Tipe: Koran
Tanggal: 1997-10-27
Halaman: 04
Konten
Bali Post Halaman 4 Senin Kliwon, 27 Oktober 1997 Senin Kliwon, 27 Okto 2cm PELEBON-Ribuan umat Hindu mengantar jasad almarhum Pedanda Gde Nengah Pidada tempat pembakaran di Setra Pagesangan. (Inzet) almarhum Pedanda Gde Nengah Pidada. Ribuan Umat Hindu Hadiri "Pelebon" Pedanda Pidada Mataram (Bali Post) - Ribuan umat Hindu Lom- bok Barat, NTB menghadiri upacara pelebon (pembaka- ran jenazah) Ida Pedanda Gde Nengah Pidada, sesepuh Pedanda dan tokoh spiritual Hindu Lombok Barat (NTB) yang wafat dalam usia 120 tahun, hari Kamis (23/10) lalu. Prosesi pembakaran yang dilangsungkan di Se- tra Pagesangan - Mataram itu, diawali mengusung la- yon (jasad) Pedanda Pidada dari Griya Pagesangan timur menuju setra yang jaraknya lk. 1,5 km memakai bade (wadah) yang diangkat ratu- san generasi muda Jasad Pedanda Pidada yang wafat tanggal 2 Septem- ber 1997 itu, dibakar dalam wadah berupa Lembu Putih yang dimulai dengan niwa- kang air suci (tirta) yang di- lakukang tujuh pendeta Hin- du dari aliran Ciwa. sela-sela prosesi pembaka- ran. "Umat Hindu di daerah ini sangat merasakan pe- ngabdian Pedanda Pidada yang semasa hidupnya penuh tulus ikhlas untuk ke- pentingan umat," ujar Ida Wayan Kastu, saudara se- pupu almarhum yang juga tokoh masyarakat Mataram ini. Dikatakannya, Pedanda Pidada dalam kesehariannya sangat sederhana. Kalau menyelesaikan upacara le- bih sering berjalan kaki menuju desa-desa dan beliau tak pernah meminta biaya. "Malah beliau sering membiayai upacara keluar- ga Hindu yang tidak mam- Bali Postist menuju nan dan upacara ngaben ser- ta langsung memimpin up- acaranya. Masyarakat Hin- du di Lombok Barat khusus- nya dan NTB umumnya, sangat merasa kehilangan tokoh panutan seorang pen- deta seperti Pedanda Pidada," ujar pengusaha beras ini. Menurut keluarga Pedan- da Pidada, Ida Wayan Kas- tu, hampir seluruh biaya yang dikeluarkan dalam rangkaian upacara pelebon itu merupakan sumbangan umat Hindu yang ada di NTB, khususnya Lombok Barat. "Sekitar 220 Banjar yang ada di Lombok Barat dan NTB mendukung upa- cara pelebon ini dan pelaksa- naannya dikoordinasikan oleh Parisada," ujarnya di pu, seperti upacara perkawi- ta. Gubernur Warsito: Hadir dalam upacarapele- bon itu, tokoh Hindu NTB seperti Sekretaris Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) NTB Ir. Gde Putra Soda, Kabid Bimas Hindu Kanwil Depag NTB Nengah Wadrana, BA, Ketua PHDI Lombok Barat dan Kodya Mataram, serta beberapa o- rang Pedanda dan Pinandi- (*) Film Nasional kurang Realistis Mataram (Bali Post)-cambuk oleh segenap insan Gubernur NTB H.War- film baik produser, artis dan sito mengemukakan, perfil man nasional kurang realis- tis serta cenderung berlebih- an dalam mengeksploitasi isi cerita. Akibatnya timbul ke- san tidak membumi dengan kultur keseharian mas- yarakat. komunitas lainnya," ujar o- rang nomor satu di tanah Lombok dan Sumbawa ini. Sebaliknya ia mengharap agar masyarakat memberi- kan apresiasi yang lebih kon- struktif bagi perkembangan dan kemajuan dunia perfil- man kita. Lebih lanjut dijelaskan apresiasi masyarakat ter- hadap film nasional dalam bentuk penilaian, penghayat- an dan penghargaan tidak lepas dari mutu obyektif film- film