Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-10-27
Halaman: 03

Konten


won, 27 Oktober 1997 engah air panas Banyuwedang, inves- or akan membuat kolam re- mang air panas untuk kebuga- ran. Air panas itu juga sebagi- an akan dialirkan ke hotel. Kami sudah menegaskan ke- pada pihak investor agar kepentingan masyarakat ter- madap air panas itu juda diper- matian. Jangan sampai air Danas yang biasa digunakan masyarakat setempat untuk nandi kering gara-gara se- muanya disalurkan ke hotel," Kata Dewa Tengah. gur (bud) angan itu, dia dipercaya men- gurah Rai (UNR) untuk kedua ng Raka, S.H. ini kembali dilan- periode 1997-2001, Sabtu (25/ pat. dan vokal, lelaki kelahiran Pe- 1945 ini mengaku belum per- "Saya hanya mengatakan yang ah itu salah sesuai dengan bi- sai. Sebab, alangkah gobloknya ak mampu memberikan solusi lihadapi masyarakat," ujarnya. nggalak? Menurut dia, kasus itu serupa yang sudah terjadi beru- Ketidakkonsistenan pejabat Pem- pembangunan. Padahal, pejabat sa adat itu sebagian besar orang rulang masalah seperti itu. Apa at istiadat, budaya, serta agama Itu merupakan ironi. Menjaga h tak mau, apalagi disuruh mem- caranya, saya benar-benar kesal di daerah ini. Mudah-mudahan kasus terakhir," harapnya. (bud) dan Sekitarnya Suskalak Hansip Bali Ahim Abdurahim, Sabtu (25/ ader Pelaksana (Suskalak) A Per- Bali. Kegiatan itu dilaksanakan di k6 Oktober lalu. Wagub mewakili utannya menegaskan, Hansip me- strategis dalam mempersiapkan untuk menunjang pembangunan mdungan masya-rakat dan perta- negara. (sua) Bahaya Letusan kru kapal pesiar Quicksilver di Tan- tirkan adanya letusan kembang api m hari, yang dilakukan orang tak kat kapal pesiarnya. Percikan kem- an besar itu dikhawatirkan bisa mengenai bagian mesin. Menurut Submarine Safaris Asia Drs. Iswah- kan letusan kembang api dan mer- ri tengah laut itu sampai ke pantai. ersebut dihentikan karena tak ada (025) Pemenang Puisi sayembara penulisan puisi siwa memutuskan I Made Sujaya dari Klungkung keluar sebagai peme- g dilombakan "Keluhan Seorang r. Pemenang II Ni Luh Putu Ary egeri 1 Kuta dengan judul "Kuberi pemenang III Liberty dari SMUN ul "Pengamen Cilik". (046) ke "Bali Post" ta Kelompok Jurnalistik dan KIR gu (26/10) kemarin me-ngunjungi Menurut Ketua Umum Kelom 2 Kumalasari, kunjungan ini mir latihan dasar jurnalistik yang ober lalu. Tujuannya, untuk me- pengalaman para siswa. Rombon- asan seputar mekanism e kerja Rombongan sempat meninjau unit imana tampak dalam gambar. (*) Senin Kliwon, 27 Oktober 1997 Perlu Malaikat Selamatkan Peternak Babi Tabanan (Bali Post) - Perlu kehadiran malaikat untuk menyelamatkan peternak babi yang belakangan ini makin terpukul dengan terpuruknya harga ternak celengan (tabu- ngan) rakyat kecil itu. Diharapkan ada langkah-lang- kah nyata atau kebijaksanaan pemerintah untuk membantu memulihkan harga, sehingga peternak babi tidak makin merana dan usahanya terancam gulung tikar. Itu dikemukakan Ketua Gabungan Pengusaha Babi (Gupbi) Tabanan I Wayan Sulatra di kediamannya, Minggu (26/10) kemarin, se- hubungan makin anjloknya harga babi. Tanpa ada upaya penyelamatan dilakukan pi- hak pemerintah, harga babi sulit bisa terangkat. Stok babi di Bali saat ini sangat banyak sampai jutaan ekor, sedangkan kebutuhan untuk konsumsi sedikit. Te- lah diupayakan mengantar pulaukan ke DKI Jakarta, tetapi juga tidak membantu. "Rupanya di Jakarta per- mintaan masih kurang, dan mungkin saja akibat pen- garuh gejolak moneter saat ini," ujar Sulatra yang juga Wakil Ketua Gupbi Bali itu. Pengiriman babi ke DKI Jakarta direncanakan 4.000 ekor, baru terealisasi 600 ekor. Pasokan babi ke ibu kota Negara itu berasal dari berbagai daerah seperti Me- dan dan Pulau Bulan di samping Bali. "Persaingan- nya sangat ketat," katanya. kan, harga babi saat