Tipe: Koran
Tanggal: 1992-12-27
Halaman: 05
Konten
Manusia SLTA a, perangkat kerasnya - tau pemaskahan yang Kedua, sumber daya anya yang juga minim- arti kapasitas keilmu- casi keilmuan yang mi- erutama menyangkut =, sebetulnya dapat kita la kita kuliah dulu. Di gyakarta anggota Unit astra dan Teater (UNS- mahasiswa jurusan Indonesianya tidak ada en yang mengikutinya esastraannya maupun a. Kenyataan ini tentu- a berlaku di lain PT. dari segi apa pun geja- las menjadi pengaruh ada kegagalan penga- astra. masalah itu masih ah dengan kendala waktu yang sangat sekali, lebih kurang 10 dari waktu Bahasa sia. Itu pun masih diba- gan apresiasi sastra ovel. Namun dari ken- ndala tersebut yang paling banyak diper- kan oleh dosen, guru eminar-seminar justru a waktunya Tidak ada msinyalemen yang me- n bahwa kegagalannya karena sumber daya anya. Hala yang ada memang Hasarnya saling kait , masalah yang satų pat diselesaikan tanpa an masalah yang lain. kalau kita menyalah- u menuduh sistemnya urang baik berarti kita au melihat diri sendiri. adalah perang- bu-rambu yang harus sati, sistem hanyalah dangkan cara berjalan ergantung pada manu- isi tersebut sebetulnya, ta mau jujur dapat kita dengan mudah. am arti sikap keprofe- sebagai guru betul- megakkan dan dilaksa- an secara konsekuen. n! pan guru sebagai sum- a manusia pada akhir- mang yang harus kita dealnya guru Bahasa ia memang harus be- mumpuni kalau kita bas dari cercaan masa- gagalan pengajaran an. Kalau guru, seba- mber daya manusia, sai teori dan praktek i sastra (teater) maka maraklah kehidupan n kita. Sebab kalau daya manusianya kuat, waktu atau pemas- atau pun sistem yang mnya akan dapat dia- at dan hormat kepada Depdikbud DIY yang usaha menerobos sis- g membelenggu kita. gialah guru-guru di s Eko Sajarwo, guru MP PGRI Kutowina- ebumen). disebut sebagai ciri-ciri u, walau sebetulnya ci- sebut sudah ada dalam s. jarang komposer-kom-² usik serius juga meng- gaya jazz dalam kom- musiknya, antara lain Gershwin dalam Rhap- Blues, Louis Gruenberg atorium solo The Dani-- dan Prokoftiev dalam nd Juliet musik rakyat yang merbarui dengan mem- an kembali musik duni- rohani (yang sebelum- isah), maupun musik n di luar Eropa. aslah bahwa MM yang -in dianggap sebagai aru merupakan trend alam masyarakat mo-" litu dapat dipahami fat masyarakat modern alu ingin mengetahui nikmati sesuatu yang ru, serba modern na- a serba kompleks; di akinan pribadi cende- nyatakan diri terhadap -konvensi yang berla- saja mempengaruhi perkembangan tradisi Dapat pula dikata- k Modern - yang juga = - merupakan gam- syarakatnya, masyara- em. (Hari Sasongko Nugrah, keduanya a Institut Seni Indone- akarta) Daik. Kecuali mereka gal di satu pedukuhan di satu kademangan. sendiri telah mening- demangannya itu. mya pun kemudian untuk beberapa saat. erjalan dengan angan- sing-masing di kepala ati kemudian memang li mereka ketika ia inggal di rumah ayah- aagi setelah ia dianggap ng segera akan meng- kedudukan ayahnya. gapati juga tidak terla- dengan kedua anak Ki Kertatenaya itu. engan anak perempu- nampaknya anak- Kertatenaya itu adalah yang keras hati. Se- anak perempuannya juga seorang gadis aja. kenapa kebencian Ki Kertatenaya itu meledak sehingga ha- adi persoalan. (Ber- Color Rendition Chart BERANDA Kesehatan Asuhan: dr Soeliadi Hadiwandowo, dr Danawati Pratomo Kopi, Jantung dan Kehamilan Dokter Yth. Sejak saya duduk di bangku kuliah saya memiliki kebiasaan minum kopi. Setiap harinya saya sering menghabiskan 4-5 gelas kopi terutama kalau sedang menghadapi ujian. Lama-lama saya merasa seperti kecanduan kopi. Apabila sehari tidak minum kopi badan rasanya tidak enak. Kini saya sedang hamil kurang lebih tiga bulan. Selama hamil saya sudah banyak mengurangi minum kopi, tapi untuk sama sekali tidak minum saya belum bisa. Pertanyaan saya, apakah kopi berbahaya bagi orang hamil? Dan apakah benar kata orang bahwa kopi dapat menyebabkan penyakit jantung. Bagaimanakah cara menghilangkan kebiasaan minum kopi? Terima kasih atas penjelasan Dokter. Ny Mimiet Karang Anyar Ibu Mimiet yang baik. Kopi atau caffeine banyak digunakan baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam dunia kedokteran sebagai obat. Dalam kehidupan sehari-hari, kopi sering dipakai sebagai stimulan, misalnya supaya orang tidak ngantuk. Selain itu kopi sering dipakai sebagai obat, misalnya untuk pereda rasa sakit, diuretik, obat migrane dan sebagainya. Di dalam tubuh kopi akan diedarkan ke seluruh jaringan termasuk ke placenta atau ari-ari sehingga dapat masuk ke dalam sirkulasi darah janin. Caffeine yang didapat oleh janin sebelum dilahirkan masih dapat ditemukan di dalam tubuh janin sampai 85 jam setelah bayi dilahirkan. Pada manusia belum jelas