Tipe: Koran
Tanggal: 1992-12-27
Halaman: 01
Konten
2cm Color Rendition Chart Riris Sindoro Tahun 1993 Rok Mini Masih Jaya BUSANA-busana dengan potongan drappery alias rumit, agaknya sudah akan ditinggalkan dalam era mode tahun 1993, setidaknya hingga paruh tahun mendatang. Begitu pula batik-batik satin dan rayon dengan prada. Sebaliknya, bahan-bahan yang menonjolkan motif etnik apapun akan lebih digemari. Demikian bisa disimpulkan ramalan trend mode pada Tahun Ayam mendatang. Kesimpulan tersebut diperoleh dari tiga perancang kenamaan Yogyakarta, Ardiyanto, Hamzah HS serta Dadang Koesdarto yang dihubungi Bernas secara terpisah pekan kemarin, didukung pula pendapat peragawati senior, Riris Sindoro yang belakangan mulai terjun sebagai perancang dengan spesialisasi busana tidur. Itu bakal terjadi lantaran ada kecenderungan pilihan yang serba praktis, untuk busana-busana tahun mendatang yang inspirasinya sudah dimulai sebulan menjelang tutup tahun ini. Inspirasi tersebut juga pengaruhnya terhadap perputaran mode yang kembali berulang setelah dua puluh tahun berjalan. Hal demikian berlaku hampir di seluruh dunia, tanpa terkecual Yogyakarta. Karena kota Yogyakarta termasuk yang spesifik dengan segala karakternya, meski berbicara soal mode tak bisa lepas dari berbagai pengaruh yang terjadi di pusatnya, Paris sana, yang mengkristal dari inspirasi-inspirasi tersebut adalah seperti disimpulkan di atas. *** SEBAGAI perancang busana yang selalu berdekatan dengan ranjang alias busana tidur, meramal sekaligus menatap trend. tahun mendatang terhadap karya yang akan dicuatkan pengaruh praktis itu juga berlaku. "Dengan tidak terlalu memberi bordir atau tali-tali rumit, misalnya. Demikian pula motif dan pilihan warna," ujar Riris. Meski demikian, karena busana tidur memang identik dengan romantisme, tentang warna ini Riris tetap mengacu pada warna-warna pastel yang lembut namun tidak berkesan rumit. Hal serupa juga dilakukan Dadang Koesdarto, perancang yang Minggu pagi ini (27/12) mengakhiri masa lajangnya di kampung halamannya, Pasuruan Jawa Timur dengan menyunting seorang sarjana pendidikan, Ita Dwi. Untuk enam bulan mendatang Dadang menterjemahkan busana praktis dengan bahan tidak rumit itu dengan Retro Bali, satu tema pada sejumlah sekuen rancangannya. Di kesempatan ini Dadang memaksimalkan lilitan kotak hitam putih pada banyak patung di Bali itu menjadi garis rancangannya. "Untuk memberikan kesan sesuatu," kata Dadang sebelum berangkat menuju Pasuruan, Jawa Timur, Rabu lalu. Sesuatu yang dimaksud Dadang adalah pemberian aplikasi pada motif abstrak bagian bawah busana, serta garis silang potongan blusnya. Menandai dinamika serba praktis itu, Dadang juga membuatkan tas yang bisa digantung atau dijinjing dan tetap satu nafas dengan busana. Dari Hamzah, perancang yang kerap pula disebut kreator karena berbagai kreasinya yang kadang menghentak, ia memilih batik Bantul untuk andalannya tahun mendatang. Bahan primisima itu oleh Hamzah diproyeksikan menjadi busana three pieces yang diberi variási rompi yang tertempel pada blazzer. Tentu saja, satu bentuk tersebut masih merupakan inspirasi awal. Dalam perkembangannya mendatang, busana praktis versi Hamzah