ini Selanjutnya dikemuka- sudah berada pada titik menyakitkan" peternak Rp 1.900/kg. Bulan lalu masih bertahan pada harga Rp 2.200/kg, sedangkan harga impas (break even point) sam- pai Rp 2.500/kg. Jika dijual di bawah itu jelas sangat rugi, baik uang pembelian pakan dan tenaga pada saat pemeliharaan," katanya. Khusus harga daging, kata dia, masih lumayan. Kualitas yang baik mencapai Rp 6.000- Rp 7.000/kg dan kualitas no- mor dua atau daging samsa- man Rp 5.500/kg. Adanya istilah arisan po- tong babi dilakukan ma- syarakat di desa-desa, Su- latra menyebut hal itu aki- bat rendahnya harga babi dan sulitnya pemasaran. "Petani peternak mencari bersama-sama, sehingga akal dengan memotong babi ternaknya terjual," kata- nya. Pak Rai asal Kerambitán misalnya, mengemukakan di desanya sudah sering ter- jadi pemotongan babi seper- ti layaknya hari Penampa- han Galungan. "Mumpung harga murah," katanya. Beberapa penduduk asal Kesiut, Penebel dan Marga juga mengemukakan, sejak dua bulan belakangan ini sering ada yang potong babi bersama-sama. "Daripada membeli daging di warung, lebih baik bergabung potong babi bersama, sehingga dalam seminggu bisa ber- tahan tak membeli lauk lagi," ujarnya. Minta Retribusi Gula Merah Ditinjau Amlapura (Bali Post) - Pengepul dan perajin gula merah di Karangasem kini merasa keberatan atas pe- ngenaan retribusi gula mer- ah dan meminta Pemda Bali segera meninjau ulang pene- tapan retribusi tadi. Puluhan perajin yang ada di Kubu dan Abang belakangan ini dika- barkan beralih profesi dan beberapa di antaranya pergi ke kota mencari penghidu- pan baru. Itu dibenarkan sejumlah pengepul gula merah dan Kabag Perekonomian AA Rama Putra, S.E. serta Ka- kan Deperindag I Gede Cakra, S.E. di Amlapura, Minggu (26/10) kemarin. Menurut pemilik CV Sum- ber Manis Gede Rena, retri- busi yang mencekik leher ini membuat harga gula merah di kalangan petani turun tajam. Guna membayar retribu- si di Pelabuhan Cekik, Jem- brana, dan Padangbai, pi- haknya terpaksa menurun- kan harga beli di kalangan perajin walaupun harga di pasaran masih stabil. "Kor- bannya justru perajin itu sendiri. Pengepul tidak mau rugi," ujarnya. Rekan-rekannya sesama pengepul yang mengantar- pulauan gula merah ke Jawa dan Lombok, kata dia, juga menilai retribusi Rp 90/kg terlalu mengada-ada dan tidak mempertimbangkan penghasilan perajin. Dikatakannya retribusi yang ditetapkan dengan Per- da Bali sekitar tahun 1993/94 meningkat tajam dari sebe- lumnya yang ha-nya Rp 6/kg. Harga gula merah di pasa- ran, menurut dia, saat ini berkisar Rp 800-900/kg, se- dangkan pengepul membeli 275 Pemuda Ikuti Pendidikan Secata Singaraja (Bali Post). Kol. Inf. MP Sihombing me- Dua ratus tujuh puluh laporkan, dari sejumlah peser- lima orang pemuda dari ber- ta itu, 76 orang di antaranya bagai daerah di Indonesia, dari wilayah Korem 163/WSA sejak Sabtu (25/10) mengiku- Bali dan selebihnya dari wi- ti pendidikan militer di layah Korem NTB, NTT mau- Sekolah Calon Tamtama (Se- pun Timor Timur. Mereka se cata) A Singaraja. Panglima belumnya telah mengikuti Kodam IX/Udayana Mayjen seleksi yang sangat ketat TNI Syahrir MS membuka melalui berbagai tahapan. pendidikan Secata Prajurit Panglima mengemukakan, Karier gelombang II tahap I bagi calon pelajar yang sudah tahun 1997/98 itu dengan menjatuhkan pilihannya se- menyematkan tanda pelajar. bagai prajurit TNI-AD Dalam amanatnya, hendaknya melaksanakan tu- Pangdam menekankan, gas dengan baik karena pra- masa pendidikan selama empat bulan merupakan pembentukan atau dengan kata lain peralihan status dari sipil menjadi militer. Se- bagai calon pelajar dari sipil untuk memasuki lingku- ngan militer diharapkan ke- sungguhan menjalankan latihan didasari motivasi dan dorongan jiwa yang besar. Rp 600 di tingkat perajin. Rendahnya