Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-10-27
Halaman: 01

Konten


Perintis Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/ Penanggung Jawab Wakil Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab Redaktur Pelaksana Koordinator Liputan K. Nadha K. Nadha ABG. Satria Naradha Widminarko Nariana, B. Ashrama Wirata, Dwikora Putra Redaksi: Abinawa, Alit Susrini, Djesna Winada, Dwikora Putra, Mawa, Sumendra, Surawan, Suryawan, Suyadnyana, Wirata, Wirya. Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67A, Denpasar 80232. Telepon: (0361) 225764-238582- 238239, Faxcimile: 227418, Teleks: 35191, Alamat Surat: P.O. Box: 3010 Denpasar 80001. Perwakilan Ball Post Jakarta, Bag. Iklan/Bagian Redaksi: Jl. Palmerah Barat 21F, Telp.021-5357602, Fax: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan WR Supratman 22A Telp. (0370) 32737. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/ 1985 tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP Penerbit: PT Bali Post. SENIN KLIWON, 27 OKTOBER 1997 Harian untuk Umum MILIK MONUMEN PERS NASIONAL SURAKARTA Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila HARIAN PAGI TERBIT 24 HALAMAN Inkonstitusional, Pencalonan Presiden lewat "Polling" Semarang (Bali Post) - Sistem pencalonan presiden dan wakil pre- siden dengan menggunakan cara polling (jajak pendapat) merupakan tindakan inkonstitusio- nal dan tidak sesuai dengan sistem demokrasi di Indonesia. Anggota MPR asal Semarang Muladi menyampaikan hal itu kepada war- tawan di Semarang, Sabtu (25/10). Hal itu dikemukakannya untuk menanggapi pendapat yang menyebutkan pencalo- nan presiden dan wapres INDOSATnet Solusi Total Internet Handal harus dilakukan dengan cara jajak pendapat (polling). "Polling itu merusak kon- stitusi, karena kalau penca- C. 43384 lonan kedua jabatan itu di- masih banyak masalah yang laksanakan seperti itu, akan dihadapi Indonesia, sehingga tidak sesuai dengan konsti-, tuk tidak mengubah konsti- timbul langkah lain, yang sudah ada kesepakatan un- tusi, padahal referendum tusi dan sendi negara. "Yang untuk mengubah UUD 1945 penting adalah bagaimana syaratnya berat sekali," tam- meningkatkan kualitas bah Muladi. SDM lembaga perwakilan," kata Muladi. Dikatakannya, konstitusi bukan hanya legal document atau tidak hanya dokumen, tetapi sudah merupakan statement yang valid bangsa Indonesia sejak negara ini dibentuk. Kalau harus meng- gunakan sistem polling", kon- sekuensinya harus me- ngubah konstitusi dan itu ke- mungkinan kecil dilaksana kan. Dijelaskannya, polling tersebut akan menimbulkan isu baru, yang kemudian da- pat menimbulkan disintegra- si, sementara sebenarnya Di samping itu, kata ang- gota Komnas HAM itu, yang dianut Indonesia a- dalah sistem perwakilan, dengan aspirasi masya- rakat ditampung di dalam fraksi dan MPR, yang merupakan lembaga ter- tinggi negara, sudah me- wakili aspirasi mereka. "Sekali kita melepaskan isu tidak konstitusional, akan terpicu munculnya langkah inkonstitusional baru," demikian Muladi. (ant) Tak Perlu, Sebutan Presiden Orla-Orba rlu Jakarta (Bali Post) - Dalam rotasi jabatan kepresidenan di Indonesia, semestinya tidak mengedepankan sebutan presiden orde lama (orla) atau pun presiden orde baru (orba). Yang ada yakni pre- siden pelanjut nilai-nilai proklamasi. Demikian dika- takan Ketua Yayasan Pem- bela Tanah Air (Yapeta) Pa- murahardjo dalam acara Fo- rum Pradialog Nasional, di Sekretariat Yapeta Gedung Perintis Kemerdekaaan, Jakarta, Sabtu (25/10) lalu. Pernyataan tersebut didukung tokoh politik senior Dahlan Ranuwihardjo, serta tokoh lainnya termasuk para- normal politik Permadi. Menurut Pamurahardjo, penyebutan presi orla dan orba hanya menghasilkan pengotakan kepemimpinan gaya Soekarno dengan kepe- mimpinan Soeharto. Akibat nya, akan muncul pemban- dingan kedua pemimpin tersebut. Dalam logika man- tan perwira Badan Keaman- an Rakyat ini, pembandi- ngan Soekarno dan Soeharto cuma memunculkan pe- nilaian-penilaian politis. "Pada zaman Soekarno saja, tak pernah muncul is- tilah presiden orla. Ini dibuk tikan dengan iktikad Soekar Kabinet Dirombak, PM tetap Didemo Bangkok- Demonstrasi antipemerin- tah muncul lagi di Bangkok Minggu (26/10) kemarin. Para pengunjuk rasa ber- sumpah akan mengadakan protes tiap hari untuk menuntut Perdana Menteri Thailand Yongchaiyudh turun dari ja- batannya, walaupun kabinet sudah dirombak besar-besa- ran. Chawalit "Penyebab sesungguhnya kegagalan pemerintah na- sional ialah Jenderal Cha- walit. Walaupun beberapa tokoh terkemuka ikut dalam kabinet, hal ini tak ada gunanya," ujar Prapan Khunmee. no yang mengklaim diri se- bagai presiden orde tertentu," papar Pamurahardjo. Tokoh politik senior Dah- lan Ranuwihardjo menegas- kan, tidak ada gunanya men- dengung-dengungkan kepemimpinan orba, kalau penerapan konsep dan opera- sional politik masih bersing- gungan dengan bermacam- macam penyelewengan. "Yang saya maksud penye- lewengan, yakni peniadaan nilai-nilai proklamasi, Pan- casila, serta UUD 1945 dalam kancah politik. Bahkan di dalam kancah ekonomi dan budaya juga terjadi penyele- wengan," kata Dahlan. "Kalaupun masih ngotot perlu ada sebutan orla dan or- ba, semestinya ukuran wak- tu yang dipakai harus ditinjau lagi. "Saya sependapat dengan Pak Pamu (Pamurahardjo- red) bahwa Soekarno bukan presiden orla, meskipun jaba- tannya berakhir dalam radi- us 1965/1966. Angka tahun itu, bukan ukuran mutlak untuk menyebut tumbangnya orla serta bangkitnya orba," Dahlan melanjutkan. Tentang penentuan ka- pan orla tumbang dan orba lahir, tokoh politik yang de- kat dengan Megawati ini menyitir pendapat Soekarno ketika masih jadi presiden. Katanya, yang disebut orla adalah orde kolonial. Orde ini tumbang saat negara Indo- nesia meraih kemerdekaan. "Saat meraih kemerde- kaan itulah orba lahir. Jadi kesimpulannya, yang dimak- sud orba tak lain adalah orde kemerdekaan," ujar Dahlan. (pam) TOKOH TERPOPU FASIL SURVAI MED VEG/ NATI SOEK Pemimpin Perusahaan Sekretaris Umum Manajer Iklan ABG. Satria Naradha Retno Endah Sada : Suryantha, Kariadi Kariawan, Oka Wipraja Manajer Sirkulasi Bagian Iklan Jl. Kepundung 67 A, Denpasar 80232 Bagian Iklan Telepon: 225764 Fax: 227418 Teleks: 35191 Senin s.d. Jumat 08.00 -19.00 Sabtu 08.00-13.00 Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan: Iklan Mini: minimal 2 baris makimal 10 baris, perbaris Rp. 5.000 Iklan Umum: Rp. 6.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp. 5.000 per mmk. Iklan Warna: 1 wama Rp. 6.500, 2 warna Rp. 8.500, 4 warna Rp. 9.500 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 19.00. Bagian Langganan/ Pengaduan Langganan : Jl. Kepundung 67 A, Denpasar 80232. Telepon: 225764 Pager Telepon: 139, 234139. Fax: 227418. Harga Langganan: Rp 12.000 sebulan. Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 700. Terbit 7 kali seminggu. Rekening BRI Denpasar 31-45, 1065.4 : 173.804 Rekening BDB Denpasar Rekening BCA Denpasar : 040-30-07061-8 Rekening Bank Aken Denpasar Rekening Bank Seri Partha Rekening BUN Denpasar 900601028 0274000384 071 000567.7 NOMOR 69 TAHUN KE-50 AMIEN RA DURAHMAN IUHAMA SY HABIBIE E HA AINUN AJAR DE SOE O DJOJO HAREA Rp 700,- Megawati Soekarnoputri Tokoh Wanita Terpopuler Yogyakarta (Bali Post) - Megawati Soekarnoputri, di samping terkenal dalam bidang poli- tik, juga menjadi tokoh wanita ter- populer di kalangan mahasiswa di Universitas Gajah Mada (UGM). Pi- lihan kepada Megawati ini dieks- presikan mahasiswa dari 18 fakul- tas di UGM yang dijaring dalam sebuah survai oleh media mahasiswa Bulaksumur. Ketenaran Megawati sebagai tokoh wanita, hanya disaingi tokoh Ibu Kartini yang menempati urutan kedua. Di bidang politik, Megawati men- jadi pesaing Dr. Amien Rais dengan Pembalap Hantam Pembatas Lintasan *Hasil Survai Mahasiswa UGM respons yang hanya terpaut 0,07 persen (16,46 persen). Kepopuleran Megawati ini dinilai mahasiswa, se- lain didongkrak karisma bapaknya Soekarno, juga karena jatuh ba- ngunnya PDI yang ia pimpin dan fenomena Mega-Bintang yang sem- pat mencuat pada pemilu silam. Bersama Megawati, beberapa nama lain yang dipilih mahasiswa adalah BJ Habibie (sains dan teknologi), Emha Ainun Najib (seni dan kebudayaan), Ki Hajar Dewan- toro (pendidikan), Soemitro Djojohad- ikusumo (ekonomi), Dr. Amien Rais (politik), Abdurrahman Wahid (ag- Satu Penonton Tewas, Dua Pembalap Cedera Guna-wan dan Tjahjo Edi bebek khusus 4 tak pemula, saat ini dirawat di RSU Ma- kelas bebek tune-up 110 CC taram karena menderita Pemula dan kelas sport tune- cedera yang cukup serius. up 150 CC pemula. Kasus ini sudah ditanga- Hasil juara selengkapnya ni langsung oleh panitia yang diterima dari panitia penyelenggara. Salah seo- perlombaan Herry Budi, jua- rang panitia mengatakan, ra kelas bebek standart 110 kedua pembalap akan men- erima santunan asuransi, begitu pula terhadap warga masya-rakat yang meninggal maupun luka-luka akibat ter- tabrak motor pembalap juga akan menerima asuransi. Akibat kecelakaan Guna- zuki, dan Menier Doch asal Denpasar sepeda motor Su- zuki. turut menjadi arsitek ekonomi orde baru. ama), R. Hartono (militer), Budiman Sudjatmiko (gerakan mahasiswa) dan Fuad Muhammad Syafruddin Bulaksumur membuat survai atau Udin (media massa). tokoh terpopuler UGM tahun Nama-nama di atas memang 1997 selama dua bulan, sejak Juli tidak muncul begitu saja, karena lalu. Survai dibuat untuk menge- seperti BJ Habibie yang direspons tahui nama tokoh yang paling 77,4 persen oleh mahasiswa, jelas melekat di benak tiap mahasiswa. sangat populer karena pemerintah Survai hanya mengenai tokoh orde baru menjadikannya sebagai yang paling pertama disebut (top simbol sains dan teknologi. Begi- of mind), jadi tidak menggambar- tu juga dengan Soemitro Djojohad- kan persepsi responden terhadap ikusumo yang direspons 24,1 per- kualitas seorang tokoh. sen, kondang karena yang ber- sangkutan ditahbiskan sebagai begawan ekonomi Indonesia yang Hal.15 Sepuluh Kategori Gagal Mencegah Konbes NU, Abu Hasan Buat Tandingan Jakarta (Bali Post) - Apa untungnya mengotak- Dur, Abu Hasan menyatakan Kelas sport