nasional, tingkat kuali- tas film asing serta latar be- lakang masyarakat itu sendi- ri. Karena itu, perlu pengga- lian apresiasi masyarakat untuk memahami selera pe- nonton. Demikian halnya kritikan dan telaahan dari kritikus film cukup berarti dalam mendongkrak kuali- tas film. Gubernur berpendapat, bila dicermati secara seksa- ma fenomena dunia perfil- man belakangan seakan- akan masih ada jarak an- tara penonton dengan film yang sedang ditontonnya. Ini disebabkan kurang tanggapnya produser film nasional terhadap apa yang menjadi apresiasi masyarakat. Sementara itu Rektor Siswono Yudohusodo : Kalau tidak Terpaksa jangan Pakai Barang Impor Mataram (Bali Post)- memberantas korupsi dan kolusi sanaan proyek-proyek APBN/APBD dalam upaya menciptakan pemerin- khususnya di daerah diprioritaskan tahan yang bersih dan berwibawa kepada pengusaha daerah. Berkaitan Kurs rupiah terhadap dolar AS per 30 Juni 1997 Rp 2.431, se- dangkan 15 Oktober 1997 merosot menjadi Rp 3.650. Diperkirakan nilai rupiah terhadap dolar AS akan menemukan keseimbangan pada nilai antara Rp 3.400-Rp 3.800. Akibatnya, perekonomian Indonesia akan normal dalam dua atau tiga tahun yang akan datang. Untuk itu masing-masing pihak berkewajiban untuk memulihkan kondisi tersebut, salah satu langkah yang bisa diambil adalah dengan tidak mempergunakan barang impor kecuali dalam keadaan terpaksa. gangan dan memperkuat cadangan Demikian dikemukakan Mentrans Ir. Siswono Yudohusodo. Memberikan sambutan dan pe- ngarahan dalam acara Sidang De- wan Pleno Hipmi di Senggigi Jumat malam (24/10) Siswono memapar- kan, langkah lain yang bisa diambil guna memulihkan kondisi saat ini adalah, meningkatkan ekspor, me- ngurangi impor, mengutamakan produk dalam negeri. Dalam tran- saksi utamakan penggunaan rupiah, jangan pinjam valas kalau tidak pu- nya revenue valas. Jangan menyim- pan barang dalam bentuk valas, membuat ekonomi efisien dengan debt to equity ratio yang sehat dan kerja yang produktif. Kondisi sekarang ini dinilai Sis- wono sebagai suatu pelajaran yang mahal. "Untuk itu pelajaran yang mahal ini agar dapat mendorong ciri usaha yang lebih berhati-hati," im- baunya. Untuk itu para pengusaha utamanya anggota Hipmi agar me- ninggalkan bisnis ugal-ugalan. Yang dimaksud bisnis ugal-ugalan adalah, mark up, utang terlalu besar melam- paui daya dukung usahanya, pertum- buhan usaha yang tidak terkendali, penggelapan pajak, dan saling jegal antarpengusaha. Pengusaha disarankan menjalan- kan usaha dengan hati-hati yaitu, menyeimbangkan antara pinjaman kredit dengan daya dukung usaha serta menjaga kualitas barang. Le- bih ditekankan lagi, kunci keunggu- lan dalam bersaing tidak lagi berupa tersedianya naker yang murah dan SDA yang melimpah, tetapi tercip- tanya iklim usaha yang efisien, na- ker terampil, produktif dan peratur- an perundang-undangan serta kon- disi masyarakat yang menunjang profesionalisme. Sementara Dewan Pembina Hip- mi Adi Putra Tahir menuntut, pe- ngusaha muda yang terhimpun dalam wadah Hipmi mampu menja- di pelopor. "Jadi pelopor jangan ha- nya omongan saja tetapi diterapkan dalam kehidupan," tekannya. Dicon- tohkan, apabila ngomong semua harus mempergunakan dan me- ngutamakan produk dalam negeri, maka