu Chrisye, Tasya, Ruth Rodrigeuz Saa, anggota Par- Padi memang sesuatu yang Sahanaya, Krisdayanti dan Kongres yang diikuti tai Peronis, menjadi presiden fantastis kemunculannya. Elfa's Big Band. Acara di GWK 2.000-an umat Islam dari pada 23 Desember menyusul Grup dari Surabaya yang kini akan ditayang langsung oleh (pik) berbagai daerah di Sulsel pengunduran diri de la Rua di tengah naik daun ini ketika Indosiar. dan Tanah Air ini berlang- tengah-tengah pergolakan sos- sung 29-31 Desember 2001. ial yang rusuh yang menewas- Semula kongres dijadwalkan kan 30 orang. Sejak memangku akan dibuka Wapres jabatan pada 23 Desember un- Hamzah Haz, Sabtu (29/12). tuk masa tiga bulan, Rodrigu- Namun, hanya sempat dibu- ez Saa menangguhkan pem- gan penegakan syariat Is- lam. Kongres II Umat Islam kali ini diselenggarakan oleh KPPSI. Partai Peronis Selama Jaga Tommy Dari Hal. 1 pelariannya selama menjadi buron dan kasus lainnya, be lum selesai diperiksa. Kini penyidik mulai melakukan pemeriksaan terhadap pen- ka oleh Menko Kesra Yusuf bayaran utang luar negeri nega- Ya... untungnya selama Kalla. Sementara Wapres ra itu yang berjumlah 132 mil- jaga Tommy sudah hampir sendiri akhirnya datang yar dolar AS, dan mengu- lima belas hari ini tak ada gaduan Tommy soal peni- pada Minggu (30/12) kemar- mumkam pengadaan proyek masalah, ya... semoga jangan puan yang dilakukan kelom- in. Peserta kongres sempat yang menampung satu juta ten- ada masalah seperti Tommy pok Dodi Sumadi dan kawan- mengancam akan menurun- aga kerja sebagai bagian dari kabur lagi," harapnya. kan massa, bila Wapres program darurat yang bertu- tidak menyempatkan diri untuk menghadiri kegiatan tersebut. (*) menghancurkan partai. Perlawanan ini, kata juan untuk membantu 2,5 juta warga Argentina yang tidak bekerja. (ant/afp) Januari mendatang. Sebelumnya, beberapa kawannya," jelasnya. petugas jaga sel tahanan Pol- terhadap pengaduan Tommy Ditanya hasil penyidikan da Metro Jaya sempat digan- Soeharto itu, ia enggan mat ti bahkan Kasubag Tahanan berikan komentar mengingat pun dicopot, lantaran di- sampai kini para saksi be- tuduh memberikan informa- lum ada yang dimintai ket- si kepada wartawan dan erangan, sedangkan pen- bisa merekomendasikannya. Muchyar, sudah di ambang yang da Namun, tegasnya, hal kurang disiplin menjaga gakuan Tommy masih seba- Dari Hal. 1 Agendanya jelas, yaitu pemi- kewajaran. "Apalagi saya juga suatu yang urgen. "Kalau di- beri kesempatan kepada ungkapkan di media metro lihan ketua umum," tandas dengar, ada sebagian orang kaitkan bisa saja, tetapi itu Tommy untuk tidur di ruan- "Makanya, rapim itu diun- Muchyar. yang menginginkan Akbar bukan suatu yang urgen. dur karena tidak ada yang berlayar. Munas, katanya, tetap tidak lengser dengan Buat partai, ya. Diar clear gan ber-AC, kas encara Bachrul Alam mengat Jaya menjamin. Sementara, pada Pelaksanaan munaslub melakukan berbagai cara un- saja," tuturnya. 7 Januari mendatang, status masih memerlukan 2/3 ang- tuk mempertahankannya. Kaditserse Polda Metro akan memanggil sejumlah Akbar sudah diputuskan Ke- gota DPD Golkar se-Indone. Bahkan, meski negara, run- direkomendasikannya munas Jaya Kombes Pol. Bambang saksi penting seperman Wa- UGD Jiwa 24 Jam RSCP jaksaan Agung," ujarnya. sia. "Sementara munas tidak tuh pun tidak mengapa," tan- pada Rapim Golkar, Rully Jaya Kombes ak di Presiden Abdurrahman tut, Pertarungan di tubuh demikian. Anggota rapim dasnya. Golkar makin panas. Much- mengatakan, bisa hal terse- tempat saat akan dikonfir- hid (Gus Dur), Mbak