Tipe: Koran
Tanggal: 2005-03-18
Halaman: 12
Konten
4cm 12 18 MARET 2005 JUMAT Peresmian Kantor Polsek Madat Dan Pante Bidari LANGSA (Waspada): Kapolres Aceh Timur AKBP Drs. Ilsaruddin meresmikan pengoperasionalan dua kantor Mapolsek baru di kecamatan pemekaran dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur, Senin (14/3). Peresmian itu dilakukan bersamaan dengan pelantikan Kapolsek masing-masing untuk Kecamatan Pante Bidari dipercayakan Ipda Sowe Harso dan untuk Kecamatan Madat, Aiptu Muhammad Jaya. Dua Mapolsek baru yang diresmikan itu merupakan polsek tambahan dalam wilayah hukum Polres Aceh Timur yang masih membawahi Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang. Akibat terjadi pemekaran sejumlah kecamatan, di Kabupaten Aceh Timur, sekitar 9 kecamatan yang Mapolseknya belum diresmikan. Bupati Aceh Timur Drs. H. Azman Usmanuddin, MM yang ikut mendampingi Kapolres saat peresmian dua Mapolsek tersebut kepada Waspada menjelaskan, 11 kantor Mapolsek baru di Aceh Timur yang terdapat di kecamatan-kecamatan pemekaran semuanya dibangun dengan dana APBD Aceh Timur, termasuk yang diresmikan hari itu. Biaya untuk membangun satu Mapolsek, kata dia, menghabiskan dana Rp 1,1 miliar mulai dari pembebasan tanah, pembangunan 1 unit kantor, 1 unit rumah Dinas Kapolsek, 6 unit rumah kopel dan pengisian mobilernya.(b18) Waspadai KTP Ganda Saat Pilkada KOTA LANGSA (Waspada): Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara langsung (Pilkada) aparat pemerintahan di tingkat desa diharapkan agar lebih waspada terhadap usaha pembuatan KTP ganda. "Masalah KTP ganda akan sangat rawan pada saat pilkada, sehingga mulai sekarang aparat kelurahan dan desa dapat mengantisipasi tindakan tersebut," ujar Walikota Langsa H. Azhari Aziz, SH di depan puluhan peserta pembekalan pemutakhiran data penduduk di Kota Langsa, Rabu (16/3). Masalah administrasi kependudukan berkaitan erat dengan Pilkada yang akan dilaksanakan secara serentak awal Juni di seluruh Indonesia. Dikatakannya untuk Nanggroe Aceh Darussalam khususnya Kota Langsa, Pilkada akan dilaksanakan pada September sampai awal Oktober, bergeser tiga bulan dari jadwal nasional karena kondisi daerah. Secara demokratis aspek penduduk sangat dekat dengan masalah menjalankan kedaulatan negara yang berasal dari kedaulatan rakyat karena penduduk merupakan aset utama dari sebuah negara. Pembekalan pendataan penduduk itu diikuti oleh seluruh kepala desa sehingga diharapkan pada saat dimulainya proses pendataan pemilih nantinya aparat desa dapat melaksanakannya dengan baik.(630) Perpisahan Dansatgaspur-2 Dan Perkenalan Kasdim 0103/Aut BIREUEN (Waspada): Bupati Bireuen Drs Mustafa A Glanggang menyelenggarakan acara perpisahan Dansatgaspur-2 BKO Bireuen Kolonel Inf. Joko Sumitro di Pendopo Bupati setempat Senin (14/ 3) malam. Dalam acara yang sama juga diselenggarakan acara perkenalan Kasdim 0103/Aut Lhokseumawe Mayor Inf Mukhlis untuk menjabat Dandim persiapan Bireuen yang baru. Perpisahan dan perkenalan dua pejabat TNI turut dihadiri Wakil Bupati Drs H Amiruddin, SE, MSi, unsur Muspida, para kepala dinas, badan dan kantor, Ketua MPU Drs H Jamaluddin MBA, Ulama H Abu Abdullah Ali Lipah dan sejumlah undangan lainnya. Dalam acara perpisahan itu Bupati Drs Mustafa A Glanggang, Ketua DPRD Drs Ridwan Khalid, Kapolres Bireuen AKBP Drs Handono Warih dan Kolonel Inf Joko Sumitro saling menyerahkan cendramata (bungong jarou). Kolonel Joko Sumitro juga menyerahkan cendramata mewakili masyarakat Kabupaten Bireuen diterima H Syammaun Arifin. Bupati Drs Mustafa A Glanggang dalam sambutan perpisahan antara lain menyampaikan kesan-kesan istimewa untuk Kolonel Joko Sumitro. (617) Peletakan Batu Pertama Pembangunan SDN-6 Samudera KRUENG GEUKUEH (Waspada): Direktur Umum (Dirum) PT. Pupuk Iskandar Muda (PT. PIM) Ir. H. Fauzi Yusuf, MM melakukan peletakan batu pertama Pembangunan SD Negeri- 6 Samudera Geudong Kuta Krueng, Aceh Utara, Selasa (15/3). "PIM sudah merencanakan akan