dalam kehidupan harus meng- gunakan produk dalam negeri, ja- ngan justru memamerkan produk luar negeri. Selain itu, Hipmi dituntut untuk menciptakan kebersamaan, jangan sampai jalan sendiri-sendiri. Hipmi seharusnya dipergunakan sebagai wadah untuk membangun bangsa, bukan diri sendiri, tanpa memper- hatikan orang lain. "Hipmi ini harus benar-benar bukan hanya lawakan dalam bekerja," tekannya. Adi me- ngaku, sebagai dewan pembina sering ditanya para senior tentang Hipmi yang dinilai tidur. "Kalau Pak Siswono mungkin bisa halus, tapi kalau ketemu Abdul Latif saya di- tanya seperti tertampar rasanya. 11 Pokok Pikiran Sidang Dewan Pleno III yang be- rakhir Sabtu malam mengeluarkan 11 pokok pikiran yang akan disam- paikan kepada pemerintah berkaitan dengan krisis moneter yang tengah melanda dunia usaha nasional sekarang ini. Kesebelas pokok pikiran yang di- bacakan Ketua Tim Perumus, An- dri Setiawan, SE (Ketua BPD Hip- mi Nusa Tenggara Barat) tersebut merupakan kesimpulan yang diper- oleh dari aspirasi para pengusaha muda selama sidang berlangsung. Anggota tim perumus lainnya ialah Ir. H. Ismail Royan (Ketua BPD Hipmi Riau), Ir. Bambang Nofendy (Ketua BPD Hipmi Irja), M. Yusuf Mahidin, MBA (Ketua BPD Hipmi Sumsel), Nur Achmad Affan- di (Wakil Ketua BPD Hipmi Yogya- karta) serta Andrie M. Nasution dan Purdie E. Chandra (keduanya dari BPP Hipmi). (clean government). Hipmi mendukung pernyataan Presiden Soeharto agar semua pihak berupaya untuk meningkatkan ek- spor dan mengurangi impor dalam usaha menyehatkan transaksi perda- devisa. "Dalam mendukung upaya pe- ningkatan ekspor dan mengurangi impor tersebut, Hipmi mengajak masyarakat untuk terus meningkat- kan kecintaan kepada produk dalam negeri, dan untuk itu perlu kiranya dalam GBHN 1998 dapat dimuat acuan mengenai penggunaan produk- si dalam negeri," kata Andri. Hipmi berpendapat bahwa krisis moneter yang terjadi sedikit banyak disebabkan besarnya pinjaman luar negeri perusahaan swasta yang di- lakukan oleh perusahaan besar. Un- tuk itu, sudah saatnya pemerintah melakukan kontrol ketat terhadap pinjaman luar negeri oleh perusahaan swasta. "Di samping itu, Hipmi berharap agar penyaluran KLBI dapat lebih diutamakan untuk memberdayakan pengusaha kecil dan menengah de- ngan penyaluran lewat bank pemer- intah terutama Bank Pembangunan Daerah (BPD)," kata Andri. Berkaitan dengan itu, Hipmi juga mengharapkan agar dikeluarkan Surat Edaran Bank Indonesia men- genai peningkatan plafon KUK men- jadi Rp 700 juta serta kredit komer- sial bagi usaha kecil dan menengah. Hipmi berharap melalui kewe- nangan dan instrumen yang dimil- ikinya otoritas moneter supaya mendesak pihak perbankan, baik bank pemerintah maupun bank swasta, agar segera menurunkan suku bunga kredit bagi usaha kecil dan menengah. dengan itu, Hipmi mengharapkan pula agar pemerintah khususnya di tingkat daerah dapat melaksanakan Keppres 16/1994 secara konsekuen dan konsisten. Selanjutnya, kata Andri, Hipmi berharap agar penjadwalan ulang atau penundaan proyek-proyek yang bernilai di bawah satu milyar rupi- ah hendaknya dapat dipertimbang- kan kembali, karena proyek terse but merupakan "porsi" pengusaha kecil dan menengah. Dalam upaya mengurangi kesen- jangan