apakah kopi dapat menyebabkan kelainan kelainan bawaan, namun pada binatang percobaan caffein sudah terbukti dapat menimbulkan berbagai macam kelainan bawaan, mengurangi kesuburan, prematuritas, bayi lahir dengan berat badan rendah maupun matinya janin sebelum dilahirkan. Respon seseorang terhadap kopi tidak sama. Seseorang yang banyak mengkonsumsi kopi biasanya memiliki periode tidur yang lebih singkat dibanding dengan orang yang tidak pernah minum kopi. Selain itu seorang peminum kopi berat dapat menderita suatu Chronicinsomnia yaitu suatu keadaan sukar tidur yang berlarut-larut. Pada jantung kopi dapat menyebabkan denyut jantung yang tidak teratur, selain itu beberapa penelitian menunjukkan bahwa kopi dapat menaikkan kadar kolesterol darah yang keduanya tidak baik bagi jantung. Nah Ibu Mimiet, walaupun kopi belum jelas menyebabkan efek yang berbahaya bagi janin manusia, namun ada baiknya apabila wanita yang sedang hamil janganlah terlalu banyak atau terlalu sering minum kopi, terutama pada usia kehamilan tiga bulan pertama, karena pada saat ini sedang terjadi pembentukan organ-organ dalam tubuh janin. Dosis yang dianggap aman bagi wanita hamil adalah tidak melebihi 0,5 mg/kg/hari, atau kurang lebih sama dengan satu atau dua cangkir kopi ukuran sedang. Untuk berhenti minum kopi, Ibu bisa mencoba mengganti kopi tersebut dengan minuman yang lebih menyehatkan seperti juice atau sari buah-buahan, susu dan sebagainya. Selain itu untuk menjaga agar tubuh tetap segar Ibu dapat mengikuti senam atau latihan bagi wanita hamil. Semoga penjelasan kami bermanfaat. Yogyakarta Minggu 27 Desember 1992 Dokter Umum buka pukul 09.00-11.00 dan pukul 17.00-18.00: dr Soni Van Sasongko, Jl Suryatmajan 30; dr Budiman MS, JI Poncowinatan 5; dr Merry, JI Suryatmajan 36 A; dr Purwadi, JI Kaliurang Km 6 Kentungan; dr H Arismunandar, JI Patuk 38; dr Suwandi, Jl Suryodiningratan 9; dr Andarwendah, JI Mataram Bumi Sejahtera E 96; dr Ngudi Ws, JI Nagan Kidul 38 A; dr P. Budi Agung, Klinik RS. Ludiro Husodo Tama JI Wiratama No 4 Tegalrejo, Depan SMP 11. Dokter Gigi buka pukul 09.00-11.00: drg Sigit Priyono, Jl Kemetiran Kidul 62; drg Haryono MK, JI Jenderal Sudirman 40. DOKTER JAGA Dokter Gigi buka pukul 16.00-18.00:drg Taswin Zainal, Jl Adisucipto 98; drg Agus Subagyo, Jl Dr Sutomo 35. Apotek buka biasa pukul 09.00 - 12.00 dan pukul 18.00 - 21.00 untuk Kodya Yogyakarta: Apotek Bumijo, JI Tentara Pelajar No. 10; Apotek Harapan, JI Krasak Timur No. 20; Apotek Shinta, Jl Menteri Supeno 78; Apotek Ardi Farma, JI Gejayan 5 Telp 86530; Apotek Bhakti, JIKHA Dahlan 47 telp. 87530; Apotek Babarsari, JI Laksda Adisutjipto 267 telp. 61654; Apotek Ambarrukmo, Jl Demangan Baru 5; Apotek Enggal Semi, JI P Diponegoro 12 telp 5620; Apotek Kusuma Indah, JI Kusumanegara 33; Apotek Kentungan, JI Kaliurang km 6 Kentungan; Apotek Kimia Farma Cokroaminoto, JI HOS Cokroaminoto 57; Apotek Pelita, Jl Gejayan km 5 Deresan Ct 57; Apotek Kimia Farma 20, JI Malioboro 179; Apotek Ria Husada, JI Magelang km 10; Apotek Satriya, JI Parangtritis 104 telp. 61169; Apotek Hayam Wuruk, JI Hayam Wuruk 3 telp 63242; Apotek Bhuana, Jl Kaliurang km 7; Apotek Kimia Farma 21, Jl Malioboro 123 (buka 24 jam). Rumah Sakit buka pukul 24 jam: RSUP Dr Sardjito, Jl Kesehatan Sekip Yogyakarta telp 87333; RS Bethesda, Jl Jenderal Sudirman no 70 telp. 88876; RS Panti Rapih, JI Cik Di Tiro No 30 Yogyakarta telp 62233; RS PKU Muhammadiyah, JI KHA Dahlan No 14 Yogyakarta telp 2653, 2654, 66129. Rumah Sakit Khusus Bedah "Patmasuri Lapangan Krapyak, Kabupaten Bantul telp. 72021, 72022, RS Soedirman; Jl. Sidobali UH IV 402 telp. 2683. RS Ludiro Husodo Tama, JI Wiratama No 4 Tegalrejo telp. 3651 Yogyakarta; Rumah Bersalin/Klinik KB Yayasan Harapan Bunda, Desa Dongkelan, Kelurahan Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul; RSU Kodya Yogyakarta, JI Wirosaban No 1 Yogyakarta telp 71195. Pelayanan PMI Cabang Kodya Yogyakarta buka 24 jam: Ambulans PMI telp 72176; Ambulans Gawat Darurat 118 telp 118; Pelayanan Transfusi Darah Cabang Kodya Yogyakarta telp 72176. Poliklinik Umum dan Gigi PMI Cabang Kodya Yogyakarta: JI Tegalgendu No 25 Kotagede Yogya telp 72176. Buka tiap hari kerja pukul 14.00-16.00 WIB. Di tengah santernya canang pembatasan kelahiran di seluruh mayapada, terdengar jerit memelas pasangan suami-istri, yang mengimbau berkah dari Sang Maha Pencipta, "Tuhan, berilah kami anak... yang terlahir dari benih kami. (BH Moningka dan J Barten). SEPENGGAL kalimat yang dilukiskan oleh Moningka dan Barten tersebut bukan berarti sebuah penentangan terhadap program Keluarga Berencana *(KB) yang bertujuan untuk membatasi angka kelahiran dan banyak dilakukan berbagai negara. Tetapi lebih dari itu, keduanya