standart 150 Setelah pernyataannya- atik NU?" ujarnya bernada tidak ambil peduli. Ia malah CC pemula terbuka juara I- agar pemerintah menggagal- tanya saat wawancara de- menegaskan, pihaknya ha- III adalah Hendriansyah asal kan Konbes NU pimpinan ngan wartawan, di Jakarta, nya serius menyiapkan kon- Yogyakarta sepeda motor Gus Dur - tidak mendapat Minggu (26/10) kemarin. bes tandingan. Saat ditanya, Suzuki RGR, Made Wirata tanggapan positif, Ketua Seperti diberitakan, Abu apakah rencana tersebut juga Denpasar sepeda motor Su- KPPNU Abu Hasan bakal Hasan meminta pemerintah diwarnai campur tangan pe- zuki RGR, dan Bambang X- menggelar Konbes dan Mu- menggagalkan rencana Kon- merintah, Abu Hasan me- Tim Mataram sepeda motor nas Alim Ulama tandingan. bes NU (pimpinan Gus Dur) nyatakan ketidaksetujuan. Suzuki RGR. Menurut rencana, konbes di NTB, November menda- "Tadi kan sudah saya ka- Kelas bebak khusus 4 tak tersebut dilaksanakan sete- tang. Permintaan ini ditolak takan, tidak ada pihak-pihak pemula juara I-III adalah lah SU MPR, Maret menda- Depdagri sebagai pembina lain. Yang ada hanya orang- Hendriansyah asal Yog- tang. Abu Hasan me- politik nasional. Dalam per- orang NU. Konbes kami ini yakarta sepeda motor Suzu- nyangkal, kalau hal itu di- timbangan Depdagri, konbes nggak ada hubungan dengan ki Shogun, Jayadi Elkadiz lakukan karena pihaknya versi Gus Dur sudah menda- eksekutif. asal Sragen sepeda motor mendapat restu dan duku- pat izin. Suzuki Shogun, dan Hengku ngan dari pihak eksternal. Suwarno asal Singaraja sepe- "Siapa pihak eksternal itu? da motor Suzuki Shogun. Kelas bebek tune-up 110 CC juaranya hanya satu or- Licinnya lintasan mem- Turida Mataram NTB, pem- Kelas standart 110 CC ang yakni pembalap asal Mataram (Bali Post) - Final kejuaraan Road Race Seri VII di Sirkuit Turida Empat belas menteri baru, Mataram NTB, Minggu (26/ termasuk 10 bukan anggota 10) kemarin, memakan kor- parlemen, diambil sumpah- ban. Dua pembalap nasional nya Sabtu lalu dalam kaitan Gunawan dan Tjahjo Edi dengan upaya memperbarui mengalami cedera berat aki- Protes-protes anti-Cha- pemerintahan Chawalit, bat terjatuh di arena sirkuit, walit yang diikuti ribuan yang melemah dan terpukul sementara seorang penonton kelas menengah negeri terse- sesudah mundurnya men- tewas, seorang lagi sekarat, but di ibu kota pekan lalu, teri keuangan dalam suasa- dan 25 lainnya luka-luka. akan berlangsung terus tiap na paniknya pasar uang pe- Cedera yang dialami ke- hari sampai bekas pemimpin kan lalu. dua pembalap nasional terse- militer itu turun dari Harga-harga di bursa tu- but berawal dari salah seo- kedudukannya, ujar para or- run enam persen dan baht rang pembalap yang mena- ganisator protes itu. terpuruk hingga tingkat ter- brak karung pembatas yang Sekitar 300 pebisnis dan endah pekan lalu sesudah berisikan kulit kacang di se aktivis prodemokrasi turun Menteri Thanong Bidaya putar arena. Karung kulit ka- 150 CC untuk sementara be- ke jalan Minggu kemarin mengundurkan diri karena cang yang tertabrak itu robek lum dapat ditentukan. untuk suatu protes di taman ditolaknya suatu kenaikan sehingga isinya berhamburan upacara Sanam Luang, de- pajak yang dimaksudkan kat istana Kerajaan untuk memenuhi persyara- Bangkok, sedangkan 100 tan-persyaratan bagi pinja- mahasiswa berkumpul di man 17,2 milyar dolar dari luar wisma