harga jual gula merah ini, tak sebanding de- ngan tingginya retribusi. Sejumlah pengepul lainnya bahkan mengakui pihaknya telah menyurati instansi ter- kait untuk meninjau ulang retribusi gula merah. Hal ini sangat mempengaruhi peng- hasilan perajin yang umum- nya ada di Kubu dan Abang. Kabag Perekonomian AA Rama Putra mengatakan sejak tiga tahun terakhir per- ajin gula merah tidak lagi diproyekkan untuk menda- pat pembinaan industri kecil. Rendahnya penghasilan dari sektor ini dinilai tidak potensial untuk dikembang- kan. "Pembuatan gula me- rah melibatkan banyak or- ang namun hasilnya tidak se- banding," ujar Rama Putra. Sejak areal galian C dikembangkan di Kubu, kata (020) dia, banyak perajin beralih profesi menjadi penambang. Kakandeperindag Karan- gasem membenarkan pro- duksi gula merah tidak diproyeksikan lagi dalam pembinaan. Sebagai ganti- nya pihaknya telah melirik potensi yang lebih prospektif. Dikatakan, rendahnya peng- hasilan perajin gula merah karena harga bahan baku berupa nira dan harganya setelah diolah tidak terlalu menguntungkan. Menanggapi keinginan per- ajin dan pengepul agar retri- busi gula merah diturunkan, dia mengaku akan menindak- lanjuti dengan melakukan koordinasi lebih lanjut. Tanpa menyebut angka yang pasti, dia mengatakan produksi gula merah belakangan ini menu- run tajam karena perajinnya banyak yang beralih profesi. (dir) Sudiara, Ketua Orlok Klungkung Semarapura (Bali Post) Ketut Sudiara, S.H. terpi- lih sebagai ketua Organisasi Amatir Radio Indonesia Lokal (Orlok) Klungkung pe- riode 1997-2000 dalam musyawarah lokal (muslok), Minggu (26/10) kemarin pet- ang, menggantikan ketua lama, Drs. Ketut Rupia Ar- sana. Bali Post IB Sudjana di Ulun Danu Batur - Songan "Entah Mengapa, Saya Begitu Ingin ke Sini" BALI memang memiliki segu- dang rahasia yang sulit dimenger- ti. Suatu waktu, tempat-tempat suci umat Hindu di Pulau Dewata ini seakan bisa memberikan geta- ran yang mahahebat kepada sese- orang. Suatu waktu, pura juga bisa memberikan sentuhan yang sa- ngat dalam, sembari mengundang seseorang datang untuk bersimpuh di palatarannya yang asri dan penuh getar-getar rohani itu. Perasaan seperti inilah yang di- alami Menteri Pertambangan dan Energi (Mentamben) IB Sudjana. Suatu ketika, dia merasakan se- suatu yang aneh, tiba-tiba ingin sembahyang ke sebuah pura yang indah, yang tegak berdiri di bawah bukit serta terletak di hulu sebuah danau. Kemudian, perasaan inilah yang mengantarkannya untuk segera pergi ke Pura Ulun Danu Batur- Songan. Entah mengapa ketika itu tiba-tiba saya ingin ke pura ini," tuturnya saat memberikan dhar ma wacana di Jaba Tengah Pura Ulun Danu Batur-Songan, Sabtu (25/10) malam. Kejadian itu, kata dia, terjadi be- berapa tahun lalu. Anehnya sete- lah dia sembahyang di pura ini, dia merasakan ketenangan yang luar biasa. Mengapa? Dari hasil pem- bicaraannya dengan beberapa tet- ua di Songan, Menteri asal Sanur- Denpasar ini akhirnya mengetahui sejarah dan keberadaan pura ini. Negara (Bali Post) - Ball Posttar ULUN DANU - Mentamben IB Sudjana (nomor 2 dari kiri) ketika berada di Pura Ulun Danu Batur - Songan, Sabtu (25/10). Dari sini, dia mengetahui bahwa Pura Ulun Danu memiliki peranan penting dalam kehidupan masya- rakat Bali, seperti halnya Besakih. Dalam masa-masa perjuangan, tuturnya, Pura Ulun Danu Batur seperti halnya Pura Besakih-mem- berikan spirit yang begitu tinggi ke- pada para pejuang. Dengan spirit ini, para pejuang terus melanjutkan dhar- ma baktinya berjuang sehing- ga tercapainya kemerdekaan seperti yang dirasakan saat ini. Jadi, pura ini memiliki kesejarahan dengan re- volusi fisik kita," ujarnya. Dari obrolan serta lawatannya ini, Mentamben akhirnya merasa memi- liki ikatan batin dengan Pura Ulun Danu. Karena itu, dia merasa ber- syukur