membangun 10 unit sekolah dan merenovasi. Seperti bangunan SD Kuta Krueng Kecamatan Samudera, di Kecamatan Seunuddon dan di Tanah Pasir serta di Aceh Barat dengan biaya Rp 1 miliar," sebut Fauzi. Dirum saat meletakkan batu pertama didampingi Karo Humas PT. PIM Ir. HT. Fachrulsyah, MM dan disaksikan Camat Samudera Geudong Edi Asmara, S.Sos, Kadis Pendidikan Cabang Samudera, Kepala Mukim, Kepala Gampong, Imam Desa, dewan guru dan ratusan warga setempat. Camat Samudera Edi Asmara, S.Sos menyebutkan, musibah gempa dan gelombang dahsyat tsunami, selain telah meluluhlantakkan bangunan sekolah SD Negeri-6, juga 346 orang nyawa melayang, sembilan desa mengalami kerugian besar, 185 boat pancing ikan hancur dan hilang, 158 hektar lahan pekarangan rusak dan 155 hektar sawah mengalami rusak parah tertimbun lumpur tsunami. (b14) Warga Dewantara Diharap Tetap Waspadai DBD LHOKSEUMAWE (Waspada): Pengurus Daerah Pelajar Is- lam Indonesia (PD-PII) Kabupaten Aceh Utara/Kota Lhokseumawe, mengharapkan kepada pemerintah daerah setempat untuk menindak pengusaha/pemilik warung internet (Warnet) yang tidak membatasi situs porno yang dapat merusak moral generasi muda. Kepada pengusaha warnet yang belum bisa untuk menghilangkan (memblokir) atau menggunakan filter untuk membatasi situs porno supaya izinnya ditinjau kembali. "Hasil pantauan kami selama ini, masih banyak pelajar yang bolos sekolah dan jadi pecandu internet bahkan mengkonsumsi dan mengedar narkoba," tulis Uci Akhyar MY, Ketua Bidang Komunikasi Ummat PD-PII Kabupaten Aceh Utara/Kota Lhokseumawe dalam siaran pers yang diterima Waspada, Selasa (15/3) yang diketahui pimpinannya Marwidin Mustafa. Kepada semua guru, pihaknya mengimbau agar lebih memperhatikan anak didiknya di dalam menangani proses belajar mengajar di sekolah. Hal yang sama juga ditegaskan Kadis Syariat Islam Kota Lhokseumawe, Drs. Tgk. Haji Arifin Abdullah Uramy. Kepada Waspada di ruang kerjanya, Selasa (15/3) mengatakan semua Warnet perlu ditertibkan baik terhadap pemblokiran situs-situs porno maupun jam beroperasinya. (610) Gampong Blang Langsa Mulai Bangkit LANGSA (Waspada): Desa Gampong Blang Kec. Langsa Kota kini mulai bangkit dari ketertinggalannya. Desa ini telah bertekad untuk mengejar taraf kemajuan yang lebih memadai lagi. Usaha pencapaian ke arah itu memang sudah dirintis Kades bersama jajaran perangkat desanya dengan menggunakan pola pendekatan terutama kepada pemerintah atasan dan jajaran terkait lainnya. "Sebagian kini sudah mulai menampakkan hasil meski belum maksimal sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar Geusyik Gampong Blang Langsa Zulkifli Puteh, ŠE, Selasa (15/3). Nanggroe Aceh Darussalam Namun Zulkifli Puteh meyakini kebutuhan yang ditawarkan tersebut telah mendapat tanggapan positif dari Pemko maupun DPRD kota. Malah sebagian program tahun 2005 yang diajukan beberapa waktu lalu, diperkirakan akan cair dan bisa direalisasi dalam waktu dekat. (619) Waspada/Muhammad Zairin MINTA BANTUAN: Dalam kunjungan Plt. Gubernur NAD, Azwar Abubakar, ke kamp pengungsian Kemukiman Cot Jeumpa, Lhong, Aceh Besar, pekan lalu, ibu-ibu warga pengungsi minta bantuan kompor untuk memasak. Selama ini mereka memasak memakai kayu bakar, namun itu sulit dilakukan bila hujan tiba karena kayu bakar basah. Tentara Jerman Pulang BANDA ACEH (Waspada): Secara bergelombang Tentara Jerman meninggalkan bumi Nanggroe Aceh Darussalam, setelah menjalankan misi bantuan kemanusiaan selama sepuluh minggu paska bencana gempa-tsunami meluluhlantakkan daerah itu. Jumat (18/3) merupakan gelombang terakhir personel Ten- tera Jerman berangkat dari Aceh menuju negaranya. Pada hari yang sama kapal Berlin, sebuah kapal pasokan satuan tugas ter- besar Angkatan Laut Jerman juga mulai berlayar pulang. Sebelumnya, pada 10 Maret 2005, kontigen pertama Tentara Jerman sebanyak 50 personel meninggalkan Banda Aceh de- ngan Airbus Tentara Pertahanan Jerman. Serta pada 14 Maret 2005 sebuah pesawat berikutnya membawa