berupaya menunjuk- kan bahwa kehadiran anak (kandung) dalam sebuah kelu- arga tetap mempunyai arti yang besar bagi keluarga itu sendiri maupun masyarakat sekitarnya Demikian juga bagi sebuah bangsa, kehadiran setiap anak yang lahir dari rahim warga negaranya tetap merupakan sumber daya manusia yang ber- nilai. Hanya karena keterba- tasan sumber daya alam dan persoalan pembagian "kue kese- jahteraan saja yang akhimya membuat pemerintah suatu ne- gara terpaksa membatasi jumlah anak yang dilahirkan di wila- yahnya. Tentu saja yang terjadi adalah pembatasan dalam arti penga- turan dan bukan peniadaan sa- ma sekali kelahiran bayi di negara itu. Karena selain manu- sia tidak mampu membatasi ke- hendak Tuhan, termasuk kekua- saanNya memberikan keturun- an, juga sebuah negara mana pun tetap membutuhkan keha- diran seorang bocab. Dari anak- anak tersebut masa depan nega- ra akan jelas kesinambungan se- jarahnya, seperti halnya dalam sebuah keluarga yang selalu berharap kehadiran seorang a- nak kandung. Dan beruntunglah penduduk dunia, karena seperti yang dila- porkan Direktur Eksekutif Dana PBB untuk Anak-anak (Unicef), James P Grant, dalam Situasi Anak-anak di Dunia 1991, anak-anak tahun 1990-an meru- pakan generasi terbesar yang pemah dipercayakan kepada u- mat manusia. Oleh karenanya, masa depan generasi penerus dunia masih nampak jelas. Ne- gara-negara tidak perlu gamang akan kehabisan rakyatnya, kare- na anak-anak merupakan bagi- an terbesar dari penduduk bumi ini. Asalkan negara-negara itu sendiri tidak menyia-nyiakan kehadiran anak-anaknya de- ngan menciptakan peperangan yang berakhir dengan terpecah- nya banyak negara dalam dasa- warsa ini. Kini yang menjadi persoalan adalah bagaimana generasi yang ada sekarang mempersiapkan a- nak-anaknya itu menjadi gene- rasi yang berkualitas, sumber- daya yang tangguh dan mandiri di masa depan. Dan hal itu ha- nya dapat dilakukan dengan ca- ra memberikan perlindungan kesehatan, pendidikan yang memadai dan memberika hak- hak anak-anak itu. Untuk itu, dalam pertemuan puncak untuk anak-anak Sep- tember 1990 lalu, 71 pemimpin berbagai negara, sepakat mem- buat berbagai rangkaian kegiat- an yang ambisius untuk meng- BERNAS Pria Bertindak Sebatas Wanita Mengizinkan Ajang Bebrayan APAAN "Selamat pagi Pak" dan "Sudah pagi Pak", seringkali menjadi bahan olok-olokan un- tuk profesi sekretaris. Sapaan yang pertama menunjukkan seorang sekretaris yang baik, sedangkan sapaan yang kedua, merupakan bukti sekretaris berprofesi gan- da sebagai "teman khusus" pim- pinannya. S "Sebenarnya kalau mau jujur, bukan hanya sekretaris yang bisa 'berprofesi ganda' semacam itu atau melakukan affair de- ngan pimpinannya. Banyak kar- yawan lainnya yang juga bisa dibawa oleh pimpinannya. Dan itu kan hanya dilakukan oleh segelintir oknum saja, meskipun akhirnya mempenga- ruhi citra profesi itu sendiri," tegas senior member Ikatan Sekretaris Indonesia (ISI), Enny Hasan menjawab pertanyaan Bernas di Ambarrukmo Palace Hotel Yogya Minggu lalu. la menyatakan, dengan sapa- an joke semacam itu, membukti- kan kalau profesi sekretaris paling disorot jika terjadi affair dengan pimpinan instansi atau organisasi yang ada. Dan sorot- an itu tidak hanya dilakukan masyarakat kepada seseorang yang sudah benar-benar berpro- fesi sebagai sekretaris saja, bah- kan lembaga pendidikan sekre- taris pun ikut disoroti. Hal itu dibuktikan pula dengan kepan- jangan ASMI (Akademi Sekreta- Her Dr Joko Sumantri, staf penga- jar FK Unair Surabaya telah me- lakukan penelitian untuk diser- tasi doktor dengan judul Penga- ruh Perbaikan Regulasi Diabetes pada Kesegaran Kardiopulmo- ner dan kondisi Kardiovaskuler. Dalam penelitiannya, Joko Sumantri memperoleh data, pre- valensi diabetes mellitus di Indonesia dari tahun ke tahun meningkat. Kini tercatat di Indo- nesia penderitanya ada 2.500. 000 orang. Peningkatan ini dii- kuti kenaikan PJK maupun KD. Pengamatan klinik dan studi pendahuluan oleh pria kelahi- ran Semarang ini menunjukkan angkat nasib anak-anak di ta- hun 2000 nanti. Tujuannya ada- lah mengakhiri kematian dan kekurangan gizi pada anak-a- nak, sehingga melahirkan ge- nerasi yang memiliki kualitas lebih baik dibanding generasi sekarang. *** ris Manager Indonesia) yang diplesetkan menjadi Akademi Santapan Manager Indonesia. MESKIPUN jumlah anak-anak di dunia sudah cukup memadai untuk membuat ketenangan ba- gi dunia akan masa depannya, namun bukan berarti anak-anak di dunia ini tanpa masalah. Ka- rena hampir 14 juta anak di dunia ini, pada dekade 1990an, setiap tahunnya tidak dapat ter- selamatkan jiwanya. Dari seluruh penyebab kema- tian itu, beberapa penyebab u- tamanya, yakni diare yang "me- lahap 4 juta anak (28 persen). tetanus neo natal menewaskan 0,79 juta anak (6 persen), mala- ria 1 juta (7 persen), campak 1,52 juta jiwa (11 persen), infek- si saluran pernafasan 15 persen atau 2,2 juta anak dan batuk rejan 0.51 juta jiwa (4 persen). Sedangkan kematian anak-anak yang disebabkan oleh sebab la- in hanya berjumlah 4,2 juta jiwa (29 persen). 