tersebut bisa berubah menjadi beberapa sekuen. Yang perlu dicatat, demikian Hamzah, rok dengan potongan mini tetap akan digemari. "Selain lebih praktis dan irit bahan, belakangan daya beli untuk bahan-bahan mahal agak BENCANA gempa dan naiknya ge- lombang air laut di Flores, NTT meng- akibatkan 2.484 penduduk Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal. Di samping itu ri- buan bangunan ro- boh dan banyak yang tak dapat di- gunakan lagi. Ke- rugian material Bersambung ke hal 11 kol 1 Dompet Gempa NTT yang tercatat se- mentara Rp 250 milyar. Bernas/dys Penampungan korban di Pulau Flores Ist Untuk itu Harian Bernas mulai 16 Desember 1992 membuka Dompet Gempa NTT guna membantu beban masyarakat yang terkena musibah itu. Bagi pembaca yang terketuk hatinya dapat menyalurkan sumbangannya berujud uang langsung ke Harian Bernas Jalan Jenderal Sudirman 52 Yogyakarta (pintu timur); Biro Semarang, JI Menteri Supeno No 30; Biro Solo JI Slamet Riyadi No 284 atau lewat wesel ke alamat yang sama. Berikut ini adalah daftar nama para penyumbang hari kesebelas: Rp 25.287.535- Saldo kemarin Penyumbang hari kesebelas tanggal 26 Desember 1992 636. Kel. Besar Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya Cabang Jateng. Yogyakarta I & II, Surakarta I & II, Madiun, Purwokerto, -Cilacap, Klaten, Ngawi, Ponorogo, Kalasan dan Kulonprogo Jl Gayam 12 Yk 637. Eri Ibnu Mursito JI Melati IV/26 Yk 638. Kel. Suhartono JI Prawirotaman 31 Yk Sukoharjo, Bernas Tiga pemuda berboncengan sepeda motor yang diduga mabuk, Sabtu (26/12) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB tewas seketika dihantam bus karyawan PT Triangga Dewi. Tabrakan hebat yang menelan tiga jiwa sekaligus itu terjadi di Jalan Adi Sumarmo, Kartasura atau persisnya di depan gedung bioskop Mandala, Kartasura. Rp 600.000,- Rp 5.000,- 20.000,- Rp Bersambung ke hal 12 kol 1 Keterangan yang berhasil di-himpun Bernas dari berbagai sumber di sekitar lokasi kejadian Sabtu kemarin menyebutkan, tabrakan itu bermula dari tiga pemuda yang bernama Basuni (22), Agus (22) dan Sugeng (22), war Dusun Pucang, Kelurahan Kartasura, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo yang mengendarai sepeda motor Astrea Prima AD 3343 SE dalam keadaan oleng. Dari perayaan Natal Menurut penuturan beberapa rekannya di Pucang RT 03 RW 13 kemarin, Basuni, Agus dan Sugeng baru saja mengikuti malam perayaan dan syukuran Natal. Usai menghadiri acara itu ketiga pemuda tersebut bermaksud pergi ke Solo untuk "jalan-jalan" malam. No. 040 TAHUN KE-47, MINGGU KLIWON, 27 DESEMBER 1992 BERNAS MEMBANGUN BERDASAR PANCASILA Ramalan Tahun 1993 Versi Paranormal Bencana yang Lebih Besar Masih akan Datang Pengantar: Lima hari lagi, kita akan memasuki tahun 1993. Bagaimana prakiraan keadaan di tahun tersebut? Wartawan Bernas, Heroe Baskoro, Yupratomo Dwi Putranto, Joko Syahban, Budhi Wuryanto, Poerya Langga, FX Mantoro Suryo Putro, Anggit Nugroho dan Ignatius Abi melaporkan dari masalah bencana alam, perekonomian sampai ke trend mode. Selain tulisan ini baca juga "Rok Mini Masih Jaya" dan tiaa tulisan di halaman 2. Redaksi M USIBAH, bencana, ma- lapetaka atau istilah sejenis lainnya yang pada prinsipnya mem- bawa