sosial ekonomi yang makin lebar, yang telah menjurus ke arah kecemburuan sosial, Hipmi ber- pendapat sudah semakin mendesak dilakukannya tindakan nyata keber- pihakan pemerintah kepada pe- ngusaha kecil dan menengah khususnya pribumi. Tunda kenaikan BBM Meskipun tidak dimasukkan ke dalam salah satu butir pada pokok- pokok pikiran, Hipmi menyinggung pula sinyal-sinyal dari pemerintah yang berencana menaikkan bahan bakar minyak (BBM). Salah seorang anggota Tim Peru- mus, Andrie M. Nasution yang juga Wakil Ketua BPP Hipmi mengata- kan, "Hipmi mengimbau kepada pe- merintah agar menunda dulu ren- cana kenaikan BBM." "Kenaikan BBM akan memberi- kan beban yang lebih berat kepada pengusaha kecil dan menengah di saat sedang menghadapi krisis mon- eter sekarang ini," katanya. Sementara itu, Ketua Umum BPP Hipmi, Bambang A. Wiyogo, SE menambahkan, Hipmi mendukung segala kebijaksanaan pemerintah dalam mengatasi krisis ekonomi yang berkepanjangan akhir-akhir ini, baik kebijakan di sektor riel atau Selain itu, menurut Andri, Hipmi moneter maupun kebijakan minta mengharapkan agar peranan bank bantuan Dana Moneter Internasion- pemerintah dapat mencerminkan al (IMF). "Namun kita mengingin- misinya sebagai "agent of develop- kan agar kebijaksanaan-kebijaksan- ment terutama dalam mendukung aan tersebut diumumkan secara dan membina usaha kecil-menengah. transparan, dan secepat mungkin Dalam upaya mewujudkan struk dapat membuat suatu keputusan tur ekonomi yang sehat, perlu diben- yang bisa membuat tenang pengusa- tuk lebih banyak usaha menengah ha kecil dan menengah," katanya. Ketua Tim Perumus, Andri Se- yang kuat guna menggantikan fungsi Sidang Dewan Pleno III Hipmi tiawan mengatakan, sebelas pokok dan peran usaha besar sebagai loko- diikuti sekitar 100 peserta utusan pikiran tersebut adalah, Hipmi men- motif dan tulang punggung pemba- BPD Hipmi se-Indonesia. dukung tekad pemerintah untuk ngunan. Hipmi berharap agar pelak- Sejarah Perfilman Amerika Terulang di Indonesia Mataram (Bali Post)- Alur perjalanan sejarah perfilman Amerika terulang di Indonesia. Sejak media televisi beroperasi 7 tahun lalu, dunia perfilman nasio- Unram, Prof.Dr.Mulyanto menambahkan, film nasio- nal telah tergusur, sehingga untuk mengembangkannya perlu alternatif pemecahan nal mati perlahan-lahan, se- masalah yang mengganjal. Kapolres Lobar: hingga produser pun (057) mengeksploitasi adegan seks Meragukan, Keterlibatan Bos PT Bijak Mataram (Bali Post)- Kapolres Lombok Barat Letkol. Pol. (Lobar), derita luka-luka dan memar kasus tersebut. sekujur tubuhnya", kata Kapolres. Hal itu dikemukakan saat membuka diskusi film na- sional di Arena Budaya Un- ram, Sabtu (25/10). Dalam diskusi menampilkan pem- bicara sutradara film Imam Tantowi dan bintang film Murti Sari Dewi serta bu- dayawan daerah Drs. Un- tung Waluyo MA,. Sebelum dialog yang bertema "Meng- gali Potensi Generasi Muda didalam Meningkatkan SDM Perfilman Indonesia" itu, 250 peserta menyaksikan pemu- taran "Bibir Mer" dan "Saur Sepuh" di Irama theatre". Drs.Junaidhi Tiansyah Pengakuan ini terungkap Menurut Gubernur meragukan keterlibatan dalam kondisi tersangka dalam sambutan tertulis- pimpinan (bos) PT Bijak Muh yang sangat labil, se- anya yang dibacakan