pulang sejumlah pasu- kan Jerman lainnya kene- garanya. Acara pamitan Tentara Jer- man yang dilaksanakan, Kamis (17/3) di RS Zainoel Abibin, Ban- da Aceh juga dilakukan serah terima peralatan medis Jerman kepada Kepala Pelayanan Kese- hatan RSU setempat yang dite- rima Dr. Rus Munandar. KUTACANE (Waspada): oleh pihak Pemkab Aceh Teng- Akibat penutupan pintu gerbang gara dinilai sepihak dan tanpa kompromi, puluhan utusan peda- gang pasar Inpres Kutacane yang sebagain besar berasal dari kaum ibu, Kamis (17/3) siang berde- legasi ke Gedung DPRD. Tenggara. Pada aksi protes dan pe- nyampaian tuntutan itu, pulu- han pedagang pasar Inpres Kuta- cane yang merasa keberatan dengan tindakan Pemkab Aceh Tenggara itu, diterima oleh Asiss- ten I Drs.H.Syamsul Bahri, Ang- gota DPRD H.Badrun Selian, Ka- dis Pendapatan Daerah Drs.H.Ali Akbar, staf Dinas perhubungan serta beberapa anggota DPRD lainnya. Penyerahan itu turut disak- sikan Plt. Gubernur NAD, Azwar Abubakar dan Duta Besar Jer- man Mr. Broudre Groger serta sejumlah pejabat dan lembaga lainnya. Tentara Jerman berada di Banda Aceh sejak 6 Januari 2005 lalu dengan sejumlah kegia- tan pada tahap emergency. "Sejumlah tentara dari ke- Menilai Pemkab Agara Sepihak Pedagang Berdelegasi Ke DPRD biaya angkut barang yang keperluan harus dilansir lagi semakin tinggi karena barang dengan beca barang. "Jika pedagang kaki lima yang harus ditertibkan dan dipin- dahkan ke Pasar Terpadu Kuta- cane, kenapa pintu gerbang pasar Inpres yang harus ditutup, tin- dakan tersebut jelas merugikan kios bukan pedagang liar tapi kami karena yang berjualan di telah memiliki ijin," ketus peda- gang lainnya. Untuk itu, mereka meminta kepada DPRD, Dinas Penda- patan Daerah dan utusan dari Pemkab Aceh Tenggara segera membuka penutup pintu ger- bang yang membuat truk pem- bawa barang tak bisa masuk maupun pembeli enggan belanja ke tempat mereka. militeran Jerman telah bertugas di Banda Aceh agar dapat me- nanggulangi akibat bencana de- ngan upaya mereka. Lebih dari 300 ton material diterbangkan ke Banda Aceh dengan jarak per- jalanan lebih dari 10.000 kilo- meter," ujar Letjen Hoger Kam- merhoff. Panglima Satgas Luar Negeri Jerman ini saat pamitan dan pe- nyerahan hibah peralatan medis kepada RSU-ZA, juga menyata- kan maksud bantuan itu untuk mendukung integritas struktur tentara Jerman di rumah sakit agar pertolongan dapat dija- lankan. Untuk membantu kelancaran pendidikan mahasiswa, Pemkab Aceh Tengah mengadakan kerja sama dengan Yayasan Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (YP2M) Almadani. Yayasan inilah yang mengurus keperluan mahasiswa, di mana mereka tinggal, bagaimana teknis pengaturan lokasi. Untuk menampung dan melanjutkan pendidikan bagi mahasiswa, Pemkab telah mengeluarkan dana mencapai Rp 108,5 juta untuk sewa rumah. Namun dana yang cukup besar itu, seharusnya dinikmati 502 mahasiswa yang terkena musibah, baik rumah kos tersapu tsunami dan terendam banjir. Namun kenyataannya hanya 80 mahasiswa yang memanfaatkan fasilitas pemda. Sekretaris YP2M, Marah Halim, S.Ag, ketika dikonfirmasi Waspada, Selasa (15/3), membenarkan sebagian besar mahasiswa belum menempati rumah sewa yang disediakan pemda. "Banyak persoalan di rumah yang disewa itu," jelasnya. Marah Halim mengakui pihaknya diberikan wewenang penuh oleh Pemda untuk menentukan lokasi rumah, mengecek harga dan melakukan transaksi sewa menyewa. Namun yang menjadi persoalan, setelah rumah itu disediakan banyak mahasiswa yang masih belum mau menempatinya. Untuk RSU-ZA, tentara Jer- man menyiapkan dua ruang ope- rasi yang dilengkapi satu set alat pensteril dengan lima perleng- kapan steril, lima tempat tidur intensif, satu radiologi dengan perlengkapannya, satu unit pera- Rumah gratis yang disediakan pemda untuk satu tahun itu terancam mubazir, karena banyak mahasiswa yang memilih menumpang di rumah kos temannya yang sedikit keadaannya lebih baik bila dibandingkan dengan rumah yang disewa Pemkab itu. Alasan