pemerintah. IMF. Demikian dilaporkan oleh radio dan polisi Thailand. Sprite Hal.15 Kendorkan Tekanan Kutahu Yang Kumau. C. 62582 Bali Post HARI INI Bahasa Petinggi Kita Hal. 21 BP net Home page E-mail Dalam suasana Sum- pah Pemuda dan Bulan Bahasa ini banyak dibi- carakan masalah peng- gunaan bahasa di ka- langan masyarakat. Ada pendapat, di kalan- gan pejabat dan peting- gi kita, justru peng- gunaan bahasa Indone- sianya sangat kacau. Apa memang demikian? : Http: // www. balipost. co. id bpdps1 @indo, net. id CC pemula lokal I-III adalah Agung Tohir asal Mataram dengan sepeda motor Suzuki, Yogi Tirta asal Mataram de- ngan sepeda motor Suzuki dan Ketut Budiartha asal Ma- taram dengan Yamaha F-1. Kelas sport standart 150 CC pemula lokal juara I-III adalah Nova X-Tim sepeda motor Suzuki RGR, Kur- niawan sepeda motor Suzu- Dari sebelas kelas yang ki RGR dan Bambang X- ke lintasan. Akibatnya, lin- dipertandingkan dalam Tim sepeda motor Suzuki tasan menjadi licin. kejurnas seri VII di Sirkuit RGR. wan dan Tjahjo Edi, juara kelas bergengsi kejuaraan Tentang sikap pemerintah yang akan mendukung Gus Nyoman Nuarta: Hal. 15 Bukan Rekayasa Pihak Tertentu Untuk Apa Saya Bakar GWK buat sepeda motor yang di- balap asal Yogyakarta Hen- Pemula terbuka juara I-III Jakarta bernama Rappid Untuk kendarai dua pembalap driansyah unggul pada lima adalah Hendriansyah pem- Poppie sepeda motor Suzuki jatuh dan menghantam kelas antara lain kelas bebek sejumlah penonton yang ber- standart 110 CC pemula ter- diri di pinggir lintasan. Aki- buka, kelas sport standart bat kecelakaan tersebut 150 CC pemula terbuka, kelas balap asal Yogyakarta Tornado. sepeda motor Suzuki Tor- nado, Natih Budiartha asal Denpasar sepeda motor Su- Buntut Kasus Selasih Hal.15 Bayu Sukarno Juara Lantur Dianiaya Oknum Berseragam ABRI Gianyar (Bali Post) - Jual beli tanah untuk lapangan golf di Dusun Se- lasih, Puhu, Payangan ber- buntut pemukulan terhadap I Made Lantur (pemilik tanah). Kasus pemukulan ini melibatkan oknum calo tanah berinisal Mg dan Mn, dengan bantuan oknum ber- seragam ABRI Bunutan untuk menandata- ngani surat perjanjian itu di- saksikan Serka Dewa YA. Menurut sumber yang eng- gan disebutkan namanya, Serka Dewa YA pernah ber tugas di Payangan dan kini bertugas di Polda Bali. saat ditemui Bali Post di ru- si tersungkur dan berdarah, yang dibuatnya dengan ter mah Kepala Dusun Semaon Lantur ditinggal keempat paksa'. Saat itu, di tengah (secara administrasi I Made oknum yang mengaku be- jalan, ia dijemput paksa oleh Lantur warga Semaon). Ke- kerja sebagai keamanan di Mg dan Mn dan diajak ke beradaannya saat itu di ru- Istana Tampak Siring itu. mah Kadus Semaon, Suarti- "Setelah dipukul, saya tidak ka alias Pak Leo, karena kor- ingat lagi," jelasnya. Kejadi ban mengalami trauma. an tersebut oleh mertua Lan- "Bapak (Bali Post-red) dikira tur segera dilaporkan ke Ka- oknum yang menganiaya- dus Semaon. Kadus Semaon nya," jelas Kadus Semaon ber segera datang ke TKP, teta- Sesuai penuturan korban, sama beberapa hansip, Ming- pi keempat oknum tersebut peristiwa itu terjadi Kamis gu (26/10). Sebelumnya Bali sudah tidak ada di tempat. Anehnya, bukti tertulis (23/10) sekitar pukul 12.00. Post sempat berpapasan de- Kasus penganiayaan Lan- surat perjanjian itu kini ha- Siang itu empat orang de- ngan korban di Sengkulung. tur berawal dari