Kakan- NTB, Kdn dalam rencana wil Deppen NTB, dan percobaan pembunuhan L.Rusmiady S.H, kondisi terhadap pimpinan PT Bi- tersebut diperparah oleh adanya budaya latah yang melanda para produser mau- pun pemilik modal. Mereka berupaya meniru kesuksesan film lain dengan melakukan modifikasi pada ide cerita maupun teknis penggarapan- nya. nawan Inti Utama (BIU) Ma- taram, Drs.Antoni Amir. Menurut Junaidhi Tian- syah, yang dihubungi Sabtu (25/10), pernyataan tersang- ka Muh dalam penyidikan sementara di Polsek Ampen- an, hanya salah persepsi dan diduga tersangka saat itu dalam keadaan terjepit dan dipaksa mengatakan bahwa yang menyuruhnya adalah bos PT Bijak Kdn. "Memang untuk mampu memahami dunia perfilman secara tepat dan proporsio- nal tidaklah gampang, kare- na berkaitan dengan ber- "Tersangka Muh saat itu bagai dimensi kepentingan terpaksa mengatakan seper- dan sudut pandang yang ber ti itu karena dia dianiaya be- beda-beda dari insan-insan berapa orang di ruangan ker- yang terlibat secara langsung ja bos PT BIU Mataram, maupun tidak langsung," Antoni Amir sehingga men- ujar Warsito. Pada sisi lain Gubernur mengkritik dunia perfilman yang tidak mampu menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Kata dia, film nasional yang banyak beredar punya standar rendah. Film-film itu mengeksploitasi hal yang kurang menguntungkan dari segi pendidikan moral dan kepribadian bangsa. "Keprihatinan umum se- perti ini hendaknya dijadikan Pengaduan Pelanggan Harian Bali Post MATARAM dan sekitarnya 32737 PAGER Telp. 13031/ pes. 1172 Mandala Airlines BOEING 737 200 ADV Gedung Kerta Wijaya Plaza JI. Diponegoro 98 Blok D/23 Telp. 222751, 232986 Dps. Fax 231659 Sub-Sales Sudirman Agung Blok B-08 Telp. 242933-241027 Airport Telp. 756136 751011, ext 2293 Jadwal Penerbangan setiap hari Pk. 07.00 Wita dari Denpasar ke Yogyakarta, Jakarta, Palembang, Padang, Medan TELEPON PENTING Pemadar Kebakaran Polisi -113 -110 -21345 -118 hingga satu pertanyaan dia- jukan penyidik dia langsung menjawabnya sebanyak tiga kali. Ini merupakan pe- ngakuan tersangka yang sangat murni kepada pe- nyidik. Kalau dilihat posisi orga- nisasi bos PT Bijak NTB ada- lah pembina PJTKI yang ada di NTB. Jadi sangat musta- hil dugaan seperti itu dituju- kan kepadanya. Ini merupa- kan isapan jempol dan reka- yasa para pelaku untuk men- cari kambing hitam dalam Senin Merpati Jembatan Udara Nusantara JI. Melati No. 51 Denpasar Reservation: 07.00-21.00 Phone: 235358 (Hunting) Ticketing: 07.30-19.00 Hotline Service: 722740,722741 JADWAL PENERBANGAN MZ 726 07.00 MZ 648 09.20 MZ 321 12.30 MZ 738 14.20 MZ 611 15.05 MZ 323 17.30 MZ 635 18.15 MZ 325 19.30 MZ 948 22.45 MZ 6558 12.25 DENPASAR-U PANDANG AMBON-SORONG-BIAK JAYAPURA DENPASAR-SURABAYA DENPASAR-SURABAYA DENPASAR-SURABAYA DENPASAR-SURABAYA DENPASAR-SURABAYA DENPASAR MELBOURNE DENPASAR-MAUMERE- KUPANG 07.00 DENPASAR "Saya menilai tindakan yang dilakukan oknum PT BIU Mataram terhadap ter- sangka Muh sebelum dise- rahkan kepada polisi sangat arogan dan main hakim sendiri dengan melakukan tindakan kekerasan." Dipaksa. Kapolres membenarkan ketika ditanya Bali Post, bah- wa tersangka Muh ketika diterima Polsek Ampenan sudah dalam keadaan babak belur dan beberapa