mahasiswa, menurut Marah Halim, rumah yang mereka Rumah Gratis Belum latan labor serta materialstation dan material perawatan. Selanjutnya, tim medis mili- ter Jerman ini mengajarkan ope- rasional alat-alat itu kepada dok- ter dan perawat setempat. "Pera- lihan yang cepat ini telah mung- kin dilaksanakan karena ke- mampuan dokter-dokter dan pe- rawat-perawat setempat telah terampil menggunakan dan ke- mauannya yang kuat untuk men- jalankan kembali rumah sakit itu," kata Hoger. Inpres akibat para pedagang kaki lima, perlu segera ditertibkan. Demikian juga dengan mopen yang telah dipindahkan ke pasar Terpadu Kutacane karena itu pintu gerbang harus ditutup," jelas Asissten I. Ia menyatakan dengan ber- fungsinya kembali RSU-ZA me- nunjukkan sebuah pertanda dari rehabilitasi di Banda Aceh, paska bencana tsunami dan kemili- teran Jerman telah mampu me- laksanakan tugasnya. "Negara Republik Jerman akan terus mendukung kegiatan pembangu- nan rumah sakit Zainal Abidin," demikian Hoger.(606) Dimanfaatkan Mahasiswa TAKENGON (Waspada): Pemda Aceh Tengah telah mengeluarkan dana yang cukup besar untuk membantu mahasiswa terkena musibah tsunami. Tercatat 502 mahasiswa asal Gayo ini mendapat perhatian serius, mereka bukan hanya disediakan perumahan untuk melanjutkan pendidikan, namun juga disediakan transportasi. da dari berbagai sumber menye- butkan, sejak beberapa hari yang lalu unsur pimpinan DPRD, ke- tua fraksi dan ketua komisi telah menghadiri rapat menyangkut berangkat ke Medan untuk kepentingan daerah.(cb07) usahakan itu masih minim fasilitas pendukung seperti MCK (mandi, cuci, kakus). Kesulitan air bersih yang kini menjadi persoalan di kawasan tsunami itu, mengakibatkan 5 unti rumah yang disewa pemda itu belum sepenuhnya dihuni. Menurut Marah Halim, mahasiswa telah turut serta memilih lokasi rumah yang memudahkan mereka melakukan aktifitas kuliah. Maka disewalah lima unit rumah. Di jalan Blang Bintang Lama, Kampung lam Timpueng, Darussalam rumah tersebut tergolong besar dengan sewa Rp 35 juta untuk setahun. Demikian dengan satu unit ruko di kawasan lorong PBB Darussalam, nilai sewanya Rp 12 juta. Satu unit ruko di Lamgugop sewanya mencapai Rp 15 juta dan satu unit ruko di Jambo Tape juga disewa Pemkab Aceh Tengah senilai Rp 17 juta. Satu unit di sektor barat Darussalam senilai Rp 12 juta. Untuk sewa rumah dan ruko itu saja dana yang telah dihabiskan mencapai Rp 91 juta. Menurut Marah Halim, sisa dana Rp 10 juta lagi dipergunakan untuk membantu mahasiswa yang menyewa rumah di luar rumah penginapan yang disediakan pemda Aceh Tengah. Menurut kini, selain persoalan rumah yang masih belum dimanfaatkan seluruhnya oleh mahasiswa, pihaknya juga sedang mengusahakan bantuan sembako kepada mahasiswa yang kini sedang krisis sembako. "Kebutuhan sembako untuk mahasiswa hanya cukup untuk beberapa hari saja. Kami akan meminta bantuan ke Pemda NAD, karena masih banyak sembako yang belum disalurkan," sebutnya. Kalangan mahasiswa itu meminta pemerintah NAD untuk mau memperhatikan mereka yang sedang berjuang dibangku pendidikan, yang terkena musibah tsunami ini, karena mahasiswa saat sekarang ini membutuhkannya.(b24) Buntut Usul Sewa Rumah, Empat Anggota Dewan Dipanggil BANDA ACEH (Waspada): Buntut pemberitaan usulan sewa rumah anggota dewan, Komisi ADPRD Provinsi NAD mengun- dang lima anggota dewan yang disebutkan sebagai nara sumber dalam pemberitaan media lokal untuk konfirmasi. "Karena setelah kami cek di DPRD belum pernah ada usulan sewa rumah anggota dewan itu, baik ke Fraksi maupun ke Pim- pinan dewan. Usulan sewa ru- mah itu sendiri secara resmi be- lum ada," tegasnya. Abdullah Saleh yang memim- pin rapat Komisi A itu menye- butkan setelah dicek kepada nara sumber yang disebutkan dalam media lokal itu sebagian besar menyatakan tidak pernah memberi keterangan seperti yang disebutkan. "Komisi A yang membidangi mass media perlu mengkonfir- masi dengan anggota dewan yang disebutkan dalam pembe- ritaan tentang usulan