karena umat Hindu di So- ngan memberitahukan karya yang berlangsung dari 17 - 27 Oktober 1997. "Saya merasa bersyukur kare- na diberitahukan mengenai karya di sini," ujarnya. Pengalaman batinnya itu, mem- Halaman 3 buat IB Sudjana ingin lagi me- ngadakan persembahyangan di pura yang terletak di timur laut (Ersania) Danau Batur tersebut. Kemudian, Mentamben yang se- lalu sibuk dengan urusan energi ini menyatakan akan datang dan sembahyang lagi ke Pura Ulun Danu. Di hulu Danau Batur yang in- dah, Mentamben Sudjana me- ngadakan persembahyangan dua kali. Pertama di Pura Ulun Danu, kedua di Pura Segara, yang bera- da tepat di hulu Danau Batur. Di Pura Segara yang hanya terdiri atas satu meru tumpang tiga ini, Mentamben menghaturkan pa- kelem alit, berupa daksina kecil. Pakelem ini bermakna sangat dalam bagi masyarakat Bali. Kare- na merupakan ungkapan puji syukur terhadap kemurahan Ida Sang Hyang Widhi yang telah melimpahkan kesuburan melalui wujud Danau Batur. Usai mengadakan persembah- yang di kedua pura tadi, IB Sudja- na didaulat memberikan dharma wacana oleh Wakil Ketua Panitia Karya, I Kadek Ardhi Negara, B.A. Menteri yang datang bersama ke- luarganya ini tak kuasa menolak permintaan ini. Dia pun berbicara sekitar setengah jam di depan umat Hindu yang kebetulan sudah usai sembahyang. Pembangunan Pariwisata Perlu Kerja Keras Tantangan yang dihadapi Jembrana dalam proses pem- bangunan dewasa ini antara lain pengembangan sektor kepariwisataan secara me- nyeluruh. Karena sektor ini diyakini tidak semata-mata berhubungan dengan turis- me, tetapi lebih dari itu meru- pakan komponen yang berpe- ran ganda. Itu dikemukakan Kadi- parda Jembrana Dewa Putu Tilem, kepada wartawan se- usai acara penyuluhan ke- pariwisataan di Gedung Men- dopokesari, baru-baru ini. "Untuk itulah dalam mewu- judkan obsesi di bidang ke- pariwisataan, Jembrana masih harus bekerja lebih keras lagi," dia menegaskan. Peran ganda dunia kepari- wisataan, menurut Dewa seperti daerah lainnya di Bali. Mengingat trend dunia kepariwisataan dewasa ini sangat menguntungkan bagi Jembrana. Putu Tilem, tidak hanya ber- yakin akan bisa berkembang fokus pada peningkatan kun- jungan wisatawan tetapi menyangkut aspek lain se- perti peningkatan Pendapa- tan Asli Daerah (PAD), pem- bukaan lapangan kerja hing- ga aspek lainnya yang ber- sentuhan secara langsung dengan masyarakat. digugah agar bisa dihidupkan dan diperkenalkan kembali. Jenis kesenian itu, seperti magembeng dan leko, kini mulai diperkenalkan kepada masyarakat dan wisatawan. Wisatawan yang menyu- Demikian pula kesenian ken- kai wisata alam merupakan dang mabarung, bumbung peluang bagi Jembrana, gebyog kini mulai dirintis. demikian juga menyangkut Semuanya itu dimaksudkan seni dan budaya. "Tinggal menyusul keberhasilan kese- bagaimana kita mengolah nian jegog, yang sementara seoptimal mungkin potensi ini menjadi trade mark Jem- yang dianugerahkan Tuhan brana. ini," katanya. Diakuinya, dalam upaya pembangunan kepariwisataan di Bali Barat masih banyak kendala yang dihadapi. Salah satunya masih lemahnya SDM (sumber daya manusia), Bupati Jembrana Ida Ba- khususnya para pengelola ke- gus Indugosa, S.H. secara ter- pariwisataan. Padahal dari pisah mengungkapkan, salah segi potensi alam maupun bu- satu upaya yang telah ditem- daya, Jembrana tidak kalah puh dalam menggalakkan dengan daerah lain. kepariwisataan di daerah ini Mengenai masa depan ke- antara lain dengan meng- pariwisataan Jembrana, hidupkan kembali jenis kese- mantan Camat Melaya itu nian tempo doeloe. Jenis ke- menyatakan optimis dan senian semacam itu, kini Penyakit Udang Hantui Pengusaha Tambak Negara (Bali Post) - memohon agar segenap pe- ngurus baru menindaklanju- ti program, bahkan hasil yang dicapai lebih baik dari sebelumnya. Pada