dampak kerusak- an dan kesedihan, baik menyangkut alam mau- pun segi kehidupan manusia lainnya, yang kerap terjadi se- panjang tahun 1992, diramalkan masih akan berlanjut pada ta- hun 1993 mendatang. "Bencana-bencana yang teru- tama terjadi di akhir tahun 1992, rasa-rasanya kokmasih ada bun- tutnya. Masih akan ada bencana alam, seperti misalnya gempa bumi, gunung meletus atau ge- lombang pasang," ungkap Ki Ju- ru Permono, penasihat spiritual Keraton Yogyakarta, pekan lalu. "Hingga Bulan Februari 1993, gempa bumi sebagaimana di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih akan terjadi berurutan di pulau-pulau lain di Indonesia, tetapi memang tak sehebat di NTT itu," ujar 'paranormal inte- * Jakarta, Bernas Untuk memudahkan perun- dingan dengan pihak pemilik Bank Summa, para nasabah bank itu membentuk Tim Koor- dinator Nasabah Bank Summa. Penasehat tim ini antara lain Christianto Wibisono, Direktur Pusat Data Bisnis Indonesia yang memiliki simpanan di atas Rp 10 juta dan Letjen (purn) Hasnan Habib yang juga nasa- bah Bank Summa. Tim ini berunding dengan Tim Komunikasi Keluarga Wil- liam Soeryadjaya, sebagai pemi- lik bank itu, di Landmark Cen- ter, Jakarta, Sabtu (26/12). Hasilnya lewat Christianto antara lain diketahui bahwa deadline saham milik keluarga Soeryadjaya sebanyak 100 juta. lembar yang sekarang digadai- kan di konsorsium tiga bank (Bank Danamon, Exim, dan Ba- ppindo) yang mestinya jatuh Christianto: "Tak Perlu Lewat Pengadilan" Purwokerto, Bernas Menpora Ir H Akbar Tandjung mengimbau or- ganisasi kepe- mudaan yang masih banyak dipimpin kaum lektual' Ir Gembong Danudi- ningrat. IMM Ramalan serupa dilontarkan pula oleh paranormal lainnya, yaitu Ki Permadi SH dari Jakar- ta, Hardjo Soeprapto dari Yog- yakarta, KRT Kusumotanoyo dan Soehadi Darmodipuro dari Solo. Sementara itu, pandangan berbeda disampaikan oleh pa- kar kelirumologi asal Semarang, Jaya Suprana yang meramalkan tahun 1993 akan lebih cerah dibanding tahun 1992. Semua bidang kehidupan, u- jar Jaya, mulai dari politik, eko- nomi sampai budaya berpros- pek cerah. Banyak keberhasilan akan diraih, banyak prestasi tinggi akan dicapai. "Tahun 1993 adalah Tahun Ayam Jago, tandanya cerah dan penuh ha- rapan. Jago itu lambang keper- kasaan dan kejayaan. Oleh ka- rena itu mari kita sambut tahun baru 1993 dengan semangat ku- kuruyuk," kata Jaya sambil terta- wa ketika dihubungi Bernas di tua agar segera diakhiri. Hal itu merupakan kon- disi ironis yang dialami saat ini. Dalam kenyata- annya, peralihan tersebut sangat sulit, karena memang belum ada aturan baku yang mengatur. Dibentuk Tim Koordinator Nasabah Bank Summa Menpora Ir Akbar Tandjung: Akhiri, Organisasi Pemuda yang Dipimpin Kaum Tua Tiga pemuda sebaya yang berkendaraan motor itu, menurut beberapa saksi, memang diketahui berboncengan bertiga dengan tujuan Kota Solo. Dalam keadaan lampu dimatikan, kendaraan yang dikemudikan Basuni itu melaju kencang ke arah utara di Jalan Adi Sumarmo. Namun baru menempuh sekitar 3 km ke arah utara dari kediaman mereka -- yang beçada di sebelah selatan Kota Kartasura - minuman keras yang baru saja ditenggak keti- ga pemuda itu mulai bereaksi. Ini terbukti, ketika kendaraan