bagian tubuhnya luka-luka karena dianiaya. Ini merupakan un- sur-unsur yang memberat- kan oknum PT BIU Ma- taram. Untuk mengungkap peris- tiwa ini sangat mudah dan yang paling mengetahui per- masalahannya adalah Anto- ni Amir dan tersangka Muh, sebab selama lebih kurang delapan bulan, Muh pernah sebagai daya tarik utama. Itu dikemukakan pe- ngamat perfilman yang juga dosen FKIP Universitas Ma- taram, Untung Waluyo, saat memaparkan makalahnya pada apresiasi dan diskusi film nasional di Arena Bu- daya Unram, Sabtu. Tampil pula sebagai pemakalah, artis Murti Sari Dewi dan sutradara Imam Tantowi. Menurut Untung, ditin- jau dari segi kualitas maupun kuantitas, dari tahun ke tahun perkembangan film tinggal serumah bersama nasional surut ke belakang. Antoni Amir, entah sebagai "Jangankan menjadi tuan tenaga kerja atau pembantu rumah, di negeri sendiri pun rumah tangga. Jadi jelas film kita masih belum mam- kunci untuk mengungkap pu," tukasnya. Penurunan drama rencana pembunuhan produksi dari tahun 1992 ini hanya Muh dan Antoni hingga 1995 misalnya cukup Amir. Hasil pemeriksaan ter- tajam, yakni mencapai 50 hadap tersangka Muh sudah persen. selesai. Sambil menunggu Persoalan yang sama hasil pemeriksaan laborato- ternyata menimpa Amerika rium forensik Polri tentang ketika booming industri tele- kepastian getah yang disebut visi terjadi tahun 1960-an. sebagai racun dapat mema- tikan, pihak kepolisian juga akan memeriksa bos PT BIU Mataram Antoni Amir. Ketika ditanya, kapan bos PT Bijak dipanggil untuk didengar kesaksiannya, Kapolres Lobar mengatakan pengakuan tersangka Muh sudah jelas bahwa bos PT Bijak Kdn tidak terlibat dalam rencana pembunuhan tersebut. Untuk sementara tidak perlu diperiksa. (038) BOURAQ AIRLINES di Komp. Sudirman Agung Blok A47-48 JLPB. Sudirman Denpasar Bali Telp. 241397 (hunting) Fax. 241390 DENPASAR Reservasi dan Penjualan Tiket Pk. 08.00 s.d. Pl. 22.00 Wita SEMARANG MZ 707 15.00 BANDUNG DENPASAR-SURABAYA Day Destination Daily Surabaya Daily Surabaya Daily Surabaya Daily Jakarta Jakarta Daily Daily Banjarmasin DENPASAR-SURABAYA Daily Banjarmasin DENPASAR-SURABAYA Daily Balikpapan Daily Balikpapan 1234567 Palembang Daily Batam Daily Medan Daily Palembang Daily Singapura Daily Singapura Daily Jogyakarta Daily Bandung Flt. Nbr 790 395 796 Dep. Arr. 06.30 06.10 A/C B 737 11.25 11.05 B 373 18.00 17.40 B 737 790/100 06.30 08.00 B 737 395/106 11.25 18.25 B 737 395/132 11.25 Daily Semarang 790/142 Daily Mataram DENPASAR-MATARAM 2:4.6.7 Waingapu 755 743 10.50 790/293 B 737 395/297 11.25 19.20 B 737 790/207 06.30 15.40 B 737 395/207 11.25 15.40 B 737 395/106/608 11.25 20.00 B 737 790/100/696 06.30 15.20 B 737 790/100/682 06.30 12.15 B 737 790/100/606 06.30 16.40 B 373 790/395 06.30 15.20 B 737 395 11.25 15.20 B 737 395/132 B 737/HS7 B 737/HS7 B 737/HS7 HS 748 HS 748 06.30 12.05 11.25 14.15 15.55 06.30 11.05 11.20 12.25 14.20 DENPASAR-LABUANBAJO 1.3.5 Maumere 741 12.40 15.10 HS 748 DENPASAR-KUPANG 2.4.6.7 Kupang DENPASAR-KUPANG DENPASAR JAKARTA 1.3.5 Kupang 743 741 12.25 14.20 HS 748 12.40 15.10 HS 748 DENPASAR-DILI MZ 65 MZ 6600 07.00 MZ 6612 08.00 MZ 6650 09.30 MZ 6604 10.00 MZ 6502 11.00 MZ 6608 12.00 MZ 6610 14.00 RSU Mataram Ambulan PMI Cabang Lobar -22357/ 