444 *** "Memang harus diakui, seo- rang sekretaris, karena jabatan- nya, menjadi karyawan yang paling dekat dengan pimpinan. sehingga peluang untuk affair risau dengan omongan orang. pun semakin terbuka. Tetapi bukan berarti setiap sekretaris lalu mesti mempunyai 'hubung- an khusus dengan pimpinanya di luar tugasnya," jelas Vice President Bank International Indonesia (BID) itu. "Sekretaris saat ini sebagian besar memang wanita. Namun harus diingat, pria itu akan selalu mencari kesempatan. Te- tapi seorang pria akan bertin- dak, sebatas wanita mengizin- kan. Kalau si wanita tidak me- ngizinkan seorang pria meme- gang tangannya, maka mereka tak akan melakukannya. Nah, kalau diizinkan, pria pun akan melakukannya. Ini kan bergan- tung pada diri kita sendiri," ujar wanita kelahiran, 12 November 1945, yang sejak 1981 lalu juga bertindak sebagai "bapak" untuk anak-anaknya ini. Oleh karenanya, ia mengi- ngatkan, self possession-lah yang paling penting untuk dikem- bangkan. "Sejalan dengan per- kembangan jaman, masyarakat kini tidak dapat lagi diharapkan untuk ikut mengontrol hidup ki- ta. Karenanya, pengendalian diri sendirilah yang perlu," jelas Enny, yang hanya berbekal ijazah SMEA tersebut. Ibu dua putri itu menambah- kan, kalau seorang sekretaris dekat dengan pimpinannya, itu semata-mata karena tuntutan tugas. Karena memang tugas se- orang sekretaris, selain mena- ngani persuratan dan kesekreta- riatan, memanage kegiatan pim- pinan dan organisasi, juga me- megang 'rahasia' instansi atau perusahaan tempatnya bekerja. "Sekretaris itu kan berasal dari kata secret, yang berarti rahasia. Sehingga wajar kalau mereka dekat dengan pimpin- annya. Tetapi bukan berarti mereka bisa dibawa-bawa," tutur Enny yang mengawali karir sekretarisnya di Bank In- donesia. DI Indonesia dan negara- negara Asia Tenggara lainnya, GUNJINGAN terhadap profe- si sekretaris -yang sebagian besar diisi oleh kaum wanita- tidak terlepas dari pandangan masyarakat terhadap tugas yang 0000 Booo bahwa kemampuan olahraga/la- tihan (VO2-max) dan kondisi kardiovaskuler (DP- Double Product) pada penderita diabe- tes mellitus sering berubah da- lam waktu yang pendek walau- pun olahraga teratur. Yang du- gaannya berhubungan erat de- ngan fluktuasi kadar glukosa darah. Kenyataan pula, menurutnya, bahwa cardiac sudden death, sewaktu olahraga sering terjadi pada penderita diabetes melli- tus. Padahal dengan pencana- ngan memasyarakatkan olahra- ga dan mengolaharagakan ma- syarakat banyak penderita dia- betes mellitus turut serta. Hal ini, menurut Joko Sumantri, sa- ngat berbahaya bila tidak diten- tukan terlebih dulu data dasar VO2-max dan DP-nya. PADA penderita diabetes mellitus tipe 2 regulasi jelek dengan insulin efektif menurun akan diikuti oleh penurunan ambilan glukosa oleh miokard. Bila penderita tersebut melaku- kan olahraga, menggunakan ba- han bakar alternatif dengan mo- bilisasi asam lemak bebas dan pembentukan badan keton oleh hati dipercepat. Beberapa ma- cam asam amino juga turut ter- bakar. Bahan bakar alternatif ini jauh lebih banyak mengguna- kan oksigen dibandingkan de- ngan pembakaran glukosa, se- 2,5 Juta Orang Indonesia Terkena Diabetes Mellitus hingga akan meningkatkan kon- sumsi oksigen miokard yang di- sebut dengan axygen wasting effect. BERITA Ikatan Dokter Indo- nesia (BIDI) dalam laporannya pada edisi Nopember menye- butkan, Diabetes Mellitus meru- pakan penyakit sistemik yang dapat menyebabkan gangguan fungsi biokhemis maupun struk- tur histo-anatomis organ-organ tubuh. Otak, jantung dan ginjal merupakan organ yang sering terkena. Dan biasanya, apabila terlambat diketahui, maka peng- obatan menjadi sulit. Gangguan terhadap jantung terjadi melalui cara-cara, yaitu makro dan mikro angiopati, yang manifestasinya berupa pe- nyakit jantung koroner (PJK) beserta komplikasinya (payah jantung, aritmia ganas dan ke- matian mendadak) dan kardio- miopati diabetik (KD). Meskipun selama tiga tahun itu, kita telah berhasil menekan jumlah kematian bayi, tetapi angka kematian bayi masih ter- tinggi dibanding negara-negara lainnya. Sedangkan angka ha- rapan hidup bayi, meskipun telah berhasil dinaikkan, tetap saja masih terendah dibanding yang lainnya dan jumlah balita yang kekurangan gizi lebih ba- nyak dibanding yang lainnya. Untuk lebih jelasnya, silakan lihat tabel berikut ini. Bahkan berdasarkan data Tahun Jumlah tersebut belum terma- suk perkiraan Unicef, yang me- nyatakan sekitar 100 juta anak akan meninggal dalam dasawar- sa ini akibat kekurangan gizi dan penyakit. Oleh karenanya, Singapura sudah selayaknya berbagai 1988 bangsa berupaya menyelamat- kan generasi penerusnya. Sebab tanpa upaya nyata dari generasi sekarang, anak-anak itu tidak akan mampu berbuat banyak untuk dirinya sendiri. 