mereka mulai melaju di Jalan Adi Sumarmo, Astrea Star milik juragan Basuni itu jalannya mulai oleng tak beraturan. Dalam keadaan larut malam yang pekat, Semarang, Rabu malam. la meramalkan kondisi 1993 akan jauh berbeda dengan 19- 92. "Tahun 1992 itu Tahun Mo- nyet. Lha monyet itu kan nakal, pencilakan, sulit diduga, seperti cakil. Tak heran kalau tahun 1992 banyak problem yang muncul. Untungnya jamu saya bukan jamu cap monyet," kata Presiden Komisaris PT Jamu Jago Semarang itu. Kepada wartawan, Christian- to menolak menyebutkan siapa yang mengajukan pengunduran diri tersebut, tetapi menurutnya pengunduran itu merupakan instruksi dari pemerintah dan sudah disetujui dewan moneter serta pihak penjamin tiga Bank tersebut. Dia mengatakan, pemerintah Jaya menunjuk kasus Bank Summa yang hingga kini belum selesai sebagai salah satu pro- blem yang muncul di Tahun Monyet, 1992. "Lho siapa men- duga Summa yang dahulu keli- hatan begitu hebat bisa ambruk? Itulah Tahun Monyet," ujar Jaya lagi. Bencana alam gempa bumi dan tsunami di NTT juga ditu- ding sebagai 'luka' yang muncul di Tahun Monyet. Meski di tahun 1992 banyak bidang yang 'babak belur' na- mun Ketua Umum Yayasan Te- logorejo itu yakin, semua luka- luka' yang muncul di tahun 19- 92 akan bisa 'disembuhkan' di tahun 1993. Dengan kata lain, tahun mendatang adalah tahun solusi bagi problem yang mun- cul di tahun sebelumnya. Di bidang politik, Jaya yakin Bersambung ke hal 11 kol 3 tempo tanggal 28 Desember dalam menyelesaikan masalah 1992, diundur lagi satu bulan Bank Summa, menginginkan yaitu tanggal 28 Januari 1993. penyelesaian yang sifatnya inte- Kepada para nasabah yang gral menyeluruh, dan tidak mengerumuninya, Christianto sepotong-sepotong. "Artinya mengatakan, "Pokoknya nasa- pemerintah tidak ingin hanya bah jangan melakukan aksi masalah penjualan saham Astra apa-apa, kita harus sabar, dan saja yang selesai, tetapi juga tidak perlu mencari jalan lewat bagaimana menangani masalah pengadilan, sebab kalau kita nasib nasabah Bank Summa. menghadapi pemerintah dengan Untuk itu maka diperlukan sikap kontroversial, maka pe- waktu yang agak panjang," merintah malah tidak akan ujarnya setelah didesak warta- memperhatikan kita," katanya wan karena semula menolak mencoba menenangkan para memberikan komentar kepada nasabah. wartawan tentang hasil perte- muan. "Kita memang belum bisa mengurangi hal itu, karena be- lum ada ketentuan yang men- jadi pegangan. Kepemimpinan sasi organisasi kemahasiswaan harus mengarah pada problem seperti itu memang tidak ada sangsi apa-apa. Organisasi ke- pemudaan seharusnya memang Bersambung ke hal 11 kol 8 Ketika ditanyakan bagaimana hasil negoisasi antara Soeryadja- Chris hanya mengatakan, "Seka- ya dengan Prayogo Pangestu, rang kan Natal, jadi mereka pada libur. Masak Natal-natal melakukan negosiasi, makanya deadline nya diundur," katanya sembari masuk mobil milik se- dipimpin oleh tokoh muda dan Yogya, Bernas berusia muda," tegas mantan Ketua Umum PB HMI, menja- pertanyaan wartawan seu- sai membuka Muktamar VII Ikatan Mahasiswa Muhammadi- yah (IMM) di IKIP Muhammadi- yah Purwokerto, Sabtu (26/12). Hadir dan memberikan sambut- an Ketua PP Muhammadiyah KH Ahmad