bagian lain, Ketua Orari Daerah (Orda) Bali Drs. Made Suwed- ja mengemukakan, hobi nge- Penyakit udang yang per- brik dan menjadi anggota nah mengganas tahun 1994, Orari sering disebut "gila" kembali muncul dan meng- tetapi amat langka. hantui ratusan petani dan Seusai terpilih melalui for- "Kalau kami berpikir, apa pengusaha tambak di Jem- matur, Sudiara menyatakan, yang kami cari di tubuh or- brana. Penyakit yang sempat tugas yang diemban sangat ganisasi ini?" ujar mantan menimbulkan kerugian mil- berat. Untuk itu, dia minta guru elektronik STM Negeri yaran rupiah itu, sejak dua dukungan semua pihak ter- di Denpasar itu. Namun, bulan lalu mulai menyerang masuk ke-207 anggota Orlok yang membanggakan, kata udang windu yang baru beru- Klungkung. "Terus terang, dia, Orda Bali merebut juara mur dua minggu. oleh perkembangan zaman. kami buta tentang amatir ra- II tingkat nasional dalam Beberapa petambak yang Pada hakikatnya pendidi- dio dan elektronika. Kami Lomba Sistem Komunikasi dihubungi, Minggu (26/10) kan Secata ini, kata dia, men- mohon rekan-rakan siap saat pemilu lalu. "Sebelum kemarin mengatakan, seran- yasar penyiapan prajurit membantu menutupi nya, kami urutan kedelapan, gan penyakit terhadap udang TNI-AD yang mempunyai kekurangan kami," katanya. lantas menyodok juara II sekarang ini berbeda dengan kemampuan di bidang iptek Bahkan, Wakil Ketua nasional di bawah Jateng," tahun 1994. Waktu itu, dengan memberikan kesem- DPRD Klungkung ini siap katanya. udang yang terserang biasa- patan untuk mengikuti ber- dikritik secara konstruktif nya yang sudah siap panen. bagai jenjang pendidikan. Begitu juga udang yang terkena serangan, tidak se- cara bersamaan dalam satu petak. Sekarang bentuk se- jurit-prajurit inilah nantinya akan mengawaki organisasi TNI-AD agar tidak tergilas Dalam waktu yang relatif demi perkembangan organ- singkat, kata dia, mereka Panglima didampingi Kas- isasi yang dipimpinnya. Ke- menerima gemblengan me- dam Brigjen TNI Willem Da tua Orlok Klungkung periode nyangkut mental, fisik dan Costa dan pejabat teras sebelumnya Drs. Ketut Ru- sikap militer. Selain itu, juga Kodam Udayana lainnyapia Arsana mengakui, kerja dibekali dengan pengetahuan sehari sebelumnya, Jumat keras yang dilaksanakan dan keterampilan dasar (24/10) malam di Hotel Bali dalam menggelindingkan keprajuritan, sehingga pada Taman melakukan tatap saatnya nanti mampu me- muka dengan pimpinan njadi seorang prajurit TNI- daerah maupun pimpinan AD yang tanggap, tanggon, berbagai organisasi, terma- dan trengginas. suk tokoh agama di Kabupa- Dan Rindam IX/Udayana ten Buleleng. (033) roda organisasi belum mem- buahkan hasil maksimal ter- masuk beberapa program belum terealisasi. Karena itu, pihaknya rangannya bersamaan se- hingga dalam satu petak bisa sekaligus mati. Anehnya, penyakit yang muncul sekarang ini hanya menyerang tambak yang dikelola secara intensif. Se- mentara yang dikelola semi- Pengamatan Bali Post di intensif dan tradisional, bisa lapangan menunjukkan, kini terhindar. "Tambak yang banyak petambak yang dikelola secara semiintensif menghentikan kegiatan atau dan tradisional, sampai saat mengalihkan usahanya dari ini belum terkena serangan udang windu menjadi udang (tar) Jembrana. Salah satunya adalah jalak putih, yang se- cara geografis masuk dalam wilayah Jembrana. Dikatakan, pelestarian kesenian, flora dan fauna, terkait dengan kecenderun- gan pariwisata masa depan yang berwawasan lingkun- gan. Secara jujur diakuinya pula, bahwa upaya yang te- lah dilakukannya selama ini belum membuahkan hasil seperti yang diharap- Upaya menghidupkan kan. "Walaupun telah di- kembali kesenian khas Jem- lakukan penggalian ter- brana, menurut Indugosa, hadap kesenian daerah ser- selaras dengan pola pengem- ta potensi keindahan