1989 1990 Thailand 1988 1989 1990 Indonesia 1988 1989 1990 Malaysia 1988 1989 1990 Filipina 1988 1989 1990 Kelahiran dijalankan seseorang. Namun menurut Enny Hasan, yang da- pat menilai apakah seseorang telah bekerja sesuai dengan tu- gas semestinya atau tidak ada- lah dirinya sendiri. Sehingga seorang sekretaris tidak perlu 4.822.000 4.991.000 5.091.000 460.000 556.000 538.000 Kembali ke masalah kehidup- an sekretaris, ia menuturkan pengendalian diri itu dapat di- wujudkan dengan penampilan- nya yang tidak mengada-ada 1.947.000 1.980,000 1.988.000 43.000 49.000 47.000 1.218.000 1.137.000 1.158.000 SEKRETARIS HALLO... kesegaran karduopulmoner dan kondisi kardiovaskuler. Sedang kan penumpukan amonium aki- bat pemecahan asam amino ju- ga menyebabkan gangguan fungsi sistolik, diduga melalui penurunan aktivasi calcium channel. KUSS Kematian 574.000 499.000 494.000 15.000 17.000 16.000 142.000 143.000 138.000 Menurut Joko Sumantri yang ahli penyakit jantung dan pem- buluh darah itu, fenomena ini Penelitian pada 61 penderita dapat menyebabkan terjadinya membuktikan bahwa hipotesa peristiwa hipoksia reperfusi di daerah subendokard yang akan Joko benar. Bahwa regulasi diikuti oleh pembentukan radi- yang baik akan disertai dengan kal bebas oksigen yang berle- perbaikan VO2-max dan DP, bihan yang salah satu akibatnya dan terlihat hubungan positif kedua indikator tersebut (VO2- akan menurunkan aktivasi ade- nilat siklase. Penurunan enzim max dan DP) dengan perbaikan ini akan menyebabkan difisiensi fungsi sistolik dan fungsi disto- cyclic adenosine monophosphat lik. Tetapi hipotesis di atas ha- nya berlaku bagi penderita di- abetes mellitus tanpa KD dan PJK. (CAMP) di dalam miosit dan be- rakibat menurunnya aktivasi fosfolamban yang diikuti de- ngan penurunan ambilan CA++ oleh sarkoplasmik retikulum dan akhirnya akan terjadi penu- runan relaksasi aktif miosit. Terjadilah gangguan fungsi sis- tolik. Gangguan fungsi distolik dan sistolik akan menurunkan 1.000 1.000 60.000 40.000 39.000 dan mengundang omongan o- rang. Tak perlu penampilan se- kretaris yang glamour, sexy de- ngan rok mini, tetapi harus di- sesuaikan dengan dirinya sendi- Namun ditambahkannya, pe- nelitian ini perlu dilanjutkan lagi, tetapi dikaitkan dengan HbA1C (Glycosilated Haemo- globin) karena merupakan in- dek komulatif dari hiperglikemi dan lebih menggambarkan re- gulasi kadar glukosa darah. Disarankannya pula untuk pe- Untuk mencari hubungan an- meriksaan fungsi sistolik waktu tara perbaikan kadar glukosa latihan dengan radionucleotide darah dengan VO2-max dan ventriculography karena lebih DP, hubungan antara peruba- menggambarkan kondisi sehari- han VO2-max dan DP dengan hari. (abi) n. Posyandu, Jawaban Mewujudkan Generasi Berkualitas kondin kesehatan anak-anaknya tahun 1991, tingkat kematian pun secara umum tidak lebih perinatal atau kematian janin baik dibanding dengan negara- dan bayi sebelum atau sesudah negara berkembang lainnya. kelahiran di Indonesia menca- Namun yang lebih "menyakit- pai 58 permil (per seribu kela- kan lagi, ternyata tingkat kese- hiran), yang masih merupakan hatan bayi di Indonesia selama angka terbesar di kawasan Ase- tahun 1988-1990, masih yang an. Meskipun untuk Rumah Sa- terendah dibanding negara- kit Umum Pusat (RSUP) Dr Sar- negara anggota ASEAN lainnya. djito Yogyakarta, yang paling tidak mencerminkan tingkat ke- sehatan bayi di Provinsi DIY, tingkat mortalitas prenatalnya lebih rendah dibanding angka nasional, yakni 51,27 permil. Tetapi di 14 provinsi lainnya, angka kematian bayi itu menca- pai lebih dari 70 permil kelahir- an hidup. Tabel Indikator Kesehatan Bayi di Negara ASEAN Harapan Angka Kematian Balita Hidup "Penampilan seorang sekreta- ris itu tidak perlu mahal, gla- mour dan macam-macam. Yang penting harus secretaris look, atau officer look sesuai dengan tugasnya," papar wanita yang menguasai tiga bahasa itu. 119 (tinggi) 100 (tinggi) 97 (tinggi) UNTUK menentukan profesi yang akan ditekuni seseorang -- termasuk menjadi sekretaris-- faktor gaji memang menjadi sa- lah satu pertimbangan. Berkait- an dengan gaji sekretaris di In- donesia, Enny Hasan --yang su- dah lebih dari 21 tahun menjadi sekretaris menyatakan tidak dapat dilihat secara umum. Te- tapi harus dilihat case by case. Bergantung instansi dan lingkup kesekretariatan yang digeluti- 32 (sedang) 30 (sedang) 29 (sedang) 73 (sedang) 