Azhir Basyir. Pada bagian lain Menpora H Akbar Tandjung mengatakan, aspek kehidupan yang bersifat politis masih mendominasi akti- vitas organisasi pemuda dan mahasiswa. Hal itu mengakibat kan beberapa organisasi kepe- mudaan dipimpin oleh orang- orang yang berusia di atas 40 tahun. Padahal orientasi kaderi- ketiga pemuda itu rupanya tidak menyadari bahwa jalan utama dari Kartasura menuju Bandara Adisumarmo tersebut masih ramai oleh lalulalangnya kendaraan besar, khususnya bus karyawan. Sebab kawasan itu memang dikenal sebagai daerah industri. HARGA ECERAN RP 400,00 Dilarang Charles Diana Rayakan Natal Tanpa Kedua Anaknya Sesaat sampai di seputar Gedung Bioskop Mandala itulah, menurut keterangan sumber Bernas, dari arah utara muncul bus karyawan PT Triangga Dewi Nopol AD 9810 AA yang dikemudikan Sudadi (33) warga Yosoroto, Purwosari, Laweyan, Solo, yang melaju dengan kecepatan sekitar 60 sampai dengan 70 km/- jam. Bersamaan dengan itu, dari arah yang berlawanan Basuni bersama kedua rekannya melaju dengan kecepatan tinggi dan berjalan zig-zag menyongsong kedatangan bus mini itu. PANGERAN Charles, yang secara resmi berpisah dengan Putri Diana sekitar dua pekan mui kedua putra mereka dalam lalu, melarang isterinya mene- waktu enam hari setelah musim libur Natal, demikian diberita- kan media massa di London, Sabtu (26/12). Ini untuk perta- Natal tanpa kedua anaknya. ma kalinya, Diana merayakan Tabloid The Sun dan Harian Today mengatakan larangan itu merupakan tindakan "balasan" Charles (44) atas penolakan Diana (31) merayakan Natal bersama anggota keluarga kera- jaan lainnya di Istana Sandring- ham, Norflok, Inggris Timur. Today melaporkan bahwa Charles berkata: "Lakukanlah semaumu. Anak-anak tinggal bersama saya." Juru bicara Istana Bucking- ham mengatakan kepada The Sun: "Charles berkeras membe- sarkan anak-anaknya dengan cara kerajaan. Bagaimana pun Pangeran William kelak akan menjadi raja, Charles dan Ratu Elizabeth II menentukan bahwa ia akan meneruskan tradisi ke- rajaan. Tak terhindarkan lagi, tabrakan keras terjadi di jalan yang hanya selebar sekitar tujuh meter. Dari dugaan sementara, sopir bus yang kini masih ditahan di Polres Sukoharjo itu tidak mengetahui kedatangan sepeda motor ketiga pemuda tamatan SLTA itu, karena lampunya Sandringham adalah salah satu tempat yang paling penting bagi tradisi itu dan mereka tidak ingin sesuatu pun mengubah- nya. Bersambung ke hal 11 kol 3 orang nasabah. Tiga Pemuda Mabuk Kendarai Motor Tewas Tabrakan "Biasa Mas, anak muda kan senangnya dolan malam. Namun malam kemarin itu ketiganya memang dalam keadaan mabuk karena minum drum dan mansion. Bahkan kalau saja muat, mereka bukan hanya berboncengan tiga orang tapi empat orang. Yang seorang lagi, Parmo, akhimya tidak jadi ikut," tutur seorang rekannya yang tidak bersedia disebut identitasnya. Angka kema- tian ibu hamil di Indonesia paling tinggi se-Asia Teng- gara, yaitu mencapai 4,5 Ir per 1.000 kelahiran. Untuk me- nekan angka ini, pemerintah mengharapkan organisasi wani- ta terbesar dan tertua berusia 78 tahun, 'Aisyiyah, turut serta memberikan penerangan kepa- da masyarakat agar ibu hamil menghindari risiko tinggi ke- matian. Sehingga