jual-beli nya dipegang oknum Mg dan ngan mengendarai mobil Car Mengetahui ada yang me- tanah untuk lapangan golf di Mn. Ketika diminta konfirma- ry hitam datang ke tempat nampar istrinya, Lantur (37) Selasih. Calo tanah Mg dan si, Kadus Semaon menyata- tinggal korban di Pondokan keluar untuk mencari tahu Mn merasa dirugikan kare- kan, kejadian tersebut me- Sengkulung, Selasih. Di hala- penyebabnya. Baru saja ba- na Lantur tidak mau lagi di- mang menimpa warganya. man rumah, keempat oknum pak satu anak ini turun ke makelari. Lantur minta ban- Kejadian tersebut dilapor- tersebut membentak istri halaman, Rb langsung me- tuan Suartika - Kadus Se- kan ke Polsek Payangan hari korban, Ni Kt. Karmi (22) layangkan bogemnya ke wa- maon-untuk pengurusan itu juga. "Berdasarkan hasil dan menanyakan keberadaan jah Lantur. Lantur terkejut surat jual beli tanah senilai Rp visum dokter, memang benar suaminya. Karena ketaku- dan tidak tahu apa yang ter- 657 juta lebih untuk tanah Lantur kena pukul benda tan, sang istri mengatakan jadi. Saat Ed menendang, ia 3,13 hektar. Menurut Lan- tumpul," jelas Kadus Sema- suaminya pergi ke Siangan, tidak tahu. "Tetapi saya me- tur, Mg dan Mn sebenarnya on. Ketika berita ini diturun- Gianyar. "Mendengar jawa- lihatnya," tutur Karmi. sudah diberinya komisi Rp 32 kan, kasus ini masih dita- ban itu, Rb langsung menam- Karmi lantas minta tolong juta. Komisi itu diberikan ter- ngani pihak berwajib. par saya," kata Ni Kt. Karmi pada tetangga. Dalam kondi- kait dengan surat perjanjian (Tim BP) Bandung (Bali Post) - rada pada ketinggian 12 meter. Pekerja, kata Nuarta, mengira tidak mungkin model itu akan terkena cipratan api las. Waktu itu sudah dua hari angin ken- cang, lanjut Nuarta. Jadi mungkin angin inilah yang membawa cipratan api, ka- tanya. Pematung Nyoman Nuarta memban- tah isu yang berkembang di masyarakat bahwa pihaknya kehabisan dana lantas sengaja membakar patung GWK. "Isu itu tidak benar. Membakar untuk apa?" kata Nuarta bertanya, ketika diminta komen- tarnya di Bandung, Sabtu (25/10) lalu. Menurutnya, kendati kepala patung Kebakaran itu terjadi karena kesalah- terbakar pihaknya masih menyimpan ce- an teknis akibat ingin cepat-cepat ram- takan patung. Kalau cetakan belum dibu- pung, katanya. Nuarta menunjuk pada ka kemudian terbakar, itu baru repot, kata aktivitas pengelasan di bagian bawah pa- Nuarta. Akibatnya, menurut Nuarta, tung, sementara di atasnya terdapat mo- harus mengulang, membuat model sam- del patung yang bahannya dari lilin. pai enam bulan. Para pekerja memperkirakan karena Kenapa mudah terbakar, kata Nuarta, jaraknya cukup jauh, mereka mengelas karena memang ada lilin 10 ton dalam pada ketinggian dua meter dan model be- kepala GWK yang belum terangkat atau TERBAKAR Kepala patung GWK yang terbakar di Bandung tempo hari. Inzet: Nyoman Nuarta. sama dengan satu tangki besar bensin. Kebetulan juga bahan patung masih tembaga, tu- turnya. Tembaga ini tidak tahan panas, strukturnya cepat sekali berubah. Yang tahan panas seperti kepala Wisnu sekarang yang sudah dilapisi kuningan. Maka itu, walaupun begitu dekat dengan panas yang tinggi ketika kepala GWK terbakar, Wisnu tidak ber gerak, paparnya. Namun baja-baja yang di pinggirn- ya melengkung semua. Kuningan titik leburnya di atas 1.000 derajat. Hal.15 Semuanya bisa Terjadi 2cm Color Rendition Chart 2cm 4cm