72 (sedang) 69 (sedang) 12 (rendah) 12 (rendah) 9 (rendah) nya. "Sulit bagi saya untuk menga- takan apakah gaji seorang se- kretaris di Indonesia sudah memadai atau belum. Gaji seo- rang sekretaris di badan usaha perminyakan sangatlah tinggi dan over page kalau ia harus bekerja menjadi sekretaris di lembaga lain. Hal ini pula yang akhirnya mendorong saya be- kerja bukan lagi sebagai sekre- taris," ujar Enny, yang sebelum bekerja di BII, lebih dahulu bekerja di sebuah badan usaha perminyakan ini. Tetapi sebagai ancar-ancar soal gaji itu, ia menunjukkan minat orang yang tinggi untuk menjadi sekretaris, yang pelu- angnya memang masih terbuka di Indonesia. Kenyataan ini membuktikan profesi sekretaris dapat dipergunakan untuk pe- gangan hidup seseorang. 49 (rendah) 35 (sedang) 34 (sedang) "Untuk masa mendatang, du- nia sekretaris tidak hanya akan didominasi oleh wanita saja, te- tapi juga pria. Karena orang su- dah mulai melihat kemampuan- nya, bukan jenis kelaminnya. Untuk mampu bersaing, calon sekretaris harus mampu meleng- kapi dirinya dengan nilai tam- bah. Tanpa ketrampilan, ia akan tersingkir," tegas putri Hasan Dirdja Sudjatmapradja, seorang akuntan otodidak ini. (tra) Hal inilah yang kini menjadi kendala utama untuk mempersi- Tingginya angka kematian apkan generasi Indonesia yang bayi di Indonesia itu, terutama berkualitas di masa depan. Ten- disebabkan oleh masih banyak- tu bukan bersoalan mudah, ka- nya balita yang kekurangan gizi rena selain kesehatan yang (lihat tabel). Selain itu, bayi kita harus diperhatikan, juga masa- pun masih dihadapan pada ber- lah sosial dan prasarana lainnya perubahan sistolik dan distolik pada penderita diabetes melli- tus, Joko Sumantri meneliti dengan rancangan korelasional dengan teknik purposive sam- pling. Pada penderita KD telah ter- jadi kerusakan miokard berupa fibrosis luas, hipertrofi regional, dan gangguan vaskularisasi. Menurut Joko, keadaan ini ber- sifat menetap. NB: Brunai Darussalam belum terdaftar 1989 terjadi Perubahan range ukuran tinggi/rendah tingkat kematian bayi. Sumber: Diolah dari Laporan UNICEF tahun 1990, 1991 dan 1992 Menurut data nasional tahun 1988, dari sejumlah 17.377 pus- kesmas dan puskesmas pem- bantu, serta 1.805 puskesmas keliling di seluruh Indonesia baru mampu melayani 64,1 per- sen anak balita yang ditimbang berat badannya per bulan. Ang- ka itu diperkirakan akan lebih kecil lagi, jika harus dihitung persentase balita yang mampu dilayani puskesmas yang ada. 866 RRR 333 222 288 61 70 70 64 73 74 74 66 % Anak Kurang Gizl 52 51 51 tidak ada data idem idem 33 33 34 tidak ada data 14 14 bagai tantangan lainnya, terma- perlu dipersiapkan. suk belum meratanya jangkauan pelayanan kesehatan di wilayah *** nusantara. 30 30 30 MILIK MONUMEN PERS MINGGU KLIWON, 27 DESEMBER 1992.5 840. GADIS guru, lahir di Klaten 23 Juni 1965, Islam, sarjana. Mendambakan jejaka, punya pekerjaan tetap, Islam, sehat jasmani rohani, sokur sarjana. Kode: 840/ab/61/10/92 841. GADIS, karyawan rumah sakit, Kristen, lahir 19 April 1961, setia, jujur, wajah menarik. Mendambakan jejaka Kristen, punya penghasil- an tetap, setia, pengertian. Kode: 841/ab/62/10/92 842. GADIS berkulit kuning, pernah kuliah, karyawan swasta, lahir 28 September 1952, jujur, pengertian, Islam. Mendambakan jejaka bertanggung jawab, baik hati. Kode: 842/ab/63/10/92 843. GADIS, mahasiswi, lahir di Cilacap 8 Desember 1969, Islam, sabar, pengertian. Mengharapkan jejaka, punya pekerjaan, ber- tanggung jawab, jujur, setia. Kode: 843/ab/64/10/92 844. GADIS, wiraswasta (penjahit), lahir 1 Januari 1963, kaki berbulu, Islam. Mengingin- kan jejaka Islam, punya penghasilan tetap, setia, jujur, tinggi besar. Kode: 844/ab/65/10/92 UBRIK ini terbuka bagi siapa sajc, gadis, janda, jejaka, atau Artinya, siapa saja boleh menyatakan keinginannya mencari pasangan hidup lewat rubrik ini. Siapa tahu, kami bisa mengantar Anda memasuki mahligai rumah tangga (bebrayan) yang selama ini hanya berupa penantian dan harapan. Jodoh memang di tangan Tuhan. Tetapi manusia boleh berusaha. Redaksi 845. GADIS, karyawan swasta, Kristen, SLTA, lahir 23 Juli 1966, setia, pengertian. Mendamba- kan jejaka Kristen/Katolik, sabar, setia, jujur, punya pekerjaan. Kode: 845/ab/66/10/92 846. GADIS karyawan universitas, Islam, rambut pendek, lahir di Madiun 3 November 1951. Mendambakan suami bertanggung jawab, setia, pengertian, punya pekerjaan. Kode: 846/ab/67/10/92 847. GADIS, Kristen, karyawati swasta, lahir di Sukoharjo 15 Januari 1961. setia, lembut. Mendambakan jejaka Kristen, punya pekerjaan, bertanggung jawab, setia, jujur. Kode: 847/ab/68/10/92 848. GADIS, karyawati, Islam, lahir di Purwo- kerto 9 September 1961, jujur, sabar. Mengi- nginkan jejaka