Tutut, sama dengan anggota munas. Sayang, Ketua DPP Golkar but dilakukan. "Secara nor- : (0366) 91008, 91052 yar dan sejumlah kubu di Jadi, tidak perlu DPD," tuturn- Mahadi Sinambela masi soal liburnya pemerik- dan lainnya untuk dimintai Golkar tetap menginginkan ya memperjelas. orang matif, ya... bisa saja. Tetapi saan Tommy Soeharto. Na- keterangan dalam kasus yang getol membela Akbar belum terpikirkanlah. Semua adanya munas guna meng- Bagaimana perlawanan Tandjung tak bisa di- itu bergantung kader di daer- Bangli Informasi AIDS 239191 : 227224 : 227915 : 227911 s.d.: 227915 RSU Surya Husada: 235041 Tourist Police : 224111 Yayasan Peduli Keluarga/ : 233786 Nusa Dua Clinik (0361): Narkoba: : 233787 771324 RSU Puri Raharja : 222013 Klinik Mas RSU Saidharma RSU Dharma 462629 Fax. RSU Dharma 227560 khusus. empuk Jaya Kombes Pol. Anton Kadispen Polda Metro penyidik Polda Metro ganti Akbar. Sebab, di mata Akbar? Kubu Akbar terus hubungi. Beberapa kali hand- ah yang mengambil sikap, manya mengatakan, pemer- dengan tersangka Dodi Su- taruhkan. Sebagian pengurus tidak Rencananya, Senin ini pe- mun, seorang penyidik Tom- penipuan, penggelapan dan my, yang tak mau disebut na- pemerasan Rp 20 milyar semua tenang saja," jelasnya. tuk kasus pembunuhan diq Muin atas laporan pen- nan perubahan status Akbar Kartasasmita serta senjata Menyinggung kemungki- hakim agung Syafiuddin gaduan Tommy Soeharto. ingin mempertaruhkan par- mengirim utusan ke berbagai Sekjen Partai Golkar Rully sebagai tersangka sehingga api milik Tommy yang dipa- nyidik melayangkan surat tai kuning ini dengan per- daerah untuk mencari duku- Chairul Azawar membenar- kemungkinan munas atau kai untuk menembak mati panggilan dengan harapan ngan," tutur operator kubu kan diundurnya rapim Golkar bahkan munaslub digelar hakim agung itu, sudah sele- awal Januari 2002, para sak- ya, mata rantai Akbar di Tetapi, baginya, itu tidak committee (panitia pengarah- ketua umum, Rully enggan erahkan ke kejaksaan. "Se- berikan keterangan. "Selain itu. Menurut anggota Steering dengan agenda mengganti sai dan berkasnya akan dis- si itu bisa datang dan mem- : 262872 Golkar harus diputus, dengan menjadi masalah karena an) Rapim Golkar ini, Golkar mengomentarinya. "Itu di dangkan kasus lainnya, sep- para saksi, penyidik juga cara secepatnya menggelar DPD pun harus tahu dan me- masih menunggu penentuan luar jangkauan rapim, jan- erti kepemilikan senjata api akan memanggil kedua ter- mahami agar jangan sampai status hukum Akbar Tand- gan berandai-andai dululah," dan bahan peledak, keter- sangka, bila keduanya tak 259597/ ka, nasib Golkar akan diper- : 227220 (Jl. Raya Mas-Ubud): (0361) Yadnya: © 974573 Maskas PMI Cabang Badung : 462488 JI. Imam Bonjol Denpasar: 08123988429 Pemadam Kebakaran : 113 Dinas Kebakaran Kab. Dati II Badung: 411333 Gangguan PLN : 234806 Pelayanan PLN STB-N Gangguan PDAM tetap mempertahankan Ak- menyisakan nada mailbox. bar sebagai ketua umum. Meski demikian, masih "Saya dengar, mereka sudah dari kubu Akbar, Wakil :123 Kodya Dati II Denpasar : : 462488 484305 Usaha : Pelayanan Abulance Gawat Darurat : 234824 PMI Cabang Badung : 240749 mainan pribadi Akbar terse- but. Maka jalan satu-satun- Ginandjar Kartasasmita ini. munas. "Munas itu bisa diseleng- garakan sehari. Rapim DPP masalah Akbar itu menjadi jung yang akan ditentukan katanya. masalah partai yang bisa Kejaksaan Agung pada 7 kaitan dengan kasus peleda- datang ya.... akan kita datan- (kmb7/kmb4) kan bom di Jakarta, kasus gi," katanya. (034) 4cm