diharapkan, kan angka kematian ibu yang angka kematian pada tahun 2000 bisa ditekan hingga 3 per Fakhruddin. Menurut Soemarmo, diharap- 1.000 kelahiran hidup. tinggi tersebut di atas, bisa me- nurun pada akhir Pelita V men- capai angka 3,5 per 1.000 kela- Demikian ditegaskan oleh hiran. Sedangkan pada 2000 Kepala Balitbang Departemen dan 2020 berturut-turut penu- Kesehatan RI, Prof Dr Soemar- mo Poerwosoedarmo di depan Bersambung ke hal 11 kol 7 Somasi Seperti diketahui bersama, dengan tindakan pemerintah melakukan likuidasi Banke Su- mma pada tanggal 14 Desember 1992, maka saham pemerintah secara otomatis langsung dide- fault oleh tiga konsorsium bank, karena dalam perjanjian- nya ada salah satu syarat yang bunyinya, "apabila Bank Summa dilikuidasi, maka 100 juta saham itu langsung default oleh tiga Bersambung ke hal 11 kol 5 DOMPET TETAP BUKA Hari Minggu Dompet Bernas untuk bantuan korban di NTT tetap buka. Para penyumbang bisa dilayani di Sekretariat Redaksi Bernas mulai pukul 09.00 s.d 22.00 WIB. MILIK MONUMEN PERS NASI SURAKARTA di Gedung Asrama Haji Jalan Lingkar Utara, Yogya, Sabtu (26/12). Soemarmo yang hadir mewa- kili Menkes Dr. Adhyatma, di- dampingi staf Kanwil Depkes DIY, dr. Zuchairi Dahlan. Para pengurus teras PP 'Aisyiyah juga turut hadir dalam ceramah itu, antara lain Ketuanya, Dra Hj. Elyda Djazman, Wakil Ketua, Prof Dr Hj. Siti Baroroh Baried, Dr Siti Chamamah, Hj. Siti Da- wiesah Ismadi dan Hj. Mahdiah dimatikan. Sumber di lokasi kejadian menyebutkan, tubrukan maut itu terjadi lebih disebabkan kedua kendaraan itu berjalan agak ke tengah badan jalan. Moncong sebelah kanan badan bus yang mendapat hantaman keras itu melesak dihantam sepeda motor. Sementara Astrea Prima yang dikendarai tiga pemuda itu ingsek hingga ban depannya terlepas dari velk yang tak berbentuk. Kondisi tiga pemuda itupun tak kalah mengenaskan. Beberapa bagian tubuhnya patah, sementara dari luka bagian kepalanya terus mengucurkan darah. Bahkan Basuni, sesaat setelah kejadian bagian mukanya rusak parah dan hampir-hampir tak dikenali. Sementara Sugeng ketika ditolong di saku jaketnya masih ditemukan botol minuman keras mansion. Sumber di Polwil Surakarta maupun Polsek Kartosura menyebutkan, kronologis tentang peristiwa itu secara persis belum dikatahui. Sebab saat ini pengemudi bus sebagai saksi langsung saat ini masih dimintai keterangan. (hst/mul) Di Indonesia Angka Kematian Ibu Hamil Tertinggi se-Asia Tenggara Sultan Serahkan Bantuan Gempa NTT peserta Sidang Tanwir 'Aisyiyah Demikian keputusan PB PRSI yang disampaikan Ketua Umum PRSI Sanyoto Sastrowardoyo dalam keterangan persnya di Sekretariat PRSI, di kolam re- nang Senayan, Jakarta, Sabtu 819 BINTANG PILSEN Reuter TANPA DIANA- Putera Mahkota Kerajaan Inggris Pangeran Charles dan kedua putera-nya, Pangeran William (kiri) dan Pangeran Harry, tiba di Gereja Sandringham guna mengikuti misa Natal tradisional, Jumat (25/12). Puteri Diana, yang resmi pisah dengan Charles, tak hadir dalam misa tersebut $ BINTANG SEGALA BIR Bera dan Wirmandi Tidak Boleh Tampil di PON XIII Jakarta, Bernas Dua perenang handal Indo- nesia, Richard Sam Bera dan Wirmandi Sugriat, yang status daerahnya belum jelas akhimya