alam, bangan pariwisata budaya ternyata sektor pariwisata yang menjadi kerangka belum memberikan kontri- acuan daerah Bali. Di sam- busi lebih real pada tingkat ping itu, pengembangan ke- kehidupan ekonomi senian lama untuk me- masyarakat," ujar Indu- lengkapi keanekaragaman gosa. flora dan fauna yang dimiliki (032) Lintas Dewata (033) nyakit itu karena pencema- Juara Desa Adat ran air sungai dan laut yang BULELENG - Desa Adat Sudaji Kecamatan Sawan dan sudah di ambang batas. De- Sekeha Teruna Santhi Graha Desa Adat Sanih Kecamatan ngan demikian, udang Kubutambahan, masing-masing ditetapkan sebagai juara I mudah terinfeksi bakteri lomba desa adat dan sekeha teruna tingkat Kabupaten Bule- yang akhirnya menyebabkan leng 1997. Sebagai juara II dan III lomba desa adat, masing- kematian. masing Desa Adat Pemuteran (Gerokgak) dan Desa Adat Cempaga (Banjar). Juara II dan III lomba sekeha teruna ditetapkan Sekeha Teruna Tunjung Mekar Desa Sudaji serta Sekeha Teruna Sastra Wiguna Desa Pacung (Tejakula). Serah Terima Kapolres penyakit," ujar Wayan putih atau bandeng. Sebab, KARANGASEM - Serah terima jabatan Kapolres Kara- Bawan, ketua Kelompok budi daya udang putih atau ngasem dari Letkol Pol. Soedarsono, Sm.IK kepada peng- Tambak Harapan Jaya Ke- bandeng, tidak memerlukan gantinya Letkol Pol. Drs. Ida Bagus Wirama dijadwalkan lurahan Lelateng. investasi sebesar yang diper- berlangsung Senin (27/10) ini di lapangan Tanah Aron. Pakar udang Dr. Sujint lukan udang windu. Bahkan Menurut Waka Polres Karangasem Mayor Pol. Drs. Na- Thammasart ketika meng- ada juga petani yang mem- nang Hadiyanto, pejabat lama ditarik ke Mabes ABRI se- gelar seminar penanggula- biarkan lahannya telantar, dangkan pejabat baru sebelumnya bertugas di jajaran ngan penyakit udang di kota hingga kembali ditumbuhi Polda Bali. Malam hari diadakan acara pisah kenal di Aula Negara beberapa waktu lalu semak belukar dan pohon menyebutkan, salah satu fak- nipah. tor penyebab serangan pe- Bantuan Perbaikan Pura Rp 137 Juta Bupati Klungkung Drs. IB Oka yang membuka muslok mengingatkan, agar program yang disusun jangan muluk- muluk. Namun yang ter- penting mudah dilakukan dan dilaksanakan. "Dalam menerima anggota jangan atas dasar suka dan tak suka, tetapi tolong tonjolkan krite- Semarapura (Bali Post) - ria yang harus dimiliki ang- Pemda Klungkung mene- gota Orari," pintanya. rima bantuan perbaikan pura (022) Rp 137 juta terdiri atas bantu- an lewat APBD Bali Rp 135 juta dan sumbangan Badan Koordinasi Kegiatan Kese- jahteraan Sosial (BK3S) Bali Rp 2 juta. Dana APBDI dialokasi kan untuk perbaikan Pura Goa Lawah Rp 100 juta, Pura Kentel Gumi Rp 20 juta, dan Pura Dasar Gelgel Rp 15 juta. Bantuan BK3S Bali Rp 2 juta untuk perbaikan (rehabilitasi) Pura Batu Klotok. Curi Pasir Laut, Tiga Sopir Diadili Amlapura (Bali Post) - Aksi pencurian pasir laut kini ka- mbuh lagi menyasar pantai-pantai strategis di Karangasem dan tiga sopir dalam dua bulan terakhir diadili. Pada Jumat (24/10) malam, seorang sopir sempat digiring Dandim Karangasem Letkol CZI IGN Rai Kalim ke Pos Poli- si Candidasa karena diduga keras mengambil pasir laut di kawasan Bugbug. Guna mengamankan pasir laut dari ancaman pencurian, tim yustisi setempat kini terus melakukan sidak dan mengancam akan memproses ter- sangka lewat jalur hukum. Itu dike, mukakan Dandim didampingi Pasi Intel Kodim Lettu I Made Sukantra, Minggu (26/10) kemarin. Rai Kalim mengatakan, sopir truk berinisial Dpt beserta kendaraan truk nopol DK 82345 S digiring ketika melintas di jalur Pantai Bugbug, Karangasem, Jumat malam. "Tidak ada istilah kompromi bagi pencuri pasir laut. Tindakan mereka jelas-jelas merusak lingkungan. Ter- sangka pencurinya akan diproses se suai hukum yang ada," dia menegas- kan. Dikatakan, pihaknya bersama tim