sewa ru- mah dewan itu," kata H. Abdullah Saleh, SH, kepada pers, Kamis (17/3) di Banda Aceh. gerbang di bagian selatan, se- mentara pintu gerbang di bagian utara masih tetap tertutup de- ngan besi penghalang. Kecewa Meski pintu gerbang bagian Ketua selatan dari cane telah dibuka, namun bebe- rapa pedagang yang Waspada Salur 3.500 Paket Untuk Pelajar temui merasa was-was KRUENG GEUKUEH(Waspada): Walaupun kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara menurun, warga masyarakat diharapkan tetap mewaspadai penyebaran penyakit tersebut. Kendati telah terjadi pembi- caraan dengan pihak Pemkab dan DPRD, namun sempat terja- di perdebatan sengit karena utu- sikeras meminta agar besi peng- san pedagang tersebut tetap ber- halang di pintu gerbang itu, sege- ra dibuka pihak terkait. dan kecewa. Pasalnya saat mere- ka berdelegasi, tak seorang pun pimpinan dewan baik ketua, wa- kil ketua, ketua fraksi dan ketua komisi dewan yang melihat dan mendengar keluhan mereka. Camat Dewantara Drs. Haji Ridwan AR, MM Senin (14/3) di Krueng Geukueh mengatakan, musim hujan yang jarang mengguyur daerah ini agar tidak menghentikan siklus hidup nyamuk Aedes Aegypti sebagai pembawa virus dengue. "Musim hujan jarang turun, bukan berarti aman karena daerah Dewantara ini endemis deman berdarah. Oleh sebab itu, semua kegiatan untuk memberantas sarang nyamuk tetap harus dilakukan dengan menggalakkan Jumat bersih," kata Ridwan dalam arahannya kepada geuchik dan Mukim se-Kecamatan Dewantara. Kawasan daerah Dewantara Kadis Pendapatan Daerah Drs. H. Ali Akbar mengatakan, "Untuk menampung keluhan pe- dagang, hari ini juga kita akan turun ke lapangan. Kita akan periksa pintu arah timur, apakah layak untuk mobil barang masuk ke terminal. Kalau tidak layak, kita akan membuka pintu "Kami khawatir bila pim- pinan di DRPD tak ada dan tak mendengar langsung keluhan kami, hasil pertemuan yang telah disepakati akan berubah kem- bali, bahkan pintu gerbang akan ditutup kembali, lagi pula yang ber- temu dengan kami semuanya luar Menurut H. Zainal utusan salah akibat Sekaitan dengan keluhan biasa demam berdarah dengue (DBD) pada tahun 1999 lalu, yang penutupan jalan masuk ke ter pedagang kios dari pasar inpres bang arah selatan bagi mobil gota biasa, ujar pedagang lainnya. Tim Menko Perekonomian mengakibatkan orang dua anak Informasi dihimpun Waspa- pengangkut barang, tapi kita ha- rus sepakat semuanya." Ridwan AR mengakui pencegahan yang dilakukan Dinas Kesehatan Aceh Utara, mulai membaik dalam kurun waktu setahun ini, sehingga jumlah kasus penyakit DBD di Dewantara terus menurun. (b14) Bahas PP Kawasan Sabang minal lama Kutacane yang itu, Asisten I Sekdakab Drs H umumnya digunakan pedagang Syamsul Bahri mengatakan, pe- beras, pakaian dan pedagang ke- nutupan pintu gerbang terminal lontong untuk berjualan itu, lama diambil, berdasarkan hasil pembeli enggan memasuki kom- operasi pasar oleh rombongan plek pasar inpres yang sehari Bupati Agara Drs H.Armen Des- sebelumnya telah ditinggalkan ky MM beberapa waktu yang pedagang kaki lima, ditambah lalu. "Kesemrawutan di pasar Usai menyampaikan tuntu- tannya, puluhan utusan peda- gang bersama anggota DPRD dan dinas terkait, langsung me- ninjau lokasi Pasar Inpres Kuta- cane sekaligus membuka pintu Tindak Warnet Situs Porno Dikatakannya, para anggota Komisi A dan anggota DPRD Pro- vinsi NAD menganggap pembe- ritaan tentang usulan sewa ru- mah anggota dewan Rp 5 juta per orang per bulan itu, cende- rung provokatif dan menyerang nama baik anggota dan lembaga dewan. BANDA ACEH(Waspada): Sebanyak 300 unit rumah tipe 26 mulai dibangun di Desa Ti- bang, Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Peletakan batu per- tama pembangunan kembali fasilitas perumahan bagi warga petani tambak dan nelayan ini dilakukan Walikota Banda Aceh Mawardy Nurdin, M.Eng. Sc, Kamis (17/3). Pembangunan rumah pasca gempa dan gelombang tsunami ini adalah bantuan dari Habi- tat For Humanity Indonesia. Untuk tahap