diputuskan PB PRSI tidak boleh mengikuti PON XIII tahun de- pan. Kedua atlet ini juga men- dapat peringatan keras atas pelanggaran yang dilakukan sebagai atlet nasional. AYO LAGI, Bung. (26/12) petang. Dalam Surat Keputusan PB- PRSI No 25 tahun 1992 memang hanya menyatakan kedua atlet itu tidak diperkenankan mengi- kuti Kejuaraan renang antar perkumpulan (KRAP) ke-15 se Indonesia sekaligus sebagai babak kualifikasi PON XIII yang berlangsung 27- 30 Desember ini. Sebenarnya, sebelumnya PRSI dalam surat No 452/SJ/X/ 1992 telah membolehkan kedua perenang yang masih tercatat sebagai atlet nasional itu tampil di PON XIII meski tanpa mengi- kuti babak kualifikasi di KRAP ke-15. Namun kemudian karena kedua perenang itu melanggar ketentuan PRSI maka SK pem- bebasan itu dicabut kembali. Dengan demikian berarti Ri- chard dan Wirmandi otomatis tidak diperkenankan ikut PON XIII karena tidak bisa mengikuti babak kualifikasi. Di Sumbar Rasa nasionalisme yang di- tunjukkan Sultan Hamengku Buwono IX ini dia lakukan "Dengan begitu tak satupun daerah yang diwakili Richard dan Wirmandi dalam KRAP ini. Sekaligus tidak bisa tampil di PON karena tidak ada kualifika- Bersambung ke hal 11 kol 3 Gubernur NTT: Masyarakat Hendaknya Segera Kembali Bekerja minya hingga biaya kuliah anaknya di Yogyakarta terlantar. Yogya, Bernas masyarakat yang luput dari Maka untuk memecahkan Mengungkap jiwa nasiona- bencana gempa dan tsunami masalah ini, Sultan Hamengku lisme almarhum Sri Sultan Ha- segera kembali bekerja dan Buwono IX selaku Gubernur mengku Buwono IX memang ti- melaksanakan aktivitas sehari- Daerah Istimewa Yogyakarta ada habis-habisnya, beliau mes- harinya. mengambil alih kesulitan yang ki seorang ningrat yang lahir di dihadapi para mahasiswa Suma- tengah-tengah feodalisme tapi tera Barat yang tingggal di Kota tindakan serta pikirannya mem- Pelajar ini. perlihatkan seorang demokrat. Dengan dukungan biaya dari Salah satu kebijaksanaan ketika terjadi Pemberontakan Pemda DIY, para mahasiswa Sultan Hamengku Buwono IX PRRI Permesta di Sumatera dan pelajar yang orangtuanya semasa hidupnya ini, Sabtu Barat. Kala itu, ungkap Ha- kena musibah ini dibantu biaya kemarin di Keraton Kilen Yogya mengku Buwono X, banyak hidup serta kuliahnya di Yogya- diceritakan kembali oleh Sri mahasiswa dan pelajar Sumatera karta hingga selesai. "Kebijaksa- Sultan Hamengku Buwono X di Barat yang sedang belajar di hadapan Panitia Solidaritas Yogyakarta terganggu konsen- menolong mereka, dan bukti- naan beliau ini ternyata banyak Bencana Flores (PSBF) DIY dan trasi belajarnya. nya kini mereka yang pemah Pengurus DPD Golkar DIY. Akibat pemberontakan PRRI ditolong Bapak ini banyak yang Sementara di Kupang, Sabtu, tersebut, para orangtua atau Gubernur NTT Hendrikus Fer- wali mereka di Sumatera Barat jadi orang penting", ungkap nandez mengharapkan agar banyak yang kesulitan ekono- Bersambung ke hal 11 kol 4 Bernas/eta BANTU NTT DPD Golkar DIY melalui Ketuanya Sri Sultan Hamengku Buwono X, Sabtu kemarin di Keraton Kilen menyerahkan bantuan dana Rp 1 juta untuk korban bencana alam NTT: Bantuan ini diterima Ketua Panitia Pengarah Panitia Solidaritas Bencana Flores (PSBF) DIY Dr Jawanai. 2cm 4cm