Islam, bertanggung jawab, punya pekerjaan, setia. Kode: 848/ab/69/10/92 849. GADIS kuning langsat, lahir di Yogya 13 Januari 64, Islam, karyawati, tinggi 160 Cm, terbuka. Mendambakan jejaka Islam, punya pekerjaan, setia Kode: 849/ab/70/10/92 850. JEJAKA, Islam. karyawan, lahir di Purba- lingga 8 Februari 1964, bertanggung jawab, ulet. Mengharapkan gadis Islam, pengertian, jujur dan ulet. Kode: 850/ab/71/10/92 851. GADIS cantik, staf perguruan tinggi di Surakarta, Islam: lahir 20 Desember 1965, tidak materialistis. Mendambakan jejaka Islam, punya pekerjaan, bertanggung jawab. Kode: 851/ab/72/10/92 852 JEJAKA berkumis, Katolik, karyawan swasta (tetap), lahir di Yogya 13 Juli 1963, jujur. Mengharapkan gadis Katolik, sederhana, jujur, lembut, setia. Sokur punya pekerjaan Kode: 852/ab/73/10/92 853. GADIS, insinyur, pegawai negeri, Islam, lahir 8 Mei 1957, tidak materialistis. Mendam- bakan jejaka atau duda, Islam, punya pekerja- an tetap, setia dan bertanggung jawab: Kode: 853/ab/74/10/92 setia. Kode: 854/ab/75/10/92 854. GADIS lulusan SLTA. penjahit, Islam, lahir 29 Agustus 1966. Mengharapkan jejaka Islam, bertanggung jawab, punya pekerjaan, sehat, 855. GADIS, lahir di Karanganyar 26 November 1969, Islam, sederhana. Mendambakan jejaka Islam, punya pekerjaan, sederhana, bertang- gung jawab. Kode: 855/ab/76/10/92 setia. Kode: 856/ab/77/10/92 856. JEJAKA, swasta, Katolik, lahir di Yogya 8 Agustus 1965, jujur, pengertian, tidak merokok. Mendambakan gadis Katolik, tidak materialistis, 857. GADIS karyawati, Islam, tinggi 150 Cm, lahir di Sleman 25 November 1992. Mengingin- kan jejaka Islam, punya pekerjaan, bertang- gung jawab, setia. Kode: 856/ab/78/10/92 UNTUK menjawab persoalan penyiapan generasi penerus se- bagai sumber daya manusia In- donesia yang tangguh dan man- diri, sejak tahun 1986, Presiden Soeharto telah mengumumkan dimulainya dasa warsa anak In- donesia. Sudah jelas pencanang- an program ini adalah untuk "menyelamatkan generasi pe- nerus bangsa Indonesia dengan pelaksanaan pembangunan ke- sehatannya. Menurut Departemen Kese- hatan, Posyandu sendiri meru- pakan kependekan dari Pos Pe- layanan Terpadu, di mana ma- syarakat dapat memperoleh pe- layanan kesehatan dan KB seca- ra bersamaan. Pos ini dibentuk masyarakat sebagai untuk me- ningkatkan kesehatan diri sen- diri, terutama ditujukan bagi peningkatan kesehatan ibu dan anak. 858. GADIS, Kristen, lahir di Surakarta 6 Janua- ri 1965, tinggi 155 Cm berat 50 Kg. Mengingin- kan jejaka Kristen/Katolik, jujur, bertanggung jawab, setia, punya pekerjaan. Kode: 858/ab/79/10/92 859. JEJAKA wiraswasta, Islam, lahir di Bantul 30 Maret 1963, sederhana. Mendambakan gadis Islam, sederhana, jujur, setia dan sanggup. menjadi istri serta ibu yang baik. Kode: 859/ab/80/10/92 860. GADIS, lulusan SMEA, karyawati swasta. lahir di Yogya 12 Mei 1969, Islam. Mengharap- kan jejaka Islam, punya pekerjaan, bertang- gung jawab. Kode: 860/ab/81/10/92 861. GADIS, sarjana hukum, lahir di Yogyakar- ta 18 Desember 1961, Islam, punya pekerjaan. Mendambakan jejaka Islam, punya pekerjaan, setia, jujur. Kode: 861/ab/82/10/92 862. GADIS mahasiswi semester akhir, Islam. lahir di Boyolali 8 September 1967, rambut agak keriting. Mengharapkan jejaka Islam, punya pekerjaan tetap, diutamakan sarjana. Kode: 862/ab/83/10/92 863. GADIS Katolik, lahir di Yogyakarta 10 Februari 1963, rambut pendek. Menginginkan jejaka Katolik, punya pekerjaan, pengertian, setia, jujur. Kode: 863/ab/84/10/92 864. GADIS sarjana muda, perawat, tinggi 155 Cm, manis, rambut ikal, lahir 31 Mei 1963, Is- lam. Mendambakan jejaka punya pekerjaan. tanggung jawab. Kode: 864/ab/85/10/92 865. GADIS cantik, lahir 24 Januari 1968, Islam, karyawati swasta, hitam manis. Mendambakan jejaka Islam, punya pekerjaan, setia, jujur. sokur berwajah tampan/lumayan. Kode: 865/ab/86/10/92 866. JEJAKA sarjana, pegawai negeri. lahir 16 Desember 1963, Islam. Mendambakan gadis cantik, kulit kuning. Islam, umur maksimal 24. tinggi maksimal 160 Cm, berat 55 Kg. Kode: 866/ab/87/10/92 867. JEJAKA ganteng, punya pekerjaan. sarja- na, Kristen, lahir 25 Januari 1962, sehat jasmani rohani. Mendambakan gadis setia. lembut. sanggup menjadi istri ibu yang baik. Kode: 867/ab/88/10/92 868. GADIS, lahir di Banyumas 20 November 1971, kulit sawo matang, rambut lurus. Mengi- nginkan jejaka, punya pekerjaan, bertanggung jawab, jujur. Kode: 868/ab/89/10/92 869. GADIS Islam, punya pekerjaan, lahir di Sleman 8 Oktober 1963, berkacamata, ramah, lembut. Mendambakan jejaka Islam, punya pekerjaan, sehat jasmani rohani, setia, jujur. Kode: 869/ab/90/10/92 870. GADIS berambut pendek. Kristen, lahir di Karanganyar 9 November 1966, tinggi 154 Cm. berat 42 Kg. karyawan. Menginginkan jejaka Kristen/Katolik, punya pekerjaan, setia, jujur. Kode: 870/ab/91/10/92 871. JEJAKA pegawai negeri, lahir di Surabaya 11 Desember 1960. Katolik Mengharapkan gadis jujur, setia, sanggup menjadi istri/ibu yang baik. Kode: 871/ab/92/10/92 872. GADIS, mahasiswi, lahir di Sleman 19 April 1969, Islam, jujur, sehat, sanggup menja- di istri yang baik. Menginginkan jejaka/duda, Islam, punya pekerjaan, bertanggung jawab. Kode: 872/ab/93/10/92 Dari pengasub: 1. Banyak surat tanggapan yang masuk ke meja Redaksi tanpa dilengkapi identitas diri (foto kopi KTP) plus perangko secukupnya. Maka surat-surat tersebut terpaksa tidak dapat kami kirimkan kepada yang bersang- kutan. 