yustisi akan segera melakukan opera- si penertiban secara tak terjadwal guna pengamanan pasir laut. Dandim menduga pasir laut di Pan- tai Bugbug dan Yeh Malet, Kecama- tan Manggis, kembali diincar pencuri untuk memenuhi permintaan kon- sumen di luar Kabupaten Karangasem. Selain menggiring dan bila perlu menangkap tersangka pencurinya, Rai Kalim juga akan berupaya melacak ke mana pasir laut itu dibawa dan siapa yang bertindak sebagai penadah. Ditanya kemungkinan aksi pencu- rian pasir laut di Bugbug selama ini mendapat dukungan masyarakat se- tempat, dia mengatakan aparat berwa- jib akan melacak lebih lanjut. Menurut dia, masyarakat yang sela- ma ini menggantungkan hidup dengan membantu pencurian pasir laut bisa ter ancam pidana. Dia menyarankan masyarakat sebaiknya beralih profesi se bagai nelayan dan turut membantu petu- gas dalam menertibkan aksi pencurian pasir laut. tersangka pelaku masih dalam pro- ses penyidikan," ujarnya. Dua tersangka yang tertangkap se- belumnya dan kini masih disidik di Mapolres Karangasem terdiri atas I Wg dan I Glb. Menurut sumber ber- dekatan, Pantai Bugbug dan Yeh Malet, Manggis disasar pencuri pasir laut karena letaknya strategis dan aksinya diduga dibantu masyarakat setempat yang menggantungkan hidup dari sektor ini. Dia juga mengaku sempat didatangi sejumlah warga Bugbug agar diberi kebijaksanaan, mengingat sekitar 200 orang di desa ini menggantungkan hidup dari hasil membantu menaik- kan pasir laut ke truk. "Pencurian pa- sir laut termasuk tindak pidana dan perusakan lingkungan. Saya tak mau memberikan rekomendasi," ujarnya. Ketua Tim Yustisi Karangasem I Kapolsek Kota Amlapura Lettu Pol. Wayan Sudiartha, S.H. membenarkan, I Nyoman Putu Aryana - seizin dalam dua bulan terakhir ini sedikitnya Kapolres membenarkan telah tiga sopir telah diajukan ke meja hijau. melakukan pemeriksaan terhadap Dari tiga tersangka ini seorang telah di- pencuri pasir laut tersebut. jatuhi vonis 10 hari penjara serta dua o- rang lainnya masih dalam proses penyi- dikan. Dikatakan setelah laporan kejadi- annya diserahkan Kapolpos Candi- dasa, tersangka telah diminta kete- Selanjutnya dijelaskan, tindakan rangan seperlunya dan contoh barang mengajukan pencuri ke meja hijau, bukti berupa pasir laut telah diaman karena beberapa pelaku yang di- kan. Truk yang digunakan untuk tangkap kelihatannya membandel mengangkut juga telah difoto. "Untuk meskipun telah diberi pembinaan. pengusutan lebih lanjut, kami masih "Dengan disidiknya tersangka yang akan melakukan penyidikan terhadap baru tertangkap ini, kini tercatat tiga tersangka," katanya. (dir) Itu dikemukakan Kabag Sosial Tjokorda Alit Suryadar ma, B.A. kepada Bali Post baru-baru ini, di Semarapura. Dikatakan, selain bantuan APBD Bali, Pemda Klung- kung juga mengucurkan ban- tuan APBD setempat untuk Pura Batu Klotok Rp 39 juta, dan Pura Penataran Agung Rp 26 juta. (032) Bhayangkara Mapolres setempat. Bupati Bantu Rp 20 Juta (dir) (033) Dua Turis Meninggal BULELENG-PT Asuransi Kecelakaan (AK) Jasa Raharja Perwakilan Singaraja saat ini sedang menyiapkan berkas penyerahan dana santunan kepada dua orang turis asing yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di la prioritas, yakni bagian yang wilayah Gerokgak, pertengahan Oktober 1997. Turis terse- parah dan mendesak yang di- but yakni Peter Bramberger (26) berkebangsaan Swedia dan utamakan, bagian yang bagus Anne Stine Lange (20) dari Denmark - sementara Mis tak perlu dibongkar," katanya. Manula Al Buburekky (18) saat ini dirawat di RS Kasih Ibu Selanjutnya dikemukakan, Denpasar karena luka-luka. Begitu juga Bernord Andre pemerintah dalam memberi- Christian (27) dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar. "Meskipun bantuan yang kan bantuan pembangunan disalurkan cukup banyak, jika