pertama dibangun sebanyak 100 unit dan setelah selesai dilanjutkan tahap kedua sebanyak 200 unit. Seluruh Warga Tibang Dapat Rumah Gratis LHOKSEUMAWE, (Waspa- da): Rapat kordinasi panitia pembangunan gedung Al-Mar- kazul Islamy (Islamic Centre) di Lhokseumawe, menuntaskan problema antara konsultan dengan kontraktor pelaksana. Kepala Dinas (Kadis) Kim- praswil Aceh Utara, Ir H Nas- rullah Muhammad, MSi (foto), penanggungjawab kegiatan pembangunan pusat pendidikan Islam dan masjid agung Islamic Centre, usai rapat kordinasi itu menjelaskan kepada Waspada, Kamis (17/3). "Segala persoalan antara konsultan dengan kon- traktor pelaksana, seja awal Maret 2005 sudah tuntas." Akar permasalahannya terletak pada kesalahpahaman, tidak ada penyimpangan spek kontrak (bestek) pada pekerjaan gedung Islamic Centre tersebut. Dalam spek kontrak memang tersebut lapisan galvanis yang pemakaiannya setelah dilas, lalu dibesihkan dan dicat dengan zinc chromate. "Dan sebagai lapisan anti karat terakhir, yaitu lapisan rust stop," kata Nasrullah. Ketika konsultan pengawas melihat, perkembangan peker- "Pada pemberitaan pertama yang disebut sumbernya dari kalangan anggota DPRD ternya- ta setelah kami cek, sebagian besar mengatakan tidak pernah memberi keterangan seperti yang disebutkan itu," cetusnya. Anggota dewan yang diun- dang melalui pimpinan dewan untuk diminta konfirmasinya lah.(b06) itu diperuntukkan kepada 270 KK atau 287 jiwa warga Desa Tibang yang selamat dari korban tsunami. Sebelum tsunami warga Desa Tibang ini berjumlah 1.420 orang (320 KK). Walikota Banda Aceh Mawar- dy Nurdin dalam sambutannya mengatakan, bantuan 300 rumah dengan satu kamar tidur dan fasilitas MCK diharapkan segera selesai dan dapat dimanfaatkan warga petani tambak dan nela- yan ini. Begitu juga, kata dia, kemu- dahan lain baik sarana jalan, fasilitas publik dan perbaikan tambak rakyat juga mendapat prioritas dalam pembangunan kembali Banda Aceh pasca gem- pa dan tsunami. SABANG (WASPADA): Tim jadwal akan membahas draft fi- Menko Perekonomian menurut nal Peraturan Pemerintah (PP) tentang kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sa- bang di Jakarta tanggal 21-23 Maret mendatang. Dalam surat undangan yang ditandatangani Dr. Dipo Alam turut diundang antara lain Gu- bernur Nanggroe Aceh Darus- salam (NAD), Walikota Sabang, Bupati Aceh Besar Kepala BPKS dan sejumlah pakar lainnya. "Draft final PP yang telah di- persiapkan sebagai penjabaran dari UU No. 37 tahun 2000 diha- rapkan bisa rampung dan se- tangani presiden," ucap Walikota lanjutnya segera dapat ditanda- Sabang, Drs. Sofyan Haroen. Berbicara dengan Waspada di ruang kerjanya Selasa (15/3) sore, Walikota mengatakan jika PP sudah ditandatangani tidak ada lagi permasalahan yang krusial. Selama ini diakui free port Sabang impoten. Sebab UU No.37 tahun 2000 tidak didam- pingi dengan PP sehingga imple- mentasi di lapangan terjadi ke- rancuan disebabkan ada aturan yang tumpah tindih. Persoalan itu diakui Sekre- taris BPKS, Abdul Halim. Dia mencontohkan, pasal 8 UU No. 37 tahun 2000 berbunyi untuk memperlancar kawasan Sabang, BPKS diberikan wewenang mengeluarkan izin-izin usaha dan izin usaha lainnya yang di- perlukan bagi para pengusaha yang mendirikan dan menja- RENSASIL Rumah gratis dengan tak- siran harga perunit Rp 20 juta, Polemik Proyek Gedung Islamic Centre Tuntas jaan baru pada tingkat las besi rangka kubah masjid agung di komplek Islamic Centre tersebut. "Jadi dalam rapat kordinasi, se- mua tahapan pekerjaan dijelas- kan oleh kontraktor pelaksana secara teknis, sehingga permasa- lahannya kini menjadi kelar," tandas Kadis Kimpraswil Aceh Utara. oleh Komisi A, masing-masing Mukhlis Mukhtar, SH, Burha- nuddin, SH, Almanar, SH dan Muharriyadi. "Memang ada yang menga- kui yakni Muharriyadi, ST, sedangkan yang lain membantah tidak pernah dikonfirmasi dan memberi keterangan pers seperti yang disebutkan itu," sebut Abdullah. BIREUEN (Waspada): Ketua Bhayangkari Polres Bireuen