21440 -22182 MZ 642 09.40 Gangguan Listrik Mataram MZ 6512 15.00 MZ 6014 16.00 MZ 6556 11.10 MZ 610 10.00 MZ 649 1530 MZ 643 15.10 RAM-BIMA DENPASAR-MATARAM DENPASAR-MATARAM DENPASAR-MATARAM- SUMBAWA DENPASAR-MATARAM DENPASAR-MATARAM DENPASAR MATARAM DENPASAR MATARAM DENPASAR-MATARAM Gairah (060) Beberapa pengusaha film si itulah yang terulang di In- mukakan tiga permasalah- Amerika waktu itu gulung donesia mengingat banyak- an pokok penyebab kelesu- tikar. "Bahkan pemilik film nya produser yang mulai an, yakni adanya tontonan raksasa seperti Warner Bros. mengeksploitasi adegan seks alternatif baru, mutu Century Fox, MGM dan Uni- sebagai daya tarik utama produk film nasional dan versal Studio tanpa malu- dengan jalinan cerita dan pe- tuntutan pasar yang telah malu mau menyewakan se- main yang itu-itu saja. Ia berubah. Sementara kurangnya bagian dari properti mereka mencontohkan kepada perusahaan-perusa- Malam, Ranjang yang Terno- mutu tontonan film nasio- haan penyiaran," katanya. da, Limbah Dosa, Perem- nal, kata Untung, dipicu oleh Akibatnya timbul boo- puan di Persimpangan, produk yang tak berorienta- ming film porno yang tidak Nafsu Seks, Ekstasi dan si pada kebutuhan pasar, be- bisa ditemukan di televisi. lain-lain. "Persoalan ini tim- lum adanya kebiasaan sur- Kata Untung, perubahan bul karena banyaknya SDM vei/penelitian tentang kebu- besar-besaran dalam hal tema perfilman kita yang me- tuhan konsumen film nasio- film secara tidak langsung ninggalkan panggung layar nal, kurang diversifikasi memicu timbulnya perubah- lebar dan kurang usaha tema film dan SDM film an gaya hidup, nilai-nilai so- pembinaan kandidat baru," yang kurang bekerja profe- sial dan tingkah laku norma- katanya. sional. Untung memberikan tifmasyarakat Amerika pada Karena tuntutan produk- solusi diantaranya tentang 1960-an. Cepat atau lambat si, lanjut Untung, para pro- pentingnya kerja sama pene- masyarakat Amerika akhir- duser umumnya dengan ter- litian degan lembaga pendi- nya memandang adegan seks paksa menggunakan SDM dikan dan lembaga penelitian di layar lebar bukan hal tabu baru seadanya. Yang penting independen lain serta mem- karena sudah menjadi keper- cantik, tampan dan berani berikan kesempatan seni- luan sehari-hari bagi komu- buka-bukaan. Tidak berlebih- man daerah berpartisipasi nitas di pelosok desa maupun an masyarakat kikuk dan dalam mengembangkan kota. jengah menonton film bang- bakat di bidang perfilman. Menurut Untung, kondi- sa sendiri. Untung menge- (057) Murti Sari Dewi : Jadi Artis tak hanya Cantik APA yang kurang dalam diri Murti Sari Dewi. Soal wajah, tidak. Akting pun oke punya. Yang kurang adalah Murti Sari Dewi sudah kadung jatuh cinta pada dunia akting, namun sayang, "Saya belum per- nah diberikan kesempatan untuk berlakon dan ber- main dalam film-film dra- ma sosial." Ia mengatakan kemu- ngkinan para produser belum percaya terhadap kemampuannya sehingga hanya punya kesempatan bermain dalam film persi- latan. Kemudian pada dis- kusi apresiasi film di Are- na Budaya, Sabtu, Murti Sari Dewi berilustrasi. Kata dia, banyak orang bilang untuk menjadi artis harus cantik dan be- rani. Betul nggak? "Pendapat semacam ini sebagian bisa dianggap be- nar dan sebagian