untuk pura, sangat terbatas dilihat dari pembangunan dari segi dana. Mengenai pe- GIANYAR - Bupati Gianyar membantu Rp 20 juta dalam fisik masih jauh dari cukup. rencanaan dan model ba- pembangunan gedung Dekopinda Gianyar. Hal ini terungkap Bantuan tersebut sifatnya ngunan diserahkan ke Dinas dalam pertemuan pengurus Dekopinda Gianyar dengan merangsang umat agar ikut PU, sedangkan biaya keselu- pengurus KPN se-Kabupaten Gianyar di ruang rapat Kandep madana punia," ujar Tjokor- ruhannya sedapatnya dihim- Koperasi dan PPK Gianyar, Sabtu (25/10). Ketua Dekopin- da Alit Suryadarma. da Ketut Mardhanta mengatakan gedung Dekopinda yang Karena itu, pihaknya me- Kadis PU Klungkung Ir. berlokasi di Jalan Patih Jelantik Gianyar itu dibangun di minta panitia pembangunan AA Ngurah Agung, Dipl. HE. atas tanah 2,5 are merupakan bantuan Pemda Gianyar. pura supaya tidak melakukan M.Sc. menyatakan, biasanya Gedung yang sudah rampung sekitar 80 persen dibangun pemborosan dalam memba- biaya pembangunan pura dua lantai dengan luas keseluruhan 154 m2 dianggarkan ngun, tetapi cukup diperbaiki membengkak dari dana yang Rp 93 juta. Sumber dananya selain bantuan bupati, dari seperlunya. "Kami berprinsip, dianggarkan. pembangunan menganut ska- pun dari umat. (022) KUD dan KPN sekitar 40 koperasi. Pola Swadaya Percepat Pengadaan Air Bersih (046) Gianyar (Bali Post) - pengadaan air bersih secara yang banyak dipelihara war- tepat dikatakan apa yang menegaskan. Besarnya semangat ma- swadaya. Menurut Camat ga setempat. Bahkan ketika mengada- dikerjakan bisa bertahan syarakat membangun den- Payangan I Wayan Suila, Keberhasilan warga lama. kan tatap muka dengan ja- gan pola swadaya, tidak lama B.A., dana swadaya yang ter membangun secara swa- Melihat pola swadaya jaran karyawan PDAM Gi- lagi akan menjadikan dusun- kumpul Rp 59,4 juta di- daya, menurut Suryawan, dalam berbagai kegiatan pem- anyar usai penerimaan tro- dusun yang selama ini belum gunakan untuk pengadaan selain menunjukkan ting- bangunan yang begitu besar fi Abdistyabakti, Suryawan terjangkau pelayanan akan berbagai fasilitas untuk men- ginya semangat warga un- di masyarakat diyakini u- meminta agar dusun- menikmati air bersih secepat galirkan air dari sumbernya tuk meningkatkan kese- paya sasaran pembangunan dusun tersebut dituntaskan nya. "Selain melalui proyek, di Banjar Penyabangan, Ker- jahteraan juga membukti- di masyarakat bisa lebih di- tahun ini juga. pola swadaya mampu mem- ta (Payangan). Direktur Utama PDAM kan tingkat kesadaran percepat. Khusus di bidang percepat program pengadaan Warga setempat mengata- membangun yang besar. air bersih, Suryawan menga- Gianyar Ir. Surya Sanjaya air bersih," ujar Bupati Gi- kan sebelumnya hanya men- Sebab tanpa semangat dan takan kini tinggal beberapa mengatakan proyek pe- anyar Tjokorda Gde Budi gandalkan air bersih dari kesadaran tidak mungkin dusun lagi yang belum ngadaan air bersih sudah Suryawan, S.H. usai me- kran umum yang relatif ter- bisa kompak membangun. mendapat pelayanan PDAM. mulai dilaksanakan secara resmikan penggunaan air batas, sehingga tidak bisa Untuk itu diminta war- Diharapkan tahun ini bertahap pada dusun yang bersih di Payangan, Jumat memenuhi kebutuhan 137 ga selain tetap kompak dusun yang belum terlay- belum itu. PDAM Gianyar KK yang ada. Air bersih se- membangun juga dapat ani itu bisa diatasi. "Dusun saat ini memiliki sekitar 24 Payangan kini menyelesai luan rumah tangga juga di- bangunan itu secara tepat. PDAM sudah ditetapkan pada 500 dusun. Warga Banjar Punggung, lain digunakan untuk keper menggunakan hasil pem- yang belum terlayani air ribu konsumen tersebar kan pembangunan instalasi manfaatkan untuk ternak Dengan pemanfaatan yang mendapat prioritas," dia (24/10). (031) Color Rendition Chart 2cm 4cm