Ny Handono Warih Kamis (17/3) dalam kunjungan kerja ke Polsek Gandapura dan Polsek Makmur telah menyerahkan paket alat tulis menulis dan seragam sekolah bagi pelajar SD/MIN di 10 Polsek jajaran Polres Bireuen. Paket bantuan untuk para Ny Handono Warih dalam pelajar SD/MIN ke-10 Polsek sambutannya, penyaluran jajaran Polres Bireuen sebanyak Saat ini, katanya, Komisi A sedang mempelajari masalah ter- sebut dan akan disikapi bagai- mana langkah selanjutnya. Ko- misi A juga menjadwalkan untuk membahas bagaimana sikap komisi tentang hal tersebut." WASPADA bantuan paket ATM dan pakaian seragam pelajar SD/MIN dalam rangkaian peringatan HUT ke- 25 Yayasan Keumala Bhayang- kari sebagai rasa kepedulian Bhayangkari untuk para pelajar SD/MIN anak-anak fakir miskin dan korban tsunami. "Pendapat atau sikap komisi menyangkut pemberitaan usu- lan sewa rumah anggota dewan itu dan akan disampaikan kepa- da pimpinan dewan untuk di- tindaklanjuti," cetus Abdul Sedang dari unsur penang- gungjawab aktivitas, selain Kadis Kimpraswil (Ir H Nasrullah Muhammad) sendiri, didampingi Ir Razali dan Ir Hasanuddin dan ikut pula dari Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, Ir Zulkifli Yusuf, MTP (Kabid perencanaan pemban- gunan III Aceh Utara), sementa- ra dari unsur kontraktor pelak- sana dihadiri projeck manager PT.Krazu Nusantara, K.H.Iswan- Konsultan pengawas, Ir Mai- to dan dari main kontraktor (kon- mun yang dihubungi Waspada traktor utama) dihadiri Humas secara terpisah di kantornya PT.Pembangunan Perumahan/ kawasan Kuta Blang Lhokseu- PT.PP (Persero) Jakarta, Chan- mawe, Kamis kemarin, juga dra T.Usman. (613) Permasalahannya, penggu- bawah pengawasan pabean" me- naan kata-kata "dan berada di nimbulkan kerancuan apabila dibandingkan dengan bunyi pa- sal 1 angka 1, kawasan perdaga- ngan bebas dan pelabuhan bebas Sabang yang selanjutnya disebut kawasan Sabang. "Artinya kawa- san dalam wilayah NKRI yang terpisah dari daerah pabean sehingga bebas dari pengenaan BM, PPN, PPBM dan Cukai dan ini jelas membuka peluang mis- persepsi dalam operasional di lapangan," kata Halim. Kata Mawardy, pembangu- nan perumahan ini sebagai bukti kepada masyarakat bahwa tata ruang Kota Banda Aceh telah di atur sedemikian rupa, sehing- ga tidak perlu takut adanya infor- masi dan anggapan bahwa men- dapat kesulitan warga tinggal kembali di kawasan pinggiran laut. Buktinya sebut Halim, dalam penanggulangan bencana alam, pihak BPKS telah mengeluarkan izin untuk mengimpor beras se- banyak 100 ton dan surat izin tersebut ditembuskan ke bea cu- Selain itu, sebut Mawardy, kecepatan pembangunan peru- mahan di Desa Tibang berkat dukungan dan bantuan banyak pihak, termasuk kesediaan war- ga memberikan lokasi sesuai ren- cana tata ruang kota untuk mem- bentuk keindahan dan ke- nyamanan bila terjadi musibah yang sama di masa men- datang.(605) Ketua Bhayangkari Polres Bireuen membenarkan kesalahpahaman antara stafnya dengan kontrak- tor pelaksana. "Segala permasa- lahan itu sudah ada titik terang dalam rapat kordinasi," ujarnya. Menurut Maimun, rapat kor- dinasi itu berlangsung beberapa jam, dipimpin Sekdakab Aceh Utara, Drs HT Harmawan, MSi atas nama Bupati Aceh Utara. Dari pihak panitia dihadiri H Mohd Ali Ishak (ketua panitia), Amiruddin dan Ir H M Hasbi Arbi, MSi yang juga dari unsur panitia. Begitupun, pelimpahan we- wenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku harus ada produk hukum lainnya yang mengatur tentang pelimpahan kewenangan seperti PP, Keppres dan Qanun. lankan usaha di kawasan Sabang kai. Tapi bea cukai melalui pelimpahan wewenang mengeluarkan surat yang sesuai dengan peraturan perun- dang-undangan yang berlaku. menyatakan BPKS tidak punya wewenang menge-luarkan izin impor beras sesuai dengan surat edaran Dirjen Dag-lu Depperindag No. 591/DAĞLU/ tentang penjelasan barang- 2004 tanggal 2 April 2004 barang yang dilarang impor. Surat Edaran tersebut salah Anehnya pihak BPKS tidak me- satunya ditujukan kepada