2. Bagi yang tertarik kepada anggota "Ajang Bebrayan" dipersilakan mengirim surat yang dialamatkan ke Pengasub "AB" dengan menyertakan data diri serta foto kopi KTP 3. Para pengirim surat tanggapan wajib men- jadi anggota "Ajang Bebrayan" KUPON "AJANG BEBRAYAN" NO. 57 bangunan kesehatan. Terbukti antara tahun 1980 hingga 1985. sejak dicanangkan, jumlah Pos- Secara nasional, angka kematian yandu telah meningkat dua kali akibat diare, tahun 1992 ini ber- lipat menjadi 217.000 yang meli- hasil ditekan lagi dari 12 persen puti 57.000 desa dari 68.000 pada tahun sebelumnya menjadi desa di Indonesia. Dan pada 9 persen. Bahkan khususnya di tahun 1991 lalu, diperkirakan Provinsi DIY, angka kematian pusat pelayanan kesehatan bayi akibat diare ini sudah se- masyarakat di pedesaan ini te- makin kecil lagi, yakni sekitar lah mampu melayani seluruh 0,02 persen pada tahun 1990/- wilayah Indonesia. 1991 menjadi 0,01 persen pada tahun 1991/1992. Selain mampu meningkat pe- sat jumlahnya, keberadaan Pos- yandu pun mampu meningkat- kan kader kesehatan masyarakat secara meningkat pula. Pada ta- hun 1988 lalu, diperkirakan te- lah siap berkarya sebanyak 800.000 orang tenaga sukarela wanita Indonesia. Dari jumlah terlayani di pos pelayanan kese- hatan ini. itu, 350.000 kader di antaranya telah dilatih ulang dengan te- kanan untuk mampu mening- katkan kesehatan anak-anak. Sehingga diharapkan kader- kader inilah yang akan ikut mewujudkan peningkatan kuali- tas manusia Indonesia melalui pembangunan kesehatan. yandu. Perhatian kegiatan dasa war- sa anak Indonesia itu lebih di- arahkan kepada peranan keluar- ga dalam membina kesehatan a- nak. Karena disadari memang berbagai fasilitas kesehatan yang ada, terutama puskesmas, masih belum mampu menjang- kau anak-anak secara keselu- ruhan. Dan pembentukan kader Perluasan jaringan pelayanan diperkirakan kini terdapat seki- tar 23.270.000 balita. Sehingga kesehatan dalam keluarga itulah kesehatan Posyandu itu, saat ini yang kemudian melahirkan Pos- telah mampu melayani lebih da- yang dibutuhkan adalah 232.700 buah Posyandu ri 85 persen ibu dan anak-anak Indonesia. Setiap bulannya, se- kitar 12 juta anak-anak dan ibu- nya mendatangi tempat tersebut kilometer cakupan pelayanan untuk memperoleh pelayanan. Dan hasilnya memang cukup Posyandu turun di bawah 25 menggembirakan, karena telah persen. Bahkan setelah 8 kilo- mampu meningkatkan cakupan meter, tidak ada lagi masyarakat peningkatkan kualitas anak In- yang bersedia mengunjungi Pos- donesia melalui peningkatan yandu untuk memperoleh pela- kesehatannya. yanan. Oleh karenanya, sesuai Sebagai bukti, immunisasi dengan kondisi geografis Indo- campak bagi anak-anak yang kan lebih banyak lagi Posyandu nesia, barangkali masih dibutuh- pada tahun 1980 baru mampu menjangkau 12 persen, pada ta- atau perlu didukung kegiatan lainnya. hun 1980 sudah menjangkau se- kitar 50 persen dan 90 persen dan anak, gizi, penanggulangan anak Indonesia pada tahun 19- diare, KB dan immunisasi terse- 90. but, memang dalam perkem- bangannya mampu berkembang samya diisi dengan pemahaman pesat di Indonesia dan menjadi nya yang disebabkan oleh diare, tentang kesehatan. salah satu ujung tombak pem- dapat ditekan hingga 70 persen Pos kesehatan yang ditangani langsung oleh ibu-ibu anggota PKK, yang meliputi lima bidang pelayanan, yaitu kesehatan ibu Sedangkan dari sisi pene- kanan angka kematian, khusus (tri agung kristanto) Dari berbagai keberhasilan itu, tampak Posyandu sebagai program utama peningkatan kesehatan anak-anak di Indone- sia telah mampu memenuhi tar- getnya. Meski ternyata belum seluruh anak Indonesia mampu Karena secara ideal, sesuai rencana jangka panjang Puskes- mas menurut micro planning, sebuah posyandu hanya mela- yani 100 anak balita. Padahal seperti yang dilaporkan Biro Pusat Statistik, di Indonesia Ditambah lagi seperti hasil penelitian Untung Sutarjo dan Lis Surachmiati (1988), setelah 7 kan di Uganda, dengan mene- Misalnya, seperti yang dilaku- tapkan 50 persen pengajaran il- mu pengetahuan di sekolah da- 2cm 4cm