juga bisa dibilang tidak benar," ka- tanya. Mengapa demikian? Menurutnya, penyandang dunia keartisan tidak ha- nya bermodal cantik sema- ta, tetapi banyak dituntut tanggung jawab yang besar. tanggung jawab itu menu- rut Murti, bahwa seorang artis mesti mengenal dengan ragam dan memiliki etika nambahkan, industri perfil- baik budaya bangsanya pergaulan yang santun. man di Indonesia masih sendiri, mengenal perilaku Murti yang mengaku ha- muda belia. Dibandingkan masyarakat yang beraneka nya bermodal bakat alam me- dengan negara maju, sulit memperoleh SDM siap pa- kai. "Ini dalam pengertian bahwa insan perfilman yang ada sekarang tidak siap, atau kurang ilmu pengetahuannya dalam bidang sinematografi. Permsalahan tersebut me- miliki dampak yang cukup besar dalam dunia film sekarang. Murti Sari Dewi Masalah yang timbul adalah lesunya dunia per- filman. Namun demikian, "Kita tidak boleh berhenti sampai di situ saja. Kita di- hadapkan pada suatu ke- nyataan bahwa produksi film Indonesia memang lesu darah." Kata dia, sangat kompleks permasalahan yang jadi penyebab selain televisi, ada SDM dan lain- lain. Saat kehadirannya di Mataram, Murti menge- mukakan dua pokok per masalahan, yakni peran dan tanggung jawab artis film dan peran aktif kawu- la muda. Kehadirannya memang memberi greget di hadapan mahasiswa Un- (rab) ram. Kasus Meresahka Kupang (Bali Post) - Kapolda NTT Kol. (Pol) I lai, kasus pencurian ternak ba Timur telah meresahka sehingga perlu ditanggulan "Untuk itu, kami telah mengirim satu Satuan Se- tingkat Regu (SSR) Brigade Mobil (Brimob) berang- gotakan 21 orang untuk men- gusut kasus yang kian mar- ak itu," ujarnya kepada Bali Post, di Kupang, Sabtu (25/ 10). Menurut orang nomor satu di jajaran Polda NTT itu, ka- sus pencurian ternak besar dan kecil di wilayahnya dalam dua bulan belakangan ini cukup semarak. Umum- nya ternak-ternak yang dicu- ri, berhasil dibawa ke luar daerah melalui beberapa pelabuhan yang tidak terpan- tau pihak keamanan setem- pat. Ia tidak mengelak bahwa semaraknya kasus pencurian ternak itu diduga melibatkan oknum aparat. "Saya dapat pengaduan dari masyarakat, bahwa ada keterlibatan oknum aparat dalam kasus pencurian ternak di Kabupa- ten Sumba Barat," ucapnya. Dipecat Terlibat K Kupang (Bali Post) - Anggota Tim Penanggul padu (TPHT) yang terlibat pencurian kayu cendana NTT, akan dipecat dari kea Hal itu ditegaskan Guber man Musakabe menjawab p Post, di Kupang, baru-baru Menurutnya, tiap anggo terdiri atas para petugas k hutanan, kejaksaan dalam tugasnya menerima uang c 50.000/orang/hari. "Biaya operasionalnya besar. Jadi, keterlaluan jik petugas TPHT yang terlib sus pencurian cendana di ucapnya berkaitan dengan erlibatan dua oknum anggo eatin shoes 091 sorbimai GR GR EM B Te DISCOUNT 15% UNTUK ALA CARTE PENAWARAN DISCO PT. SINAR MUTIARA INDAH PT. LIQTRO SANURBALI DEALER LPG BULK Jl. Raya Ngurah Rai Br. Pesanggaran Telp. (0361) 720833 Fax. (0361) 720158 Denpasar Tamara Djaya 285 Imam Bonjol Str. (Banjar Pekandelan) Phone: (0361) 484742 Fax: (0361) 483665 Denpasar-Ball-Indonesia CV.Dewata Jaya Makmur Jalan Wirasatya 16 (Suwung Denpasar Telp/Fax (0361) 720096 UD. ADI SURYA JI. Tukad Irawadi 20. Denpasar Color Rendition Chart 2cm 4cm