BPKS, nerima surat edaran tersebut. Lagi pula, kata Halim, member- lakukan kawasan Sabang sama seperti daerah pabean yang memberlakukan UU No.10 ta- bang berada di luar pabean se- hun 1995, padahal kawasan Sa- suai dengan UU No.37 tahun 2000. Halim berharap setelah dibahas dan disahkannya draft final PP tentang penjabaran UU operasional di lapangan akan No.37 tahun 2000, pelaksanaan berjalan lancar. Sebab dalam PP tersebut sudah cukup jelas peng- niaga barang ke kawasan aturan tentang pemasukan tata Sabang. Dalam pasal 9 ayat 4 berbu- nyi, pemasukan dan pengeluaran barang ke dan dari kawasan Sa- bang melalui pelabuhan dan ban- dar udara yang ditunjuk dan ber- ada di bawah pengawasan pa- bean diberi pembebasan bea ma- suk, pembebasan pajak pertam- penjualan atas barang mewah bahan nilai, pembebasan pajak dan pembebasan cukai. 3.500 paket, yang sudah diserah- kan, masing-masing di Keca- matan Makmur 300 paket, Keca- matan Gandapura 400 paket dan akan menyusul ke Kecamatan Peusangan, Kecamatan Jeumpa, Kecamatan Peudada, Kecamatan Jeunieb, Kecamatan Juli, Keca- matan Pandrah, Kecamatan Jangka dan Kecamatan Sama- langa, ujarnya.(b17) Selama ini yang menjadi kendala dan permasalahan di lapangan, software ISPS Code sebagai persyaratan bagi pelabu- han internasional masih dalam proses penyiapan untuk mem- peroleh sertifikat permanen meli- puti prosedur pengamanan kapal dan fasilitas ke pelabuhan. "Tan- pa sertifikat ini kapal-kapal asing tidak akan singgah di pelabuhan Sabang," demikian sekretaris BPKS, ini. (626) WASPADA Color Rendition Chart Ge Mi Mungkin ada gukan tentang itu disebabkan sung. Kengeria diceritakan da Akan tetapi bagi c mantap keimanan: kiamat merupakan pastian yang hanya ti nunggu waktu saja. yakini sebagai kepa rena diinformasikan Maha Kuasa yaitu A Meskipun ayat A sangat banyak men tentang hari kiama pada kenyataannya nyak orang mendisku itu. Informasi tentan tidak banyak menan tian orang, termasuk untuk mendakwahl Selain itu, ada p berpikir bahwa kiam lan nanti, kita sebaga yang hidup di permul yang mendesak untu kan masalah sekara pangan, sandang, pap dikan, pekerjaan da tan. Begiutlah pola pil yang ingin meletakk akhirat dalam pos terpisah. Ketika musibah g tsunami meluluhlanta hagian besar kawasa negara Asia termasu sia, yaitu NAD dan Su ilmuan berkomentar CNN, Fox, News, BB gempa dan tsunami rena the power of natu saan alam) dan tidal hasnya sebagai the po (kekuasaan Tuhan) Tapi ada yang me Profesor Kingham, takan bahwa doktrin hari kiamat dan ke kembali setelah m dunia merupakan "agr yaitu paham bahwa k tertinggi (Tuhan) tid diketahui melalui ker rasional manusia. Hari kiamat yang. Allah kedatangannya akhir kehidupan d awal kehidupan akhi pakan janji dan infor Kete Mer Ole SERINGKALI p- musibah yang terjadi ini tidak dapat dijang kebanyakan manusi awam) akan hikmah hasianya. Artinya, akal manu mampu memahamai r Allah saw menimpaka bah terhadap kaum ya gap lebih taat dan beri tidak menimpakannya kaum atau sebuah ko bergelimang kemungka kemaksiatan. Bahkan kadang, keterbatasan akal man mereka bersu-uz zhan sangka) kepada Allah, menuduh Allah tidak a Allah murka terhadap Islam Aceh misalny musibah tsunami adal dan hukuman untuk Aceh dan banyak lagi b prasangka lainnya. Manusia selalu tic ngerti dengan keputusa tusan dan kebijaksana han, sehingga sering ketidak senangan (tida menerima keputusan tentuan Tuhan. Padaha memutuskan berdasar ngetahuan-Nya dan m kan berdasarkan keb- naannya yang Maha sem Keterbatasan akal m memahami hikmah musibah sering diung oleh Nabi Muhamma dalam beberapa hadits, s mana diuraikan pada p- di bawah ini. Dalam sebuah hadi Muhammad bersabda, zaman dahulu ada dua raja masing-masing m nyai raja dan pemerint kedua negara itu berbe (berjiran) satu dengan ya Sebuah negara dipimp raja mukmin dan sebuah ra lagi dipimpin oleh raja Suatu hari, raja kafi parah, menurut para tab untuk menyembuhkan kit itu adalah sejenis ika Tetapi sangat disayar masa itu bukan musim
